Penulis: Sorban Santri

  • WASPADAI SHARE-SHARE KEAGAMAAN YANG BEREDAR DI GROUP WHATSAPP

    WASPADAI SHARE-SHARE KEAGAMAAN YANG BEREDAR DI GROUP WHATSAPP

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Berikut adalah sebagian masalah yang banyak beredar di group whatsapp telegram dll, kami tidak tahu ini keluhan atau apalah yang jelas dalam permasalahan seperti ini wajib REDAKSI Sorban Santri luruskan. Inilah pentingnya mondok, belajar langsung dari kiayi sampai khatam. bukannya dari Group Komunitas.

    Banyak orang yang hidup dengan gaya hidup barat.. Tapi ingin mati seperti matinya para sahabat Nabi shalallahu alaihi wasallam

    Saya gak tau hidup gaya barat itu seperti apa? yg saya tau, saya hidup di Indonesia Pulau Jawa tepatnya. Dimana adab sopan santun dengan budi pekerti yang luhur menjadi rahmad serta amalan dan kebanggaan tersendiri ada di Indonesia. Dan semua sifat” karakter tersebut ada pada diri Rosululloh SAW.
    panjang cerita……

    Banyak orang yang hidupnya tidak ingin dengan Islam, meski hanya penampilan lahirnya.. Tapi kalau mati, ingin dengan Islam lahir batin.

    Tuduhan TIDAK INGIN DENGAN ISLAM itu terserah mereka bilangnya apa, syi’ah,bid’ah,sesat,kafir, silahkan, tidak apa-apa. Yang saya tahu islam tidak punya tampilan, seperti pakaian islami, baju syar’i, dll. Itu adalah budaya pakaian orang arab, bukan orang islam. Dan di islam hanya di perintahkan menutup Aurat, terserah ditutupi pakai daun lah, kertas lah, sesuaikan dengan adat setempat yang penting menutup aurat. Tetap kami hormati asal masih dalam standart fiqh yang telah diajarkan kyai dan ulama’ kami.
    Ingat!! dalam surah Al Hujurat ayat 13, disitu Allah berfirman: “Wahai manusia, sesungguhnya Aku menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. … Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (Q.S Al-Hujurat:13).

    Alhamdulillah kami ada di Indonesia dan di Rahmati Alloh SWT karena Indonesia punya banyak bangsa, ribuan suku yang bersatu dalam cengkraman Kaki Burung Garuda “Bhineka Tunggal Ika” yang terlahir dari ijtihad dan Istikhoroh para kiai-kiai NU, para ulama” NU, dengan nama PANCASILA. semuanya hidup rukun. Lain cerita dengan Kawasan Arab yang hanya punya 2 suku al-‘Aribah dan Musta’rabah
    panjang cerita……

    Banyak orang melihat bahwa mati di jalan Allah adalah sesuatu yang hebat dan mulia.. Tapi mengapa jika ada orang yang hidup di jalan Allah, dilihat ekstrim, sok suci, dan sok-sok yang lainnya.

    Banyak orang melihat bahwa mati di jalan Allah adalah sesuatu yang hebat dan mulia.. ia memang benar, Surat Al-Baqarah Ayat 154-155 sudah mengatakan itu. Tapi mengapa jika ada orang yang hidup di jalan Allah, dilihat ekstrim, sok suci, dan sok-sok yang lainnya.
    Bagaimana gak ekstrim??! heloo!!
    Kalian syiarkan Budaya arab dan kalian paksa memakai budaya Arab, yang gak mau ikut kalian tuduh syirik,bid’ah,khurofat,kafir. Tetapi kalian licik dengan memakai atasnama Agama, tapi kalian tidak menghormati keberagaman yang telah Alloh ciptakan, malah kalian rusak dengan memakai tabir agama. Itulah mengapa bangsa Timur tengah gak pernah damai, banyak kerusakan dan kehancuran yang tidak terasa kalian ciptakan sendiri dengan perilaku kalian seperti ini…. Apa kalian mau Indonesia Hancur??!!
    Makanya kami sebagai Pemuda yang cinta Akan Nabi, Memegang Aqidah Islami, dan cinta pada NKRI. akan berubah beringas dengan dengan kelakuan kalian seperti itu.
    Kami masih bangga dengan budaya sopansantun….. Tapi tidak untuk mereka!!!
    Kami masih hormat pada perbedaan… Tapi tidak untuk mereka!!!
    Kami cinta pada Nabi dan Rosul…
    Allohumma sholli ala sayyidina Muhammad SAW

    (abi sorban)

  • Kepada NU Dan Banser Mojokerto. Bersediakah Kalian Menolong Kami Lagi?

    Kepada NU Dan Banser Mojokerto. Bersediakah Kalian Menolong Kami Lagi?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Lagi-lagi terjadi di Indonesia. Hak beribadah dijadikan musyawarah. Musyawarahnya pun musyawarah tanpa peri kemanusiaan dan peri keadilan. Sama sekali tidak ada perwakilan dari gereja, lembaga Kristen, Bimas Kristen atau setidaknya dari FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama). Lalu setelah itu pihak desa sok bijak meminta Sumarmi memenuhi persyaratan SKB dua menteri sebelum melakukan pembangunan rumah ibadah. Sementara sebelumnya, renovasi rumah Sumarmi tiba-tiba jadi polemik setelah berhembus kabar bahwa kediaman Sumarmi akan dijadikan gereja gara-gara bentuk renovasi rumahnya menyerupai gereja lengkap dengan glassblock salib di eksterior depan bagian atas. Sumarmipun sudah mengalah menghilangkan glassblock itu sehingga tidak ada salib.

    Melihat kelakuan mereka yang seperti ini, mungkinkah ijin mendirikan gereja di rumah Sumarmi didapatkan? Sementara melihat salib doang berupa glassblock, mereka sudah ketakutan kejang-kejang begitu. Trus gaya-gaya mau mengijinkan sebuah gereja berdiri di sana? Ngga mungkin banget khan.
    Yang menyakitkan adalah saat kegiatan ibadah dan doa bersama umat Kristen dianggap sebagai kegiatan yang meresahkan warga. Sekarang mari kita bayangkan jika ada warga minoritas mengatakan ibadah dan doa bersama umat mayoritas adalah kegiatan yang meresahkan warga. Pasal penistaan pasti langsung bicara. Dari kasus inilah saya menumpahkan semua isi hati saya dalam artikel ini. Sejahat itukah kalian memperlakukan orang lain, sementara diri kalian sendiri tak suka diperlakukan seperti itu? Lalu kepada siapakah kami warga minoritas bisa mengadu tentang ketidakadilan seperti ini selain kepada Tuhan?
    Mengadu pada Presiden Jokowi sudah sering kami lakukan lewat banyak tulisan. Tapi tampaknya Jokowi terlalu sibuk dengan pembangunan berderet-deret infrastruktur yang ada. Mengadu pada Menteri Agama “Islam” RI juga sama saja. Inilah yang dinamakan salah mengadu.
    Dari sinilah saya langsung teringat pada teman-teman NU dan Banser yang selama ini sangat baik pada kami umat minoritas. Saya terkenang pada Banser Riyanto dari Mojokerto. Atas dasar inilah saya memberanikan diri minta tolong “lagi” pada teman-teman NU dan Banser Mojokerto untuk membantu menyelesaikan masalah intoleransi di sana. Semoga kali ini saya tidak salah mengadu. Amin. Terpujilah Tuhan.
    (Berikut adalah berita yang redaksi peroleh dari Group FB yang bersumber dari seword)
    (ABI SORBAN)
  • Habib Umar bin Hafidz tentang Indonesia yang Diberkahi Allah

    Habib Umar bin Hafidz tentang Indonesia yang Diberkahi Allah

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Penjelasan dari Al Habib Umar bin Hafidz bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengabarkan bahwa ada suatu tempat di bumi yang diberikan keberkahan oleh Allah.

    Tempat itu ditandai oleh pusaka merah dan putih, di mana penduduk di dalamnya dianggap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai umatnya dan sangat mencintai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Berikut adalah penjelasan dari Habib Umar bin Hafidz.

    Al Habib Umar Bin Hafidz berkata,

    Sebelum Indonesia menjadi sebuah negara. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memberitakan kabar ini, 1400 tahun lalu, bahwa nanti adanya sebuah tempat di bumi ini yang di anugerahi keberkahan yang besar dari Allah SWT yang ditandai oleh (Pusaka putih dan merah) mereka lah umatku yang mencintai diriku dan ahlulbaitku.

    Semenjak berita itu, para Wali Allah dari golongan para Ahlulbait Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di zaman dulu diperintahkan untuk hijrah dan berdakwah menyebarkan agama Allah (di Indonesia).

    Maka beruntunglah kalian para penduduk yang lahir di negara Indonesia karena 1400 tahun lalu sudah didoakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan seluruh para Malaikat Allah.

    (Al Habib Umar Bin Hafidz)

    اللهم صل علی سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

  • SUKSESNYA RAKERANCAB II PAC GP ANSOR PACET MOJOKERTO

    SUKSESNYA RAKERANCAB II PAC GP ANSOR PACET MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Rancangan Kerja suatu organisasi adalah agenda penting dalam melihat jalan dan tidaknya suatu organisasi. Dan alhamdulillah PAC GP Ansor Kecamatan Pacet sudah banyak melakukan kegiatan bahkan menjadikannya sebagai rutinitas seperti Pembacaan Manaqib dan Majlis Sholawat dan Dzikir. Meskipun masih ada juga yang belum terlaksana akibat padatnya jadwal kegiatan diluar rancangan apalagi adanya wabah covid-19 ini.

    [su_youtube url=”https://youtu.be/M2E1d1qFzls”]

    Dan yang patut dibanggakan dalam masa kepemimpinan sahabat Mujibur Rohman adalah masih optimis bisa melaksanakan agenda-agenda kegiatan yang belum tercover selama 3 bulan kedepan. Kita butuh kekompakan.. kita butuh semangat… keberanian, fokus dan cerdik apalagi saat ini dimasa musim pandemi, Kata Mujibur Rohman selaku Ketua PAC GP Ansor Pacet Mojokerto.

    Untuk mensukseskan agenda tersebut maka, disela rapat diadakannya pembagian 3 komisi dengan harapan bisa fokus untuk masing-masing rencana kegiatan yaitu Komisi A (keansoran), B (kebanseran) dan C (rijalul ansor). dan Alhamdulillah tiap-tiap komisi dapat melaksanakan rencana kerjanya dengan cepat, untuk kegiatan 3 bulan kedepan.

    Dalam kegiatan RAKERANCAB II PAC GP ANSOR PACET MOJOKERTO, yang diadakan pada Hari Sabtu, 28 September 2020, dimulai pukul 15.00 wib, dan bertempat di Balai Desa Cepokolimo, yang kebetulan Kepala Desa Cepokolimo adalah anggota PAC GP Ansor Kec. Pacet juga yakni Sahabat Mahfudz Sulaiman. Mudah-mudahan sahabat-sahabat Ansor Banser nanti bisa menjadi Kepala Desa di Desanya masing-masing seperti Sahabat Mahfudz Sulaiman, Kata Sekretaris Umum PC GP Ansor Kab. Mojokerto sahabat Mokh Yunus.

    SORBANSANTRI.COM

    Alhamdulillah acara RAKERANCAB II PAC GP ANSOR PACET MOJOKERTO ini Sukses dan dilaksanakan dengan Lancar. Dan dihadiri oleh ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto, Gus Ali Muhammad Nasih dan Hampir semua anggota Ansor, Banser dan Rijalul Ansor menghadiri kegiatan tersebut. (abi SORBAN)

  • MWC NU WANAREJA CILACAP SIAP PUNYA KARTANU

    MWC NU WANAREJA CILACAP SIAP PUNYA KARTANU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Sedikitnya ± 1500 yang hadir dalam acara sosialisasi bimbingan teknis sensus NU dan Kartanu MWCNU Kecamatan Wanareja – Cilacap. Antusias dan kecintaan warga Wanareja pada NU sangat besar sehingga dapat dilaksanakan dengan sukses. Lembaga dan Banom NU seperti IPNU IPPNU Ansor Banser turut hadir dalam kegiatan tersebut karena bersamaan dengan terpilihnya KH Farid Muksin sebagai syuriyah dan ky Muhtar sebagai tanfidz MWC NU Wanareja masa bakti 2020 -2025.

    Uniknya dalam kegiatan ini mempunyai slogan atau yel-yel dalam sosialisasi KARTANU, yel-tel tersebut berbunyi

    Siapa kita? NU….!!  Apa Buktinya? KARTANU…..!!

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tengah menyiapkan sistem pendataan secara nasional melalui integrasi sistem Kartu Tanda Anggota NU (KARTANU). Program Kartanu secara nasional resmi digulirkan mulai 27 Juni 2020. “Alhamdulillah cita-cita one identity number of NU members atau satu identitas warga NU mulai diberlakukan secara nasional,” terang Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini di gedung PBNU.

    Meski pada tahap awal baru mengagendakan pilot project di 43 PCNU saja, antusiasme warga NU di daerah dirasakan begitu besar. “Target dalam setahun pertama minimal 1 juta warga NU.Tahun 2026 tepat satu abad NU nanti minimal 100 juta warga NU berkartanu, sedikitnya ada sembilan fungsi dan manfaat miliki Kartanu yaitu:

    1. Kartanu berfungsi sebagai kartu identitas warga NU.
    2. Kartanu berfungsi sebagai kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
    3. Kartanu menjadi basis database warga NU.
    4. Sebagai tabungan syari’ah dan difungsikan sebagai tabungan Haji dan Umroh.
    5. Sebagai alat pembayaran melalui aplikasi e-Kartanu.
    6. Manfaat warga NU pemegang Kartanu bisa mendapatkan fasilitas diskon di beberapa gerai belanja.
    7. Diskon yang sama bisa juga diperoleh saat berhubungan dengan PTNU dan RSNU di semua daerah.
    8. Kartanu berfungsi sebagai asuransi.
    9. Kartanu juga sekanligus available untuk tabungan masa depan. Di siapkan ada Tazak (tabungan zakat), Takur (tabungan kurban), Tawaf (tabungan wakaf infaq dan sodaqoh), dan Kolam (kotak amal masjid dan musholla)

    Mengingat betapa pentingnya KARTANU, dengan jumlah warga NU di Kecamatan Wanareja, menjadi tantangan tersendiri dan menjadi semangat dalam ber NU. (abi SORBAN)

  • IPNU-IPPNU PACET  MELAKSANAKAN MAKESTA SEBAGAI BENTUK PENGKADERAN

    IPNU-IPPNU PACET MELAKSANAKAN MAKESTA SEBAGAI BENTUK PENGKADERAN

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Guna mewujudkan kader yang berwawasan dan Cinta akan IPNU IPPNU. PAC IPNU IPPNU Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto gelar kaderisasi formal tingkat dasar IPNU-IPPNU yakni Makesta anak cabang pacet(MACAPAT).

    Kegiatan berlangsung di Graha NU Pacet, pada hari Sabtu-Minggu tanggal 26-27 September 2020. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 51 peserta dari Ranting IPNU-IPPNU dan juga Diniyah se kecamatan Pacet.

    Rekan Yusril sebagai ketua PAC IPNU Pacet mengatakan bahwa terlaksana nya MACAPAT ini adalah untuk menambah wawasan dan rasa cinta anggota IPNU-IPPNU Kecamatan Pacet pada NU dan IPNU-IPPNU,terlebih di masa pandemi seperti ini. Dirinya juga sangat mengapresiasi peserta, karena mereka adalah anggota anggota pilihan. “Peserta Makesta kali ini adalah anggota pilihan, karena mereka mau mengikuti Makesta ini, walaupun di tengah masa pandemi” Jelasnya.

    Ketua PAC IPPNU Pacet Rekanita Diyah menambahkan bahwa lewat Makesta ini, anggota IPNU IPPNU Pacet harus bisa menjadi anggota yang tahan banting. “Dalam berproses di IPNU-IPPNU tidaklah terus berjalan mulus, pasti akan ada masalah yang menghinggapi,tetapi jangan sampai kalian berhenti hanya karena ada masalah yang terjadi” Ujarnya.

    Sedangkan Ketua Majelis Wakil Cabang NU Pacet Bapak H. Yusuf mengatakan bahwa dalam IPNU-IPPNU bahkan NU, Makesta adalah kaderisasi Formal yang paling dasar. Bapak H. Yusuf berharap anggota Makesta ini dapat terus Istiqomah dan tidak hanya berhenti di IPNU IPPNU tetapi juga terus berproses sampai masuk kejajaran NU dan Muslimat NU. (yus SORBAN)

  • Dosa Jariyah Yang Dapat Menghapus Semua Amal Shalih

    Dosa Jariyah Yang Dapat Menghapus Semua Amal Shalih

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kyai menyampaikan bahwa jika budaya lokal Korea (K-Pop) saja bisa meng-internasional bahkan digemari hingga Amerika. Maka anak muda Indonesia mestinya mampu menjadikan budaya lokal Indonesia menjadi menginternasional pula. Termasuk “Budaya Santri”, agar diupayakan menjadi budaya nasional dan bahkan menginternasional.
    Nasihat beliau sangat simpel dan sekaligus sangat visioner. Namun para “pembuat” berita dan para tukang “fitnah” telah dengan sengaja menggoreng informasi ini untuk tujuan membuat narasi fitnah dan menyebar kebencian.
    Akibatnya para Netizen yang sebagian bersumbu pendek dan kurang cermat membaca terburu-buru menghujat beliau. Narasi negatif berbentuk gambar dibagikan ribuan kali di berbagai akun media sosial. Hingga terwujudlah Dosa Jariyah yang dapat menghapus semua amal shalih.
    Ketahuilah, Bahwa menghina Kyai Ma’ruf Amin telah mengakibatkan tiga dosa besar, yakni Menghina Sulthan, Menghina Ulama dan Menghina Orangtua.
    1. MENGHINA UMARO’ (SULTHON):
    Menghina Pemerintah adalah dosa besar
    dan sama saja telah menghina Allah. Nabi Saw bersabda:
    مَنْ أَهَانَ السُّلْطَانَ أَهَانَهُ اللهُ. رواه الترمذي
    “Barangsiapa yang menghina
    seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya.” (HR al-Tirmidzi, no. 2224).
    2. MENGHINA ULAMA.
    Darah dagingnya ulama adalah racun, maka menghinanya sama saja makan racun. Kyai Ma’ruf bukan ulama biasa, tetapi beliau adalah “Al-Kubarâ’” (الكبراء), yakni ulama besar, sesepuh dan sangat dituakan oleh kaum muslimin di Indonesia. Para ustadz-ustadz muda saja kita hormati, apalagi beliau selaku Ulama Kubara’. Al-Hafidz Ibnu Asakir
    dalam “Tabyin Kadzib Al-Muftari” berkata:
    ” واعْلَمْ يَا أخِي، أَنَّ لُحُومَ العُلَماءِ مَسْمُومَةٌ، وَعَادةُ اللهِ في هَتْكِ أسْتَارِ مُنْتَقِصِيهِمْ مَعْلُومَةٌ، لأنَّ الوَقِيعَةَ فِيهِمْ بِمَا هُمْ مِنْهُ بَرَاءٌ أمْرُهُ عَظِيم ٌ، والتَّناوُلُ لأعْراضِهِم بالزُّورِ والافْتِراءِ مَرْتَعٌ وَخيمٌ ، والاختِلاقُ عَلَى من اخْتارهُ اللهُ مِنْهُم لِنَعْشِ العِلْمِ خُلُقٌ ذَمِيمٌ “.
    Artinya: “Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya daging para ulama itu beracun (menggunjingnya adalah dosa besar), dan kebiasaan Allah dalam menyingkap kedok para pencela mereka (ulama) telah diketahui bersama.
    Karena mencela mereka dengan sesuatu yang tidak ada pada mereka, merupakan petaka besar, dan melecehkan kehormatan mereka dengan cara dusta dan mengada-ada merupakan kebiasaan buruk, dan menentang mereka yang telah Allah pilih untuk menebarkan ilmu, merupakan perangai tercela”.
    3. MENGHINA ORANGTUA.
    Beliau adalah Syaikh al-Kabir dan telah berjasa banyak buat bangsa dan negara ini. Maka menghina beliau sungguh sama saja telah menghina Orangtua sendiri. Nabi Saw bersabda:
    لَيْسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ لَمْ يُجِلَّ كَبِيرَنَا وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا حَقَّهُ
    Artinya: “Bukan termasuk ummatku, siapa yang tidak memuliakan orang yang
    lebih tua, menyayangi orang yang lebih muda dan memuliakan hak-hak orang alim (Ulama).”
    WARNING (PERINGATAN) Kepada segenap netizen mari bijak bermedia sosial dan bijak menelaah informasi. Telitilah setiap informasi yang datang dan jangan cepat percaya. Apalagi hanya berupa judul berita dan gambar-gambar editan. Kita harus menyadari bahwa hari ini ada gerombolan politik yang menghalalkan fitnah untuk menjatuhkan pihak lain.
    Mungkin bagi mereka ada istilah “Fitnah Syariah”. Bahkan sekali waktu mereka teriak “Bela Ulama”, namun disisi lain mereka “mencaci ulama yang lain”. Bagi mereka Para Ulama yang sejalan dengan gerbong politik mereka itulah yang dipuja-puja seperti “Malaikat”. Sebaliknya ulama yang tidak berada di gerbong yang sama akan terus dituduh
    Ulama Sû’ dan mereka sebarkan fitnah atasnya.
    Kelompok ini sewaktu-waktu tampak seperti bertuhan dan bahkan menjual nama “Tuhan” agar umat mau berpihak kepada mereka. Tapi kadang-kadang mereka seperti tidak bertuhan, karena menggunakan FITNAH demi tujuan politik. Kader-kader mereka getol menyebarkan fitnah itu dan mereka merasa bahwa itulah JIHAD.
    Seolah mereka lupa bahwa ada ALLAH yang selalu mengawasi kelakuan mereka. Padahal Allah Ta’ala berfirman: “FITNAH ITU LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN”.
    Percayalah bahwa kebenaran tidak akan pernah diperjuangkan dengan cara BATHIL.
    Kepada segenap “Santri”, Mari kita berjihad di media sosial untuk meluruskan semua fitnah atas ulama kita.
    Sesuai dengan pesan Mbah Yai (K.H. Ma’ruf Amin), Mari kita menginternasionalkan “BUDAYA SANTRI”. Kalau K-Pop saja bisa, SANTRI mengapa tidak. (abi sorban)
  • HIDUP ITU UNTUK MEMPERBAIKI DIRI

    HIDUP ITU UNTUK MEMPERBAIKI DIRI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Hidup Bukan untuk Berdebat, Tapi Memperbaiki Diri Bahwasanya di dalam diri ada 4 jiwa (nafs); jiwa amarah, jiwa lawwamah, jiwa sufiah, dan jiwa muthmainah yang didalamnya lagi bersembunyi hati nurani. Di dalam diri juga ada pikiran, kalimat, hati, jiwa, dan perilaku, yang harus ditata.

    Manusia Jawa kerap menyebutnya “Sedulur Papat Limo Pancer”. Dengan mengenal jiwa jiwa dalam diri, di situlah manusia mengenal siapa sejatinya diri, yang mana automaticly pasti bakal mengenal Tuhannya. Karena, sesungguhnya setelah mengenal diri, bergeraklah hati nurani sebagai pancer diri dalam laku hidup manusia. Hati nurani menjadi pengendali pikiran, kalimat, jiwa dan perilaku, termasuk empat jiwa (amarah, lawwamah, sufiah, dan mutmainah). Karenanya, memperbaiki diri menjadi fokus utama manusia menjalani hidup di alam ‘semu’ ini, tentu saja menggunakan ilmu.

    Ilmu yang disaranani dengan laku (Ngelmu sarana ing laku, Laku sarananing ngelmu). Ingat, kanjeng rasul udah memberikan petunjukNya secara jelas cetha melo melo, bahwa “Musuh (perang) terbesar manusia (umatnya) adalah diri sendiri”. Lha klo ndak tau alias tak mengenal dirinya, ya ndak bakal tau musuh mana yg diperangi. Lha, sama diri sendiri aja ndak kenal, eh mau ndandani orang lain.

    Logis, simpel aja…tapi paten! So, jalani hidup untuk memperbaiki diri, bukan memperbaiki orang lain. Ndak perlu ndakik-ndakik, sederhana saja tapi paten, fokus pada perbaikan diri dan keluarga dengan menata kalimat, pikiran, hati, jiwa, dan perilaku.

    Ilmu Gusti Allah itu keren kok kalau mau dipelajari secara kaffah, lahiriah dan batiniah.

    Gunakan hati sebagai pengendali diri, bukan akal (logika) yang mengaturnya. (abd Hamid)

  • NGALAP BAROKAH JALAN KAKI DARI SAMPANG KE PEKALONGAN

    NGALAP BAROKAH JALAN KAKI DARI SAMPANG KE PEKALONGAN

    SORBANSANTRI.COM
    Sholat Jum’at di Masjid Al-Ihsan Taman Sepanjang dan bersilaturrakhim dengan sahabat banser taman sepanjang

    SORBAN SANTRI – Abdul hafid asal tambelangan Sampang adalah Sesosok banser dari Satkorcab Kabupaten Sampang yang sedang melaksanakan perjalanan dari Sampang Madura ke Pekalongan Jawa Tengah.

    Peristiwa ini diawali karena sahabat Abdul Hafid sebelumnya pernah bermimpi bertemu dengan Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin yahya, dan beliau berpesan untuk sowan ke Pekalongan dengan berjalan kaki.

    Atas dasar kecintaan sahabat Abdul Hafid kepada Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin yahya, sahabat Abdul Hafid bergegas melaksanakan perjalanannya pada hari Kamis, 24 September 2020.

    SORBANSANTRI.COM

    Info terupdate, Sahabat Abdul Hafid tadi melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Al Ihsan Taman Sidoarjo dan dilanjutkan perjalanannya ke jombang. Mudah- mudahan beliau diberikan kesehatan dan kekuatan sampai pada tujuan yaitu sowan kepada Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin yahya.

    Mudah-mudahan dalam perjalanan dari Sampang sampai tujuan, banyak bertemu sahabat ansor banser lainnya, sebagai sarana silaturrokhim dan memperkuat persaudaraan dalam menjaga aqidah Ahlussunnah wal jama’ah. Aamiin Ya Robbal’alamiin. (abi SORBAN)

  • MISI KERDILKAN NU SEBELUM KHILAFAH

    MISI KERDILKAN NU SEBELUM KHILAFAH

    SORBANSANTRI.COM

    Hari Santri ditolak
    (sebelum ditetapkan),
    KH. Ma’ruf Amin jadi calon wapres ditolak, Islam Nusantara ditolak,
    RUU Pesantren ditolak,
    Film The Santri ditolak,
    Kiyai-kiyai NU dihujat, dicaci maki
    serta dituduh Liberal, PKI, sesat, dan Syiah.

    Pokoknya,
    Apapun gagasan atau
    segala hal yang berbau NU
    pasti mereka tolak, dengan berbagai
    macam dalih dan alasan yang tak rasional.

    Maka dari sini kami paham,
    bahwa target mereka sebenarnya
    adalah menghancurkan NU. Caranya,
    tolak semua hal yang berhubungan dengan
    NU dan pembunuhan karakter tokoh-tokohnya.

    Mengapa NU?

    Ada dua alasan:
    (1) hanya NU satu-satunya
    tembok tebal yang jadi penghalang
    cita-cita mereka mendirikan negara khilaf ah

    (2) Iri dan dengki
    kepada NU karena kader-kader
    mereka tak mendapat kue kekuasaan dan
    tak mampu kuasai sosial politik dan wacana
    keagamaan nasional apalagi internasional.

    Saat ini Kader2 NU tersebar dimana-mana dan mengisi posisi penting di berbagai instansi dan lembaga. Kader NU juga banyak yang menjadi profesional di berbagai bidang.
    Namun meskipun demikian, mereka semua adalah santri dan tetap berjiwa santri, profesional-santri.

    Bahwa sebenarnya mereka itu inginnya pesantren tetap terbelakang dan tetap menjadi lembaga pendidikan kelas 2 di negeri ini, tidak mendapat pengakuan dari pemerintah.

    Maunya mereka, santri itu ngurusin agama aja, engga usah ngurusin negara, engga usah ngurusin politik, ekonomi, budaya (makanya film the santri ditolak).
    Intinya orang NU jangan sampe maju. Titik..!!

    Sampai sini, paham kan…?