Kategori: Religius

berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.

  • Warga NU Jetis Gelar Sholat Gerhana Bulan

    Warga NU Jetis Gelar Sholat Gerhana Bulan

    Sorbansantri.com – Warga Nahdliyyin perum Canggu Permai Jetis Mjk , pada tgl 26 Mei menggelar acara sholat gerhana bulan .

    Acara tersebut dilaksanakan penuh hikmad dengan di ikuti sekitar 150 jamaah tentunya dalam situasi pandemi tetap melaksanakan protokol kesehatan .

    Sholat gerhana yang pelaksanaanya di masjid Al Muttaqin tersebut bertindak sebagai imam dan khotib KH Khoyyun S.pd yang juga selaku suriyah NU Canggu .

    SORBANSANTRI.COM
    Jamaah sholat Gerhana

    Dalam khotbahnya beliau menyampaikan hikmah gerhana serta bagaimana umat Islam dalam menyikapinya . Diantara nya Gerhana adalah fenomena alam yang menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak ada kaitannya dengan kejadian atau mitos mitos di masyarakat selama ini .

    Juga anjuran kepada umat muslim untuk memperbanyak istighfar , sodaqoh , dzikir di kala ada kejadian fenomena alam seperti gerhana bulan saat ini agar lebih dekat dengan Tuhanya .

    Takmir masjid al Muttaqin selaku penyelenggara dalam kegiatan tersebut berharap umat Islam di lingkungan Canggu permai terus semangat dan istiqamah di dalam beribadah terutama sholat gerhana seperti saat ini . Dan diantara salah satu tujuan di selenggarakan nya sholat gerhana kali ini untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT (Supar sorban)

  • HALAL BI HALAL DAN UPGREDING ;PROVOST BANSER MOJOKERTO RAYA

    HALAL BI HALAL DAN UPGREDING ;PROVOST BANSER MOJOKERTO RAYA

    SORBANSANTRI.COM – Untuk mempererat tali silaturrahmi dan belajar barsama tentang Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) antar anggota PROVOST BANSER maka jajaran CPB (Corps Provost Banser) se Mojokerto Raya mengadakan kegiatan HALAL BI HALAL dan UPGREDING di Pondok Pesantren Asy’ Ariyah Jolotundo,Trawas, Mojokerto pada hari minggu (23-5-21) pukul 9 pagi.

    Acara ini di selenggarakan bertujuan untuk bersilaturrahmi antar anggota juga belajar bareng tentang materi tentang tugas dan fungsi seorang Provost sesuai PO (Peraturan Organisasi) yang ada dengan mendatangkan pemateri dari Jajaran Pengurus SATKORWIL Banser Jawa Timur dan Jajaran Pengurus SATKORNAS Banser Pusat.

    SORBANSANTRI.COM
    Saling memaafkan,usai acara Halal bi Halal

    Dalam acara Halal bi Halal ini di ikuti oleh seluruh anggota Provost Banser Mojokerto Raya (Kabupaten dan Kota) tampak hadir juga ketua PCNU mojokerto, ketua PC GP ANSOR Kabupaten Mojokerto dan Kota, Kasatkorcab Banser kabupaten dan kota Mojokerto, Kasatsus Provost Banser Kabupaten dan Kota Mojokerto, ketua MWC NU Trawas, pengasuh Pondok Pesantren ASYAR’IYAH Jolotundo Kyai Mansyur dan seluruh ketua PAC GP ANSOR se Mojokerto raya.

