Sorbansantri.com – Anak ranting NAHDLATUL ULAMA Kedung Klinter Canggu Jetis Mojokerto dalam rangka menyambut bulan suci Romadhan mengadakan lomba adzan pada hari sabtu (10/04/2021) bertempat di mushola BAITUL MU’MIN dusun Kedung Klinter, yang di ikuti oleh 38 peserta, acara di mulai setelah ba’da sholat isya’.
Gus MUNIF selaku panitia menginformasikan kegiatan ini selain menyambut bulan romadhon dari panitia mengharapkan ada kader muadin sebagai generasi penerus oleh karena itu peserta kami batasi dari usia 8 tahun sampai 12 tahun serta kami juga mengharapkan anak anak terbiasa dan percaya diri di atas panggung.
Untuk lomba kali ini panitia melibatkan 4 dewan juri yaitu Ustadza SAUDAH, Ustadza INUN, Abah BAGIO, Abah KHODIM, dengan penilaian dewan juri yang profesianal akhirnya memutuskan ananda NIJAM sebagai peserta terbaik, di ikuti ananda AFAM sebagai juara 2 , untuk juara 3 di raih ananda FAKRI
Ketua anak ranting NU Gus SUTONO menyantakan sangat senang dengan antusias anak anak untuk mengikuti lomba adzan ini, mudah mudahan anak anak menjadi anak yang sholeh dan bisa meneruskan perjuangan para muazis NAHDLATUL ULAMA.
Gus MUNIF bersama pengurus anak ranting NU Kedung Klinter
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan membantu acara kali ini, semoga ALLOH SWT membalas dengan berlipat ganda, insyaalloh anak ranting NU Kedung Klinter akan membuat kegiatan kegiatan yang bisa membawa kemanfaatan bagi kita semua.
Untuk kegiaran kali ini ketua ranting NU Bapak H. ALIM (Gus KOPI GLADAK) sangat bangga dengan gerakan gerakan anak ranting yang bertujuan untuk menebar kemanfaatan.
“Kedung klinter luar biasa, dan saya yakin semua anak ranting yang ada di canggu mempunyai potensi yang masih terpendam dan perlu di munculkan” kata beliau sambil mengepalkan tangan. (Dikin sorban)
wp.sorbansantri.com– Rakerancab merupakan forum sekaligus momentum yang setrategis untuk bersama sama melakukan refleksi sekaligus inofasi dalam rangka membangun organisasi ansor ke depan yang lebih kreatif, dinamis dan produktif, maka dari itu pada hari minggu tanggal (11/4) pimpinan acabang gerakan pemuda ansor kabupaten mojokerto melakukan rapat kerja yang ke III yang bertempat di halaman yayasan pondok pesantren AL MUHAJIRIN pungging mojokerto, acara bertujuan untuk merumuskan dan meneruskan program program kerja yang belum terlaksana di sisa waktu 5 bulan terahir di tahun ini sebelum masa konferensi.
Acara di mulai tepat pukul 09.00 wib, sebelum acara pembukaan di mulai para panitia mengundang artis jihan audy sebagai bintang tamu untuk menghibur para hadirin semua dengan menyanyikan lagu lagu islami.
Dalam acara pembukaan RAKERCAB ini tampak hadir delegasi peserta terdiri dari ketua PAC,ketua ranting GP ANSOR se kabupaten mojokerto, para ketua PAC, ketua ranting rijalul ansor se kabupaten mojokerto, kasatkoryon BANSER se kabupaten mojokerto, tampak hadir pula para tamu undangan dari para tokoh tokoh agama, ketua PCNU mojokerto kyai adhim, kyai aseb, kyai abdul ghofur, ketua PC GP ANSOR kabupaten mojokerto gus ali nasih beserrta jajaran, ketua PC RIJALUL ANSOR kabupaten mojokerto gus lutfi beserta jajaran, juga KASATKORCAB BANSER kabupaten mojokerto H.Moh yunus, dan juga banom banom NU yang ada di tingkatan kabupaten mojokerto.
