Tag: Mojokerto

  • Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) antisipasi Perayaan Tahun Baru 2020 di Pacet Mojokerto

    Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) antisipasi Perayaan Tahun Baru 2020 di Pacet Mojokerto

    Pacet, Infokom Banser NU – Dalam mengantisipasi membludaknya pengunjung yang akan meramaikan pesta pergantian tahun 2019 ke 2020, Banser Lalu Lintas ( BALANTAS ) Pacet Mojokerto siap siaga di Bunderan Pacet. Persiapan sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh SATSUS BANSER PAC PACET (BALANTAS) 

    Kita bagi dua regu, Regu Pertama antisipasi di Pujasera Pacet dan Regu kedua fokus di Bunderan Pacet, kata Sahabat Ngateno selaku KASATBALANTAS PAC Pacet Mojokerto.

     

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Ngateno selaku KASATBALANTAS PAC Pacet Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Kesigapan puluhan Banser Lalu Lintas dalam mengatur arus kendaraan yang menuju lokasi Wisata Air Panas Pacet di prediksi akan mulai ramai pukul 23.00 WIB dengan adanya konvoi motor yang berasal dari Mojokerto, Mojosari, Sidoarjo, Surabaya, dll.

    (Red.InfokomBanserNU)

  • Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Pengajian GUS MIFTAH di Pungging Mojosari

    Infokom Banser NU – Minggu, 29 Desember 2019. Diujung tahun 2019 ini Gus miftah hadir di acara maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pungging Mojosari Mojokerto. Ribuan jama’ah dari berbagai penjuru Kabupaten Mojokerto hadir dalam pengajian tersebut.

    Gus miftah hadir pukul 21.00 wib dengan dikawal deretan ratusan Banser Kabupaten Mojokerto sampai menuju panggung. Selain dari BANSER juga ada TNI-POLRI dalam pengamanan.

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Ppz-vdBx90A[/embedyt]

    Pengunjung sangat riuh dengan hadirnya Gus Miftah. Dimulai dengan yel yel banser beliau memulai acara tersebut. Menambah riuh acara tersebut.

    Sebebenarnya pada saat pengajian, Gus Miftah tidak suka adanya pedagang asongan yang berkeliaran di area jama’ah pengajian. Tetapi masih saja ada kejadian tersebut.

    Saat ini acara tersebut masih berlangsung… Bersambung..

    (infokom banser NU)

  • LEBIH DEKAT DENGAN BANSER  DIACARA “AYO WADUL” WIKA FM

    LEBIH DEKAT DENGAN BANSER DIACARA “AYO WADUL” WIKA FM

    Mojokerto, wp.sorbansantri.com – Istilah dan sebutan Banser di akhir tahun 2020 ini lebih sering didengar oleh masyarakat. Hal tersebut memang bukanlah suatu yang fenomenal, akan tetapi apa yang dilakukan banser memang benar-benar rasa keikhlasan hati dalam menjaga Aqidah ASWAJA An Nahdliyah (NU) serta paling getol mempertahankan Negara Kesatuan Republik indonesia dari peristiwa dan kejadian yang berseberangan dengan ideologi banser, yaitu NKRI Harga Mati. Terlebih lagi Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut, baru 2 hari diangkat jadi Menteri Agama oleh presiden Joko Widodo. Dan menjadikan semakin terangkat pula istilah Banser.

    Melalui program “AYO WADUL” di radio Wika FM 95,7 Mojokerto, yang dibawakan oleh rekan tata pradita, Biro Infokom Satkorcab kab. Mojokerto diundang dalam acara tersebut. Yang diwakili oleh Sahabat Choirul Anwar dan sahabat Ainul Yakin.  Dengan harapan pertanyaan pertanyaan yang ada di Masyarakat perihal kebanseran bisa terjawab dalam rangkaian yang diadakan oleh Radio WIKA FM Mojokerto.

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=jJmEibu3irA&feature=youtu.be”]

    Dalam acara wawancara eksklusif perihal kebanseran, ternyata banyak juga masyarakat yang belum mengetahui banser. Seperti dapat gaji berapa? Bagaimana cara jadi banser?, cara mendapat bantuan pengamanan banser itu bagaimana? dll.

