Tag: sorbansantri

  • PERBANYAKLAH TEMAN YG BERIMAN

    PERBANYAKLAH TEMAN YG BERIMAN

    SORBANSANTRI.COM

    قال الحسن البصري رضي اللّٰه عنه : إستكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن الرجل منهم يشفع في صديقه و قريبه فإذا رأي الكافر ذلك قال : ما لنا من شافعين و لا صديق حميم ( الشعراء ١٠٠ ـ ١٠١ )

    كتاب : تفسير مكي بن ابي طالب ج ١٠ ص ٦٤١٦

    berkata imam hasan al bashri R.A
    perbanyaklah teman yg beriman krn seorang yg mukmin akan memberi syafaat ( pembelaan ) untuk teman nya dan kerabat nya dan ketika org kafir melihat itu mereka berkata ( dengan penyesalan )
    maka kami tdk mempunyai pemberi syafaat seorang pun
    dan tdk pula mempunyai teman yg akrab ( as syuara 100 – 101 )

    kitab : tafsir makki bin abi tholib juz 10 hal 6416
    smga bermanfaat

  • TERUSLAH BERSHOLAWAT MAKA RASULULLAH SAW AKAN MENGENAL KITA

    TERUSLAH BERSHOLAWAT MAKA RASULULLAH SAW AKAN MENGENAL KITA

    SORBANSANTRI.COM

    Bayangkan dengan hati kita ..??

    Apabila dipadang Mahsyar kelak dihari Kiamat saat berjuta manusia termasuk kita sedang berkumpul menangis dan menjerit dalam ketakutan dan putus asa karena banyaknya Dosa & yg kamu harapkan hanya Rahmat Allah yg bisa menyelamatkan kita dari Neraka.

    Tiba tiba terdengar suara lembut dari seseorang yg memanngil nama kita lalu kita menoleh dan ternyata Muhammad Rasululloh.SAW yg memanggil nama kita

    Kitapun pasti dgn terbata bata dan merasa malu serta hina akan bertanya: “Darimana engkau tahu namaku ya Rasulalloh…?”

    Maka Nabi Muhammad.SAW pun sambil tersenyum akan menjawab:
    “Dari shalawat dan Salam yg sering Engkau ucapkan Kepada Ku”

    Dan pastinya kita saat itu akan menangis karena bahagia.!|“`

    Uhibbuka Ya Rasulallah……

    “`Dalam kehidupan ini selagi masih ada kesempatan panggillah Rasulullah dengan memperbanyak shalawat dan salam kepada sang pemberi Syafaat dipadang mahsyar OK agar kelak Namamu pantas dipanggil oleh Beliau.

    Masihkah Kita Malas & Pelit tuk Bersholawat Kepada Rasulullah…??

    Rabbana Taqabbal Minna
    Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), Aaamiin…

    (Al Habib Umar bin Hafidz )

  • KH. ZAINI MUN’IM; SAAT HARUS MEMILIH ANTARA ILMU DAN EMAS

    KH. ZAINI MUN’IM; SAAT HARUS MEMILIH ANTARA ILMU DAN EMAS

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Setelah mondok di pesantren Tebuireng, Jombang kepada Hadhratus Syekh Hasyim Asy’ari, beliau berangkat ke Mekkah bersama keluarganya. Beliau mendalami lagi ilmu fiqih, ushul fiqh, hadis, tafsir, lughah, balaghah dan tasawuf, mengaji kepada beberapa syekh, diantaranya Syekh Umar Hamdani al-Maghribi, Syekh Alwi Al Maliki, Syekh Said al-Yamani, Syekh Umar Bayunid, Syekh Syarif bin Ghulam Makkah dan masyayikh lainnya.

    Suatu saat, ketika mondok dan mengaji kepada Syekh Syarif Ghulam, guru tasawuf beliau, beliau tidak hanya sekedar menyerap ilmunya saja, tapi beliau juga menjadi khadam (abdi dalem) nya. Sebagaimana biasanya, suatu saat ketika beliau sedang mengisi air di kamar mandi sang guru dengan menimba air dari sumur ternyata embernya tidak berisi air, namun berisi segumpal emas. Oleh beliau emas itu tidak lantas diambilnya namun justru dikembalikan lagi ke dalam sumur.