Menurut gus ali nasih selaku ketua PC GP ANSOR mojokerto menyampaikan dalam sambutannya kita sebagai anggota ANSOR harus bisa berkhidmah kepada jam’iyyah secara kelompok maupun mandiri, ada 3 cara kita untuk berkhidmah, yang pertama berkhidmah untuk negeri, yang kedua berkhidmah membantu pemerintah untuk membentengi NKRI, yang ketiga gerakan ANSOR harus bisa berkhidmah secara mandiri, masih lanjud kata gus ali Alhamdulillah PC GP ANSOR mojokerto sudah mempunyai asset di bidang perekonomian, di antaranya kita sudah punya tempat grosir ANSOR RITEL SBM 11 yang bertempat di kecamatan ngoro, produksi air mineral NUTRISI DLL, maka dari itu dari pimpinan cabang akan selalu terbuka, transparasi, dalam hal managemen demi kemaslahatan bersama, sebagai moto kita hari ini TEGAS, BERGERAK, BERMANFAAT.
Dilanjut sambutan yang kedua dari ketua PCNU kabupaten mojokerto yang di sampaikan oleh kyai adhim, beliau mengatakan dari gerakan yang hamper sempurna harus segera di sempurnakan akan tetapi tidak ringan karena tantangan kita hari ini adalah arus globalisasi, karena gerakan ANSOR tidak hanya berada di Indonesia akan tetapi sudah mendunia, segala sesuatu harus tetap saling berkordinasidan di butuhkan kekompakan, sesuai pesan rosulullah “BERKOMPAKLAH KALIAN, KARENA DI DALAM KEKOMPAKAN TERDAPAT PERTOLONGAN ALLAH” di tengah tengah organisasi jangan sampai ada yang saling jatuh menjatuhkan antar sesame. Kekuatan organisasi minimal harus di topang dari 3 pilar, yang pertama kekuatan idiologi dan keyakinan melalui kaderisasi lewat banom banom yang ada, yang kedua kekuatan ekonomi karena tanpa ekonomi organisasi tidak akan berjalan, yang ke tiga kekuatan budaya, berdakwah di NU tidak sama dengan cara kita bermain di dalam beladiri, tinju dll, akan tetapi harus melalui berbenah diri sehingga orang lain bisa tertarik kepada dengan budaya kita.
Acara terahir di tandai dengan doa yang secara estafet, doa yang pertama di sampaikan oleh almukarrom kyai abdul ghofur, doa yang terahir di sampaikan oleh almukarrom kyai aseb dari pacet, setelah para tamu undangan meninggalkan tempat barulah para peserta melaksanakan agenda utama rapat kerja yang di bagi menjadi 4 komisi, komisi A membidangi program kerja , komisi B membidangi KEBANSERAN, komisi C membidangi program kerja majlis dzikir dan sholawat rijalul ansor, dan komisi D membidangi rekomendasi, hasil dari rapat perkomisi nantinya agar cita cita organisasi bisa tercapai lebih optimal mana kala kita semua memiliki komitmen yang sama dengan penuh tanggung jawab untuk secara serius melaksanakan program program PC GP ANSOR kabupaten mojokerto sampai ahir kepengurusan dengan lebih cerdas dan professional. (HASAN)
Mokhamad Yunus Sekretaris PC GP Ansor kab. Mojokerto
wp.sorbansantri.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor ) Kabupaten Mojokerto, akan melaksanakan Rapat Kerja Cabang ke Tiga (RAKERCAB III) yang dilaksanakan hari Ahad 11 April 2021 di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Panjer Tunggal Pager kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, pada agenda tersebut evaluasi kinerja pengurus dan pengembangan program kedepan GP Ansor Kabupaten Mojokerto, mengambil tema “ Ansor hari ini siapkan kader untuk memimpin Mojokerto kedepan”.
Mokhamad Yunus Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto menekankan kader Ansor kedepan harus mampu berperan langsung serta aktif dalam menyongsong era hari ini. Dengan perkembangan data yang sudah berjalan melalui Akreditasi Gerakan Pemuda Ansor di semua tingkatan pengurus dengan tujuan tingkat kelayakan, menilai kinerja, menentukan kebijakan serta mendorong peningkatan kualitas kewajiban dan tanggungjawab kepada organisasi. Terlepas dari hal tersebut amal usaha perekonomian organisasi masing – masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor diseluruh kecamatan se-kabupaten Mojokerto sudah memulai berwirausaha sesuai potensi lokal untuk menopang pendanaan organisasi dari modal dari oleh dan untuk Ansor, tercetuslah yang dimaksud dengan “gerakan Dana Abadi untuk Amal Usaha Ansor” yang khusus pendanaan tersebut dibuat untuk gerakan Amal Usaha (wirausaha kader) dan dana tersebut khusus untuk pengembangan usaha dan penyerapan potensi usaha kader Ansor, yang terwujud beberpa usaha lokal seperti; Pertanian, peternakan, kuliner, grosir makanan dan minuman ringan, serta serba usaha lainnya.
Sapaan akrabnya Ndan Yunus Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, juga menyampaikan bahwa selain Amal Usaha, distribusi kader juga tidak kalah pentingnya dalam menyongsong masa depan,salah satunya adalah politik, beliau juga mengutip dari sambutan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas diacara Konsolidasi Kader Ansor (Minggu 1/12); bahwa Kader Ansor jangan abai politik, karena wajah Nahdlatul Ulama (NU) kedepan tergantung bagaimana kader Ansor hari ini. Menurutnya, selama berorganisasi tertib, maka NU kedepan juga akan baik, sebaliknya jika berorganisasi (semaunya sendiri) tidak tertib, tidak jalan kaderisasinya, tidak tertib administrasi, tidak taat pimpinan, wajah NU kedepan akan tidak baik.
Membangun NU masa depan dibutuhkan kontribusi serius dalam dunia sosial kemasyarakatan, termasuk di dunia politik, kader Ansor diharap jangan abai sosial politik. Hampir semua dimensi kehidupan bermasyarakat ditentukan oleh politik. Oleh sebab itu kita harus seimbang antara keagamaan dan sosial kemasyarakatan, dimana didalamnya ada politik.
Ansor adalah organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan, namun persoalan politik juga bagian dari menata Negara lebih baik. Termasuk Kader Ansor atau Banser yang akan berkiprah di dunia politik, maka perjuangan harus di dukung selama kontribusi untuk kemaslahatan NKRI.
Ndan Yunus berkeyakinan dari modal loyalitas dan semangat kader Ansor dan Banser Kabupaten Mojokerto hari ini tentu tidak cukup hanya itu. Di agenda Rakercab III GP Ansor Kabupaten Mojokerto nanti akan menyiapkan program dan menyiapkan kader dengan SDM Potensial sebagai persiapan untuk memimpin Mojokerto kedepan. Restu kyai sepuh, pendanaan apalagi dukungan politik, semua sudah lengkap, apalagi kiprah Ansor dalam berkhidmah tetap solid Satu Komando dan selalu tetap serius dalam menjaga dan mengawal ajaran Aswaja An Nahdliyah, Pancasila, dan NKRI.
Jika Ansor tidak mau berpolitik dikhawatirkan panggung politik akan dikuasai oleh orang lain yang tidak memiliki manfaat untuk Nahdlatul Ulama’. Seperti yang sudah bisa dilihat pemimpin yang dari kader Ansor ;yaitu Bupati Pasuruan, Walikota Pasuruan, Bupati Gresik, Bupati Lumajang, Bupati Sidoarjo dan lainnya bahkan Menteri Agama Republik Indonesia, dengan konsolidasi sekaligus diskusi di Rakercab III GP Ansor Kabupaten Mojokerto siap menggapai cita-cita tersebut,
لا اسلام الا بالجماعة
لا جماعة الا. بالامارة
لاامارة الا بالاطاعة
لااطاعة الا بالبيعة
Islam tidak akan kuat tanpa suatu perkumpulan/ organisasi Organisasi tidak akan kuat tanpa kepemimpinan / struktural Kepemimpinan tidak akan kuat tanpa suatu loyalitas/ dukungan / ketaatan (anggota) Dan ketaatan tidak akan terwujud tanpa suatu ikrar / pengakuan
“Saya mohon dari Para Kyai sepuh jajaran Rois dan Tanfidziyah PCNU berserta seluruh Lembaga Banom serta senior senior Ansor Banser se-Kabupaten Mojokerto, restu dan do’anya dalam suksesi agenda besar Rakercab III GP Ansor Kabupaten Mojokerto” kata Mokhamad Yunus.
Mudah-mudahan yang mencintai Ansor akan selalu dicintai Alloh SWT. (red sorban)
wp.sorbansantri.com – Menjelang datangnya bulan suci romadhon 1442H segala kegiatan rutinan anggota banser yang ada di ranting wotanmas jedong di tutup sementara terutama yang ada di anak ranting watusari, pada hari kamis (9/4) mengadakan acara rutinan istighosah dan majlis dzikir dan sholawat rijalul ansor yang terahir kalinya guna persipan menyambut datangnya bulan suci romadhon yang bertempat di rumah bapak solihin selaku kepala dusun watusari.
Acara rutinan ini bertujuan untuk menyambung tali silaturrahmi antar anggota yang ada di wilayah tersebut sehingga tetap kompak dan guyup dalam satu wadah kegiatan keagamaan, pada penutupan kali ini dari pihak pengurus BANSER anak ranting watusari mengundang dari beberapa komandan kelurahan beserta anggotanya yang ada di seluruh kec ngoro, tampak hadir juga KASATKORYON BANSER PAC NGORO sahabat api’in beserta jajarannya, tak lupa juga ketua PAC GP ANSOR KEC NGORO sahabat gus saufi dan para pengurus hariannya, para dewan Pembina, juga tokoh tokoh agama yang ada di wilayah watusari terutama gus mualimin selaku pimpinan yayasan sabilillah.
Menurut sahabat soleh selaku wakil dari sohibul hajah sekaligus pengurus banser watusari mengucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya kepada para tamu undangan atas kedatangannya di acara tersebut, beliau mengatakan tidak bisa membalas apa apa hanya iringan doa jazakumullah khoiron ahsanal jaza’. masih kata sahabat soleh acara ini kita tutup sementara saja guna menyambut datangnya bulan suci romadhon tahun ini, agenda kegiatan banser tetap ada tapi kita ganti dengan kegiatan kegiatan keagaman yang bersifat ngaji kitab, tadarusan dll.
Menurut sahabat api’in selaku KASATKORYON BANSER kecamatan ngoro beliau mengatakan dan berpesan kepada seluruh jajaran NDANKEL yang ada di seluruh kecamatan ngoro agar selalu kordinasi kepada kasatkoryon di dalam setiap mau mengadakan kegiatan kegiatan agar supaya acara tidak sampai berbenturan dan bersamaan antara kegiatan PAC sama kegiatan yang ada di tingkatan ranting sehingga tidak terkesan mengadakan acara sendiri sendiri tanpa koordinasi.
Ketua PAC GP ANSOR kecamatan ngoro sahabat gus saufi di dalam sambutannya agar semua pimpinan ranting untuk mempersiapkan arsip arsip kegiatan karena sekarang di tiap ranting nantinya juga akan ada AKREDITASI yang akan di nilai langsung oleh tim jajaran dari pengurus tingkat wilayah jawa timur, dengan adanya akreditasi bertujuan agar di tiap tiap ranting bisa belajar beratministrasi yang benar, dan sahabat saufi berharap agar tiap ranting mendapat nilai AKREDITASI A, jadi mulai dari sekarang semua kegiatan di administrasikan secara benar, dari hasil akreditasi ranting tersebut bisa menambah nilai kusus di tingkat pimpinan cabang sehingga akan mengangkat nilai A juga bagi PAC GP ANSOR kec ngoro.
Dalam acara malam ini pihak pengurus banser watusari mendatangkan tokoh agama sebagai penceramah atau mauidhotul hasanah, dalam hal ini di sampaikan oleh al ustad gus mualimin selaku pimpinan yayasan sabilillah yang ada di dusun watusari, beliau menyampaikan tausianya kepada para seluruh anggota BANSER agar para anggota jangan sampai bangga dengan banyaknya anggota tapi berjalan sendiri sendiri tanpa mengikuti komando, setiap langkah harus di niati berhidmah jangan ada niat apa apa dan harus patuh kepada pimpinan, walau anggota BANSER banyak yang sudah mengikuti diklat apapun jangan merasa bangga kalau ilmunya tidak di amalkan apalagi sampai sampai tidak patuh pada pimpinan, mari kita berseragam BANSER & ANSOR tapi jangan di buat pamer dan sekedar buat gaya gayaan tapi mari kita niati berhidmah kepada jam’iyah kususnya ahlusunnah wal jama’ah an nahdliyah, semoga kita semua di akui santrinya oleh mbah yai hasyim asyari.
Pada pukul 22.30 acara berahir dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh kyai samarhudi selaku sesepuh dusun watusari. (Hasan)
Sorbansantri.com – pengurus PCNU Kab Mojokerto melakukan turba dan silaturohim ke MWCNU dan Ranting NU sekabupaten Mojokerto secara bergilir, pada kesempatan kali ini hari selasa (06/04)2021) jam 13:00Wib adalah waktunya Zona utara kali yang meliputi MWCNU JETIS, MWCNU GEDEG, MWCNU KEMLAGI, MWCNU DAWAR BLANDONG, masing masing MWCNU di wakili 3 pengurus dan ketua ranting seMWCNU masing masing, yang di laksanakan di kantor MWCNU Jetis lantai dua.
Di sampaikan oleh GUS TAUFIQ selaku sekertaris PCNU di hadapan semua yang hadir bahwa tujuan dari turba dan silaturohim ini ada beberapa poin, pertama adalah pencairan subsidi ke organisasi NAHDLATUL ULAMA dari tingkat MWCNU dan ranting NU bahkan sampai pembuatan atau pengadaan papan nama di tiap tiap anak ranting NU, yang semuanya dari rumah sakit SAKINAH, untuk sistem pencairan di jelaskan oleh bendahara PCNU yaitu H. REZA PAHLEVI, pencairan di berikan melalui BMT NUSANTARA MOJOPAHIT, untuk MWCNU mendapat 10juta dan ranting NU masing masing 1.5juta, di cairkan menjadi dua tahap.
Tujuan yang kedua adalah tentang kartanu yang di sampaikan oleh H. SHOBIRIN selaku ketua team kartanu PCNU, bahwa proses pembuatan kartanu agak terkendala karena adanya pandemi covid-19, masih banyak dari warga NU yang belum mendaftarkan diri karena keadaan pandemi dan di usahakan aplikasi secara online di bulan romadhan tahun ini sudah bisa di gunakan, untuk saat ini data yang sudah masuk adalah 114.740 dan masih masih banyak yang mengantri untuk pencetakan kartanu.
Dalam sambutanya KH. ABDUL ADZEM ALWI selaku ketua PCNU meminta doa kepada seluruh yang hadir biar semua pengurus di berikan kesehatan lahir batin dan umur yang panjang supaya terus berkhidmat kepada NU serta berharap semua pengurus untuk menjaga kerukunan dan kekompakan dalam berkhidmat ke organisasi, beliau juga mengharapkan uang warga NU , uang khas jamaah tahlil, masjid masjid yang berada di bendahara, supaya di tabungkan di BMT karena kita sudah punya BMT NUSANTARA MOJOPAHIT yang nantinya akan bisa membantu warga NU.
Pembagian beras organik hasil bibit dan pupuk organik pcnu mojokerto
Sebelum acara di tutup ada pembagian beras, beras yang di bagikan kepada masing masing MWCNU, menurut KH. ABDUL ADZEM ALWI adalah hasil dari ladang yang mengunakan bibit dan pupuk organik produksi PCNU Kab Mojokerto, dengan harapan para petani warga NU untuk mengunakan bibit dan pupuk organik produksi PCNU karena dari uji coba yang telah di lakukan hasilnya lebih maksimal. (Dikin sorban)
Sorbansantri.com – Mojokerto. Semangat perjuangan BANSER untuk terus Membentengi dan Menjaga Keutuhan NKRI serta menjaga kerukunan antar umat beragama sudah tidak diragukan lagi kesetiaannya.
Seperti yang di buktikan oleh jajaran BANSER Satkoyon Mojosari.siap selalu dalam mengemban tugas dari kesatuannya pada kegiatan PAM di hari Jum’at Agung,yaitu Peringatan Isa Al-Masih 2021 pada hari Jum’at pagi tanggal 2 April 2021 di 5 Gereja di Kec.Mojosari,Kab.Mojokerto. dan dilanjutkan pada hari Minggu pagi tanggal 4 April 2021.
Dimana dalam Pengamanan ini adalah permintaan langsung dari Kompol Heru Purwandi, S.H (Kapolsek Kec.Mojosari) dan dari pengurus Gereja di Kec.Mojosari.selain BANSER bersama dengan Polri dan TNI dalam pengaman,juga ada dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas.
Menurut Keterangan dari Komandan Imam Khoderi sebagai Kepala Satuan Banser Tingkat Rayon (Kasatkoryon) yang kami wawancarai,mengatakan “Kami(BANSER) siap dimintai bantuan kapanpun dan di manapun berada untuk menjaga serta melindungi Negeri ini,dan Kami siap bersinerji bersama Polri-TNI untuk NKRI”
Lanjut Imam Khoderi dalam wawancara “Kami juga akan terus selalu menjaga kerukunan antar umat beragama,demi untuk tercapai serta mewujudkan Persatuan dan Kesatuan di Negara INDONESIA tercinta kita ini” (Anwar-Sorban)
Sorbansantri.com –Sooko– Ahad pagi (4/4) Pengurus MWCNU Sooko melaksanakan Musyawarah Kerja ke 2 dalam rangka konsolidasi, koordinasi juga mensukseskan berbagai program2 NU di wilayah Kecamatan Sooko. Kegiatan tersebut berlangsung di gedung TPQ Miftahul Mubtadi’in Desa Wringinrejo.
Dalam Musker II kali ini dibagi menjadi 3 sidang Komisi, yang masing2 Sidang komisi membahas materi program kerja NU Sooko. Ruang Sidang A membahas tentang Organisasi dan Administrasi. Ruang Sidang B membahas tentang Penyusunan Program Kerja NU. Dan Ruang Sidang C membahas tentang Rekomendasi Kegiatan NU.
KH.Abd.Rohman, M.Pd. dalam sambutannya menekankan pentingnya konsolidasi pengurus NU di wilayah Kecamatan Sooko. Karna tantangan program2 NU ke depan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama ujung tombak kegiatan NU adalah ranting NU. Sebagai pengurus antar waktu, banyak PR yang harus kita dikerjakan, terutama PR menyelesaikan pembangunan gedung MWC yang masih 40% sekaligus surat2nya, ini menjadi PR kita bersama, katanya.
Dalam musker 2 ini, nanti akan dibahas pula bagaimana meningkatkan pendapatan koin NU, giat silaturahmi MWC (liwetan), giat LBM dan pengajian Fathul qorib, Lailatul ijtima’, santunan fakir miskin dan yatim piatu, dll, imbuhnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen NU, InsyaAlloh, semua cita2 dan harapan NU di wilayah Kecamatan Sooko, program2nya akan sukses. (red.slamet)
wp.sorbansantri.com – “Banser jangan hanya satu komando, tetapi juga harus satu komandan“. kata komandan Banser Jawa Timur HM. Irsyad Yusuf dalam acara RAKORWIL Banser Jawa Timur. Acara yang dihadiri oleh Asisten serta Satuan Khusus Banser wilayah Jawa Timur ini berlangsung selama 2 hari tanggal 3-4 April 2021 di Hotel Permata Biru Prigen Pasuruan.
Acara raker kali ini diharapkan bisa memperkuat dan memperjelas program Banser di masing-masing Asisten dan Satsus sampai tahun 2023.
Rapat koordinasi wilayah 1 Barisan Ansor Serbaguna Jawa Timur tahun 2021 kali ini merupakan amanah RAKERWIL PW. GP Ansor Jawa Timur tahun 2020 yang bertujuan untuk merancang dan menetapkan Program kerja Satkorwil Banser Jawa Timur masa khidmat 2019-2023 serta sebagai sarana konsolidasi organisasi dalam mewujudkan solid satu komando.
Sebagai kader inti GP. Ansor yang merupakan salah satu badan semi otonom memiliki fungsi Kaderisasi, Dinamisator, Stabilisator dan Katalisator dalam rangka penghormatan kepada Agama, bangsa dan negara dan menjadi garda terdepan sebagai benteng ulama’ dalam menembangkan ajaran Islam ala Alhusunnah Wali Jamaah. ( Abi Sorban)
Sorbansantri.com –Sooko– Lailatul ijtima’ merupakan salah satu kegiatan dakwah NU setiap satu bulan sekali. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan sunnah yang dirangkum dalam satu acara dan dikerjakan secara berjamaah. Diantara kegiatan dalam Lailatul ijtima’ NU antara lain, Sholat sunnah hajat, sholat tasbih, sholat taubat, sholat witir, istighosah, tahlil, maqom, santunan yatim piatu, dan pengajian kitab kuning.
Lailatul ijtima’ di Masjid Al Kautsar Pendowo, Ngingasrembyong
Jum’at malam ba’da isya’ (2/4) kegiatan Lailatul ijtima’ NU MWCNU Sooko bertempat di Masjid Al Kautsar Dusun Pendowo Desa Ngingasrembyong. Masjid dipenuhi jamaah kurang lebih 200 orang warga Nahdliyyin dari berbagai desa di wilayah kecamatan Sooko. Tak ketinggalan juga Banser NU yang memang sudah dapat instruksi dari Satkoryon untuk mengawal setiap agenda Nahdlatul Ulama’ di wilayah Kecamatan Sooko.
Ada hal menarik dari kegiatan ini, yaitu keikut sertaan anggota Banser baru yang kemarin baru saja lulus Diklatsar Banser II di Desa Karang Kedawang. Pantauan kami saat meliput berita ini, ada Banser sekitar 40 personil, 20 personil merupakan anggota Banser Baru.
Ada sekitar 40 personil Banser mengamankan acara
Kasatkoryon Sooko, Ndan Kholik mengaku senang anggotanya bisa bertambah banyak setelah Diklatsar II kemarin, juga dengan banyaknya anggota baru yang mau ikut PAM. Yang menunjukkan bahwa ilmu yang diperoleh saat diklat kemarin ilmunya betul2 bisa bermanfaat bagi anggota.
Sahabat Kholik, Kasatkoryon Sooko
“Bergabung dengan Banser NU harus disertai dengan niat ikhlas lillahi ta’ala, niat karna Khidmah berjuang untuk agama, untuk kejayaan islam ahlussunnah waljamaa’ah an nahdliyah. Harus betul2 ikhlas sahabat2 ya, karna PAM Banser itu tidak dapat bayaran, bayarannya nanti di akhirat”. tambahnya.
Sahabat Memed (salah satu Banser baru ranting Ngingasrembyong) mengatakan sangat senang bisa bergabung dengan Banser NU, ikut PAM. “Sebelum ikut diklat saya memang sudah sering ikut mengamankan kegiatan2 NU, saya biasanya diajak ndan qomar, makanya saat ada diklat saya langsung ikut”, kata ndan Memed. Alhamdulillah, di ranting Ngingasrembyong kemarin yang ikut diklat ada 11 orang, 8 dari Pendowo, 3 dari Sidonganti. Dan malam ini, alhamdulillah semuanya bisa ikut keluar ikut Pam Lailatul ijtima’. Imbuhnya.
Banser membantu kelancaran lalu lintas sekitar lokasi kegiatan Lailatul ijtima’Anggota Banser baru, belum memiliki seragam, tapi semangatnya luar biasa
Meskipun, belum memiliki seragam Banser (Baju PDL Banser), ada yang masih memakai sarung dan celana bawahan biasa, hanya memakai kaos diklatsar. Namun, semangat sahabat2 Banser yang baru itu patut di apresiasi. Mereka ikut mengamankan dan membantu proses kegiatan dari awal hingga akhir acara, mengatur arus lalu lintas, membantu menyeberangkan jamaah, membantu merapikan parkir mobil dan motor jamaah, dll. Semua dilandasi niat karna khidmah mengabdi dalam organisasi NU, lillahi ta’ala. (red.Slamet)
wp.sorbansantri.com– Mojokerto-Jumat (2/04/2021) jamaah gereja GPdI Allah Baik Gedangan Kutorejo mengadakan acara Jumat Agung.
Jumat Agung merupakan acara untuk mengenang dan memaknai peristiwa kesengsaraan, penderitaan dan Yesus Kristus saat disalib hingga wafat.
Kegiatan Jumat agung yang diselenggarakan di Gereja GPdI Allah Baik Gedangan Kutorejo dilaksanakan mulai pukul 07.00 wib sampai pukul 10.00 wib dihadiri kurang lebih 40 jamaah gereja secara terbatas dan tetap mengikuti protokol kesehatan.
Dalam pantauan infokomNu Mojokerto dilokasi kegiatan, petugas gabungan dari Polisi, TNI dan Pasukan Banser wilayah Kutorejo telah melakukan penyisiran sejak pagi, selain itu Satpol PP, pasukan keamanan desa dan Barisan pengamanan dari gereja juga terlihat dilokasi.
“Kegiatan penjagaan keamanan bersama ini dilakukan untuk memberikan rasa aman buat jemaah kaum kristiani yang melakukan ibadah jumat agung”, tutur AKP Hery Susanto, SH Kapolsek Kutorejo.
Pimpinan jemaah gereja GPDI Allah Baik juga mengucapkan terima kasih atas upaya pengamanan yang dilakukan dari kepolisian, TNI, Banser dan yang lainnya terhadap ibadah yang dilaksanakan.
“Kami berterima kasih atas partisipasi dan penjagaannya”, tutur nya.
Pengamanan ini dilakukan secara bersama guna mewujudkan keamanan dan ketertiban ibadah ummat kristiani dan ikutserta dalam mewujudkan kerukunan antar ummat beragama. Dan Kegiatan berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala. (hr-psg)