Sorbansantri.com- RELANTAS (Relawan Lalu Lintas) Kecamatan Ngoro melakukan sosial dengan menandai jalan raya yang berlubang mulai dari Ngoro ujung Barat sampai Ngoro ujung timur,pada hari Sabtu tanggal 16-Januari-2021 melakukan giat penandaan jalan yang berlubang
Hal ini dilakukan karena saat ini banyak lubang yang membahayakan pengguna jalan raya, apalagi ketika saat hujan turun,lubang tersebut tergenang air sehingga tidak tampak.
Menurut R (namanya tidak mau di sebutkan) warga pungging saat kami wawancarai "kemarin ada pengendara yang jatuh kisaran 3 orang secara bergantian bahkan ada yg terluka parah akibat terbentur aspal" lanjutnya, di sini sering mas orang yang jatuh saat bersepeda motor akibat tidak tau kalau jalan nya banyak yang bolong (berlubang).
Mereka berharap agar jalan yang rusak segera di perbaiki oleh Dinas terkait agar kecelakaan tidak lagi menghantui pengendara roda-2 khususnya
Maka kami dari tim RELANTAS ISN saat mendengar dan mendapat keluhan dari masyarakat setempat maka kami (RELANTAS ) akan menyampaikan aspirasi masyarakat Dinas PU NASIONAL agar segera mendapat respon dan jalan yang rusak bisa segera di perbaiki – Hasan-Irul sorban
Sebuah jalan yang membentang dari pasar Dlanggu hingga ke pertigaan Pesanggrahan diberi nama Jalan Mayjen Soemadi. Siapakah dia hingga namanya diabadikan seperti seorang pahlawan ?Menurut informasi, Soemadi adalah pejuang yang lahir di wilayah Kutorejo. Rumah tempat kelahirannya masih ada dan terjaga hingga saat ini. Selain rumah dan nama jalan yang dikaitkan dengannya, beberapa monumen juga dibuat untuk mengenang perjuangannya. Salah satu monumen itu dinamakan Monumen Kompi Macan Putih yang terbuat dari batu hitam di barat Kutorejo.Nama Soemadi mulai dikenal ketika terjadi restrukturisasi TNI pada tahun 1948. Kompi Soemadi tergabung dalam Batalyon Soenandar yang bermarkas di Kediri. Pada waktu agresi militer Belanda ke-2, Kompi Soemadi ditugaskan menjaga PLTA di Mendalan Kasembon. Dia diperintahkan untuk menghancurkan instalasi listrik terbesar di Jawa Timur tersebut jika tidak bisa dipertahankan dari serangan musuh.Tanggal 21 Desember 1948 Belanda menyerang Mendalan. Sesuai dengan intruksi, pasukan Soemadi menyalakan 10 bom yang total berkekuatan 250 kg. Bom itu memang tidak bisa menghancurkan keseluruhan, tetapi akibat ledakan itu Belanda tidak bisa menguasai Mendalan secara utuh. Empat hari kemudian, tanggal 25 Desember 1949 Kompi Soemadi dan Kompi Mistar mengadakan serangan pada pasukan Belanda yang menjaga mendalan. Pertempuran sengit terjadi antara pejuang dengan pasukan Gajah Merah yang dipimpin Kapten Van De Vries. Serangan itu tidak berhasil merebut Mendalan tetapi mampu menggoyahkan kedudukan lawan. Pasukan tambahan kemudian dikirim oleh Belanda lewat udara. Belanda memperkuat pertahanannya di Mendalan.Sejak itu, kompi Soemadi yang dikenal dengan sebutan Macan Putih sering mengganggu musuhnya. Untuk mengakhiri gangguan itu maka dilakukan operasi militer. Pasukan dengan peralatan tempur tank dan panzer menjepit dari arah Pare, Ngoro dan Kandangan. Letda Moestadjab, komandan peleton andalan Kompi Soemadi gugur dalam peristiwa itu. Dan akhirnya Kompi Soemadi harus mundur dari Mendalan. Arah gerak mundur menuju ke Pacet guna memperkuat pasukan Komando Hayam Wuruk yang berusaha masuk ke Surabaya.Kompi Soemadi sampai ke Desa Padusan dan bermarkas sementara di desa tersebut. Esok harinya pasukan itu sudah menyerang pos Belanda di desa Sajen. Serangan yang menyebabkan