Kategori: Religius

berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.

  • Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    Anda Termasuk Penjahat Terbesar Bagi Kaum Muslimin ?

    SORBAN Infokom | Sebagai seorang Muslim, maukah anda menjadi Penjahat Besar bagi kaum Muslimin? Pastinya anda tidak mau kan? Tapi secara tidak sadar selama ini mungkin anda sudah termasuk bagian dari Penjahat-penjahat Besar terhadap kaum muslimin. Cobalah teliti apakah anda hobby mempermasalahkan amal-amal shalih kaum muslimin? Misalnya, apakah anda gemar meneriaki muslimin yang sedang baca surat Yasin (Yasinan) di malam jum’at sebagai Ahli Bid’ah sesat dan masuk neraka? Banyak isu-isu bid’ah yang disebarkan di tengah ummat Islam yang kesemuanya menimbulkan fitnah terhadap Islam. Akibat dari tersebarnya isu-isu bid’ah mampu merubah persepsi yang Mubah jadi haram bahkan yang halal pun jadi haram, inilah fitnah kepada Islam dan sekaligus menjadi kejahatan terbesar. Pernyataan ini bukan ngawur lho, sebab yang mengatakan demikian adalah Rasulullah Saw. Mari kita simak dan hayati perkataan Rasul Saw berikut ini….

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ
    الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ
    مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ

    (صحيح البخاري)

    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang
    mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram
    sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Berdasar pada hadits Shahih di atas sangat jelas, bahwa mempermasalahkan amalan muslimin yang tidak haram dikatakan haram (bid’ah terlarang) itu adalah kejahatan terbesar. Itu Nabi Saw yang mengatakannya. Tahlilan, Maulid Nabi, Dzikir Berjama’ah, Yasinan, sesungguhnya adalah amal-amal shalih kaum muslimin, tetapi karena dipermasalahkan membuatnya menjadi haram karena dianggap bid’ah terlarang (dosa bagi pengamalnya).

    [irp posts=”3486″ name=”Fakta Mengejutkan Tentang Tahlilan yang Dianggap Haram Oleh Salafi Wahabi”]

    Kaitannya dengan itu, dalam melancarkan missi dakwahnya Kaum Wahabi di Indonesia sangat gemar mempermasalahkan Tahlilan yang tidak haram dikatakan haram (pengertian bid’ah menurut Wahabi adalah: berdosa jika melakukan hal bid’ah. Ini artinya tidak lain adalah haram). Maulid Nabi tidak haram dikatakan haram, Tawassul dengan Nabi Saw tidak haram dikatakan haram bahkan pelaku Tawassul dikatakan Musyrik oleh kaum Wahabi. Kenapa Kaum Wahabi hobby berbuat demikian, tidak sadarkah mereka telah melakukan kejahatan terbesar kepada Ummat Islam menurut pandangan Nabi saw?

    Bagi yang merasa pengikut Wahabi mari kita simak kembali dan renungkan sedalam-dalamnya hadits yang mulia ini agar sembuh dari Maksiat Kejahatan Terbesar kepada Kaum Muslimin:

    قال رسول الله صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ : إِن أَعْظَمَ الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرمْ فَحُرمَ مِنْ
    أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ
    (صحيح البخاري)
    Sabda Rasulullah saw :
    “Sebesar – besar kejahatan muslimin (pada muslim lainnya) adalah yang mempermasalahkan suatu hal yang tidak diharamkan, namun menjadi haram sebab ia mempermasalahkannya (Shahih Bukhari)

    Dari penjelasan analisa singkat di atas dapat kita katakan bahwa setiap yang haram itu dosa akan tetapi bid’ah itu tidak selalu haram. Semoga kita selamat dari pengaruh fitnah Wahabisme, dan yang selama ini sudah terlanjur jadi Tukang Fitnah kepada ajaran Islam semoga sadar dan tidak enggan bertaubat. Wallohu a’lam….

    [irp posts=”3492″ name=”TAHLILAN 7 HARI TRADISI PARA SAHABAT NABI SAW DAN TABI’IN”]

    Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

    “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).
    Firman Allah: “…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

    (abi-infokom)

  • PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    Sorbansantri.com – Jamaah rutin Kamis pon dusun Ngetrep desa Sedati kec Ngoro kab Mojokerto malam ini (18/03/2021) merupakan acara terakhir sekaligus penutupan sementara jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1442H,
    Acara kegiatan di mulai pukul 05.00wib dengan di isi kegiatan Khotmil Qur’an sampai Magrib, dilanjut dengan kegiatan pembacaan dzikir DZIKKRU DZAKIRIN dan doa bersama kepada para ahli kubur warga dusun Ngetrep desa Sedati.

