Kategori: Tokoh

  • Momen Unik di Halaqoh Kebangsaan: KH Marzuqi Mustamar Heran “Opo Onok Calon Bupati Sing Dudu Asli Mojokerto?

    Momen Unik di Halaqoh Kebangsaan: KH Marzuqi Mustamar Heran “Opo Onok Calon Bupati Sing Dudu Asli Mojokerto?

    BERITA VIDEO

    Mojokerto, 23 Oktober 2024 – Halaqoh Kebangsaan yang digelar di XOW Mojokerto hari ini tidak hanya diwarnai dengan pesan-pesan kebangsaan dan dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Ikfina dan Gus Dulloh, tetapi juga dengan momen tak terduga yang mengundang tawa dari hadirin.

    Ketika KH Masrikan As’ari menyampaikan pemaparannya mengenai keaslian Ikfina dan Gus Dulloh sebagai calon asli Mojokerto, KH Marzuqi Mustamar tiba-tiba mengerutkan dahi dan bertanya dengan nada heran, “Opo onok calon bupati sing duduk Mojokerto asli?”

    Pertanyaan spontan ini langsung memancing tawa dari peserta halaqoh. “Lha nek Mojokerto kene duwe pasangan calon sing asli Mojokerto, yo jelas kudu didukung,” tambah KH Marzuqi sambil tersenyum, membuat suasana halaqoh menjadi lebih hangat dan cair.

    KH Masrikan, yang awalnya terkejut, segera menyambung dengan senyum, menegaskan bahwa Ikfina dan Gus Dulloh adalah calon yang paling tepat untuk memimpin Mojokerto berkat kedekatan mereka dengan budaya dan masyarakat setempat. “Mereka adalah produk asli Mojopahit, dan ini harus kita dukung!” ujarnya, disambut gelak tawa para hadirin.

    Ikfina, yang mendengar momen tersebut, merasa tersanjung dan menambahkan, “Mojokerto adalah tempat kami lahir dan besar. Komitmen kami adalah membangun Mojokerto dengan sepenuh hati.”

    Suasana halaqoh yang awalnya formal pun berubah menjadi penuh canda tawa, namun tetap bermakna, ketika para kiai dan masyarakat menyatukan dukungan untuk pasangan yang dianggap mampu membawa Mojokerto menuju masa depan yang lebih baik. (AI Sorban)

    @beritasorban Dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan yang digelar di XOW Mojokerto, 23 Oktober 2024, terjadi momen yang mengundang tawa ketika KH Marzuqi Mustamar tiba-tiba nyeletuk di tengah pemaparan KH Masrikan As'ari tentang keaslian calon bupati. Dengan wajah heran, KH Marzuqi bertanya, "Opo onok calon bupati sing dudu asli Mojokerto?" #HalaqohKebangsaan #KHMarzuqiMustamar #KHMarsikanAsari #IkfinaGusDulloh #PemimpinAsliMojokerto #MojokertoMojopahit #DukunganKiai #PilkadaMojokerto2024 ♬ original sound Sorban Santri
  • Momen Haru Mbah Chusain Ilyas Beri Doa Restu untuk Ikhfina-Gus Dulloh, Pasangan “IDOLA MOJOKERTO” dengan Nomor Urut 1 di Pilkada Mojokerto 2024

    Momen Haru Mbah Chusain Ilyas Beri Doa Restu untuk Ikhfina-Gus Dulloh, Pasangan “IDOLA MOJOKERTO” dengan Nomor Urut 1 di Pilkada Mojokerto 2024

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Momen penuh haru menyelimuti suasana ketika Mbah Chusain Ilyas, ulama kharismatik dan dihormati di Mojokerto, memberikan doa restu kepada pasangan Ikhfina Rahmawati dan Gus Dulloh, yang akan maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto di Pilkada 2024. Pasangan yang dikenal dengan sebutan “IDOLA MOJOKERTO” ini mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian yang digelar kemarin, sebuah tanda awal yang menguatkan keyakinan mereka dalam kontestasi politik mendatang.

    Dalam sebuah kunjungan penuh adab dan sopan santun, Ikhfina Rahmawati dan Gus Dulloh sowan ke rumah Mbah Chusain Ilyas untuk meminta doa dan restu sebelum resmi memulai kampanye mereka. Momen ini menjadi sangat emosional, terutama saat Ikhfina dengan penuh hormat menyampaikan, “Bade sowan dateng masyarakat, sak derengipun sowan njenengan rumiyen,” kepada Mbah Chusain, sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua Gus Dulloh dan tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat Mojokerto.

    Dengan penuh ketulusan, Mbah Chusain Ilyas mendoakan agar pasangan ini senantiasa dalam lindungan Allah dan diberi kelancaran dalam setiap langkahnya. “Semoga Ikhfina dan Gus Dulloh selalu mendapat kemudahan, serta diberi kebijaksanaan dalam memimpin dan melayani masyarakat Mojokerto,” ucap beliau dengan penuh harap dan cinta kepada putra tercintanya dan pasangannya.

