Tag: sorbansantri

  • Gus Yaqut : SIAP MENERJUNKAN BASADA dan HUSADA LAWAN CORONA

    Gus Yaqut : SIAP MENERJUNKAN BASADA dan HUSADA LAWAN CORONA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom | Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau sering di sapa Gus Yaqut menyatakan siap menerjunkan relawan, untuk menangani virus corona.

    Gus Yaqut segera menerjunkan relawan setelah mendapat izin dari pemerintah.

    Gus Yaqut mengatakan, segera menerjunkan relawan setelah mendapat izin dari pemerintah dan GP Ansor mendukung langkah pemerintah dalam percepatan penanganan corona. Relawan kata dia akan sangat membantu, selain keterlibatan dari ilmuwan hingga pakar virus yang tengah membantu memberantas corona.

    Para relawan dapat bekerja melakukan sosialisasi penanganan virus hingga membantu pelayanan di bidang medis.

    Relawan bisa ditempatkan untuk membantu dalam bidang pelayanan komunikasi, publikasi, sosialisasi ke masyarakat, menjadi contact person non-teknis, berhubungan dengan jejaring kemitraan relawan di tingkat pusat, daerah, regional, maupun internasional. Selain itu, bisa juga mengkoordinir rapat-rapat, mensupport pelayanan data base, dll,” kata beliau. ( ansor cilongok)

    #AnsorMelawanCorona

     
     
     
  • Laiatul Ijtima’ : Membangkitkan Ashobiyyah/ fanatisme ke-NU-an

    Laiatul Ijtima’ : Membangkitkan Ashobiyyah/ fanatisme ke-NU-an

    Sorbansantri.com – Rabu Pahing (17/03/2021) Pengurus Ranting NU Pesanggrahan
    menyelengarakan acara Lailatul Ijtima’ bertempat di Musholla Ihya’ Ulumuddin
    Ledok – Mojojejer – Pesanggrahan kec.Kutorejo, Mojokerto yang dihadiri oleh para pengurus ranting NU
    Pesanggrahan beserta jajaran dan banom-banom NU dan masyarakat sekitar.
    Gema sholawat Nabi Muhammad SAW mengawali Kegiatan Lailatul ijtima’ sebagai
    pembuka yang kemudian dilanjutkan dengan sholat isya berjamaah,
    sholat-sholat sunnah, pembacaan Rotibul Haddad, pemberian santunan hasil donasi
    Koin NU dan diakhiri dengan pengajian.

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam sambutan acara oleh Ustadz Nursalim,
    Ketua Pengurus Ranting NU Pesanggrahan
    mengapresiasi kegiatan yang berlangsung setiap Rabu pahing tersebut.
    “Lailatul Ijtima ini, alhamdulillah telah berjalan istiqomah selama sekian tahun tanpa putus, hal yang demikian harus terus dilanjutkan untuk menjadi wadah bagi para Nahdhiyyin di wilayah Pesanggrahan ”, ujar Ketua Pengurus Ranting NU Pesanggrahan.
    “santunan yang diberikan kepada para Dhuafa’ dan yatim piatu diperoleh dari
    pengumpulan Koin NU yang tiap bulannya diambilkan dari para donator koin (masyarakat pesanggrahan), yang manfaatnya juga bisa langsung dirasakan”, ujarnya menegaskan tentang program koin NU.

    Program Koin NU Pesanggrahan menjadi wadah para donatur untuk bisa berbagi
    kepada para kaum dhuafa dan yatim piatu. Program yang sudah berjalan 3 tahunan ini memberikan manfaat buat seluruh warga yang membutuhkan.
    “pada malam hari ini, santunan dari koin NU diberikan untuk 15 orang penerima (dhuafa dan yatim piatu), semoga bisa bermafaat buat yang menerima ” ujar Abah Munadi, Ketua Upzis NU care Ranting Pesanggrahan.