beberapa serdadu musuh meninggal. Belanda membalas dengan serangan udara ke Padusan. Bom dijatuhkan dan peluru mitralyur ditembakkan dari pesawat P-51 Mustang. Serma Fakih gugur dan di makamkan di kuburan desa Padusan.Kompi Soemadi kemudian bergerak keluar dari Padusan untuk menghindari serangan susulan. Sampai di pertigaan Pacet, dihadang oleh musuh hingga terjadi tembak menembak di depan SD Pacet. Kompi Soemadi berhasil lolos ke Claket dan selanjutnya bergabung dengan Pasukan Komando Hayam Wuruk di Dlanggu. Kehadiran kompi Soemadi menambah kekuatan pasukan gabungan yang dipimpin oleh Mayor Pamoe Rahardjo tersebut.Pada akhirnya sejarah mencatat Pasukan Komando Hayam Wuruk harus menghadapi serangan besar-besaran. Korban berjatuhan pada kedua belah pihak. Bahkan rakyat sipil juga dikorbankan oleh Belanda sebagai tameng hidup dalam pertempuran sehari semalam pada tanggal 12 Pebruari 1949 itu. Kompi Soemadi kembali lolos dari sergapan dengan menerobos pertahanan musuh di sisi selatan. Kapten Soemadi memimpin anak buahnya kembali masuk ke wilayah Kediri dengan melintas hutan gunung Anjasmoro.Setelah kemerdekaan, Soemadi tetap berkarir di dunia militer. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Korem 083 DSJ Malang. Sempat menjadi Panglima Kodam Mulawarman ketika terjadi operasi militer menumpas Gerakan Komunis Kalimantan Utara. Soemadi mengakhiri karirnya dengan menyandang pangkat Mayor Jendral. Tidak berlebihan jika namanya diabadikan di daerah kelahirannya sebagai nama jalan. Soemadi menjadi pejuang asli Mojokerto yang berhasil meniti jenjang hingga perwira tinggi.Sumber: Serpihan Catatan Ayuhanafiq
Sorbansantri.com- Pertemuan rutin 6 bulan sekali yang selalu dilaksanakan oleh BANSER jajaran Satkoyon PAC Ngoro pada hari Minggu tanggal 17 Januari 2021 pukul 07.00 di Masjid Baiturrahman Dusun Kecapangan Desa Ngoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.
Antusias yang sangat luar biasa dari Sahabat2 <strong><em>BANSER</em></strong>,selain yang hadir 100 Anggota BANSER juga dihadiri Ketua PAC GP Ansor kecamatan Ngoro,Jajaran <strong><em>BANSER</em></strong> Satkorcab Kabupaten Mojokerto juga hadir H. Zawawi Anwar sebagai ketua Ta'mir
Dimana maksud serta tujuan diadakannya pertemuan rutin ini adalah untuk lebih mempererat persaudaraan serta menjalin Silaturahmi <strong><em>BANSER</em></strong> di Jajaran Satkoyon PAC Ngoro. Dalam pertemuan ini juga dilaksanakan Sholawat Nabi dan Istighosah untuk Myasis NU serta Sahabat2 Banser yang sudah dulu meninggalkan kita dikhususkan buat sahabat <strong><em>Ahmad Junaidi </em></strong>yang juga pengurus MWCNU Kecamatan Ngoro.
Pada saat kegiatan tetap menjalankan Protokol kesehatan Covid-19 yaitu 3M (Menjaga jarak - Mencuci tangan dan Memakai masker) - <strong><em>Irul Sorban</em></strong>
Mlirip Jetis,InfokomBanserNU- Pada hari Sabtu, 11 Januari 2020 kegiatan sholawatan yang diadakan di Masjid Sabilul Huda bumi mlirip jetis mojokerto dengan tema BUMI MLIRIP BERSHOLAWAT BERSAMA HABIB MUHAMMAD SYARIF AL HABSY (SOLO), acara yang diadakan di Masjid Sabilul Huda Dsn Clangap Mlirip RowoJd Dsn Clangap Mlirip Jetis tersebut berlangsung hidmat dan semarak.
Dengan pengamanan banser mojokerto dalam acara Sholawat tersebut sukses dilaksanakan dengan hadirnya warga dari berbagai penjuru Jawa Timur. Suasana malam minggu disaat itu jadi mempunyai warna tersendiri di Bumi Mlirip Jetis Mojokerto. Meriah dengan gema sholawat yang merdu yang merupakan Seni Islam dan harus dipertahankan.
