Penulis: Sorban Santri

  • ‏MEMAHAMI TAHUN BARU MASEHI DALAM PRESPEKTIF AL QUR’AN

    ‏MEMAHAMI TAHUN BARU MASEHI DALAM PRESPEKTIF AL QUR’AN

    Infokom BanserNU- Bersyukur dan berdo’a memasuki kedua tahun itu hakekatnya mensyukuri nikmat ALLÕH, Maka barangsiapa menganggap sesat penyambutan datangnya tahun baru Syamsiyah atau Masehi, sejatinya dia tidak sadar telah menduakan ALLÕH karena menganggap (Tahun) Matahari bukan ciptaan ALLÕH

    الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (يونس:٥)

    Artinya: “Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah² (tempat²) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu)

    ALLÕH tidak menciptakan yg demikian itu melainkan dengan haq. Dia menjelaskan tanda² (kebesaran-NYA) kepada orang² yg mengetahui.” (Yunus:5)

    Ayat ini secara tegas mengakui adanya 2 macam bulan dan tahun :

    Bulan yang dihitung berdasarkan perjalanan Matahari (Syams), maka dinamakan dg Syamsiyah Dan bulan yang dihitung berdasarkan perjalanan bulan (Qomar), maka dinamakan dengan Qomariyah Bahkan pada kesempatan lain ALLÕH menyatakan perbedaan kedua tahun ini melalui firman-NYA:

    Surat Al-Kahf Ayat 25

    وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا،(الكهف:٢٥)

    Artinya :”Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).” (Al Kahfi:25)

    Ayat ini – melalui kata “ditambah sembilan tahun” menyebutkan perbedaan antara QOMARIYAH dengan SYAMSIYAH yaitu dalam 3 abad selisih 9 tahun Ini penegasan ALLÕH akan keberadaan tahun “SYAMSIYAH”, bukan hanya QOMARIYAH.

    Kedua tahun itu sudah ada sejak dahulu Namun SYAMSIYAH dihitung ulang dari angka 1 dari hari kelahiran Nabi Isa Al Masih, maka sejak saat itu SYAMSIYAH dikenal dg sebutan Masehiyah atau Masehi disingkat “M” Hingga kini berusia 2020 tahun. Karena kebodohannya orang² menisbatkan tahun ini kepada ke-kristenan

    Adapun QOMARIYAH dihitung ulang mulai angka 1 sejak Hijrah Nabi MUHAMMAD SAW, maka sejak saat itu QOMARIYAH dikenal dengan sebutan “Hijriyah” disingkat dengan “H” Hingga kini berumur 1440 tahun.
    Karena fanatik buta orang² menisbatkan tahun ini kepada ke-islaman.

    Padahal BULAN dan MATAHARI tidak punya AGAMA Hanya keduanya memang berhubungan dengan amaliah AGAMA Bulan dikaitkan dengan Puasa dan Haji. Tapi Sholat Dzuhur dan Ashar bahkan buka puasa ditentukan oleh perjalanan MATAHARI Kedua benda langit (BULAN dan MATAHARI) adalah ciptaan ALLÕH Kedua tahun (QOMARIYAH dan SYAMSIYAH) juga ciptaan ALLÕH.

    Maka, waspadalah jangan sampai kita kufur tanpa terasa…
    Bila tidak tahu, diam lebih bermakna. HasbunALLÕH

    Semoga bermanfa’at

    #NahdliyinOnline
    #HappyNUyear2020

    (post. Abdul Jalal)

  • Selamat jalan 2019 👋👋selamat datang 2020 🙏🙏

    Selamat jalan 2019 👋👋selamat datang 2020 🙏🙏

    Mojosari 31/12/2019. Saya mengajak dan mengharap untuk semua warga negara INDONESIA (baik mulai rakyat sipil sampai pejabat Negara),semua umat Islam,seluruh umat beragama. Mari kita jadikan tahun 2020 ini lebih baik dari tahun2 sebelumnya. Kita perbaiki semua kekurangan serta kejelekan kita ditahun lalu.

    Kita perkuat tali PERSATUAN dan KESATUAN antar sesama warga Negara maupun antar umat beragama,kita jaga sifat UKHUWAH ISLAMIYAH.karena tanpa adanya semuanya itu kita akan mudah dipatahkan,di hancurkan,di binasakan

    #Kalau tidak sekarang…kapan lagi

    #Kalau bukan kita….siapa lagi

  • TAHUN BARU TANPA FPI KEMENANGAN UMAT BERAGAMA

    TAHUN BARU TANPA FPI KEMENANGAN UMAT BERAGAMA

    Oleh : Ayik Heriansyah
    wp.sorbansantri.com – Keputusan pemerintah melarang organisasi, kegiatan dan simbol-simbol Front Pembela Islam (FPI) hadiah tahun baru bagi umat beragama di Indonesia. Sudah lama FPI dirasakan mengganggu keamanan, ketertiban dan kenyaman masyarakat. Masyarakat risih, namun sungkan dan masih menghormati simbol-simbol agama yang digunakan FPI.
    FPI organisasi yang tidak jelas apa maunya. Mau Khilafah, tapi model khilafahnya tidak jelas. Ketemu ISIS, menyatakan mendukung ISIS, ketemu PKS menyatakan mendukung PKS, ketemu HTI menyatakan mendukung HTI. Sedangkan kesemuanya itu mempunyai model khilafah yang berbeda-beda.
    Ketika ditanya soal NKRI Bersyariah, konsepnya pun tidak jelas. Hanya jargon, karena kadung menolak ke-syar’i-an pemerintah NKRI, di sisi lain mau menyebut khilafah lebih tidak jelas lagi konsepnya. FPI sebenarnya terjebak dalam kejahilan mereka sendiri.
    Pelarangan FPI merupakan kemenangan bagi umat beragama di Indonesia, bukan hanya Islam. Narasi dan opini politik identitas yang mereka mainkan sangat berbahaya bagi kohesi sosial dan integrasi bangsa. Misalnya Habib versus non habib. Islam versus kafir. Pembela Islam versus komunis. Khilafah versus NKRI.
    Disengaja atau tidak, propaganda FPI telah membentuk habitus, membangun persepsi di alam bawah sadar dan menciptakan suasan batin anti pemerintah yang sah. FPI melakukan radikalisasi massa yang berujung pada aksi teror. Dibuktikan oleh tiga puluhan pelaku teror berlatar belakang FPI.
    Pelarangan FPI dalam rangka menghentikan radikalisasi masyarakat. Mengutip materi Direktur Pencegahan BNPT Brigjen. Pol. R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM pada Sarasehan dan Muhasabah Gugus Tugas Pemuka Agama BNPT, 28-30 Desember 2020 di Hotel Millenium Jakarta, bahwa, semua negara di dunia menghadapi ancaman terorisme yang lahir dari radikalisme berbasis suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).
    Sejatinya, radikalisme dan terorisme tidak ada hubungannya dengan ajaran agama dan tidak ada kaitannya dengan kedalaman iman, ketaqwaan dan kedekatannya umat beragama kepada Tuhan. Karena kedalaman iman, ketaqwaan dan kedekatan dengan Tuhan adalah masalah hati. Bukan masalah politik, pemerintahan dan negara. Iman dan taqwa bersifat imanen (ada di dalam diri).
    Oleh karena itu, radikalisme dan terorisme atas nama agama menjadi “fitnah” bagi agama dan umatnya. Sedangkan hal tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan substansi dan tujuan agama itu sendiri. Tentu saja merugikan dan akan memecah belah umat beragama, serta merusak citra agama-agama. Radikalisme dan terorisme menjadi masalah bagi semua agama.
    Pembubaran FPI tidak melanggar prinsip kebebasan berkumpul/berserikat di era demokrasi. Pelarangan FPI, bukan pelarangan Islam. Apalagi kebencian kepada Islam. Saya islam sejak lahir. Saya bukan FPI. Saya bebas menjalankan agama saya.
    Bukan saja bebas menjalankan ibadah mahdlah (ritual), saya juga bebas menjalankan ibadah muamalah dan siyasah. Saya beribadah siyasah sebagai warga negara dengan mentaati pemerintah sepanjang bukan maksiat. Saya berbeda pendapat fiqih dengan FPI, saya mengikuti pendapat jumhur ulama bahwa NKRI dan pemerintahannya absah secara syar’i, ulil amri yang wajib ditaati.
    Selamat tinggal tahun 2020. Selamat tinggal FPI.
    Selamat datang tahun 2021. Selamat datang kemenangan umat beragama.
    #sorbansantri
  • Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) antisipasi Perayaan Tahun Baru 2020 di Pacet Mojokerto

    Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) antisipasi Perayaan Tahun Baru 2020 di Pacet Mojokerto

    Pacet, Infokom Banser NU – Dalam mengantisipasi membludaknya pengunjung yang akan meramaikan pesta pergantian tahun 2019 ke 2020, Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) Pacet Mojokerto siap siaga di Bunderan Pacet. Persiapan sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh SATSUS BANSER PAC PACET (BALANTAS) 

    Kita bagi dua regu, Regu Pertama antisipasi di Pujasera Pacet dan Regu kedua fokus di Bunderan Pacet, kata Sahabat Ngateno selaku KASATBALANTAS PAC Pacet Mojokerto.

     

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Ngateno selaku KASATBALANTAS PAC Pacet Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Kesigapan puluhan Banser Lalu Lintas dalam mengatur arus kendaraan yang menuju lokasi Wisata Air Panas Pacet di prediksi akan mulai ramai pukul 23.00 WIB dengan adanya konvoi motor yang berasal dari Mojokerto, Mojosari, Sidoarjo, Surabaya, dll.

    (Red.InfokomBanserNU)

  • BANSER gak cuma Gereja

    BANSER gak cuma Gereja

    Mojosari 30/12/19. Banyak yang beranggapan di bulan desember tanggal tua BANSER selalu akan mengamankan Gereja. Anggapan seperti itu terpatahkan dengan Sahabat2 BANSER PAC Kec.Mojosari… karna di bulan desember Sahabat2 Banser Mojosari bersatu,bahu membahu untuk bersama2 Menjaga dan membersihkan Kantor MWCNU Kec.Mojosari yang merupakan markas besar kalangan keluarga NU di tiap2 kecamatan. #BANSER….JAYA #infokom mojokerto
  • Berikut Daftar Cabang NU di 137 Negara

    Berikut Daftar Cabang NU di 137 Negara

    wp.sorbansantri.com – Organisasi sosial keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) kini telah benar-benar mendunia, dibuktikan kepengurusan cabang NU telah ada di 137 negara.
    Kepengurusan cabang NU di luar negeri ini disebut Pengurus Cabang Istimewa (PCI), berbeda dengan kepengurusan di dalam negeri yang disebut dengan Pengurus Cabang (PC), tanpa kata ‘istimewa’.
    Menurut Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Banjar Kalsel, Khairullah Zain, hadirnya kepengurusan organisasi umat Islam terbesar di dunia di 137 negara ini sepertinya memang sudah diprediksikan oleh para wali Allah yang mendirikan NU.
    “Para wali Allah pendiri NU sepertinya sudah mengetahui bahwa kelak NU akan mendunia. Buktinya lambang NU yang dibikin boleh KH Ridwan Abdullah memuat bola dunia,” ujarnya kepada Banua.co, Senin (21/12/2020).
    Berikut daftar negara yang ada kepengurusan Cabang Istimewa NU di sana. Di negara negara ini pengurus cabang istimewa (PCI) telah terdaftar resmi dan punya kekuatan legalitas di negara masing masing, sebagai bukti NU mendunia:
    1. Afghanistan
    2. Afrika Selatan (Republic of South Africa)
    3. Republik Afrika Tengah (Central African Republic)
    4. Albania (Republic of Albania)
    5. Aljazair (Algeria)
    6. Amerika Serikat (United Stetes of America)
    7. Andorra (Principality of Andorra)
    8. Angola (Republic of Angola)
    9. Antigua dan Barbuda (Antigua and Barbuda)
    10. Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia)
    11. Argentina (Argentine Republic)
    12. Armenia (Republic of Armenia)
    13. Australia (Commonwealth of Australia)
    14. Austria (Republic of Austria)
    15. Azerbaijan (Republic of Azerbaijan)
    16. Bahama (Commonwealth of the Bahamas)
    17. Bahrain (Kindom of Bahrain)
    18. Bangladesh (People’s Republic of Bangladesh)
    19. Barbados
    20. Belanda (Netherlands)
    21. Belarus (Republic of Belarus)
    22. Belgia (Kingdom of Belgium)
    23. Belize
    24. Benin (Republic of Benin)
    25. Bhutan (Kingdom of Bhutan)
    26. Bolivia (Plurinational state of Bolivia)
    27. Bosnia dan Herzegovina (Bosnia and Herzegovina)
    28. Botswana (Republic of Botswana)
    29. Brasil (Federative Republic of Brazil)
    30. Inggris (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland)
    31. Brunei Darussalam (Nation of Brunei, Abode of Peace)
    32. Bulgaria (Republic of Bulgaria)
    33. Burkina Faso
    34. Burundi (Republic of Burundi)
    35. Ceko (Czechoslovakia)
    36. Chad Republic of Chad)
    37. Chile (Republic of Chile)
    38. Denmark (Kingdom of Denmark)
    39. Djibouti (Republic of Djibouti)
    40. Dominika (Commonwealth of Dominica)
    41. Dominika Republik (Republic of Dominica)
    42. Ekuador (Republic of Ecuador)
    43. El Savador
    44. Eritrea (State of Eritrea)
    45. Estonia (Republic of Estonia)
    46. Ethiopia (Federal Democratic 47. Republic of Ethiopia)
    48. Fiji (Republic of Fiji)
    49. Filipina (Republic of the Philippines)
    50. Finlandia (Republic of Finland)
    51. Gabon (Gabonese Republic)
    52. Gambia (Republic of Gambia)
    53. Georgia
    54. Ghana (Republic of Ghana)
    56. Grenada
    57. Guatemala (Republic of Guatemala)
    58. Guinea (Republic of Guinea)
    59. Guinea Bissau (Republic of Guinea Bissau)
    60. Guinea Equator (Republic of Equatorial Guinea)
    61. Guyana (Co-operative Republic of Guyana)
    62. Haiti (Republic of Haiti)
    63. Honduras (Republic of Honduras)
    64. Hungaria (Hungary)
    65. India (Republic of India)
    66. Indonesia NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
    67. Irak (Republic of Iraq)
    68. Iran (Islamic Republic of Iran)
    69. Irlandia (Republic of Ireland)
    70. Islandia (Iceland)
    71. Israel (State of Israel)
    72. Italia (Italy/Italian Republic)
    73. Jamaika (Jamaica)
    74. Jepang (Japan)
    75. Jerman (Federal Republic of Germany)
    76. Kamboja (Kingdom of Cambodia)
    77. Kamerun (Republic of Cameroon)
    78. Kanada (Canada)
    79. Kazakhstan (Republic of Kazakhstan)
    80. Kenya (Republic of Kenya)
    81. Kirgiztan (Kyrgyzstan / Kyrgyz Republic)
    82. Kiribati (Republic of Kiribati)
    83. Kolombia (Republic of Colombia)
    84. Komoro (Union of the Comoros)
    85. Kongo (Republic of the Congo
    Kongo Demokratik (Democratic Republic of the Congo)
    86. Korea Selatan (South Korea / Republic of Korea)
    87. Korea Utara (North Korea)
    88. Kosta Rika (Republic of Costa Rica)
    89. Kroasia (Republic of Croatia)
    90. Kuba (Republic of Cuba)
    91. Kuwait (State of Kuwait)
    92. Laos (Lao Peoples Democratic Republic)
    93. Latvia (Republic of Latvia)
    94. Lebanon (Lebanese Republic)
    95. Lesotho (Kingdom of Lesotho)
    96. Liberia (Republic of Liberia)
    97. Libia (State of Libya)
    98. Liechtenstein (Principality of Liechtenstein)
    99. Lithuania (Republic of Lithuania)
    100. Luksemburg (Grand Duchy of Luxembourg)
    101. Madagaskar (Republic of Madagascar)
    102. Makedonia (Republic of Macedonia)
    103. Maladewa (Republic of Maldives)
    104. Malawi (Republic of Malawi)
    Malaysia)
    105. Mali (Republic of Mali)
    106. Malta (Republic of Malta)
    107. Maroko (Kingdom of Morocco)
    108. Marshall Island (Republic of the Marshall Island)
    109. Mauritania (Islamic Republic of Mauritania)
    110. Mauritius (Republic of Mauritius)
    111. Meksiko (United Mexican States)
    112. Mesir (Arab Republic of Egypt)
    113. Mikronesia (Federated States of Micronesia)
    114. Moldova (Republic of Moldova)
    115. Monako (Principality of Monaco)
    116. Mongolia
    117. Montenegro
    118. Mozambik (Republic of Mozambique)
    119. Myanmar (Burma / Republic of the Union of Myanmar)
    120. Namibia (Republic of Namibia)
    121. Nauru (Republic of Nauru)
    122. Nepal (Federal Democratic Republic of Nepal)
    123. Niger (Republic of Niger)
    124. Nigeria (Federal Republic of Nigeria)
    125. Nikaragua (Republic of Nicaragua)
    126. Norwegia (Kingdom of Norway)
    127. Oman (Sultanate of Oman)
    128. Pakistan (Islamic Republic of Pakistan)
    129. Palau (Republic of Palau)
    130. Panama (Republic of Panama)
    131. Pantai Gading (Ivory Coast / Republic of Cote d’Ivoire)
    132. Papua Nugini (Independent State of Papua New Guinea)
    133. Paraguay (Republic of Paraguay)
    134. Prancis (Frence Republic)
    135. Peru (Republic of Peru)
    136. Polandia (Republic of Poland)
    137. Portugal (Portuguese Republic)
    Editor: Shakira.
    21 Desember 2020
    Sumber : Banua.co
  • INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    INTRUKSI SEMUA WARGA NU KUASAI INDEX MEDSOS

    Viralkan

    Perintah Langsung dari KETUA
    UMUM PBNU Prof.Dr.KH Said Aqil Siradj MA.

    Generasi Muda NU mari
    bersama-sama Kita Rapatkan
    Barisan Merebut Medan Tempur Medsos.
    kalau kita tidak kuasai Medan Tempur Medsos, ” KITA KALAH”

    Sudah Saatnya NU
    Berdiri Tegak Melawan Badai..

    Sudah Saatnya NU
    Jadi Barometer Perpolitikan Nasional…

    Sudah Saatnya NU
    Bergerak Selaras Seperti alam..

    Sudah Saatnya NU
    Beranjak Dari Pertapakannya…

    →Diam Tak Selamanya Emas!

    Kalau Bukan Kita Siapa Lagi…
    Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi..

    Wong NU Tunjukanlah Warna Hijaumu,
    Rawe Rawe Rantas, Malang Malang Tuntas…!!!


    Banyak yang tidak paham apa itu Cyber War, sehingga ketika kita berusaha melawan upaya serangan dari kelompok Radikal yang ingin mengganti Ideologi Pancasila, dan memecah belah bangsa dengan penggiringan opini betapa buruknya kebijakan pemerintah kita, dan berusaha melawan mereka yang berusaha menggembosi NU dengan segala macam fitnahnya dan pembusukan dari dalam melalui orang yang merasa paling NU se Nusantara.

    Kita acapkali mendapat
    Nyinyiran dan sindiran dari
    kelompok yang sok bijak dengan mengatakan,
    Mana akhlaq NUmu, mana Akhlaq Aswajamu.

    Perlu kalian ketahui,
    kami tidak usah diajari bagaimana tentang Akhlaq yang baik, dan bagaimana Akhlaq yang buruk.

    Karena kami tidak sedang berkomunikasi dengan seorang Guru, Ulama dan Ustadz,

    Tapi kami sedang berhadapandengan segerombolan preman bayaranyang sengaja dibentuk untuk menyerang via Media sosial yang mempunyai visi & misi merusak dan menghancurkan Negara ini.

    SORBANSANTRI.COM

    SEBARKAN…

    Sampaikan kepadaWarga Nahdliyyin yang lainnya.

    Sumber :Abi Bilqis

    #InfokomMojokerto

  • BAKSOS PENGOBATAN BANSER HUSADA (BASADA) KAB.MOJOKERTO

    BAKSOS PENGOBATAN BANSER HUSADA (BASADA) KAB.MOJOKERTO

    Gondang, Cyberaswaja.online- Satuan Khusus Barisan Ansor Serbaguna Husada (BASADA) Kab.Mojokerto bersama BANSER HUSADA dari Surabaya Mengelar BAKSOS dengan Pemeriksaan dan Terapi, serta menangani keluhan penyakit, bekerja sama dengan Ponpes Kursi Biru di Dusun Wewe Desa Bening Kecamatan Gondang, Kab.Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Baksos BASADA di Ponpes Kursi Biru

    Bertempat di Ponpes Kursi Biru, acara dibuka mulai pukul 06:30 WIB ini mendapatkan respon baik oleh masyarakat sekitar untuk berobat. Namun Sebelumnya kegiatan Baksos dimulai, anggota BASADA terlebih dahulu melakukan Do’a, agar diberikan kelancaran, manfaat mulai awal hingga akhir. 29/12/2019.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Jenis pelayanan Baksos BASADA
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Registrasi Peserta Baksos BASADA

    Kerjasama Baksos BASADA memberikan pelayanan pengobatan diantaranya; Pemeriksaan dan Terapi, cek gula darah, cek asam urat, cek tekanan darah, totok wajah, pijat refleksi, terapi bekam, gurah, saturasi oksigen, bioelektrik, hypnoterapi.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Proses pelayanan pengobatan Baksos BASADA

