Kategori: Religius

berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.

  • Komitmen Gus Ali Nasih Selaku Ketua FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah)

    Komitmen Gus Ali Nasih Selaku Ketua FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah)

    Sorbansantri.Com – Forkodin merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang berdiri 5 tahun silam kini berkembang sangat pesat di kabupaten Mojokerto.

    Gus Ali nasih selaku ketua FKDT kabupaten Mojokerto menyampaikan dalam sambutannya disela-sela acara pembukaan PORSADIN yang diselenggarakan pada hari jum’at siang (5-8-22) di Gedung Olah Raga Dinas Pendidikan Mojokerto, bahwasanya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintahan daerah yang sudah mau memberikan biaya atau dana dalam pelaksanaan PORSADIN kali ini, kami sudah diberi biaya sudah diberikan Bosda. Maka kami akan berkomitmen untuk berupaya meningkatkan mutu para juara untuk mengikuti ajang perlombaan ditingkat Jawa Timur bahkan tingkat Nasional.

    Kemarin kita sudah berkordinasi dengan para pengurus FKDT kabupaten Mojokerto di tahun 2022 ini akan membentuk tim accesor akreditasi Madrasah Diniyah, insya ini adalah pertama kali ada di Jawa Timur, tuturnya.

    Insya allah untuk pembinaan tim accesor akreditasi akan kita laksanakan bulan Agustus ini. Untuk tempat kita memilih di villa samawa pacet pada tanggal 10 mendatang. Dan untuk pelaksanaan akreditasi akan kita laksanakan akhir Agustus di seluruh Madrasah Diniyah se kabupaten Mojokerto.

    Di akhir sambutannya Gus Ali mengatakan kami akan berkomitmen setelah acara PORSADIN ini pada tanggal 14 nanti kepada adik adik yang meraih juara akan kita list kita kirimkan ke panitia PORSADIN tingkat Jawa Timur di Bondowoso, oleh karena itu kami berharap kepada pemerintah daerah kususnya kepada Bupati untuk mau membuka pemberangkatan kami walau hanya sekedar angkat bendera saja, pungkas Gus Ali.

    Hasan

  • Pembukaan Porsadin Kabupaten Mojokerto Disambut dengan Tari Sufi dan Safin

    Pembukaan Porsadin Kabupaten Mojokerto Disambut dengan Tari Sufi dan Safin

    Sorbansantri.Com – Keberadaan madrasah diniyah ta’miriyah berperan sangat penting dalam upaya pembentukan karakter bangsa. Di lain sisi merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang diharapkan mampu untuk mempertahankan eksistensinya ditengah kemajemukan dan kemajuan budaya. Oleh karena itu, tentunya perlu adanya upaya hal-hal yang strategis dalam membangun sinergi antar Madrasah diniyah ta’miriyah. Salah satunya dengan dilaksanakannya pekan olah raga dan seni diniyah pada hari jum’at (05-8-22) di gedung Olah Raga Dinas Pendidikan kabupaten Mojokerto.

    Acara yang dihadiri oleh kepala dinas pendidikan kabupaten Mojokerto, kepala Dispupporapat Mojokerto, ketua KONI Mojokerto, ketua FKDT Mojokerto, pimpinan Pondok Pesantren An Nahdliyah Mengelo Mojokerto, perwakilan pengurus PC NU kabupaten Mojokerto serta tamu undangan yang hadir, acara pembukaan disambut dengan penampilan tari sufi dan tari safin untuk mengiringi kemeriahan acara.

    Menurut ketua PLT Dinas Pendidikan kabupaten Mojokerto merujuk dasar hukum kegiatan PORSADIN kali ini adalah yang pertama sesuai UU nomer 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional, yang kedua peraturan pemerintah 55 tahun 2007 tentang pendidikan agama dan keagamaan dan yang ketiga ketiga anggaran dasar dan rumah tangga forum komunikasi diniyah ta’miriyah, terangnya.

