Tag: sorbansantri

  • PELAKU PEM-BULLY ANAK YANG MEMBANTU IBUNYA JUALAN, TERNYATA PELAKUNYA PECINTA KHILAFAH (KADRUN-ISME)

    PELAKU PEM-BULLY ANAK YANG MEMBANTU IBUNYA JUALAN, TERNYATA PELAKUNYA PECINTA KHILAFAH (KADRUN-ISME)

    SORBAN SANTRI-

    Oleh: Haddi VJB

    namanya rizal, anak kecil ini hidup bersama ibunya dan adiknya yang masih kecil, demi membantu ekonomi keluarga dia rela mengalah dengan tidak bermain dengan teman-temannya seperti anak seusianya, namanya viral di medsos setelah perlakuan tidak mengenakan menimpa dirinya, dimana saat dia akan berangkat berdagang di hadang oleh sekelompok anak-anak muda diatas usia nya, rizal di bully, di intimidasi secara beramai-ramai, hingga dia terjatuh bersama dagangannya yang tidak lain adalah harapan untuk menyambung hidup termasuk untuk membeli susu dan popok adiknya yang masih balita, berdasarkan pengakuan korban, ternyata perlakuan seperti itu sering hampir setiap hari di dapatkan dari orang yang sama, tapi rizal diam dan sabar tidak mengadu ke siapa-siapa, belakangan kami menelusuri seberapa reaksi netizen ternyata ada komunitas yang sudah membantu rizal, di berikan santunan hingga di belikan sepeda,

    Namun sepintas melihat perkembangan netizen yang cukup geram dengan pelaku, ternyata netizen berhasil mendapatkan alamat akun Facebook pelaku, tercatat dalam sebuah Postingan demi postingan pelaku seperti “PEMUDA HIJRAH” penuh dengan share-share konten kajian sunah, hingga beberapa photo nya ada yang menggunakan gambar bendera HTI, bendera yang selama ini sebagai jargon antek khilafah.

    Lalu dimana moralitas dan akhlak para pecinta Khilafah? dari sekian kasus mulai dari pelecehan seksual di MRT pelakunya juga pecinta khilafah, hingga perekam wanita di toilet mall juga antek khilafah, terakhir pedofil di salah satu perguruan tinggi yang kasus pelecehan seksual juga pecinta khilafah.

    Pertanyaan kami, apakah memang cukup dengan tampang islami & nyunah bisa mengaku sebagai pembela islam? Mujahid dan lain sebagainya? Apakah tidak perlu di barengi dengan moralitas dan akhlak?

    Artikel kami tidak bertujuan lain, hanya sekedar renungan, bahwa tidak selamanya di medsos postingannya cinta sunah itu alim, bisa jadi kelakuan seperti keponakan dajjal.

    untuk para pemuja khilafah lebih baik perbaiki akhlak dan moralitas anda sebelum menkafirkan orang lain, sebelum berteriak negri ini thogut, sebelum berteriak takbir hanya untuk kamuflase hoax dan kebiadaban mu.

    Link akun pelaku pembully Rizal anak yatim tersebut kami lampirkan: https://www.facebook.com/dauscend

    Terimakasih Dan Tetap Santuy
    Terus Membuka Tabir Kepalsuan Kadrunisme.

  • AHLUL BAIT ‎ﷺ DAN DZURIYYAT ‎ﷺ sama atau berbeda ?

    AHLUL BAIT ‎ﷺ DAN DZURIYYAT ‎ﷺ sama atau berbeda ?

    SORBANSANTRI.COM
    Siapa Ahlul Bait ‎ﷺ ,,,!?

    Secara ringkasnya Ahlul Bait itu ada beberapa Maqam nya :

    1) Ahli Bait Fi Maqomi Du’ai : (Kullu Mukmin Asiyan)

    2) Ahli Bait Fi Maqomi Hamdi Wa Madhi Wa Thana’i : (Kullu Mukimin Taqiy)

    3) Ahli Bait Fi Maqomi Zakat Wa Sodaqoh :
    (Ikhtilaf 4 Mazhab)

    -Imam Syafie : (Bani Hasyim & Bani Muttolib)
    -Imam Malik : (Bani Hasyim saja)
    -Imam Hanbali : (Bani Muttolib saja)
    -Imam Hanafi : (Keluarga Sayyidina Ali, Ja’far, ‘Uqail, Abbas & Harits)

    Adapun yang bernasab kepada Nabi ‎ﷺ semata – mata belum pantas di Panggil Ahli Bait Fi Maqomil Madhi Wa Thana’i sehinggalah beliau benar benar mencontohi Datuknya Yakni Nabi Muhammad ‎ﷺ , Jika mereka tidak mencontohi Nabi ‎ﷺ mereka hanya pantas di sebut Dzuriyyah saja bukan Ahli Bait Fi Maqomil Madhi Wa Thana’i .