BUMI MLIRIP BERSHOLAWAT
BUMI MLIRIP BERSHOLAWAT
BUMI MLIRIP BERSHOLAWAT
Warga sekitar juga berperan aktif sebelum diadakannya acara tersebut, mulai dari persiapan, pembuatan kue, tempat, dan lain-lain. Aktivitas warga dengan harapan suksesnya acara tersebut mulai terlihat sejak hari Rabu sebelum acara BERSHOLAWAT BERSAMA HABIB MUHAMMAD SYARIF AL HABSY di laksanakan.
Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan sukses semoga mendapat safaat NABI MUHAMMAD SAW dengan lantunan SHOLAWAT, kata, salah satu pengunjung acara BUMI MLIRIP BERSHOLAWAT BERSAMA HABIB MUHAMMAD SYARIF AL HABSY. (mochamad nurul huda DTD Jatirejo )
Pertemuan saat ini itu penting.. Komunikasi itu penting… apa lagi yang kita komunikasikan adalah hal hal yang positif maka hasilnya akan positif juga maka, jangan sepelekan undangan rapat sekecil apapun. Karena dari rapat itu kita bisa berkomunikasi dengan baik. Jangan sampai kita memendam unek unek tanpa dikomunikasikan supaya tidak ada keburukan ditubuh NU terutama di tubuh pemuda NU. Mari berinovasi, berkreasi, karena… Allah sudah memberi kita kebebasan berfikir dan berkarya. Itu yang dikatakan ” KETUA PC GP ANSOR KABUPATEN MOJOKERTO, GUS ALI MOHAMAD NASIH ” pada pertemuan infokom Banser Mojokerto yang diadakan Minggu, 12 Januari 2020.
Beliau menyayangkan kegiatan banser jarang termuat media dan diketahui masyarakat luas. misalnya jika ada kegiatan-kegiatan pengajian atau acara yang diadakan NU, itu yang terexpost Acaranya, alangkah baiknya jika berita kegiatan tersebut ada nama peranan banser disitu. Jadi pentingnya Infokom sebagai ujung tombak informasi untuk disebarkan dimasyarakat.
Gus Ali Mohamad Nasih juga menyinggung Perlengkapan masing-masing biro itu harus tersedia peralatan sbg sarana kegiatan seperti HT buat komunikasi, Ambulance untuk Banser Tanggap Bencana ( BAGANA ), dan lain-lain.
KETUA PC GP ANSOR KABUPATEN MOJOKERTO, GUS ALI MOHAMAD NASIH
Ada empat (4) point penting dari pertemuan yang diadakan di Pondok Pesantren Al Istiqomah Mojo karang Dlanggu Mojokerto.
Pentingnya Komunikasi itu memecah kebuntuan masalah.
Inovasi. Masing-masing biro itu harus melakukan inovasi, misal ambulans. Helm buat BALANTAS, meskipun itu tidak ada PO dalam kebanseran.
Kreativitas, misal perlengkapan tas khusus buat pengobatan. misal penulisan berita terutama judul dalam berita.
Satu Komando. disesegerakan ada pertemuan rapat kasatkoryon kabiro Kasatkorcab untuk mengkoordinasikan jadwal dan tugas. Dan rapinya dalam organisasi menuju Satu Komando..
BIRO INFOKOM DAN KASATKORCAB BANSER MOJOKERTO
PERWAKILAN BALANTAS BANSER MOJOKERTO
GUS ALI DAN NDAN SOCHIB
Acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan Biro dan Satsus Banser Mojokerto. Tampak hadir juga KASATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO H. MOH YUNUS DAN MOH. SHOCIB WAKIL KEPALA SATKORCAB BANSER KAB. MOJOKERTO. Beliau juga menginstruksikan Jika ada undangan atau kegiatan bersamaan antara PC dan PAC, yang harus didahulukan adalah kegiatan PC dan ijin ke KASATKORYON kalau ada kegiatan di PC. beliau yakin bahwa yang hadir disini adalah militan dan siap membantu Diklatsus di Mojokerto yang InsyaAlloh dilaksanakan Tanggal 9 10 11 12 april 2020 . Dan pertemuan masing-masing BIRO ingin dilaksanakan Minimal 1 bulan sekali untuk membahas kegiatan dan dilaporkan ke Infokom Banser Mojokerto.
InfokomBanserNU-Sabtu, 11 Januari 2020 Pukul : 23.00 WIB. Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto, Evakuasi Sarang Lebah di Dusun Wonokerto Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Berdasar informasi dari warga setempat tentang adanya sarang lebah yang diduga jenis tawon vespa ( nama lokalnya Tawon Ndas ). Keberadaan lebah tersebut dinilai meresahkan warga sekitar.