    Jawab beliau, “karena yg saya inginkan adalah ilmunya, bukan emas itu”.

    Subhanallah, mungkin ini termasuk ujian dari guru beliau dan KH. Zaini bisa melewatinya dgn ketajaman hati dan pikiran yg Allah berikan pada beliau.

    Dalam kisah di atas, KH. Zaini tidak hanya mengaji kepada gurunya tapi juga berkhidmah dan shuhbah kepada guru beliau, sebagaimana dalam suatu maqalah:

    العلم بالتعلم والبركة بالخدمة

    “Al-‘ilmu bitta’allum, wal barakah bil khidmah”
    Ilmu diperoleh dgn belajar, sedangkan keberkahan diperoleh dgn ber-khidmah (mengabdi).”

    Berkhidmah atau shuhbah dapat memperkuat hubungan murid dengan sang guru, ikhwan dgn Mursyidnya, dan mendapat keridhaan sang guru. Nah ketika sang murid mendapat keridhaan sang guru, maka itulah salah satu alamat dari tanda kesuksesan sang murid di masa depan.

    Bahkan dalam dunia sufi posisi “khidmah” dan “shuhbah” ini sangat penting, karena di sinilah para murid akan mendapatkan asrar (rahasia), ilmu dan hikmah dgn cepat jika sang murid memang bersungguh2 dan senantiasa membersihkan hatinya.

    Dikutip dari buku KH. Zaini Mun’im; Pengabdian dan Karya tulisnya, oleh: Maghfur Ramdhani (Ketua PK MATAN Universitas Nurul Jadid).

  • Ulama Besar yang Tinggal di Rumah Kontrakan

    Ulama Besar yang Tinggal di Rumah Kontrakan

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI-  Pernah suatu orang bertanya kepada Habibana Mundzir ..

    Orang itu bertanya :
    “Yaa Habib , kenapa Habib tinggal di kontrakan? sedangkan Habib ini Ulama besar ,

    “Kenapa tidak tinggal dirumah sendiri saja yang lebih mewah?”

    Habibana Menjawab :
    “Buat apa saya punya Rumah mewah?
    Karena rumah terakhir saya hanyalah di tanah ,
    dari pada saya membeli rumah lebih baik duit saya , buat saya sedekahkan kepada orang-orang yang membutuhkan.”

    Dan kemudian Habibana berkata kepada orang itu ..

    ”Ketika saya wafat , saya tak meninggalkan anak-anak saya harta Yang saya tinggalkan kepada Anak-anak saya hanyalah ILMU dan yang saya tinggalkan kepada orang-orang yang mencintai saya hanya Sebuah Majelis yang saya bangun sendiri. Saya takut dimintai pertanggung jawab kepada Allah, pada suatu saat nanti saya akan di tanya oleh Allah : “Hai Fulan bin Fulan, kamu mempunyai rumah besar, sedangkan sodara-sodara mu apakah sodara-sodara mu mempunyai rumah?” Itu yang membuat saya takut ketika saya ditanya oleh Allah dengan perkataan yang seperti itu.”

    Lahul faatihah

    Credit: Ulama Nusantara

  • ALLOH MENYAPA DENGAN GERHANA DAN COVID-19 NU CANGGU SHOLAT GERHANA

    ALLOH MENYAPA DENGAN GERHANA DAN COVID-19 NU CANGGU SHOLAT GERHANA

    Bulan Syawal 1441 H tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya karena ada dua tamu istimewa yaitu covid 19 dan juga gerhana matahari cincin (21/06) yang bisa di lihat oleh beberapa negara termasuk Indonesia

    Dalam menyikapi gerhana matahari tersebut tokoh tokoh Annahdliyah Canggu bisa melaksanakan sholat gerhana matahari tepat bakda sholat asyar dengan hikmat yang di laksanakan di markas NU Canggu permai yaitu masjid Al Muttaqin yang menjadi masjid kebanggaan warga Canggu permai