    Dalam pengajian yang dipandu oleh Gus Zamroni Umar juga mengatakan
    bahwa Program Koin NU ini
    merupakan skema gotong royong
    untuk berbagi kemanfaatan buat
    orang yang membutuhkan.
    “Ketika niku didamel skema gotong
    royong, mongko arto niki manfaati
    dumateng tiyang liyane. Wonten
    huququ jiwar sing saget kita lepas. NU
    niku lek disonggo sareng-sareng, alhamdulillah yakin, bakal manfaati kanggene tiang katah (ketika (koin NU) ini dibuat dengan skema gotong royong, maka harta itu
    bisa manfaat untuk orang lain, ada hak-hak tetangga yang bisa kita lepas. NU itu kalau ditopang bersama, alhamdulillah yakin akan memberikan manfaat buat orang
    banyak) ”, kata Gus Zamroni Umar memberikan penjelasan dan motivasi untuk Koin NU.

    Selain membahas mengenai program koin NU, Gus Zamroni juga menegaskan tentang pentingnya kegiatan lailatul Ijtima’ dan kefanatikan terhadap NU.
    “setiap lailatul Ijtima’ ngeten niki dikei ngaji kitab Bidayatul Hidayah lan kajian keNU-an, niki penting, niki dalam rangka membangkitkan ashobiyah kito,
    membangkitkan fanatisme kito (setiap lailatul ijtima’ seperti ini diberikan pengajian
    kitab bidayatul hidayah dan kajian ke-NU-an, ini penting, ini dalam rangka membangkitkan ashobiyah, membangkitkan kefanatikan kita)”, tuturnya.
    “syeikh Ibnu Kholdun dawuh ngeten, Innama da’watut diniyyatu bighoiri
    ashobiyyatin la tatimmu, anging mestine dakwah keagamaan tanpo ashobiyyah/fanatisme iku ora sampurno, dadi dakwah agomo niku kedah wonten fanatike (syeikh ibnu Kholdun menyampaikan bahwa dakwah tanpa fanatisme itu tidak sempurna, jadi dakwah keagamaan itu harus ada fatiknya) ”, imbuhnya menegaskan akan pentingnya dalam dakwah keagamaan.
    (hr_NU Pesanggrahan – Sorban)

  • PERSIAPAN KONFERANCAB PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO

    PERSIAPAN KONFERANCAB PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO

    Sorbansantri.com — kepengurusan PAC GP ANSOR JETIS MOJOKERTO pada periode 2019-2021 telah berakir, oleh karena itu pengurus segera untuk melakukan koferancab yang akan di lakukan pada hari minggu (21/03/2021), semua panitia bahu membahu untuk menyukseskan acara tersebut.

    Gus IBNU QOHAR selaku ketua pimpinan anak cabang menginfokan kepada team sorban karena kepengurusan kami berakir pada tanggal 29 maret maka pengurus untuk membentuk panitia konferancab biar segera di tindak lanjuti.

    “Harapan kami selalu pengurus mudah mudahan pengurus terpilih nanti bisa melanjutkan perjuangan kami dan melaksanakan progam progam yang sudah jalan serta membawa GP ANSOR kedepan lebih baik lagi, sekalian saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat sahabat ANSOR JETIS yang telah membantu saya menjalankan progam progam kami dan mohon maaf bila ada salah saya pada saat memimpin” kata Gus IBNU QOHAR.

    Beliau juga menjelaskan untuk biaya di ambil dari hasil usaha, kontrubusi kader dan sponsor ( NUTRISI, AJ STORE)

    SORBANSANTRI.COM
    Gus IBNU QOHAR dan Gus ISA KURNIAWAN S.Kom

    Gus ISA KURNIAWAN S.Kom selaku panitia menjelaskan kesiapan panitia mulai dari tempat dan sarana pra sarana yang di butuhkan semua sudah di sediakan, termasuk masker, tempat cuci tangan peserta dan undangan yang hadir untuk mematuhi protokol kesehatan, untuk peserta yang akan hadir cuma ketua dan seketaris ranting GP ANSOR sekecamatan jetis serta perwakilan dari MWCNU dan banom.