    ‫Ahli Bait pada Maqam Puji imma dalam Quran atau Hadis ialah Kullu Mukminin Taqiyyan : Mukmin Taqwa

    ‎وفي رواية أخري قال رسول الله صلي الله عليه و سلم إنَّ أهلَ بيتي هؤلاءِ يرَونَ أنَّهم أولَى بي وليسَ كذلِكَ إنَّ أوليائي منكمُ المتَّقونَ ، مَن كانوا وحَيثُ كانوا ، اللَّهمَّ إنِّي لا أُحِلُّ لهم فَسادَ ما أصلحتُ ، وأيمُ اللَّهِ لتُكفأنَّ أمَّتي عَن دينِها كما تُكفأنَّ الإناءُ في البَطحاءِ

    ‎‫قال رسول الله صلىالله عليه وسلم: ان اهل بيتي هؤﻻء يرون انهم اولى الناس بي وان اولى الناس بي المتقون من كانوا وحيث كانوا‬

    “Sesungguhnya Ahlul baitku beranggapan bahwa mereka lebih utama “berhak” nya manusia atasku. Sesungguhnya lebih utamanya manusia atasku ialah orang orang yang bertakwa. Siapapun dan darimanapun mereka”. [HR. Ahmad, ibnu hibban, Thobroni, Al baihaqi]

    Ringkas Kesimpulannya Nisbah antara Ahli Bait & Dzuriyyah itu adalah Umum Khusus Min Wajhin :

    “Tiap-tiap Ahli Bait belum tentu Dzuriyyah & Tiap-tiap Dzuriyyah belum tentu Ahli Bait “

    Masa saya di Mesir, ada beberapa Habib datang untuk berdiskusi dengan Saya soal Nasab & Soal Ahli Bait & Soal Kafa’ah Syarifah dalam Bab Munakahat , Akhirnya Pulang begitu saja .

    Anak Nabi Nuh A.S , Allah Firman dalam Quran : Innahu Laisa Min Ahlik , Innahu Amalun Ghoiru Soleh إنه ليس من أهلك إنه عمل غير صالح .

    Sebaliknya Salman Al Farisi , Bilal Bin Rabah & lain lain lagi Sohabat , Nabi ‎ﷺ Pernah bersabda “Bilal Min Ahli Baiti , Salman Min Ahli Baiti” .

    Berhentilah Membanggakan Nasab
    Belajarlah Tentang ‘Adab Dan Akhlak

    ‎ومن افتخر على النّاس بنسبه وآبائه ذهبت بركتهم عنه

    ‎الكتاب إسعاد الرفيق
    ‎المؤلّف الشيخ محمد بن سالم بن سعيد بابصيل الشافعى

    Dan Barang Siapa Yang Membanggakan Nasab (Silsilah) Dan (Kemuliaan) Leluhurnya Namun Memandang Rendah Kepada Orang Lainnya
    Maka (Sesungguhnya) Dia Akan Kehilangan Barokah (Madad) Dari Para Leluhurnya

    (Kitab Is’adur Rofiq Karya Syaikh Muhammad Bin Salim Bin Sa’id Babshil)

    ‎وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

    Dan Barangsiapa Yang Lamban (Dalam Memperbanyak) Amalnya Maka Nasabnya Tidak Bisa Mengejar (Ketertinggalannya)

    (HR.Imam Muslim)

    ‎أربع من أمّتي من أمر الجاهليّة لايتركونها :
    ‎الفخر بالأحساب
    ‎والطّعن فى الأنساب
    ‎والإستسقاء بالنّجوم
    ‎والنّياحة
    Ada 4 Kebiasaan Pada Umat Ku (Yang Berasal) Dari Kebiasaan Jahiliyyah (Namun) Mereka Tidak Meninggalkannya :
    – Bangga Pada Keturunan (Ta’ashub)
    – Mencela Kerabat
    – Meminta Hujan Dengan (Perantara) Bintang
    – Meratapi Kematian (Dengan Berlebihan)