    Acara yang mengambil tema “Lebih Akrab Dengan Banser” dalam acara AYO WADUL ini berlangsung selama 1 jam dan dimulai pukul 11.00 wib. Diharapkan dengan adanya dialog antara Wika FM dan dengan sahabat Banser dari biro Infokom Banser NU, bisa menjawab penasaran masyarakat dengan Banser. (abi sorban)

     

  • Semangat dan Antusias BANSER Mojokerto dalam Apel 3 Pilar di Mapolres Mojokerto

    Semangat dan Antusias BANSER Mojokerto dalam Apel 3 Pilar di Mapolres Mojokerto

    wp.sorbansantri.com – kiprah Banser di manapun berada sangat disanjung dan dibanggakan.seperti pada saat acara APEL GELAR PASUKAN dalam rangka OPERASI LILIN SEMERU 2020 yang diadakan oleh pihak Kepolisian Mapolres Mojokerto pada hari Senin (21-12-2020) pukul 08.00-09.00wib di Halaman Mapolres Mojokerto.jajaran Satkorcab Banser Mojokerto.

    Peserta Apel selain dari Polri-TNI juga hadir dari Sipil,Ormas,Suka relawan dan juga 100 BANSER. Agendan Apel ini rutin diadaka setiap akan pergantian Tahun.

    Sebagai inspektur Apel adalah Wakapolres Mojokerto ( Kompol David Triyo Prasojo,S.H, S.I.K, M.Si ) yang dalam amanatnya Beliau mengatakan “Mari kita bersama sama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2021 serta tidak lupa untuk selalu menjaga protoko kesehatan covid-19”.

    Selesai Apel semua peserta Apel beserta jajaran Mapolres Mojokerto foto bersama. (choirul /infokom)

  • Baksos dlm giat ngaji bareng kader NU MOJOSARI

    Baksos dlm giat ngaji bareng kader NU MOJOSARI

    wp.sorbansantri.com –  Kegiatan baksos dlm giat ngaji bareng kader NU MOJOSARI yg diadakan setiap selasa ini bertujuan untuk menyehatkan warga sekitar, agar masyarakat bisa ibadah dgn istighomah dlm baksos ada beberapa pengobatan dan antusias masyarakat sangat tinggi

    “Alhamdulillah, melihat antusiasme peserta dan kebahagiaan para kiai muda dan sepuh tadi. Inii bisa dikatakan sukses besar,” ungkap Ketua kader Gus mad seusai acara. Dan malamnya dilanjut rutinan ngaji

    Kegiatan baksos dlm giat ngaji bareng kader NU MOJOSARI yg diadakan setiap selasa ini bertujuan untuk menyehatkan warga sekitar, agar masyarakat bisa ibadah dgn istighomah dlm baksos ada beberapa pengobatan dan antusias masyarakat sangat tinggi

    Yang menarik di balik kesuksesan agenda tersebut, ada satu eksponen yang biasanya jarang terkespos, yaitu Barisan Ansor Serbaguna Husada atau Banser Husada (BASADA).

    “Alhamdulillah, melihat antusiasme peserta dan kebahagiaan para kiai muda dan sepuh tadi. Inii bisa dikatakan sukses besar,” ungkap Ketua kader Gus mad seusai acara. Dan malamnya dilanjut rutinan ngaji

    “Basada adalah Satuan Khusus dalam Banser yang membidangi tentang kesehatan dan pengobatan alternatif,” ujar Sahabat Taufiqurohman abg ketua PAC MOJOSARI

    Sahabat Taufiqurohman menuturkan, Basada akan selalu hadir di setiap kegiatan-kegiatan NU. Termasuk di kegiatan ngaji bareng kader NU yang diselenggarakan Oleh kader2 NU Mojosari

    “Kami anggota Basada berkomitmen memegang amanah dari pimpinan agar selalu siap sedia untuk hadir berbakti sosial di setiap kegiatan-kegiatan warga nahdliyyindan masyarakat secara umum,” imbuhnya.

    Keberadaan Basada sangat bisa dirasakan kebermanfaatannya di tengah kegiatan tersebut Ansor Mojosari . Sebagaimana pengakuan bunda Linda dan bunda erma basada dr gresik yg jauh2 datang padahal baksosnya cima 2 jam. Dan dr pengakuan pasien pak slamet jotangan Mojosari yang sempat merasakan terapi di Pos Basada.