    SORBANSANTRI.COM
    BANSER saat membantu panitia koferancab
    SORBANSANTRI.COM
    Panitia saat menata lokasi koferancab

    “mohon doanya ya… biar acara kami lancar tidak ada kendala, yang hasilnya nanti mudah mudah bisa membawa kemanfaatan dan barokah untuk kita semuanya” kata Gus ISA sambil meneguk NUTRISI air meneral produk ANSOR MOJOKERTO. (Dikin sorban)

  • PEMAKAMAN KASATKORNAS BANSER Ir. H. ALFA ISNAINI, M.Si

    PEMAKAMAN KASATKORNAS BANSER Ir. H. ALFA ISNAINI, M.Si

    SORBAN cyberaswaja.online | Berikut adalah rangkaian acara prosesi pemakaman KASATKORNAS BANSER Ir. H. ALFA ISNAINI, M.Si. 

    Pukul 13.00 WIB Jenazah disholatkan pertama kali di Kantor PP GP ANSOR NU/MARKAS KOMANDO BANSER INDONESIA di Jl. Kramat Raya Jakarta dan kemudian disholatkan untuk kedua kalinya di Masjid Kantor PBNU.

    Pukul 14.00 WIB setelah disholatkan di Masjid PBNU, jenazah diberangkatkan menuju bandara Soekarno Hatta

    Pukul 17.30-18.30 WIB : Jenazah diterbangkan dari Bandara Soekarno Hata menuju Juanda SBY

    [irp]

    Pukul 19.00 – 21.30 WIB Jenazah diberangkatkan menuju Rumah Sidoarjo lalu di ke Rumah Duka di Tulungagung dengan pengawalan TIM GARNISUM, Jajaran tim SATKORNAS BANSER dan PW GP ANSOR JATIM

    Pukul 22.00 – 23.30 WIB Jenazah disholatkan di rumah duka oleh Keluarga Besar NU dan ANSOR BANSER Tulungagung

    Pukul 23.30-24.00 WIB Upacara Penghormatan terakhir oleh satuan Tim SARKORNAS BANSER INDONESIA

    Pukul 00.00-00.30 WIB pemberangkatan jenazah menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Keluarga di Dusun Karangduren Bendil Panggungrejo Tulungagung oleh para Masyayikh PWNU Jatim dan PCNU Tulungagung.

    انالله وانااليه راجعون
    اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه.اللهم اكرم نزله ووسع مدخله واجعل الجنةمثواه

    (HARIYADI-SATSUS PROTOKOLER BANSER NASIONAL)

  • Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    SORBAN Infokom | Dari sejak kemunculannya di bumi Nusantara Indonesia, Salafi-Wahabi paling demen mengumbar vonis atas haramnya (bid’ah) tahlilan. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa tindakannya itu terlalu berlebihan yang bisa berakibat merusak Islam. Bagaimana tidak, bukankah itu berarti Salafi-Wahabi dan pengikut-pengikutnya mengharamkan yang halal atas tahlilan? Bahkan saking rusaknya pemahaman mereka terhadap Islam, mereka tak segan-segan pamer slogan batil: “Pelacur Lebih Mulia daripada Orang-orang Bertahlil (tahlilan). “

    SORBANSANTRI.COM
    7 hari wafatnya KH. Abdulah Faqih Pengasuh Pondok Pesantren Langitan dirangkai dengan susunan acara Khotmil Quran bilghoib serta Pembacaan surat yasin dan surat Al Muluk dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil

    Bahkan demi memperkuat vonis Salafi-Wahabi atas haramnya tahlilan, mereka dengan gegabah membayar seorang Ustadz dari Pulau Bali untuk membuat klaim bahwa tahlilan adalah tradisi Hindu. Hanya orang-orang bodoh yang bisa dikibuli oleh trik-trik dan rekayasa kebohongan Salafi-Wahabi. Cara membantah klaim tersebut cukup kita ajukan pertanyaan kepada para pemeluk agama Hindu: “Sejak Kapan di agama Hindu Ada Tradisi Tahlilan?”. Pastilah mereka para pemeluk agama Hindu akan bengong karena tidak kenal apa itu tahlilan. (abi-infokom)

  • TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN

    TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN

    SORBAN Infokom | Siapa bilang budaya bersedekah dengan menghidangkan makanan selama mitung dino (tujuh hari) atau empat puluh hari pasca kematian itu budaya hindu ?