    Dalam acara ini di hadiri oleh warga Nahdliyyin beserta Banom NU juga para jama’ah yang di luar warga Sedati, tampak hadir juga kepala desa Sedati bapak Alwi beserta jajaran perangkat desa setempat dan para alim ulama’, sebagai pengisi acara inti di sampaikan oleh Romo KH Dhofir Bachruddin adik kandung dari Romo KH Mansyur Bachruddin, beliau adalah sebagai pengasuh jama’ah Majlis Dzikir juga Sema’an Al Qur’an Al-ITTIHAT kabupaten Mojokerto.

    Sebelum acara pengajian di mulai bapak Alwi selaku kepala desa Sedati mengatakan dalam sambutanya “kita harus selalu tetap mempertahankan rasa guyub rukun antar warga , karena dari situlah akan tercipta Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur”

    SORBANSANTRI.COM

    Dilanjut dengan acara inti Mauidhotul Hasanah oleh KH DHOFIR BACHRUDDIN ,inti dari ceramah beliau menyampaikan sejarah keteladanan Nabi Yusuf dengan Siti Zulaikha dan perdana Mentri Idfir yang di ambil dari kitap AL HIKAM,

    Warga Nahdliyyin sangat antusias datang dalam pengajian tersebut sampai selesai dengan pengawalan juga pengawasan dari pihak Kepolisian Polsek Ngoro beserta anggota BANSER Ranting Sedati, karena masih suasana pandemi warga dan jama’ah dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sesuai instruksi dari pemerintah saat ini dengan menerapkan sistem 3M

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Tepat pukul 22.00 acara terahir ditiutup dengan doa yang di sampaikan oleh Romo KH MACHFUD dari Ngoro, (Hasan Sorban)

  • JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    Sorbansantri.com – Namanya John Indra dia adalah Sekertaris PC GP ANSOR Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, pada hari Minggu (7 Maret 2021) melakukan perjalanan menuju Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, untuk mengikuti pendidikan SUSPELAT 1 (pendidikan dalam ke-Banseran tingkat Pelatih) yang segera dilaksanakan pada Tanggal 11 s.d 14 Maret 2021, atas Support dari Ketua Tanfiziah PCNU KH. Nurkholidin, Ketua MWC Timpeh Kyai Maksum Fanani,Ketua PW GP ANSOR Sumatera Barat, Ketua PC GP ANSOR Dharmasraya, serta jajaran Satkorwil Banser Provinsi Sumatera Barat.

    Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan,pada tanggal 9 Maret 2021, pukul 19.30 WIB tiba di Gedung PCNU Kab.Mojokerto, dan juga disana terdapat Mako PC GP ANSOR Mojokerto, Setiba di Mako Dia langsung disambut oleh panitia SUSPELAT 1, sekaligus juga berbincang- bincang dengan Ali Muh Nasih (Gus Ali) yang merupakan Ketua PC GP ANSOR Kab.Mojokerto.Beliau mengapresiasi kedatangan John yang menempuh jarak 3 hari 2 malam untuk sampai di Mako Beliau.

    Dalam sharing John berpendapat dalam hati bahwa “memang perjalan saya ini jauh dan melelahkan,tapi tidak akan sia-sia, karna banyak dukungan,saran dari para beliau semuanya,termasuk pendapat serta arahan dan wejangan yang diberikan oleh Gus Ali” terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Gus Ali,ungkap John.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Berhubung pelaksanaan dimulai tanggal 11 Maret 2021, masih ada satu hari waktu luang, Jonh meminta ijin untuk dapat diantarkan pergi Ziarah, ke makam Syeh Djumadil Kubro, yang saya dengar bahwa Syeh Djumadil Kubro merupakan sesepuh Wali Songo (wali 9)
    Alhamdulilah, saya langsung di fasilitasi oleh Sahabat Banser yang langsung diperintah oleh Kasatkorcab H.M Yunus untuk mengawal dan mendampingi saya mulai berangkat sampai kembali, terimakasih Komandan,,” terang John
    ziarah ini merupakan tradisi dan ajaran yang luar biasa yang dilakukan oleh warga Nahdliyyin/NU khususnya dari masyarakat Islam JAWA