    Sambutan Gus Ali Nasih selaku ketua PC GP ANSOR Kab.Mojokerto mengatakan “Provost Banser adalah jajaran tertinggi dalam ke-Banseran maka apabila menemui suatu hal tentang permasalahan organisasi selesaikanlah secara musyawarah dan agar selalu berkordinasi dengan ketua PC GP ANSOR dan Kasatkorcab terlebih dahulu jangan sampai bertindak dan bergerak sendiri tanpa ada kordinasi dengan yang lainnya” lanjut beliau “Menjadi seorang Provost sebagai penegak Nawa Prasetya Banser harus benar benar paham bagaimana cara mendisiplinkan pasukan dan bagaimana cara mengingatkan ketika bertugas di lapangan agar tidak terjadi diskomunikasi atau kesalah pahaman antara Provost dan pasukan Banser lain yang bukan Provost

    Ketua PCNU MOJOKERTO yang di sampaikan oleh Kyai Adhim,mengatakan “kita dalam menjalankan sebuah organisasi ada tiga pilar yang harus kita pegang, pilar yang pertama adalah kekuatan IDIOLOGI di topang dengan cara doa dan ilmu, yang ke dua kekuatan EKONOMI karena tidak mungkin sebuah organisasi bisa berjalan tanpa adanya perekonomian baik secara pribadi maupun secara kelembagaan, dan pilar yang ketiga ialah kekuatan BUDAYA kita sebagai generasi organisasi ke NU an harus bisa melestarikan budaya dan amaliyah kita jangan sampai hilang dan sirna tergerus oleh factor perubahan jaman di era modern atau hilang terpengaruh oleh orang orang lain” masih menurut kyai Adhim “kita dalam berorganisasi harus saling kerjasama tidak boleh berjalan sendiri sendiri apalagi saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya, kita juga harus siap bila ada yang mengkeritik dari siapapun dalam tanda kutip kritik yang secara membangun demi kemajuan organisasi, di dalam jiwa kerjasama di situlah tersimpan pertolongan ALLAH SWT.

    Di tambahkan oleh Kyai Mansyur dalam Mauidho Hasanah beliau tidak banyak berkata Cuma menceritakan kisah dan teladan seorang panglima perang Diponegoro, maka sebagai seorang BANSER harus bisa meniru dan menteladani seperti beliau, baik di dalam hal semangat berjuangnya dan hal lainnya.

    Tepat pukul 11.00 wib Acara Halal bi Halal selesai dengan di tutup doa oleh KYAI NUR HASAN

    Contributor (HASAN Sorban – NGORO)

  • Kebersamaan Dan Persatuan NU Dengan Banomnya,Untuk Mempererat Dan Memperkokoh Organisari

    Kebersamaan Dan Persatuan NU Dengan Banomnya,Untuk Mempererat Dan Memperkokoh Organisari

    Sorbansantri.com – Jalinan Sowan dan Silaturahmi dalam Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sangat dijunjung tinggi dan terjaga dengan baik sampai saat itu,seperti contohnya yang ada di MWC NU Kecamatan Mojosari.

    SORBANSANTRI.COM
    Tashiyah oleh KH.Sholeh Qomad Mojosari

    SORBANSANTRI.COM

    Pada hari Minggu malam tanggal 23 Mei 2021 yang berlokasi di kantor MWC NU Pekukuhan-Mojosari Kab.Mojokerto Jajaran MWC NU yang di ketuai oleh KH. Nawawi mengadakan kegiatan “Istighosah dan Halal Bi Halal” bersama Banom Banom NU (Muslimat,Fatayat,Ansor,IPNU,IPPNU,Pagar Nusa,dll),yang ada di Kecamatan Mojosari.

    Kegiatan ini selalu di adakan setiap bulan Syawal atau Lebaran Idul Fitri. Seperti yang dikatakan oleh KH. Nawawi selaku Ketua MWC NU “Kegiatan ini rutin kita adakan setiap tahun di bulan Syawal,selain untuk saling memaafkan juga untukempererat silaturahmi dan kekeluargaan antara NU dan Banom Banomnya.