    Sambutan Gus Ali Muhammad Nasih Sebagai Ketua FKDT
    Sambutan Gus Ali Muhammad Nasih Sebagai Ketua FKDT

    Lanjut kata ketua PLT Diknas kabupaten Mojokerto, adapun tujuan diadakannya PORSADIN adalah yang pertama menggali dan mengembangkan potensi santri madrasah diniyah ta’miriyah melalui bakat dan minat, yang kedua membangun sinergi dan ikatan silaturrahmi antar madrasah diniyah ta’miriyah dalam rangka meningkatkan peran fungsi pendidikan diniyah sebagai penguatan pembentukan karakter dan penyempurna bangsa, yang ketiga memperkuat peran fungsi dan posisi organisasi Forum Komunikasi Diniyah Ta’miriyah (FKDT) sebagai wadah ikatan silaturrahmi madrasah diniyah ta’miriyah.

    Adapun sasaran dari program ini adalah para santri dan lembaga diniyah ta’miriyah serta pihak-pihak terkait, beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak pemerintahan kabupaten mojokerto karena biasanya kegiatan PORSADIN ini kita mengeluarkan anggaran sendiri namun pada tahun ini semua anggaran disupport oleh bupati diambilkan dari ABPD dinas pendidikan kabupaten Mojokerto, imbuhnya. Hasan Ngoro

  • Apel Dan Kirab Kebangsaan Dalam Rangka Haul KH. Ahmad Qusyairi Manshur Yang Ke 32

    Apel Dan Kirab Kebangsaan Dalam Rangka Haul KH. Ahmad Qusyairi Manshur Yang Ke 32

    Sorbansantri.com – Momen bersejarah selalu identik dengan perayaan yang beraneka ragam cara untuk merayakanya salah satunya dalam acara Haul KH. AHMAD QUSYAIRI MANSHUR Sawahan Mojosari Kab.Mojokerto.
    Dimana acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 9,11-14 Juli 2022

    Pada hari rabu tanggal 13 pukul 13.00wib dilaksanakannya Apel dan Ikrar Kebangsaan di lanjudkan dengan kirab bendera merah putih ber ukuran 3 x 300 meter yang di bentangkan langsung dan dibawa oleh 150 anggota Banser dan 50 anggota Fatayat Kabupaten Mojokerto.

    Acara Apel Kebangsaan ini bertempat di halaman rumah KH. Ali Mas’adi (pengasuh PP Darul Hikmah sekaligus Wakil Ro’is Am Jatman) ini begitu meriah pesertanya selain dari Banser dan Fatayar hadir juga dari pejabat Muspika Kabupaten Mojokerto,perwakilan dari tokoh lintas agama, TNI (Raider 503),pelajar SMK Raden Rahmat, kesenian barongsai, santri santri TPQ se kecamatan Mojosari.

    Dalam acara Apel Kebangsaan di isi dengan ikrar sumpah setia lintas agama yang bertujuan untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI serta selalu menjaga kerukunan antar agama yang ada di Mojokerto.

    Menurut Kolonel Angkatan Laut Bapak Khasbullah Ahmad selaku Pemimpin Apel dalam amanatnya mengatakan “sosok KH. Qusyairi Manshur adalah tokoh pejuang , beliau selalu mengedepankan uswatun hasanah kepada siapa saja yang beliau temui dari banyaknya ilmu ilmu agama yang beliau miliki maka masyarakat bisa tercerahkan sikap ahklakul karimah yang telah di berikan dan dicontohkan beliau” terangnya

    “Sebagai ungkapan rasa terima kasih kita kepada beliau maka kita peringati haulnya yang ke 32 ini dengan berbagai acara, juga rasa terima kasih kita ungkapkan kepada para tokoh tokoh pejuang dan ulama’ yang sudah mendahului kita terutama yang ada di wilayah Mojokerto ini, karena berkat uswatun hasanah yang di miliki KH Ahmad Qusyairi Manshur ini hendaknya kita bisa meneladani dan bisa berupaya mencontohnya terutama jasa jasanya yang sudah di berikan kepada masyarakat umumnya warga Mojosari” Lanjut beliau