    Sholat gerhana yang di imami oleh mutasyar MWCNU JETIS yaitu USTADZ NUR ALIMAN AL HAFIDZ serta di ikuti oleh jamaah masjid Al Muttaqin dan pengurus NU Canggu permai berlangsung dengan mengunakan protokol kesehatan

    SORBANSANTRI.COM

    Ustadz NUR ALIMAN al hafidz

    Dalam khotbahnya Ust NUR ALIMAN menyampaikan betapa pentingnya meningkatkan iman dan taqwa apalagi dengan adanya gerhana seperti saat ini masih banyak umat yang menghubung hubungkan antara gerhana dengan penyakit , balak dan lain sebagainya ..

    Gerhana merupakan peristiwa alam yang menunjukkan kekuasaan dan kebesaran ALLAH bagi orang orang yang berakal . Sepandai dan besar apapun kekuatan manusia jika di bandingkan kekuatan alam tidak akan ada artinya apalagi di banding dengan kekuatan ALLAH , manusia hanya berencana dan berencana ketentuan akhir ada pada yang khalik yaitu ALLAH SWT ..

    Wallahu a’ lam ..

  • GP ANSOR CANGGU JETIS MOJOKERTO TETAP BERBAGI DI TENGAH PANDEMI

    GP ANSOR CANGGU JETIS MOJOKERTO TETAP BERBAGI DI TENGAH PANDEMI

    SORBAN JETIS,–Wabah yang sedang menghantui Indonesia bahkan dunia saat ini yaitu covid 19 tidak menyurutkan semangat sahabat sahabat GP ANSOR Canggu untuk berbagi dan terus berempati terhadap fakir miskin dan anak Yatim piatu …..

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Proses penyerahan sembako oleh GP ANSOR canggu

    Sekaligus sebagai langkah kongkrit bentuk kepedulian Ansor terhadap sesama . Bulan ini GP ANSOR Canggu mampu memberikan santunan kepada 19 anak Yatim dan membagikan paket sembako kepada 15 kaum duafa(21/06). Hal ini sekaligus program rutin tiap bulan sebagai poenix proyek untuk GP ANSOR Canggu ..

    Pembagian santunan dan sembako ini juga di support oleh IPNU ranting Canggu yang juga sebagai tongkat estafet nantinya . Khususnya para duafa penerima sembako sangat gembira dan berterima kasih karena sangat membantu meringankan beban perekonomian mereka ..

    SORBANSANTRI.COM

    Dukungan IPNU canggu yang ikut membantu pendistribusian

    SORBANSANTRI.COM

    Gus ROFIQ salah satu pengurus GP ANSOR canggu

    Pemberian santunan bulan Juni 2020 ini juga mampu merambah ke duafa di dusun lain . Gus ROFIC salah satu pengurus GP ANSOR canggu mengatakan ” kami akan selalu bergerak untuk melaksanakan progam progam GP ANSOR canggu, termasuk santunan yatim piatu dan duafa, bulan ini masih 34 yang kami santuni, insyaALLOH akan kami tingkatkan”

    SORBANSANTRI.COM

    H. ALIM SODIKIN ketua TANFIDZIYAH NU canggu

    Kegiatan berbagi yatim piatu duafa oleh GP ANSOR canggu di acungi jempol oleh ketua TANFIDZIYAH NU canggu H ALIM SODIKIN “saya bangga sama kader kader GP ANSOR canggu yang selalu semangat untuk berkhidmat pada NU, Semoga GP ANSOR canggu bisa terus Istiqomah berbagi serta amanah dan semakin profesional mengelola dana umat, serta mudag mudahan semua selalu sehat lahir batin”

    by : s.parman sorban

  • Siapa Presiden Ihwanul Muslimin dan PKS

    Siapa Presiden Ihwanul Muslimin dan PKS

     

    SORBAN SANTRI- Sebelum kemunculan HRS, tak ada catatan mengenai “konflik” antara habaib dan nahdliyin kecuali kasus individual Habib Husein al-Habsyi yg menyerukan penggulingan Gus Dur dari kursi kepresidenan, pada 2001.