    Hadir juga dalam acara tersebut KH.Sholeh Qomad dan tamu undangan dari Polsek,Koramil Kecamatan Mojosari serta DPRD kabupaten Mojokerto. Serta turut hadir Banser dalam acara tersebut. Dan Bansee Balantas yang siap serta sigap dalam pengamanan pengaturan Lalu Lintas di sekitarnya,karena lokasi kantor MWC NU berada di pinggir jalan raya. (Anwar-Sorban)

  • 300 Santri Mojokerto ; Kembali Menimba Ilmu Agama Ke Lirboyo

    300 Santri Mojokerto ; Kembali Menimba Ilmu Agama Ke Lirboyo

    Sorbansantri.com. Terdapat kegiatan yang Lain di halaman kantor PCNU Kabupaten Mojokerto pada Minggu siang (23 Mei 2021) yaitu rombongan orang mulai dari yang anak anak sampai yang tua,yang jumlahnya mencapai ratusan.

    Mereka tak lain dan tak bukan adalah Santriwan dan Santriwati PP. Lirboyo,Kediri dari seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Mojokerto beserta orang tua dan keluarganya. Dimana para orang tua ini mengantar anak anaknya yang akan bersama-sama kembali ke Pondok Pesantren Lirboyo untuk menuntut ilmu setelah sekitar hampir 2 bulan libur di bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

    SORBANSANTRI.COM
    Persiapan Santri kembali ke PP. Lirboyo, Kediri

    SORBANSANTRI.COM

    Kegiatan ini yang di gagas dan dipromotori oleh PC HIMASAL (Pengurus Cabang Himpunan Alumni Santri Lirboyo) Kabupaten Mojokerto. Dengan Jumlah 300 Santri dengan menggunakan kendaraan armada 5 Bis untuk Santri dan 3 mobil Elf untuk wali murid yang mau mengantarkan anak anaknya.

    Bapak Sokhib Salah satu Pengurus yang kami wawancarai Mengatakan “agenda kegiatan ini sudah 2 tahun ini diadakan yaitu mulai dari kepemimpinan Kyai Haji Adhm Alwi sebagai ketua PC NU Kabupaten Mojokerto” lanjutnya lagi dalam wawancara”santri santri ini juga waktu liburan (sekitar 2 Minggu sebelum bulan Ramadhan) juga di jemput oleh pihak PC HIMASAL , setelah jadwalnya masuk maka diadakan pemberangkatan bersama ke Pondok Pesantren Lirboyo

    Rombongan dilepas dan diberangkatkan oleh Kyai Haji Adhm Alwi sebagai ketua PC NU Kabupaten Mojokerto dan doa bersama supaya dalam perjalanan selamat sampai tujuan dan dalam menempuh pendidikan mendapat ilmu yang Berkah dan Barokah. (Anwar-sorban)

  • Tradisi KUPATAN pada Masyarakat JAWA Di Hari Ke-7 Di Bulan Syawal

    Tradisi KUPATAN pada Masyarakat JAWA Di Hari Ke-7 Di Bulan Syawal

    Sorbansantri.com- Mojokerto.Tradisi atau budaya orang Jawa khususnya jawa timur di hari ke-7 setelah Idul Fitri yaitu bancaan/syukuran ketupat dan lepet yang di bawa ke musholla dan masjid,orang Jawa menyebutnya RIYOYO KUPAT(Lebaran Ketupat). Dengan tujuan untuk bersedekah setelah merayakan kemenangan di bulan yang Fitri.

    Seperti yang ada di desa Pagerwojo kecamatan Perak kabupaten Jombang, tradisi ini sudah di lakukan sejak dulu dari turun temurun yang diwariskan oleh nenek moyang kita.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM
    Suasana Kupatan masyarakat di Desa Pagerwojo,Perak,Jombang

    SORBANSANTRI.COM

    Sejarah ketupat konon adalah Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat yang dimulai seminggu sesudah Lebaran Idul Fitri.

    Arti Kata Ketupat dalam filosofi Jawa,memiliki makna khusus.
    Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari : NGAKU LEPAT dan LAKU PAPAT.
    Ngaku Lepat artinya MENGAKUI KESALAHAN.
    Laku Papat artinya EMPAT TINDAKAN.

    NGAKU LEPAT.
    Tradisi sungkeman menjadi implementasi Ngaku Lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa. Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.

    LAKU PAPAT.
    1. LEBARAN.
    2. LUBERAN.
    3. LEBURAN.
    4. LABURAN.

    LEBARAN
    Sudah usai,
    menandakan berakhirnya waktu puasa.

    LUBERAN
    Meluber atau melimpah,
    ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
    Pengeluaran zakat fitrah.

    LEBURAN
    Sudah habis dan lebur.
    Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis
    karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

    LABURAN
    Berasal dari kata labur,
    dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air
    maupun pemutih dinding.
    Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.

    FILOSOFI KUPAT – LEPET
    KUPAT
    Kenapa mesti dibungkus JANUR ?
    Janur, diambil dari bahasa Arab ” Ja’a nur ” (telah datang cahaya ).
    Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat HATI manusia.
    Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti
    KUPAT YANG DIBELAH,
    pasti isinya putih bersih,
    hati yang tanpa iri dan dengki.
    Kenapa?
    Karena hatinya sudah dibungkus CAHAYA (ja’a nur).

    LEPET
    Lepet = silep kang rapet.
    Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita KUBUR/TUTUP YANG RAPAT.
    Jadi setelah ngaku lepet,
    meminta maaf,
    menutup kesalahan yang sudah dimaafkan,
    jangan diulang lagi,
    agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya KETAN DALAM LEPET. (Hasan sorban-Ngoro)

  • PAC GP Ansor Ngoro Mendampingi Ikrar *MU’ALAF YUGO PRIHATANTO *

    PAC GP Ansor Ngoro Mendampingi Ikrar *MU’ALAF YUGO PRIHATANTO *

    Sorbansantri.com – Alhamdulillah di hari nan Fitri ini kita ketambahan saudara baru seiman dan seagama tepat hari Senin,tanggal 17 Mei 2021,di Masjid Agung Kota Mojokerto saudara kita yang bernama Yugo Prihatanto dengan alamat perum Gempol Citra asri menyatakan ikrar untuk menjadi seorang Mualaf (memeluk agama Islam) yang awalnya beragama Kristen, hal ini dilakukan kan dengan setulus hati tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

    SORBANSANTRI.COM
    Proses Ikrar untuk masuk agama Islam

    Acara ikrar dilaksanakan di masjid Agung Al-Fattah kota Mojokerto, yang memimpin ikrar beliau adalah Kyai Haji Asaduddin Mudzakir Ma’ruf (Imam Masjid Agung Kota Mojokerto) dengan didampingi oleh empat orang saksi di antaranya Gus Paiman, Gus Gufron, Gus Hafidh dan saudara Sony, dari keempat saksi tersebut adalah merupakan kan anggota PAC GP Ansor dan Banser kecamatan Ngoro kabupaten Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Proses Penandatanganan sebagai Mu’alaf
    SORBANSANTRI.COM
    Meminta restu dan berkah kyai Husain Ilyas

    Dalam acara prosesi ikrar tampak hadir ketua PAC GP ANSOR kecamatan Ngoro Gus Saufi, Kasatkoryon BANSER kec Ngoro sahabat Api’in dan juga para anggota Ansor yang lainnya, menurut Yugo selaku mualaf yang kami temui beliau mengatakan “puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas nikmat yang diberikan sehingga beliau mendapat hidayah bisa masuk agama Islam tanpa ada yang memaksa”, masih kata Yugo “saya tertarik masuk agama Islam karena saya tinggal di kawasan perumahan yang mayoritas penduduknya beragama Islam, sehingga setiap hari terdengar suara adzan dari masjid hati bergetar dan merasa nyaman ketika mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca di masjid dekat tempat saya”

    Keinginan untuk memeluk agama Islam sebenarnya sudah lama tapi membutuhkan proses yang panjang sehingga membutuhkan waktu yang tepat untuk memulai niat baik tersebut, nah di saat yang tepat ketemulah sahabat-sahabat Ansor sehingga mendapat support dan Arahan agar segera berikrar supaya Islamnya semakin yakin dan melekat di dalam hati diantar lah ke tempat Kyai Asaduddin Mudzakir Ma’ruf.

    Di tempat terpisah menurut ketua PAC GP Ansor kecamatan Ngoro beliau merasa bangga telah bertambahnya saudara baru yang seiman dan seagama yang didasari dengan niat tulus memeluk agama Islam yang awalnya beragama Kristen, mudah-mudahan sahabat yugo selalu mendapat ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga bisa bergabung di kegiatan-kegiatan keagamaan khususnya ketika di kegiatan ke-Ansoran.

    Harapan dari Yugo agar sahabat-sahabat Ansor dan Banser selalu setia mendampingi dan membimbing mengarahkan ke dalam hal-hal yang bersifat positif lebih-lebih mau mengajaknya ke dalam kegiatan keagamaan, dia juga berjanji akan mencari seorang ustaz untuk senantiasa belajar memperdalam ilmu-ilmu agama Islam.

    Acara prosesi ikrar berjalan singkat sekitar 20 menit yang dipimpin langsung oleh Kyai Haji asaduddin Mudzakir Ma’ruf dan berakhir dengan ditandainya proses penyerahan sertifikat sebagai syarat mutlak dan resmi menjadi seorang Muslim.

    Setelah acara selesai sang mualaf diantar oleh sahabat sahabat GP Ansor ke rumah Romo Kyai Husein Ilyas untuk mendapat doa restu juga sekaligus mengharap barokahnya. (Hasan sorban-ngoro)

  • YAYASAN PEDULI ANAK YATIM “ AL – IHLAS” SEDATI MEMBAGIKAN SANTUNAN DAN BINGKISAN KEPADA PARA YATIM PIATU

    YAYASAN PEDULI ANAK YATIM “ AL – IHLAS” SEDATI MEMBAGIKAN SANTUNAN DAN BINGKISAN KEPADA PARA YATIM PIATU

    Sorbansantri.com MOJOKERTO-Yayasan peduli anak yatim AL – IHLAS desa sedati kecamatan ngoro kabupaten Mojokerto pada hari minggu (2-5-2021) bertepatan pada malam 21 di bulan Romadhon mengadakan kegiatan Nuzulul Qur’an juga membagikan santunan kepada 60 anak yatim yang di kelolanya bertempat di masjid AL ABROR.
    Dalam acara ini di hadiri oleh kepala Desa Sedati Bpk. Alwi beserta jajarannya, ketua Ranting GP ANSOR Sedati sahabat Bagus jg beserta pengurus hariannya, pengurus NU Ranting dan juga banom banom NU yang ada di desa Sedati, tampak hadir pula GUS SA’DULLOH SYAROFI selaku penceramah agama putra dari kyai Husain ilyas dari Mojokerto, ketua PAC GP ANSOR kecamatan Ngoro gus Saufi dan juga para tamu undangan lainnya.

              Menurut ketua acara H. Arifin juga selaku ketua yayasan mengatakan bahwasannya yayasan AL – IHLAS ini berdiri atas inisiatif dari hasil jagongan para pemuda pemuda yang ada di desa tersebut ketika di waktu luang di mushollah ASSHOLIHIN timur pasar sedati, mereka perihatin atas nasip para anak anak yatim yang ada di desa tersebut belum ada perhatian dari para donatur, dari hasil jagongan terbentuklah niat pertama untuk mewujudkan nasib para anak yatim, di waktu awal hanya terkumpul uang 300.000 dan hanya bisa di bagikan kepada sebagian anak yatim saja tidak bisa semuanya karena keterbatasan anggaran, akan tetapi lambat tahun Alhamdulillah mendapata respon dari para donoatur donator yang tersebar dari berbagai daerah sehingga bisa membagikan santunan kepada seluruh anak yatim yang ada di desa tersebut sampai sampai bisa menyantuni ke anak yatim yang ada di luar desa, hingga saat ini dana yang sudah terkumpul mencapai 69.000.000 (enam puluh Sembilan juta) acara semacam ini di laksanakan setahun 2 kali, setiap anak yatim mendapatkan uang pendidikan di tiap bulannya sebesar 150.000 sejumlah 42 anak sampai tingkatan sekolah SMA, masih menurut ketua yayasan beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada para donator yang sudah membantu demi terwujudnya acara ini.
    
