Kategori: Amaliyah

aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara praktis, terutama dalam konteks keagamaan atau kehidupan spiritual. Dalam konteks agama Islam, amaliyah seringkali merujuk kepada amal ibadah atau amal kebaikan yang dilakukan oleh seorang Muslim sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT

  • Merajut kebersamaan MWCNU JETIS beserta LEMBAGA dan BANOM Ziaroh wali jatim

    Merajut kebersamaan MWCNU JETIS beserta LEMBAGA dan BANOM Ziaroh wali jatim

    Sorbansantri.com — setelah pengurus MWCNU JETIS MOJOKERTO di lantik awal bulan maret kemarin, seluruh pengurus MWCNU dan perwakilan BANOM, LEMBAGA, melakukan ziarah ke makam pengurus MWCNU yang telah tiada dan di lanjut ziaroh wali 9 jawa timur pada hari kamis (01/04/2021)

    SORBANSANTRI.COM

    Sekitar 130 jamaah berkumpul di MI FATHUL ULUM desa KUPANG dengan mengendarai 2 bus dan 2 mini bus, jam 14:00 semua kendaraan di berangkatkan

    H. USAIL S.Pd.i selaku ketua tanfidyah MWC NU Jetis menginformasikan bahwa kegiatan ziaroh kali ini di ikuti oleh pengurus dan perwakilan dari LEMBAGA, BANOM seMWCNU JETIS dengan harapan bisa merajut ukhuwah diantara sesama pengurus baik Banom, lembaga beserta jajaran di semua tingkatannya, selain itu kami juga mengharapkan untuk menyamakan misi untuk maju ke depan.

    SORBANSANTRI.COM
    Saat jamaah berziarah

    Beliau juga sempat berkata dengan tegas “perjuangan NU yang tidak lain adalah Li i’laai kalimatillah orep-orep tinggalane poro kyai, berjuang bersama, maju terus, semangat menyongsong 100 tahun Nahdlatul Ulama, maju 1 abad NU semakin bermartabat dan bermanfaat”

    Tak lupa beliau mengucapkan terima kasih kepada bapak2 Pengurus Ranting NU, PAC MUSLIMAT, PAC FATAYAT, PAC GP ANSOR , BANSER, PAC IPNU/IPPNU dan LEMBAGA MWCNU, utamanya Bpk. HADI FATHUR ROHMAN dan Bpk H. EDI IKHWANTO atas peran setianya dlm acara GIAT ZIARAH
    Semoga menjadi wasilah diakuinya panjenengan sedoyo menjadi santyinya para muassis NU dan santrinya mbah Hasyim Asy’ri yg dido’a kan sugih dunyo akhirat, tentrem rumah tanggae, Barokah anak putune dan khusnul khotimah.

    SORBANSANTRI.COM
    H. MASLIHUL AMIN ketua LESBUMI MWCNU JETIS

    H MASLIHUL AMIN selaku ketua LESBUMI MWCNU JETIS menyampaikan pendapatnya ke team sorban “acara ziaroh kali ini menguatkan kembali rasa kebersamaan, persatuan dan ghirroh ke NU an yg semakin tinggi, serta meneladani perjuangan para pendahulu, terutama para wali 9 di tanah jawa khususnya, sehingga kami selaku pengurus MWCNU, BANOM, LEMBAGA tidak pernah mengenal halangan dan rintangan serta maju teros tanpa lelah” kata beliau sambil mengepalkan tangan. (Dikin sorban)

  • Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi

    SORBAN Infokom | Dari sejak kemunculannya di bumi Nusantara Indonesia, Salafi-Wahabi paling demen mengumbar vonis atas haramnya (bid’ah) tahlilan. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa tindakannya itu terlalu berlebihan yang bisa berakibat merusak Islam. Bagaimana tidak, bukankah itu berarti Salafi-Wahabi dan pengikut-pengikutnya mengharamkan yang halal atas tahlilan? Bahkan saking rusaknya pemahaman mereka terhadap Islam, mereka tak segan-segan pamer slogan batil: “Pelacur Lebih Mulia daripada Orang-orang Bertahlil (tahlilan). “

    SORBANSANTRI.COM
    7 hari wafatnya KH. Abdulah Faqih Pengasuh Pondok Pesantren Langitan dirangkai dengan susunan acara Khotmil Quran bilghoib serta Pembacaan surat yasin dan surat Al Muluk dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil

    Bahkan demi memperkuat vonis Salafi-Wahabi atas haramnya tahlilan, mereka dengan gegabah membayar seorang Ustadz dari Pulau Bali untuk membuat klaim bahwa tahlilan adalah tradisi Hindu. Hanya orang-orang bodoh yang bisa dikibuli oleh trik-trik dan rekayasa kebohongan Salafi-Wahabi. Cara membantah klaim tersebut cukup kita ajukan pertanyaan kepada para pemeluk agama Hindu: “Sejak Kapan di agama Hindu Ada Tradisi Tahlilan?”. Pastilah mereka para pemeluk agama Hindu akan bengong karena tidak kenal apa itu tahlilan. (abi-infokom)

  • TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN

    TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN

    SORBAN Infokom | Siapa bilang budaya bersedekah dengan menghidangkan makanan selama mitung dino (tujuh hari) atau empat puluh hari pasca kematian itu budaya hindu ?

    Di Indonesia ini banyak adat istiadat orang kuno yang dilestarikan masyarakat. Semisal Megangan, pelepasan anak ayam, siraman penganten, pitingan jodo, duduk-duduk di rumah duka dan lainnya. Akan tetapi bukan berarti setiap adat istiadat atau tradisi orang kuno itu tidak boleh atau haram dilakukan oleh seorang muslim.

    Tidak semua budaya itu lantas diharamkan, bahkan Rasulullah Saw sendiri mengadopsi tradisi puasa ‘Asyura yang sebelumnya dilakukan oleh orang Yahudi yang memperingati hari kemenangannya Nabi Musa dengan berpuasa. Syare’at telah memberikan batasannya sebagaimana dijelaskan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib saat ditanya tentang maksud kalimat “ Bergaullah kepada masyarakat dengan perilaku yang baik “, maka beliau menjawab: “Yang dimaksud perkara yang baik dalam hadits tersebut adalah :

    هو موافقة الناس في كل شيئ ما عدا المعاصي

    “ Beradaptasi dengan masyarakat dalam segala hal selain maksyiat “. Tradisi atau budaya yang diharamkan adalah yang menyalahi aqidah dan amaliah syare’at atau hukum Islam.

    Telah banyak beredar dari kalangan salafi wahhabi yang menyatakan bahwa tradisi tahlilan sampai tujuh hari diadopsi dari adat kepercayaan agama Hindu. Benarkah anggapan dan asumsi mereka ini?
    Sungguh anggapan mereka salah besar dan vonis yang tidak berdasar sama sekali. Justru ternyata tradisi tahlilan selama tujuh hari dengan menghidangkan makanan, merupakan tradisi para sahabat Nabi Muhammad Saw dan para tabi’in.

    Perhatikan dalil-dalilnya berikut ini :

    Imam Suyuthi Rahimahullah dalam kitab Al-Hawi li al-Fatawi-nya mengtakan :

    قال طاووس : ان الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون ان يطعموا عنهم تلك الايام

    “ Thowus berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabt Nabi) gemar (bersedekah) menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut “.

    Sementara dalam riwayat lain :

    عن عبيد بن عمير قال : يفتن رجلان مؤمن ومنافق, فاما المؤمن فيفتن سبعا واماالمنافق فيفتن اربعين صباحا

    “ Dari Ubaid bin Umair ia berkata: “Dua orang yakni seorang mukmin dan seorang munafiq memperoleh fitnah kubur. Adapun seorang mukmin maka ia difitnah selama tujuh hari, sedangkan seorang munafiq disiksa selama empat puluh hari “.

    Dalam menjelaskan dua atsar tersebut imam Suyuthi menyatakan bahwa dari sisi riwayat, para perawi atsar Thowus termasuk kategori perawi hadits-hadits shohih.
    Thowus yang wafat tahun 110 H sendiri dikenal sebagai salah seorang generasi pertama ulama negeri Yaman dan pemuka para tabi’in yang sempat menjumpai lima puluh orang sahabat Nabi Saw. Sedangkan Ubaid bin Umair yang wafat tahun 78 H yang dimaksud adalah al-Laitsi yaitu seorang ahli mauidhoh hasanah pertama di kota Makkah dalam masa pemerintahan Umar bin Khoththob Ra.

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Menurut imam Muslim beliau dilahirkan di zaman Nabi Saw bahkan menurut versi lain disebutkan bahwa beliau sempat melihat Nabi Saw. Maka berdasarkan pendapat ini beliau termasuk salah seorang sahabat Nabi Saw.

    Sementara bila ditinjau dalam sisi diroyahnya, sebgaimana kaidah yang diakui ulama ushul dan ulama hadits bahwa: “Setiap riwayat seorang sahabat Nabi Saw yang ma ruwiya mimma la al-majalla ar-ra’yi fiih (yang tidak bisa diijtihadi), semisal alam barzakh dan akherat, maka itu hukumnya adalah Marfu’ (riwayat yang sampai pada Nabi Saw), bukan Mauquf (riwayat yang terhenti pada sahabat dan tidak sampai kepada Nabi Saw).

    Menurut ulama ushul dan hadits, makna ucapan Thowus ;

    ان الموتى يفتنون في قبورهم سبعا فكانوا يستحبون ان يطعموا عنهم تلك الايام

    berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabt Nabi) gemar (bersedekah) menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut “, adalah para sahabat Nabi Saw telah melakukannya dan dilihat serta diakui keabsahannya oleh Nabi Saw sendiri.

    (al-Hawi) li al-Fatawi, juz III hlm. 266-273, Imam As-Suyuthi).

    Maka tradisi bersedekah selama mitung dino / tujuh hari atau empat puluh hari pasca kematian, merupakan warisan budaya dari para tabi’in dan sahabat Nabi Saw, bahkan telah dilihat dan diakui keabsahannya pula oleh beliau Nabi Muhammad Saw.

    (Ibnu Abdillah Al-Katibiy)

  • Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    SORBAN Infokom | Sebagai seorang Muslim, maukah anda menjadi Penjahat Besar bagi kaum Muslimin? Pastinya anda tidak mau kan? Tapi secara tidak sadar selama ini mungkin anda sudah termasuk bagian dari Penjahat-penjahat Besar terhadap kaum muslimin. Cobalah teliti apakah anda hobby mempermasalahkan amal-amal shalih kaum muslimin? Misalnya, apakah anda gemar meneriaki muslimin yang sedang baca surat Yasin (Yasinan) di malam jum’at sebagai Ahli Bid’ah sesat dan masuk neraka? Banyak isu-isu bid’ah yang disebarkan di tengah ummat Islam yang kesemuanya menimbulkan fitnah terhadap Islam. Akibat dari tersebarnya isu-isu bid’ah mampu merubah persepsi yang Mubah jadi haram bahkan yang halal pun jadi haram, inilah fitnah kepada Islam dan sekaligus menjadi kejahatan terbesar. Pernyataan ini bukan ngawur lho, sebab yang mengatakan demikian adalah Rasulullah Saw. Mari kita simak dan hayati perkataan Rasul Saw berikut ini….

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ
    الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ
    مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ

    (صحيح البخاري)

    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang
    mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram
    sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Berdasar pada hadits Shahih di atas sangat jelas, bahwa mempermasalahkan amalan muslimin yang tidak haram dikatakan haram (bid’ah terlarang) itu adalah kejahatan terbesar. Itu Nabi Saw yang mengatakannya. Tahlilan, Maulid Nabi, Dzikir Berjama’ah, Yasinan, sesungguhnya adalah amal-amal shalih kaum muslimin, tetapi karena dipermasalahkan membuatnya menjadi haram karena dianggap bid’ah terlarang (dosa bagi pengamalnya).

    [irp posts=”3486″ name=”Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi”]

    Kaitannya dengan itu, dalam melancarkan missi dakwahnya Kaum Wahabi di Indonesia sangat gemar mempermasalahkan Tahlilan yang tidak haram dikatakan haram (pengertian bid’ah menurut Wahabi adalah: berdosa jika melakukan hal bid’ah. Ini artinya tidak lain adalah haram). Maulid Nabi tidak haram dikatakan haram, Tawassul dengan Nabi Saw tidak haram dikatakan haram bahkan pelaku Tawassul dikatakan Musyrik oleh kaum Wahabi. Kenapa Kaum Wahabi hobby berbuat demikian, tidak sadarkah mereka telah melakukan kejahatan terbesar kepada Ummat Islam menurut pandangan Nabi saw?

    Bagi yang merasa pengikut Wahabi mari kita simak kembali dan renungkan sedalam-dalamnya hadits yang mulia ini agar sembuh dari Maksiat Kejahatan Terbesar kepada Kaum Muslimin:

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ مِنْ
    أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ
    (صحيح البخاري)
    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Dari penjelasan analisa singkat di atas dapat kita katakan bahwa setiap yang haram itu dosa akan tetapi bid’ah itu tidak selalu haram. Semoga kita selamat dari pengaruh fitnah Wahabisme, dan yang selama ini sudah terlanjur jadi Tukang Fitnah kepada ajaran Islam semoga sadar dan tidak enggan bertaubat. Wallohu a’lam….

    [irp posts=”3492″ name=”TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN”]

    Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

    “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).
    Firman Allah: “…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

    (abi-infokom)

  • Minta Ke Penghuni Kubur?

    Minta Ke Penghuni Kubur?

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com– Banyak dari ustadz kalangan Salafi ini ibarat dokter palsu (belajar dari internet) sering salah melakukan diagnosa. Kalau benar-benar dokter akan sangat berhati-hati dalam menganalisa penyakit dan memberi obatnya. Buktinya gambar di bawah ini. Seorang Muslim yang ziarah ke makam, dalam doanya menyebut Allahumma, kok disebut minta ke penghuni kubur?

    Mereka yang ziarah ke makam para wali, Habaib, kyai dan sebagainya hanya berdoa di tempat itu. Bukan minta ke kuburan. Memangnya ada tuntunan doa di makam dari Nabi dan ulama?

    Dalil Hadis:

    Sayidah Aisyah berkata:

    ﺛُﻢَّ اﻧﻄﻠﻘﺖ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺛْﺮِﻩِ، ﺣَﺘَّﻰ ﺟَﺎءَ اﻟْﺒَﻘِﻴﻊَ ﻓَﻘَﺎﻡَ، ﻓَﺄَﻃَﺎﻝَ اﻟْﻘِﻴَﺎﻡَ، ﺛُﻢَّ ﺭَﻓَﻊَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﺛَﻼَﺙَ ﻣَﺮَّاﺕٍ

    “Kemudian saya berjalan di belakang Nabi. Hingga Nabi sampai di Baqi’ lalu Nabi berdiri lama. Nabi mengangkat kedua tangannya beberapa kali” (HR Muslim)

    Dalam riwayat Sayidah Aisyah yang lain dalam Sahih Muslim bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam selalu datang ke makam Baqi’ tiap Rasulullah menginap di kamar Aisyah. Ini menunjukkan tidak ada masalah berdoa kuburan. Dan kita ketahui di makam Baqi’ banyak para Sahabat dimakamkan.

    Pendapat Ulama:

    Murid Syekh Ibnu Taimiyah menulis dalam kitabnya:

    ﻗُﻠْﺖُ: ﻭَاﻟﺪُّﻋَﺎءُ ﻣﺴﺘﺠﺎﺏ ﻋِﻨْﺪ ﻗُﺒُﻮْﺭ اﻷَﻧْﺒِﻴَﺎء ﻭَاﻷَﻭْﻟِﻴَﺎء، ﻭَﻓِﻲ ﺳَﺎﺋِﺮ اﻟﺒِﻘَﺎﻉ، ﻟَﻜِﻦ ﺳَﺒَﺐُ اﻹِﺟَﺎﺑَﺔ ﺣُﻀُﻮﺭُ اﻟﺪَّاﻋِﻲ، ﻭَﺧُﺸُﻮﻋُﻪُ ﻭَاﺑﺘِﻬَﺎﻟﻪ، ﻭَﺑﻼَ ﺭَﻳْﺐٍ ﻓِﻲ اﻟﺒﻘﻌَﺔِ اﻟﻤُﺒَﺎﺭَﻛَﺔ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﻤَﺴْﺠَﺪِ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﺴَّﺤَﺮ، ﻭَﻧَﺤْﻮِ ﺫَﻟِﻚَ، ﻳَﺘَﺤَﺼَّﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﻟﻠﺪَاﻋِﻲ ﻛَﺜِﻴْﺮاً، ﻭَﻛُﻞُّ ﻣﻀﻄﺮ ﻓﺪﻋﺎﺅﻩ ﻣﺠﺎﺏ.

    Saya (Adz-Dzahabi) berkata: Doa dikabulkan di dekat makam para Nabi dan wali, juga tempat yang lain. Namun sebab terkabulnya adalah kekhusyukan dan kesungguhan orang yang berdoa. Dan tidak ragu lagi adalah di tempat yang diberkahi, di masjid, di waktu sahur dan lainnya. Dalam keadaan seperti doa seseorang akan banyak dikabulkan. Setiap orang yang dalam keadaan darurat dikabulkan (Siyar A’lam An-Nubala’ 12/523)

    Selain Adz-Dzahabi ada apa enggak? Capek nulisnya. Silahkan anda ketik di beberapa kitab Thabaqat/ Rijalul Hadis dengan kata kunci:
    والدعاء عند قبره مستجاب

    (sumber)

  • Jelang konferancab PAC GP ANSOR JETIS BERZIAROH AULIYA’

    Jelang konferancab PAC GP ANSOR JETIS BERZIAROH AULIYA’

    Sorbansantri.com –Menjelang konferancab PAC GP ANSOR Jetis yang akan di laksanakan pada tgl 21 Maret 2021 nanti , sahabat sahabat Ansor melaksanakan ziaroh ke makam para Aulia Allah yang ada di Jawa timur(06/03/2021), dengan harapan bisa berdoa bersama di tempat yang mustajabah untuk kesuksesan acara konferancab dan kedepan lebih baik dan lebih baik lagi.

    SORBANSANTRI.COM
    Saat tahlil di makam maulana ishaq

    Sebanyak 30 sahabat di tambah 5 pengawal yaitu Banser yang dengan setia mendampingi sahabat Ansor di manapun berada . Acara tersebut juga di gunakan sebagai syukuran agar konferancab nanti berjalan sukses juga wujud keberhasilan dalam usaha mandiri untuk kemajuan Ansor ke depan .. Acara ziaroh diawali dari makam Syeh Maulana Ishak dan berakhir di makan maliyullah sunan Drajad ..

    SORBANSANTRI.COM
    Memasuki area makam sunan derajat

    Dalam sambutanya ketua PAC Gus IBNU QOHAR menyampaikan terima kasih atas kekompakan para sahabat sahabat dan berharab nantinya PAC GP ANSOR JETIS semakin sukses dalam berhikmad kepada organisasi dan bisa mandiri dari segi perekonomian.

    Selaku kordinator acara Gus ANSOR IBNU RIDHO S.Ag menyampaikan betapa pentingnya menziarahi para sesepuh dan para Aulia agar mendapat berkah. (Parman sorban)

  • AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB

    AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB

    InfokomBanserNU – RAJAB diambil dari kata “tarjib” yang berarti “pengagungan*”.
    Ada ulama juga mengatakan RAJAB artinya “Ashab” yang berarti “mengalir/menuang”, kenapa demikian karena di bulan RAJAB mengalirnya Rahmat Allah bagi orang-orang yang bertaubat.

    Ulama juga berkata, “Bulan rajab bulan untuk menanam, sya’ban untuk menyiram, ramadhan untuk memanen.

    InsyaAllaah 1 Rajab jatuh pada hari Selasa 25 Februari 2020, maka malam awal bulan rajab adalah hari senin malam selasa tanggal 01/Rajab/1441H.

    Diantara amalan yang baik dilakukan pada bulan Rajab (Bulan Haram/Mulia) :
    Puasa.
    Istighfar
    Do’a.
    Di anjurkan banyak do’a terutama pada malam pertama bulan rajab

    قال صلى الله عليه وسلم : خمس ليال لاترد فيه الدعاء: اول ليلة من رحب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر وليلة النحر.
    (اخرجه السيوطى رحمه الله تعالى فى الجامع)

    Di bulan rajab ini marilah kita menanam kebaikan sebanyak-banyaknya Bertaubat kepada Allaah Subhanahu Wa Ta’aala dan meninggalkan maksiat agar kita mendapatkan Ridho-Nya

    1. Doa ketika masuk bulan Rajab

    اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّـغْنَا رَمَضَانَ

    Artinya : “Yaa Allaah berkahilah kami dibulan Rajab dan Sya’ban, serta perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan”.

    2. Berpuasa dibulan Rajab

    Fadhilahnya:
    قال رسول الله: من صام ثلا ثة ايام
    من شهر حرام كتب له ثواب عباده تسعمائة سنة
    Artinya, “Barangsiapa berpuasa dibulan haram selama tiga hari maka dituliskan baginya pahala ibadah sebanyak 900 tahun.”

    Fadilahnya yang lain :
    Barangsiapa yang berpuasa

    1 hari dalam keadaan beriman dan semata-mata karena Allah maka wajib baginya ridho Allaah,
    2 hari para penduduk langit dan bumi tidak bisa mensifatkan keutamaan dan kemuliaannya
    3 hari dijaga dari bala’ dunia dan akherat
    7 hari akan di tutup baginya 7 pintu neraka
    8 hari akan di bukakan baginya 8 pintu syurga,
    10 hari tidak akan meminta seseorang hamba suatu permintaan kecuali Allaah akan kabulkan doanya

    15 hari Allaah ampuni dosanya yang telah lalu, dan akan Allaah ganti keburukannya dengan kebaikan, dan Allaah tambah lagi pahalanya

    Lafadz Niat puasa sunnah rajab :

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    “Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allaah Ta’aala.”

    3, Membaca Istighfar.
    Doa dibaca pagi dan sore di bulan rajab (70×)*

    ّرب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ 70×

    Fadhilahnya : *” Barangsiapa yang membaca Istighfar sebanyak 70× dibulan RAJAB maka niscaya kulitnya tidak akan disentuh oleh Api Neraka.

    Ulama berkata, “Rajab adalah bulan untuk kita memperbanyak istighfar, sya’ban bulan untuk memperbanyak shalawat, ramadhan bulan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an.”

    Maka dari itu perbanyaklah Istighfar dibulan yang mulia ini mintalah ampun kepadaNya.

    4. Doa dibaca antara Dzuhur dan Ashar dibulan rajab (70×)

    اَسْـتَغْفِرُ الله َ الْعَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ، تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

    5. Dibaca pada 10 hari yang pertama bulan rajab (100×)

    سُـبْحَان الله الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ

    Dibaca pada 10 hari yang kedua bulan rajab (100×)

    سُـبْحَانَ الله ِ اْلأَحَدِ الصَّمَدِ

    Dibaca pada 10 hari yang ketiga bulan rajab (100×)

    سُـبْحَان الله الرَّؤُوْفِ

    6. Membaca “Sayyidul Istighfar” (3× Pagi dan Sore)

    اَللَّهُم َّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنت

    7. Membaca

    اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

    (Dibaca 35× pada Hari Jum’at terakhir bulan Rajab saat Khotib diatas mimbar)

    (Amaliyah Ijazah Guru Mulia Al Habib Ahmad Bin Abu Bakar Bin Ali Bin Al Imamul Qutbh Ghoust Al Habib Abu Bakar Assegaf Gresik)

    Fadhilahnya
    “Barangsiapa yang mengamalkannya, maka tidak akan terputus uang di tangannya ditahun itu (diberi kejembaran rizki uang)”.
    8. Berdo’a
    قال رسول الله: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة اول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، ليلة الجمعة، ليلة الفطر، ليلة النحر

    Artinya, “Lima malam yang tidak ditolak didalamnya do’a awal malam Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jum’at, malam Idul Fitri, malam Idul Adha”.

    Sumber : Kitab Mukasyifatul Qulub, Kanzun Najah & Durratun Nasihin dll

  • DO’A HADHRATUSSYAIKH HASYIM ASY’ARI

    DO’A HADHRATUSSYAIKH HASYIM ASY’ARI

    InfokomBanserNU- Ya Allah, bangunkan hati para ulama dan kaum Muslimin dari lelapnya lupa mereka yang melenakan, dan berilah mereka petunjuk menuju jalan yang benar.

    Ya Allah, Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri.
    Hidupkan organisasi kami, organisasi Nahdlatul Ulama, dengan kehidupan yang baik, hingga hari kiamat, dengan berkat (ayat)
    فلنحينه حياة طيبة

    (Maka pasti Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. QS. An-Nahl : 97)

    Dan jadikan hati sebagian manusia cenderung kepada mereka (Nahdlatul Ulama), dan berilah mereka rejeki dari buah-buahan. Mudah-mudahan mereka bersyukur.

    Dan berilah mereka rejeki kekuatan yang mengalahkan atas setiap kebatilan, kezaliman, kejahatan, dan keburukan, semoga (dengan demikian) mereka bertaqwa.

    (red.abi)

  • Doa minta keteguhan hati

    Doa minta keteguhan hati

    InfokomBanserNU- Setiap hamba pasti sangat butuh meminta keteguhan diatas islam kepada Allah.

    Kekokohan atau Keteguhan iman ini sangat dibutuhkan setiap Muslim dalam urusan dunianya, dibutuhkan pula di kubur dan Akhiratnya.
    Maka sering-seringlah kita senantiasa Berdzikir kepada Allah 

    يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

    _Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik_

    Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

    (HR. Tirmidzi no. 3522 dan Ahmad 6: 315 hasan)

    Yuuuk Rekan-rekanita perbanyak dzikir kita,
    Agar senantiasa iman kita terjaga dengan baik..

    Salam berjuta
    Belajar Berjuang Bertaqwa

    Team Media Pelajar
    PAC IPNU-IPPNU Kedungbanteng Kab. Banyumas.
    Alamat : Gedung MWC NU Kedungbanteng lantai 2 Jln raya Karangnangka kec Kedungbanteng

    #pelajarkedungbanteng
    #pacipnuippnukedungbanteng
    #dkaccbkkppkedungbanteng
    #pcipnuippnubanyumas

  • IJAZAH “UMUM ” SURAT AL-FATIHAH DARI SIMBAH KH. ABDUL HAMID PASURUAN.

    IJAZAH “UMUM ” SURAT AL-FATIHAH DARI SIMBAH KH. ABDUL HAMID PASURUAN.

    SORBANSANTRI.COM
    Oleh : yai Abi Husna
    wp.sorbansantri.com – Beberapa kali saya membuat status tentang ijazah ini, selalu dibagikan ratusan kali, begitu juga denga akun2 lainnya yg Copas selalu dibagikan banyak sekali, bahkan ada yg menggunggah di Youtube. Oleh karena itu saya berusaha mencari file aslinya yg ditanda tangani pengurus Ahli Thariqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdhiyah (JATMAN) dgn setempel asli.
    Akhirnya bisa menemukan file aslinya setelah berbulan2 mencari diantara ribuan arsip Simbah KH. Mudhoffar Fatkhurrohman Kriyan Kalinyamatan Jepara yg pada waktu itu menjadi sekertaris JATMAN.
    Amalan ini saya terima dari Simbah KH. Mudhoffar dan beliau menerima dari Simbah KH. Abdul Hamid Pasuruan. Menurut buku biografi beliau “Percik-percik keteladan Kiai Hamid Pasuruan.” diterangkan beliau “mendapatkan langsung ” dari Syeh Abdul Qodir Al-Jailani. Lalu amalan ini kami jadikan wirid di acara Rutin Kenduri Syafa’at di PP. Nailun Najah Kriyan Kalinyamatan Jepara setiap malam Senin Kliwon.
    Menurut Simbah KH. Abdul Hamid, siapa orangnya yg membaca amalan tersebut secara istiqomah maka dia akan melihat keajaiban2 yang belum pernah terlihat”tersembunyi”.
    Simbah KH. Mudhoffar, menambahkan, siapa yg mengamalkan secara istiqomah maka ia akan diberi ilmu langsung dari Allah dan “tidak akan kehabisan”uang.
    Cara mengamalkan ijazah surat Al-Fatihah dari Simbah KH. Abdul Hamid, sebagai berikut:
    sesudah shalat Subuh 30x, sesudah Dluhur 25x, sesudah Asyar 20x, sesudah Maghrib 15x dan sesudah Isya, 10x, sehingga dalam satu hari berjumlah 100x dan jika ada kebutuhan yg sangat penting dan mendesak dibaca 100x setiap selesai shalat. Sebelum membaca Surat Al-Fatikah diawali dgn membaca ” Ala niyyatissyeh abdul qadir al-jailani radhiaallahu anhu”..lalu membaca Fatikhah sesuai hitungan.
    Alangkah lebih baiknya sebelum mengamalkan, membacakan Surat Al-Fatikhah dikhususkan kepada :
    1. Nabi Muhammad,
    2. Syah Abdul Qadir Jailani,
    3. KH. Abdul Hamid Pasuruan
    4. KH. Mudhoffar Fatkhurrohman.
     ( abi sorban)