    Pasangan Ikhfina dan Gus Dulloh yang telah mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024, semakin percaya diri untuk mengemban amanah besar ini. Nomor urut tersebut dianggap sebagai tanda baik dan semakin memperkuat tekad mereka untuk membawa Mojokerto menuju perubahan yang lebih baik.

    Dikenal sebagai sosok yang memiliki adab dan sopan santun tinggi, Ikhfina dan Gus Dulloh mengedepankan nilai-nilai kultural dalam setiap langkah mereka. Sikap hormat kepada para tokoh masyarakat dan ulama menjadi bagian dari komitmen pasangan ini untuk selalu dekat dengan masyarakat dan menjunjung tinggi etika. Sebelum memulai kampanye dengan masyarakat luas, sowan kepada Mbah Chusain Ilyas menjadi bentuk penghormatan yang utama.

    Dengan latar belakang pengalaman sebagai Bupati Mojokerto, Ikhfina Rahmawati memiliki rekam jejak kepemimpinan yang solid. Sementara itu, Gus Dulloh, yang merupakan putra Mbah Chusain Ilyas, membawa nuansa kepemimpinan yang lebih dekat dengan nilai-nilai keagamaan dan kultural masyarakat Mojokerto.

    Pasangan IDOLA MOJOKERTO ini telah menyusun program-program strategis untuk kesejahteraan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan infrastruktur. Doa restu dari Mbah Chusain Ilyas menjadi bekal spiritual penting yang menguatkan semangat mereka untuk terus melangkah dengan mantap di Pilkada 2024.

    Masyarakat Mojokerto kini menantikan visi dan misi pasangan Ikhfina dan Gus Dulloh, dengan harapan mereka dapat membawa angin segar bagi pembangunan dan kesejahteraan daerah. Restu dari Mbah Chusain Ilyas tidak hanya memberi mereka kekuatan, tetapi juga menjadi simbol dukungan moral dari tokoh ulama terkemuka Mojokerto. (AI Sorban)

    @beritasorban Momen haru terasa saat Mbah Chusain Ilyas, tokoh kharismatik, memberikan doa restu penuh ketulusan kepada putra beliau, Dus Dulloh, dan pasangannya, Ikhfina Rahmawati, untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto 2024. Dengan iringan doa dari sang ayah, langkah mereka menuju pengabdian bagi masyarakat menjadi lebih bermakna. #PilkadaMojokerto2024 #IDOLAMojokerto #IkhfinaGusDulloh #DoaRestuMbahChusain #NomorUrut1 #SowanKiai #KepemimpinanBeradab #AdabDanSopanSantun #MojokertoBerubah #AdabDanSopanSantun #fypシ゚ #fyp ♬ suara asli Sorban Santri

  • Kaesang Klarifikasi ‘Nebeng Jet’: Inisiatif ke KPK untuk Jaga Transparansi

    Kaesang Klarifikasi ‘Nebeng Jet’: Inisiatif ke KPK untuk Jaga Transparansi

    Berita Video

    Jakarta, SorbanSantri.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, pada Selasa (17/9/2024), mengunjungi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi terkait perjalanan pribadinya ke Amerika Serikat. Dalam kunjungan tersebut, Kaesang mengungkapkan bahwa ia menumpang jet pribadi milik temannya saat berangkat ke Amerika pada 18 Agustus 2024.

    “Saya datang ke sini bukan karena undangan atau panggilan, tapi atas inisiatif saya sendiri. Saya juga mengklarifikasi mengenai perjalanan saya ke Amerika pada 18 Agustus yang nebeng atau menumpang pesawat teman saya,” ujar Kaesang seperti dilaporkan oleh Breaking News KompasTV.

    Dalam pernyataannya, Kaesang menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keharusan melaporkan dugaan gratifikasi karena statusnya bukan sebagai pejabat negara. Hal ini dikonfirmasi oleh juru bicaranya, Francine, yang turut mendampingi bersama kuasa hukumnya, Nasrullah.

    “Mas Kaesang datang ke KPK atas inisiatif pribadi untuk mengklarifikasi terkait perjalanannya yang nebeng pesawat pribadi temannya. Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, beliau berkonsultasi dengan KPK bagaimana sebaiknya menyikapi dugaan gratifikasi ini,” ujar Francine.

    Lebih lanjut, Francine menjelaskan bahwa meskipun Kaesang tidak terikat dengan kewajiban pelaporan dugaan gratifikasi berdasarkan Pasal 12B UU Tipikor, kedatangannya menunjukkan inisiatif pribadi untuk menjaga transparansi.

