
Blog
-

KONFERCAB XVII GP ANSOR PONOROGO
Ponorogo, wp.sorbansantri.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kqbupaten Ponorogo menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XVII bertempat di Aula Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo, Sabtu (4/12/2021).Mengangkat tema ‘Orkestrasi Gerakan 5.0’ Konfercab dibuka oleh Wakil Ketua PW. Ansor Jawa Timur Mahsun Fuad.Suksesi kepemimpinan Ansor Ponorogo untuk empat tahun mendatang itu diikuti sejumlah 21 Pimpinan Anak Cabang (Kepengurusan GP Ansor tingkat kecamatan) dan 253 Pimpinan Ranting (tingkat desa/kelurahan).Syamsul Maarif, Ketua GP. Ansor Ponorogo periode 2017-2021 mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh kader GP Ansor di kepengurusan cabang hingga ranting yang telah bahu membahu bersinergi untuk terus bergerak di Nahdlatul Ulama melalui badan otonom GP Ansor.“Terima kasih sahabat-sahabatku semua, pengabdian dan dedikasi kalian selama menjadi pengurus semoga bisa menjadi amal jariyah nantinya,” ungkap Syamsul.Ia juga berpesan kepada generasi dan kepengurusan periode berikutnya bahwa pemuda adalah perwakilan bahasa zaman sedangkan GP Ansor adalah representasi anak muda di lingkungan Nahdlatul Ulama. GP Ansor harus dinamis dan bertumbuh, harus terus dapat berkolaborasi dengan berbagai unsur, serta terus berupaya meningkatkan kapasitas kelembagaan maupun individu utamanya di Era Society 5.0.“Ansor harus hadir dan bergerak dan menciptakan nilai baru dari berbagai instrumen,” Pungkasnya. (sorban babadan) -

hujan lebat mengguyur ngoro membuat arus jalan raya lumpuh total
Sorbansantri.com — Hujan lebat yang mengguyur di kawasan daerah kecamatan ngoro dan sekitarnya pada hari selasa malam (7-12-21) mengakibatkan banjir di berbagai daerah, selain efek dari hujan yang itensitasnya sangat lebat sehingga membuat debit air meluap dan sungai yang ada di kawasan ngoro tidak bisa terkendali dan terjadilah luapan air yang mengalir ke rumah warga dan jalan raya.
Efek dari luapan banjir tersebut mengakibatkan sebagian jalan raya nasional atau jalan utama yang menghubungkan kabupaten mojokerto dengan pasuruan macet total karena air yang meluap ke jalan raya sangat deras sekali, contohnya di wilayah dusun ngetrep desa sedati yang mengalami dampak yang sangat parah, banyak para pengendara baik roda 2 maupun roda 4 memilih berbalik arah mencari jalan alternatif lain karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan.
Menurut Erick warga ngetrep yang kami temui di lokasi banjir mengatakan, “niki wau udane deres pas waktu mahrib nyampek manton isya’ mboten terang terang, sehinggo lepen seng enten ngetrep niki meluap mboten ngatasi nampani toyo dugi kawasan NIP sehinggo toyone amber ten dalan”
” Ini tadi hujan lebat yang turun pada waktu mahrib sampai setelah isya’ tidak reda reda sehingga sungai yang ada di ngetrep ini meluap tidak mampu menampung air yang dari kawasan NIP, sehingga air meluap ke jalan raya” tandasnya
Di tempat yang sama kami menemui warga yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan ” ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama alias sudah langganan bila setiap hujan lebat pasti sungai meluap dan banjir, ini di karenakan sungai yang ada di daerah sumber waru ukurannya terlalu kecil tidak sebanding dengan sungai yang ada di ngetrep sedati yang lebar sehingga ketika hujan lebat air meluap ke jalan raya dan dampaknya pasti banjir” pungkasnya
Kita berharap dari pemerintah agar supaya berkordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengevaluasi dan meninjau lokasi yang ada untuk mencari alternatif dan solusi agar bila setiap hujan lebat tidak sampai mengakibatkan banjir lagi, karena dampak dari banjir tersebut selain arus lalu lintas antar provinsi menjadi lumpuh total juga berimbas pada dampak perekonomian warga sekitar. (Hasan sorban)
Sorbansantri.com — Hujan lebat yang mengguyur di kawasan daerah kecamatan ngoro dan sekitarnya pada hari selasa malam (7-12-21) mengakibatkan banjir di berbagai daerah, selain efek dari hujan yang itensitasnya sangat lebat sehingga membuat debit air meluap dan sungai yang ada di kawasan ngoro tidak bisa terkendali dan terjadilah luapan air yang mengalir ke rumah warga dan jalan raya.
Efek dari luapan banjir tersebut mengakibatkan sebagian jalan raya nasional atau jalan utama yang menghubungkan kabupaten mojokerto dengan pasuruan macet total karena air yang meluap ke jalan raya sangat deras sekali, contohnya di wilayah dusun ngetrep desa sedati yang mengalami dampak yang sangat parah, banyak para pengendara baik roda 2 maupun roda 4 memilih berbalik arah mencari jalan alternatif lain karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan.
Menurut Erick warga ngetrep yang kami temui di lokasi banjir mengatakan, “niki wau udane deres pas waktu mahrib nyampek manton isya’ mboten terang terang, sehinggo lepen seng enten ngetrep niki meluap mboten ngatasi nampani toyo dugi kawasan NIP sehinggo toyone amber ten dalan”
” Ini tadi hujan lebat yang turun pada waktu mahrib sampai setelah isya’ tidak reda reda sehingga sungai yang ada di ngetrep ini meluap tidak mampu menampung air yang dari kawasan NIP, sehingga air meluap ke jalan raya” tandasnya
Di tempat yang sama kami menemui warga yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan ” ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama alias sudah langganan bila setiap hujan lebat pasti sungai meluap dan banjir, ini di karenakan sungai yang ada di daerah sumber waru ukurannya terlalu kecil tidak sebanding dengan sungai yang ada di ngetrep sedati yang lebar sehingga ketika hujan lebat air meluap ke jalan raya dan dampaknya pasti banjir” pungkasnya
Kita berharap dari pemerintah agar supaya berkordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengevaluasi dan meninjau lokasi yang ada untuk mencari alternatif dan solusi agar bila setiap hujan lebat tidak sampai mengakibatkan banjir lagi, karena dampak dari banjir tersebut selain arus lalu lintas antar provinsi menjadi lumpuh total juga berimbas pada dampak perekonomian warga sekitar. (Hasan sorban)
-

PC LAZISNU, BAGANA, RELAWAN MOJOKERTO BERANGKAT MEMBANTU KORBAN ERUPSI SEMERU
Sorbansantri.com — pengurus PC LAZISNU Kabupaten mojokerto bersama team relawan PC NU Mojokerto yang terdiri dari Banser Tanggap Bencana (BAGANA), LPBI NU, Corp Brigade Pembangunan (CBP) IPNU, LP Ma’arif, Fatayat, Muslimat, juga ikut serta Banser satkorcab kota mojokerto yang bersama sama berangkat menuju pos NU Peduli erupsi gunung semeru di lumajang dengan membawa donasi sebesar 11juta rupiah dan logistic untuk korban bencana gunung semeru pada hari rabu pagi (08/12/2021).
Pemberangkatan di pimpim langsung oleh ketua PC NU Kabupaten Mojokerto KH. ABDUL ADZEM ALWI di halaman wisma PC NU Mojokerto, nampak juga hadir Gus Fahmi putra dari KH.KHUSEN ILYAS.
Dalam sambutan pemberangkatan beliau menghimbau kembali kepada semua anggota team yang akan berangkat untuk menata kembali niat dengan tujuan membantu korban yang terdampak erupsi gunung semeru.
Beliau juga mendoakan semoga semua team yang ada di sama selalu sehat dan beberapa hari kedepan beliau akan datang ke posko NU PEDULI yang ada di lumajang.
Gus ROFI’UDIN selaku ketua PC LAZISNU Kabupaten Mojokerto menyampaikan pemberangkatan kali ini adalah gelombang pertama dari LAZISNU dan beberapa hari lagi akan menyusul gelombang kedua dan seterusnya sedangkan dari team relawan yaitu LPBI NU Mojokerto ini yang kedua karena yang pertama sudah di lokasi kejadian sejak awal terjadinya bencana.
Beliau mengharapkan dari semua elemen NU Mojokerto bersatu mengumpulkan donasi dan sesuai himbauan dari ketua PW NU Jatim semua donasi di kumpulkan di LAZISNU yang akhirnya di bawa ke lokasi untuk meringankan beban para korban yang ada di sana.(Dikin sorban)
-

ERUPSI SEMERU LUMAJANG, PAC GP ANSOR JETIS GALANG DANA UNTUK KORBAN
Sorbansantri.com — Beberapa hari yang lalu, tepatnya di hari Sabtu pada tanggal 04 Desember 2021. Telah terjadi erupsi gunung Semeru, yang mengakibatkan banyaknya rumah-rumah warga, jalan, dll mengalami kerusakan di sekitar lereng gunung Semeru yang berlokasi di Pronojiwo – Lumajang.
Secara berduyun-duyun aksi kemanusiaan datang silih berganti dari berbagai aspek dan elemen masyarakat. Tak terkecuali dari organisasi GP Ansor. Gerakan secara masif dilakukan di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Ansor Kabupaten Mojokerto pun tak ketinggalan. Ditengah kesibukan menjelang Konfercab, Ketua GP Ansor PC Kabupaten Mojokerto Ali Muhammad Nasih (Gus Ali) masih mampu menggerakkan PAC se Kabupaten Mojokerto untuk mulai melakukan aksi nyata. Hanya melalui intrukai by Phone.
Seperti yang dilakukan oleh PAC Kecamatan Jetis, setelah menerima intruksi semua nggota bahu membahu melakukan aksi penggalangan dana. Aksi dilkukan dibeberapa titik dalam kurun waktu yang berbeda-beda.
Terpantau Hingga Selasa 07/12/21 aksi penggalangan dana untuk korban erupsi semeru masih terus dilakukan. Ada anggota yang langsung turun ke jalan, mendatangi jamaah acara-acara keagamaan, hingga melakukan aksi bawah tanah jemput bola mendatangi para anggota dan para dermawan yang dipandang mampu untuk memberikan bantuan.
Rencananya jika sudah terkumpul, akan ada perwakilan anggota yang dikirimkan langsung ke lokasi untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan yang sudah di kumpulkan.
“Insya Allah besok saya dan beberapa rekan dari PAC lain akan berangkat langsung ke lokasi, nanti akan bergabung dengan Ansor dan Banser dari kota kota lain dilokasi. kalau memang tenaga saya masih dibutuhkan saya siap memeras keringat saya hingga situasi dirasa sudah kondusif dan aman.” ucap Abah Alim koordinator aksi peduli semeru. (Any sorban)
-

GEBRAKAN PERGURUAN SILAT PAGAR NUSA DAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATAI MENJALIN SILATUROHIM
Sorbansantri.com — 07/12/2021, Gebrakan Perguruan Silat Pagar Nusa dan Persaudaraan Setia Hati Teratai Canggu untuk Menjalin Silaturrahmi, untuk Kompak Bersama Berencana Menggalang Dana guna meringankan beban saudara-saudara yang ada di Lumajang yang mana telah mengalami Musibah yakni dampak Erupsi Gunung Semeru.
Pada kesempatan ini kedua perguruan sangat serius untuk bagaimana untuk bisa meraup pundi pundi dana yang akan di salurkan.
Kesempatan ini di jadikan sebagai ajang kolaborasi untuk menanamkan rasa persaudaraan antar perguruan terutaman yang ada di canggu khususnya Pagar Nusa dan PSHT dan perguruan lain pada umumnya.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Achmad yunus ramadhan selaku Ketua Ranting Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa
“Bahwa Silaturrahmi ini adalah bagian dari Jalinan Kekompakkan antar perguruan utamanya Pagar Nusa dan PSHT yang di harapkan untuk bisa mempererat Tali Persaudaraan, yang kedua Untuk menggalang dana Guna meringankan saudara-saudara kita yang ada di Lumajang yang terkena dampak Erupsi Gunung Semeru”, tandasnyaPada kesempatan ini Muhammad Ilham selaku Ketua Rayon Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) balongsono juga mengungkapkan hal yang sama “Kegiatan ini di harapan antara perguruan bisa bersatu dan kompak untuk bersama-sama menjalin silaturrahmi antar PSHT dan Pagar Nusa sekaligus ajang untuk sama sama meringankan beban saudara kita yang terdampak Erupsi gunung merapi” tukasnya.
Kedua Perguruan Sepakat untuk siap selalu rukun dan menjalin silaturrami bahkan akan ada agenda-agenda berikutnya seperti liwetan atau lainnya yang terpenting bisa mempersatukan antar Perguruan yang ada di Canggu.
Kegiatan Diskusi ini diakhiri dengan ngopi bersama dan diskusi ringan untuk lebih memepererat antar anggota perguruan baik dari Pagar Nusa Maupun PSHT.(Dikin sorban)
-

ADAB DAN PROFIL SANTRI SEBELUM KONFERENSI

Muhammad Mahbubulloh ( Gus Mahbub ) bakal calon pada Konferensi PC GP Ansor 2021 wp.sorbansantri.com – Tinggal 5 hari lagi pesta demokrasi konferensi PC GP Ansor 2021 kab. Mojokerto digelar (12/12/21). Dan sudah ada beberapa calon yang siap untuk memimpin Ansor kab. Mojokerto kedepan salah satunya adalah Muhammad Mahbubulloh yang biasa disapa Gus Mahbub. Beliau sudah memastikan maju pada konferensi yang akan diadakan tanggal 12 Desember 2021 dan pada minggu pagi kemarin (5/12/2021) sudah sowan dan minta restu kepada Gus Ali selaku ketua PC GP Ansor kab. Mojokerto.
Dalam pertemuan yang berlangsung di PP. Al-Istiqomah Mojokarang Dlanggu (5/12), banyak membahas tentang Ansor kab. Mojokerto ke depan “ semakin banyak calon pada konferensi kali ini, berarti kaderisasi Ansor di kab. Mojokerto berhasil ” kata Gus Ali M. Nasih (Ketua PC GP Ansor Kab. Mojokerto).

Gus Mahbub sowan dan minta restu pada Gus Ali untuk maju dalam Konferensi PC GP Ansor Kab. Mojokerto 2021 Gus Mahbub adalah putra dari KH. Mubayyin Syafi’i (pengasuh PP. Al Falah Pacet) yang sangat aktif dalam pergerakan NU sekaligus pembina serta Penasihat di PAC IPNU-IPPNU kec. Pacet. Sekarang beliau menjabat Sekretaris RMI-NU Kab. Mojokerto dan Anggota LBH PC GP Ansor kab. Mojokerto. Tahun 2018-2020 beliau pernah menjadi Wakil Bendahara PAC GP Ansor Kec. Pacet. Tahun 2014-2016 menjadi PJ. Ketua PAC IPNU kecamatan Pacet dan Lembaga Dakwah PC. IPNU kab. Mojokerto Tahun 2014-2016.
Loyalitas beliau pada pergerakan NU khususnya kepemudaan seperti Ansor dan IPNU-IPPNU sudah tidak diragukan lagi dengan dimulainya ikut kaderisasi formal PKPNU Mojokerto 2014, PKD di Paciran Lamongan 2016, PKL di SMP Teknologi Informasi Al Hidayah, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto 2021.
Sedangkan prestasi beliau di kegiatan kepemudaan adalah pelopor eksisnya IPNU-IPPNU serta perintis kaderisasi PAC GP Ansor disamping itu juga beliau merupakan penggerak serta perintis PAC Pagar Nusa di Kec. Pacet. Beliau berkontribusi besar pada media kebanggaan Infokom Banser Kab. Mojokerto yang sekarang ini lebih dikenal dengan Sorban Santri. Asal tahu saja, beliau yang menambahkan kata santri yang sebelumnya adalah SorBan (Ansor Banser) NU.(red sorban)
-

BERAGAMA ITU TIDAH HARUS NGARAB
Sorbansantri. Com – ALLAH itu global,bukan ras dan bukan milik golongan suku/bangsa apalagi punya kaum tertentu.
Jadi syah syah saja melakukan ibadah dan berdo’a menggunakan bahasa apapun tanpa mengurangi nilai pahala dan ajaran didalamnya.
Terus,letak kesalahannya dimana ?! Masa’ iya Tuhan (Allah Swt) gak ngerti bahasa manusia yang notabene mahluk cipta’annya sendiri ?!
Gitu kok dibikin gaduh
Kurang kerja’an apa ?!“JANGAN MAUNYA CARI PAHALA,
YANG DI DAPAT JUSTRU DOSA,
DENGAN MENCARI CARI CELAH KESALAHAN ORANG YANG SEBENARNYA GAK SALAH DAN GAK FENTING,KECUALI DEMI SEBUAH MISI DAN CITA CITA BUSUK,MEMPOLITISASI AGAMA UNTUK TUJUAN (AGENDA) TERTENTU YANG DILAKUKAN OLEH TOKOH MAUPUN POLITIKUS KOTOR DAN SOAL INI BIARLAH ALLAH SWT YANG MENGHUKUMNYA !”“Kenali dan teliti dahulu ajaran agama yang menganggap paling benar, tapi sebenarnya ajaran itu menyesatkan”
(Anwar sorban)
#SanidinSahidin -

Panitia Konfercab GP Ansor Kabupaten Mojokerto Wacanakan Pakta Integritas Bebas Money Politic
Sorbansantri. Com – Konferensi Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Mojokerto resmi dihelat pada hari Minggu 12 Desember 2021 mendatang di Wisma PC NU Kabupaten Mojokerto.
Sederet nama tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) belakangan disebut-sebut bakal mewarnai Konfercab ke-XVIII bertema Konsisten Mengawal Kiai dan NKRI ini.
Di antara nama-nama tersebut adalah M. Syukron Fahmi (Gus Fahmi), putra pengasuh Pondok Pesantren (PP) Salafiyah Al Mishbar Mojokerto KH Chusaini Ilyas; Wabup Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barraa), putra pengasuh PP Amantul Ummah Mojokerto KH Asep Saifuddin Chalim; Muhammad Mahbubullah (Gus Mahbub) dari Pacet; dan incumbent M. Ali Nasikh (Gus Ali).
Namun, tujuh hari menjelang konferensi sebagai roda tertinggi organisasi badan otonom (Banom) NU untuk melahirkan pemimpin baru ini, belakangan juga santer beberapa kader lain. Seperti Ketua PAC GP Ansor Mojosari Samsul Ma’arif, dan pengurus PC GP Ansor Muhammad Ali Rohmat.
”Masih sangat dinamis, memang. Sebenarnya banyak kader-kader potensional kabarnya diproyeksikan sebagai kandidat bakal calon. Cuma, finalnya seperti apa, kita lihat di Konfercab nanti,” ujar sumber internal PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Minggu (5/12/2021).
Para kader, baik di lingkungan GP Ansor maupun Banser menilai, kemunculan nama-nama tokoh muda dan kader tersebut adalah hal yang wajar. Menyusul, dari deretan nama tersebut, mereka dianggap telah memenuhi persyaratan sebagai modal pencalonan. Seperti pernah menjabat di kepengurusan PAC/PC dan atau dalam PC NU selama 3 tahun. Serta telah menjalani masa pengkaderan hingga jenjang Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) bagi anggota Ansor, atau setara Susbalan bagi anggota Banser.
Sehingga, langkah berikutnya, bacalon tinggal mengantongi rekomendasi dari Pengurus Anak Cabang (PAC) atau Ranting (setingkat desa/kelurahan).
Ketua Panitia Konfercab PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto ke-XVIII M. Anshor Ibnu Ridho mengungkapkan, panitia masih akan merumuskan tata tertib (tatib) dan persyaratan Konfercab. Seperti yang diamanahkan dalam peraturan organisasi (PO) hasil Konferensi Besar (Konbes).
”Kami sudah membentuk tim perumus untuk merumuskan itu (tatib dan persyaratan),” katanya. Dari wacana perumusan itu, lanjut Anshor, sejauh ini memang sudah ada ketentuan dan persyaratan yang nantinya turut dipenuhi bacalon, sebelum ditetapkan sebagai calon.
Tak kalah penting adalah perihal persyaratan mengantongi rekomendasi dari PAC dan Ranting. Mengacu pada PO, terang dia, jika dalam satu kabupaten/kota terdapat 11 hingga 20 PAC, maka bacalon wajib memegang/diusung oleh minimal 3 rekomendasi PAC.
Selebihnya, untuk kabupaten/kota yang wilayahnya tercatat terdapat 101 ranting ke atas, setidaknya bacalon juga harus mendapat dukungan minimal 20 ranting.
”Kalau mengacu daerah lain memang begitu. Nah, di Kabupaten Mojokerto nantinya seperti apa, tim perumus yang akan mematangkan itu,” tandasnya. Dalam catatan PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, sejauh ini, diketahui terdapat 18 PAC dengan jumlah 314 ranting.
”Dengan demikian, bila mengacu hal tersebut, maka syaratnya adalah bacalon harus didukung minimal 3 PAC plus 20 Ranting,” tegas dia. Itu pun, lanjut Anshor, panitia tetap mempertimbangkan nilai akreditasi PAC dan Ranting. Bagi PAC yang mengantongi nilai akreditasi A, secara otomatis memiliki 2 hak suara.
Sedangkan yang memegang nilai B hanya mendapat jatah 1 suara. ”Yang nilainya C dan seterusnya, tetap kami undang sebagai peserta. Nantinya, mereka sekadar memiliki hak menyampaikan saran-pendapat. Dan tidak memiliki hak suara,” paparnya.
Ketentuan lain yang tak kalah pentingnya adalah faktor usia. Anshor menegaskan, dalam PO, bacalon yang dipastikan running nanti usianya maksimal menginjak 40 tahun, 11 bulan, 31 hari, atau tidak lebih dari 41 tahun saat hari H Konfercab.
”Selain persyaratan tadi, kami juga mewacanakan pakta inegritas bagi bacalon,” tambahnya.
Pakta integritas tersebut, jelas dia, berisi bacalon diajak menaruh komitmen untuk menjauhi hal-hal negatif yang tidak mencederai Konferencab dan marwah organisasi.
Seperti tidak menggunakan money politics (politik uang) atau cara lain sejenisnya. ”Wacana kita seperti itu. Semacam pakta integritas, begitu,” papar Anshor.
Tak sekadar meramaikan bursa. Sepekan menjelang pencalonan, kandidat yang berpeluang maju, kini dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan pengurus PAC dan Ranting. Silaturahmi yang dijalin bukan saja demi menuju suksesi pencalonan. Malainkan, sekaligus sebagai sarana kader, khususnya tingkat PAC dan Ranting untuk mengetahui visi-misi bacalon. Demi menjaga ghirah kebaikan GP Ansor Kabupaten Mojokerto ke depan.
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur (Jatim) Syafiq Syauqi (Gus Syafiq) menandaskan, Konfercab merupakan marwah tertinggi organisasi GP Ansor. Maka, lanjut putra almarhum KH Amanullah, pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, ini, baiknya dimanfaatkan betul oleh para kader.
Dengan turut menyukseskan Konfercab demi mengembangkan kaderisasi dan membesarkan organisasi lebih baik. ”Meskipun saya yakin, di era kepimpinan Gus Ali (M. Ali Nasikh), dalam penoropongan kami, kaderisasinya cukup berhasil dan masif,” tegas Gus Syafiq kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.
Dengan demikian, dalam Konfercab nanti, pihaknya meyakini akan melahirkan banyak kader potensional dan tokoh muda NU Kabupaten Mojokerto. ”Tidak kalah pentingnya adalah, khidmat dan komitmen bacalon untuk membesarkan GP Ansor, menjaga marwah ke-NU-an, kiai, dan NKRI,” pungkas Gus Syafiq.
Tags; Ansor Ansor Mojokerto
-

Hukum Modin Merawat Jenazah Non Muslim

wp.sorbansantri.com – Pada sesi tanya jawab pelatihan perawatan jenazah oleh Dinas Sosial Kota Surabaya, ada seorang Modin yang bertanya tentang pemulasaraan jenazah Non Muslim karena permintaan keluarga yang kebanyakan Muslim.
Soal hubungan Muslim dan Non Muslim sudah ada ketentuan. Bila dalam hal ibadah dan akidah maka sudah jelas “Lakum Dinukum Wa Liya Din” (bagi kalian agama kalian dan bagiku agamaku). Namun bila hubungan interaksi sosial, jual beli, bertetangga, pertemanan dan sebagainya maka boleh sebagaimana Al-Mumtahanah 7.
Merawat jenazah non muslim ini masuk ke ranah mana? Bagi ulama yang membawa ke ranah sosial tentu membolehkan, seperti yang dijelaskan dalam Fikih Syafi’iyah:
ﻓﻲ ﻏﺴﻞ اﻟﻜﺎﻓﺮ ﺫﻛﺮﻧﺎ ﺃﻥ ﻣﺬﻫﺒﻨﺎ ﺃﻥ ﻟﻠﻤﺴﻠﻢ ﻏﺴﻠﻪ ﻭﺩﻓﻨﻪ ﻭاﺗﺒﺎﻉ ﺟﻨﺎﺯﺗﻪ ﻭﻧﻘﻠﻪ اﺑﻦ اﻟﻤﻨﺬﺭ ﻋﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ اﻟﺮﺃﻱ ﻭﺃﺑﻲ ﺛﻮﺭ ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ ﻭﺃﺣﻤﺪ ﻟﻴﺲ ﻟﻠﻤﺴﻠﻢ ﻏﺴﻠﻪ ﻭﻻ ﺩﻓﻨﻪ
Telah dijelaskan dalam Mazhab Syafi’i bahwa memandikan dan mengafani jenazah orang kafir serta mengantar ke kuburan adalah boleh. Ibnu Munzir mengutipnya dari pengikut rasional dan Abu Tsaur. Sementara menurut Malik dan Ahmad adalah tidak boleh (Al-Majmu’, 5/153). (KH ma’ruf Khozin)
-

PELATIHAN TERAPI BEKAM OLEH BASADA (BARISAN ANSOR HUSADA) WRINGINANOM
Sorbansantri.com — Barisan Ansor serbaguna Husada (basada) dari satkoryon wringinanom melakukan pelatihan terapi bekam pada hari sabtu(04/12/2021) di kantor MWC NU Wringinanom Gresik.
Acara di mulai ba’da sholat isya’ dengan melibatkan 4,personil anggota Banser Husada untuk melatih sahabat sahabat Banser satkoryon wringinanom yang mau meningkatkan keahlian khusus yaitu terapi bekam.
Sahabat Banser Reno Andrianto selaku ketua BASADA Wringinanom menginformasikan bahwa pelatihan kali ini bertujuan untuk mengasah skil dan menambah ilmu baru kepada sahabat sahabat Banser Wringinanom mengenai terapi bekam dan nantinya akan di rekut menjada anggota BASADA.
Beliau juga menjelaskan karena selama ini kalau mengadakan baksos di sekitar wilayah selalu melibatkan BASADA dari luar kota, dengan latihan ini nanti secara otomatis jumlah personil BASADA Wringinanom akan bertambah, maka kalau mengadakan baksos lagi cukup dari anggota sendiri.
Sahabat SISWANTO selaku kasatma mendukung sekali untuk pelatihan kali ini, dikarenakan bisa menambah anggota BASADA yang ada di satkoryon wringinanom dan bisa maksimal sewaktu bakti sosial di tengah tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kami (khususnya BASADA wringinanom).
Beliau juga harapkan nantinya BASADA bisa berperan aktif di sela sela acara keagamaan dan Kemasyarakatan, supaya masyarakat tahu bahwa Banser ada Banser husada khusus untuk kesehatan serta semoga bisa bermanfaat. (Dikin sorban)