    Saat itu, seruan habib yang pernah mendekam di penjara selama 10 tahun dengan dakwaan terlibat peledakan candi Borobudur itu, ditentang oleh banyak habib lainnya. Di antaranya oleh sekumpulan habib yang tergabung dalam Forum Habib Jawa Timur.

    Selain dinilai menyeret kehabiban ke dalam konflik kepentingan politik, Habib Husein al-Habsyi dianggap sebagai provokator yang ingin memisahkan habaib dari para kiai.

    Terpidana Bom Candi Borobudur adalah Habib Husein Al Habsyi, ia mendirikan Ikhwanul Muslimin Indonesia (IMI) kisaran tahun 2001. Ikhwanul Muslimin versi Habib Husein Al Habsyi bukanlah IM ‘cabang’ dari Ikhwanul Muslimin yang di Mesir itu.

    Ada juga, bahkan banyak juga salah faham ketika menyebut (nama) Habib Husein Al Habsyi Presiden IMI itu. Karena namanya sama dengan pendiri YAPI Bangil (Syi’ah). Ini adalah Foto Habib Husein Al Habsyi yang mengklaim dirinya sebagai Presiden Ikhwanul Muslimin Indonesia (IMI).

    Sedangkan Habib Husein Al Habsyi Pendiri Pesantren YAPI Bangil yang beraliran Syiah. Ikhwanul Muslimin yang versi resmi di bawa oleh kelompok gerakan Tarbiyah yang kini mendirikan Parpol: PKS.

    Jadi PKS (dulu PK) itu sejatinya adalah kepanjangan tangan dari Ikhwanul Muslimin yang berpusat di Mesir Ketika Habib Husein Al Habsyi mendeklarasikan ormas dengan nama Ikhwanul Muslimin. Di cibir oleh kalangan Tarbiyah (PKS). Menyikapi itu, tokoh utama Gerakan Tarbiyah Ust. Rahmat Abdullah berkata ” Ia (Hb Husein AlHabsyi) hanya mendapat Klaim saja.

    Yusuf Supendi salah satu pendiri PK (PKS) membenarkan kalau PKS adalah Ikhwanul Muslimin di Indonesia. Bahkan Yusuf Supendi mengatakan saat Pemilu ’99 Partainya 90% dana kampanye Pemilu di bantu oleh Ikhwanul Muslimin.

    Yusuf Qardawi juga pernah menyebut bahwa PKS adalah kepanjangan tangan Ikhwanul Muslimin. Tapi petinggi PKS no comment. PKS tentu tutup mulut karena di negeri kita parpol di larang menerima bantuan dari asing. Apalagi kepanjangan tangan dari asing

    Tidak ada memang bukti struktural bahwa PKS di bawah naungan Ikhwanul Muslimin Mesir. Tapi ideologi tidak bisa di sembunyikan. Lihatlah sikap kader PKS melihat konflik Ikhwanul Muslimin/Mursi di mesir sekarang. Karena memang PKS adalah Ikhwanul Muslimin.

    SORBANSANTRI.COM
    Kembali ke Habib Husein Al Habsyi, saya juga heran kenapa dia mendirikan ormas bernama Ikhwanul Muslimin. Habib Husein Al Habsyi – IM Yang jelas, dia memang akrab di kalangan Islam Radikal. dengan Habib Rizieq, juga dgn Abu Bakar Ba’asyir.

    Karena dalam perjalanannya di Ikhwanul Muslimin ada 2 arus besar. Salah satunya adalah Ikhwan Quthbiyah. Yakni Ikhwan Garis Keras tokoh utamanya adalah Sayyid Quthub. Bahkan Yusuf Qardawi mengatakan Sayyid Quthub harus bertanggung jawab atas berkembangnya Islam Radikal di dunia

    SORBANSANTRI.COM
    Sayyid Quthb akhirnya di hukum mati, digantung (pada 29 Agustus 1966). Karena ideologi radikalnya. Sayyid Quthub awalnya moderat, termasuk ketika menulis kitab Tafsir fi Dzilalil Qur’an. Tapi Akhirnya Radikal,Beliau memang pujangga, kitab lainnya adalah kitab Ma’alim fi at-Thariq

    Itulah Ikhwanul muslimin dan menjelma menjadi PKS..

    Muhibbul fillah..
    Salam takdziim.

    (GusNadjb)

  • SUPPORT LUAR BIASA YANG DIBERIKAN KELUARGA ANSOR BANSER PACET DI ACARA IPNU/IPPNU PADA PENGGALANGAN DANA UNTUK SAHABAT RIO

    SUPPORT LUAR BIASA YANG DIBERIKAN KELUARGA ANSOR BANSER PACET DI ACARA IPNU/IPPNU PADA PENGGALANGAN DANA UNTUK SAHABAT RIO

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Support dan kasih semangat luar biasa untuk adik-adik IPNU / IPPNU Pacet yang diberikan oleh Keluarga Besar Ansor Banser Pacet Mojokerto di acara ngamen online yang ditayangkan di Youtube SorBan Santri dan Jejaring sosial lainnya seperti Facebook dan Instagram. Kehadiran sahabat-sahabat Ansor Banser memberikan nuansa yang beda dalam pagelaran acara tersebut bahkan ada yang ikut berpartisipasi memainkan alat musik dikegiatan amal tersebut, yang diadakan di Halaman Gedung GrahaNU Pacet Mojokerto. Sabtu, 21 Juni 2020.

    SORBANSANTRI.COM
    Kegiatan Ngamen Online Dalam Rangka Penggalangan Dana Sahabat Rio

    Tampak hadir adik-adik dari IPNU / IPPNU dan memanfaatkan momen Malam minggu dengan kegiatan yang positif, yaitu penggalangan dana untuk sahabat RIO yang saat ini lagi berjuang melawan penyakit LUPUS dan Kebocoran Ginjal. Dan hasil dari kegiatan tersebut, semuanya akan diserahkan ke sahabat RIO.

    Acara penggalangan dana dengan jalan ngamen online ini, rencananya bertahap dan kegiatan berikutnya insyaAlloh akan diadakan di Pada Tanggal 30 Juni 2020 di Kedai Nglaras Pacet Mojokerto, kata ketua IPNU/IPPNU Pacet sahabat Yusril. Dengan harapan dengan semua yang dihasilkan bisa meringankan beban sahabat RIO dan tentunya diharapkan lekas sembuh dan  bisa aktif lagi dalam kegiatan berbaur dengan sahabat-sahabat IPNU / IPPNU lainnya. (abi sorban)

  • TRAGEDI UTSMAN: DARI HOAKS KE PEOPLE POWER

    TRAGEDI UTSMAN: DARI HOAKS KE PEOPLE POWER

    SORBANSANTRI.COM

    LD PWNU Jawa Barat – Ide anti pemerintah, anti otoritas yang sah dan anti konstitusi, ide kuno yang dalam sejarah Islam pertama kali muncul ketika Dzul Khuwaisirah ketika protes atas pembagian harta emas yang dikirim Ali bin Abi Thalib dari Yaman yang dilakukan Rasulullah Saw. Protes Dzul Khuwaishirah menyinggung perasaan Nabi Saw. Secara tidak langsung dia menuduh Nabi Saw berbuat dzalim.

    Saking tidak beradabnya dia menyuruh Rasulullah Muhammad Saw bertaqwa kepada Allah, “Wahai Rasulullah bertaqwalah engkau kepada Allah.” Mendengar hal itu, Nabi Saw bersabda: “Celaka engkau! Bukankah aku adalah penduduk bumi yang paling berhak untuk bertaqwa kepada Allah?!” (HR. Bukhari [2/232], Muslim [2/740]). Mendengar hal itu, Nabi Saw bersabda: “Celaka engkau! Bukankah aku adalah penduduk bumi yang paling berhak untuk bertaqwa kepada Allah?!” (HR. Bukhari [2/232], Muslim [2/740]).

    Sebagai sebuah gerakan politik, Abdullah bin Saba’ orang pertama yang mengorgansir gerakan anti pemerintah dan inkonstitusional. Abdullah bin Saba’ seorang Yahudi dari Yaman yang pura-pura masuk Islam. Berlagak bak ulama dia menyebar isu, opini negatif, tuduhan miring dan hoaks di tengah-tengah masyarakat muslim yang baru tumbuh di daerah-daerah pinggiran pusat Islam saat itu, Bashrah, Kufah dan Mesir.

    Masyarakat muslim yang baru menerima Islam. Keimanan mereka masih labil. Ilmu pengetahuan mereka belum kokoh. Tapi semangat keberagamaan mereka menggebu-gebu. Pengikut Abdullah bin Saba’ kebanyakan orang-orang Badui Arab yang baru hijrah dari kehidupan jahiliyah.

    DR. Utsman bin Muhammad al-Khamis dalam Hiqbah Minat Tarikh yang terbit 2007 di Kairo mencatat 13 tuduhan ditujukan Abdullah bin Saba’ dan pengikutnya kepada Khalifah Utsman. Edisi Indonesia, buku ini diterbitkan oleh Pustaka Imam Syafi’i cetakan kelima 2016 dengan judul “Inilah Faktanya”.

    Tuduhan-tuduhan yang mendeskriditkan Khalifah Utsman. Sebagian tuduhan sudah dibantah Khalifah Utsman sewaktu rumahnya dikepung massa aksi people power yang datang dari tiga kota Muslim di luar Jazirah Arab. Sebagian lagi dibantah para sahabat kepada utusan massa people power ketika mereka berdialog.

    Enam tuduhan yang bukanlah kesalahan dan pelanggaran terhadap syariah melainkan ijtihad syar’i sebagai Khalifah. Sebagai Khalifah, Utsman berhak dan berkewajiban melakukan ijtihad politik dalam rangka menyempurnakan tugasnya mengatur urusan umat.

    Ijtihad politik Khalifah Utsman yang dibully tersebut adalah: Mengangkat keluarga menjadi pejabat, membakar mushaf-mushaf dan memerintahkan kaum muslimin untuk menrujuk kepada satu mushaf saja, memperluas lahan konversi hewan ternak dan kuda, tidak mengqashar shalat dalam perjalanan, tidak mengqishash ‘Ubaidullah bin Umar padahal dia membunuh Hurmuzan dan menambah adzan kedua dalam shalat Jum’at.

    Dua tuduhan miring tetapi justru itu kebaikan Khalifah Utsman yaitu Utsman tidak ikut perang Badar dan tidak hadir pada Bai’atur Ridlwan dan menge Perihal Utsman absen saat perang Badar karena saat itu ia sedang menjaga istrinya yang juga putri Rasulullah saw yang sedang jatuh sakit.

    Tentang ini Nabi saw bersabda: inna laka ajra rajulin mimman syahida badran wa sahmahu ‘Sungguh, engkau mendapatkan pahala seperti pahala seorang yang ikut perang Badar. Engkau juga berhak mendapat ghanimahnya.’ Sementara ketidakhadirannya dalam Bai’atur Ridwan karena Utsman diutus Nabi saw ke Mekkah untuk melakukukan negosiasi dengan kaum Quraisy. Sudah barang tentu justru karena kemuliaan Utsman di mata Nabi saw dan di mata kaum Quraisy, dia diutus ke Mekkah.

    Saat Utsman bernegosiasi, prosesi Bai’atur Ridlwan dilakukan. Sambil mengulurkan Rasulullah saw kemudian bersabda: “Tangan ini mewakili Utsman.” (Shahihul Bukhari, Kitab Fadhail Shahabah, Bab Manaqib Utsman no. 3699).

    Hanya satu tuduhan yang memang kesalahan Utsman. Itupun kesalahan kecil yang sangat manusiawi. Kesalahan itu sudah dimaafkan dan diampuni yakni lari ketika pasukan kaum muslimin diserang balik waktu perang Uhud sebagaimana firman Allah swt

    إِنَّ الَّذِينَ تَوَلَّوْا مِنْكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ إِنَّمَا اسْتَزَلَّهُمُ الشَّيْطَانُ بِبَعْضِ مَا كَسَبُوا ۖ وَلَقَدْ عَفَا اللَّهُ عَنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

    Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (QS. Ali Imran; 155).

    Kendati demikian, Abdullah bin Saba’ dan pengikutnya yang menjadi peletak dasar gerakan Khawarij terus menyudutkan Khalifah Utsman dengan isu-isu hoaks. Khalifah Utsman difitnah telah mengasingkan Abu Dzar al-Ghifari ke Rabadzah.

    Abu Dzar sahabat Nabi saw dikenal jujur, zuhud dan wara’. Di Syam dia debat dengan Muawiyah yang saat itu menjadi Gubernur. Mereka berdua ikhtilaf soal tafsir ayat ke-34 surat at-Taubah tentang larangan menimbun emas dan perak. Muawiyah berpendapat ayat itu ditujukan kepada ahlu kitab, adapun Abu Dzar mengatakan ayat itu untuk umat Islam dan ahlu kitab.

    Perdebatan ini buntu tidak ketemu jalan penyelesaiannya. Lalu Muawiyah menulis surat ke Khalifah Utsman. Dia mengadu kelakuan Abu Dzar. Lalu Khalifah Utsman meminta Abu Dzar menemuinya di Madinah. Abu Dzar mengisahkankan ceritanya kepada Khalifah Utsman.

    Setelah itu Khalifah Utsman berkata: “Kalau engkau mau pergi engkau boleh melakukannya, tapi ke tempat yang tidak jauh (dari Madinah).” Itulah yang membuat Abu Dzar pergi ke Rabadzah. Sebagai warga negara yang baik, Abu Dzar tunduk, patuh dan taat kepada Khalifah. Dia berujar: “Seandainya yang menjadi pemimpinku berasal dari orang Habasyah, aku tetap akan mendengar dan tunduk kepadanya.” (Shahihul Bukhari, Kitab Az-Zakah, Bab “Ma Uddiya Zakatahu bi Kanzin no. 1406).

    Jadi sebenarnya Abu Dzar mengasingkan diri ke Rabadzah karena keinginannya sendiri. Khalifah Utsman tidak pernah mengusirnya dari Madinah. Abu Dzar sendiri pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: idza balagha al-bina’u sal’an fakhruj minha ‘Jika kamu menyaksikan bangunan di Madinah sudah setinggi Gunung Sala’, maka keluarlah dari Madinah’ (Ath-Thabaqat Ibnu Sa’ad, IV:226). Artinya Nabi saw sendiri yang memerintahkan Abu Dzar untuk meninggalkan Madinah.

    Kaum Khawarij juga menyebarkan hoaks bahwa Khalifah Utsman mengembalikan Marwan bin al-Hakam ke Madinah yang telah diasingkan oleh Nabi saw. Padahal faktanya Marwan bin al-Hakam masuk Islam waktu fathu Makkah (pembebasan kota Mekkah). Ia termasuk orang-orang yang disebut Nabi sebagai orang-orang yang yang bebas dari segala tuntutan hukum atas perbuatannya di masa lalu.

    Marwan bin al-Hakam tinggal di Mekkah, lalu bagaimana mungkin dia diusir Nabi dari Madinah?!. korupsi memberi Marwan bin Hakam 1/5 harta ghanimah. Padahal 1/5 harta ghanimah yang diberikan Khalifah Utsman diambil dari bagian Imam/Khalifah yang pembagiannya diserahkan kepada ijtihad Khalifah.

    Hoaks yang menggelikan, Khalifah Utsman dituding kaum Khawarij telah memukul Ibnu Mas’ud hingga ususnya robek dan memukul ‘Ammar hingga tulang rusuknya patah. Ini jelas kebohongan. Tidak mungkin orang selemput Utsman bertindak kasar apalagi kepada sahabat Nabi saw. Andaikata usus Ibnu Mas’ud robek, tentu dia sudah mati dan bagaimana mungkin Ammar bisa ikut perang Shiffin bersama Khalifah Ali dengan rusuk yang patah.?!

    Massa people power yang sudah kemakan hoaks tidak menyadari kalau ada invisible hand yang bekerja di balik kencangnya tuntutan kepada Khalifah Utsman untuk meletakkan jubah kepemimpinannya. Massa yang terbakar emosinya makin kalap. Mereka merangsek masuk ke dalam rumah Khalifah Utsman. Dan akhirnya Khalifah Utsman syahid saat membaca al-Qur’an di tangan kaum Khawarij. Gerakan makar kaum Khawarij menjadi nota hitam sejarah umat Islam yang tak bisa dihapus sampai hari kiamat.

    Nahdlatul Ulama senantiasa bersikap i’tidal, sikap yang dicontohkan oleh para sahabat Nabi saw di tengah ketegangan dan konflik politik. Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

    Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu sekalian menjadi orang-orang yang tegak membela (kebenaran) karena Allah menjadi saksi (pengukur kebenaran) yang adil. Dan janganlah kebencian kamu pada suatu kaum menjadikan kamu berlaku tidak adil. Berbuat adillah karena keadilan itu lebih mendekatkan pada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS al-Maidah: 8).

    Semoga hal ini tidak terjadi di negara kita. Tragedi pembunuhan Khalifah Utsman kita ambil hikmahnya, bahwa gerakan makar berawal dari isu-isu hoaks menjadi people power. Direvisi di Tangerang, 16 Juni 2020 ( Ayik Heriansyah )

     

  • Catatan ISTRI BANSER

    Catatan ISTRI BANSER

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – H-5 menjelang lebaran, Ndan Amir mudik bersama istri dan anaknya, tapi Ndan Amir hanya mengantar saja.

    Setelah bercengkerama sejenak dengan mertuanya, Ndan Amir segera mengenakan seragam Bansernya dan berpamitan kembali untuk melaksanakan pengamanan disebuah Posko Lebaran.

    Sepeninggal sang suami, orang tua istri heran bertanya :

    “kok suamimu pulang lagi ?”

    “iya pak, karena dia harus tugas lagi di Posko Lebaran.”

    “Memangnya tidak bisa libur ???”

    Tersenyum Istrinya menjawab : “nggak juga pak, dia kan terikat sumpah janji nya (#NAWAPRASETYA) dengan segala resikonya sudah siap to njeh..
    Monggo diunjuk kopinya pak…”

    “Terus suamimu nanti sahur dan buka makan apa ?”, tanya ayahnya sambil menuang kopi panas

    “Nggak usah kuatir, Dia bisa sendiri pak.”

    “Ck..ck..ck, padahal anak tetangga kita yang kerjanya merantau jauh-jauh bisa pulang ?!”

    Lagi-lagi tersenyum sang istri menjawab :

    “Pak….., Dia bukan BANSER pak…. Kalau dia BANSER pasti dia sedang tugas saat ini. Menantu bapak sedang melaksanakan tugas yang mulia. Membantu orang2 yang akan melaksanakan mudik lebaran pak.”

    Orang tua itu bertanya lagi dengan mata berkaca kaca :

    “kalau begitu kenapa kamu tidak mendampinginya dan mengurusnya disana ?”

    Dengan senyum lebar sang istri menjawab, :

    “Pak, saya pulang karena keinginan menantu Panjenengan Pak, katanya biar bisa kumpul dengan keluarga, supaya waktu lebaran bapak dan ibu tidak kesepian.
    Biarlah dia dan sahabat2nya yang merayakan lebaran dalam kesepian, jauh dari rumah, Kepanasan, kedinginan, capek, Mereka sudah siap dengan serba keterbatasannya, ikhlaskan saja dia menjalankan tugasnya pak. Mengamankan orang2 yang mau mudik lebaran, seperti saya yang akan mengunjungi keluarganya”.

    Lalu kedua ayah anak itu saling berangkulan…

    Dengan meneteskan air mata orang tua itu berkata, “besok sesudah sholat Idul fitri kamu pulang ya nak. Temani suamimu”.

    Kisah ini di dedikasikan buat Sahabat-sahabat Banser dan Unit BALANTAS
    Lindungi dan Layani Masyarakat dengan hati yanğ tulus ikhlas.(abi SORBAN)