Kategori: Sosial

berita yang mengulas tentang aspek-aspek sosial dalam masyarakat, termasuk isu-isu yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, keadilan, hak asasi manusia, kesetaraan gender, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, pekerjaan, lingkungan hidup, dan permasalahan sosial lainnya

  • BAGANA siap sedia membantu korban bencana

    BAGANA siap sedia membantu korban bencana

    Infokom NU Mojokerto. Pada tanggal 3 feb bersama relawan2 di wilayah Mojokerto,BAGANA Banser Kab.Mojokerto siap-sigap membantu pengamanan korban bencana banjir hingga mencapai 1 meter di sekitar wilayah Kec.Sooko,Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM

    Masyarakat yang terkena banjir merasa aman dan nyaman karna dibantu Banser BAGANA dan para relawan.dalam membantu mengevakuasi Banjir.

    SORBANSANTRI.COM

    By.infokom PAC Mojosari,Februari 4/2020

    SORBANSANTRI.COM
    SORBANSANTRI.COM
  • BAGANA siap sedia membantu korban bencana

    BAGANA siap sedia membantu korban bencana

    Infokom NU Mojokerto. Pada tanggal 3 feb bersama relawan2 di wilayah Mojokerto,BAGANA Banser Kab.Mojokerto siap-sigap membantu pengamanan korban bencana banjir hingga mencapai 1 meter di sekitar wilayah Kec.Sooko,Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM

    Masyarakat yang terkena banjir merasa aman dan nyaman karna dibantu Banser BAGANA dan para relawan.dalam membantu mengevakuasi Banjir.

    SORBANSANTRI.COM

    By.infokom PAC Mojosari,Februari 4/2020

    SORBANSANTRI.COM
    SORBANSANTRI.COM
  • NU CARE LAZISNU MWCNU JETIS membantu yatim piatu dan dhuafa di desa sawo

    NU CARE LAZISNU MWCNU JETIS membantu yatim piatu dan dhuafa di desa sawo

    Sorbansantri.com – NU CARE LAZISNU MWCNU JETIS MOJOKERTO memberikan bantuan kepada 20 yatim piatu dan dhuafa di masjid al hidayah desa sawo kecamatan jetis kabupaten mojokerto(31/01/2021), acara di mulai dari ba’da sholat magrib, selain dari para anak yatim piatu dan dhuafa yang hadir juga dari pengurus masjid serta warga sekitar.

    Ustadz MAHMUD BUKHORI S.Ag selaku ketua, saat memberikan sambutan menjelaskan kepada warga yang hadir tentang keberadaan LAZISNU MWCNU JETIS di wilayah jetis dan mengharapkan warga jetis bila menyalurkan zakat, infaq, shodaqohnya ke LAZISNU, cukup dengan menghubungi pengurus via whatsapp maka team khusus akan hadir untuk mengambil donasi, beliau juga menjelaskan untuk warga yang ingin berinfaq shodaqoh ke LAZISNU meskipun 10.000 team khusus siap untuk mengambil.

    SORBANSANTRI.COM
    Ustadz MAHMUD BUKHORI S.Ag saat memberikan sambutan

    “Untuk santunan saat ini adalah progam lanjutan tahun 2020 yaitu menyantuni yatim piatu dhuafa ke seluruh desa yang ada di kecamatan jetis secara bergilir, dengan harapan bisa meringankan beban mereka meskipun yang di berikan NU CARE LAZISNU JETIS tidak seberapa” kata Ustadz MAHMUD S.Ag kepada team SORBAN.

    Sebelum pembagian bantuan di serahkan kepada para yatim piatu dan dhuafa, ada arahan, penjelasan dari pengurus PC LDNU KAB MOJOKERTO yaitu KH MAHRUS ALI kepada semua yang hadir dan masyarakat jetis untuk sadar zakat, meskipun pada awalnya dengan memaksakan diri untuk mengeluarkan zakat dan kalau sudah terbiasa akan hadir ke iklasan dari hati, beliau juga menharapakan warga jetis untuk menyalurkan zakat, infaq dan shodaqohnya melalui lembaganya NU yaitu LAZISNU

    Beliau juga menjelaskan pentingnya zakat dan shodaqoh di musim pandemi berdasarkan hadits rosululloh

    وقال صلى الله عليه وسلم: {حَصِّنُوا أموالَكم بالزَّكاةِ وَدَاووا مَرْضَاكُمْ بالصَّدَقَةِ وأَعِدُّوا لِلْبَلاءِ الدُّعَاءَ}
    Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda: {“Jagalah harta kalian dengan zakat, obatilah orang-orang sakit dengan sedekah dan siapkanlah do`a untuk menolak bencana.”}

    Para jamaah yang hadir mendengarkan penyampaian dari pengurus LAZISNU dan KH MAHRUS ALI dengan khitmad dan tidak ada yang meninggalkan lokasi sampai acara selesai (Dikin sorban)

  • GEBRAKAN AWAL SORBAN PEDULI DI HARLAH NU KE-95

    GEBRAKAN AWAL SORBAN PEDULI DI HARLAH NU KE-95

    wp.sorbansantri.com – Minggu, 31 Januari 2021. Santunan yang dikemas dalam Sorban Peduli adalah bentuk sosial kemanusiaan yang dirasa sudah waktunya dilakukan, apalagi setelah mengkaji beberapa kasus kemanusiaan (khususnya Janda), mereka hampir tidak tersentuh dalam giat sosial yang apalagi janda-janda yang akan memperoleh santunan adalah mereka yang terdampak bencana banjir di Mojokerto.

    Mengingat gerakan sosial kemanusiaan tersebut masih dalam wacana tapi harus dilakukan maka, sorban santri membuat Komunitas Sorban Peduli yang kedepannya akan secara rutin dilakukan di wilayah kecamatan di kabupaten Mojokerto. Dan pertama kali difokuskan di daerah sooko mojokerto dan sekitarnya dan dipilih untuk janda yang memperjuangkan dalam organisasi NU sekaligus memeriahkan HARLAH NU ke 95.

    salah satu contoh Bu Sumiati yang mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Sorban Peduli atas bantuan yang sudah diperoleh. Bu Sumiati adalah istri dari pak darno yang merupakan salah satu penggerak ISHARI yang ada di mengelo sooko-Mojokerto.

    Data janda pejuang NU yang terkumpul dihasilkan dari PAC GP Ansor Sooko yang diserahkan pada Sorban Peduli Kamis (28/1). Dan nilai tambah dalam pelaksanaan penyalurannya yaitu diadakan Do’a bersama yang dipimpin oleh Ustad H M Rofiudin sebelum diserahkan. Dengan harapan agar para Donatur, Relawan dan Janda Pejuang NU, diberi kelancaran rejeki yang dipenuhi keberkahan.

    Banyak yang mendukung dan mensupport dari gerakan ini, ada yang dari kalangan media Online dan Cetak seperti sekilasmedia.com dan RepublikNews. Ada juga komunitas, Organisasi serta masyarakat umum. Pembina Sorban Peduli Gus Ali M Nasih berharap, apa yang telah dilakukan dalam Sorban Peduli ini bisa meluas gerakannya dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat bisa amanah dan  bermanfaat bagi yang berhak untuk kita perjuangkan ” Pungkasnya. (abi sorban)

    Data Donasi masuk dan zona amal Sorban Peduli bisa di lihat di SINI

  • Tradisi NU Menjadi Perekat Perdamaian Bangsa

    Tradisi NU Menjadi Perekat Perdamaian Bangsa

    InfokomBanserNU- Tradisi yang ada di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) sebetulnya memiliki andil besar dalam menjaga perdamaian di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Salah satu di antaranya adalah Muludan yang di dalamnya terdapat beberapa hikmah sosial, seperti gotong royong, urunan, dan silaturahim antarmasyarakat. Demikian disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kiai Jampang Muda saat mengisi ceramah agama dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad, Kamis (29/11). kegiatan berlangsung di Dusun Kareo, Desa Caracas, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang. “Alhamdulillah dengan adanya kegiatan Muludan ini kita bisa saling silaturahim satu sama lain karena terkadang masalah itu muncul disebabkan oleh kurangnya silaturahim kita dengan yang lain sehingga menimbulkan sikap saling curiga,” ujarnya di hapan ratusan jamaah yang memadati lokasi acara.

    Kiai Jampang menambahkan, begitu juga dengan kegiatan tahlilan yang digelar sampai tujuh hari berturut-turut, tradisi ini mempunyai hikmah tersendiri untuk orang yang masih hidup, di antaranya adalah silaturahim antarmasyarakat akan tetap terjaga. Belum lagi kegiatan istighotsah, manakiban, rajaban, dan tradisi NU lainnya. “Dengan adanya kegiatan-kegiatan itu masyarakat akan saling menyapa dan berkomunikasi dengan obrolan yang positif karena tidak mungkin dalam kegiatan keagamaan semacam itu akan berbicara hal yang tidak senonoh,” tambahnya. Oleh karena itu, lanjutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) berperan penting dalam menjaga perdamaian dalam negeri.

    Sebut saja salah satunya NU. Organisasi kemasyarakatan dan keagamaan terbesar di Indonesia ini hingga kini menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian. Ia kemudian mencontohkan, di beberapa negara Islam yang ada di wilayah Arab seolah kehilangan arah karena dilanda konflik saudara yang berkepanjangan dan tak kunjung usai. Sementara di Indonesia terlihat masih kondusif walaupun ada konflik horizontal namun hal itu masih bisa diatasi dengan baik. “Muassis NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pernah dawuh: Hubbul wathan minal iman, cinta tanah air sebagian dari iman, dawuh ini menjadi pegangan kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di bumi pertiwi Indonesia,” tegasnya. Ditambahkan, dengan adanya rasa cinta kepada tanah air dan tumpah darah Indonesia akan mengesampingkan ego atau kepentingan pribadi maupun kelompok, karena tentu akan melihat kepentingan yang lebih luas, yaitu perdamaian dan kemasalahatan Indonesia.

    Hal ini menurut dia adalah karakter bangsa Indonesia yang sebenarnya yang jarang dimiliki oleh warga di negara lain. “Di sana memang ada nasionalisme, tapi nasionalismenya itu masih nasionalisme sekuler yang tidak dibalut dengan nilai-nilai keislaman,” ucapnya. Oleh karena itu, lanjutnya, ia meyakini bahwa ketika tidak menentunya perdamaian yang menimpa masyarakat Muslim di beberapa negara, maka NU diyakini akan menjadi ikon perdamaian dunia, indikatornya bisa dilihat dari banyaknya masyarakat dunia yang berkunjung ke PBNU untuk meminta pandangan dan arahan sesuai dengan prinsip yang dipegang oleh NU. “Saat ini sudah ada ratusan Pengurus Cabang Istimewa NU yang ada di belahan dunia, bahkan pengurus NU Afghanistan semuanya diisi oleh penduduk pribumi, para pengurus di ini tentu saja akan menyampaikan pesan damai kepada masyarakat dunia,” pungkasnya.

  • SEBELAS DUA BELAS ANTARA FELIX DAN MATA-MATA IMPERIALISME BELANDA

    SEBELAS DUA BELAS ANTARA FELIX DAN MATA-MATA IMPERIALISME BELANDA

    InfokomBanserNU- Snouck Hurgronje adalah mata2 imperialisme Belanda. Ia disusupkan utk menghancurkan kekuatan kaum pejuang yg mayoritas beragama Islam. Mengapa rakyat Indonesia sulit ditaklukkan?

    Snouck menemukan jawabannya. Tak lain dan tak bukan, kekuatan itu terletak pada semangat agamanya. Agama yang mengajarkan utk mencintai tanah air. Agama yg menyuntikkan dimensi jihad utk mengusir segala bentuk kolonialisme.

    Lalu Snouck mempelajar Islam. Budaya Islam. Tradisi Islam. Bahkan detail2 etos spiritualitas yg membuat bangsa Indonesia begitu gigih berjuang.

    Bukan berhenti di situ. Snouck pun mempelajari pangkal utama ajaran agama tsb. Ia hafal Al-Quran 30 juz. Ia juga mempelajari kitab2 hadits yg mu’tabarah, seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dan kutubus sittah lainnya. Bahkan, Snouck hafal sebagian besar hadits2 tsb di luar kepala.

    Lalu apa tujuan Snouck? Tak lain adalah utk menghancurkan Islam dari dalam. Tanpa menafikan kekuatan dan perjuangan agama lain, tapi dengan menggerogoti kekuatan Islam, maka perjuangan rakyat Indonesia terhadap kolonial Belanda relatif akan lemah, dan akan mudah dihancurkan.

    Inilah yg disebut orientalisme. Mempelajari Islam bkn utk mendapatkan hidayah, melainkan utk menghancurkannya. Dengan begitu, menguasai Nusantara hanya soal waktu saja. Nusantara, akan dg mudah dikuasai.

    Zaman berubah musim pun berganti..

    Sekarang terbitlah Felix Siauw, sang muallaf yg baru sekitar th 2002 memeluk Islam. Felix tdk perlu menghafalkan Al quran dan mempelajari hadits scr detail layaknya Snouck. Itu butuh waktu lama.

    Dengan kemampuannya mengolah kata, Felix ibarat mercusuar. Ia segera mendapatkan simpati dan pengikut yg relatif banyak dari kalangan generasi muda islam berusia tanggung, anak2 muda yg blm mengenal banyak hal tentang agama. Anak remaja yg msh labil dan mencari jati diri.

    Tidak perlu waktu lama, Felix segera menjadi tokoh penting di lingkungan HTI. Ia pun segera memulai menjalankan misi propaganda pecah belah. Ia gelorakan ide khilafah yg sangat gila dan paling tdk masuk akal itu.

    Laju gerakan Felix seperti tak terbendung. Ia segera mengkampanyekan bhw nasionalisme itu tdk ada dalil dan dasarnya dlm Islam.

    Mafhum mukhalafahnya adalah, mencintai tanah air itu tdk penting. Yang penting adalah islam. Padahal negeri ini didirikan berdasarkan kesepakatan segenap komponen bangsa dan agama yg beragam. Semua bersatu dlm satu ikatan Nasional, Indonesia..!

    Sepintas gagasan itu benar. Tapi sangat menipu dan penuh kamuflase. Bagaimana dpt menegakkan Islam jika negara (state) dan bangsa (nation) hancur berantakan? Padahal Imam Al-Ghazsli pernah menyebut, pemerintahan negara dan misi kenabian ibarat saudara kembar.

    Saya yakin, Felix tahu persis, bhw jika Pancasila diganti, dan sistem khilafah berdiri di bumi Nusantara, maka sekeping tanah surga yg bernama Indonesia akan berubah menjadi neraka. Perang saudara akan terjadi. Papua, Makasar, Bali, Aceh, dst, akan segera memproklamasikan diri lepas dari Indonesia. Dan di atas pangkuan ibu pertiwi, akan menjadi ladang pembantaian. Sesama anak negeri akan saling memangsa..!

    Indonesia negeri damai, yg didirikan oleh para founding fathers dg genangan darah dan air mata, akan terkoyak dlm kepingan2 kecil. Indonesia pun, akan menjelma seperti kawasan Syiria, Irak, Afganistan, dan libiya, yg tak pernah bisa tidur dg nyenyak, dan tak sempat membangun mimpi masa depan, karena di daratan dan udara, terdengar desing peluru dan mesiu yg memekakkan telinga.

    Dengan begitu, ide2 Felix adalah mesin penghancur terhadap pemikiran para founding fathers negeri ini. Dasar2 keagamaan para ulama dan cendekiawan muslim, seperti Qurays Sihab, Gus Mus, Cak Nur, dicampakkan begitu saja.

    Sebagai seorang muallaf, Felix telah melampaui batas dan kapasitas intelektual pas-pasan yg ia miliki. Melalui medan dakwah, ia suntikkan virus perpecahan, benih2 anti nasionalisme, dst.

    Dengan congkak ia berani mengibaratkan pemerintahan Jokowi sbg rezim Firaun yg membunuh anak laki2, lantaran Jokowi menerbitkan Perppu Ormas, Felix telah memecah belah elemen bangsa, dan sesama umat.

    Pertanyaan besarnya adalah, misi apa gerangan yg dibawa Felix?

    Sama halnya misi Snouck Hurgronje yg baru diketahui 100 tahun kemudian, maka misi mendasar dari Felix tdk mudah utk diketahui saat ini. Tapi 100 tahun di kemudian hari, ketika keutuhan NKRI berhasil dicabik-cabik, ktk seluruh anak bangsa hanya bisa meratapi kekonyolannya, maka barulah sejarah akan mengetahui itu.

    Benturan antar peradaban seperti disinyalir oleh Huntington, bkn isapan jempol belaka. Itu memang nyata. Dan Indonesia, yg memiliki potensi kekuatan besar dunia setelah Cina, menjadi sasaran utama penghancuran.

    Apakah Felix adalah Snouck Hurgronje dalam wujud yg beda? Entahlah.. Yang jelas, para pemilik suara lantang ‘anti china’ sangat ditunggu teriakan lantangnya ‘anti felix’.
    Mungkinkah itu terjadi?

    Wallahu A’lam..

  • SEBELAS DUA BELAS ANTARA FELIX DAN MATA-MATA IMPERIALISME BELANDA

    SEBELAS DUA BELAS ANTARA FELIX DAN MATA-MATA IMPERIALISME BELANDA

    Snouck Hurgronje adalah mata2 imperialisme Belanda. Ia disusupkan utk menghancurkan kekuatan kaum pejuang yg mayoritas beragama Islam. Mengapa rakyat Indonesia sulit ditaklukkan?

    Snouck menemukan jawabannya. Tak lain dan tak bukan, kekuatan itu terletak pada semangat agamanya. Agama yang mengajarkan utk mencintai tanah air. Agama yg menyuntikkan dimensi jihad utk mengusir segala bentuk kolonialisme.

    Lalu Snouck mempelajar Islam. Budaya Islam. Tradisi Islam. Bahkan detail2 etos spiritualitas yg membuat bangsa Indonesia begitu gigih berjuang.

    Bukan berhenti di situ. Snouck pun mempelajari pangkal utama ajaran agama tsb. Ia hafal Al-Quran 30 juz. Ia juga mempelajari kitab2 hadits yg mu’tabarah, seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dan kutubus sittah lainnya. Bahkan, Snouck hafal sebagian besar hadits2 tsb di luar kepala.

    Lalu apa tujuan Snouck? Tak lain adalah utk menghancurkan Islam dari dalam. Tanpa menafikan kekuatan dan perjuangan agama lain, tapi dengan menggerogoti kekuatan Islam, maka perjuangan rakyat Indonesia terhadap kolonial Belanda relatif akan lemah, dan akan mudah dihancurkan.

    Inilah yg disebut orientalisme. Mempelajari Islam bkn utk mendapatkan hidayah, melainkan utk menghancurkannya. Dengan begitu, menguasai Nusantara hanya soal waktu saja. Nusantara, akan dg mudah dikuasai.

    Zaman berubah musim pun berganti..

    Sekarang terbitlah Felix Siauw, sang muallaf yg baru sekitar th 2002 memeluk Islam. Felix tdk perlu menghafalkan Al quran dan mempelajari hadits scr detail layaknya Snouck. Itu butuh waktu lama.

    Dengan kemampuannya mengolah kata, Felix ibarat mercusuar. Ia segera mendapatkan simpati dan pengikut yg relatif banyak dari kalangan generasi muda islam berusia tanggung, anak2 muda yg blm mengenal banyak hal tentang agama. Anak remaja yg msh labil dan mencari jati diri.

    Tidak perlu waktu lama, Felix segera menjadi tokoh penting di lingkungan HTI. Ia pun segera memulai menjalankan misi propaganda pecah belah. Ia gelorakan ide khilafah yg sangat gila dan paling tdk masuk akal itu.

    Laju gerakan Felix seperti tak terbendung. Ia segera mengkampanyekan bhw nasionalisme itu tdk ada dalil dan dasarnya dlm Islam.

    Mafhum mukhalafahnya adalah, mencintai tanah air itu tdk penting. Yang penting adalah islam. Padahal negeri ini didirikan berdasarkan kesepakatan segenap komponen bangsa dan agama yg beragam. Semua bersatu dlm satu ikatan Nasional, Indonesia..!

    Sepintas gagasan itu benar. Tapi sangat menipu dan penuh kamuflase. Bagaimana dpt menegakkan Islam jika negara (state) dan bangsa (nation) hancur berantakan? Padahal Imam Al-Ghazsli pernah menyebut, pemerintahan negara dan misi kenabian ibarat saudara kembar.

    Saya yakin, Felix tahu persis, bhw jika Pancasila diganti, dan sistem khilafah berdiri di bumi Nusantara, maka sekeping tanah surga yg bernama Indonesia akan berubah menjadi neraka. Perang saudara akan terjadi. Papua, Makasar, Bali, Aceh, dst, akan segera memproklamasikan diri lepas dari Indonesia. Dan di atas pangkuan ibu pertiwi, akan menjadi ladang pembantaian. Sesama anak negeri akan saling memangsa..!

    Indonesia negeri damai, yg didirikan oleh para founding fathers dg genangan darah dan air mata, akan terkoyak dlm kepingan2 kecil. Indonesia pun, akan menjelma seperti kawasan Syiria, Irak, Afganistan, dan libiya, yg tak pernah bisa tidur dg nyenyak, dan tak sempat membangun mimpi masa depan, karena di daratan dan udara, terdengar desing peluru dan mesiu yg memekakkan telinga.

    Dengan begitu, ide2 Felix adalah mesin penghancur terhadap pemikiran para founding fathers negeri ini. Dasar2 keagamaan para ulama dan cendekiawan muslim, seperti Qurays Sihab, Gus Mus, Cak Nur, dicampakkan begitu saja.

    Sebagai seorang muallaf, Felix telah melampaui batas dan kapasitas intelektual pas-pasan yg ia miliki. Melalui medan dakwah, ia suntikkan virus perpecahan, benih2 anti nasionalisme, dst.

    Dengan congkak ia berani mengibaratkan pemerintahan Jokowi sbg rezim Firaun yg membunuh anak laki2, lantaran Jokowi menerbitkan Perppu Ormas, Felix telah memecah belah elemen bangsa, dan sesama umat.

    Pertanyaan besarnya adalah, misi apa gerangan yg dibawa Felix?

    Sama halnya misi Snouck Hurgronje yg baru diketahui 100 tahun kemudian, maka misi mendasar dari Felix tdk mudah utk diketahui saat ini. Tapi 100 tahun di kemudian hari, ketika keutuhan NKRI berhasil dicabik-cabik, ktk seluruh anak bangsa hanya bisa meratapi kekonyolannya, maka barulah sejarah akan mengetahui itu.

    Benturan antar peradaban seperti disinyalir oleh Huntington, bkn isapan jempol belaka. Itu memang nyata. Dan Indonesia, yg memiliki potensi kekuatan besar dunia setelah Cina, menjadi sasaran utama penghancuran.

    Apakah Felix adalah Snouck Hurgronje dalam wujud yg beda? Entahlah.. Yang jelas, para pemilik suara lantang ‘anti china’ sangat ditunggu teriakan lantangnya ‘anti felix’.
    Mungkinkah itu terjadi?

    Wallahu A’lam..

  • Ngaji Kebangsaan Satu Dekade Haul Gus Dur di PCNU Kab Mojokerto

    Ngaji Kebangsaan Satu Dekade Haul Gus Dur di PCNU Kab Mojokerto

    Cyberaswaja.online | Sooko. Halaman parkir penuh dan Aula PCNU Kab Mojokerto ramai, dilangsungkan Ngaji Kebangsaan Satu Dekade Haul Gusdur dengan tema “KEBUDAYAAN MELESTARIKAN KEMANUSIAAN”. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.00 wib tersebut, dihadiri Tokoh lintas Agama, diantaranya Walikota Mojokerto, BUPATI Mojokerto, KAPOLRES Kabupaten Mojokerto, DANDIM dan Seluruh ORMAS serta Lintas Komunitas. 25/01/2020.

    foto: Ngaji Kebangsaan Haul Gusdur satu dekade
    foto: Ngaji Kebangsaan Haul Gusdur satu dekade oleh Ning Alisa Wahid

    Acara tersebut sangat penting bagi bangsa dan negara mengingat dari pribadi GUS Dur yang selalu dirindukan dan menjadi marwah NU sebagai satu-satunya ormas yang sudah tidak diragukan lagi dengan Politik Kebangsaannya, sebagai pemersatu bangsa yang berbeda-beda dan merupakan elemen penting dalam berdirinya suatu bangsa.

    foto: Ngaji Kebangsaan Haul Gusdur satu dekade
    Foto: Pengurus PC NU bersama jajaran Forkopimda Mojokerto pada Ngaji Kebangsaan Haul Gusdur satu dekade

    foto: Ngaji Kebangsaan Haul Gusdur satu dekade
    Foto: Peserta Ngaji Kebangsaan Haul Gusdur satu dekade

    Dengan pemateri semua tokoh lintas agama se Kabupaten Mojokerto, keistimewaan acara ini turut juga dihadiri Neng Alisa Wahid, beliau menyampaikan pesan dan kesan, serta bercerita tentang kisah kehidupan almarhum Gus Dur perihal Kebangsaan dan Bernegara. (red-fio)

  • PC GP Ansor Sidrap Membawa Logistik Bantuan Sulawesi Barat

    PC GP Ansor Sidrap Membawa Logistik Bantuan Sulawesi Barat

    wp.sorbansantri.com – Sahabat Relawan Denwatser GP Ansor Sulawesi Barat. Begitu ramah terhadap anak2 memberikan makanan sambil jongkok. Sahabat lainnya Membantu bagikan bantuan ke masyarakat Karangpuang Mamuju – Sulawesi Barat Membawa Logistik Bantuan.

    Banser dan Keluarga Besar NU Teluk Bintuni, Sumbawa bantuan dari Karangtaruna The Green Singgani Sigenti Desa Aigenti Kecamatan Tinombo Selatan Kab.Parigi Mauton Prop.Sulawesi Tengah, Bantuan Pc.Ansor Kab.Gowa dan FSN Kab.Gowa.

    Bantuan, Pc.Ansor Kab.Sidrap. membawa logistik dan 250 Paket Sembako untuk masyarakat Di pulau karangpuang Mamuju dengan Melibatkan personil sebanyak 22 orang.
    Dan menyisir 5 Dusun dari 11 Dusun Di Karangpuang dan menambatkan jangkar di 3 Dermaga.(Fapih Fa’qis Sha)
  • Kalau Meminta Apa-apa Itu Jangan Banyak-Banyak

    Kalau Meminta Apa-apa Itu Jangan Banyak-Banyak

    KH Maimun Zubair berkata:

    “Cung… lek nyuwun Allah Ta’ala kui ojo akeh-akeh. ( kalau meminta apa-apa itu jangan banyak-banyak)
    Papat wae wes cukup
    (nak… jika meminta kepada Allah itu jangan banyak banyak, cukup minta empat perkara ini):

    1. Nyuwun nikmate urip. (Meminta nikmatnya hidup).
    2. Nyuwun rizqi lumintu. (Meminta Rizki yang lancar).
    3. Nyuwun keluarga tentrem. (Meminta keluarga yang tentram).
    4. Nyuwun bejo donyo akhirat. (meminta bahagia dunia akherat).

    Do’a mensyukuri nikmat | Do’a Nabi Sulaiman:

    رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ.

    ‏ Do’a untuk minta rezeki | Do’a Nabi Isa

    اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآَخِرِنَا وَآَيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقيْن

    Doa menginginkan anak yang baik | Doa Nabi Zakariyya:

    رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

    ‏Doanya hamba-hamba Allah yang beriman

    رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

    Doanya Nabi Ibrohim:

    رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ


    Doa minta keberuntungan | Doa Nabi Muhammad:

    ” اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مُوجِباتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزائِمَ مَغْفِرَتِكَ، والسَّلامَةَ مِنْ كُلِّ إثمٍ، والغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، والفَوْزَ بالجَنَّةِ، والنَّجاةَ مِنَ النَّارِ

    Doa minta kebaikan dunia dan akhirat:

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

    Semoga manfaat dan barokah. Amin..🤲🤲🤲

    (red.Ansor Kebonjeruk)