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam benaknya,John selalu teringat wejangan dan tetuah dari gurunya KH.NURKHOLIDIN , yang merupakan tokoh dan Ketua Tanfiziah PCNU Kab. Dharmasraya “Tetaplah berkhidmat untuk NU khususnya Ansor-Banser,kalau kamu ikhlas serta benar dalam berkhidmat,maka.. Barokah-Berkah serta Hidayah akan selalu menyertaimu” dimana Beliau tak henti-hentinya selalu membimbing saya, kebetulan di ponpes Tarbiyatul Athfal tersebut menjadi pusat kegiatan ke NU an, serta Banom banom NU, Terutama Kegiatan PC GP ANSOR Kab.Dharmasraya.

    Selamat dan Sukses JOHN INDRA semoga ilmu yang kamu peroleh di Jawa dalam pendidikan ke-Banseran atau SUSPELAT 1 berguna dan bermanfaat bagi Sahabat sahabat Ansor-Banser di tanah kelahiranmu.

    John-Anwar sorbansantri

  • AS-SAWAADUL A’DHOM “MAYORITAS UMMAT ISLAM YANG TERBANYAK”

    AS-SAWAADUL A’DHOM “MAYORITAS UMMAT ISLAM YANG TERBANYAK”

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Perhatikanlah kata Baginda Nabi Muhammad SAW ini tentang umat mayoritas…
    Baginda Rosulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam sudah memberikan pedoman bagi kita agar mengikuti As-Sawaad Al-A’dhom (jama’ah kaum muslimin mayoritas yang terbanyak), karena kesepakatan mereka (As-Sawaad Al-A’dhom) mendekati ijma’, sehingga kemungkinan keliru sangatlah kecil.
    حدثنا العباس بن عثمان الدمشقي. حدثنا الوليد بن مسلم . حدثنا معاذ بن رفاعة السلامي . حدثني أبو خلف الأعمى قال سمعت أنس بن مالك يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم : يقول إن أمتي لا تجتمع على ضلالة . فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم
    “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (As-Sawad Al A’dhom).”
    (HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at-Thobroni, al-Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al-Hafidz As-Suyuthi dalam Jamiush Shoghir, ini adalah hadits Shohih)
    al-Imam As-Suyuthi rohimahullaah menafsirkan kata As-Sawadul A’dhom sebagai sekelompok (jama’ah) manusia yang terbanyak, yang bersatu dalam satu titian manhaj yang lurus.
    (Lihat: Syarah Sunan Ibnu Majah: 1/283). Menurut al-Hafidz al-Muhaddits Imam Suyuthi, As-Sawad Al-A’dhom merupakan mayoritas umat Islam yang terbanyak.
    Hadits diatas juga senada dengan Hadits yang masyhur dan shohih berikut ini…
    اختلفت اليهود على إحدى وسبعين فرقة سبعين من النار وواحدة في الجنة واختلفت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة إحدى وسبعون فرقة في النار وواحدة في الجنة وتختلف هذه الأمة على ثلاث وسبعين فرقة اثنتان وسبعون في النار وواحدة في الجنة فقلنا : انعتهم لنا قال : السواد الأعظم
    “Umat Yahudi terpecah menjadi 71 firqoh, 70 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga. Umat Nashoro terpecah menjadi 72 firqoh , 71 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga. Umat ini (ISLAM) akan terpecah menjadi 73 firqoh, 72 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga.”
    Kami (para sahabat) bertanya, “Tunjukkan sifatnya untuk kami.” Beliau menjawab, “As-Sawad Al-A’dhom.”(mayoritas)
    Diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dalam Al-Kabir juz 8 hal. 273 nomor 8.051.
    Al-Haitsami berkata… “Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan At-Tirmidzi secara ringkas. Juga diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dan rijalnya yang tsiqoh.” (Majma’ Az-Zawaid juz 6 hal. 350 nomor 10.436)
    Begitu juga senada dengan Hadits shohih berikut ini…
    لا يجمع الله أمر أمتى على ضلالة أبدا اتبعوا السواد الأعظم يد الله على الجماعة من شذ شذ فى النار
    “ALLAH SWT tidak akan membiarkan ummatku dalam kesesatan selamanya. Ikutilah As-Sawad Al-A’dhom. Tangan (rahmah dan perlindungan) ALLAH bersama jama’ah. Barangsiapa menyendiri/menyempal, ia akan menyendiri/menyempal didalam neraka.”
    Diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Ibnu Abbas juz 1 hal. 202 nomor 398 dan dari Ibnu Umar juz 1 hal. 199 nomor 391 (Jami’ul Ahadits: 17.515)
    Selanjutnya perhatikan juga Hadits shohih berikut ini…
    قال أبو أمامة الباهلي : عليكم بالسواد الأعظم
    رواه عبد الله بن أحمد والبزار والطبراني ورجالهما ثقات
    Abu Umamah Al-Bahili berkata, “Hendaknya kalian bersama As-Sawad Al-A’dhom. (golongan mayoritas umat Islam yang terbanyak)”. Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad dan Al-Bazzar dan Ath-Thobroni, rijal mereka berdua tsiqoh. (Lihat Majma’uz Zawaid nomor 9.097).
    Wahai diri yang masih merasa MINORITAS…
    Masihkah kalian meragukan Sabda Baginda Nabi Muhammad SAW diatas tadi bahwa kaum MAYORITAS lah yang dibangga-banggakan oleh beliau.. Bahwa kaum MINORITAS lah yang sangat-sangat harus dijauhi karena sudah menyempal+menyimpang kesesatannya walo mereka harus dibungkus AGAMA dengan label cantik berupa KEMBALI PADA ALQUR’AN+SUNNAH, semua itu hanya menipu ummat yang awam dan bodoh.
    Jangan membodoh-bodohi ummat yang sudah bodoh.
    ياأيها الإخوان الأعزاء….
    أما إن لنا اخوة من دون أهل السنة والجماعة من الوهابية والشيعة وغيرهما على ضلالتهم ومضلتهم فيجب علينا أدعياءلهم فعسى الله تعالى أن يكون أن يهديهم إلى الصراط المستقيم صراط الذين أنعم عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين. لأنهم لايحتاجون أدلة من أيات القرأن والأحاديث إلا الهداية منه تعالى
    Wahai Saudara-Saudariku ASWAJA yang mulia…
    Kita punya saudara-saudari diluar AHLUS SUNNAH WALJAMA’AH (ASWAJA) seperti W@H@BI dan $YI@H DLL yang sesat-menyesatkan… Kita harus mendoakan mereka semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan sebuah HIDAYAH pada mereka pada jalan yang lurus, jalan yang telah ALLAH SWT berikan KENIKMATAN pada mereka, bukan jalan orang-orang yang dibenci juga bukan orang-orang yang sesat.
    Karena sejatinya mereka tidak butuh pada segudang dalil-dalil ALQUR’AN+HADITS kecuali hanyalah sebuah HIDAYAH dari ALLAH SWT.
    Oleh: Srikandi Aswaja
    Fihris Nanalush Shafa
  • *KH.Mahfudzi Ahmad* Semoga Husnul Khotimah.

    *KH.Mahfudzi Ahmad* Semoga Husnul Khotimah.

    PAC MOJOSARI : INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROOJI’UN. Telah pulang ke Rahmatullah KH.Mahfudzi Ahmad pada hari Minggu 15 Maret 2020 pukul 20.00wib waktu dalam perawatan di RSU Soekandar Mojosari Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    KH.Mahfudzi Ahmad waktu masih muda

    KH.Mahfudzi Ahmad adalah ketua Rois Suryah MWCNU periode tahun 1985-1997 sebelum KH Ramudi. Beliau lahir pada tanggal 01- juli-1953 ( sekarang sekitar umur 67 tahun) menikah dengan Hj.Sri Astutik dan dikaruniai 4 anak (Putri semua)

    Beliau dimakamkan pada hari Senin pagi tanggal 16-03-2020 pukul 09.00wib di pemakaman umum desa setempat yaitu di Pemakaman Dusun Lontar Desa Kebondalem,Kec.Mojosari-Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Sigap dan Tanggap Banser Satkoryon Mojosari
    SORBANSANTRI.COM

    # Semoga Husnul Khotimah.

    #By.PAC Mojosari/Irul infokom

  • Kitab Safinah an-Najah “PERAHU KESELAMATAN”

    Kitab Safinah an-Najah “PERAHU KESELAMATAN”

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Umat muslim nusantara sudah tidak asing lagi dengan kitab ini, begitu populer karena hampir seluruh madrasah dan pesantren, sejumlah majelis taklim, menjadikanya sebagai bacaan utama bagi “santri pemula dan jamaah”.

