Kategori: Peristiwa

kejadian atau kejadian yang terjadi dalam suatu periode waktu tertentu. Peristiwa dapat berupa apa pun, mulai dari peristiwa alam seperti gempa bumi atau badai, peristiwa politik seperti pemilihan umum atau demonstrasi, peristiwa sosial seperti perayaan budaya atau kampanye amal, hingga peristiwa kehidupan sehari-hari seperti pernikahan atau kelahiran. Peristiwa seringkali menjadi fokus liputan berita karena relevansinya dengan kehidupan masyarakat dan potensinya untuk memberikan informasi yang penting atau menarik bagi orang banyak.

  • Forum Mantan Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Damai*i

    Forum Mantan Ketua PAC GP Ansor se-Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Damai*i

    Sorbansantri. Com – Konferensi Cabang GP Ansor Kabupaten Mojokerto sedianya akan dilaksanakan pada 12 Desember 2021. Perhelatan 4 tahunan ini menjadi momentum untuk mengusung kader-kader terbaiknya untuk menahkodai organisasi kedepannya.

    Dalam mensukseskannya, proses demi prosesnya harus dipastikan berjalan secara aman, damai, jurdil sesuai aturan organisasi yang berlaku.
    Forum Mantan Ketua (FMK) PAC GP Ansor se-Kabupaten Mojokerto mengadakan pertemuan yang bertujuan untuk mengawal dan mensukseskan acara konferensi PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, (4/12/2021) di Desa Ketemasdungus Kecamatan Puri, di rumah sahabat Sobirin selaku koordinator FMK.
    Dalam diskusi tersebut menyepakati beberapa beberapa poin diantaranya:
    1. Turut serta dalam mengawal dan mensukseskan Konferensi Cabang GP Ansor Kab Mojokerto tahun 2021
    2. Mengajak seluruh kader ansor se-Kab mojokerto ikut mensukseskan Konferensi Pimpinan Cabang GP Ansor sesuai peraturan organisasi yang berlaku
    3.menghimbau kepada seluruh kader Ansor untuk tidak melakukan money politik, kecurangan, fitnah adu domba sesama kader Ansor
    4.Memilih pemimpin sesuai hati nurani.
    Menurut sahabat Sobirin menyatakan bahwa dengan adanya deklarasi ini di harapkan Acara Konferensi GP Ansor bisa sukses.
    “Dengan pertemuan deklarasi ini, kami berharap Konferensi berjalan sukses”, ujarnya.

    Acara berjalan khidmat dan ditutup dengan doa oleh sahabat Sholekuddin mantan Ketua PAC GP Ansor Kutorejo.

    (Harir,Anwar – Sorban)

  • TERLALU…. Reuni 212 Tahun Ini Membuktikan Mereka Gak Punya Empati*

    TERLALU…. Reuni 212 Tahun Ini Membuktikan Mereka Gak Punya Empati*

    COPAS….!!
    Alifurrahman – Seword

    Sorbansantri. Com. Bagi saya, kelompok 212 ini adalah sekumpulan orang-orang yang tak punya hati dan maunya menang sendiri. Pokoknya kepentingan sendiri yang didahulukan, tidak peduli dengan hak orang lain. Mau menang sendiri.

    Jika sebelumnya mereka hanya terlihat menutup jalan demi kepentingan demo, hari ini mereka semakin ditunjukkan keburukannya.

    Rencana acara reuni 212 tahun ini memang terbilang yang paling buruk. Karena Rizieq ditangkap, Munarman ditangkap, dan donatur sudah tidak bisa lagi kirim logistik ke rekening para demonstran. Apalagi, kotak amal yang selama ini dicurigai adalah bagian dari biaya pergerakan juga sudah ditumpas habis dan diamankan.

    Sontak panitia 212 terlihat kelabakan. Pemilihan tempat acara reuni sudah mirip seperti pemilihan lokasi balapan formula e. Pindah-pindah dan tidak jelas.

    Semula mereka akan menggelar reuni di Monas. Tapi karena tidak diijinkan dan Monas belum dibuka untuk umum, maka mereka pindah ke patung kuda. Tapi di sana lokasinya tidak terlalu luas. Dan di sana pun mereka tidak dapat ijin juga.

    Sebagai antisipasi, mereka menyiapkan tempat yang lebih aman. Yakni di pesantren adzzikra. Pesantren milik almarhum Arifin Ilham.

    Pemilihan tempat ini sudah dilakukan jauh hari. Meski adzzikra bukan di Jakarta, tapi itu lebih logis dan masuk akal dijadikan tempat acara reuni. Karena memang massa terbanyak peserta 212 ada di Bogor.

    Mengingat mereka sekarang juga tidak mendapat logistik, tidak dapat bus gratis, tidak dapat amplop dan nasi bungkus, maka kalau diselenggarakan di Bogor pasti akan menghemat anggaran.

    Ibaratnya, kalau acara diselenggarakan di Jakarta, massa dari Bogor mungkin akan banyak yang berhalangan hadir. Tapi kalau dilaksanakan di Bogor, mereka lebih mudah datang. Jalan kaki pun sampai.

    Akhirnya, untuk pertama kalinya, reuni 212 terlihat tidak berdaya. Sampai mereka harus menyiapkan tempat alternatif.

    Padahal secara isu, mestinya sekarang lah waktu yang tepat bagi mereka untuk berkumpul dalam jumlah besar. Mestinya sekarang lah mereka marah dan berdemo besar-besaran. Karena Rizieq ditangkap, Munarman ditangkap, bahkan MUI dihajar habis oleh densus 88.

    Tapi rencana reuni malah terlihat melempem. Tidak ada gairah. Tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

    Dari sini dapat kita simpulkan bahwa mereka sebenarnya tidak peduli dengan Rizieq Munarman atau siapapun itu. Jadi meski semua pimpinannya sudah ditangkap polisi, kalau tidak ada uang logistik, maka mereka tidak akan datang. Lalu taqdir Tuhan itu memang kadang unik. Entah ini kebetulan atau tidak, anak dari almarhum Arifin Ilham, Ameer Adzikra meninggal dunia di usia yang sangat muda. 20 tahun.

    Ameer meninggal karena sakit liver beberapa hari sebelum acara reuni 212.

    Sekarang pesantren Adzikra sedang dalam suasana duka. Para pengurus pesantren akhirnya menolak acara reuni 212 diadakan di pesantren. Surat ini secara jelas disampaikan kepada satgas dan panitia reuni.

    Namun karena mereka ini mungkin emang ga punya hati, atau ga punya perasaan, mereka masih ngotot untuk menggelar acara kumpul-kumpul di masjid Adzikra.

    Modusnya, acara reuni akan diganti dengan doa bersama untuk kepergian Ameer Adzikra. Luar biasa! benar-benar tak tau malu dan tak punya otak.

    Karena alasan itu hanya akal-akalan saja agar mereka bisa kumpul-kumpul.

    Pada dasarnya mereka tidak peduli dengan wafatnya Ameer Adzikra. Mereka juga tidak peduli dengan keluarga yang ditinggal. Cerita ini persis seperti para pendukung Ahok yang meninggal dunia di Jakarta dan tidak boleh dishalatkan di masjid. Persis. Mereka hanya peduli pada kepentingan pribadi dan politiknya, tidak peduli dengan kondisi dan mental orang sekelilingnya.

    Kalau mereka waras. Mestinya tak perlu menunggu surat pemberitahuan dari pesantren. Mestinya mereka secara reflek membatalkan acara di pesantren Adzikra. Kalaupun mereka mau mendoakan Ameer, ya mestinya sudah datang kemaren. Bukan menunggu momen 212.

    Tapi ya sekali lagi, dasarnya mereka ga punya otak dan perasaan, maka mereka hanya fokus pada kepentingan dan hajatnya sendiri, masalah orang lain lagi sedih dan sebagainya, kelompok 212 tidak peduli sama sekali.

    Jadi pada akhirnya siapapun pendukung 212 mereka akan habis dilalap oleh pengurusnya, bahkan saat Riziq si tahanpun mereka tidak peduli sama sekali.

    BEGITULAH KURA-KURA

    (Tole Sorban) – RN

  • “Wagub Jatim Emil Dardak Hadir Di Haul ke-37 Mbah Kyai Ilyas Mojokerto”

    Sorban santri. Com – Pelaksanaan Haul ke-37 Mbah Kyai Ilyas digelar di Kediaman KH. Khusein Ilyas, Desa Karangnongko, Kecamatan Sooko kabupaten Mojokerto pada Kamis malam (25/11/21). Acara Haul digelar secara online dan offline.

    Tampak hadir dalam acara peringatan Haul tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. Emil Dardak, Dr. KH. Syukron Jazilan, KH. Maksum Maulani, KH. Hambali, dan beberapa tamu undangan serta masyarakat sekitar.

    Mewakili tuan rumah, Dr. H. Emil Dardak menyampaikan ucapan terima kasih kepada KH. Khusein Ilyas yang telah mempercayakan sambutan atas nama tuan rumah.

    Selanjutnya, Dr. H. Emil Dardak menyampaikan bahwa acara Haul merupakan kegiatan yang sangat baik serta untuk meneladani para Masyayikh khususnya Mbah Ilyas. Karenanya ia mendukung diselenggarakannya Haul Haul Kyai Kyai lainya,Lebih lebih dengan cara alternatif model Haul seperti Haul nya Mbah Kiai Ilyas. Yakni secara online dan offline.

    “Dengan model haul ini, bisa dicontoh pada acara Haul-haul lainnya” terang Emil

    Acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil oleh Dr. KH. Syukron Djazilan. Dan kemudian mauidoh hasanah oleh KH. Hambali. Dalam mauidoh hasanahnya KH. Hambali menjelaskan tentang keutamaan memiliki amal yang ikhlas. Dengan keikhlasan maka kehidupan kita akan ditata oleh Allah SWT.

    Akhir acara ditutup dengan bacaan do’a oleh KH. Maksum Maulani.

    (Anwar – Sorban)

    Tags sooko
    Navigasi pos

  • Penutupan Kirab PC GP Ansor “Kirab Bendera dan Panji NU adalah Untuk Memuliakan NU”

    Penutupan Kirab PC GP Ansor “Kirab Bendera dan Panji NU adalah Untuk Memuliakan NU”

    Sorbansantri.com – Mojokerto – Penutupan Kirab Bendera Merah Putih dan Panji Panji NU digelar oleh PC. GP. Ansor Kabupaten Mojokerto pada hari Ahad pagi (21/11/2021) di halaman PCNU Kabupaten Mojokerto. Penyerahan Bendera Kirab ini diserahkan oleh ketua PAC GP. Ansor Kecamatan Ngoro (Saufi)melalui upacara penyambutan yang berlangsung meriah.

    Kemeriahan upacara tersebut tampak dari kehadiran peserta upacara yang memenuhi halaman dan kursi undangan. Tampak hadir Rais PCNU Kabupaten Mojokerto KH. Jamzuri Syarif, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto KH. Abd. Adzim Alwi, Ketua PC. GP. Ansor, Gus Ali Muh Nasih, Ketua Lembaga dan Banom, perwakilan Ansor dan Banser di seluruh PAC Se Kabupaten Mojokerto serta tamu undangan.

    Dalam amanat upacaranya, Gus Ali (sapaan akrab Ketua PC GP Ansor) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua fihak yang terlibat dalam suksesnya kirab Bendera dan Panji NU yang berlangsung dari hari Rabu tanggal 3 hingga 21 Nopember 2021.

    “Terima kasih saya ucapkan kepada semua fihak yang telah terlibat dalam suksesnya kirab mulai dari tanggal 3 hingga tanggal 21 Nopember, hari ini. Semoga Allah memberi Rahmat dan RidhoNYA kepada kita semua” ucap Gus Ali.

    Lebih lanjut Gus Ali menyatakan bahwa tujuan digelarnya kirab selain untuk menyambut Pra-Konferensi PC GP Ansor kab. Mojokerto juga untuk memuliakan NU, sekaligus juga menyongsong digelarnya muktamar NU.

    “Kita disini menggelar kirab NU tidak lain tidak bukan adalah untuk memuliakan NU, sehingga bisa satu komando untuk menyongsong Muktamar NU. Barokah Muktamar mudah mudahan untuk kita semua. Dan semoga menjadi ajang pemilihan pemimpin yang terbaik.”

    “Kegiatan ini” masih kata Gus Ali, “dilakukan untuk Ansor effek. Gerakan Ansor adalah utk kaderisasi. Tempo hari sudah kita melakukan akreditasi ke anak cabang. 13 anak cabang sudah siap mengikuti, ada 5 anak cabang yang masih remisi. Dan beberapa hari lagi, saya berharap semuanya telah siap dan lulus akreditasi sehingga semua bisa ikut konferensi”

    “Ansor dan Banser jika kita ingin aktif, maka ikuti peraturan. Jika tidak sanggup keluar dari barisan. Sebab Ansor didirikan tidak untuk main main. Ansor didirikan oleh Ulama.
    Kita semua wajib hukumnya mengikuti pengkaderan sehingg NU masa depan lebih baik lagi. Jika kader Ansor baik maka NU akan baik. Begitu sebaliknya” terang Gus Ali mengakhiri amanat upacaranya.

    KH. Abdul Adzim Alwi, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, mengapresiasi inisiasi kirab bendera dan Panji NU oleh PC. GP. Ansor Kabupaten Mojokerto.
    “Saya apresiasi setinggi tingginya atas inisiasi kirab bendera dan Panji NU ini oleh PC. GP. Ansor Kabupaten Mojokerto. Semoga Ansor lebih baik. Karena Ansor hari ini adalah wajah NU dimasa yang akan datang” tutupnya.

    (Anwar sorban) + LTN

  • PC LAZISNU MOJOKERTO JATIM  STUDY TOUR KE PC LAZISNU SRAGEN JATENG

    PC LAZISNU MOJOKERTO JATIM STUDY TOUR KE PC LAZISNU SRAGEN JATENG

    Sorbansantri.com — PC LAZISNU Kab Mojokerto Jawa Timur melakukan study tour ke PC LAZISNU Kab Sragen Jawa Tengah pada hari sabtu (20/11/2021) yang di ikuti oleh pengurus dan perwakilan UPZIS MWC NU sekabupaten mojokerto serta perwakilan pengurus PC NU Kabupaten Mojokerto total yang berangkat berjumlah 61 pengurus dengan mengendarai bus pariwisata.

    Sebelum berangkat semua peserta berkumpul dan melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid AR’RAUDLOH EL MUTTAQIEN PC NU Mojokerto, setelah pengecekan dari peserta yang akan berangkat dan doa bersama tepat pukul 05:30wib bus berangkat menuju Sragen dan sampai di tempat pelaksanaan study tour pondok pesantren wali songo sekitar pukul 09:00wib dengan di sambut oleh pengurus PC LAZISNU Kabupaten Sragen, semua peserta langsung menuju aula pendopo PP Wali Songo dan acara segera di mulai.

    Setelah pengurus PC LAZISNU Kabupaten Sragen mengucapkan selamat datang dan selamat belajar bersama untuk berkhidmat di NU melalui Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) di lanjut ketua PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto Gus H. M ROFI’ UDDIN S.Ag memberikan sambutan yang intinya menyampaikan terima kasih atas sambutan dari tuan rumah dan mohon maaf apabila ada hal hal yang kurang berkenan dari rombongan Mojokerto serta berharap dengan hadirnya rombongan LAZISNU Mojokerto ke Sragen bisa belajar banyak kepada LAZISNU Sragen tentang menjalankan LAZISNU supaya kedepan bisa lebih baik dan bermanfaat.

    Pemaparan tentang LAZISNU di sampaikan oleh KH. MA’RUF ISLAMUDDIN, beliau adalah pengasuh pondok pesantren Wali Songo Sragen sekaligus menjabat ketua PC NU Kabupaten Sragen

    Dalam pemaparannya beliau mengajak peserta rombongan memahami latar belakang berdirinya LAZISNU dengan gerakan koinnya dan melalui LAZISNU akan menjadikan kemandirian NU di segala aspek juga akan tercipta identitas baru.

    “Melalui LAZISNU dan KOIN NU kami menginginkan tercipta identitas baru, inspirasi saya ini muncul saat saya memperhatikan seragam banser semua sama, seragam fatayat semua sama, seragam muslimat pun semua sama, oleh karena itu kami berharap akan muncul KOTAK INFAQ NU semua sama” kata beliau di akhir pemaparannya.

    Sebelum acara di tutup di berikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya apabila ada hal yang kurang paham, H. KHAFID BUSYRI pengurus PC NU Mojokerto menutup acara dengan doa. (Dikin sorban)

  • IKRAR WAKAF NADIR MWC NU JETIS oleh PPAIW JETIS, BWI MOJOKERTO

    IKRAR WAKAF NADIR MWC NU JETIS oleh PPAIW JETIS, BWI MOJOKERTO

    Sorbansantri.com – pada hari jum’at (24)09/2021) di kantor MWC NU Jetis jam 08:00wib telah di laksanakan acara ikrar wakaf oleh 8 wakif dari  desa penompo dengan nadir MWC NU Jetis Mojokerto di hadapan pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW) kecamatan Jetis dengan harapan tanah yang telah di wakafkan tetap terjaga serta bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat secara teros menerus.

     

    Komponen yang hadir pada acara tersebut selain dari 8 pemilik tanah atau ahli waris pemilik tanah  selaku wakif dan pengurus MWC NU Jetis selaku nadir, hadir pula PPAIW kecamatan jetis, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Mojokerto serta pengurus LWP MWC NU Jetis.

     

    H. USAIL S.Pd.I selaku ketua MWC NU dalam sabutannya mengucapkan terima kasih kepada para wakif yang telah mewakafkan tanahnya dengan nadir MWC NU Jetis,  supaya bisa menjaga dan berupaya tanah yang telah di wakafkan bisa bermanfaat membawa keselamatan  kemulyaan  di dunia sampai di akhirat.

     

    Ketua PPAIW kecamatan Jetis bpk ACHMAD ANAS  S.Ag menyampaikan keterlibatan dan respon baik MWC NU Jetis terhadap permasalahan wakaf, serta siapnya menjadi nadir sungguh mengembirakan sekaligus ini adalah solusi terbaik tentang kenadiran,  karena selama ini banyak tanah wakaf yang mengunakan nadir perorangan, sedangkan nadir perorangan titik lemahnya bila nadirnya meninggal tidak ada regenerasi kenadiran, apabila nadir lembaga maka akan bisa teros menerus.

     

    Beliau juga mengharapkan dari LWP MWC NU Jetis selain mensosialisasikan wakaf  dengan nadir MWC NU bisa sekalian mensosialisasikan tentang wakof produktif.

     

    “Barangkali kedepan MWC NU bisa menampung wakaf tanah untuk pom, agrekultural,  perkebunan  sehingga semua masyarakat bisa merasakan kemanfaatan dari progam MWC NU” kata beliau di akhir sambutannya.

     

    KH. A. RIFAI DIMJATHI selaku ketua Badan Wakaf Indonesian kabupaten mojokerto  memberikan apresiasi yang luar biasa kepada MWC NU Jetis karena sampai sekarang sertifikat wakaf yang di keluarkan  BWI  sekabupaten Mojokerto paling banyak di keluarkan untuk tanah wakaf yang berada di Jetis. (Dikin sorban)

    Sorbansantri.com – pada hari jum’at (24)09/2021) di kantor MWC NU Jetis jam 08:00wib telah di laksanakan acara ikrar wakaf oleh 8 wakif dari desa penompo dengan nadir MWC NU Jetis Mojokerto di hadapan pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW) kecamatan Jetis dengan harapan tanah yang telah di wakafkan tetap terjaga serta bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat secara teros menerus.

    Komponen yang hadir pada acara tersebut selain dari 8 pemilik tanah atau ahli waris pemilik tanah selaku wakif dan pengurus MWC NU Jetis selaku nadir, hadir pula PPAIW kecamatan jetis, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Mojokerto serta pengurus LWP MWC NU Jetis.

    H. USAIL S.Pd.I selaku ketua MWC NU dalam sabutannya mengucapkan terima kasih kepada para wakif yang telah mewakafkan tanahnya dengan nadir MWC NU Jetis, supaya bisa menjaga dan berupaya tanah yang telah di wakafkan bisa bermanfaat membawa keselamatan kemulyaan di dunia sampai di akhirat.

    Ketua PPAIW kecamatan Jetis bpk ACHMAD ANAS S.Ag menyampaikan keterlibatan dan respon baik MWC NU Jetis terhadap permasalahan wakaf, serta siapnya menjadi nadir sungguh mengembirakan sekaligus ini adalah solusi terbaik tentang kenadiran, karena selama ini banyak tanah wakaf yang mengunakan nadir perorangan, sedangkan nadir perorangan titik lemahnya bila nadirnya meninggal tidak ada regenerasi kenadiran, apabila nadir lembaga maka akan bisa teros menerus.

    Beliau juga mengharapkan dari LWP MWC NU Jetis selain mensosialisasikan wakaf dengan nadir MWC NU bisa sekalian mensosialisasikan tentang wakof produktif.

    “Barangkali kedepan MWC NU bisa menampung wakaf tanah untuk pom, agrekultural, perkebunan sehingga semua masyarakat bisa merasakan kemanfaatan dari progam MWC NU” kata beliau di akhir sambutannya.

    KH. A. RIFAI DIMJATHI selaku ketua Badan Wakaf Indonesian kabupaten mojokerto memberikan apresiasi yang luar biasa kepada MWC NU Jetis karena sampai sekarang sertifikat wakaf yang di keluarkan BWI sekabupaten Mojokerto paling banyak di keluarkan untuk tanah wakaf yang berada di Jetis. (Dikin sorban)

  • Satkoyon Banser Mojosari Kawal Kegiatan Makesta PAC IPNU IPPNU

    Satkoyon Banser Mojosari Kawal Kegiatan Makesta PAC IPNU IPPNU

    Sorbansantri.com – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Kecamatan Mojosari mengawal kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Mojosari kabupaten Mojokerto yang diikuti 50 peserta didik Makesta.

    Kegiatan yang dilaksanakan mulai hari Sabtu-Minggu 18-19 Agustus 2020,di gedung MI WAJIB BELAJAR desa Pekukuhan, Mojosari,Mojokerto ini keamankan dibantu oleh personil Banser Satkoryon Kecamatan Mojosari yang dipimpin langsung oleh Kasatkoryon Ndan Imam Khoderi,mulai dari awal dimulainya acara hingga acara berakhir.

    Terpantau mulai dari Sabtu pagi para personil Banser sudah berjaga-jaga di pintu masuk MI Wajib Belajar Pekukuhan yang menjadi tempat penyelenggaraan Makesta. Para personil Banser terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam membantu, mengawal, dan mengamankan kegiatan Makesta Perdana ini.

    Pada sore harinya anggota Banser juga kembali berkoordinasi dengan sie acara tentang pelaksanaan Caraka Malam pada Sabtu malam, mereka berdiskusi tentang teknis kegiatan dan rute pelaksanaan jelajah malam.

    Sebelum pelaksanaan jelajah malam, semua panitia dan Banser kembali menggelar diskusi singkat tentang pelaksanaan jelajah malam, dalam diskusi tersebut hadir Kasatkaryon Banser Komandan Imam Khoderi.

    Tujuan utama Banser adalah keamanan.Banser ingin menjaga keamanan adik-adik IPNU IPPNU karena Banser juga dalam naungan Nahdlatul Ulama.Jadi,sudah semestinya untuk menjaga keamanan disetiap kegiatan kegiatan NU termasuk kegiatan IPNU IPPNU ini itu adalah tanggung jawab Banser,” ungkap Kasatkoryon Banser Mojosari Imam Khoderi.

    Untuk kedepannya Kasatkaryon Banser Mojosari berharap semoga kegiatan Makesta menjadikan pemuda-pemuda NU betul-betul faham tentang NU dan Aswaja agar mereka benar-benar yakin dengan ke-NUannya.

     

    Kontributor LTN NU Mojosari : Mila Agustin

    (Anwar sorban)

    Tags

  • Rapat internal jelang rapimcab gp Ansor kabupaten Mojokerto

    Rapat internal jelang rapimcab gp Ansor kabupaten Mojokerto

    Sorbansantri.com — Menyikapi tentang adanya penerapan PPKM yang telah ditetapkan oleh pemerintah sejak kemarin maka setiap kegiatan yang ada di lingkup pimpinan cabang di tiadakan untuk sementara karena sesuai himbauan atau instruksi dari pimpinan pusat, maka sekarang dengan adanya penurunan tingkat level maka kegiatan akan segera kita buka kembali tetapi harus tetap menerapkan sesuai prokes seperti yang dulu.

     

    Rapat internal yang dilaksanakan pada hari Senin (21-09-2021) pukul 14.00 yang bertempat di auditorium kantor PCNU, dihadiri oleh ketua GP Ansor cabang, pengurus harian GP Ansor cabang, pengurus harian rijalul ansor cabang, tim assesor, dan juga perwakilan dari pengurus Banser satkorcab mojokerto.

     

    Menurut Gus Ali nasih selaku ketua PC GP ANSOR kabupaten Mojokerto, di awal sambutannya mengatakan bahwasannya pertemuan kali ini bisa dibilang pertemuan yang mendadak dan mendesak menyikapi perihal surat edaran dari pimpinan wilayah tentang rencana akan diadakannya jadwal konferensi massal dari 7 pimpinan cabang yang ada di Jawa timur termasuk Kabupaten Mojokerto ini, sedangkan di sisa-sisa masa kepemimpinannya jadwal kegiatan pimpinan cabang masih sangat padat sekali, maka dalam rapat kali ini beliau menghimbau kepada setiap lembaga-lembaga nya agar mendokumentasikan setiap kegiatan yang sudah di lakukannya guna untuk akreditasi, masih menurut Gus Ali Gus Ali nasih beliau juga berharap kepada semua anggota yang ada di tingkat PAC maupun RANTING agar segera melaporkan dan mengarsipkan setiap kegiatan yang sudah dilakukannya guna untuk persiapan pelaporan akreditasi, di sisa sisa kepemimpinannyabeliau juga menginstruksikan kepada setiap lembaga yang ada di tingkatan cabang untuk mengagendakan kegiatan apa saja yang sudah di putuskan dalam hasil rakercab 3 di Pungging bulan lalu biar nantinya akan kita bahas lagi di saat RAPIMCAB Minggu depan.

     

    Menurut sahabat Yunus selaku sekretaris pimpinan cabang GP Ansor menjelaskan rapat hari ini menentukan beberapa poin di antaranya , konsolidasi organisasi, persiapan konferensi cabang, sistem kaderisasi PKD, persiapan akreditasi PAC dan RANTING, serta rencana penerbitan kartu anggota.

     

    Acara rapat internal kali ini berahir pukul 15.30 dengan di tutup doa oleh ketua PC RIJALUL ANSOR Gus Lutfi hakim. (Hasan sorban)

    Sorbansantri.com — Menyikapi tentang adanya penerapan PPKM yang telah ditetapkan oleh pemerintah sejak kemarin maka setiap kegiatan yang ada di lingkup pimpinan cabang di tiadakan untuk sementara karena sesuai himbauan atau instruksi dari pimpinan pusat, maka sekarang dengan adanya penurunan tingkat level maka kegiatan akan segera kita buka kembali tetapi harus tetap menerapkan sesuai prokes seperti yang dulu.

    Rapat internal yang dilaksanakan pada hari Senin (21-09-2021) pukul 14.00 yang bertempat di auditorium kantor PCNU, dihadiri oleh ketua GP Ansor cabang, pengurus harian GP Ansor cabang, pengurus harian rijalul ansor cabang, tim assesor, dan juga perwakilan dari pengurus Banser satkorcab mojokerto.

    Menurut Gus Ali nasih selaku ketua PC GP ANSOR kabupaten Mojokerto, di awal sambutannya mengatakan bahwasannya pertemuan kali ini bisa dibilang pertemuan yang mendadak dan mendesak menyikapi perihal surat edaran dari pimpinan wilayah tentang rencana akan diadakannya jadwal konferensi massal dari 7 pimpinan cabang yang ada di Jawa timur termasuk Kabupaten Mojokerto ini, sedangkan di sisa-sisa masa kepemimpinannya jadwal kegiatan pimpinan cabang masih sangat padat sekali, maka dalam rapat kali ini beliau menghimbau kepada setiap lembaga-lembaga nya agar mendokumentasikan setiap kegiatan yang sudah di lakukannya guna untuk akreditasi, masih menurut Gus Ali Gus Ali nasih beliau juga berharap kepada semua anggota yang ada di tingkat PAC maupun RANTING agar segera melaporkan dan mengarsipkan setiap kegiatan yang sudah dilakukannya guna untuk persiapan pelaporan akreditasi, di sisa sisa kepemimpinannyabeliau juga menginstruksikan kepada setiap lembaga yang ada di tingkatan cabang untuk mengagendakan kegiatan apa saja yang sudah di putuskan dalam hasil rakercab 3 di Pungging bulan lalu biar nantinya akan kita bahas lagi di saat RAPIMCAB Minggu depan.

    Menurut sahabat Yunus selaku sekretaris pimpinan cabang GP Ansor menjelaskan rapat hari ini menentukan beberapa poin di antaranya , konsolidasi organisasi, persiapan konferensi cabang, sistem kaderisasi PKD, persiapan akreditasi PAC dan RANTING, serta rencana penerbitan kartu anggota.

    Acara rapat internal kali ini berahir pukul 15.30 dengan di tutup doa oleh ketua PC RIJALUL ANSOR Gus Lutfi hakim. (Hasan sorban)