    “Saya kurang enak badan hari ini kemudian saya periksakan ke pos Basada. Selain diberi masker, saya juga diterapi, dan alhamdulilah badan sehat kembali,” tutur pak Slamet

    Sahabat Qarib Muchsan, Waka Satsus Basada Satkorcab Banser Trenggalek, saat memeriksa salah seorang Banser yang bertugas mengamankan pelaksanaan PKL GP Ansor Trenggalek.Selain Sahabat Samsudin, juga terlihat banyak sahabat baik dari GP Ansor maupun Banser yang mendatangi Pos Basada PKL GP Ansor Trenggalek kemarin untuk mendapatkan layanan kesehatan atau terapi.

    “Awalnya saya mengeluh pusing dan meminta pijat di kepala kepada seorang Basada, tapi malah dipijat terapi seluruh tubuh. Pijatannya sangat enak. Dan dlm baksos juga ada becam yg sangat diminati masyarakat

    BASADA adalah satuan khusus Banser yang mengemban tugas bantuan kemanusiaan di bidang kedokteran, kesehatan, dan norma hidup sehat bagi masyarakat khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama, GP Ansor, dan masyarakat. BASADA dibentuk di tingkat pusat hingga Anak Cabang. Di setiap kegiatan GP Ansor dan Banser, juga kegiatan ke-NU-an, BASADA hadir sebagai tim kesehatan. (paryanto sorban)

  • PEMBEKALAN MATERI PPGD PADA CALON ANGGOTA BANSER.

    PEMBEKALAN MATERI PPGD PADA CALON ANGGOTA BANSER.

    SORBANSANTRI.COM

    Sahabat Kasiyanto selaku Kepala Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto memberikan Materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada peserta Diklat Terpadu Dasar Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatirejo.

    Pentingnya materi PPGD karena kejadian gawat darurat biasanya berlangsung cepat dan tiba-tiba sehingga sulit memprediksi kapan terjadinya. Langkah terbaik untuk situasi ini adalah waspada dan melakukan upaya kongkrit untuk mengantisipasinya. Harus dipikirkan satu bentuk mekanisme bantuan kepada korban dari awal tempat kejadian, selama perjalanan menuju sarana kesehatan, atau rumah sakit. Tercapainya kualitas hidup penderita pada akhir bantuan harus tetap menjadi tujuan dari seluruh rangkai pertolongan yang diberikan.

    SORBANSANTRI.COM

    Tujuan dari PPGD adalah :

    • Mencegah bahaya kematian atau mempertahankan hidup
    • Mencegah cacat
    • Mencegah penurunan kondisi fisik
    • Mencegah infeksi
    • Mengurangi rasa sakit

    SORBANSANTRI.COMLangkah-langkah dasar apabila timbul keadaan gawat darurat :

    • Jangan panik, kuasai keadaan, bertindak cekatan dan jangan lambat
    • Lindungi penderita dari keadaan yang membahayakan / memperberat luka
    • Memberikan pertolongan pertama sedini mungkin. Jika lokasi korban atau kecelakaan sangat berbahaya dan sulit untuk melakukan pertolongan, pindahkan korban dengan hati-hati, perhatikan pernafasan dengan denyut jantung
    • Tenangkan penderita. Dalam melakukan perawatan gunakan peralatan korban terlebih dahulu
    • Setelah keadaan darurat teratasi, periksa kemungkinan luka-luka lain/penderita
    • Setelah pertolongan pertama dilakukan dan korban telah tenang dan aman, seluruh luka diketahui, atau ditandu, jangan pindahkan korban secara buru-buru
    • Buat catatan lengkap mengenai penderita, lokasi kecelakaan dan pengobatan atau yang telah dilakukan.

    SORBANSANTRI.COMBeberapa pertimbangan yang lain bagi si penolong adalah

    • Memperhatikan tempat dan keadaan disekitar kejadian
    • Memperhatikan keadaan korban
    • Merencanakan pertolongan yang tidak gegabah, cepat, tepat, dan aman.
    • Jika korban dalam kondisi kritis, memikirkan tindakan bila korban meninggal.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

  • KH. HASYIM ASY’ARI MENYEBUT HAJI ILYAS PENARIP MOJOKERTO HADRATUSSYEH

    KH. HASYIM ASY’ARI MENYEBUT HAJI ILYAS PENARIP MOJOKERTO HADRATUSSYEH

    Mbah Sholeh adalah pendiri Pesantren Penarip Kota Mojokerto yang memiliki pengetahuan luas. Beberapa kitab rujukan pesantren beliau hafal luar kepala. Kedalaman ilmu agama itu membuat banyak orang menaruh hormat, termasuk Mbah Hasyim Asy’ari Tebuireng.