    Diantaranya beberapa nama masyarakat yang mengikuti kegiatan Baksos Pengobatan BASADA, Bpk. Puji dari desa Bening (pengobatan bio Elektrik), Mas,Johar Demak Jateng (totok wajah.totok.punggung), Cak Narto.wono giri jateng (gurah mata,gurah hidung), bapak Saikhu dari Desa Sasap Kecamatan Sooko (gurah hidung/mata), H.Zaenal Arifin Kades Jatidukuh pengobatan Bio Elektrik, Ibu.Hj.miftah Desa Wonoploso (konsultasi). Ibu Nunuk Kecamatan Watu Tulis Sidoarjo (konsultasi), B.Purati Dsn.Tlasih Desa tawar Kecamatan Gondang (konsultasi), Bapak Ulil Millah H.S (ruqyah), bapak NURI dusun BACEM Desa Bening Kecamatan Gondang (TOTOK PUNGGUNG), dan masih banyak peserta lainnya.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Salah satu jenis Pengobatan oleh BASADA

    Berkaitan dengan tujuan Baksos oleh Banser Husada ini, ia menjelaskan, “Membatu masyarakat dalam memberikan pelayanan pengobatan Gratis, dan untuk administrasi se ikhlasnya” tegas, sahabat Ali Alif anggota BASADA Cabang Kab.Mojokerto ini. (WG/Infokom)

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Do’a Sebelum dan sesudah Baksos
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA melakukan Pengobatan Terapi
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA dalam Baksos Pengobatan
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: BASADA Baksos Kesehatan kepada Masyarakat
  • Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Infokom Banser NU – Minggu, 29 Desember 2019. Diujung tahun 2019 ini Gus miftah hadir di acara maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pungging Mojosari Mojokerto. Ribuan jama’ah dari berbagai penjuru Kabupaten Mojokerto hadir dalam pengajian tersebut.

    Gus miftah hadir pukul 21.00 wib dengan dikawal deretan ratusan Banser Kabupaten Mojokerto sampai menuju panggung. Selain dari BANSER juga ada TNI-POLRI dalam pengamanan.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Ppz-vdBx90A[/embedyt]

    Pengunjung sangat riuh dengan hadirnya Gus Miftah. Dimulai dengan yel yel banser beliau memulai acara tersebut. Menambah riuh acara tersebut.

    Sebebenarnya pada saat pengajian, Gus Miftah tidak suka adanya pedagang asongan yang berkeliaran di area jama’ah pengajian. Tetapi masih saja ada kejadian tersebut.

    Saat ini acara tersebut masih berlangsung… Bersambung..

    (infokom banser NU)

  • Gus Miftah Mengguncang Bumi Pungging Mojokerto Bersamaan Dengan ULTAH Deddy Corbuzier

    Gus Miftah Mengguncang Bumi Pungging Mojokerto Bersamaan Dengan ULTAH Deddy Corbuzier

    Mojosari, InfokomBanserNU- Suasana meriah di Pungging Mojokerto baersamaan dengan hadirnya Tokoh Ulama’ NU sekaligus da’i Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah adalah  pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Ia merupakan keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.

    Alhamdulillah acara berjalan lancar, gerimis bukan menjadi penghalang untuk jama’ah yang ingin mendengarkan Ceramah dan Tausyiah beliau. Banyak sekali yang hadir dari luar daerah seperti Trawas Mojokerto Pacet Trowulan dan sekitarnya.

    Dalam acara tersebut ternyata bersamaan dengan ULTAH sahabat Gus Miftah yang sekarang Mu’alaf Siapa lagi kalu bukan Deddy Corbuzier. Beliau mengucapkan selamat Ulang Tahun bersama jama’ah pengajian dan berharap supaya anak Deddy Corbuzier mendapatkan Hidayah dari Alloh dan Rambut Botaknya biar cepat tumbuh, kata Gus Miftah sekaligus diaminkan oleh para jama’ah yang hadir.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=zDcmZz9G8Vk[/embedyt]

    Acara berlangsung sangat meriah dan diharapkan Acara seperti itu banyak diadakan di Mojokerto dan sekitar sebagai bentuk Cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menghidupkan sendi-sendi ahlussunnah wal jama’ah. Dan acara tersebut berakhir dengan kawalan yang bagus serta rapi oleh sahabat-sahabat Banser Mojokerto pada pukul 23.00 WIB.
    (InfokomBanserNU)

    #BANSER…..JAYA

    #INFOKOM MOJOKERTO