    Kitab ini masuk dalam kategori fan fiqih. Dan begitu mendengar isinya fiqih, kitab ini tipis harganya kisaran 18rb – 20rb Rupiah pasti Anda tidak percaya, kitab setipis ini isinya fiqh dari masalah rukun islam, thaharah, sampai bab mayit.

    Tipisnya kitab ini terkait dengan tipisnya “nalar masyarakat awam dalam memahami fiqih”.
    Sangat disayagkan bila kita telah menikmati sebuah karya, namun tak mengetahui siapa yang menulisnya. Terasa ada yg kurang, dan bisa jadi berkah ilmu kita bakal minus. Sebaliknya, mengenali sang penulis akan menjalin hubungan batin, sehingga cahaya ilmu yg tertransfer mampu menerangi relung hati pembaca. Dalam konteks sekarang, kita telah menyaksikan betapa manfaatnya kitab Safinah. Tidakkah terbenak dalam hati kita; siapa, sih, sang penyusun kitab tipis ini?

    Syekh Salim bin Sumair dari Hadramaut, Yaman. Harus diakui bahwa popularitas sang penulis dikalahkan oleh Safinah-nya.
    Dan, juga perlu diketahui bahwa beliau melawat dari Hadramaut (yaman) sampai ke nusantara (belum indonesia waktu itu) untuk meyebarkan ilmu. Tidak diketahui tahun kelahiran Syaikh Salim, yg tercatat meninggal di Batavia pada tahun 1271 H dan dikuburkan di Tanah Abang.

    Sungguh beliau adalah ulama besar. Beliau bisa saja menulis kitab fiqih yg tebal. Tapi bagi beliau, sebuah karya harus benar² mengarahkan kepada target dan sasaran. Dan target itu tentunya adalah masyarakat muslim Indonesia.

    Bukti akan keulamaan beliau dan kebermanfaatan karyanya, ulama besar dari Banten, Syekh Nawawi memberikan pujian, komentar dan catatan yg detil dan mendalam pada kitab Safinah. Pada akhirnya kitab Safinah dicetak bersamaan dengan komentar Syekh Nawawi yg berjudul Kasyifatus Saja fi Syarah Safinah an-Naja.

    Kitab Safinah ini dengan izin الله swt. dan atas kehendak-Nya telah tersebar secara luas di kalangan para pecinta ilmu fiqih terutama yg menganut Madzhab Imam Syafi’i. Kitab ini dikenal di berbagai negara baik Arab maupun Ajam seperti Yaman, Mekkah, Madinah, Jeddah, Somalia, Ethiopia, Tanzania, Kenya, Zanjibar, dan di berbagai belahan negara² Afrika.Namun demikian perhatian yg paling besar terhadap kitab ini telah diberikan oleh para ulama dan pecinta ilmu, yg hidup di semenanjung Melayu termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, dan negara-negara lainnya.

    Kitab ini juga telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa asing seperti Indonesia, Melayu, Sunda, India, Cina, dan lainnya.

    Dengan perhatian khusus dan antusias tinggi para ulama telah berkhidmah (mengabdi) kepada kitab Safinah sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka masing². Banyak di antara mereka yg menulis syarah (buku pen­jelasan) kitab Safinah, di antara nama-nama kitab tersebut adalah:
    Kitab Kasyifatus Saja ala Safinatin Naja (menyingkap tabir kegelapan dengan syarah kitab safinah). Kitab syarah ini adalah yg terbesar dan terluas dari yg lainnya, dipenuhi dengan masalah² fiqih yg pokok dan mendasar. Kitab ini ditulis oleh seorang ulama dari Jawa Barat yaitu Syekh Nawawi Banten. Beliau dilahirkan pada tahun 1230 H (1815M) dan berangkat ke Mekkah untuk mencari ilmu ketika masih kecil.

    Setelah mendalami ilmu agama, di kota suci Mekkah, beliau juga belajar dari para ulama di kota suci Madinah, Syiria, dan Mesir. Beliau mengajar di Masjidil Haram Mekkah selama puluhan tahun sampai meninggal dunia pada tahun 1314 H (1897 M). Bagi saya, Syekh Salim sungguh seorang koki yg handal. Beliau paham betul tentang selera dan apa yg dimaui dan dibutuhkan oleh para pemula dalam belajar fiqh.

    Jika ada sebagian pihak yang memandang kitab ini dengan nyinyir. Kitab fiqih kok enggak ada Al Qur’an dan hadits.
    Maka saya harus katakan, di sinilah letak hebatnya Syekh Salim dengan Safinah-nya itu.
    Perhatikan perumpamaan berikut ini: Apakah Anda akan menyebut seorang Chef (juru masak) andal ketika ia menyuguhkan gulai kambing, lalu Anda masih menemukan bau kambing atau bulu kambing?
    Pasti Anda akan mengatakan “chef” pemula’.

    Begitu pula dengan Safinah. Begitu hebatnya Syekh Salim ‘memasak’ Al Qur’an dan hadits, sehingga muncullah semangkok ‘fiqih’ yg nyaris tak terendus bau-bau Al Qur’an dan hadits. Tapi yakinlah, bahan utama ‘gulai’ Safinah adalah Al-Qur’an dan hadits.
    والله اعلم

    (sumber)

  • PENTINGNYA MUSYAWARAH

    PENTINGNYA MUSYAWARAH

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Karena pentingnya peran musyawarah, agama sangat menenkankan praktik musyawarah kepada umat manusia. Dalam kitab Al-Azkar, Imam Nawawi menyebut perihal itu.

    قال الله تعالى وشاورهم فى الأمر والأحاديث الصحيحة فى ذلك كثيرة مشهوره. وتغني هذه الأية الكريمة عن كل شئ، فإنه إذا أمر الله سبحانه وتعالى فى كتابه نصا جليا نبيه صلى الله عليه وسلم بالمشاورة مع أنه أكمل الخلق، فما الظن بغيره؟ ”

    Allah berfirman, ‘Hendaknya kamu (Muhammad) bermsyawarah dengan mereka dalam suatu urusan’. Sementara hadis sahih perihal musyawarah ini banyak sekali dan terkenal. Satu ayat mulia ini cukup memadai untuk menyebutkan yang banyak itu. Perhatikan, dalam kitab-Nya dengan nash yang terang Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk musyawarah. Kalau Nabi-Nya sebagai makhluk paling mulia diperintah untuk itu, apalagi yang bukan Nabi?” (abi sorban)

  • Apel Penutupan SUSPELAT 1 di Gedung PCNU kabupaten Mojokerto

    Apel Penutupan SUSPELAT 1 di Gedung PCNU kabupaten Mojokerto

    Sorbansantri.com – Suasana serta perasaan Senang bercampur sedih terlihat jelas di wajah para peserta didik SUSPELAT 1 Satkorwil Banser Jatim pada saat Apel Penutupan yang dilaksanakan pada hari Minggu siang (14-3-2021) yang bertempat di gedung PCNU kabupaten Mojokerto.

    Perasaan senang,karena sudah 4 hari   meninggalkan istri,anak, saudaranya akan segera berjumpa lagi.
    Perasaan sedih,karena akan berpisah dengan Sahabat2 Banser  dan juga bersama Pelatih yang dalam 4 hari pendidikan selalu bersama sama,susah dan senang selalu bersama.

    Sehingga banyak hujan air mata yang tumpah pada saat saling maaf memaafkan antar sahabat dan Pelatih.

    Acara penutupan Pendidikan SUSPELAT 1 Satkorwil Banser Jatim ini dipimpin oleh Ndan H.Ulum (Ndanlat dalam pendidikan SUSPELAT) mewakili Kasatkorwil Banser Jatim yang tidak bisa hadir.
    Dalam sambutannya Ndan Ulum berpesan dan mengatakan “Sahabat2 adalah Pelatih,dan seorang pelatih harus bisa memberi contoh serta menjadi suri tauladan bagi yang lain,Dan yang paling utama adalah seorang Elatih Harus bisa melatih diri sendiri sebelum melatih orang lain” Sambutan H.Ulum (Ndanlat dalam Pendidikan)
    Dalam sambutan ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Ali Muhammad Nasih menyampaikan selamat kepada peserta yang telah lulus dalam pendidikan,mengucapkan terima kasih kepada semua pelatih dalam pendidikan SUSPELAT.SORBANSANTRI.COMDan juga ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto telah menyampaikan sedikit bantuan dana dari Ketua DPRD atau Ketua PKB Kab.Mojokerto Ibu Hj.Aini Zuhro untuk sahabat Banser dari Sumenep-Madura yang sempat di rawat di RS Sakinah karna sakit pada saat mengikuti pendidikan.
    Juga telah memberikan kenang kenangan kepada para Pelatih berupa Helm Ansor-Banser yang murni dari hasil karya Sahabat2 Ansor Banser Kabupaten Mojokerto.
    Anwar-SorbansatriSORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

  • PAC GP Ansor Kutorejo : Gelar Pelantikan Pengurus Baru periode 2021-2023

    PAC GP Ansor Kutorejo : Gelar Pelantikan Pengurus Baru periode 2021-2023

    Sorbansantri.com – Ahad (7/03/2021) Pengurus Anak Cabang GP Ansor Kutorejo menggelar pelantikan pengurus baru masa khidmad 2021-2023 di TPQ Sabilul Muttaqin Pesanggrahan, Kutorejo.
    Pelantikan ini diselenggrakan untuk mengukuhkan kepengurusan PAC GP Ansor Kutorejo baru sesuai dengan surat keputusan PW GP Ansor Jawa Timur.

    Dalam pelantikan itu ada 40 pengurus baru yang dikukuhkan, yang terdiri dari pengurus harian dan pengurus struktural yang tergabung dalam kepengurusan di wilayah PAC GP Ansor Kutorejo.

    Jajaran pengurus PAC JATIREJO
    Jajaran pengurus PAC Kutorejo

    Ansor Banser PAC Kutorejo
    Jajaran pengurus PAC Kutorejo

    Acara berlangsung mulai pukul 08.00 sampai jam 11.30 yang dihadiri oleh Ketua PC GP Ansor kab.Mojokerto (Gus Ali Muh Nasih),jajaran MWC NU Kutorejo, dewan pembina PAC GP Ansor Kutorejo, Banom-banom NU di wilayah Pengurus Ranting Pesanggrahan dan seluruh pengurus struktural baru. Serta undangan dari jajaran Muspika,Polsek dan Koramil wilayah Kutorejo.

    Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan kegiatan pelantikan ini terlaksana sesuai agenda yang sudah disusun oleh panitia kegiatan, diawali dengan pembukaan acara dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat-ayat suci al-Qur’an kemudian pembacaan SK Pelantikan pengurus masa khidmah 2021-2023 yang disahkan oleh PW GP Ansor serta sambutan sambutan yang ditutup dengan Doa.

    Dalam sambutannya gus Ali yang merupakan Ketua PC GP Ansor kab.Mojokerto menghimbau kepada seluruh kader Ansor yang hadir pada pelantikan itu untuk tidak bersikap bras bres dalam bertindak namun harus melek peraturan dan undang-undang, serta terus meningkatkan kapasitas diri dengan pendidikan.
    Kata Gus Ali “bahwa gerakan pemuda Ansor saat ini merupakan perubahan dari gerakan pemuda Ansor sebelumnya, kalau dulu sahabat Ansor itu terkenal bras bres, undang-undang nomor loro (undang-undang nomor dua), tegas Gus Ali “Ansor Banser hari ini harus melek undang undang, sebelum bertindak baca dulu aturannya, jangan sampai kita melanggar aturan, tentunya ini adalah salah satu cara untuk menunjukkan kualitas kader Ansor, karena kalo melanggar maka itulah menunjukkan kualitas kader Ansor yang kurang bermartabat bahkan kurang mengerti tentang pendidikan, ”

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Sebelum mengakhiri sambutannya, gus Ali juga menekankan kepada seluruh sahabat Ansor Banser untuk bisa menjadi pemimpin dalam ranah keagamaan, dan juga berpesan kepada pengurus baru yang dilantiknya untuk membuat program kerja.
    “pimpinan kita telah menjadi mentri agama maka kita yang dibawah harus mampu memimpin khususnya dalam ranah keagamaan di wilayah kita sendiri, tutur gus Ali.
    bagi sahabat-sahabat yang baru dilantik tadi, untuk mempersiapkan program kerja, karena organisasi tanpa program kerja ibarat orang buta tidak punya tongkat, pesannya.
    (hr_anwar sorban)

  • Minta Ke Penghuni Kubur?