    
            Di sambutan  kepala desa Sedati bapak Alwi mengucapkan terima kasih kepada para panitia juga para donator atas terlaksananya kegiatan semacam ini, beliau sangat merespon baik juga sangat mendukung sekali, beliau tidak banyak menyampaikan sambutan hanya beliau berpesan kepada para anak yatim yang akan mendapatkan santunan apabila nantinya sudah menerima santunan agar memanfaatkan uang tersebut seperlunya jangan sampai setelah mendapatkan uang banyak terus terlena di belikan HP baru hanya untuk kesenangan main game sehinga melalaikan kegiatan kegiatan ibadah dan lainnya , manfaatkan uang tersebut untuk keperluan yang sewajarnya lebih lebih untuk biaya pendidikan.
    

    Sebelum acara inti di mulai gus Sa’dulloh Syarofi memberikan tausiyahnya tentang “pentingnya menyantuni Anak Yatim Lebih lebih untuk menyantuninya,karna barang siapa yang menyantuni Anak Yatim maka Allah akan memberikan surga di akhirat kelak”

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

         Harapan dari yayasan AL – IHLAS ini mudah mudahan para donator bisa istiqomah untuk membantu uluran tangannya demi terlaksananya acara santunan seperti ini hingga turun temurun dari generasi ke generasi selanjudnya, kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi.
    

    Acara santunan berlangsung selama 3 jam di mulai pukul 20.00 wib dengan di awali pembacaan rotibbul haddad dan tepat pukul 22.00 acara berahir di tutup dengan doa yang dimpin oleh gus Saiful.
    (Hasan Sorban-Ngoro)

  • Kamus Sejarah Indonesia Tidak Dapat Digunakan Sebagai Pedoman Sejarah di Indonesia”*_

    Kamus Sejarah Indonesia Tidak Dapat Digunakan Sebagai Pedoman Sejarah di Indonesia”*_

    Siaran Pers !!
    Sikap Pesantren Tebuireng Terhadap Materi Kamus Sejarah Indonesia.

    Sorbansantri.com – JOMBANG–Berkenaan dengan beredarnya softcopy Kamus Sejarah Indonesia Jilid I (Nation Formation) dan Jilid II (Nation Building) yang diterbitkan oleh Direktorat Sejarah pada Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pesantren Tebuireng Jombang merasa perlu menyampaikan sikap sebagai berikut:

    1. Naskah tersebut sama sekali tidak layak dijadikan rujukan bagi praktisi pendidikan dan pelajar Indonesia, karena banyak berisi materi dan framing sejarah yang secara terstruktur dan sistematis telah menghilangkan peran Nahdlatul Ulama dan para tokoh utama Nahdlatul Ulama, terutama peran Hadratus Syeikh KH.Mohammad Hasyim Asy’ari;

    2. Di antara framing sejarah yang secara terstruktur dan sistematis telah menghilangkan peran Nahdlatul Ulama dan para tokoh utama Nahdlatul Ulama sebagaimana dimaksud dalam butir 1 (satu) di atas adalah tidak adanya lema Nahdlatul Ulama dan KH. Hasyim Asy’ari dalam Jilid I dan Jilid II Kamus Sejarah Indonesia tersebut;

    3. Jika dicermati lebih dalam, narasi yang dibangun dalam kedua jilid Kamus Sejarah Indonesia tersebut tidak sesuai dengan kenyataan sejarah, karena cenderung mengunggulkan organisasi tertentu dan mendiskreditkan organisasi yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa naskah tersebut tidak layak menjadi rujukan para praktisi pendidikan dan pelajar Indonesia. Di luar itu, banyak kelemahan substansial dan redaksional yang harus dikoreksi dari konten Kamus Sejarah Indonesia tersebut;

    4. Sejarah sebuah bangsa sangat penting untuk membangun peradaban di masa yang akan datang. Tidak ada satu bangsa yang menjadi besar tanpa memahami dan mempelajari sejarah leluhurnya. Karena itu, penulisan sejarah yang jujur merupakan tanggung jawab semua elemen bangsa;

    5. Berkenaan dengan hal-hal tersebut, Pesantren Tebuireng Jombang menuntut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menarik kembali naskah tersebut dan meminta maaf kepada seluruh bangsa Indonesia atas kecerobohan dan kelalaian dalam penulisan kamus sejarah tersebut.

    Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi koreksi dan refleksi bagi kita semua.

    Tebuireng, 20 April 2021

    Nur Hidayat

    Humas Pesantren Tebuireng

    Anwar Sorban

  • IMAN DAN SOLIDARITAS TERHADAP SESAMA

    IMAN DAN SOLIDARITAS TERHADAP SESAMA

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com– Di setiap bulan suci romadhon mushollah AL ASROR desa Pagerwojo kecamatan perak kabupaten Jombang selalu melaksanakan giat ngaji tuju menit dengan kajian kitab nasoikhul Ibad dengan nasumber Gus Hanif lutfin alumni pondok pesantren ALFALAH mojo kediri, di malam pertama ini menerangkan tentang keutamaan iman, sesuai hadis خصلتان لا شيء أفضل منهما الإيمان بالله والنفع بالمسلمين

    Artinya, “Dua hal di mana tidak ada yang lebih utama dari keduanya, yaitu beriman kepada Allah dan bermanfaat kepada umat Islam,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nashaihul Ibad, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa tahun], halaman 4).

    Rencana kajian rutinan ini di selenggarakan setiap hari selama bulan suci romadhon bakda sholat taroweh yang di ikuti oleh para jama’ah sekitar musollah juga warga desa Pagerwojo, semoga dengan kajian tuju menit bisa meningkatkan keimanan kita kepada allah SWT, lebih lebih kita di bulan romadhon ini harus memperbanyak atau mendekatkan diri kepada sang Kholiq karena bulan ini bulan penuh barokah, bulan penuh Maghfiroh juga bulan penuh ke utamakan, semoga kita bisa melaksanakan ibadah puasa ini dg penuh rasa kehusu’an dan lebih lebih bisa mengistiqomahkan di bulan bulan setelah romadhon. (Hasan)

  • AKHIRUSSANAH = Pentingnya Ajaran “NU” Pada Anak-anak usia Dini

    AKHIRUSSANAH = Pentingnya Ajaran “NU” Pada Anak-anak usia Dini

    Sorbansantri.com – Hari Sabtu malam,tanggal 10 April 2021
    Kegiatan Akhirussanah untuk menyambut bulan suci Ramadhan
    Di TPQ DARUL MUQODAS
    Jorong Trimulya 3 Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat

    Pukul 21.00 WIB Kegiatan dimulai dengan pembacaan Al Qur’an oleh santri TPQ Darul Muqodas serta wali murid dari santri serta jam’iyah MWC Kecamatan Timpeh.
    Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua PC GP ANSOR (Age Kurniawan) serta Sekretaris (John Indra),juga melibatkan PAC GP Ansor dan Jajaran Banser Timpeh.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam pelaksanaan Akhirussanah ini dihadiri juga oleh Ketua Tanfidziah PCNU Dharmasraya KH. Nurkholidin sekeligus memberikan Tausiah,pada tausiah KH. Nurkholidin menitipkan pesan “agar supaya orang tua menitipkan anak anaknya dalam belajar Al Qur’an,dan harus tau dimana anak akan belajar Al Qur’an” lanjut beliau “orang tua harus tahu shanat keilmuan dari ustad ataupun ustazah yang mengajar. Agar ilmu yang didapat lebih berkah dan bermanfaat”

    semuanya harus Lebih diutamakan supaya anak anak kita mondok di pesantren pesantren dibawah bimbingan Nahdlatul Ulama (NU). John sorban