Kategori: Tokoh

  • Rahasia BJ Habibie Turunkan Rupiah ke Rp 6.500

    Rahasia BJ Habibie Turunkan Rupiah ke Rp 6.500

    Sorbansantri.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah, mencapai lebih dari Rp 16.000 pada Selasa (17/1/2024). Menurut data Bank Indonesia (BI), kurs rupiah mencapai Rp 16.099 per dolar AS pada Selasa (17/10/2024), angka tertinggi sejak Minggu (1/12/2024). Namun, angka ini bukanlah yang tertinggi dalam sejarah Indonesia.

    Seperti yang dilaporkan Kompas.com pada Rabu (11/9/2019), rupiah pernah merosot hingga Rp 17.000 per dolar AS selama krisis ekonomi 1998. Akan tetapi, Presiden kala itu, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, berhasil menstabilkannya hingga rupiah menguat menjadi Rp 6.500 per dolar AS.

    Strategi BJ Habibie dalam Memperkuat Rupiah

    Meskipun bukan ahli ekonomi, BJ Habibie berhasil memulihkan dan meningkatkan nilai tukar rupiah secara dramatis. Habibie, seorang ahli aeronautika, membandingkan jatuhnya nilai rupiah selama krisis ekonomi 1998 dengan pesawat yang mengalami stall, sebuah kondisi di mana pesawat kehilangan daya angkat dan bisa jatuh jika tidak segera ditangani.

    Sebagai respons, Habibie mengadopsi strategi untuk mempertahankan keseimbangan agar nilai rupiah tidak terus menurun.

    Ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony Prasetiantono, menyatakan bahwa kebijakan restrukturisasi perbankan pada 21 Agustus 1998 sangat berpengaruh terhadap penguatan rupiah. Saat itu, beberapa bank dilebur menjadi bank baru yang lebih stabil secara finansial, termasuk Bank Mandiri.

    Selanjutnya, BJ Habibie memisahkan Bank Indonesia (BI) dari pemerintah, menjadikannya lembaga independen yang dipercaya oleh masyarakat. Menurut Kompas.com (12/9/2019), tujuan pemisahan BI dari pemerintah adalah untuk memastikan bahwa BI bebas dari pengaruh atau tekanan pemerintah.

    @beritasorban

    Di tengah krisis ekonomi 1998, rupiah sempat jatuh hingga Rp 17.000 per dolar AS. Namun, kepemimpinan BJ Habibie membawa perubahan besar. Dengan kebijakan restrukturisasi perbankan, pemisahan Bank Indonesia dari pemerintah, dan mengembalikan kepercayaan investor asing, rupiah berhasil menguat drastis hingga menyentuh Rp 6.500 per dolar AS. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah ekonomi Indonesia dan membuktikan bahwa dengan kebijakan yang tepat, ekonomi nasional dapat dipulihkan. BJ Habibie tidak hanya dikenal sebagai teknokrat, tapi juga pemimpin yang mampu menghadapi krisis dengan bijaksana. #BJHabibie #Krisis1998 #RupiahKuat #EkonomiIndonesia #SejarahEkonomi #RupiahMenguat #InspirasiBangsa

    ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Apa Itu Partai Coklat yang Disebut Yoyok Saat Rapat Menhan?

    Apa Itu Partai Coklat yang Disebut Yoyok Saat Rapat Menhan?

    BERITA VIDEO

    Jakarta, SorbanSantri.com – Istilah Partai Coklat menarik perhatian publik setelah disinggung oleh anggota DPR RI Fraksi NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, dalam rapat kerja Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2024). Yoyok menyampaikan kekhawatirannya terkait netralitas TNI dan menyebut istilah ini di tengah pembahasan penyimpangan dalam pelaksanaan pemilu.

    Partai Coklat: Apa Maksudnya?

    Dalam rapat tersebut, Yoyok menyoroti perlunya tindakan tegas TNI terhadap berbagai kasus penyimpangan dalam pemilu, seperti politik uang, kampanye hitam, dan lainnya. Di sela-sela pernyataannya, ia menyebut isu Partai Coklat, yang ia kaitkan dengan fenomena politik terkini.

    “Di media ini lagi kencang-kencangnya katanya ada partai baru, Partai Coklat. Enggak mungkin kalau kita enggak tahu,” ucap Yoyok.