    Di Indonesia ini banyak adat istiadat orang kuno yang dilestarikan masyarakat. Semisal Megangan, pelepasan anak ayam, siraman penganten, pitingan jodo, duduk-duduk di rumah duka dan lainnya. Akan tetapi bukan berarti setiap adat istiadat atau tradisi orang kuno itu tidak boleh atau haram dilakukan oleh seorang muslim.

    Tidak semua budaya itu lantas diharamkan, bahkan Rasulullah Saw sendiri mengadopsi tradisi puasa ‘Asyura yang sebelumnya dilakukan oleh orang Yahudi yang memperingati hari kemenangannya Nabi Musa dengan berpuasa. Syare’at telah memberikan batasannya sebagaimana dijelaskan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib saat ditanya tentang maksud kalimat “ Bergaullah kepada masyarakat dengan perilaku yang baik “, maka beliau menjawab: “Yang dimaksud perkara yang baik dalam hadits tersebut adalah :

    هو موافقة الناس في كل شيئ ما عدا المعاصي

    “ Beradaptasi dengan masyarakat dalam segala hal selain maksyiat “. Tradisi atau budaya yang diharamkan adalah yang menyalahi aqidah dan amaliah syare’at atau hukum Islam.

    Telah banyak beredar dari kalangan salafi wahhabi yang menyatakan bahwa tradisi tahlilan sampai tujuh hari diadopsi dari adat kepercayaan agama Hindu. Benarkah anggapan dan asumsi mereka ini?
    Sungguh anggapan mereka salah besar dan vonis yang tidak berdasar sama sekali. Justru ternyata tradisi tahlilan selama tujuh hari dengan menghidangkan makanan, merupakan tradisi para sahabat Nabi Muhammad Saw dan para tabi’in.

    Perhatikan dalil-dalilnya berikut ini :

    Imam Suyuthi Rahimahullah dalam kitab Al-Hawi li al-Fatawi-nya mengtakan :

    قال طاووس : ان الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون ان يطعموا عنهم تلك الايام

    “ Thowus berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabt Nabi) gemar (bersedekah) menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut “.

    Sementara dalam riwayat lain :

    عن عبيد بن عمير قال : يفتن رجلان مؤمن ومنافق, فاما المؤمن فيفتن سبعا واماالمنافق فيفتن اربعين صباحا

    “ Dari Ubaid bin Umair ia berkata: “Dua orang yakni seorang mukmin dan seorang munafiq memperoleh fitnah kubur. Adapun seorang mukmin maka ia difitnah selama tujuh hari, sedangkan seorang munafiq disiksa selama empat puluh hari “.

    Dalam menjelaskan dua atsar tersebut imam Suyuthi menyatakan bahwa dari sisi riwayat, para perawi atsar Thowus termasuk kategori perawi hadits-hadits shohih.
    Thowus yang wafat tahun 110 H sendiri dikenal sebagai salah seorang generasi pertama ulama negeri Yaman dan pemuka para tabi’in yang sempat menjumpai lima puluh orang sahabat Nabi Saw. Sedangkan Ubaid bin Umair yang wafat tahun 78 H yang dimaksud adalah al-Laitsi yaitu seorang ahli mauidhoh hasanah pertama di kota Makkah dalam masa pemerintahan Umar bin Khoththob Ra.

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Menurut imam Muslim beliau dilahirkan di zaman Nabi Saw bahkan menurut versi lain disebutkan bahwa beliau sempat melihat Nabi Saw. Maka berdasarkan pendapat ini beliau termasuk salah seorang sahabat Nabi Saw.

    Sementara bila ditinjau dalam sisi diroyahnya, sebgaimana kaidah yang diakui ulama ushul dan ulama hadits bahwa: “Setiap riwayat seorang sahabat Nabi Saw yang ma ruwiya mimma la al-majalla ar-ra’yi fiih (yang tidak bisa diijtihadi), semisal alam barzakh dan akherat, maka itu hukumnya adalah Marfu’ (riwayat yang sampai pada Nabi Saw), bukan Mauquf (riwayat yang terhenti pada sahabat dan tidak sampai kepada Nabi Saw).

