Tag: sorbansantri

  • LBMNU Mojokerto Gelar Bahsul Masail Membahas Modal Usaha Dengan Cara Berhutang

    Sorbansantri.com –Sooko– Malam (31/3) ba’da isya’ bertempat di Masjid Al Ikhsan dalam lingkungan Pondok Pesantren Al Ikhsan Brangkal, sekitar 100 Kiai muda dan Kiai sepuh se-Kabupaten Mojokerto hadir di Majlis diskusi Bahsul Masail Diniyyah LBMNU Kabupaten Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM

    Mereka berkumpul untuk membahas berbagai macam persoalan agama yang sedang musykil dan terjadi di tengah2 umat. Sehingga memerlukan pedoman untuk melangkah agar tetap berada dalam syariat agama islam dan tidak terjerumus ke dalam maksiat secara dhohir maupun batin, langsung ataupun tidak langsung. Agar mendapatkan hidayah dan ridlo Alloh SWT.

    Ada beberapa pertanyaan yang rencananya akan dibahas saat itu bagaimana hukum dan solusinya, akan tetapi sampai larut malam, bahkan satu persoalanpun baru usai dijawab, dengan sidang yang sangat kritis dan tajam. Pertanyaan pertama datang dari perwakilan LBMNU Kecamatan Sooko. “Deskripsi Masalah : Seorang pengusaha home industri sandal/sepatu menerima banyak pesanan, tapi modal kurang untuk memenuhi bahan baku. Untuk memenuhi kekurangan modal tersebut dia berhutang kepada salah satu pihak penyuplai bahan baku yang sebagian berupa bahan baku dan sebagian berupa uang untuk gaji karyawan. Kalau di total keseluruhan dari modal yang disiapkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Pertanyaan ; a. Apakah pengusaha tersebut wajib mengeluarkan zakat? Sedang dia punya banyak hutang. b. Jika wajib, maka termasuk jenis apa zakatnya? dan bagaimana cara menghitungnya ? (ranting Karangkedawang)”.

    Para musyawwirin yang dimoderatori oleh Gus Athoillah dari Jatirejo, dan sebagai Tim Perumus Gus Muhammad Rodli, Dr.HM.Nizar, Gus Abdul Ghoffar, Gus M.Ihsan, Gus Abdul Rozzaq. Dan selaku Musahhih adalah KH.Jamzuri, KH.Makmun AR dan KH. Mubayyin Syafi’i. dan anggota Musyawwirin terdiri dari delegasi MWCNU se Kabupaten Mojokerto, juga utusan dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Mojokerto. Nampak hadir pula para Kiai khas dari Mojokerto diantaranya KH. Masrikhan Asy’ary, Gus Taufiq, Gus Ahmad Syaifulloh, dll. Mereka berdiskusi ilmiah mengutarakan pendapatnya masing2 dengan berpijakan pada literatur Kitab2 Kuning sebagai rujukan. Tidak boleh ada pendapat tanpa menyertakan rujukan.

    SORBANSANTRI.COM

    Diskusi yang terjadi sangat kritis dan tajam karna masing2 musyawwirin meyakini pendapatnya masing2 yang mengacu pada literatur kitab yang mu’tabar, namun pada akhirnya mereka sepakat bahwa “bila barang tersebut telah diproses menjadi barang dagangan maka wajib mengeluarkan zakatnya namun bila pengusaha tersebut mempunyai hutang yang apabila dibayar tidak mencapai satu nishob, maka terjadi khilaf pendapat”.

    Ghiroh diskusi agama yang bersemangat, sampai melupakan waktu, tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB, akhirnya acara pun ditutup dengan do’a. (red.slamet)

  • PENGAJIAN UMUM DAN PERESMIAN MUSHOLLA AS SHOHEH DESA SEDATI KEC NGORO KAB MOJOKERTO

    PENGAJIAN UMUM DAN PERESMIAN MUSHOLLA AS SHOHEH DESA SEDATI KEC NGORO KAB MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Demi meningkatkan keimanan dalam hal ibadah warga desa sedati RT 04 Rw 05 merenofasi tempat ibadah kususnya musholla as shoheh direhap total sehingga tampak menjadi bangunan yang mewah, dengan tujuan agar para jama’ah bisa menjadi nyaman dan semangat dalam beribadah apalagi sebentar lagi menjelang datangnya bulan suci romadhon biasa para warga pada antusias berbondong2 untuk melaksanakan ibadah sholat taroweh.

    Tepat hari Rabu malam (31/3) mushollah as shoheh di resmikan dan Di wakafkan kepada warga lingkungan sekitar musholla, yang awalnya milik perseorangan kini sudah menjadi milik warga umum.

    Tampak hadir dalam acara pengajian ini pihak panitia mengundang para kyai kyai, banom2 NU, jajaran pemerintahan desa sedati kususnya pak lurah, Kyai nur Wahid pimpinan yayasan pondok masyitoh juga kyai Nurul Huda dari bangil Pasuruan sebagai pembicara atau mauidhotul Hasanah.

    Menurut panitia pelaksana kyai Abdul Manaf mengatakan sengaja musholla ini di rehab secara total agar para jama’ah bisa melaksanakan ibadah sholat bisa lebih khusu’ lagi karena tempatnya sudah tampak mewah dan memadai tidak seperti bangunan yang sebelumnya, masih menurut kyai Manaf beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada para semua pihak yang ikut mensukseskan acara ini.

    Sambutan yang kedua disampaikan oleh kepala desa Sedati bapak Alwi mengatakan kita wajib merasa bersyukur sudah mempunyai bangunan musholla yang bagus mudah2an dengan adanya musholah ini kita bisa semakin tekun untuk beribadah kepada Allah apalagi musholla ini sudah di wakafkan kepada warga jadi mari kita pergunakan untuk beribadah secara khusu’, sebelum acara pengajian di mulai kepala desa Sedati membuka acara meresmikan musholla tersebut.

    Memasuki acara inti pengajian umum yang disampaikan oleh almukarrom kyai Nurul Huda dari Pasuruan dalam mauidhohnya menerangkan tetang pentingnya kita bersyukur kepada Allah dalam keadaan apapun dan di manapun terutama bisa melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman tidak seperti di negara lain yang sedang di Landa konflik.

    Tepat pukul 22.00 acara selesai dan di tutup dengan doa yang di pimpin oleh kyai Abdul Wahid Rozak. (Hasan)

  • *PENGAJIAN UMUM DAN PERESMIAN MUSHOLLA AS-SHOHEH DESA SEDATI KEC NGORO KAB MOJOKERTO*

    *PENGAJIAN UMUM DAN PERESMIAN MUSHOLLA AS-SHOHEH DESA SEDATI KEC NGORO KAB MOJOKERTO*

    Sorbansantri.com-Demi meningkatkan keimanan dalam hal ibadah warga Desa Sedati RT 04/05 merenofasi tempat ibadah (Mushola As-Shoheh) yang direhap total sehingga tampak menjadi bangunan yang mewah, dengan tujuan agar para jama’ah bisa menjadi nyaman dan bersemangat dalam beribadah apalagi sebentar lagi menjelang datangnya bulan suci Ramadhan biasa para warga pada antusias berbondong bondong untuk melaksanakan ibadah sholat Taraweh.

      Tepat hari Rabu malam (31/3) Mushollah As-Shoheh di resmikan dan Di wakaf kan kepada warga lingkungan sekitar musholla, yang awalnya milik perseorangan kini sudah menjadi milik warga umum.
    
        Tampak hadir dalam acara pengajian ini para Kyai kyai NU banom NU, jajaran pemerintahan desa sedati khususnya pak Lurah, Kyai Nur Wahid pimpinan yayasan pondok Masyitoh juga kyai Nurul Huda dari bangil Pasuruan sebagai pembicara atau Mauidhotul Hasanah.
    
          Menurut panitia pelaksana kyai Abdul Manaf mengatakan "<em>sengaja musholla ini di rehab secara total agar para jama'ah bisa melaksanakan ibadah sholat  lebih khusu' </em>lagi karena tempatnya sudah tampak mewah dan memadai tidak seperti bangunan yang sebelumnya, masih menurut kyai Manaf beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada para semua pihak yang ikut mensukseskan acara ini.
    
         Sambutan yang kedua disampaikan oleh kepala desa Sedati Bapak Alwi mengatakan "<em>kita wajib merasa bersyukur sudah mempunyai bangunan musholla yang bagus mudah2an dengan adanya musholah ini kita bisa semakin tekun untuk beribadah kepada Allah apalagi musholla ini sudah di wakaf kan kepada warga jadi mari kita pergunakan untuk beribadah secara khusu"'</em>, sebelum acara pengajian di mulai kepala desa Sedati membuka acara meresmikan musholla tersebut.
    

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

        Memasuki acara inti pengajian umum yang disampaikan oleh Al-Mukarramah Kyai Nurul Huda dari Pasuruan dalam Mauidhotul menerangkan tetang "<em>pentingnya kita bersyukur kepada Allah dalam keadaan apapun dan di manapun terutama bisa melaksanakan ibadah secara aman dan nyaman tidak seperti di negara lain yang sedang di landa konflik"</em>
    
          Tepat pukul 22.00 acara selesai dan di tutup dengan doa yang di pimpin oleh Kyai Abdul Wahid Rozak. (<em>Hasan-Anwar Sorban</em>)
    
  • Kapolsek – NU Kutorejo Gelar Silaturahmi Bahas Dinamika di Tengah Masyarakat

    Kapolsek – NU Kutorejo Gelar Silaturahmi Bahas Dinamika di Tengah Masyarakat

    Sorbansantri.com-Mojokerto-Menyikapi problematika dan dinamika kemasyarakatan ditengah masyarakat, Kapolsek Kecamatan Kutorejo AKP Hery Susanto, SH gelar silaturahmi di kediaman Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Gus Hadi Prawiro Negoro, Senin (29/03/2021), hadir juga dalam silaturahmi tersebut Ketua MWC NU Kutorejo Abah Khasan, Ketua PAC GP Ansor Kutorejo Gus Saifuddin beserta jajarannya.

       Pertemuan yang berlangsung secara singkat tersebut, membahas mengenai dinamika kemasyarakatan yang terjadi akhir-akhir ini khususnya kejadian terorisme di Gereja Katedral-Makasar (28/03/2021) yang memakan beberapa korban.
    

    AKP Hery Susanto, SH mengajak kepada elemen masyarakat khususnya organisasi Nahdlatul Ulama yang memiliki basis besar di wilayah kutorejo untuk ikut serta dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBMAS) di wilayah Kecamatan Kutorejo.
    “Kami memohon dan mengajak secara bersama-sama kepada Pengurus NU untuk ikut serta dalam menjaga KAMTIBMAS di Kecamatan Kutorejo, karena NU memiliki peran penting di dalam masyarakat “, ujar Hery Susanto.
    “Selain itu, kita juga terus bekerjasama dalam mengantisipasi isu-isu yang berkembang saat ini, sehingga kondisi KAMTIBMAS yang ada di wilayah Kecamatan Kutorejo ini bisa kondusif ”, tambahnya.
    MWC NU Kutorejo, Abah Hasan Juga menyambut inisiatif baik dari penuturan Kapolsek Kutorejo AKP Heri Susanto, SH dengan terus menjalin koordinasi dan komunikasi intens terkait hal tersebut.
    “Menyikapi isu-isu yang terjadi, insya Allah NU Kutorejo beserta GP Ansor, Banser siap untuk ikut serta dalam menjaga KAMTIBMAS di wilayah Kutorejo ”, ungkap Abah Hasan, Ketua MWC NU Kutorejo.

        Dalam kesempatan itu Gus Hadi Prawiro Negoro juga menuturkan akan pentingnya sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
    

    “Kita ini selalu siap kapanpun untuk membantu aparat keamanan/ kepolisian untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban yang ada di masyarakat ”, ungkap pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Simbaringin.
    “kesiapan kita ini karena bentuk kecintaan kita terhadap tanah air, kita dilahirkan disini, hidup disini, mati disini, kiamat juga disini, maka harus bagi kita terus merasa memiliki dan menjaga tanah air ini ”, tambah Gus Hadi menuturkan tentang Cinta Tanah Air.

    Komitmen untuk ikut serta dalam menjaga KAMTIBMAS di wilayah Kutorejo juga didukung oleh PAC GP Ansor Kutorejo dan Banser.
    “Kami dari PAC GP Ansor Kutorejo, Banser dan segenap jajaran berkomitmen untuk ikut serta mendukung langkah dari pak Kapolsek dalam menjaga KAMTIBMAS di Kutorejo dengan menginstruksikan kepada anggota Ansor maupun Banser untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ”, ungkap Gus Saifuddin Ketua PAC GP Ansor Kutorejo. (hr-Psg/Anwar Sorban)

  • PENUTUPAN DIKLATSAR II BANSER PAC SOOKO BERLANGSUNG KHIDMAT DAN HARU

    SORBANSANTRI.COM

    Sorbansantri.com–Sooko – Siang (28/3) pukul 11.00 WIB sebanyak 115 peserta Diklatsar II Banser PAC Sooko melaksanakan upacara apel penutupan sekaligus dibaiat langsung oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat di lapangan Desa Karangkedawang kecamatan Sooko. Seluruh personil petugas upacara adalah dari peserta diklat itu sendiri.


    Upacara dipimpin langsung oleh Kasatkorcab Banser Kabupaten Mojokerto H.Moh. Yunus. Nampak hadir pula para tamu kehormatan, diantaranya dari jajaran pemerintah (wakil camat, koramil dan kepolisian), Kepala desa Karangkedawang beserta perangkatnya, para kiai dari MWCNU Sooko, perwakilan dari banom2 NU (Muslimat, Fatayat, IPNU,IPPNU, Pagar Nusa, Ishari).


    Ada momen berbeda dalam prosesi penutupan Diklatsar kali ini, yaitu didatangkannya orangtua/wali para peserta diklat. Memang panitia diklat sengaja membuat gebrakan baru dengan momen acara sungkeman peserta diklat kepada orangtuanya. Sebagaimana perintah dalam agama islam, anak wajib hormat dan berbakti kepada kedua orangtuanya, dalam situasi dan kondisi apapun dan bagaimanapun.


    Dalam sambutannya, Kasatkorcab Banser Kabupaten Mojokerto menekankan agar peserta diklat nanti di ranting masing2 bisa berperan aktif dan harus selalu siap dalam menjaga dan mengamalkan ajaran islam ahlussunnah waljamaah an nahdliyah, selalu berkomitmen dalam menjaga keutuhan NKRI yang bhineka tunggal ika, dan selalu siap satu komando, mentaati perintah2 pimpinan sebagaimana ilmu yang telah dipelajarinya selama diklat.


    Perwakilan pimpinan dari Pengurus Cabang Sahabat Ahnu Afandi ikut menambahkan, pentingnya bergabung dengan organisasi Gerakan Pemuda Ansor adalah pilihan yang sangat tepat untuk membentengi islam dari pengaruh ajaran2 radikalisme dan intoleran yang saat ini sudah marak di Indonesia, beliau juga berpesan agar sepenuhnya anggota berkhidmah kepada NU dengan niat ikhlas setulus hati agar mendapat keberkahan dari para muassis NU, juga pentingnya menjaga sholat 5 waktu.


    Upacara ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Kiai dari MWCNU Sooko yaitu Kiai Nashiruddin, S.Ag. dan setelah itu pembaiatan peserta dipimpin langsung oleh Gus Sa’dulloh Syarofie bin KH.Khusaini Ilyas dari Mojokerto berlangsung penuh tangis bahagia penuh haru, peserta satu persatu bersalaman dengan Gus dulloh dan para masyayikh, kemudian disiram dengan kembang setaman sebagai tanda telah lulus dari diklat oleh perwakilan dari Pengurus Cabang GP Ansor, kemudian satu persatu peserta berjabatan tangan/berpelukan dengan Tim Instruktur Diklat PC dan Pengurus PAC.


    Momen paling mengharukan adalah saat para peserta selesai dibaiat, lalu para peserta diberi aba-aba oleh protokol agar sungkem kepada orangtuanya masing2, peserta harus datang menuju orangtuanya masing2 secara merangkak untuk mendapatkan restu dan do’a orangtua agar saat menjadi Banser NU diridloi oleh Alloh SWT. Karna ridlonya Alloh SWT berada pada keridloan kedua orangtua. Deraian air mata tertumpah ruah, isak tangis membahana memenuhi seluruh arena. Doa doa pun mengalir tiada henti dari bibir orangtua yang penuh haru dan bangga anak2 mereka dapat lulus dan bergabung dengan Banser NU.

    SORBANSANTRI.COM


    Di akhir sesi, sahabat Najib Tantowi salah satu pimpinan GP Ansor PC Kabupaten Mojokerto menginstruksikan agar para peserta jangan terlalu larut dalam kesedihan dan meyuruh merayakan kesuksesan acara Diklatsar II PAC Sooko dengan menyanyikan lagu Mars Banser. Sontak seluruh peserta kembali ke lapangan dan nyanyian pun bergemuruh sambil mengangkat Kasatkoryon Sooko sahabat Kholik dan Ketua PAC GP Ansor Sooko sahabat Tatlutfiari, tak lupa juga sahabat ketua panitia Diklatsar II Sahabat Irawan. Setelah itu acara ditutup dengan foto bersama di depan Banner. (red.slamet)

  • 5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    5 Orang Menjadi Korban, Ledakan Bom Bunuh Diri Terjadi di 2021

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Ada korban akibat kejadian ini.

    Tampak kobaran api akibat ledakan masih menyala di sekitar lokasi. Selain itu, tampak potongan tubuh manusia di sekitar lokasi kejadian.

    Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi. Selain potongan tubuh manusia, di lokasi kejadian saat ini tampak sejumlah korban luka dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.

    Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan menilai jelang pilpres 2024 eskalasi teror akan semakin tinggi.

    Menurut Ken, radikalis juga marah karena saat ini sumber dana mereka dibekukan oleh PPATK sehingga pergerakan mereka sedikit terbatasi.

    Tapi hal ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk mencari dana, sekarang mereka aktif menyebarkan penggalangan bantuan lewat media sosial sepeeti whatsapp, facebook, instagram, twitter dll.

    Biasanya lewat group group mereka langsung chat pribadi dan menawarkan proposal dan profil organisasi mereka.

    Mereka juga berani pasang iklan jor joran di media sosial untuk penggalangan dana sosial untuk kepentingan kelompok mereka walaupun dengan dalih pembangunan dan sumbagan tempat ibadah di nasional dan negara di timur tengah, bahkan mereka siap jemput bola ke rempat para donatur.

    Ken berharap msyarakat lebih baik langsung menyerahkan bantuan kepada yang berhak dan membutuhkan agar dapat meminimalisir bantuan kepada kelompok radikal, jangan sampai kita malah ikut membantu jaringan radikal menjadi besar.

    Sumber

  • MUSTAIN NASOHA PIMPIN IKA SMA Negeri 1 PULOKULON

    MUSTAIN NASOHA PIMPIN IKA SMA Negeri 1 PULOKULON

    wp.sorbansantri.com Ahad, 20 Maret 2021 Keluarga Besar Alumni SMA N 1 Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah disibukkan dengan hajatan Akbar 5 Tahunan sekali. Yaitu Reoni Akbar dan Kongres dalam rangka memilih Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon

    .Sebagai salah satu SMA berperestasi di Jawa Tengah dan Kabupaten Grobogan khususnya, SMA ini memiliki tekat kuat untuk memperhatikan kwalitas alumninya. Memastikan keterterimaan para alumni diperguruan tinggi bonafit besar dan alumni mudah memperoleh pekerjaan dengan gaji yang baik adalah prioritas penting SMA yang dikelilingi banyak Pondok Pesantren ini.Memastikan keterterimaan para alumni diperguruan tinggi bonafit besar dan alumni mudah memperoleh pekerjaan dengan gaji yang baik adalah prioritas penting SMA yang dikelilingi banyak Pondok Pesantren ini.

    Salah satu ikhtiar yang dilakukan SMA ini dalam rangka memastikan tercapaian visi dan misi tersebut adalah membangun jalinan Alumni yang kuat dan kokoh.

    Pada tahun 2021, SMA N 1 Pulokulon mengadakan Kongres Alumni dan Pemilihan Ketua Umum IKA Alumni. Pemilihan Ketua Umum ini mengalami beberapa tahapan yaitu 15-17 Maret 2021 Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum IKA dari angkatan, kemudian 18 Maret 2021 Pengumuman Calon Ketua Umum IKA Alumni, kemudian 19 Maret 2021 diadakan Uji Publik dan Fit and proper test untuk memastikan kelayakan dan kepatutan dalam tujuan untuk mewujudkan visi misi Alumni dan SMA N 1 Pulokulon.

    Minggu 20 Maret 2021 adalah puncak pemilihan Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon. Dalam pemilihan ini ada 4 alumni terbaik yang dinyatakan lolos sebagai calon dan berhak maju dipemilihan umum. Yaitu:
    1. Riyanto, S.Pd. Beliau adalah Pakar Pendidikan dan Ketua OSIS SMA N 1 Pulokulon Tahun 2000-200
    2. Muhammad Rofi’I, S.Pd. alumni yang aktif di GP Ansor Nahdlatul Ulama Pulokulon, Grobogan dan Ketua ROHIS SMA N 1 Pulokulon 2004-2005.
    3. Ujiyati Susanti alumni yang satu ini aktif dibeberapa organisasi seperti Karangtaruna, Posyandu, dan Darma Wanita
    4. Ahmad Muhamad Mustain Nasoha adalah Ketua ROHIS SMA N 1 Pulokulon tahun 2007-2008 dan sekarang menjadi Dosen serta Ahli Hukum.
    Acara yang dimulai dengan beberapa kali Konsolidasi Nasional ini memutuskan Ahmad Muhamad Mustain Nasoha terpilih dalam pemilihan Ketua Umum IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon untuk Periode 2021 – 2023 yang berjalan sangat demokratis ini.

    Gus Mustain, begitu dia akrab dipanggil teman-temannya adalah Alumni SMA N 1 Pulokulon 2009, beliau adalah Ketua ROHIS SMA N 1 Pulokulon 07/08, Dewan Ambalan Pramuka sebagai Ketua Teknik Kepramukaan dan Ketua Ketaqwaan OSIS ditahun yang sama. Pemuda 28 Tahun yang sekarang menjadi Dosen Ilmu Hukum dan Ketua Dewan Pakar Komunitas Sarjana Hukum Indonesia ( KSHI ) ini tinggal di Jl. KH. Samanhudi No. 64 Surakarta atau tepatnya di Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta.

    “Sejak awal saya tidak memiliki rencana mencalonkan diri sebagai Ketua Umum IKA Alumni, saya beranggapan masih banyak alumni SMA yang saya cintai lebih layak daripada saya, makanya mulai dari proses pendaftaran sampai uji publik semua dilaksanakan Tim Sukses saya yaitu Mas Ahmad Sahudi dan Mas Agung Widodo. Akan tetapi atas adanya dorongan kuat dari banyak angkatan yang menghubungi saya dan berharap besar saya untuk maju, maka amanah ini akan saya laksanakan sebaik-baiknya. Insyaallah. Saya akan merangkul semua calon Ketua Umum yang ada dan merangkul semua angkatan, saya berharap, semua alumni mau bersama-sama memikirkan kebaikan dan kemajuan SMA N 1 Pulokulon tercinta ini.” Kata AM Mustain Nasoha. Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Hukum ini.

    Kepala SMA N 1 Pulokulon Bapak Djoko Priyanto, S. Pd., M. Pd. Ini memberikan apresiasi luar biasa atas terselenggaranya Kongres Nasional IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon ini. “Melihat semangat para alumni, beliau merasa semakin opotimis untuk membawa SMA N 1 Pulokulon menjadi SMA yang semakin baik. Melalui IKA Alumni beliau berharap ada ikatan kuat antara almamater dan alumni, Sebagai seorang murid, walaupun sudah alumni maka dia tetap murid, Tidak ada mantan murid. Alumni yang sukses secara hakiki adalah alumni yang mampu memberikan kontribusi terbaik untuk tempat belajarnya. Banyak agenda besar yang direncanakan oleh SMA N 1 Pulokulon, misalnya mendidikan Masjid, dan lain sebagainya. Beliau berharap IKA Alumni bisa semakin bekerja sama dengan SMA dalam setiap agenda yang diadakan sekolah.”Kata Guru Favorit siswa dibidang Fisika SMA N 1 Pulokulon yang sekarang menjadi Kepala SMA ini.

    Bapak Qomari selaku Ketua Alumni periode sebelumnya sekaligus Ketua Panitia acara ini mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada berbagai pihak yang telah mendukung perhelatan Akbar SMA N 1 Pulokulon.
    “Semoga dengan terpilihnya Ketua Umum IKA Alumni yang baru mampu membawa nahkoda organisasi ini menjadi lebih baik” Pungkasnya.

    Ditulis oleh Qomari ( Ketua Panitia Kongres IKA Alumni SMA N 1 Pulokulon )

  • Larangan Membungkuk Untuk Menghormati Manusia

    Larangan Membungkuk Untuk Menghormati Manusia

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Seringkali kita melihat orang² islam bersalam cium tangan guru ibu bapa atau orang lebih tua dari mereka hingga membongkok badan mereka bagaimanakah hukumnya..? Ayuh kita semak..

    Dari shahabat Anas bin Malik -radhiyallahu ‘anhu- , Beliau mengatakan:
    “Seorang lelaki pernah mengatakan kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- :

    يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ مِنَّا يَلْقَى أَخَاهُ أَوْ صَدِيقَهُ أَيَنْحَنِي لَهُ؟

    “Wahai Rasulullah! Apabila salah seorang dari kami bertemu saudaranya atau sahabatnya;

    Bolehkah ia menunduk (atau membungkuk) untuk (menghormati) nya?”

    Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- menjawab: ”Tidak boleh”

    [HR. At-Tirmidzi no. 2728 , Ibnu Majah no.3702, Ahmad no.13044, Al-Baihaqi dalam ”Al-Kubra” no.13573, Dan selainnya.]

    Derajat Hadits: Hasan.
    Dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani –rahimahullah- karena adanya 3 riwayat penguat. Lihat “Ash-Shohihah” no. 160, dan “Al-Misykah” no.4680.

    Begitu juga tidak boleh membungkuk yakni merunduk seperti orang yang rukuk hal ini tidak boleh karena rukuk itu ibadah sehingga tidak boleh membungkuk di hadapan seseorang.

    Adapun membungkuk dalam rangka merunduk terhadapnya karena ia seorang yang pendek sedangkan orang yang membungkuk muslim berpostur tinggi sehingga si muslim membungkuk kepadanya sampai menjabat tangannya namun bukan dalam rangka mengagungkan tetapi orang muslim yang ada dihadapannya itu pendek, lumpuh atau dalam posisi duduk maka tidak masalah melakukannya.

    Adapun membungkuk dalam rangka mengagungkannya hal ini tidak boleh dan dikhawatirkan termasuk perbuatan syirik jika, bertujuan mengagungkannya.

    Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan:

    “Tentang cium tangan dalam hal ini terdapat banyak hadits dan riwayat dari salaf yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa hadits tersebut shahih dari Nabi. Oleh karena itu, kami berpandangan bolehnya mencium tangan seorang ulama (baca:ustadz atau kyai) jika memenuhi beberapa syarat berikut ini.

    1. Cium tangan tersebut tidaklah dijadikan sebagai kebiasaan. Sehingga pak kyai terbiasa menjulurkan tangannya kepada murid-muridnya. Begitu pula murid terbiasa ngalap berkah dengan mencium tangan gurunya. Hal ini dikarenakan Nabi sendiri jarang-jarang tangan beliau dicium oleh para shahabat. Jika demikian maka tidak boleh menjadikannya sebagai kebiasaan yang dilakukan terus menerus sebagaimana kita ketahui dalam pembahasan kaedah-kaedah fiqh.

    2. Cium tangan tersebut tidaklah menyebabkan ulama tersebut merasa sombong dan lebih baik dari pada yang lain serta menganggap dirinyalah yang paling hebat sebagai realita yang ada pada sebagai kyai.

    3. Cium tangan tersebut tidak menyebabkan hilangnya sunnah Nabi yang sudah diketahui semisal jabat tangan. Jabat tangan adalah suatu amal yang dianjurkan berdasarkan perbuatan dan sabda Nabi. Jabat tangan adalah sebab rontoknya dosa-dosa orang yang melakukannya sebagaimana terdapat dalam beberapa hadits. Oleh karena itu, tidaklah diperbolehkan menghilangkan sunnah jabat tangan karena mengejar suatu amalan yang status maksimalnya adalah amalan yang dibolehkan (Silsilah Shahihah 1/159, Maktabah Syamilah).

    Akan tetapi perlu kita tambahkan syarat keempat yaitu ulama yang dicium tangannya tersebut adalah ulama ahli sunnah bukan ulama pembela amalan-amalan bid’ah.
    Baarakallah fikum, semoga bermanfaat.. (gelombang sorban)

  • NU SOLO ADAKAN TALK SHOW NASIONAL TENTANG PERAN WAKAF DAN MASJID UNTUK UMAT

    NU SOLO ADAKAN TALK SHOW NASIONAL TENTANG PERAN WAKAF DAN MASJID UNTUK UMAT

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh : Alif Adi Saputra ( Ketua Panitia )

    wp.sorbansantri.com – Empat lembaga di PCNU Kota Surakarta, LBM ( Lembaga Bahtsul Masail ), Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nadhlatul Ulama (LPBH NU) , LTM ( Lembaga Takmir Masjid )  dan LWP (Lembaga Wakaf dan Pertanahan ) , Sabtu pagi (20/3) bersinergi menggelar Talkshow nasional dengan tajuk ‘ Meneguhkan Peran Masjid Dan Lembaga Wakaf Untuk Kesejahteraan Umat ‘.

    Talkshow Nasional ini di selenggarakan dengan Ofline dan Online, adapun secara Offline di aula lantai II Gedung PCNU Kota Surakarta. Acara ini hadiri oleh Ketua PCNU Kota Surakarta, para ketua lembaga dan peserta terbatas dengan mengedepankan protap kesehatan. Secara online ratusan ulama, pakar, akademisi, santri, mahasiswa dan masyarakat dari seluruh pelosok Nusantara hadir melalui Zoom pada acara ini.

    Talk Show Nasional yang dipandu oleh Pakar Hukum Nasional Ning Hilya Maliha Nur Himmati Ibrahim ini diawali sambutan oleh Ketua Panitia yaitu Ust Alif ADi Saputra, kemudian dibuka langsung oleh Ketua PCNU Kota Surakarta H. M. Mashuri, S.E, M.Si, dalam sambutanya menyampaikan, pentingya seluruh lembaga bersinergi melakukan pemberdayaan wakaf dan Masjid yang saat ini tengah di lakukan oleh PCNU Kota Surakarta. Beliau mengapresiasi setinggi-tinggi acara Nasional ini. Dalam tata kelola wakaf, lembaga terkait harus bersinergi mendata aset wakaf untuk di legalkan, namun perlu juga di ikuti dengan ketakmiran, bathsul masail sebagai bagian intelektual agamanya dan dakwah. Terang Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surakarta.

    Kemudian acara dilanjutkan dengan Penyampaian Keynote Speaker oleh Dr. Arsyad Aldyan, S.H., M.H. Ketua LPBH NU Surakarta beliau presentasi dengan judul Perwakafan Di Negara Indonesia Dalam Konteks Hukum Positif Dan Problematika Yang Dihadapi Dalam Menyejahterakan Umat. Beliau mengatakan, “Peran Hukum Dalam Menunjang Perwakafan Di Indonesia antara lain Hukum Mengatur Mengenai Tata Cara Wakaf, Hukum Memberikan Perlindungan Bagi Pelaksanaan Wakaf Secara Syariah Di Negara Indonesia, Dengan Adanya Sistem Hukum Memberikan Legalitas Terhadap Perwakafan Di Indonesia Secara Hukum Positif Negara, Melalui Struktur Hukum Memberikan Penyelesaian Terhadap Sengketa Wakaf, Hukum Diharapkan Dapat Mempengaruhi Budaya Masyarakat Berkaitan Dengan Perwakafan Di Negara Indonesia.” Katanya.

    Pembicara pertama dalam Talk Show inia dalah Ustadz Fadil Misbah, SH.i beliau menjelaskan bahwa Masjid adalah tempat beribadah umat islam. Maka dari itu sudah seharusnya, umat Islam untuk memakmurkan keberadaan masjid agar mendapatkan ridho dari Allah SWT. 

    Beliau juga menukil dalil tentang kemuliaan memakmurkan masjid dalam firman Allah SWT Surat At Taubah ayat 18 berbunyi: “Hanyalah yang memakmurkan masjid–masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta’ala)” Beliau mengatakan tentang fungsi masjid yaitu Tempat Pelaksanaan Peribadatan, Tempat pertemuan, Tempat bermusyawarah, Tempat Perlindungan, Tempat kegiatan Sosial, Tempat Pengobatan, Tempat Latihan  dan Mengatur Siasat Perang, Tempat Penerangan dan Madrasah Ilmu dan Tempat berdakwah.

    Pembicara kedua adalah Gus Ahmad Muhamad Mustain Nasoha Al Hafidz sebagai Ulama dan Kyai Muda NU pakar Hukum khususnya Fiqih Pebadingan Madzhab ini menjelaskan tentang Wakaf dan Masjid dari segi Fiqihnya. Beliau menyampaikan tentang pentingnya pemahaman Hukum Islam dalam masalah Wakaf dan Ke-Masjid-an. Banyak teori yang bisa dijadikan landasan atas Penerapan Hukum Islam di Indonesia antara lain Teori Receptio in Complexu, Teori Receptie, Teori Receptio A Contrario Teori Receptie Exit Teori Eksistensi Teori Interdependensi, Teori Sinkretisme, Menurut Direktur Pusat Studi Knstitusi dan Hukum yang akrab dipanggil Gus Mustain ini, seorang Pakar Hukum harus menguasai secara mendetail dan mendalam teori-teori tersebut agar mampu menghadirkan Hukum yang berkeadilan. Katanya

    Beliau menjelaskan dengan sangat gamblang tentang Fiqih Wakaf dan Masjid dengan membaca beberapa kitab dalam Talk Show ini seperti Kitab Fathul Muin bab Wakaf dan Kitab Mizanul Kubro tentang Fiqih Pebandingan Madzhab pada Bab Wakaf.

    “Tujuan Wakaf harus jelas misalnya untuk masjid maka tanah itu harus untuk masjid, siapa nadzirnya harus jelas misalnya untuk si A, maka nadzir harus benar-benar dipilih orang yang faham agama dan hukum wakaf.” Katanya.

    “Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang Fiqih Wakaf dan Masjid, silakan bisa bertanya kepada LBM PCNU Surakarta. Insyaallah kami jawab dan tidak dipungut biaya. Putra ke 085640508723 dan putri ke 085839930200.” Pungkasnya.