    (HR.Imam Muslim)

    ‎ليس شخص نبيل بل بسبب دينه
    ‎ثم لا تتخلى عن تقوى بسبب الاعتماد على نشار من أصل صاف

    ‎لأن الإسلام قد رفع درجة سيدنا سلمان الفارسي الذي هو شخص عادي
    ‎وتواضع أبو لهب
    ‎الذي ينشأ من سلالة النبيلة

    Tidaklah Seseorang Itu Mulia Melainkan Karena Agamanya maka Janganlah Engkau Meninggalkan Ketakwaan Karena Mengandalkan Nasab Keturunan Semata

    Sebab Islam Telah Meninggikan Derajat Sayyidina Salman Al Farisi RA Yang Merupakan Orang Biasa dan Merendahkan (Menghinakan) Abu Lahab yang (Jestru) Berasal Dari Keturunan (Orang) Mulia.

    ‎لا تنخدع بالتفاخر بالنصاب

    ‎كل من يقول أو يعتقد أن ترك الطاعة وارتكاب الفجور لن يؤذي الإنسان بسبب كلماته النبيلة أو بسبب مجد أسلافه يعني أنه كذب على الله وعلى المسلمين

    Janganlah Engkau Tertipu Dengan Mengandalkan Nasab

    Barangsiapa Yang Mengatakan (Berpendapat) Atau Menyangka Bahwa Meninggalkan Ketaatan (Ibadah) Dan Berbuat Maksiat Itu Tidak Akan Merugikan Seseorang Karena Nasabnya Yang Mulia atau Karena Kemuliaan Dari Para Leluhurnya (maka) Berarti Ia Telah Berdusta Kepada Allah Dan Kepada (Segenap) Kaum Muslimin.

    (Imam Abdullah Bin Alwi Alhaddad dalam Kitab Al Fushul Al Ilmiyah)


    Mbah Moen ngendhikan : “Kalau ada Yik atau Habib yang nakal dan pecicilan, ibaratkan saja seperti perca-perca kertas Al-Quran. Yang namanya perca (dan sobek), ia tidak bisa dibaca. Jadi jangan diikuti. Tapi bagaimanapun, Al-Quran tetap Al-Quran. Dia itu haram untuk dihina. Haram diinjak.” (aw kama qaal

    Habib Luthfi juga pernah ngendhikan: “Kritik saja sikapnya, jangan orangnya.” Ngendhikan yang kedua ini keluar saat muncul keberatan dari beberapa orang yang cukup gerah dengan tingkah & pecicilan Yik atau Habaib.”… bagaimanapun, ada darah Rasulullah yang mengalir di tubuhnya.” (aw kama qaal)

    Rasanya kedua ngendhikan di atas sudah cukup untuk dijadikan landasan bagi warga NU dalam menyikapi Yik atau Habaib.

    Semoga bermanfaat

  • PELAKU BULLY DI ANGGAP PAHLAWAN OLEH USTAD INI

    PELAKU BULLY DI ANGGAP PAHLAWAN OLEH USTAD INI

    SORBANSANTRI.COMSORBAN SANTRI- Saat semua orang mengecam pelaku perundungan (bullying) terhadap seorang bocah penjual jalangkote di Pangkep, Sulawesi Selatan, ada seorang ustaz yang justru bersimpati pada pelaku. Dia bernama Karyo Susanto.

    Di dinding Facebook-nya, Karyo menulis pendapatnya tentang kasus perundungan tersebut. Menurutnya pelaku memang sengaja mem-bully bocah tersebut agar mendapat simpati dari masayarakat.

    “Menurut saya, mungkin ini niat baik yang terselubung dari sang pelaku. Dia sengaja membuat sang korban kaya raya, walaupun harus dia mengorbankan dirinya dalam jeruji besi. Sifat inilah yang wajib kita juluki sebagai hero. Dan patut kita teladani bersama-sama. Saya tidak menyangka, dibalik dari sikapnya sebagai pahlawan, yang akhirnya menjerumuskannya didalam sel, ia masih bisa mengukir senyuman terindah untuk memberi sinyal kepada kita bahwa pentingnya mengorban diri demi sebuah harapan dan tujuan yang mulia,” tulis Karyo.

    Karyo pun membandingkan kasus perundungan anyar ini dengan kasus perundungan yang dialami Audrey di Pontianak pada 2019 lalu. Dikatakannya juga bahwa mungkin kita saat ini sedang kena prank (dikerjai).

    Intinya menurut Karyo, kita jangan terburu-buru dalam menghakimi perbuatan seseorang. Ia pun menukil ayat-ayat Alquran untuk menguatkan pendapatnya.

    “Bisa aja suatu saat kita kena prank. atau memang endingnya berbeda dari kasus audrey. Di mana sang pelaku sebenarnya perduli dengan korban. Lalu si pelaku sengaja membully si korban, karena pelaku tau kelak setelah viral, maka si korban mendapat hadiah dari relawan yang nantinya akan berguna dalam hidupnya. Dapat sepeda baru, donasi uang, bantuan usaha, dan aneka hadiah lainnya, berjualan makin senang, makin senang jualan makin laris, makin laris dapat duit banyak, dapat duit banyak akhirnya jadi pengusaha kaya raya,” tulis Karyo.

    Adapun pelaku perundungan, yakni Firdaus (26) serta tujuh rekannya telah diamankan di Mapolres Pangkep dan ditetapkan sebagai tersangka.

    “Ada delapan orang yang kita amankan dan semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka hari ini,” ujar Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, Senin (18/5/2020). (red)

  • Anak Ranting NU Sumbersuko Pacet Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

    Anak Ranting NU Sumbersuko Pacet Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Sedikitnya 41 warga kurang mampu dusun Sumbersuko desa Sumberkembar Pacet merasa terbantu karena mendapat bantuan sembako dari pengurus Anak Ranting NU Sumbersuko.

    Gerakan sosial ini diinisiasi oleh pengurus anak ranting NU Sumbersuko Sumberkembar dan elemenya untuk menyikapi kondisi perekonomian warga dusunnya dibulan Ramadhan. Apalagi di tengah wabah pandemi virus corona.
    Bantuan sembako tersebut dananya bersumber dari iuran koin NU dusun Sumbersuko dan sebagian dari zakat mal salah satu warga. 

    Dari dana koin NU dapat dibelikan 30 paket sembako. Sementara zakat mal salah satu warga dirupakan 11 paket sembako. 

    Salah satu Tim koin NU Sumbersuko, Moh Syafiil Anam mengatakan, pengurus anak ranting NU dan tim koin NU Sumbersuko  ingin ikut andil dalam membantu warga kurang mampu terutama untuk mencari keberkahan di bulan ramadhan ini dengan slogan Dari NU, oleh NU dan Untuk NU. (Agus sekr)

  • INDAHNYA BERBAGI DIMASA PANDEMI COVID 19

    INDAHNYA BERBAGI DIMASA PANDEMI COVID 19

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Masyarakat Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet merasa terbantu karena mendapat bantuan sembako dari pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kembangbelor, (19/05/20).

    Gerakan sosial ini dimotori oleh pengurus ranting NU, Lazisnu Kembangbelor bersama umaro / Pemerintah Desa dalam menyikapi kondisi perekonomian warganya dibulan Ramadhan.

    Bantuan yang di berikan berupa sembako dan uang tunai, dana bersumber dari para agniya dan donatur masyarakat Desa Kembangbelor. Juga tak lupa andil koin NU Desa kembangbelor yang di prakarsai Lazisnu Desa Kembangbelor. Dari para donatur dan koin NU dapat dibelikan 60 paket sembako dan uang tunai.

    Bapak Kepala Desa Kembangbelor dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih banyak atas kepeduliannya pengurus NU dan Lazisnu terhadap warganya. Harapan beliau semua program yg bagus ini bisa di lanjutkan tahun yang akan datang.

    Salah satu Tim koin NU Ibu nyai Saodah, mengatakan, pengurus ranting NU dan tim koin NU ingin ikut andil dalam membantu warga kurang mampu terutama untuk mencari keberkahan di bulan ramadhan ini dengan slogan Idahnya berbagi untuk mencari Ridho Ilahi

    Sumber : San One Ni PR NU Kembangbelor.

