Sebuah jalan yang membentang dari pasar Dlanggu hingga ke pertigaan Pesanggrahan diberi nama Jalan Mayjen Soemadi. Siapakah dia hingga namanya diabadikan seperti seorang pahlawan ?Menurut informasi, Soemadi adalah pejuang yang lahir di wilayah Kutorejo. Rumah tempat kelahirannya masih ada dan terjaga hingga saat ini. Selain rumah dan nama jalan yang dikaitkan dengannya, beberapa monumen juga dibuat untuk mengenang perjuangannya. Salah satu monumen itu dinamakan Monumen Kompi Macan Putih yang terbuat dari batu hitam di barat Kutorejo.Nama Soemadi mulai dikenal ketika terjadi restrukturisasi TNI pada tahun 1948. Kompi Soemadi tergabung dalam Batalyon Soenandar yang bermarkas di Kediri. Pada waktu agresi militer Belanda ke-2, Kompi Soemadi ditugaskan menjaga PLTA di Mendalan Kasembon. Dia diperintahkan untuk menghancurkan instalasi listrik terbesar di Jawa Timur tersebut jika tidak bisa dipertahankan dari serangan musuh.Tanggal 21 Desember 1948 Belanda menyerang Mendalan. Sesuai dengan intruksi, pasukan Soemadi menyalakan 10 bom yang total berkekuatan 250 kg. Bom itu memang tidak bisa menghancurkan keseluruhan, tetapi akibat ledakan itu Belanda tidak bisa menguasai Mendalan secara utuh. Empat hari kemudian, tanggal 25 Desember 1949 Kompi Soemadi dan Kompi Mistar mengadakan serangan pada pasukan Belanda yang menjaga mendalan. Pertempuran sengit terjadi antara pejuang dengan pasukan Gajah Merah yang dipimpin Kapten Van De Vries. Serangan itu tidak berhasil merebut Mendalan tetapi mampu menggoyahkan kedudukan lawan. Pasukan tambahan kemudian dikirim oleh Belanda lewat udara. Belanda memperkuat pertahanannya di Mendalan.Sejak itu, kompi Soemadi yang dikenal dengan sebutan Macan Putih sering mengganggu musuhnya. Untuk mengakhiri gangguan itu maka dilakukan operasi militer. Pasukan dengan peralatan tempur tank dan panzer menjepit dari arah Pare, Ngoro dan Kandangan. Letda Moestadjab, komandan peleton andalan Kompi Soemadi gugur dalam peristiwa itu. Dan akhirnya Kompi Soemadi harus mundur dari Mendalan. Arah gerak mundur menuju ke Pacet guna memperkuat pasukan Komando Hayam Wuruk yang berusaha masuk ke Surabaya.Kompi Soemadi sampai ke Desa Padusan dan bermarkas sementara di desa tersebut. Esok harinya pasukan itu sudah menyerang pos Belanda di desa Sajen. Serangan yang menyebabkan beberapa serdadu musuh meninggal. Belanda membalas dengan serangan udara ke Padusan. Bom dijatuhkan dan peluru mitralyur ditembakkan dari pesawat P-51 Mustang. Serma Fakih gugur dan di makamkan di kuburan desa Padusan.Kompi Soemadi kemudian bergerak keluar dari Padusan untuk menghindari serangan susulan. Sampai di pertigaan Pacet, dihadang oleh musuh hingga terjadi tembak menembak di depan SD Pacet. Kompi Soemadi berhasil lolos ke Claket dan selanjutnya bergabung dengan Pasukan Komando Hayam Wuruk di Dlanggu. Kehadiran kompi Soemadi menambah kekuatan pasukan gabungan yang dipimpin oleh Mayor Pamoe Rahardjo tersebut.Pada akhirnya sejarah mencatat Pasukan Komando Hayam Wuruk harus menghadapi serangan