    Setelah acara apel usai dilanjutkan dengan kirab bendera merah putih di iringi parade grub drum band dan barongsai sebagai penyemangat hiburan yang di suguhkan kepada warga. Hari kamis tanggal 14 merupakan acara puncak dari seluruh agenda panitia yakni gebyar Mojokerto Bersholawat dan pengajian kebangsaan oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya dari jPekalongan Jawa Tengah.
    Harapan panitia pelaksanaan kepada masyarakat dimanapun berada mari berbondong bondong bisa ikut hadir dalam penutupan acara haul KH. Ahmad Qusyairi Manshur ini.
    (Hasan sorban)

  • Muliakan Orang Tuamu Sebelum Terlambat

    Muliakan Orang Tuamu Sebelum Terlambat

    wp.sorbansantri.com – Di Jepang dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tua yang sudah tidak berdaya sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya.
    Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan, karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun.
    Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.
    SORBANSANTRI.COM
    Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya.
    Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata: “Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah”
    Setelah mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si Ibu pulang ke rumah.
    Pemuda tersebut akhirnya merawat Ibu yang sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal.
    ‘Orang tua’ bukan barang rongsokan yang bisa dibuang atau diabaikan setelah terlihat usang atau tidak berdaya. Segenap jiwa orang tua adalah untuk melihat anaknya mendapatkan kebahagiaan yang layak mwskipun mereka yang harus menderita.
    Bagi mereka, kesuksesan seorang anak adalah kesuksesan orang tua dalam mendidik anaknya dan kegagalan anaknya adalah kegagalan mereka dalam mendidik anaknya. setiap seluk beluk kehidupan orang tua berpusat pada bagaimana sang anak bisa sukses.
    Karena pada saat engkau sukses atau saat engkau dalam keadaan susah, hanya orang tua yang mengerti kita dan batinnya akan menderita kalau kita susah. Orang tua kita tidak pernah meninggalkan kita, bagaimanapun keadaan kita, walaupun kita tidak menghormati mereka dan bahkan kurang ajar kepada orang tua. Namun Bapak dan Ibu kita akan tetap mengasihi kita.
    Mari kita merenungkan, apa yang telah kita berikan untuk orang tua kita, nilai berapapun itu pasti dan pasti tidak akan sebanding dengan pengorbanan ayah ibu kita.
  • UNDANG ULAMA AL-AZHAR, CAIRO, MESIR, PUSKOHIS UIN SURAKARTA ADAKAN SEMINAR NASIONAL TENTANG KONSTITUSI DAN HUKUM ISLAM

    UNDANG ULAMA AL-AZHAR, CAIRO, MESIR, PUSKOHIS UIN SURAKARTA ADAKAN SEMINAR NASIONAL TENTANG KONSTITUSI DAN HUKUM ISLAM

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sabtu, 28 Mei 2022, Pusat Studi Konstitusi dan Hukum Islam ( PUSKOHIS ) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Seminar Nasional tentang Konstitusi dan Hukum Islam bertajuk “Implementasi Tafsir Ayat-Ayat Ahkam Dalam Konstitusi dan Sistem Hukum”. Seminar Nasional ini dihadiri 260 peserta secara Offline dan 716 peserta secara Online di channel Youtube PUSKOHIS UIN Surakarta. Adapun pelaksanaan secara offline dilaksanakan di Aula Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta.

    Acara diawali dengan pembacaan Maulid Al Barzanji oleh Rebana Jam’iyyatul Qurro Wal Huffadz UIN Raden Mas Said Surakarta kemudian dilanjutkan pelaksanaan acara Seminar Nasional. Bertindak sebagai moderator adalah Panji Putra Ariyanto. S.Sos dan Aji Ari Wibowo mendapatkan tugas membacakan ayat-ayat Al-Qur’an.

    Acara diawali dengan sambutan Adhimas Alifian Yuwono, sebagai ketua panitia, mahasiswa Semester 6 ini mengatakan bahwa “Kami menghimbau seluruh peserta untuk memperhatikan dengan baik, serta mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan karena pembicara yang diundang dalam seminar ini adalah pembicara sudah melalang buwana diseminar naisonal dan internasional. Mudah-mudahan kegiatan ini mendapatkan berkah dari Allah Swt.”

  • PCINU Jepang, Kenalkan Islam Melalui Puisi dan Seni Musik Hadrah Berbahasa Jepang, pada Festival Seni Internasional di Tokyo

    PCINU Jepang, Kenalkan Islam Melalui Puisi dan Seni Musik Hadrah Berbahasa Jepang, pada Festival Seni Internasional di Tokyo

    Sorbansantri.com – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang bekerjasama dengan tim Hadrah Nusantara menampilkan Seni Musik Hadrah dan Puisi berbahasa Jepang, dalam acara Festival Seni Internasional, Design Festa Volume 55, di Tokyo Big Sight, Minggu (22/5).

    Design Festa, merupakan salah satu festival seni internasional terbesar di Asia, yang mengumpulkan ribuan seniman yang tertarik dengan kreativitas dan ekspresi artistik dari seluruh Jepang dan berbagai negara lainnya.

    Wakil Ketua I Tanfidziyah PCINU Jepang, K.A Arianto, mengatakan bahwa keikutsertaan Lesbumi PCINU Jepang di festival tersebut, merupakan suatu keistimewaan, karena mengenalkan seni Indonesia sekaligus berdakwah dengan Bahasa Jepang melalui puisi dan hadrah. “ Suatu kebanggaan Diaspora Nahdliyyin dapat tampil di depan ribuan pengunjung, yang mayoritas merupakan kaum muda mudi pecinta seni di Jepang“, kata Arianto yang hadir mendampingi tim Hadrah.

    Ketua Lesbumi PCINU Jepang, Yuliana Nur Arifin memaparkan bahwa festival seni tersebut memfasilitasi misi Lesbumi PCINU Jepang yang ingin mengenalkan dan mensyiarkan Islam dengan indah melalui seni seperti Walisongo. “Harapannya, warga Jepang ataupun pengunjung lainnya yang masih awam tentang Islam dapat mengenal Islam melalui hadrah, selain itu sebagai bukti bahwa hadrah juga siap bersaing dalam permusikan internasional“, sahut Yuliana Nur Arifin yang juga merupakan salah satu vokalis tim Hadrah.

    Pada festival tersebut, tim hadrah menampilkan shalawat dan puisi berbahasa Jepang berjudul “Anata ni Aitai “, yang berkisah tentang Nabi Muhammad SAW, lirik lagu dan puisi diterjemahkan langsung oleh Masae San, anggota PCINU Jepang yang merupakan warga asli Jepang. Menurut Ketua tim Hadrah Nusantara, Irwan Setiawan, melalui puisi dan shalawat tersebut, tim hadrah berharap dapat mengenalkan islam dan mengenalkan betapa spesialnya Nabi Muhammad SAW.Sejumlah pengunjung dari berbagai negara seperti Jepang, Italia, Brazil, Malaysia, termasuk warga Indonesia yang berdomisili di Jepang merasa terkesan, menikmati pertunjukan tim hadrah nusantara, bahkan meminta foto bersama dengan tim hadrah Nusantara. Ako San, yang merupakan warga asli Jepang mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan penampilan tim hadrah nusantara. “Saya suka Indonesia, sayang sekali selama pandemi ini tidak bisa wisata ke lndonesia, setelah mendengar Hadroh, saya terhibur sekali seperti wisata ke indonesia secara virtual“, kata Ako San.

    Kontributor lapangan : Masae San dan Avin , Dokumentasi PCINU Jepang

    #Anwar Sorban

  • MENGENAL LEBIH DEKAT “RUMAH SAKIT SAKINAH” YANG DIMILIKI PCNU MOJOKERTO

    MENGENAL LEBIH DEKAT “RUMAH SAKIT SAKINAH” YANG DIMILIKI PCNU MOJOKERTO

    wp.sorbansantri.com – Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto merupakan salah satu lembaga yang bergerak di bidang pelayanan jasa kesehatan yang secara formal dimiliki oleh Nahdlatul Ulama Cabang Mojokerto yang didirikan pada tanggal  17 Romadlon 1410 H  atau bertepatan tanggal 12 April 1990. Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto mulai beroperasi dalam melakukan pelayanan kesehatan pada tanggal  2 Oktober 1990 yang selanjutnya diperingati sebagai Hari Lahirnya ( HARLAH ) Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto.

     

    Pendirian Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto berawal dari gagasan K.H.Achyat Chalimy yang direalisasikan oleh tokoh dan pengurus NU yang lain.

    Modal penyelenggaraan operasional Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto adalah :

    Ijin Operasional nomor : 440/083/KES.2/416-115.3/2018, pada tanggal 05 Pebruari 2018 berlaku sampai tanggal 05 februari 2023.

     

    Pada tahun 2006 ada perubahan nama pengelola Rumah Sakit Islam Sakinah dari Yayasan berubah menjadi Perkumpulan Kesehatan Sakinah Mojokerto dengan Akte Notaris GRACE YANETTE POHAN, SH Nomor : 14  Tanggal 9 September 2006.

    Di tahun 2020, tepatnya pada tanggal 26 Februari 2020, RSI Sakinah telah menyelesaikan kegiatan Audit Eksternal Sistem Manajemen K3 berdasarkan kriteria PP no. 50 tahun 2012 dengan perolehan skor 90,36 dan memperoleh predikat Gold.

    Dalam melaksanakan pengelolaan Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto oleh Perkumpulan Kesehatan Sakinah dilakukan oleh Badan Pelaksana Perkumpulan Kesehatan Sakinah atau Bapelkumkes-Sakinah yang merupakan salah satu Badan dalam Perkumpulan tersebut.

    Adapun Visi dari Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto adalah:

    Menjadi Rumah Sakit professional yang Islami, kebanggan pasien dan keluarga

    Misi dari Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto adalah:

    1. Meningkatkan pendidikan dan kompetensi SDM demi pelayanan yang bermutu dan unggul;
    2. Melayani dengan senyum salam dan sapa seperti keluarga sendiri;
    3. Mengutamakan keselamaan dan kepusan pasien sebagai pondasi pelayanan;
    4. Inovatif berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.

    Motto dari Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto adalah:

    Memberikan pelayanan yang paripurna

    Demikian  sekilas gambaran pendirian dan perjalanan operasional Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto.

    Sumber Berita: http://www.rsisakinah.co.id/layanan–.html #ixzz7TXZP3UNW
    Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

  • Sistem Khilafah itu Gimana sih? Cocok Nggak dengan Indonesia?

    Sistem Khilafah itu Gimana sih? Cocok Nggak dengan Indonesia?

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Sistem pemerintahan Khilafah mungkin tidak terlalu asing di telinga kita karena belakangan ini ada beberapa pihak yang menuntut ditegakkannya sistem pemerintahan Khilafah untuk menggantikan pancasila. Khilafah sendiri adalah sebuah gerakan keagamaan yang berdasarkan syariat Islam dengan pemimpin seorang Khalifah.

    Khilafah sendiri secara terminologi diartikan dengan pergantian kepemimpinan dari Nabi Muhammad kepada para sahabat dan seterusnya. Kendati demikian Khilafah sebenarnya tidak cocok disebut sistem pemerintahan, lebih cocok disebut sebagai prinsip atau sistem. Khilafah menggunakan syariat Islam sebagai ideologi dan karena itulah Khilafah tidak memiliki detail tentang tatakelola negara maupun hubungan antar negara.

  • Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Islam adalah agama terlengkap dan semua teratur, termasuk dalam bertamu. Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya adab bertamu dalam kehidupan sehari-hari. Adab tersebut telah tertulis jelas dalam hadits-hadits, lalu diajarkan pada tiap generasi muslimin.

    Berikut adab bertamu berdasar hadits Rasulullah SAW, itu artinya begitulah Rasulullah mengajarkannya kepada kita:

    1. Tidak Berdiri Tepat di Depan Pintu

    Seorang tamu hendaknya berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Mengapa demikian? Karena jika pintu telah dibuka oleh tuan rumah, maka tamu tidak dapat melihat seluruh isi rumah. Selain itu, tamu tidak akan dapat melihat hal-hal yang tidak dibenarkan untuk dilihat.

    Adab ini tertulis dalam hadits berikut:

    كان رسول الله إذا أتى باب قوم لم يستقبل الباب من تلقاء و جهه و لكن ركنها الأيمن أو الأيسر و يقول السلام عليكم السلام عليكم

    Artinya: Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya dan mengucapkan assalamu’alaikum… assalamu’alaikum…”

  • Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    Dr. Fahrudin Faiz M,Ag : “ORANG JAWA NENEK MOYANG KITA !!” Saat mengisi Materi Ngaji Filsafat Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Gerakan Pemuda ansor (GP Ansor) Kota Mojokerto menggelar kegiatan ngaji filsafat pada tanggal 6 Mei 2002 Kabupaten Mojokerto Yang menghadirkan Pemateri Dr. Fahrudin Faiz M.Ag, yang merupakan Intelektual Muslim dan Dosen UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta Menjadi Motivator di Sosial Media.

    Dalam kegiatan ini melibatkan kurang lebih 200 partisipan yang terdiri dari organisasi Gerakan Pemuda ansor pengurus cabang Kota Mojokerto, pelajar se-kabupaten Mojokerto, kaum muslimin di Kabupaten Mojokerto, dan para penggemar Ustadz Fachrudin di sosial media, Selain itu kegiatan ngaji filsafat ini juga mendapatkan pengawalan khusus dari barisan serbaguna Banser dari Kota Mojokerto yang mengamankan jalannya kegiatan ini.

    Kegiatan digelar di PENDOPO KALAM AKSARA LAMPAHAN (depan GOR Dinas Pendidikan , Kecamatan Sooko , Kabupaten Mojokerto) , Rangkaian kegiatan ini dimulai dari pukul 7 malam sampai pukul 21 malam kegiatan pun dipimpin pembukaan oleh moderator,kemudian di lanjut dengan sambutan-sambutan , disusul dengan puncak acara inti yakni Pengisian materi oleh Dr. Fahrudin Faiz, dan trakhir ditutup dengan dialog tanya jawab dengan penonton setempat.

    Dalam penyampaian materi nya pada waktu dialog dengan penananya, Dr. Fahrudin Faiz memberi pernyataan bahwa “Orang Jawa Itu nenek moyang kita maka dari itu jangan sampai jadi orang Jawa yang hilang Jawa nya” , pernyataan dilontarkan ke jamaah yang mendengarkan karena ketika di zaman ini banyak orang Jawa yang yang hilang akan asal-usul nya sebagai orang Jawa.

    Dr Fahrudin Faiz menceritakan panjang yang mengandung hikmah yang mengenai orang Jawa , juga mengupas problematika sehari-hari di zaman yang saait ini sedang marak banyaknya Orang Jawa yang kehilangan asal-usulnya sebagai orang Jawa. Hal ini diutarakan dokter Fahrudin untuk menyadarkan Para Jamaah yang ikut serta mengaji filsafat, mengingat karena forum dialog ini lebih menekankan saling belajar dan sharing satu sama lain.

    Selain bercerita Hikma , Dr. Fahrudin juga memberi motivasi – motivasi kepada jamaah yang turut hadir dalam kegiatan ngaji filsafat kali ini, dan di penghujung acara moderator menyampaikan kesimpulan dari Pemateri kemudian acara selesai berjalan dangen lancar. (Feri D.S)