    Yoyok mengkritik netralitas TNI yang dianggapnya terlalu pasif, terutama jika dihadapkan dengan penyimpangan pemilu. Ia meminta TNI untuk berani bertindak tegas, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

    Hubungan dengan Simpatisan Jokowi

    Istilah Partai Coklat ternyata tidak hanya disebut oleh Yoyok. Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menggunakan istilah ini dalam konteks berbeda. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Hasto menyebut Partai Coklat sebagai istilah yang merujuk pada simpatisan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Menurut Hasto, simpatisan ini memiliki peran strategis dalam Pilkada 2024, didukung oleh langkah-langkah Jokowi yang dinilai sebagai upaya membangun kekuatan politik baru setelah masa jabatannya berakhir.

    “Pak Jokowi melakukan begitu banyak penempatan strategis sebelum lengser, seperti penunjukan Pak Listyo Sigit sebagai Kapolri. Ini adalah bagian dari upaya membangun kerajaan politik dengan menempatkan orang-orang terdekatnya di berbagai posisi penting,” ujar Hasto.

    Ia menambahkan bahwa strategi Jokowi mencakup mobilisasi simpatisan yang disebut sebagai Partai Coklat untuk memenangkan Pilkada 2024 di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Utara dan Jawa Tengah.

    Kritik terhadap Praktik Politik Kekuasaan

    Hasto juga menyebut bahwa Jokowi telah mengintervensi politik lokal untuk memastikan keberhasilan kandidat yang memiliki hubungan dekat dengannya. Ia menilai tindakan ini mengkhianati prinsip negara republik yang seharusnya menjunjung tinggi kompetisi politik yang sehat.

    “Mobilisasi Partai Coklat terlihat jelas di berbagai daerah, seperti Boyolali, Sumatera Utara, hingga Jakarta. Ini menunjukkan bagaimana pengaruh kekuasaan dimanfaatkan untuk memperluas pengaruh politik pribadi,” tambahnya.

    TNI dan Peran dalam Pemilu

    Dalam konteks ini, Yoyok menegaskan bahwa TNI harus mengambil peran aktif dalam menjaga kejujuran dan keadilan pemilu. Ia berharap netralitas TNI tidak menjadi alasan untuk berdiam diri jika terjadi penyimpangan yang jelas di depan mata.

    “Kalau ada penyimpangan, tangkap. Jangan biarkan demokrasi berjalan brutal seperti sekarang,” tegas Yoyok.

    Pernyataan ini mencerminkan keresahan terhadap dinamika politik Indonesia yang semakin kompleks menjelang Pilkada 2024. Istilah Partai Coklat menjadi simbol dari diskusi tentang integritas, netralitas, dan pengaruh kekuasaan dalam sistem demokrasi.


    Ikuti berita terkini lainnya hanya di SorbanSantri.com.

    @beritasorban Isu Partai Coklat mencuri perhatian publik usai disebut oleh anggota DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, dalam rapat bersama Menhan. Istilah ini juga pernah digunakan Hasto Kristiyanto untuk menggambarkan simpatisan Jokowi yang dinilai aktif memobilisasi kekuatan di Pilkada 2024. Yoyok mempertanyakan netralitas TNI dalam menghadapi penyimpangan pemilu seperti politik uang dan kampanye hitam. Di sisi lain, Hasto mengkritik Jokowi yang disebut membangun kekuatan politik seperti kerajaan, dengan menempatkan orang-orang terdekatnya di posisi strategis. Apakah istilah Partai Coklat ini menggambarkan realitas politik Indonesia saat ini? Mari kita bahas lebih lanjut dan wujudkan demokrasi yang jujur dan adil. #partaicoklat #pilkada2024 #fypシ゚ ♬ suara asli Sorban Santri
  • Waketum Gerindra Sesalkan Pernyataan Gus Miftah yang Hina Penjual Es Teh, Publik Desak Evaluasi

    Waketum Gerindra Sesalkan Pernyataan Gus Miftah yang Hina Penjual Es Teh, Publik Desak Evaluasi

    BERITA VIDEO

    Jakarta, wp.sorbansantri.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono, menyayangkan pernyataan kontroversial yang dilontarkan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana alias Gus Miftah. Pernyataannya yang dianggap menghina penjual es teh di sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah, menuai kecaman luas dari masyarakat.

    Budi menyebutkan perlunya evaluasi terhadap pernyataan yang berpotensi memicu kegaduhan publik. Ia juga menegaskan bahwa masukan dari masyarakat terkait desakan agar Gus Miftah mundur akan dipertimbangkan.
    “Kami serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat,” ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12).

    Kejadian ini bermula dari potongan video yang viral di media sosial, di mana Gus Miftah mengolok seorang penjual es teh dengan perkataan yang dianggap tidak pantas. Dalam video tersebut, ia berkata:
    “Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak enggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), g**k. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir).”*

    Setelah video itu viral, kecaman publik berdatangan, menuntut Gus Miftah untuk meminta maaf dan menunjukkan sikap yang lebih bijak sebagai pejabat publik.

    Merespons situasi ini, Gus Miftah melalui sebuah video menyatakan telah meminta maaf secara langsung kepada penjual es teh yang bersangkutan. Ia mengklaim bahwa pernyataannya tersebut hanyalah candaan.
    “Oleh karena itu, atas candaan kepada yang bersangkutan saya akan meminta maaf secara langsung. Mudah-mudahan dibukakan pintu maaf untuk saya,” ungkapnya.

    Selain itu, Gus Miftah juga mengaku telah mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya. Ia diminta untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di depan publik.
    “Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum,” tambahnya.

    Insiden ini menjadi peringatan penting bagi pejabat publik agar menjaga sensitivitas dalam berkomunikasi, terutama di tengah masyarakat yang heterogen. Publik kini menanti langkah selanjutnya, termasuk apakah evaluasi terhadap posisi Gus Miftah akan dilakukan oleh pihak terkait.


    Berita ini ditulis oleh tim Sorban Santri. Tetap pantau berita terkini di SorbanSantri.com untuk informasi terbaru seputar isu nasional dan keagamaan.

    @beritasorban "Kabar mengejutkan datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama, Gus Miftah, yang viral karena pernyataannya terhadap seorang penjual es teh. Dalam sebuah pengajian di Magelang, Gus Miftah melontarkan kata-kata yang dianggap menghina, memicu kecaman luas dari masyarakat. Wakil Ketua Umum Gerindra, Budisatrio Djiwandono, menyayangkan insiden ini dan menyerukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang. Gus Miftah telah meminta maaf langsung kepada pedagang es teh yang bersangkutan dan mengklaim ucapannya hanyalah candaan. Namun, ia juga mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet untuk lebih bijak dalam berucap. Kasus ini menjadi peringatan penting bagi pejabat publik agar menjaga sensitivitas di depan masyarakat. Akankah ada tindak lanjut dari desakan publik agar Gus Miftah mundur? Kita tunggu perkembangan selanjutnya." #gusmiftah #gerinda #estehviral #fypviralシ ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Gus Dullah: Putra Kiai Sepuh yang Siap Maju di Pilkada Mojokerto 2024 dengan Restu Ayahanda

    Gus Dullah: Putra Kiai Sepuh yang Siap Maju di Pilkada Mojokerto 2024 dengan Restu Ayahanda

    BERITA VIDEO

    Sa’dullah Syarofi bin Chusain Ilyas, yang akrab disapa Gus Dullah, adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai putra kiai sepuh, tetapi juga sebagai tokoh yang sudah lama berkontribusi dalam memberikan ilmu kepada masyarakat. Kini, Gus Dullah mengambil langkah besar dengan memutuskan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mojokerto 2024.

    Sebagai anak dari KH. Husaein Ilyas, seorang kiai sepuh yang telah lama dikenal sebagai guru dan pembimbing umat, Gus Dullah mengemban amanah besar dalam membawa nilai-nilai keagamaan dan sosial yang diwariskan oleh sang ayah. Namun, kali ini, ia memutuskan untuk mengambil peran yang lebih besar dalam kancah politik daerah.

    Keputusan Gus Dullah untuk maju dalam Pilkada Mojokerto 2024 bukanlah keputusan yang diambil dengan sembarangan. Dalam langkah besar ini, ia siap mempertaruhkan nama baik ayahnya, KH. Husaein Ilyas, yang telah lama dikenal sebagai sosok yang sangat dihormati di kalangan masyarakat dan pesantren. Gus Dullah menyadari bahwa nama besar ayahnya menjadi salah satu aset berharga yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

    Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan, Gus Dullah menegaskan bahwa niatnya untuk maju dalam Pilkada Mojokerto bukanlah untuk sekadar berambisi pribadi, melainkan untuk melanjutkan perjuangan ayahnya dalam membangun masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tanah Mojokerto. Ia juga mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah mendapatkan restu penuh dari ayahnya, KH. Husaein Ilyas.

    “Dengan segala doa dan restu yang saya terima dari ayahanda, saya merasa yakin untuk maju dalam Pilkada Mojokerto. Saya tidak akan main-main dalam langkah ini. Saya bertekad untuk mengabdi kepada masyarakat Mojokerto dengan sepenuh hati, membawa perubahan yang positif, dan menegakkan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh ayah saya,” ungkap Gus Dullah dengan penuh keyakinan.

    Gus Dullah dikenal luas sebagai sosok yang bijaksana, memiliki wawasan keagamaan yang luas, dan selalu dekat dengan masyarakat. Pengalamannya yang panjang dalam dunia pendidikan dan dakwah memberikan fondasi yang kuat baginya untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya memperhatikan kepentingan politik, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

    Dengan restu ayahnya yang sangat dihormati, Gus Dullah kini bertekad untuk membawa perubahan di Mojokerto dengan visi yang jelas, yaitu mewujudkan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis. Masyarakat Mojokerto kini menantikan apakah Gus Dullah dapat mengukir sejarah baru dalam Pilkada 2024 dan mewujudkan harapan mereka untuk masa depan yang lebih baik.

    @beritasorban Sa’dullah Syarofi bin Chusain Ilyas, atau yang akrab disapa Gus Dulloh, adalah putra KH. Husaein Ilyas, kiai sepuh yang telah lama mengabdikan hidupnya untuk menebar ilmu agama di Mojokerto. Kini, Gus Dulloh mengambil langkah besar dengan maju dalam Pilkada Mojokerto 2024. Langkah ini bukan keputusan main-main. Gus Dulloh dengan tegas menyatakan bahwa ia siap mempertaruhkan nama besar sang ayah, KH. Husaein Ilyas, yang begitu dihormati masyarakat. “Dengan restu dan doa ayahanda, saya bertekad maju. Ini bukan ambisi pribadi, tetapi amanah untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Mojokerto,” ujarnya. Berbekal pengalaman dalam dakwah dan pendidikan, Gus Dulloh hadir dengan visi membangun Mojokerto yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis. Akankah keberanian dan tanggung jawabnya mampu membawa Mojokerto ke arah yang lebih baik? Warga Mojokerto menantikan jawabannya di Pilkada 2024. #Gusdulloh #ikfinafahmawati #pilkadamojokerto #viral #fyppppppppppppppppppppppp ♬ suara asli – Sorban Santri

  • Sosialisasi Beragama untuk Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Mojokerto

    Sosialisasi Beragama untuk Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Mojokerto

    Mojokerto, 15 November 2024 – Dalam upaya mencegah radikalisme dan terorisme, H. Ahmad Atho’illah, anggota DPRD Jawa Timur, menggelar sosialisasi bertema “Beragama dengan Moderasi untuk Mencegah Radikalisme dan Terorisme” di Aston Hotel Internasional Mojokerto, Jumat (15/11). Acara ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi keagamaan.

    Dalam sambutannya, H. Ahmad Atho’illah menekankan pentingnya memahami strategi pencegahan radikalisme dan terorisme. “Radikalisme dan terorisme tidak hanya mengancam stabilitas negara, tetapi juga memecah belah masyarakat. Oleh karena itu, moderasi beragama harus menjadi prinsip dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

    Ahmad Atho’illah menjelaskan bahwa salah satu langkah utama dalam pencegahan radikalisme adalah melalui pendidikan agama yang moderat. Menurutnya, masyarakat perlu memahami ajaran agama secara utuh dan menghindari penafsiran yang ekstrem. “Kita perlu memperkuat wawasan kebangsaan dan mempromosikan toleransi antarumat beragama agar tercipta kedamaian,” tambahnya.

    Selain itu, Ahmad Atho’illah juga mengajak peserta untuk berperan aktif dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam membentuk generasi yang cinta damai dan berwawasan kebangsaan.

    Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta diajak untuk berbagi pandangan dan pengalaman terkait upaya pencegahan radikalisme di komunitas mereka. Banyak peserta menyambut baik kegiatan ini, dengan harapan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

    Dengan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Mojokerto semakin memahami pentingnya moderasi beragama sebagai tameng untuk melawan ideologi radikal dan terorisme.(AI Sorban)

  • MENGHADAPI PILKADA Mojokerto 2024, HIMASAL (Himpunan Alumni – Santri Lirboyo) bersikap netral

    MENGHADAPI PILKADA Mojokerto 2024, HIMASAL (Himpunan Alumni – Santri Lirboyo) bersikap netral

    BERITA VIDEO

    Mojokerto, SorbanSantri.com – Gus Fatih, yang dikenal sebagai Koordinator Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Mojokerto, menepis sebuah berita yang beredar di portal JURNAL DETIK. COM pada 13 November 2024. Dalam berita berjudul “Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Mojokerto Dukung Mutlak Palson 2 Mubarok” disebutkan bahwa Gus Fatih dan alumni Lirboyo secara penuh mendukung pasangan calon (paslon) nomor 2, Mubarok.

    Gus Fatih menyatakan bahwa informasi tersebut tidak akurat. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya di kediaman Kyai Asep bersama santri dan guru pondok pesantren adalah dalam rangka silaturahmi, bukan untuk menyatakan dukungan resmi dari Himasal (Himpunan Alumni dan Santri Lirboyo) Mojokerto.

    “Saya memang Ketua Himasal Cabang Mojokerto, tapi kedatangan saya kemarin bukan atas nama Ketua Himasal. Saya hadir bersama para santri dan guru pondok, tanpa membawa nama organisasi,” jelas Gus Fatih.

    Gus Fatih mengakui bahwa secara pribadi ia mendukung Paslon 02 dalam Pilkada ini. Namun, ia menekankan bahwa dukungannya bersifat personal dan tidak melibatkan Himasal maupun alumni Lirboyo secara kelembagaan. “Alumni lain bebas mendukung calon mana pun. Tidak ada keharusan untuk mendukung satu calon tertentu di Pilkada kali ini,” tambahnya.

    Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang telah beredar dan mencegah kesalahpahaman di masyarakat. “Saya merasa perlu menjelaskan sebagai bentuk tabayun agar berita tersebut tidak menjadi bias dan menimbulkan salah paham,” pungkasnya.

    Dengan pernyataan ini, Gus Fatih menegaskan bahwa Himasal Mojokerto tidak terlibat dalam dukung-mendukung paslon secara organisasi, melainkan memberikan kebebasan kepada seluruh alumni dalam menentukan pilihan masing-masing di Pilkada. (AI Sorban)

    @beritasorban Gus Fatih, Koordinator Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Mojokerto, meluruskan informasi yang beredar di portal JURNAL DETIK.COM. Dalam berita itu disebutkan bahwa alumni Lirboyo Mojokerto mendukung penuh paslon 02 di Pilkada Mojokerto. Gus Fatih menegaskan, kehadirannya bersama para santri dan guru ke kediaman Kyai Asep hanya untuk silaturahmi, bukan deklarasi dukungan resmi dari Himasal. #KlarifikasiGusFatih #PilkadaMojokerto #DukungBebas #AlumniLirboyo #HimasalMojokerto #TabayunBerita #fyp #foryou ♬ suara asli – Sorban Santri
  • PBNU & Muhammadiyah Apresiasi Polri Bongkar Judi Online di Komdigi

    PBNU & Muhammadiyah Apresiasi Polri Bongkar Judi Online di Komdigi

    BERITA VIDEO

    Jakarta, SorbanSantri.com — Pengungkapan kasus judi online yang melibatkan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendapat apresiasi dari berbagai organisasi Islam di Indonesia, termasuk Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kedua organisasi tersebut menyatakan dukungannya atas langkah Polri dalam memberantas jaringan pelaku judi online yang meresahkan masyarakat.

    Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, yang akrab disapa Gus Fahrur, mendesak agar kasus ini diusut secara menyeluruh, mengingat keterlibatan oknum pegawai Komdigi yang diduga menyalahgunakan wewenang adalah pelanggaran serius. “Kami mengapresiasi kerja keras aparat kepolisian yang berhasil menangkap para pelaku judi online, termasuk dugaan keterlibatan oknum pegawai Komdigi yang bermain-main dengan aturan pemerintah. Ini pelanggaran berat yang perlu ditindaklanjuti,” ujarnya, dikutip dari ANTARA, Sabtu (2/11/2024).

    Menurut Gus Fahrur, penanganan kasus ini sangat penting untuk menjaga integritas institusi pemerintah dan kepercayaan masyarakat terhadap Komdigi. Ia menambahkan bahwa tindakan tegas dari pihak berwenang sangat diperlukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan oknum lainnya yang mungkin terlibat dalam kegiatan ilegal seperti judi online.

    Di sisi lain, Muhammadiyah melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Divisi Hukum dan HAM mereka juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Polri dalam mengusut tuntas kasus ini. Muhammadiyah menilai bahwa tindakan yang merusak moral bangsa seperti judi online tidak bisa dibiarkan, apalagi jika melibatkan aparat pemerintah yang seharusnya menjaga dan menegakkan aturan.

    “Dukungan Muhammadiyah terhadap penegakan hukum dalam kasus ini merupakan wujud dari komitmen kami dalam memerangi segala bentuk kemungkaran yang merusak tatanan masyarakat. Kami berharap proses hukum ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan,” bunyi pernyataan resmi Muhammadiyah.

    Dengan adanya dukungan dari organisasi Islam besar seperti PBNU dan Muhammadiyah, diharapkan pengusutan kasus ini berjalan maksimal dan dapat menjadi langkah awal untuk memberantas jaringan perjudian online di Indonesia. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam melaporkan aktivitas ilegal yang merusak moral dan ekonomi bangsa.

    Sampai saat ini, pihak kepolisian terus melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan lebih banyak pihak dalam jaringan judi online tersebut. (AI Sorban)

    @beritasorban Polri berhasil membongkar jaringan judi online yang melibatkan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi. Langkah tegas ini mendapatkan apresiasi dari organisasi besar Islam, seperti PBNU dan Muhammadiyah. Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, atau Gus Fahrur, mengapresiasi kerja keras Polri dalam mengungkap kasus ini, mengingat keterlibatan aparat pemerintah dianggap sebagai pelanggaran serius. Sementara itu, Muhammadiyah menegaskan pentingnya penegakan hukum untuk menjaga moral bangsa. Dukungan dari PBNU dan Muhammadiyah ini menunjukkan keseriusan semua pihak untuk memberantas judi online yang meresahkan masyarakat. Diharapkan, penegakan hukum berjalan adil dan transparan, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dapat terjaga. #ApresiasiPolri #UsutTuntas #AntiJudiOnline #PBNU #Muhammadiyah #TegakkanHukum #Komdigi #GusFahrur #fypシ゚ ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ikfina – Gus Dulloh Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Temui Gus Kaustar

    Ikfina – Gus Dulloh Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Temui Gus Kaustar

    BERITA VIDEO

    Kediri, 1 November 2024, Sorbansantri.com – Dalam rangka mempererat hubungan dengan kalangan pesantren, calon Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan pasangannya, calon Wakil Bupati Sa’dulloh Syarofi (Gus Dulloh), melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Ploso di Kediri. Keduanya disambut langsung oleh pengasuh pesantren, Gus Kaustar, dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

    Silaturahmi ini menjadi ajang penting bagi Ikfina dan Gus Dulloh untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu sosial, pendidikan, dan keagamaan. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, mereka mendiskusikan tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat Mojokerto, serta bagaimana peran pesantren bisa semakin diperkuat dalam pembangunan daerah.

    “Kami ingin membangun Mojokerto yang lebih baik, dan tentu saja aspirasi dari pesantren seperti Ploso sangat penting bagi kami,” ujar Ikfina saat menyampaikan sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa dukungan moral dan spiritual dari para kiai dan pengasuh pesantren akan menjadi landasan penting dalam perjuangannya memimpin Mojokerto.

    Gus Dulloh juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pesantren untuk mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Pesantren memiliki peran besar dalam membentuk karakter masyarakat, dan kami berkomitmen untuk selalu mendengar aspirasi dari para kiai demi kemajuan bersama,” kata Gus Dulloh.

    Kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga memperlihatkan komitmen Ikfina dan Gus Dulloh dalam merangkul berbagai elemen masyarakat. Silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso diharapkan dapat memperkuat dukungan dari komunitas pesantren dan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens dalam membangun Mojokerto ke depan.

    Gus Kaustar menyambut baik kunjungan ini dan berharap bahwa aspirasi serta nasihat dari kalangan pesantren dapat memberikan inspirasi bagi pasangan calon pemimpin ini dalam melaksanakan tugas dan amanah mereka ke depan. (AI Sorban)

    @beritasorban Kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Ploso, Kediri untuk bertemu dengan Gus Kaustar menjadi ajang bertukar pandangan mengenai langkah-langkah pembangunan di Mojokerto. Selengkapnya https://shorturl.at/5qQyM #IkfinaGusDulloh2024 #PilbupMojokerto #fypシ゚viral🖤tiktok #fyppp @idolarakyat @sorbankiblatkulon @dpwpkbjatim @ayni_zuroh ♬ original sound Sorban Santri
  • Gus Dulloh Terima Amanah KH. Mubayyin: Jaga NU untuk Mojokerto

    Gus Dulloh Terima Amanah KH. Mubayyin: Jaga NU untuk Mojokerto

    BERITA VIDEO

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Calon Wakil Bupati Mojokerto, Sa’dulloh Syarofi atau Gus Dulloh, meluangkan waktu di sela-sela kampanye untuk bersilaturahmi dengan KH. Mubayyin Syafi’i, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Pacet Mojokerto, dan putranya, Muhammad Mahbubulloh atau Gus Mahbub, pada Senin, 21 Oktober 2024.

    Dalam kunjungan yang berlangsung dengan suasana santai ini, Gus Dulloh berbincang ringan mengenai dinamika Pilkada Mojokerto 2024. Di tengah obrolan yang akrab tersebut, KH. Mubayyin Syafi’i menyampaikan pesan khusus kepada Gus Dulloh terkait pentingnya menjaga keutuhan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di Mojokerto.

    “Kami hanya titip amanah, jaga NU dan laksanakan semua dengan nilai-nilai yang telah diajarkan para kiai,” pesan KH. Mubayyin. Ia menekankan bahwa peran NU sangat krusial di Mojokerto, terutama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat nahdliyin yang mendominasi wilayah ini.

    Gus Mahbub juga menambahkan, bahwa NU bukan hanya sebuah organisasi, tetapi wadah besar yang mencakup kehidupan keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat Mojokerto. Menurutnya, menjaga NU berarti menjaga kesejahteraan dan kedamaian warga Mojokerto.

    Gus Dulloh, yang maju sebagai pasangan Ikfina Fahmawati dalam pasangan IDOLA (Ikfina dan Gus Dulloh), menyampaikan rasa terima kasih atas nasihat tersebut dan berkomitmen untuk menjalankan amanah dari KH. Mubayyin. “Insya Allah, amanah ini akan menjadi pedoman dalam melangkah ke depan, terutama dalam menjaga dan membangun Mojokerto agar tetap sesuai dengan nilai-nilai NU yang kita junjung tinggi,” ujar Gus Dulloh.

    Silaturahmi ini menjadi penguat semangat bagi Gus Dulloh untuk mengemban kepercayaan masyarakat, dengan membawa prinsip-prinsip NU sebagai landasan dalam setiap kebijakan, sehingga Mojokerto menjadi daerah yang maju, aman, dan religius sesuai harapan para kiai. (AI Sorban)

    @beritasorban Gus Dulloh Terima Amanah KH. Mubayyin: Jaga NU untuk Mojokerto. Jihad Santri, Jayakan negeri. #GusDulloh #KH_MubayyinSyafii #pilkada2024 #foryou #foryoupage @idolarakyat @sorbankiblatkulon @srikandi.mojopait @ayni_zuroh ♬ suara asli – Sorban Santri