    Minta Ke Penghuni Kubur?

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com– Banyak dari ustadz kalangan Salafi ini ibarat dokter palsu (belajar dari internet) sering salah melakukan diagnosa. Kalau benar-benar dokter akan sangat berhati-hati dalam menganalisa penyakit dan memberi obatnya. Buktinya gambar di bawah ini. Seorang Muslim yang ziarah ke makam, dalam doanya menyebut Allahumma, kok disebut minta ke penghuni kubur?

    Mereka yang ziarah ke makam para wali, Habaib, kyai dan sebagainya hanya berdoa di tempat itu. Bukan minta ke kuburan. Memangnya ada tuntunan doa di makam dari Nabi dan ulama?

    Dalil Hadis:

    Sayidah Aisyah berkata:

    ﺛُﻢَّ اﻧﻄﻠﻘﺖ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺛْﺮِﻩِ، ﺣَﺘَّﻰ ﺟَﺎءَ اﻟْﺒَﻘِﻴﻊَ ﻓَﻘَﺎﻡَ، ﻓَﺄَﻃَﺎﻝَ اﻟْﻘِﻴَﺎﻡَ، ﺛُﻢَّ ﺭَﻓَﻊَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﺛَﻼَﺙَ ﻣَﺮَّاﺕٍ

    “Kemudian saya berjalan di belakang Nabi. Hingga Nabi sampai di Baqi’ lalu Nabi berdiri lama. Nabi mengangkat kedua tangannya beberapa kali” (HR Muslim)

    Dalam riwayat Sayidah Aisyah yang lain dalam Sahih Muslim bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam selalu datang ke makam Baqi’ tiap Rasulullah menginap di kamar Aisyah. Ini menunjukkan tidak ada masalah berdoa kuburan. Dan kita ketahui di makam Baqi’ banyak para Sahabat dimakamkan.

    Pendapat Ulama:

    Murid Syekh Ibnu Taimiyah menulis dalam kitabnya:

    ﻗُﻠْﺖُ: ﻭَاﻟﺪُّﻋَﺎءُ ﻣﺴﺘﺠﺎﺏ ﻋِﻨْﺪ ﻗُﺒُﻮْﺭ اﻷَﻧْﺒِﻴَﺎء ﻭَاﻷَﻭْﻟِﻴَﺎء، ﻭَﻓِﻲ ﺳَﺎﺋِﺮ اﻟﺒِﻘَﺎﻉ، ﻟَﻜِﻦ ﺳَﺒَﺐُ اﻹِﺟَﺎﺑَﺔ ﺣُﻀُﻮﺭُ اﻟﺪَّاﻋِﻲ، ﻭَﺧُﺸُﻮﻋُﻪُ ﻭَاﺑﺘِﻬَﺎﻟﻪ، ﻭَﺑﻼَ ﺭَﻳْﺐٍ ﻓِﻲ اﻟﺒﻘﻌَﺔِ اﻟﻤُﺒَﺎﺭَﻛَﺔ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﻤَﺴْﺠَﺪِ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﺴَّﺤَﺮ، ﻭَﻧَﺤْﻮِ ﺫَﻟِﻚَ، ﻳَﺘَﺤَﺼَّﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﻟﻠﺪَاﻋِﻲ ﻛَﺜِﻴْﺮاً، ﻭَﻛُﻞُّ ﻣﻀﻄﺮ ﻓﺪﻋﺎﺅﻩ ﻣﺠﺎﺏ.

    Saya (Adz-Dzahabi) berkata: Doa dikabulkan di dekat makam para Nabi dan wali, juga tempat yang lain. Namun sebab terkabulnya adalah kekhusyukan dan kesungguhan orang yang berdoa. Dan tidak ragu lagi adalah di tempat yang diberkahi, di masjid, di waktu sahur dan lainnya. Dalam keadaan seperti doa seseorang akan banyak dikabulkan. Setiap orang yang dalam keadaan darurat dikabulkan (Siyar A’lam An-Nubala’ 12/523)

    Selain Adz-Dzahabi ada apa enggak? Capek nulisnya. Silahkan anda ketik di beberapa kitab Thabaqat/ Rijalul Hadis dengan kata kunci:
    والدعاء عند قبره مستجاب

    (sumber)