    Menurut ulama ushul dan hadits, makna ucapan Thowus ;

    ان الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون ان يطعموا عنهم تلك الايام

    berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabt Nabi) gemar (bersedekah) menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut “, adalah para sahabat Nabi Saw telah melakukannya dan dilihat serta diakui keabsahannya oleh Nabi Saw sendiri.

    (al-Hawi) li al-Fatawi, juz III hlm. 266-273, Imam As-Suyuthi).

    Maka tradisi bersedekah selama mitung dino / tujuh hari atau empat puluh hari pasca kematian, merupakan warisan budaya dari para tabi’in dan sahabat Nabi Saw, bahkan telah dilihat dan diakui keabsahannya pula oleh beliau Nabi Muhammad Saw.

    (Ibnu Abdillah Al-Katibiy)

  • Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    SORBAN Infokom | Sebagai seorang Muslim, maukah anda menjadi Penjahat Besar bagi kaum Muslimin? Pastinya anda tidak mau kan? Tapi secara tidak sadar selama ini mungkin anda sudah termasuk bagian dari Penjahat-penjahat Besar terhadap kaum muslimin. Cobalah teliti apakah anda hobby mempermasalahkan amal-amal shalih kaum muslimin? Misalnya, apakah anda gemar meneriaki muslimin yang sedang baca surat Yasin (Yasinan) di malam jum’at sebagai Ahli Bid’ah sesat dan masuk neraka? Banyak isu-isu bid’ah yang disebarkan di tengah ummat Islam yang kesemuanya menimbulkan fitnah terhadap Islam. Akibat dari tersebarnya isu-isu bid’ah mampu merubah persepsi yang Mubah jadi haram bahkan yang halal pun jadi haram, inilah fitnah kepada Islam dan sekaligus menjadi kejahatan terbesar. Pernyataan ini bukan ngawur lho, sebab yang mengatakan demikian adalah Rasulullah Saw. Mari kita simak dan hayati perkataan Rasul Saw berikut ini….

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ
    الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ
    مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ

    (صحيح البخاري)

    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang
    mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram
    sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Berdasar pada hadits Shahih di atas sangat jelas, bahwa mempermasalahkan amalan muslimin yang tidak haram dikatakan haram (bid’ah terlarang) itu adalah kejahatan terbesar. Itu Nabi Saw yang mengatakannya. Tahlilan, Maulid Nabi, Dzikir Berjama’ah, Yasinan, sesungguhnya adalah amal-amal shalih kaum muslimin, tetapi karena dipermasalahkan membuatnya menjadi haram karena dianggap bid’ah terlarang (dosa bagi pengamalnya).

    [irp posts=”3486″ name=”Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi”]

    Kaitannya dengan itu, dalam melancarkan missi dakwahnya Kaum Wahabi di Indonesia sangat gemar mempermasalahkan Tahlilan yang tidak haram dikatakan haram (pengertian bid’ah menurut Wahabi adalah: berdosa jika melakukan hal bid’ah. Ini artinya tidak lain adalah haram). Maulid Nabi tidak haram dikatakan haram, Tawassul dengan Nabi Saw tidak haram dikatakan haram bahkan pelaku Tawassul dikatakan Musyrik oleh kaum Wahabi. Kenapa Kaum Wahabi hobby berbuat demikian, tidak sadarkah mereka telah melakukan kejahatan terbesar kepada Ummat Islam menurut pandangan Nabi saw?

    Bagi yang merasa pengikut Wahabi mari kita simak kembali dan renungkan sedalam-dalamnya hadits yang mulia ini agar sembuh dari Maksiat Kejahatan Terbesar kepada Kaum Muslimin:

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ مِنْ
    أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ
    (صحيح البخاري)
    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Dari penjelasan analisa singkat di atas dapat kita katakan bahwa setiap yang haram itu dosa akan tetapi bid’ah itu tidak selalu haram. Semoga kita selamat dari pengaruh fitnah Wahabisme, dan yang selama ini sudah terlanjur jadi Tukang Fitnah kepada ajaran Islam semoga sadar dan tidak enggan bertaubat. Wallohu a’lam….

    [irp posts=”3492″ name=”TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN”]

    Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

    “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).
    Firman Allah: “…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

    (abi-infokom)

  • HASTA PORA BANSER

    HASTA PORA BANSER

    Infokom PAC Jetis-Pernikahan adalah suatu hal yang begitu sakral dan begitu di idam idamkan oleh semua manusia yang sudah remaja, oleh karena itu momen resepsii pernikahan hampir semua di adakan dengan meriah karena hanya mungkin di alami cuma satu kali dalam seumur hidupResepsi di setiap daerah mungkin tidak sama karena hampir semua daerah mempunyai adat istiadat yang berbeda tapi rata rata terkemas dengan rapi dan meriah serta mengabadikan momen pernikahan dengan kamera biar bisa untuk kenang kenanganKali ini team infokom BANSER PAC Jetis akan menulis sedikit tentang resepsi pernikahan yang masih jarang di jumpai yaitu resepsi pernikahan dengan adat jawa yang di laksanakan di desa penompo jetis mojokerto jawa timur pada hari rabu (18/03/2020)Kalau resepsi pernikahan dengan adat jawa memang sudah banyak yang melihat dan memahami tapi kali ini resepsi pernikahan dengan adat jawa dengan di kombinasi HASTA PORA BANSERHASTA PORA BANSER di lakukan pada saat salah satu anggota BANSER yang menikah dan kali ini yang menikah adalah anggota BANSER SATKORYON JETIS yaitu sahabat M Abdul Qowimul zainal maarif dengan mempersunting
    Ninuk rahayu sebagai istriPengantin yang berbahagiaSORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

    Proses hasta pora banser

    SORBANSANTRI.COM

    Pengantin pria dan sahabat sahabatnya

    SORBANSANTRI.COM

    Rebana mengiringi hasta pora banser

    Mengawali resepsi kali ini iring iringan pengantin di barisan paling depan adalah BANSER dan berjalan dengan langkah tegap yang menunjukan langkah kesatria lalu di ikuti oleh keluarga pengantin pria dan sesampainya di depan gerbang kediaman pengantin perempuan telah siap barisan BANSER KHUSUS yang berbaris rapi dan rapat dan akan di buka saat pengantin akan melewati barisan tersebut dengan penghormatan di lanjutkan mengangkat tangan ke atas dan iringi Sholawat NabiSaat langkah pengantin meliwati barisan BANSER KHUSUS dan di iringi gema Sholawat pada Nabi MUHAMMAD SAW, para pengiring dan keluarga yang menyaksikan terbawa oleh rasa haru dan tak sedikit yang menitikan air mata , setelah pengantin melewati barisan, anggota BANSER KHUSUS satu persatu menurunkan tangan dan mengikuti pengantin masuk kedalam dan di lanjutkan dengan adat istiadat jawairing itingan barisan BANSERSORBANSANTRI.COMMenurut KASATKORYON JETIS ( MUHAMMAD ISA ) mengatakan “HASTA PORA ini kami lakukan untuk memberikan penghormatan kepada anggota kami(BANSER) yang menempuh hidup baru dalam jalinan kasih rumah tangga serta menunjukan kekompakan kami yang selama ini kami mengemban tugas bersama sama”Kasatkoryon saat menata persinilnyaSORBANSANTRI.COM# By.PAC Jetis/Alim infokom

  • KETIKA KHALIFAH DISURUH BELAJAR KEPADA RAJA ORANG KAFIR

    KETIKA KHALIFAH DISURUH BELAJAR KEPADA RAJA ORANG KAFIR

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom – Kisah menarik ini yang disampaikan oleh Imam al-Ghazali dalam Al-Tibrul Masbuk fi Nashihatil Muluk halaman 20:

    حضر بعض الزهاد بين يدي خليفة، فقال له: عظني فقال: يا أمير المؤمنين إني سافرت الصين وكان ملك الصين قد أصابه الصمم وذهب سمعه فسمعته يقول يوماً وهو يبكي: والله ما أبكي لزوال سمعي وإنما أبكي لمظلوم يقف ببابي يستغيث فلا أسمع استغاثته، ولكن الشكر لله إذ بصري سالم. وأمر منادياً ينادي ألا كل من كانت له ظلامة فليلبس ثوباً أحمر. فكان يركب الفيل فكل من رأى عليه ثوباً أحمر دعاه واستمع شكواه وأنصفه من خصمائه. فانظر يا أمير المؤمنين إلى شفقة ذلك الكافر على عباد الله وأنت مؤمن من أهل بيت النبوة فأنظر كيف تريد أن تكون شفقتك على رعيتك.

    Sejumlah orang zuhud datang ke Khalifah yang meminta saran dari mereka. Salah seorang berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, saya pernah mengunjungi negeri Cina. Raja mereka menjadi tuli pendengarannya dan Raja sangat bersedih. Namun Raja Cina ini berkata bahwa “aku bersedih bukan karena hilangnya pendengaranku, tapi boleh jadi ada pencari keadilan yang dizalami yang berhenti di depan pintu istanaku tapi aku tidak bisa mendengarnya. Tapi syukurlah mataku masih bisa melihat.”

    Kemudian Raja memberi perintah siapa yang hendak protes atas kezaliman yang menimpanya harus memakai baju merah (agar diketahui oleh Raja). Raja kemudian blusukan menemui rakyatnya dengan mengendarai gajah, dan menemui mereka yang berbaju merah.

    Orang zuhud yang bercerita kisah ini kepada Khalifah kemudian berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, ini tindakan bijak penguasa kafir kepada rakyatnya, bagaimana dengan anda yang orang beriman dan keturunan Nabi Muhammad? Sudahkan anda memperhatikan rakyat anda?” 

    (LDNU Banjar)

  • PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    Sorbansantri.com – Jamaah rutin Kamis pon dusun Ngetrep desa Sedati kec Ngoro kab Mojokerto malam ini (18/03/2021) merupakan acara terakhir sekaligus penutupan sementara jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1442H,
    Acara kegiatan di mulai pukul 05.00wib dengan di isi kegiatan Khotmil Qur’an sampai Magrib, dilanjut dengan kegiatan pembacaan dzikir DZIKKRU DZAKIRIN dan doa bersama kepada para ahli kubur warga dusun Ngetrep desa Sedati.

    Dalam acara ini di hadiri oleh warga Nahdliyyin beserta Banom NU juga para jama’ah yang di luar warga Sedati, tampak hadir juga kepala desa Sedati bapak Alwi beserta jajaran perangkat desa setempat dan para alim ulama’, sebagai pengisi acara inti di sampaikan oleh Romo KH Dhofir Bachruddin adik kandung dari Romo KH Mansyur Bachruddin, beliau adalah sebagai pengasuh jama’ah Majlis Dzikir juga Sema’an Al Qur’an Al-ITTIHAT kabupaten Mojokerto.

    Sebelum acara pengajian di mulai bapak Alwi selaku kepala desa Sedati mengatakan dalam sambutanya “kita harus selalu tetap mempertahankan rasa guyub rukun antar warga , karena dari situlah akan tercipta Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur”

    SORBANSANTRI.COM

    Dilanjut dengan acara inti Mauidhotul Hasanah oleh KH DHOFIR BACHRUDDIN ,inti dari ceramah beliau menyampaikan sejarah keteladanan Nabi Yusuf dengan Siti Zulaikha dan perdana Mentri Idfir yang di ambil dari kitap AL HIKAM,

    Warga Nahdliyyin sangat antusias datang dalam pengajian tersebut sampai selesai dengan pengawalan juga pengawasan dari pihak Kepolisian Polsek Ngoro beserta anggota BANSER Ranting Sedati, karena masih suasana pandemi warga dan jama’ah dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sesuai instruksi dari pemerintah saat ini dengan menerapkan sistem 3M

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Tepat pukul 22.00 acara terahir ditiutup dengan doa yang di sampaikan oleh Romo KH MACHFUD dari Ngoro, (Hasan Sorban)