  • LAA ROYBAFIIH BANSER NU, NAMA ANAKKU

    LAA ROYBAFIIH BANSER NU, NAMA ANAKKU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Rasa cinta akan mengalahkan segalanya dan kerelaan berkorban untuk sesuatu yang dicintainyaBegitu pula cinta orang tua kepada anaknya tentu akan memberikan sesuatu yang terbaik, termasuk pemberian nama kepada buah hatinya. Menurut orang tua nama adalah bagian dari doa, oleh sebab itu setiap orang tua akan berupaya memberikan nama yang buah hati adalaha nama yang membanggakan orang tua, dengan harapan jika besar nanti akan menjadi orang yang berguna bagi orang tua, masyarakat, agama dan bangsa.

    Begitu juga yang dicita-citakan Kasiyanto seorang pemuda asal kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto – Jawa Timur. Berawal dari kecintaan kepada BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) organisasi badan ontonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan oleh para Kyai serta pendiri bangsa.

    Bermula pada tahun 2017 Kasiyanto (38) mengikuti DIKLATSAR BANSER yang diselenggarakan di Desa Jabung kec Jatirejo tepatnya di Ponpes Al- Misbar KH.Husein Ilyas sekaligus Mustasyar PCNU Kab.Mojokerto, pemuda ini mengikuti semua prosesi Pendidikan dan pelatihan dengan bersungguh sungguh, apa lagi keikutsertaanya atas perintah Ustad yang disegani di kampungnya. Kesungguhan hatinya dalam mengikuti semua sesi diklat inilah pada sei pembaiatan atau pengambilan sumpah, munculah dalam hatinya pemuda rasa cinta kepada Ansor Banser NU semakin mandalam.

    Hal ini berlanjut pada saat ngepam (Tugas Pengamanan) di Ponpes Al-Misbar Desa Karangnongko, bersama Gus AAB (anggota banser), kecintaan Kasiyanto pada Banser semakin mandalam dan berkeinginan untuk mengabadikan nama Banser yang notabene nama organisasi pemuda sayab NU. Dalam lubuk hati yang paling dalam, Kasiyanto bercita-cita jika kelak mempunyai anak laki-laki akan diberi nama Banser.

    Kesungguhan Kasiyanto untuk memberinya nama anaknya kelak dengan nama Banser lantas ia sempat menanyakan perihal ini kepada Ketua ketua PAC GP Ansor kec Pacet sahabat Mujiburrohman. “ tidak masalah,” jawab Mujiburrohman menanggapi dengan bercanda.

    Meski sewaktu bertanya, sang istri belum ada tanda-tanda kehamilan, akan tetapi selang beberapa bulan kemudian sang istri mengandung dan melahirkan anak laki laki seperti doanya. Kelahiran putra keduanya disambut dengan gembira dan bersyukur.

    Seperti cita-cita awal yang ingin menyematkan nama Banser kedalam nama sang buah hati, bayi laki-laki yang baru lahir ini diberi nama ” LAA ROYBAFIIH BANSER NU”.

    Ia beharap kelak sang anak akan meneruskan cita cita orang tuanya untuk menjadi BANSER dengan tujuan adalah berkhidmat,mengabdi,mengawal ulama dan menjaga NKRI. Semoga sang anak kelak istiqomah menjadi Banser… Amiiiin…

  • KEBANGKITAN ISLAM DI DUNIA DIMULAI DARI INDONESIA, DIBAWAH NAUNGAN NAHDLATUL ULAMA, MAKA JANGAN JAUH DARI NAHDLATUL ULAMA

    KEBANGKITAN ISLAM DI DUNIA DIMULAI DARI INDONESIA, DIBAWAH NAUNGAN NAHDLATUL ULAMA, MAKA JANGAN JAUH DARI NAHDLATUL ULAMA

    SORBANSANTRI.COM
    Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba’agil

    Dawuh Dari Sang Cucu Rasulullah SAW:

    “KEBANGKITAN ISLAM DI DUNIA DIMULAI DARI INDONESIA, DIBAWAH NAUNGAN NAHDLATUL ULAMA, MAKA JANGAN JAUH DARI NAHDLATUL ULAMA”
    Pesan Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba’agil, SH, M.Kn

    (Majlis Ta’lim Wal Maulid Ar-Ridwan Tuban)

    Terbukti ketika hampir semua Lembaga-lembaga penting keagamaan seperti Liga Arab Dunia, Al-Azhar Mesir, hingga para mahasiswa maroko, sudan berbondong-bondong menimba ilmu di pesantren-pesantren Indonesia, hampir semua lembaga keagamaan islam sudah berkunjung ke PBNU menjalin hubungan keilmuan hingga kerjasama demi sebuah perdamaian, Nahdlatul Ulama terkenal dengan penerus sanad ajaran Rasulullah SAW. keilmuannya masih murni dari penerus sahabat, tabi’in, tabi’i imam mahzab imam hadits hingga para wali Allah yang sudah wafat maupun masih hidup.

    Walau saat ini ada upaya merongrong dan melakukan pembusukan kepada NU,tetap satukan tekad dibawah naungan NU..

    Banyak kita temukan orang mengaku2 NU tapi justru sikapnya menjelek2an NU. (abi sorban)

  • UMAT ISLAM INDONESIA

    UMAT ISLAM INDONESIA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- ISLAM dari dulu ada di Indonesia Damai duduk berdampingan dengan agama lain tidak ada yang saling menghina, karena ulama ulamanya merangkul, banyak non muslim yang simpati dan masuk islam, itulah dakwah yang dikembangkan di indonesia.

    Kita dari dulu saling gotong royong tanpa perselisihan Banser menjaga kiyai2 menjaga guru ngaji juga kadang diminta mengamankan ibadah agama lain.

    Islam yang dikenalkan di indonesia SANTUN PENUH TATA KRAMA selaras dengan budaya serta ikut melestarikannya, yang tadinya ada faham mendekat syirik dirubah jadi tausiyah serta pengenalan sang pencipta/Allah SWT, sesembahan makanan dirubah jadi memberi makan pada saudara2 yang kekurangan, jampi-jampi dirubah menjadi Dzikir dan mengingat Allah SWT, Ulamanya berjalan seiringan dengan pemerintahan menjadi penasihat dalam mengambil keputusan dan membuat undang-undang tanpa melukai umat lain, memaafkan walau kadang ada perselisihan antara umat lain, musyawarah seperti apa yg dicontohkan Baginda Rasulullah SAW. dan para sahabat-sahabat, itulah islam di indonesia, islam yg menjadi rachmat bagi seluruh alam, yang dari dulu ada di indonesia.

    Borobudur masih berdiri tegak, Gereja dan Masjid punya tempat sendiri (bagiku agamaku, bagimu agamamu) tapi dalam satu rumah namanya NKRI, itulah yang menjadikan indonesia menjadi mayoritas muslim

    Sadar atau tidak sampai saat ini kita masih sholat dengan damai, ngaji dengan damai, anak-anak kita masih nyaman bermain diluar rumah tanpa takut ada boom meledak, tidakkah kalian syukuri itu.. Dakwah dan dakwah itu yang ditanamkan ulama-ulama jaman dulu, istighfar dan terus beristighfar, walau hidup kekurangan. kita masih damai memandang bulan dimalam hari, sembari mengingat sang pencipta, ingatkah masa kecil kita di ingatkan dengan perayaan perayaan pengenalan terhadap junjungan nabi besar muhammad SAW dimana musholla-Musholla dan Masjid Masjid sangat ramai, makanan melimpah, semua seakan akan bahagia sungguh, tidakah kita syukuri itu? (ARFIYANTO ARIFIN)

  • Kisah Dan Manfaat Surat Yasin Pada Ahli Kubur

    Kisah Dan Manfaat Surat Yasin Pada Ahli Kubur

    SORBANSANTRI.COM

    السلام عليكم ورحمة الله
    بسم الله والحمد لله اللهم صلى عل سيدنا محمد وعلى اله واصحا به

    Pertanyaan ;
    Adakah kisah sampainya bacaan yasin dan do’a² untuk arwah ? efeck dan respon para arwah itu bagaimana ?

    Jawaban
    Ada banyak sekali ,tapi kita ambil satu hikayat saja,
    Dari kitab : tahqiqul amal

    Dikabarkan dari al-Hasan bin al-Haitsam bahwa suatu ketika ia mendengar Abu Bakar al Athrusyi bin Abi Nashr bin At-Timar bercerita:

    Suatu masa ada seorang anak laki-laki yang selalu mendatangi kuburan ibunya setiap hari Jumat,
    Setiap kali berada di kubur ibunya, ia dengan khusyuk melantunkan Surat Yasin.

    dibacanya ayat-ayat Al-Quran itu dengan penuh khidmat, Sambil sesekali ketika menghentikan bacaan untuk mengambil napas, ia mengenang masa² indah dengan ibunya,

    Sungguh, pemandangan itu begitu memilukan,
    melihat seorang anak yang duduk terpekur sambil membaca Al-Quran di samping pusara ibunda tercintanya.

    Ketika ia telah selesai, ia kemudian berdoa:

    “Ya Allah, sesungguhnya aku membagikan pahala membaca Surat Yasin ini. Maka jadikanlah bagian itu terhaturkan kepada para arwah yang bersemayam di pekuburan ini.”

    Seminggu kemudian, tepat di hari Jumat berikutnya, anak tersebut kembali melakukan rutinitas mingguannya itu. Mendatangi pusara ibunya, duduk dengan khusyuk, dan kemudian melantunkan Surat Yasin untuk dihadiahkan kepada ibundanya serta para arwah di pemakaman itu.

    Tiba-tiba saja saat ia hendak beranjak, datang seorang wanita yang bertanya kepadanya:

    “Apakah engkau adalah Fulan bin Fulanah?
    apakah engkau adalah putra dari ibu yang dikubur dalam kuburan ini?”

    “Ya,” jawab anak itu singkat.

    “Sesungguhnya aku memiliki anak perempuan yang telah meninggal, kemudian aku bermimpi bertemu dengannya. Dalam mimpi itu, kulihat ia sedang duduk-duduk di samping pusaranya.

    Kemudian aku bertanya padanya :’Gerangan apa yang membuatmu duduk di sini?’
    Ia lalu menjawab; ”Sesungguhnya Fulan bin Fulanah mendatangi kuburan ibunya, kemudian ia membaca Surat Yasin dan menghadiahkan pahala bacaannya kepada ibunya dan kami, para ahli kubur yang arwahnya bersemayam di pemakaman ini.
    Maka dari itulah, aku mendapatkan manfaatnya sehingga aku diampuni’.”
    قال النبى صلى الله عليه وسلم :
    من زار قبر ابويه او احد هما فى كل جمعة مرة غفر الله له وكان برا
    >Siapa yg ziarah ke kubur ibunya tiap jum’at ,maka diampuni baginya,dan dicatat sbg anak yg betbakti.

    Dari kitab ;;
    kitab Tahqiqul Amal fîmâ Yanfa’ul Mayyita Minal A’mâl

    Mu’allif : Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi al Maliki al Hasani, halaman 60

    Wallohu a’lam bis showab
    Walhamdulillah

  • PBNU BERSILATURAHIM SECARA VIRTUAL DENGAN PCINU SEDUNIA

    PBNU BERSILATURAHIM SECARA VIRTUAL DENGAN PCINU SEDUNIA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Menlu RI Retno L Marsudi akan menyapa PCINU di seluruh dunia, besok Jakarta, NU Online Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengadakan silaturahim virtual bersama Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari berbagai negara secara virtual pada Selasa, 19 Mei 2020 pukul 14.00-16.05 WIB.

    Kegiatan bertema Solidaritas Global: Nahdlatul Ulama dan Diplomasi Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19 menghadirkan narasumber Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Menteri Luar Negeri RI Retno L Marsudi. Sementara peserta adalah perwakilan Duta Besar Indonesia dari beberapa negara dan perwakilan PCINU dari beberapa negara.

    Hingga Senin, tercatat yang bersedia mengikuti ada 31 perwakilan PCINU dan 25 perwakilan Duta Besar RI. Berikut ini PCINU yang akan menjadi peserta: 1. PCINU Arab Saudi 2. PCINU Tunisia 3. PCINU Mesir 4. PCINU Lebanon 5. PCINU Sudan 6. PCINU Maroko 7. PCINU Yaman 8. PCINU Jordania 9. PCINU Tiongkok 10. PCINU Jepang 11. PCINU India 12. PCINU Pakistan 13. PCINU Hongkong 14. PCINU Taiwan 15. PCINU Korea Selatan 16. PCINU Malaysia 17. PCINU Singapore 18. PCINU Brunei 19. PCINU Thailand 20. PCINU Iran 21. PCINU Australia-New Zealand 22. PCINU United Kingdom 23. PCINU Scotland 24. PCINU Belanda 25. PCINU Prancis 26. PCINU Belgia 27. PCINU Jerman 28. PCINU Spanyol 29. PCINU Rusia/FREU 30. PCINU Turkey 31. PCINU Amerika Serikat-Canada

    Pewarta: Abdullah Alawi
    Editor: Alhafiz Kurniawan