    Pembicara ketiga adalah Bapak Sugeng Ardiyansah, S.T selaku Ketua LWP beliau adalah pakar dibidang pertanahan yang telah melalang lintang didunia ini. Dalam paparannya beliau menegaskan tentang pentingnya mendaftarkan wakaf atas tanah yang telah diwakafkan. Banyak masalah-masalah yang akan timbul jika tidak diwakafkan. LWP NU adalah lembaga NU yang memberi kemudahan dalam urusan wakaf. Beliau menejalaskan paling tidak ada 7 kelebihan wakaf ke NU yaitu :1. mengamankan dan melestarikan amalan ahlussunah wal jamaah an nahdliyah, 2. mengamankan aset NU sekaligus meng-inventarisir aset NU, 3. menghindari gonta ganti nadzir, yang bisa menimbulkan perselisihan dalam pengelolaan benda wakaf. 4. menjamin legalitas tanah wakaf, 5. menjamin wakafnya selalu makmur dengan kegiatan keislaman khususnya ke-NU-an, sehingga ada nilai tambah tanah wakaf.
    6. setelah ganti nadzir menjadi nadzir NU maka pengurus takmir masjid tetap dari orang NU sekitar masjid, untuk bisa selalu menjaga dan mengembangkan amaliah NU di tanah wakaf bersangkutan, 7. supaya wakif, leluhur dan keturunannya kelak di alam kubur selalu didoakan oleh orang NU setiap saat. 8. pengurusan wakaf gratis dan diuruskan perijinan IMB nya, juga gratis 9. yang terakhir, dengan mewakafkan ke NU sebagai bukti kita orang NU cinta NU dan ngopeni NU.

    Acara dilanjutkan Tanya jawab dipandu oleh Ning Hilya dan ditutup dengan pemberian hadiah untuk 6 penanya terbaik.

  • DAKWAH ULAMA ASWAJA

    DAKWAH ULAMA ASWAJA

    SORBANSANTRI.COM

    Oleh: KH. Ma’ruf Khozin.

    wp.sorbansantri.com – Ajaran Islam terdiri dari Aqidah, Syariah/ Fikih dan Akhlah/ Tasawuf. Ini adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

    Jika dakwah terlalu mengedepankan Aqidah dengan mengabaikan yang lain maka kecenderungan bagi da’i tersebut adalah mengafir-kafirkan. Jika Fikihnya yang terlalu menonjol maka akan menyesat-sesatkan. Jika terlalu dominan pada Tasawuf akan memiliki kecenderungan pembiaran sambil mengira akan ada perubahan.

    Maka yang tepat adalah keseimbangan 3 hal tersebut. Jika ada penyimpangan dari umat maka akan dibimbing dengan kesantunan, kasih sayang, etika dan sebagainya.

    Kita lihat saat Allah memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mendatangi Fir’aun -Raja yang mengaku Tuhan-, maka Allah berfirman:

    ‎فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ

    “Maka berbicaralah kamu berdua kepada Fir’aun dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”. (Ţāhā: 44).

    Imam Al-Qurthubi menyelaraskan dengan keadaan kita saat ini dalam berdakwah:

    ‎ﻓﺎﻟﻘﺎﺋﻞ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﻣﻮﺳﻰ ﻭﻫﺎﺭﻭﻥ، ﻭاﻟﻔﺎﺟﺮ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﺧﺒﺚ ﻣﻦ ﻓﺮﻋﻮﻥ، ﻭﻗﺪ ﺃﻣﺮﻫﻤﺎ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺑﺎﻟﻠﻴﻦ ﻣﻌﻪ.

    Kita tidak lebih mulia dari pada Nabi Musa dan Nabi Harun. Orang yang kita dakwahi tidak lebih buruk dari pada Fir’aun, padahal Allah memerintahkan kepada kedua Nabi tersebut untuk berkata lembut kepada Fir’aun.

    ‎ﻭﻗﺎﻝ ﻃﻠﺤﺔ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ: ﻗﻠﺖ ﻟﻌﻄﺎء ﺇﻧﻚ ﺭﺟﻞ ﻳﺠﺘﻤﻊ ﻋﻨﺪﻙ ﻧﺎﺱ ﺫﻭﻭ ﺃﻫﻮاء ﻣﺨﺘﻠﻔﺔ، ﻭﺃﻧﺎ ﺭﺟﻞ ﻓﻲ ﺣﺪﺓ ﻓﺄﻗﻮﻝ ﻟﻬﻢ ﺑﻌﺾ اﻟﻘﻮﻝ اﻟﻐﻠﻴﻆ، ﻓﻘﺎﻝ: ﻻ ﺗﻔﻌﻞ! ﻳﻘﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ:” ﻭﻗﻮﻟﻮا ﻟﻠﻨﺎﺱ ﺣﺴﻨﺎ”. ﻓﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ اﻵﻳﺔ اﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭاﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻓﻜﻴﻒ ﺑﺎﻟﺤﻨﻴﻔﻲ

    Talhah bin Umar berkata kepada Atha’: “Kamu dikelilingi banyak orang yang berbeda keinginan. Sementara saya orang yang tegas. Saya berkata kepada mereka dengan kata-kata yang kasar”. Atha’ berkata: “Jangan lakukan itu! Allah berfirman: “Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia” (Al-Baqarah 83). Dalam ayat ini diperintah berkata yang baik kepada Yahudi dan Nasrani, apalagi sesama Muslim (Tafsir Al-Qurthubi 2/16). (abi sorban)