LPBI-NU dan bagana kab mojokerto
evakuasi tawon ndas
sarang tawon ndas
Dengan menggunakan alat tradisional, Relawan LPBI-NU Kab. Mojokerto bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto melakukan evakuasi sarang lebah. Alhamdulillah proses evakuasi tersebut berjalan lancar dan tidak ada KERUGIAN Jiwa Material. KONDISI MUTAKHIR Sarang lebah sudah berhasil dievakuasi dengan PETUGAS DI LAPANGAN
LPBI-NU Kabupaten Mojokerto.
Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Mojokerto.
Warga setempat.
Aslinya, tawon ini punya habitat di hutan dataran rendah. Namun hutan makin berkurang karena pembangunan oleh manusia. Akibatnya tawon Vespa membuat sarang di atap rumah-rumah dan hidup terlalu dekat dengan manusia. Risiko disengat pun menjadi meningkat. Karena hewan sosial, tawon Vespa juga bisa menyerang berkelompok.
“Sarangnya banyak di bangunan permukiman. Penyebabnya, habitat aslinya hutan dataran rendah terus berkurang karena pembangunan. Kemampuan bertahan dengan berbagai jenis makanan memungkinkan tawon Vespa bisa memiliki habitat baru membuat sarang di bangunan-bangunan,” kata warga.
Sengatan tawon Vespa menimbulkan bengkak. Jika terjadi sengatan dalam jumlah banyak akan menimbulkan anafilaksis, organ bisa rusak dalam hitungan hari. Racun tawon vespa itu racunnya bisa mematikan jika tidak cepat ditangani dengan metode yang tepat. Yang fatal adalah jika menyerang limpa dan ginjal.
Rumah Tawon Vespa
“Apabila dua organ itu sudah kena racun, tidak akan berfungsi dengan baik menyaring racun dalam tubuh. Akibatnya, daya tahan tubuh lemah dan, jika racun yang masuk dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan kematian korbannya. Jika disengat, segera periksakan diri ke puskesmas, RS, atau dokter terdekat untuk memastikan tidak berbahaya,” kata dokter.
Untuk pencegahan dan antisipasi, warga harus membersihkan sampah di sekitar pemukiman mereka, jika tidak akan menjadi sumber makanan dan perkembangbiakan tawon Vespa. Tawon Vespa bisa hidup dengan makan serangga dan bangkai di sampah warga.
wp.sorbansantri.com – Alhamdulillah telah dilaksanakan konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokertoh Pada hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021 pukul 19.00-selesai di P.P Roudlotul Qur’an sambilawang,sawoK,Kutorejo – Mojokerto
Dalam konferensi pemilihan Ketua PAC tersebut muncul nama Sahabat Ahmad Syaifudin M.Pd.i (Gus UDIN) sebagai ketua PAC terpilih (petiode 2021-2023) untuk menggantikan sahabat Sholikhudin S.Pd.i
Dalam sambutanya Gus Udin mengatakan “Akan meneruskan program-program PAC yang belum terlaksana,serta akan membawa kinerja Ansor lebih baik kedepannya”
Konferensi terebut selain dihadiri oleh Gus Ali Moh.Nasih sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto,juga dari lembaga lembaga NU lainnya seperti Fatayat,Muslimat,IPNU-IPPNU dan lain-lain.
Harapan dalam Konferensi tersebut adalah menghasilkan Ketua Terpilih yang lebih baik serta bisa mencetak generasi Ansor yang Militan dan berdedikasi tinggi untuk NU dan NKRI. (IRUL – Sorban)
Cyberaswaja.online|DawarBlandong. Masuk Tahun 2020, bersamaan dengan Musim Hujan yang melanda berbagai daerah, di sejumlah desa di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Salah satu daerah yang terdampak banjir diantaranya adalah dusun Balong, Desa Banyulegi. Disini banyak 19 rumah warga terendam banjir setinggi 60 hingga 70 cm. Tak hanya rumah, banjir juga merendam area persawahan yang berada sebagian wilayah kecamatan Dawarblandong. (7/1/2020)
GERAKAN PEMUDA ANSOR, melalui SATUAN KHUSUS BANSER HUSADA (SATSUS BASADA), melakukan BAKSOS kepada warga setempat. Dusun Balong tempatnya, yang terdampak banjir, berada di desa Banyu Legi Kecamatan Dawar.
Foto: Posko Basada di Rumah Warga Dusun Balong“Kegiatan Baksos BASADA ini sifatnya Sosial dari Ansor Banser kepada warga masyarakat sekitar yang terdampak banjir, dengan memberikan bantuan pengobatan” tegas sahabat Sobarudin Kepala SATSUS BASADA Kabupaten Mojokerto. (9/1/2020)
Kegiatan berupa pengobatan diantaranya: Bekam, Tensi Darah, Pijat Refleksi, pengobatan Alternatif, dan sebagainya ini di Mulai pukul 10:00 WIB sampai selesai.
Foto: Tensi Darah warga yangberobat“Kabiro Basada Mojokerto, melaksanakan kegiatan sosial ini dengan biaya pengobatan gratis kepada warga yang berobat hanya infaq seikhlasnya, kita awali pengobatan ini dengan berdo’a bersama begitu selesai kita tutup dengan do’a”. Ungkap Sahabat Alif anggota Basada.
Foto: Pengobatan BEKAMKasatkorcabBanser Mojokerto, H.M.Yunus. Beserta jajarannya Mengapresiasi kegiatan Biro Biro Banser yang ada di Strukturnya tersebut berjalan dengan baik, Melalui Wakilnya menyampaikan.
Foto: Pijat Refleksi dan alternatif“Kita Bersyukur atas Semua Biro Banser yang ada sekarang, sudah terbentuk, berjalan baik. Harapan besar kita memberikan terbaik untuk Organisasi dengan terus Belajar serta Satu Komando Berjuag dibawah bendera NU”. Tegas Sahabat M. Shokib Waka Banser Mojokerto.
Foto: Posko Satsus BasadaFoto: Salam Biro Basada, Ngopi Kebersamaan
Sorbansantri.com – Yayasan KOPI GLADAK bersama UPZIS MWCNU JETIS menyantuni yatim piatu dan fakir miskin di desa ngabar Jetis Mojokerto pada hari Jum’at jam 16:00wib(25/12/2020) berupa sembako dan amplob berisi uang dengan harapan terjalin hubungan yang baik antara KOPI GLADAK dan UPZIS MWCNU JETIS yang sama sama menginginkan memberi kemanfaatan kepada yatim piatu dan fakir miskin
Acara di kemas secara sederhana setelah pengurus dari kedua belah pihak dan anak yatim piatu serta fakir miskin berkumpul acara di mulai dan bersamaan dengan melantunkan sholawat pembagian sembako dan uang di bagikan.
Pengurus UPZIS MWCNU JETIS ustadz MAHMUD BUKHORI mengatakan “santunan yatim piatu dan fakir miskin kami lakukan setiap bulan keliling di tiap desa sekecamatan Jetis dan bulan ini kami bekerja sama dengan KOPI GLADAK sebagai salah satu yayasan yang juga sering melakukan kegiatan yang sama”
Dari pengurus KOPI GLADAK Gus SUPANGAT saat di wawancarai team sorban santri menyatakan sangat senang karena dari yatim piatu non panti serta fakir miskin yang biasa di santuni oleh KOPI GLADAK bulan ini mendapatkan bantuan lebih banyak dari biasanya, beliau juga mengharapkan bantuan yang di berikan meskipun tidak begitu seberapa bisa meringankan beban mereka.(Dikin sorban)
sorbansntri.com –Kamis, 30 Desember 2020 tepatnya sebelum malam tahun baru PSNU Pencak Silat Nahdlatul Ulama Mojokerto mengadakan acara dengan tema KEMAH PERSAHABATAN PAGAR NUSA. Yang dihadiri oleh seluruh perwakilan dari setiap ranting kabupaten Mojokerto.
Lokasi kemah ini di daerah sendi tempat wisata masyarakat hukum adat sendi Pacet Mojokerto. Acara kemah ini meliputi beberapa rangkaian acara pukul 15.00-18.00. Cek in peserta 18.00-20.00 wib. kemudian dilanjutkan dengan berbagai acara yang lain diantaranya adalah pembukaan , menyanyikan lagu Indonesia raya,ya ahlal Wathon, sholawat Pagar Nusa.khataman Al Qur’an 30 juz , pembacaan rotibul Haddad, dll.
Hadir juga dalam acara ini pimpinan Pagar Nusa mojokerto H. Budi,dan Gus Anwar dari Jombang Gus Muhtar yang juga dari Jombang juga dihadiri seluruh ketua PAC Pagar Nusa se Mojokerto. Di akhir acara di tampilkan atraksi sabung. Dan acara di tutup pada pukul 11.00 wib di hari berikutnya 31. Desember 2020.
Dalam dalam sambutannya Pimpinan Pagar Nusa menyampaikan, agar Pagar Nusa mojokerto senantiasa menjaga silaturahmi,mempererat persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu isu yang memecah belah persatuan bangsa. (rosyid sorban)