    “Kita di sini bukan untuk berdebat soal legal formal. Mas Kaesang datang dengan kesadaran pribadi sebagai warga negara yang ingin taat hukum,” tambahnya.

    Francine juga mengklarifikasi kronologi keberangkatan Kaesang. Awalnya, Kaesang berencana berangkat ke Amerika pada 20 Agustus dengan pesawat komersial. Namun, karena memiliki teman yang berangkat lebih awal pada 18 Agustus dengan jet pribadi, Kaesang memutuskan untuk menumpang.

    “Rencananya pakai pesawat komersial, tapi kebetulan ada temannya yang searah, jadi nebeng aja,” jelas Francine.

    Sebelum meninggalkan KPK, Kaesang berpamitan kepada awak media dan menegaskan bahwa kehadirannya adalah wujud dari niat baiknya.

    “Saya kira itu saja, saya izin lanjut kerja dulu,” tutup Kaesang.

    Klarifikasi ini datang di tengah sorotan publik mengenai perjalanan pribadi Kaesang menggunakan jet pribadi. Meskipun Kaesang tidak diwajibkan untuk melapor ke KPK, inisiatifnya untuk memberikan penjelasan menunjukkan sikap terbuka dan kooperatif.


    Sumber: Breaking News KompasTV

    @beritasorban Pada 17 September 2024, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyambangi Gedung KPK untuk memberikan klarifikasi terkait perjalanannya ke Amerika Serikat menggunakan jet pribadi. Kaesang menjelaskan bahwa perjalanannya pada 18 Agustus adalah "nebeng" atau menumpang pesawat pribadi milik temannya. Kehadirannya di KPK bukan karena panggilan, melainkan inisiatif pribadi untuk berkonsultasi terkait dugaan gratifikasi. Meski Kaesang bukan pejabat negara, ia tetap ingin menjaga transparansi sebagai warga negara yang taat hukum. Didampingi oleh kuasa hukumnya Nasrullah dan juru bicaranya Francine, Kaesang menyampaikan niat baiknya kepada publik, sekaligus menegaskan bahwa tidak ada kewajiban hukum untuk melaporkan hal tersebut. #KaesangPangarep #KPK #NebengJet #fyp ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ekonom Faisal Basri Meninggal Dunia

    Ekonom Faisal Basri Meninggal Dunia

    BERITA VIDEO

    5 September 2024

    Jakarta, wp.sorbansantri.com – Ekonom senior dan pengamat ekonomi terkemuka Indonesia, Faisal Basri, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis pagi (5/9) di Jakarta. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh keluarga almarhum. Faisal Basri menghembuskan napas terakhirnya di usia 65 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir.

    Faisal Basri dikenal luas sebagai ekonom yang vokal dan kritis terhadap berbagai kebijakan ekonomi pemerintah. Ia sering memberikan pandangan dan analisis yang tajam, baik melalui media massa maupun dalam berbagai forum diskusi. Selama kariernya, Faisal Basri aktif mengajar sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) dan terlibat dalam berbagai lembaga penelitian dan think tank ekonomi.

    Di luar akademisi, Faisal Basri juga dikenal sebagai aktivis yang memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ekonomi negara. Ia adalah pendiri dari lembaga kajian ekonomi dan kebijakan publik, INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), yang telah banyak berkontribusi dalam memberikan masukan untuk perbaikan kebijakan ekonomi di Indonesia.

    Banyak pihak, termasuk rekan-rekan sejawatnya, politisi, dan mahasiswa, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Faisal Basri. “Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, seorang ekonom yang selalu menyuarakan kebenaran dan berjuang untuk keadilan ekonomi,” ujar Dr. Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan, dalam pesan duka yang disampaikan kepada media.

    Jenazah Faisal Basri rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada sore hari ini. Sebelumnya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka untuk memberikan kesempatan kepada keluarga, sahabat, dan kolega untuk memberikan penghormatan terakhir.

    Faisal Basri meninggalkan seorang istri, dua anak, dan berbagai karya pemikiran yang akan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan para penggiat ekonomi di Indonesia. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi dunia ekonomi dan akademisi di Indonesia.

    Selamat jalan, Faisal Basri. Semoga segala amal ibadah dan perjuangan Anda untuk ekonomi yang lebih adil dan sejahtera menjadi cahaya di akhirat.

    @beritasorban

    Bukti Perundungan Mahasiswa PPDS Undip Dokter Aulia Risma yang Diserahkan Kemenkes ke Polda Jateng “Perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat ke permukaan, kali ini dialami oleh Dr. Aulia Risma, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Diponegoro. Kementerian Kesehatan baru saja menyerahkan bukti-bukti perundungan yang dialaminya kepada Polda Jawa Tengah, termasuk rekaman suara dan pesan teks yang menggambarkan intimidasi dari senior-seniornya. Kasus ini menarik perhatian publik, dengan berbagai pihak mendesak adanya penegakan hukum yang adil dan transparan. Kementerian Kesehatan menegaskan dukungannya dalam penyelidikan ini, dan kepolisian berjanji akan segera memproses bukti yang diterima. Dukungan untuk Dr. Aulia terus mengalir, dengan harapan agar kasus ini menjadi pelajaran penting bagi institusi pendidikan, khususnya di bidang kedokteran, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan.” KeadilanUntukAuliaRisma StopPerundungan PPDSUndip DukungKorbanPerundungan #TegakkanHukum #fyp

    ♬ suara asli – Sorban Santri – Sorban Santri

  • Mubes Alim Ulama Bangkalan Serukan Amanah Bangkalan: Menuju Muktamar Luar Biasa PBNU

    Mubes Alim Ulama Bangkalan Serukan Amanah Bangkalan: Menuju Muktamar Luar Biasa PBNU

    Berita Video

    Sorbansantri.com, Bangkalan, 18 Agustus 2024 — Sejumlah ulama dan kiai kharismatik dari Jawa Timur berkumpul dalam Musyawarah Besar (Mubes) Alim Ulama yang diadakan di Bangkalan pada hari Minggu, 18 Agustus 2024. Pertemuan ini diadakan untuk menyikapi dinamika dan polemik yang sedang melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir-akhir ini. Dengan suasana yang penuh keprihatinan, para ulama sepakat untuk mengeluarkan sebuah deklarasi penting yang dikenal sebagai “Amanah Bangkalan.”

    Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama terkemuka seperti Kiai Haji Marzuki Mustamar, Kiai Haji Salam Sohim, Kiai Haji Jazuli, dan beberapa ulama lainnya yang dikenal luas di kalangan Nahdliyin. Mereka menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap berbagai persoalan yang melanda PBNU, baik dari sisi internal maupun eksternal.

    Tujuh Poin Penting Amanah Bangkalan

    Dalam “Amanah Bangkalan,” para ulama menyuarakan tujuh poin utama yang dianggap krusial untuk menyelamatkan organisasi NU dari krisis yang tengah berlangsung:

    1. Pelanggaran Terhadap AD/ART dan Moral Organisasi: PBNU hasil Muktamar Lampung dituding telah melakukan pelanggaran berat terhadap konstitusi organisasi, aturan-aturan dasar, dan moral berorganisasi. Pelanggaran ini dianggap telah merusak prinsip-prinsip dasar NU.
    2. Politik Praktis yang Melanggar Khitthah 1926: Para ulama menuding PBNU terlibat dalam politik praktis yang tidak sesuai dengan Khitthah 1926, yang seharusnya menjadi panduan utama bagi organisasi.
    3. Pembentukan Presidium Penyelamat NU: Mubes sepakat untuk membentuk Presidium Penyelamat Organisasi NU yang akan bertugas mempersiapkan Muktamar Luar Biasa (MLB) untuk merombak total kepengurusan PBNU saat ini.
    4. Koordinasi dan Konsolidasi dengan Ulama dan Pengasuh Pesantren: Presidium ini akan mengkoordinasikan dan mengonsolidasikan amanah ini kepada para ulama, pengasuh pesantren, serta pengurus NU di seluruh Indonesia dan dunia.
    5. Penyelenggaraan Forum Lanjutan: Mubes juga menyepakati perlunya diselenggarakan forum lanjutan untuk mencari solusi cepat dan tepat atas berbagai masalah yang terjadi di tubuh NU.
    6. Langkah Strategis untuk Penyelamatan NU: Para ulama memberikan mandat kepada Presidium NU untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam menyelamatkan organisasi ini.
    7. Sekretariat Presidium di Denanyar, Jombang: Sekretariat Presidium Penyelamat NU akan ditempatkan di Kasepuhan Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

    Polemik Nasab Habib dan Sejarah NU

    Selain isu internal, polemik terkait nasab Habib Balawi dan sejarah NU menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Persoalan ini dinilai telah menimbulkan konflik yang signifikan di kalangan Nahdliyin, terutama di tingkat akar rumput. PBNU dianggap tidak serius dalam menangani polemik ini, sehingga memperuncing perpecahan di antara warga NU yang pro dan kontra terhadap para habib.

    Terkait dengan polemik ini, para ulama mengingatkan bahwa NU memiliki tanggung jawab moral untuk menyelesaikan masalah ini dengan bijaksana agar tidak terjadi konflik horizontal di kalangan umat Islam di Indonesia.

    Menuju Muktamar Luar Biasa

    Deklarasi “Amanah Bangkalan” ini menegaskan bahwa Muktamar Luar Biasa (MLB) adalah jalan yang harus ditempuh untuk menyelamatkan NU dari krisis. Jika MLB benar-benar terlaksana, maka besar kemungkinan seluruh jajaran pengurus PBNU akan dirombak total dan digantikan dengan kepengurusan yang baru.

    Sebagai kader dan warga NU, kita berharap agar polemik ini dapat diselesaikan dengan baik demi menjaga keutuhan dan masa depan Nahdlatul Ulama. Semoga amanah para kiai sepuh ini dapat membawa NU kembali ke jalan yang benar, sesuai dengan Khitthah 1926 dan nilai-nilai luhur organisasi.

    Wallahu a’lam bish-shawab. (AI Sorban)

    @beritasorban Mubes Alim Ulama di Bangkalan, Jawa Timur, memunculkan 'Amanah Bangkalan'sebuah seruan penting yang menyerukan Muktamar Luar Biasa untuk menyelamatkan NU dari krisis yang melanda. Sejumlah ulama sepuh, seperti Kiai Haji Marzuki Mustamar dan Kiai Haji Salam Sohim, menuding PBNU telah melakukan pelanggaran berat terhadap AD/ART dan Khitthah 1926. Lebih dari itu, polemik terkait nasab Habib Balawi dan sejarah NU semakin memperuncing perpecahan di tubuh NU. Presidium Penyelamat NU dibentuk untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis menuju perubahan besar. Simak terus perkembangan terbarunya hanya di SorbanSantri.com! #AmanahBangkalan #MuktamarLUARBIASA #PenyelamatNU #UlamaJawaTimur #PolemikPBNU #Khittah1926 #NUBerbenah #fyppppppppppppppppppppppp #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Meriahkan HUT RI ke-72, Warga Pacet Nggapuk Gelar Sholawatan Spektakuler!

    Meriahkan HUT RI ke-72, Warga Pacet Nggapuk Gelar Sholawatan Spektakuler!

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, warga Pacet Nggapuk RW 02 akan menggelar acara istimewa bertajuk Warga Pacet Nggapuk Bersholawat. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 19 Agustus 2024, dan akan diselenggarakan di Pertigaan Ubalan, Pacet, Mojokerto.

    Acara ini akan diisi dengan lantunan sholawat dari kelompok Bronto Sholawat yang dipimpin oleh Gus Huda, seorang tokoh religi dari Mojokerto. Selain itu, Ustad Zudi Sarwojati dari Jombang juga akan hadir untuk memberikan ceramah dan pencerahan kepada seluruh warga yang hadir. Kehadiran dua sosok ini diharapkan dapat membawa semangat kebersamaan dan meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai agama dan kebangsaan.

    Ketua panitia acara, Sahabat Tio, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati HUT RI tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara warga. “Kami ingin menjadikan momen ini sebagai ajang untuk berkumpul, bersatu, dan berdoa bersama agar bangsa ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.

    Acara Warga Pacet Nggapuk Bersholawat ini diharapkan dapat menarik partisipasi dari berbagai kalangan, baik tua maupun muda, dan menjadi contoh kegiatan positif yang dapat ditiru oleh daerah lain. Seluruh warga sekitar dan pengunjung diundang untuk bergabung dan memeriahkan acara ini.

    Mari kita bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan penuh syukur dan kebersamaan di acara sholawatan ini! (AI Sorban)

    @beritasorban Halo, warga Pacet Nggapuk dan sekitarnya! Mari kita rayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 dengan acara istimewa Warga Pacet Nggapuk Bersholawat. Bergabunglah bersama kami pada hari Senin, 19 Agustus 2024, di Pertigaan Ubalan, Pacet, Mojokerto. Acara ini akan dimeriahkan oleh Bronto Sholawat yang dipimpin oleh Gus Huda dari Mojokerto. Selain itu, Ustad Zudi Sarwojati dari Jombang juga akan hadir untuk memberikan ceramah inspiratif. Ini adalah kesempatan emas untuk kita semua berkumpul, bersatu, dan meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai agama dan kebangsaan. Ketua panitia, mengajak semua kalangan untuk berpartisipasi dan mempererat tali silaturahmi. Ayo, jangan lewatkan acara penuh makna ini! Kita bersholawat, berdoa, dan merayakan kemerdekaan dengan penuh syukur dan kebersamaan. Sampai jumpa di acara Warga Pacet Nggapuk Bersholawat! #fypdong #fypシ゚viral ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024

    Virus IDOLA Kian Menyebar di Kab. Mojokerto: Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi Dijagokan Masyarakat untuk Pilkada 2024

    Berita Video

    Mojokerto, Sorbansantri.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, fenomena politik yang disebut sebagai “Virus IDOLA” semakin menyebar di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini merujuk pada popularitas dua tokoh, Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi, yang semakin kuat di kalangan warga masyarakat dan Nahdliyin setempat.

    Ikfina, yang dikenal sebagai sosok dengan pengalaman dan integritas tinggi, dan Sya’dulloh Syahrofi, yang memiliki dukungan kuat dari kalangan Nahdliyin, dianggap sebagai pasangan ideal untuk memimpin Mojokerto ke depan. Keduanya mendapatkan banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat yang menginginkan perubahan positif dan kemajuan di kabupaten ini.

    Dalam berbagai kesempatan, warga Mojokerto mengungkapkan harapan mereka agar Ikfina dan Sya’dulloh dapat membawa angin segar dalam pemerintahan lokal. “Kami percaya mereka bisa membawa perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu warga yang ditemui di kegiatan jagongan politik .

    Selain itu, banyak yang berpendapat bahwa kombinasi pengalaman Ikfina dan dukungan basis Nahdliyin yang dimiliki Sya’dulloh Syahrofi merupakan kekuatan besar yang mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Mojokerto.

    Dengan semakin dekatnya Pilkada 2024, antusiasme masyarakat terhadap pasangan Ikfina dan Sya’dulloh Syahrofi terus meningkat. Mereka berharap pasangan ini dapat memenangkan hati pemilih dan membawa perubahan yang diharapkan di Kabupaten Mojokerto. (AI Sorban)

    @beritasorban Menjelang Pilkada 2024, Virus IDOLA semakin merebak di Kabupaten Mojokerto. Fenomena ini menggambarkan popularitas Ikfina dan Sya'dulloh Syahrofi yang terus meningkat di kalangan warga dan Nahdliyin setempat. Ikfina, dikenal dengan integritas dan pengalamannya, serta Sya'dulloh Syahrofi yang memiliki dukungan kuat dari Nahdliyin, dijagokan sebagai pasangan ideal untuk memimpin Mojokerto ke depan. Dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat menggarisbawahi harapan besar mereka untuk perubahan positif dan kemajuan. Dengan semakin dekatnya Pilkada, antusiasme terhadap pasangan ini terus memuncak, mencerminkan keinginan masyarakat untuk pemerintahan yang lebih baik. #Pilkada2024 #Mojokerto #Ikfina #SyadullohSyahrofi #VirusIDOLA #MojokertoBersatu #NahdliyinMojokerto #fyp #fypdong #foryoupage ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Ngumpul di Lesehan Sejuk Sendi: Gus Dulloh dan Sorban Santri Siap Berjuang untuk Mojokerto

    Ngumpul di Lesehan Sejuk Sendi: Gus Dulloh dan Sorban Santri Siap Berjuang untuk Mojokerto

    Berita Video

    Sorbansantri.com – Pada Minggu, 16 Juli 2024, sebuah pertemuan hangat dan penuh semangat terjadi di Lesehan Sendi Sejuk, Warung Pak Toni (Fpr forum perjuangan rakyat), Pacet Mojokerto. Gus Dulloh, atau Sya’dulloh Syarofi, yang merupakan Wakil Ketua 2 Tanfidziyah PC NU Kabupaten Mojokerto sekaligus putra dari KH. Chusain Ilyas, mengadakan pertemuan dengan sahabat Sorban Santri, yang sebagian besar anggotanya adalah sahabat Ansor dan Banser. Pertemuan ini bukan hanya untuk menikmati hidangan khas seperti pakis dan kulup slada, tetapi juga menjadi momen penting dalam kancah politik Kabupaten Mojokerto.

    Dalam suasana yang penuh keakraban, Bupati Mojokerto saat ini, Ikhfina Rahmawati, secara resmi mengumumkan bahwa Gus Dulloh akan menjadi calon wakil bupati yang akan mendampinginya pada Pilkada mendatang. Langkah ini diambil setelah melihat potensi dan kontribusi besar Gus Dulloh dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan di Mojokerto.

    Gus Dulloh, yang merasa terhormat dengan kepercayaan yang diberikan untuk dipercaya sebagai calon wakil Bupati Kab. Mojokerto, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk bekerja sama demi kemajuan Mojokerto. “Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan dan siap berkolaborasi dengan Bu Ikhfina untuk kesejahteraan masyarakat Mojokerto,” ujarnya.

    Selain pengumuman penting ini, pertemuan juga difokuskan pada diskusi dengan sahabat Sorban Santri yang di komandoi oleh Muhammad Mahbubulloh (Gus Mahbub), yang kebanyakan anggotanya adalah sahabat Ansor dan Banser Kab. Mojokerto serta pemuda Pacet Mojokerto. Mereka berbicara tentang berbagai isu dan rencana yang akan dijalankan ke depan. Acara ini juga berfungsi sebagai momen refreshing dan rekreasi sebelum Hari Raya Idul Adha 1445 H, memperkuat kebersamaan dan semangat kekeluargaan di antara anggota.

    “Pertemuan ini bukan hanya tentang politik, tetapi juga tentang mempererat persaudaraan dan merencanakan masa depan bersama. Kami siap mendukung penuh langkah Gus Dulloh dan Bupati Ikhfina untuk Mojokerto yang lebih baik,” kata salah satu anggota Banser yang hadir.

    Dengan diumumkannya Gus Dulloh sebagai calon wakil bupati, sahabat Sorban Santri menunjukkan dukungan penuh dan siap bekerja sama dalam mendukung pasangan ini di Pilkada mendatang. Harapan besar terletak pada kolaborasi ini, yang diharapkan dapat membawa inovasi dan kemajuan bagi Kabupaten Mojokerto.

    Pertemuan di Lesehan Pak Toni ini menjadi saksi awal dari perjalanan baru dalam politik Mojokerto, menggabungkan kepemimpinan Gus Dulloh dan Bupati Ikhfina Rahmawati dengan dukungan kuat dari sahabat Sorban Santri. Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu membawa perubahan yang signifikan dan berdampak positif bagi seluruh masyarakat Mojokerto.

    Dengan semangat kebersamaan dan dukungan yang kokoh dari sahabat Ansor dan Banser, Gus Dulloh siap menghadapi tantangan dan membawa Mojokerto menuju masa depan yang lebih baik. Bersama-sama, mereka akan bekerja keras untuk kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Mojokerto. (AI SorBan) #GusDulloh2024 #SorbanSantri #MojokertoBangkit #AnsorBanser

    @beritasorban Pada Minggu, 16 Juli 2024, di Lesehan Sendi Sejuk, Warung Pak Toni (Fpr forum perjuangan rakyat), Pacet Mojokerto, Gus Dulloh, putra KH. Chusain Ilyas, bertemu dengan Sahabat Sorban Santri yang kebanyakan diisi oleh sahabat Ansor Banser (SorBan) dan Pemuda Pacet Mojokerto. Pertemuan hangat ini bukan hanya untuk menikmati hidangan khas seperti pakis dan kulup slada, tetapi juga menjadi momen penting dalam politik Mojokerto. Bupati Ikhfina Rahmawati mengumumkan Gus Dulloh sebagai calon wakil bupati untuk Pilkada mendatang. Gus Dulloh yang juga Wakil Ketua 2 Tanfidziyah PC NU Mojokerto, menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk memajukan Mojokerto. Dukungan penuh dari Sahabat Sorban Santri menjadi pilar kuat bagi pasangan ini. Dengan kebersamaan dan semangat kekeluargaan, mereka siap membawa perubahan positif dan inovasi untuk Kabupaten Mojokerto. #GusDulloh2024 #SorbanSantri #MojokertoBangkit #PilbupMojokerto #AnsorBanser #KebersamaanUntukKemajuan #fypp #foryou ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Mahfud MD Kritik Penanganan Kasus Vina Cirebon: Ada Permainan di Baliknya?

    Mahfud MD Kritik Penanganan Kasus Vina Cirebon: Ada Permainan di Baliknya?

    Berita Video

    Jakarta, SorbanSantri.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara mengenai kasus Vina Cirebon yang tengah menjadi sorotan publik. Dalam podcast Youtube “Terus Terang Mahfud MD” yang dikutip pada Kamis (13/6/2024), Mahfud mengkritik kinerja penyidik kepolisian yang menangani kasus tersebut. Menurut Mahfud, penyelidikan kasus Vina Cirebon tidak hanya tidak profesional, tetapi juga diduga ada permainan di baliknya. Mahfud menjelaskan bahwa awalnya ada 10 atau 11 tersangka dalam kasus pembunuhan Vina, di mana tiga di antaranya buron dan delapan lainnya telah dihukum. Namun, kasus ini kembali mencuat sebelum tujuh hari.

    Mahfud menyoroti adanya ketidakberesan dalam penanganan kasus ini, khususnya terkait perubahan jumlah daftar pencarian orang (DPO) dari tiga menjadi satu. “Dulu resmi diumumkan bahwa ada tiga buronan. Sekarang mulai ketahuan ada dua masalah. Satu, Pegi ditangkap sementara muncul kesaksian bahwa orangnya bukan itu, dan Pegi sendiri mengaku tidak tahu apa-apa. Pegi yang ditangkap apakah memang benar orang yang terlibat atau hanya sekadar kambing hitam,” jelas Mahfud. Ia juga mempertanyakan bagaimana mungkin setelah penyelidikan yang lama, dua dari tiga buronan tersebut dinyatakan sebagai kesalahan sebut.

    Pernyataan Mahfud MD ini menyoroti dugaan adanya ketidakberesan dan potensi rekayasa dalam penyelidikan kasus Vina Cirebon. Mahfud mendesak pihak kepolisian untuk transparan dan profesional dalam menangani kasus ini agar keadilan dapat ditegakkan. Berita ini juga mengklarifikasi laporan sebelumnya yang menyebut bahwa kasus Vina telah selesai dalam tujuh hari, sesuai dengan pernyataan Habiburokhman yang menyebut “Sudah Game Over, Jangan Banyak Komen”. (AI Sorban)

    @beritasorban Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, mengungkapkan kritik pedas terhadap penanganan kasus Vina Cirebon. Dalam podcast terbarunya, Mahfud menyebut bahwa penyidikan yang dilakukan kepolisian tidak hanya kurang profesional, tetapi juga mengindikasikan adanya permainan dalam kasus ini. Kasus yang awalnya melibatkan banyak tersangka, termasuk buronan, kini menuai kontroversi setelah beberapa perubahan signifikan dalam prosesnya. Mahfud menegaskan perlunya transparansi dan keadilan dalam menegakkan hukum di Indonesia. Yuk, tetap update dengan SorbanSantri.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Suara santri, suara hati #MahfudMD #VinaCirebon #PenyidikanPolisi #KasusKriminal #Keadilan #Transparansi #SorbanSantri #fypシ゚viral #fypp #foryoupageofficiall ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Amien Rais Usulkan Presiden Kembali Dipilih oleh MPR

    Amien Rais Usulkan Presiden Kembali Dipilih oleh MPR

    Berita Video

    Jakarta, SorbanSantri.com – Tokoh politik senior Indonesia, Amien Rais, kembali mencuri perhatian publik dengan usulannya agar pemilihan presiden dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) seperti pada masa lalu. Usulan ini disampaikan saat Amien mengunjungi pimpinan MPR RI, di mana ia juga membahas tentang perlunya amandemen UUD 1945 untuk memperbaiki sistem politik dan pemerintahan di Indonesia.

    Amien berpendapat bahwa pemilihan presiden oleh MPR akan mengembalikan kedaulatan sepenuhnya ke tangan rakyat melalui wakil-wakil mereka di MPR. Menurutnya, sistem ini dapat mencegah praktik politik uang dan meminimalisir konflik yang sering muncul selama pemilihan langsung.

    “Pemilihan presiden oleh MPR akan mengurangi ketegangan politik dan meningkatkan stabilitas pemerintahan,” kata Amien kepada media. Ia menambahkan bahwa sistem ini bisa menjadi solusi untuk berbagai masalah yang muncul dalam pemilihan langsung.

    Namun, usulan ini mendapat beragam tanggapan dari berbagai kalangan. Sebagian pihak menyatakan kekhawatiran bahwa perubahan ini dapat dianggap sebagai kemunduran dalam demokrasi Indonesia. Pemilihan langsung yang telah diterapkan sejak era reformasi dianggap sebagai bentuk partisipasi rakyat yang lebih langsung dalam menentukan pemimpin negara.

    Pengamat politik dan sejumlah aktivis demokrasi menekankan perlunya kajian mendalam sebelum memutuskan perubahan fundamental dalam mekanisme pemilihan presiden. Mereka berargumen bahwa aspirasi masyarakat luas harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan sistem politik yang akan diterapkan.

    Sementara itu, beberapa kalangan mendukung usulan Amien dengan alasan bahwa sistem pemilihan oleh MPR lebih sesuai dengan budaya politik Indonesia dan dapat mengurangi biaya tinggi yang dikeluarkan selama proses pemilihan langsung.

    Kunjungan Amien Rais ke MPR dan usulannya tentang amandemen UUD 1945 menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Perdebatan mengenai mekanisme terbaik dalam pemilihan pemimpin negara diperkirakan akan terus berlanjut, dengan berbagai pihak yang akan menyuarakan pandangan mereka dalam forum-forum diskusi publik.

    Apakah usulan ini akan diterima dan diimplementasikan, atau justru ditolak karena dianggap sebagai langkah mundur bagi demokrasi Indonesia, masih menjadi tanda tanya besar. Yang jelas, wacana ini telah membuka ruang diskusi yang penting tentang bagaimana sistem politik dan pemerintahan di Indonesia bisa terus diperbaiki demi kesejahteraan seluruh rakyat. (AI Sorban)

    @beritasorban Tokoh senior, Amien Rais, mengusulkan agar pemilihan presiden kembali dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Usulan ini disampaikan Amien saat mengunjungi pimpinan MPR RI, dengan alasan mengembalikan kedaulatan rakyat melalui wakil-wakil mereka di MPR dan mengurangi praktik politik uang serta konflik pemilu. Namun, usulan ini menuai berbagai tanggapan. Banyak yang khawatir bahwa langkah ini merupakan kemunduran demokrasi, karena pemilihan langsung dianggap lebih mewakili aspirasi rakyat. Perdebatan mengenai sistem pemilihan presiden ini dipastikan akan terus berlanjut. Tetap update dengan berita terbaru di SorbanSantri.com #AmienRais #PresidenDariMPR #PemiluIndonesia #AmandemenUUD1945 #DemokrasiIndonesia #PolitikIndonesia #SorbanSantri #fypp #fyp #fypシ゚viral ♬ suara asli – Sorban Santri