    Buktinya, sebuah surat bertulis tangan dengan menggunakan huruf pego dibuat Mbah Hasyim untuk Mbah Sholeh Penarip. Surat yang dibuat pada bulan Rabiuts-tsani tahun 1359 H yang bertepatan dengan bulan Juli/Agustus 1940 itu nampaknya ditulis sebagai jawaban atas surat Mbah Sholeh pada pengasuh pesantren Tebuireng tersebut.

    Tidak ada hal khusus dijelaskan pada selembar surat tersebut. Dinyatakan di dalamnya bila pesan Mbah Sholeh melalui utusan bernama Ghozali telah diterima dan jawabannya diberikan secara lisan melalui utusan tersebut. Tampaknya hal yang dibahas merupakan persoalan yang “rahasia” sehingga tidak bisa dituliskan langsung. Jawaban hanya diberikan dengan perantaraan seorang utusan yang bisa dipercaya.

    Yang menarik adalah dalam surat itu Mbah Hasyim menyebut nama Mbah Sholeh dengan sebutan penghormatan “Hadratussyeich Haji Mohammad Ilyas”. Tentu bukan sebutan biasa dari seorang Rois Akbar NU pada seseorang kyai pesantren yang kebesarannya tidak sekondang Tebuireng. Sebutan yang sepertinya menunjukkan ke-aliman Mbah Ilyas dalam pandangan Mbah Hasyim. Sebutan hadratussyeich hanya diberikan pada orang tertentu saja dengan kualifikasi keilmuan tinggi. Selain itu, tentu Mbah Hasyim tahu bila Moh. Ilyas/Mbah Sholeh merupakan karib sekamar dari tokoh terkenal masa itu, Kyai Khozin Siwalanpanji, saat mondok di Japanan Pasuruan.

    Moh. Iyas dalam surat itu adalah nama kecil Mbah Sholeh Penarip. Nama yang digunakan saat menuntut ilmu diberbagai pesantren. Nama Moh Sholeh digunakan setelah Moh Ilyas naik haji. Sebutan Moh. Ilyas masih digunakan Mbah Hasyim untuk menyebut sejawatnya itu.

    Surat korespondensi semacam itu biasa dilakukan antar tokoh untuk mendiskusikan satu persoalan yang butuh pemecahan. Sangat dimungkinkan diskusi itu membahas masalah fiqh menyangkut problem sosial yang berkembang di Mojokerto. Sayangnya, Mbah Sholeh tidak pernah menceritakan apa jawaban yang diterima melalui Ghozali itu.

    Menurut cerita, dulu ada beberapa lembar surat korespondensi antara Mbah Sholeh dengan Mbah Hasyim. Komunikasi literal antar tokoh dengan keilmuan setara guna membahas masalah fiqhiyah. Setidaknya ada 4 buah yang sekarang hanya tersisa satu itu saja.

    Surat yang sekarang disimpan oleh dzuriyah Pesantren Penarip itu mungkin tidak memiliki kandungan yang penting karena tidak menjelaskan persoalan tertentu. Tetapi karena dibuat oleh Mbah Hasyim maka surat yang sudah berlubang dibeberapa bagian hingga perlu dilaminasi untuk menyelamatkannya itu memiliki nilai intrinsik tinggi. Sungguh surat yang sangat layak untuk disimpan.

    Sidiwangun, 10 April 2018

  • Pembukaan rutinan senin wage DZIKRUL GHOFILIN “mengingat disaat lupa” Wilayah Mojokerto

    Pembukaan rutinan senin wage DZIKRUL GHOFILIN “mengingat disaat lupa” Wilayah Mojokerto

    SORBANSANTRI.COM
    Dari kiri Gus Feri, Gus Sabuth dan KH. Mubayyin syafi’i

    wp.sorbansantri.com – Senin 14 Desember 2020. Didalam melaksanakan amaliyah apalagi yang sudah menjadi rutinitas bagi jamaah warga Nahdliyin, merupakan tantangan tersendiri bagi Ansor Banser disaat masa pandemi covid-19 ini. Mulai dari penjagaan pengamanan dan mengatur jalannya acara harus disertai dengan protokol kesehatan mulai dari memakai masker dan jaga jarak.

    SORBANSANTRI.COM
    Satkoryon Banser Pacet dalam Pengawalan DZIKRUL GHOFILIN

    Pembukaan yang diadakan di PP Al Falah Pacet Mojokerto ini sekaligus pemantapan koordinator  kegiatan DZIKRUL GHOFILIN untuk wilayah Mojokerto. Pada giat kali ini undangan hanya dibatasi 100 orang dikarenakan wabah corona belum berakhir.(14/12).

    Gus Sabuth hadir pada pukul 19.00 Wib dengan Pengawalan banser satkoryon Pacet yang dalam giat pembukaan serta rutinan DZIKRUL GHOFILIN ini mengerahkan 20 personel banser dalam mengawal kegiatan tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    Ketua PAC GP ANSOR PACET MOJOKERTO sahabat Mujiburrohman

    Ada tiga orang Kyai yang ikut merumuskan atau meramu bacaan dalam Dzikrul Ghafilin, yaitu KH. Abdul Hamid bin Abdullah (Pasuruan), KH. Achmad Siddiq (Jember) dan KH. Hamim Jazuli (Gus Miek, Kediri). Malah menurut Gus Miek ada tiga lagi tokoh yang memiliki andil dalam wirid Dizkrul Ghafilin yaitu Mbah Kiai Dalhar (Gunung Priung Muntilan magelang), Mbah Kiai Mundzir (Banjar Kidul Kediri) dan Mbah Kiai Hamid (Banjar Agung, Magelang).

    Harapan dan tujuan akan Diadakannya koordinator DZIKRUL GHOFILIN di Mojokerto adalah menjadi stimulun untuk selalu ingat dan dekat dengan Allah SWT, Yang Maha Kuasa. (abi SORBAN)

  • GP ANSOR SATU KOMANDO

    GP ANSOR SATU KOMANDO

    Cyberaswaja.online. Mojokerto Bergerak Kordinasi dengan panglima tertinggi Banser di 18 Kecamatan yang ada di kabupaten Mojokerto.Berkaitan dengan Marwah organisasi dan martabat organisasi pengurus dan anggota mengadakan Rutinan Konsolidasi.Bertempat di MWCNU PURI pada pukul 18:00 WIB kegiatan berlangsung lancar dan aman dengan kawalan beberapa Banser (13/12).”Konsolidasi ini dilakukan salah satunya berkaitan dengan HAUL Alm.Riyanto ke XIX agar satu Komando” Pinta PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Gus Ali.Kordinasi tersebut dihadiri ketua GP ANSOR Se Kabupaten Mojokerto, Antara lain : PAC Pungging, PAC Trowulan, PAC Jatirejo, PAC Gondang, PAC pacet, PAC Dawa⁩rBlandong, PAC Puri, PAC Kutorejo⁩, PAC Ansor Mojosari, PAC Gedeg⁩, dan PAC Jetis. (WakGenk/Infokom)

  • PENGOBATAN GRATIS DAN RUQYAH

    PENGOBATAN GRATIS DAN RUQYAH

    GRAHA NU MWCNU PACET Rabu 11 Desember 2019 tidak terlihat seperti biasanya sangat ramai dan banyak orang, karena hari ini ada kegiatan Pengobatan gratis dan Ruqyah masal yang di laksanakan oleh MWCNU PACET melalui lembaganya NU CARE-LAZISNU.NU CARE-LAZISNU Pacet ini melaksanakan fungsi sosialnya untuk warga Lansia dan Dhuafa yang selama ini tidak mampu berobat. Kegiatan ini di dukung oleh semua Ranting NU, Banom dan semua Lembaga-lembaga yang ada di MWCNU Pacet.Peserta dari kegiatan ini adalah warga NU Lansia dan Dhuafa yg ada di masing-masing ranting NU, tiap-tiaap Ranting mengirimkan 6 orang peserta, total peserta yang tertangani adalah 120 org karena MWCNU Pacet terdiri dari 20 Ranting.Tim Medis yg hadir adalah dari Rumah Sehat BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Tim RUQYAH KYAI MOJO dari PCNU Kabupaten Mojokerto.Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut terutama keamanan dan perlengkapan di Back Up langsung oleh PAC GP ANSOR PACET beserta BANSER nya, Banser yg hadir dalam pengamanan ini sekitar 20 Personil.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM