Blog

  • THARIQAH

    THARIQAH

    SORBANSANTRI.COM
    Keterangan foto: KH. Sholeh Bahruddin Ngalah Pasuruan, Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan, dan KH. Sholeh Qasim Sidoarjo).

    wp.sorbansantri.com- “Tiyang lek sampun thariqah, teng pundi-pundi panggonan, bah teng masjid, teng tegal, pasar, dalan, sekolah lan teng pundi mawon kedah dzikir. Ngelampai pendamelan nopo kemawon nggeh kedah dzikir (mlaku, ngadek, lungguh, meneng, ngomong, kedah dibarengi dzikir teng manah). Niku asmane Wuquf Qalbi: dzikir Allah, Allah, Allah, mboten leren-leren, terus-menerus teng njero ati.”

    (Orang kalau sudah berthariqah, di mana saja ia berada, entah di masjid, kebun, pasar, sekolah dan dimanapun harus dzikir. Melakukan kegiatan apa saja juga harus dzikir (berjalan, berdiri, duduk, diam, berbicara, harus dibarengi dzikir di hati). Itu disebut dengan Wuquf Qalbi: dzikir Allah, Allah, Allah, tiada henti, terus-menerus di dalam hati.

    “Lek sampun saget ngoten, lha niku lho jenenge wes iso topo (bertapa) dek njero pasar. Lha nek enggal saget dzikir ne’ wancine sepi-sepi tok, tapi nek kondisi rame ical dzikire, niku jenengan namung saget topo teng alas thok, tapi mboten saget topo teng tengah pasar. Nggeh topo wonten tengah pasar niki sing paling abbbooodt.”

    (Kalau sudah demikian, itulah yang dimaksud orang yang mampu bertapa di dalam pasar. Jika hanya bisa berdzikir di dalam kesunyian saja, sedangkan jika dalam kondisi ramai dzikirnya hilang, itu disebut hanya bisa bertapa di dalam hutan. Nah bertapa di tengah-tengah pasar inilah yang sangat berat).

    “Dene menawi wonten tiyang ingkang sampun tumut thariqah lan sampun gadah maqom, tapi klakuane awon. Niku mpun disalahaken thariqahe, balek sing salah tiyange.”

    (Adapun jika ada orang yang sudah berthariqah dan sudah memiliki maqam (derajat tertentu) tapi perilakunya buruk, yang disalahkan jangan thariqahnya melainkan orangnya).

    “Sami kados agama Islam, nggeh ngoten. Menawi wonten tiyang Islam kok ngelampai maksiat utawi keawonan, empun Islame sing disalahaken, kranten Islam ngoten sampun sae, balek umate sing salah.”

    (Sama halnya dengan Islam. Jika ada orang Islam namun suka berbuat maksiat dan keburukan, jangan salahkan Islamnya. Karena Islam itu sudah baik, hanya saja terkadang umat/penganutnya yang masih salah).

    Dawuh Romo Kyai Sholeh Bahruddin saat pengajian Selosoan, sekitar 2006 silam. Dialihbahasakan Jawa ke Indonesia dari Fp: Ngalah Community. (red)

  • HUKUMAN YANG TIDAK TERASA  MEMBUAT CELAKA DUNIA DAN AKHIRAT

    HUKUMAN YANG TIDAK TERASA MEMBUAT CELAKA DUNIA DAN AKHIRAT

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Seorang murid mengadu kepada gurunya:

    “Ustaz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan haknya sebagai mana mestinya, tapi kita kok tidak melihat Alloh tidak menghukum kita”.

    Sang guru menjawab dengan tenang: “Betapa sering Alloh menghukummu tapi engkau tidak terasa”. Sesungguhnya salah satu hukuman Alloh yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku iyalah:

    “SEDIKIT TAUFIK (KEMUDAHAN) UNTUK MENGAMALKAN KETAATAN DAN AMAL AMAL KEBAIKAN”

    Tidaklah seorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari” kekerasan hatinya dan kematian hatinya”

    SEBAGAI CONTOH:

    Sadarkah engkau, bahwa Alloh telah mencabut darimu rasa bahagia dan senang dengan munajat kepadanya.

    Sadarkah engkau, tidak diberi rasa khusuk dalam solat… ?

    Sadarkah engkau, bahwa beberapa hari harimu telah berlalu dari hidupmu, tanpa membaca Al Qur’an…?

    Padahal engkau mengetahui kalau itu adalah firman perkataan penciptamu,

    Tapi engkau tidak tersentuh dengan ayat ayat Al Qur’an, seakan engkau tidak mendengarnya.

    Sadarkah engkau, telah berlalu beberapa malam yang panjang sedang engkau tidak melakukan Qiyamullail di hadapan Allah, walaupun terkadang engkau begadang…

    Sadarkah engkau, bahwa telah berlalu atasmu musim musim kebaikan seperti:

    Romadhon, enam hari di bulan Syawal, sepuluh hari pertama di bulan Zulhijjah, tapi kamu belum diberi Taufik untuk memanfaatkannya sebagai mana mestinya…?

    Hukuman apalagi yang lebih berat dari itu.

     

    Ketika engkau merasakan beratnya mengamalkan banyak ketaatan amal ibadah… . .

    Alloh menahan lidahmu untuk berdzikir, beristighfar, membaca Al Qur’an dan berdo’a kepadanya… . .

    Terkadang engkau merasakan bahwa engkau lemah dihadapkan hawa nafsu…

    Hukuman apa lagi yang lebih berat dari semua ini.. .. .?(abi sorban)

    Sesungguhnya hukuman terberat ialah:

    “Hukuman yang tidak terasa” pada kematian hati, lalu kita tidak merasakan nikmatnya ketaatan dan tidak merasakan sakitnya dosa.

  • PAC IPNU IPPNU WANAREJA PEDULI BANJIR TARISI WANAREJA CILACAP

    PAC IPNU IPPNU WANAREJA PEDULI BANJIR TARISI WANAREJA CILACAP

    SORBAN SANTRI – PAC IPNU IPPNU Wanareja kabupaten Cilacap Jawa Tengah mengadakan BANSOS pada hari minggu (22/11/2020) di dusun rangkasan rt01/08 desa Tarisi kec Wanareja kab Cilacap jawa tengah yang di landa banjir dengan memberikan kebutuhan pokok sehari-hari berupa makan siap olah dalam bentuk praktis

    Acara bansos di mulai pukul 08:30wib di pimpim langsung oleh ketua IBNU ROHMAN dan DEWI PARIAH dengan membagikan langsung kepada warga di rumahnya masing masing, meskipun untuk mencapai rumah warga agak kesuliatan karena kedalaman air masih kisaran 30cm sampai 70cm tapi rekan rekan dan rekanita tetap semangat untuk membantu warga

    SORBANSANTRI.COM

    Mas IBNU ROHMAN selaku ketua menginformasikan pada redaksi SORBAN bahwa tujuan BANSOS kali ini untuk meringankan beban penderitaan warga korban musibah banjir yang tidak bisa memasak dan menghilangkan mata pencariannya meskipun bantuan yang kami berikan tidak sebegitu banyak dan ini bentuk kepedulian kami selaku BANOM NU

    SORBANSANTRI.COM

    Ketua IBNU ROHMAN dan DEWI PARIAH saat memberikan bantuan

    SORBANSANTRI.COM

    Menurut salah satu angota BANSER TANGGAP BENCANA sahabat EKO selama musibah banjir ini terjadi juga datang untuk membantu warga dari BANOM NU antara lain GP ANSOR, MUSLIMAT, FATAYAT, PAGARNUSA yang juga turun langsung, semua menginginkan musibah segera pulih kembali

    by : alim sorban

  • Tingkatkan Kualitas Jurnalis, Infokom Banser Undang Memorandum Timur

    Tingkatkan Kualitas Jurnalis, Infokom Banser Undang Memorandum Timur

    SORBANSANTRI.COM
    Biro Infokom Banser dan Media Memorandum Timur dalam pentajaman jurnalistik

    SORBAN SANTRI- Sabtu, 21 Nov 2020, jajaran biro infokom banser Satkorcab Banser kab. Mojokerto bersama perwakilan media memorandum timur mengadakan pelatihan penajaman wartawan khususnya dibidang jurnalistik.

    Pelatihan sekaligus pemantapan jurnalistik yang diadakan di Pondok al istiqomah Dlanggu kab. Mojokerto itu berlangsung selama 7 jam yang dimulai dari pukul 20.00 – 02.00 wib dini hari  Melihat dari banyaknya sahabat” Ansor dan Banser yang hadir, menunjukkan bahwa keinginan untuk menguasai dunia dari media digital sangatlah tinggi. Terlihat masing-masing PAC mengeluarkan anggotanya sebagai perwakilan di daerahnya masing-masing. (21/11)

    Peningkatan jurnalistik ini dirasakan sangat penting dikarenakan semakin banyaknya kegiatan yang ada tiap-tiap PAC di Kab. Mojokerto yang setiap harinya selalu ada acara dan kegiatan baik itu sosial ataupun rutinan.

    Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto Gus Ali M Nasih telah melakukan koordinasi dan kerjasama yang bagus dengan media Memorandum Timur sehingga pelaksanaan pelatihan dan penajaman bidang jusnalis bisa berjalan sesuai rencana dan tentu saja banyak ilmu serta menambah silaturrahmi dengan media yang sudah mempunyai nama besar seperti Memorandum. (abi sorban)

  • BANSER WANAREJA GERAK AKTIF DALAM BANJIR TARISI

    BANSER WANAREJA GERAK AKTIF DALAM BANJIR TARISI

    SORBANSANTRI.COM

    Sorban Santri- Hujan deras yang mengguyur Desa Tarisi Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap yang terjadi pada Hari Sabtu, 14 Nopember 2020. Dan mulai tanggal 16-17 air datang dengan jumlah besar yang mengakibatkan banjir dibeberapa Desa di Kecamatan Wanareja Cilacap. Ketinggian air sekitar 30-70 cm yang menggenang di Dusun Cikaronjo, Rangkasan dan Sidadadi (14/11/2020).

    Banjir yang terjadi kali ini dikarenakan saluran irigasi tidak lancar dan tersumbat di wilayah BBWSC BANJAR dan MENGANTI, yang berakibat terjadinya bencana banjir di 3 Dusun tersebut dengan jumlah warga yang terdampak sekitar 1000 jiwa yang rata-rata mata pencahariannya ternak ikan di kolam.

    Untuk mengahadapi musibah yang terjadi di Dusun Cikaronjo, Rangkasan dan Sidadadi, maka komandan Balantas dan komandan Bagana satkaryon x 26 Desa Tarisi kecamatan wanareja kabupaten Cilacap, menurunkan sedikitnya 100 personil anggota Banser untuk bersinergi dengan ibu ibu muslimat, IPPNU IPNU, FATAYAT untuk berbaur dengan UPT BPBD MAJENANG BABINSA serta KEPOLISIAN membantu serta mengamankan korban bencana banjir tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    komandan Eko dan komandan BALANTAS Muhammad SUBAWEH

    Dalam proses evakuasi warga, Banser Satkoryo x 26 Wanareja membuat 3 posko untuk warga yang terdampak. Banyak sekali yang diperlukan untuk tiap-tiap posko tersebut untuk keperluan korban seperti selimut, bahan makananan, serta obat-obatan.

    Harapan sebagian besar warga Tarisi untuk kedepannya agar saluran irigasi di wilayah BBWSC BANJAR dan MENGANTI benar-benar diperhatikan dalam pengelolaannya dengan harapan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.” kata salah seorang warga yang kolam ikannya ikut habis karena banjir, yang sampai sekarang belum selesai evakuai musibah banjir.

    Mudah-mudahan sahabat sahabat Banser dan siapa saja yang ikut membantu musibah banjir di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja – Cilacap ini, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam giat tersebut.. Aamin Ya Robbal’alamiin. (abi sorban)

  • Habib Hasan Mulachela Prihatin Ada Kalangan Habaib yang Omong Kasar dan Jorok saat Maulid Nabi

    Habib Hasan Mulachela Prihatin Ada Kalangan Habaib yang Omong Kasar dan Jorok saat Maulid Nabi

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- “Memuliakan Nabi Muhammad itu dengan kebaikan dan keteladanan. Kalau dengan provokasi dan kata-kata kotor itu justru malah mengotori kebesaran Nabi. Keturunan Rasulullah itu menyejukkan, bukan memanaskan umat,”
    Adalah Habib Hasan Mulachela, tokoh Habaib nasional dan ulama nusantara asal Solo, menegaskan, merasa prihatin adanya provokasi serta kata kasar dan jorok dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal itu menurutnya sangat bertentangan dengan akhlak Rasulullah.
    “Rasulullah itu lembut dan santun akhlaknya. Beliau tidak pernah berkata kasar. Apalagi berkata provokatif,” ucap Hasan Mulachela, yang juga keturunan Nabi Muhammad SAW ini.
    Karenanya, ia sangat menyesalkan jika ada ulama, bahkan habib sesama keturunan Nabi Muhammad yang tidak sesuai dengan akhlah kakek buyutnya itu.
    “Memuliakan Nabi Muhammad itu dengan kebaikan dan keteladanan. Kalau dengan provokasi dan kata-kata kotor itu juatru malah mengotori kebesaran Nabi. Keturunan Rasulullah itu menyejukkan, bukan memanaskan umat,” tutur Habib Hasan.
    Habib Hasan juga merasa sedih saat ada habib yang justru menjadikan peringatan Maulid Nabi dengan cara begitu. Bagi dia, memperingati Maulid Nabi itu dengan kebaikan. Misalnya berbagi kepada fakir miskin dan dhuafa.
    “Kalau Hasan Mulachela menghormati dan memperingati Maulid Nabi dengan berbagi beras ratusan ton dan uang pada fakir miskin. Itu untuk memuliakan dan memperingati Maulid Rasul. Ini artinya memuliakan. Tapi ada orang lain memuliakan Maulid Nabi dengan kata-kata kotor, piye ngunu iku,” katanya.
    Ia pun menyitir hadits yang diriwayatkan Tirmidzi bahwa kaum mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lalu, sambung dia, hadits lain riwayat Al Baihaqi menyebut bahwa Rasulullah Muhammad diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.
    “Sudah jelas kan. Yang utama adalah akhlak. Dan akhlak itu yang paling sederhana dilihat dan rasakan adalah kata-kata dan ucapannya,” tutur Habib Hasan.
    Karenanya, sekali lagi Habib Hasan Mulachela minta pada para habaib untuk menjaga lisannya sesuai ajaran kakek buyutnya, Nabi Muhammad SAW. “Itu juga salah satu cara memuliakan ajaran beliau, yakni Islam Rahmatan lil ‘Alamin,” pesan Habib Hasan. (han)
  • RAJIN SHALAT TAPI DIKUMPULKAN BERSAMA ORANG YANG TIDAK SHALAT

    RAJIN SHALAT TAPI DIKUMPULKAN BERSAMA ORANG YANG TIDAK SHALAT

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Al-Habib Ahmad bin Umar bin Smith mengatakan yang maknanya adalah seperti ini:

    Apakah hukum orang yang gemar menyambung silaturahim dengan memberikan bantuan, hubungan baik, dan penghiburan akan tetapi ia tidak pernah menanyakan kepada mereka bagaimana keadaan agama, mereka tidak pula mengajarkan agama kepada mereka?

    Apakah ia akan dikumpulkan di hari Kiamat bersama dengan orang yang menyambung silaturahim atau bersama orang yang memutus silaturahim?

    Tanyalah kepada ulama mengenai ini sehingga kalian tidak tertipu dalam masalah ini.

    Syeikh Ibnu Atha’illah As-Sakandari dalam kitabnya at-Tanwir mengatakan bahwa, “Orang yang shalat dan menjaga shalat, akan tetapi ia memiliki keluarga yang tidak shalat, tidak memerintahkan mereka untuk shalat, tidak pula menegur atau mengucilkan mereka maka ia tidak akan dikumpulkan bersama orang-orang yang shalat, kelak ia akan dikumpulkan bersama orang-orang yang meninggalkan shalat. Walaupun ia selalu shalat di awal waktu, berjamaah dan di shaf pertama.

    Maka tegakkanlah perintah Allah di kalangan keluarga kalian, seretlah mereka ke surga. Jika tidak, mereka yang akan menyeretmu ke neraka.
    .
    [ Kitab Majmu’ Kalam Habib Ahmad bin Umar bin Smith hal. 258 ]

  • Pendiri Akui PKS Memang Ikhwanul Muslimin

    Pendiri Akui PKS Memang Ikhwanul Muslimin

    SORBANSANTRI.COM
    Mohammad Morsy, Presiden Mesir hasil pemilu demokrasi setelah kejatuhan rezim Husni Mubarok. Morsyi kemudian di kudeta militer Mesir karena dituduh mereka ingin mensyariahkan Islam seluruh Mesir dengan partainya yaitu ‘Ikhwanul Muslimin’ tanpa mengindahkan golongan minoritas dan meninggalkan militer

    SORBAN SANTRI- Jakarta – Yusuf Supendi, salah satu pendiri Partai Keadilan–cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera–memastikan awal pendirian partai itu pada Juli 1998 dibantu oleh banyak tokoh Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Timur Tengah. Tokoh-tokoh di awal pendirian PKS, kata Yusuf, merupakan aktivis Ikhwanul Muslimin di Indonesia. Gerakan ini sendiri awalnya digagas sejumlah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Madinah, Arab Saudi, termasuk Yusuf sendiri dan KH Hilmi Aminuddin.

    Latar belakang Hilmi sebagai anak Panglima Militer Darul Islam, Danu Muhammad Hasan, menurut Yusuf, juga sudah diketahui banyak pendiri PK lainnya ketika itu. Hilmi mengenal Ikhwanul Muslimin di Arab Saudi dan mendirikan gerakan ini di Indonesia sepulangnya dia ke Tanah Air. Yusuf juga mengaku bagian dari gerakan Ikhwanul Muslimin yang didirikan Hilmi itu. Karena itulah, di awal masa perkembangannya, PKS banyak dibantu gerakan persaudaraan muslim itu. “Ketika pertama kali ikut Pemilu 1999 lalu, kami juga disokong secara pendanaan dari Timur Tengah,” kata Yusuf. Jumlahnya, kata Yusuf, sampai lebih dari 90 persen. (abi sorban)

    sumber

  • Baksos di kader NU MOJOSARI MOJOKERTO

    Basada semoga makin jaya dan bermanfaat bagi umat

    🌻 Selasa Pahing,17 November 2020 M

    02 Rabi’ul Akhir 1442 H
    ┈┉┅━━•🌹﷽🌷•━━┅┉┈

    ❝ JANGANLAH menganggap REMEH hal-hal yang TERDEKAT dengan Hati Anda. RANGKULLAH Mereka seperti sama BERHARGANYA dengan HIDUP Anda, karena Tanpa MEREKA hidup Anda adalah SIA-SIA … ❞

    ┈┉┅━━•◻️•🌺•◻️•━━┅┉┈

    Giat baksos yg berada didsn wonosari ds sumbertanggul Mojosari di masjid AT TAUBAH dlm rangka ngaji bareng kader penggerak NU se Mojosari dgn lancar dan aman.. Salam Basada

    SORBANSANTRI.COM
  • Baksos dlm giat kader NU

    Baksos dlm giat ngaji bareng kader NU sekecamatan Mojosari dln rangka hari pahlawan 10 november 2020 di musholla SIHABBUDIN dsn lontar ds kebondalem kec Mojosari

    Antusias masyarkat sangat bagus ber api2 utk bisa berobat kedalam baksos tersebut yg dihandel oleh BANSER HUSADA PAC Mojosari dan dibantu oleh BASADA PC MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBANSANTRI.COM