besar-besaran. Korban berjatuhan pada kedua belah pihak. Bahkan rakyat sipil juga dikorbankan oleh Belanda sebagai tameng hidup dalam pertempuran sehari semalam pada tanggal 12 Pebruari 1949 itu. Kompi Soemadi kembali lolos dari sergapan dengan menerobos pertahanan musuh di sisi selatan. Kapten Soemadi memimpin anak buahnya kembali masuk ke wilayah Kediri dengan melintas hutan gunung Anjasmoro.Setelah kemerdekaan, Soemadi tetap berkarir di dunia militer. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Korem 083 DSJ Malang. Sempat menjadi Panglima Kodam Mulawarman ketika terjadi operasi militer menumpas Gerakan Komunis Kalimantan Utara. Soemadi mengakhiri karirnya dengan menyandang pangkat Mayor Jendral. Tidak berlebihan jika namanya diabadikan di daerah kelahirannya sebagai nama jalan. Soemadi menjadi pejuang asli Mojokerto yang berhasil meniti jenjang hingga perwira tinggi.Sumber: Serpihan Catatan Ayuhanafiq
Tag: sorbansantri
-

KOMPI MACAN PUTIH KAPTEN SOEMADI PERWIRA TINGGI ASLI AREK MOJOKERTO
-

Pertemuan 6 bulan BANSER PAC Ngoro
Sorbansantri.com- Pertemuan rutin 6 bulan sekali yang selalu dilaksanakan oleh BANSER jajaran Satkoyon PAC Ngoro pada hari Minggu tanggal 17 Januari 2021 pukul 07.00 di Masjid Baiturrahman Dusun Kecapangan Desa Ngoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.



Antusias yang sangat luar biasa dari Sahabat2 <strong><em>BANSER</em></strong>,selain yang hadir 100 Anggota BANSER juga dihadiri Ketua PAC GP Ansor kecamatan Ngoro,Jajaran <strong><em>BANSER</em></strong> Satkorcab Kabupaten Mojokerto juga hadir H. Zawawi Anwar sebagai ketua Ta'mir Dimana maksud serta tujuan diadakannya pertemuan rutin ini adalah untuk lebih mempererat persaudaraan serta menjalin Silaturahmi <strong><em>BANSER</em></strong> di Jajaran Satkoyon PAC Ngoro. Dalam pertemuan ini juga dilaksanakan Sholawat Nabi dan Istighosah untuk Myasis NU serta Sahabat2 Banser yang sudah dulu meninggalkan kita dikhususkan buat sahabat <strong><em>Ahmad Junaidi </em></strong>yang juga pengurus MWCNU Kecamatan Ngoro. Pada saat kegiatan tetap menjalankan Protokol kesehatan Covid-19 yaitu 3M (Menjaga jarak - Mencuci tangan dan Memakai masker) - <strong><em>Irul Sorban</em></strong> -

PELANTIKAN AKBAR DIALUN ALUN KECAMATAN BANJARMANGU MWC NU KEC. BANJARMANGU
InfokomBanserNU- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama / MWC NU Kecamatan Banjarmangu minggu kemarin 12 Januari 2020 mengadakan pelantikan akbar dialun alun kecamatan banjarmangu
Acara yang dihadiri forkompimca Banjarmangu, Pengurus PCNU Banjarnegara,Pengurus MWC NU tetangga Kecamatan ,Pengurus ormas lain di Banjarmangu & ribuan warga nahdliyyin banjarmangu & sekitarnya.Pengajian dibawakan oleh KH Syaroni Jazuli (Ketua LDNU Cilacap ) & KH Dr Arja Imroni MA (Syuria PWNU Jateng & Pengasuh pesantren mahsiswa UIN Semarang)
Kepengurusan baru dari MWC NU ,PAC ANSOR dan 17 Ranting NU sekecamatan Banjarmangu masa khidmat 2019-2024 dengan ketua tanfidziyah KH. Hatim Al Ashom dan Rois Syuriyah Kiai Nasrulloh.
Untuk Jajaran PAC Ansor masa khidmat.2019-2021 sekarang di nahkodai oleh Sahabat Mohammad Hamdan sebagai ketua.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh beliau Gus Zahid Hasani selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Banjarnegara.
Dalam sambutannya “ini adalah sebuah kebangkitan yang luar biasa di banjarmangu , mengingat tetangga sebelah / organisasi-organisasi yang lain sudah muali marak di banjarmangu karena banjarmangu termasuk zona merah, setelah beberapa tahun fakum kegiatan / mati suri. tegas Gus Zahid.
Karena pelantikan yang luarbiasa semua pengamananpun diperketat dengan menerjunkan personil banser meliputi rayon banjarmangu, wanadadi ,rakit , sigaluh, kota , punggelan,bawang, susukan, klampok, kalibening, karangkobar serta madukara dan juga gasmi pagarnusa dan pasukan inti pagarnusa kabupaten banjarnegara.
Seminggu sebelum acara pelantikan juga di adakan lomba – lomba , baik untuk banser & muslimat, hal ini dilakukan untuk menunjukan semangat syiar Nahdlatul Ulama, akan tetapi pengumuman dan penyerahan hasil perlombaan di umumkan tadi yaitu Lomba Paduan suara yang dimenangkan oleh Muslimat Kalilunjar selaku juara 1, muslimat kesenet juara 2 , dan muslimat sigeblog menjadi juara 3 , penyerahan tropi diserahkan langsung oleh H. Lasno Adi Firmansyah selaku ketua panitia.
#instagram #instaword #instapic #ansorbanjarnegara #banserbanjarnegara #nahdlatululama #alanumedia #prophetmuhammad #nuonline #nuonline_id #ansor #banser #ansorbanser #ansornu #gpansor #banserindonesia #bansernusantara -

Kalau Meminta Apa-apa Itu Jangan Banyak-Banyak
KH Maimun Zubair berkata:
“Cung… lek nyuwun Allah Ta’ala kui ojo akeh-akeh. ( kalau meminta apa-apa itu jangan banyak-banyak)
Papat wae wes cukup
(nak… jika meminta kepada Allah itu jangan banyak banyak, cukup minta empat perkara ini):- Nyuwun nikmate urip. (Meminta nikmatnya hidup).
- Nyuwun rizqi lumintu. (Meminta Rizki yang lancar).
- Nyuwun keluarga tentrem. (Meminta keluarga yang tentram).
- Nyuwun bejo donyo akhirat. (meminta bahagia dunia akherat).
Do’a mensyukuri nikmat | Do’a Nabi Sulaiman:
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ.
Do’a untuk minta rezeki | Do’a Nabi Isa
اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقيْن
Doa menginginkan anak yang baik | Doa Nabi Zakariyya:
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Doanya hamba-hamba Allah yang beriman
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.
Doanya Nabi Ibrohim:
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Doa minta keberuntungan | Doa Nabi Muhammad:” اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مُوجِباتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزائِمَ مَغْفِرَتِكَ، والسَّلامَةَ مِنْ كُلِّ إثمٍ، والغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، والفَوْزَ بالجَنَّةِ، والنَّجاةَ مِنَ النَّارِ
Doa minta kebaikan dunia dan akhirat:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Semoga manfaat dan barokah. Amin..🤲🤲🤲
-

TINGKAT PEMAHAMAN USTADZ MODERN DAN KYAI KAMPUNG
InfokomBanserNU- Ada seorang Ustadz Modern (UM) yang gerah melihat amalan warga kampung yang dipimpin seorang Kyai Kampung (KK)
Akhirnya Ustadz Modern mendatangi Kyai Kampung. Setelah ucapkan salam, maka terjadilah dialog:
UM: Sudahlah Kyai tinggalkan kitab-kitab kuning (turats) itu, karena itu hanya karangan ulama kok. Kembali saja kepada al-Quran dan Hadits ”
Mendapat pertanyaan, Kyai Kampung tak langsung mereaksi. Sang KK mendengarkan dengan penuh perhatian dan tak langsung menanggapi.
Malah KK itu menyuruh anaknya mengambil termos berisi kopi dan gelas. Kemudian mempersilahkan minum.
Tamu itupun menuangkan kopi ke dalam gelas.
Lalu KK bertanya dengan santainya: “Kok tidak langsung diminum dari termos saja. Mengapa dituang ke gelas dulu?”
Kemudian UM menjawab: ” Ya… ini agar lebih mudah minumnya too kyai..!
Akhirnya KK memberi penjelasan: ” Itulah jawabannya, mengapa kami tidak langsung mengambil dari al-Quran dan Hadits. Kami menggunakan kitab-kitab kuning yang mu’tabar, ibarat gelasnya, karena kami mengetahui bahwa kitab-kitab mu’tabarah itupun diambil dari al-Quran dan Hadits, ibarat termosnya, sehingga kami yang awam ini lebih mudah mengamalkan wahyu, sebagaimana apa yang engkau lakukan saat minum kopi dengan menggunakan gelas, agar lebih mudah minum kopinya, bukankah begitu ???”
Terimakasih Abah Anom
(red.Abi) -

GESTREK Bersama Ansor – Banser Ngoro
Sorbansantri.com – Komunitas Trel Gestrek Ngoro yg di pandegani oleh GUS HAFID atau yang akrap di panggil GAPERO , pada Selasa malam tanggal 11 Januari 2021 mengadakan rutinan pengajian bulanan dengan membacakan istighosah, tahlil & rotibul haddad yg bertempat di rumah Gus Ghufron Purwojati, rutinan ini berpindah2 di tiap bulannya ada jadwal giliran ke rmh2 setiap anggota grestrek ngoro.
Menurut gus hafid selaku ketua.Malam itu sangat istimewah bagi komunitas GESTREK karena bisa mewujudkan impian sahabat Budy (anggota BANSER yang mengalami cacat fisik dari kecil) untuk memiliki kendaraan sepeda motor roda 3 agar bisa mengikuti dalam kegiatan ke-Banseran yg ada di kecamatan Ngoro.
Sahabat Budy menerima bantuan sepeda motor roda 3

Ndan budi dan ndan hasan Sahabat Budy adalah alumni DIKLATSAR BANSER angkatan IV tahun 2020 (25-26-27 Desember) yang di adakan oleh Satkoyon Banser Ngoro yang memiliki semangat luar biasa dalam mengikuti pelatihan Diklatsar meskipun banyak kekurangan fisik pada dirinya.
Sahabat Budy saat mengikuti DIKLATSAR angkatan IV


Dalam pnyerahan kendaraan langsung diberikan oleh Gus Hafid dan di saksikan oleh Ketua PAC GP ANSOR Ngoro ( Moh. Saufi S.Kom) beserta Jajaran Ansor Banser PAC Ngoro. (Hasan-Irul Sorban)
-

KITA AMBIL HIKMAHNYA DARI KISAH SUMUR USMAN
wp.sorbansantri.com – Di Madinah, tidak terlalu jauh dari Masjid Nabawi, ada sebuah properti sebidang tanah dengan sumur yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Sumur itu dikenal dengan nama: Sumur Ruma (The Well of Ruma) karena dimiliki seorang Yahudi bernama Ruma.
Sang Yahudi menjual air kepada penduduk Madinah dan setiap hari orang antri untuk membeli airnya. Diwaktu-waktu tertentu sang Yahudi menaikkan seenaknya harga airnya dan rakyat Medinah pun terpaksa harus tetap membelinya. Karena hanya sumur inilah yang tidak pernah kering.
Melihat kenyataan ini, Rasulullah berkata: “Kalau ada yang bisa membeli sumur ini, balasannya adalah Surga”.
Seorang Sahabat Nabi bernama Usman bin Affan mendekati sang Yahudi. Usman menawarkan untuk membeli sumurnya. Tentu saja Ruma sang Yahudi menolak. Ini adalah bisnisnya dan ia mendapat banyak uang dari bisnisnya.
Tetapi Usman bukan hanya pebisnis sukses yang kaya raya, tetapi ia juga negosiator ulung. Ia bilang kepada Ruma: “Aku akan membeli setengah dari sumurmu dengan harga yang pantas, jadi kita bergantian menjual air, hari ini kamu, besok saya”.
Melalui negosiasi yang sangat ketat, akhirnya sang Yahudi mau menjual sumurnya senilai 1 juta Dirham dan memberikan hak pemasaran 50% kepada Usman bin Affan.
Apa yang terjadi setelahnya membuat sang Yahudi merasa keki.
Ternyata Usman menggratiskan air tersebut kepada semua penduduk Madinah. Pendudukpun mengambil air sepuas puasnya sehingga hari keesokannya mereka tidak perlu lagi membeli air dari Ruma sang Yahudi.
Merasa kalah, sang Yahudi akhirnya menyerah, ia meminta sang Usman untuk membeli semua kepemilikan sumur dan tanahnya.Tentu saja Usman tidak harus membayar lagi seharga yang telah disepakati sebelumnya.
Sampai sekarang di Madinah, sumur tersebut dikenal dengan nama “Sumur Usman”,atau The Well of Usman.” Tanah luas sekitar sumur tersebut menjadi sebuah kebun kurma yang diberi air dari sumur Usman. Kebun kurma tersebut dikelola oleh badan wakaf pemerintah Saudi sampai hari ini. Kurmanya dieksport ke berbagai negara didunia, hasilnya diberikan untuk yatim piatu dan pendidikan.
Sebagian dikembangkan menjadi hotel dan proyek proyek lainnya, sebagian lagi dimasukkan kembali kepada sebuah rekening tertua didunia atas nama Usman bin Affan.
Hasil kelolaan kebun kurma dan grupnya yang disaat ini menghasilkan 50 juta Riyal pertahun. (Atau setara 200 Milyar pertahun).Sang Yahudi tidak akan penah menang. Kenapa? Karena visinya terlalu dangkal. Ia hanya hidup untuk masa kini, masa ia ada di dunia. Sedangkan visi dari Usman Bin Affan adalah jauh kedepan. Ia berkorban untuk menolong manusia lain yang membutuhkan dan ia menatap sebuah visi besar yang bernama:
“Shadaqatun Jariyah, sedekah berkelanjutan”. Sebuah shadaqah yang tidak pernah berhenti, bahkan pada saat manusia sudah mati.
Inilah cara memajukan Islam secara cerdas dan barokah dunia akherat.
Rasulullah S.A.W bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari).
(ansor kebumen) -

Mazhab Saya Adalah Mazhab Rasulullah, Bukan 4 Mazhab
wp.sorbansantri.com – Kalimat ini sering kita dengar dari orang-orang yang tidak mengerti Mazhab dan bisa meracuni pemikiran orang lain tentang Mazhab, seolah Mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali bukanlah Mazhab yang sama seperti Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.Ayat seputar hukum Islam ada sekitar 500 ayat dalam Al-Qur’an. Jumlah hadis sahih menurut Imam al-Bukhari sebanyak 100.000 hadis. Karena ini hari Jumat kita pelajari 2 hadis berikut:ﻭﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﺳﻌﻴﺪ – ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ – ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻗﺎﻝ: «ﻏﺴﻞ اﻟﺠﻤﻌﺔ ﻭاﺟﺐ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﻣﺤﺘﻠﻢ». ﺃﺧﺮﺟﻪ اﻟﺴﺒﻌﺔDari Abu Sa’id Al Khudri Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Mandi Jumat adalah WAJIB bagi setiap orang yang dewasa” (HR Sab’ah)ﻭﻋﻦ ﺳﻤﺮﺓ – ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ – ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «ﻣﻦ ﺗﻮﺿﺄ ﻳﻮﻡ اﻟﺠﻤﻌﺔ ﻓﺒﻬﺎ ﻭﻧﻌﻤﺖ, ﻭﻣﻦ اﻏﺘﺴﻞ ﻓﺎﻟﻐﺴﻞ ﺃﻓﻀﻞ». ﺭﻭاﻩ اﻟﺨﻤﺴﺔ, ﻭﺣﺴﻨﻪ اﻟﺘﺮﻣﺬﻱDari Samurah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa wudhu’ di hari Jumat maka sudah baik. Barangsiapa yang mandi maka mandi lebih utama” (HR Al-Khamsah dan dinilai Hasan oleh At-Tirmidzi)Soal mandi Jumat, hadis pertama mengatakan wajib, dan hadis kedua mengatakan sunah. Manakah yang tepat hukum mandi Jumat dalam Mazhab Nabi?Contoh lain, dalam Al-Quran jual beli adalah halal. Dalam penjelasan banyak hadis, jual beli terdiri dari benda yang bisa diserahterimakan. Saat ini ada jual beli yang tidak terlihat dan serah terima kadang menunggu trouble selesai, yaitu jual beli pulsa, jual beli kuota internet dan sebagainya. Bagaimana menurut ‘Mazhab Nabi’ menjawab masalah ini? Kalau jawab ‘boleh’, kapan Nabi pernah jual beli barang yang tidak terlihat? Subhanallah, jangan pernah menurunkan posisi derajat Rasulullah ke tingkat ijtihad khilafiyah. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an. (kh. Ma’ruf Khozin) -

Penjelasan Soal Hadits Nabi dan Bendera Khilafah HTI – ISIS
INFOKOM BANSER NU –
ISIS dan HTI sama-sama mengklaim bendera dan panji yg mereka miliki adalah sesuai dg Liwa dan rayah-nya Rasulullah. Benarkah? enggak! Kalau klaim mereka benar, kenapa bendera ISIS dan HTI berbeda design dan khat tulisan arabnya? Ayoooo
Secara umum hadits-hadits yg menjelaskan warna bendera Rasul dan isi tulisannya itu tidak berkualitas shahih. Riwayatnya pun berbeda-beda: ada yg bilang hitam saja, ada yg bilang putih saja, ada riwayat yg bilang hitam dan putih, malah ada yang bilang merah dan juga kuning. Riwayat lain bendera itu gak ada tulisan apa-apa. Jadi gak ada tulisan tauhidnya, cuma kosong saja. Riwayat lain bilang ada tulisan tauhidnya. Riwayat seputar ini banyak sekali, dan para ulama sudah memberikan penilaian. Secara umum tidak berkualitas sahih.
Dalam sejarah Islam juga kita temukan fakta yang berbeda lagi. Ada yg bilang Dinasti Umayyah pakai bendera hijau, Dinasti Abbasiyah pakai hitam, dan pernah juga berwarna putih. Apa mau bilang para Khalifah ini tidak mengikuti bendera Rasul? Ribet kan!
Jadi yang mana bendera khilafah? Yah tergantung anda mau merujuk ke Khilafah Umayyah atau Abbasiyah? Gak ada hal yang baku soal bendera ini. Coba saja buka kitab Ahkamus Sulthaniyah karya Imam Mawardi: apa ada pembahasan soal bendera negara Khilafah? Enggak ada! Kenapa yang gak ada terus mau diada-adakan seolah menjadi urusan syariat? Mau bilang Imam al-Mawardi gak paham soal ini? Nah, tambah ribet kan!
Konteks bendera dan panji dipakai Rasul itu sewaktu perang untuk membedakan pasukan Rasul dengan musuh. Bukan dipakai sebagai bendera negara. Jadi kalau ISIS dan HTI tiap saat mengibarkan liwa dan rayah, emangnya kalian mau perang terus? Kok kemana-mana mengibarkan bendera perang?
Kalau dianggap sebagai bendera negara khilafah, kita ini NKRI, sudah punya bendera merah putih. Masak ada negara dalam negara?! Ini namanya makar! Bahkan ada tokoh HTI yang mempertanyakan apa ada haditsnya bendera RI yang berwarna merah-putih? Nah kan, kelihatan makarnya, sudah mereka tidak mau menerima Pancasila dan UID 1945, sekarang mereka juga menolak bendera merah-putih. Jadi, yang syar’i itu bendera HTI, begitu maunya mereka, padahal urusan bendera ini bukan urusan syari’at.
Sekarang bagaimana status hadits soal bendera ini? Kita bahas singkat saja biar gak makin ribet membacanya.
Hadits riwayat Thabrani dan Abu Syeikh yg bilang bendera Rasul hitam dan panjinya putih itu dhaif. Mengapa demikian? Riwayat Thabrani ini dhaif karena ada rawi yg dianggap pembohong yaitu Ahmad bin Risydin. Bahkan kata Imam Dzahabi, dia pemalsu hadits.
Riwayat Abu Syeikh dari Abu Hurairah itu dhaif karena kata Imam Bukhari rawi yg namanya Muhammad bin Abi Humaid itu munkar.
Riwayat Abu Syeikh dari Ibn Abbas menurut Ibn Hajar dalam kitabnya Fathul Bari, sanadnya lemah sekali.
وجنح الترمذي إلى التفرقة فترجم بالألوية وأورد حديث جابر ” أن رسول الله صلى الله عليه وسلم دخل مكة ولواؤه أبيض ” ثم ترجم للرايات وأورد حديث البراء ” أن راية رسول الله صلى الله عليه وسلم كانت سوداء مربعة من نمرة ” وحديث ابن عباس ” كانت رايته سوداء ولواؤه أبيض ” أخرجه الترمذي وابن ماجه ، وأخرج الحديث أبو داود ، والنسائي أيضا ، ومثله لابن عدي من حديث أبي هريرة ، ولأبي يعلى من حديث بريدة ، وروى أبو داود من طريق سماك عن رجل من قومه عن آخر منهم ” رأيت راية رسول الله صلى الله عليه وسلم صفراء ” ويجمع بينها باختلاف الأوقات ، وروى أبو يعلى عن أنس رفعه ” أن الله أكرم أمتي بالألوية ” إسناده ضعيف ، ولأبي الشيخ من حديث ابن عباس ” كان مكتوبا على رايته : لا إله إلا الله محمد رسول الله ” وسنده واه
Kalau sudah Ibn Hajar yang komentar soal hadits, HTI dan ISIS mau ngeles apa lagi? Jangan marah sama saya, saya hanya mengutip pendapat Ibn Hajar yang otoritasnya dalam ilmu Hadits sangat diakui dalam dunia Islam. Kalau ada ulama yg menyatakan hadits Abu Syeikh ini sahih, ya silakan saja. Saya lebih percaya dengan Ibn Hajar daripada dengan ulama HTI.
Komentar Ibn Hajar di atas itu telak sekali. Semoga ini membuka mata para kader HTI, yang sudah dibubarkan pemerintah itu. Bendera HTI dan juga ISIS tidak memliki landasan yang kuat. Tidak ada perintah Rasulullah untuk kita mengangkat bendera semacam itu; tidak ada kesepakatan mengenai warnanya, dan apa ada tulisan atau kosong saja, dan tidak ada kesepakatan dalam praktek khilafah jaman dulu, serta para ahli Hadits seperti Ibn Hajar menganggap riwayatnya tidak sahih.
Katakanlah ada tulisannya, maka tulisan khat jaman Rasul dulu berbeda dengan di bendera ISIS dan HTI. Jaman Rasul, tulisan al-Qur’an belum ada titik, dan khatnya masih pra Islam yaitu khat kufi. Makanya meski mirip, bendera ISIS dan HTI itu beda khatnya. Kenapa ayo? Kan sama2 mengklaim bendera Islam? Itu karena tulisan khat-nya rekaan mereka saja. Gak ada contoh yg otentik dan sahih bendera Rasul itu seperti apa. Itu rekaan alias imajinasi orang-orang ISIS dan HTI berdasarkan hadits-hadits yg tidak sahih
Jadi jangan mau dibohongin yah sama bendera Islam-nya HTI dan ISIS.
Perkara ini bukan masuk kategori syari’ah yg harus ditaati. Gak usah ragu menurunkan bendera HTI dan ISIS. Itu bukan bendera Islam, bukan bendera Tauhid.
Tapi ada tulisan tauhidnya? Masak kita alergi dengan kalimat tauhid? Itu hanya akal-akalan mereka saja. Untuk mengujinya gampang saja, kenapa HTI gak mau mengangkat bendera ISIS dan kenapa orang ISIS tidak mau mengibarkan bendera HTI padahal sama-sama ada kalimat Tauhid-nya? Itu karena sifat sebuah bendera di masa modern ini sudah merupakan ciri khas perangkat dan simbol negara. Misalnya warga Indonesia tidak mau mengangkat bendera Belanda atau lainnya. Bukan karena benci dengan pilihan warna bendera mereka, tapi karena itu bukan bendera negara kita.
Bendera itu merupakan ciri khas sebuah negara. Apa HTI dan ISIS mau mengangkat bendera berisikan kalimat Tauhid yang khat dan layout-nya berbeda dengan ciri khas milik mereka? Atau angkat saja deh bendera Arab Saudi yang juga ada kalimat Tauhidnya. Gimana? Gak bakalan mau kan. Karena bendera sudah menjadi bagian dari gerakan mereka. Maka jelas bendera ISIS dan HTI bukan bendera Islam, bukan bendera Rasul, tapi bendera ISIS dan HTI.
Itu sebabnya Habib Luthfi bin Yahya dengan tegas meminta bendera HTI diturunkan dalam sebuah acara. Mursyid yang juga keturunan Rasulullah ini paham benar dengan sejarah dan status hadits soal bendera ini.
Saya ikut pendapatnya Imam Ibn Hajar dan ikut sikap Habib Luthfi.
Tabik,
-

GURU MULIA AL MUSNID AL HABIB UMAR BIN HAFIDZ berkata:
wp.sorbansantri.com – Ada di kalangan manusia yang akan memasuki SYURGA secara mudah. Mereka ialah orang yang MENCINTAI ULAMA walaupun sebesar biji zarah.
Ada di kalangan manusia yang akan memasuki NERAKA secara mudah. Mereka ialah orang yang MEMBENCI ULAMA walaupun sebesar biji zarah.
“Orang yang selalu ke MASJID, apabila satu hari dia tidak datang karena sakit,maka para malaikat akan menziarahinya di rumah, apabila dia meninggal dunia,maka malaikat akan mengiringi jenazahnya”
” Masalah (sosial) yang menimpa manusia zaman ini. disebabkan tidak ada rasa cinta kepada Allah SWT, para Nabi dan Rasul dan orang-orang shaleh. Mereka lebih mencintai artis-artis,para pemain bola sepak dan orang-orang yang melalaikan”
“Kepada siapa kita tujukan rasa CINTA kita?”
“Allah akan bangkitkan kita diakhirat kelak bersama orang kita cintai didunia”
‘Walaupun kita tak pernah berjumpa dengan Rasullullah Saw, akhlak kita tak sehebat Rasulullah Saw, tapi ada perasaan cinta, kasih dan sayang kepada Rasulullah Saw, Insya Allah kita akan dibangkitkan dan dekat bersama-sama dengannya.(Rasulullah Saw)🤲🤲🤲
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد