Tag: sorbansantri

  • JIHAD ngaJI aHADan LDNU KAB. MOJOKERTO

    JIHAD ngaJI aHADan LDNU KAB. MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama’ yang berperan sebagai pelaksana kebijakan Nahdlatul Ulama’khususnya yang berkaitan dengan bidang dakwah yang menganut faham ahlussunnah wal jamaah Kab. Mojokerto, menyelenggarakan acara JIHAD (ngaJIaHADan) di Masjid “Riyadlus Sholikhin” Dusun Paras Desa Kembang Belor Kec. Pacet Kab. Mojokerto.

    Acara JIHAD tersebut dihadiri 1600 Jama’ah serta tamu Undangan yang berasal dari Kabupaten Mojokerto. Satkoryon Banser Pacet menurunkan 20 an BALANTAS dalam acara yang digelar di Masjid “Riyadlus Sholikhin” Paras Kembang Belor.

    SORBANSANTRI.COM
    Pelaksanaan apel satkoryon Banser Pacet sebelum kegiatan pelayanan dan pengamanan

    Adapun kajian yang diperoleh dalam acara pengajian ahadan (JIHAD) adalah:

    1. Ibadah adalah merupakan buahnya ilmu dan faedahnya umur.
    2. Ibadah tampa dengan ilmu mardudun ( di tolak) sedangkan umur tampa di gunakan untuk ibadah tidak ada manfaatnya.
    3. Ibadah merupakan sarana seseorang menjadi kekasihnya Allah.
    4. Ciri seseorang yg mulia dan agung di sisi Allah adalah rajin beribadah
    5. Hidup yang selalu pasrah kepada Allah akan senantiasa tenang.
    6. Sebagai manusia syariatnya tetap berusaha dan ihtiyar walaupun pada hakekatnya semua kehendak Allah. Contoh orang yg sakit tetap berusaha berobat untuk sembuh tapi ingat bukan obat atau dokder yg membuat sembuh melaikan Allah swt.
    7. Tidak semua doa yg kita panjatkan di kabulkan Allah di dunia , tapi yakin semua akan di tetimakan kelak di akhetat. Seandainya semua doa manusia di ijabah sekaligus yakin kehidupan manusia akan rusak dan hancur.

    Semoga kegiatan LDNU dalam acara Ngaji Ahadan (JIHAD) dapat istiqomah dan menjadi sumber ilmu serta silaturrokhim antar jama’ah dan kiai di Kabupaten Mojokerto. Aamiin Ya Robbal’alamiin… (abi SORBAN)

  • BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    BERIKAN APRESIASI IJTIMA ULAMA KE-IV, PKS TERNYATA MENDUKUNG AGENDA KHILAFAH

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada dasarnya memiliki ideologi yang mirip dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212. Mereka sama-sama setuju dengan konsep NKRI Bersyariah, yang notabene implementasi paham khilafah.

    Keyakinan bahwa PKS memiliki agenda yang sama dapat dilihat dari apresiasinya pada rekomendasi Ijtima Ulama ke-IV yang digelar oleh PA 212.

    Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Presiden PKS, Sohibul Iman. Ia menaruh hormat atas terselenggaranya Ijtima Ulama yang ke-IV berikut dengan hasilnya.

    Dengan apresiasi tersebut, PKS sebenarnya sedang mencitrakan dirinya sebagai pendukung setia agenda ‘ulama’ versi mereka. Hal ini agar mereka mendapatkan dukungan suara dari PA 212 dan para kroni-kroninya pada Pemilu mendatang.

    Dengan bergabung, mereka berada di barisan yang sama untuk membenci pemerintahan Presiden Jokowi. PKS jelas ingin merangkul dan bekerja sama dengan para penyelenggara Ijtima Ulama, seperti PA 212, FPI dan HTI.

    Tujuan mereka bergabung itu hanya satu, yaitu demi menjatuhkan pemerintah dan mendirikan agenda mereka untuk menegakkan khilafah di Indonesia.

    Di sisi lain, apresiasi PKS di atas juga merupakan wujud nyata dukungan mereka agar ditegakkannya khilafah. Karena Ijtima Ulama ke-IV lalu sepakat untuk mewujudkan NKRI Bersyariah, atau kata lain, khilafah islamiyah.

    Inilah mengapa kita semakin hilang hormat kepada PKS. Mereka kini telah mengasong agenda khilafah dengan politik menebarkan propaganda, kebencian dan fitnah. (abi sorban)

    Jangan mau tertipu!

  • SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS AGENDAKAN LATIHAN GABUNGAN DI TIAP-TIAP PAC

    SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS AGENDAKAN LATIHAN GABUNGAN DI TIAP-TIAP PAC

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Semakin maraknya penyakit moral merupakan BENCANA NON ALAM dan sebagai warga yang cinta akan budaya dan negara maka, SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS mengadakan Latihan Gabungan antara BANSER HUSADA (BASADA) dan BADAN ANSOR ANTI NARKOBA (BANAAR) dengan harapan akan adanya peningkatan kualitas dan kemampuan dalam menanggapi keadaan sekarang dan masa depan.

    Kegiatan tersebut bisa berjalan dengan sangat baik sampai tingkat PAC karena koordinasi yang baik antara SATKORCAB KAB. BANYUMAS dengan Pemerintahan setempat dalam hal ini KECAMATAN sehingga semua agenda dalam kegiatan LATBER (latihan bersama) sukses di laksanakan.

    SORBANSANTRI.COM
    SMA MAARIF NU 1 KEMRANJEN Desa Sirau Kec Kemranjen Banyumas

    Harapan seluruh anggota yang mewakili dari setiap satkoryon sadar betul degan kondisi pandemi covid 19. Dan untuk BANAAR bisa menyadari bahaya narkoba dan selalu koordinasi degan pihak terkait untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

    Untuk masalah lokasi kegiatan, SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS memilih tempat-tempat pendidikan agar muncul sinergi yang baik antara sekolah dan BANSER, yang mana sekarang ini sudah menjamur sekolah-sekolah yang sudah terpapar faham khilafah dengan tujuan mengganti sistem bernegara.

    Waktu dan pelaksanaan Latihan Gabungan ini sudah teragendakan dengan sistem pembagian zona di satkorcab banser kab. banyumas.

    1. ZONA 1 Ahad, 30 Agustus 2020, untuk PAC/SATKORYON : lumbir, wangon, jatilawang dan rawalo yang bertempatkan SMP Diponegoro 5 Wangon.
    2. ZONA 2 Ahad, 6 September 2020, PAC/SATKORYON : Kebase, Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak yang bertempatkan di SMA MA’ARIF NU Kemranjen.
    3. ZONA 3 Ahad, 13 September 2020, PAC/SATKORYON : Somagede, Banyumas, Kalibagor yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Kalibagor.
    4. ZONA 4 Ahad, 20 September 2020, PAC/SATKORYON : Sokaraja, Kembaran, Sumbang, Baturaden, yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Kembaran.
    5. ZONA 5 Ahad, 27 September 2020, PAC/SATKORYON : pwt utara, pwt timur, pwt selatan, pwt barat, dan Patikraja yang bertempatkan di PAC/SATKORYON Patikraja.
    6. ZONA 6 Ahad, 4 Oktober 2020, PAC/SATKORYON : Kedungbanteng, Karanglewas, Cilongok dan Purwojati yang bertempatkan di MTs MA’ARIF NU 2 CILONGOK.
    7. ZONA 7 Ahad 11 Oktober 2020, PAC?SATKORYON : Ajibarang, pekuncen, dan gumelar yang bertempatkan di SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG.

    Appresiasi yang sangat bagus buat SATKORCAB BANSER KAB. BANYUMAS, tetap semangat, 1 komando, istiqomah dalam berkhidmat pada Ahlussunnah wal Jama’ah NU setia dan menjaga NKRI. (sholeh)

  • CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    CARAKA MALAM DTD BANSER DI GONDANG MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kali ini PC GP Ansor Kab. Mojokerto mengadakan DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang pertamakali diadakan dimasa Pademi covid-19. tepatnya di Dusun Pamotan Desa Bening Kecamatan Gondang Kab. Mojokerto. Sebanyak 77 peserta dan 8 perwakilan banser mojokerto kota yang ikut dalam DTD ( DIKLATSAR + PKD) yang berasal dari berbagai daerah.

    Diklat Ansor Banser yang di mulai Hari Jum’at – Minggu, Tanggal 4 – 6 September 2020 itu menanamkan materi-materi dasar yang ada di kegiatan Ansor dan Banser seperti Keaswajaan, Keansoran, kebanseran, baris berbaris, lalulintas, dan penanganan bencana yang diharapkan jadi bekal awal sebagai Ansor dan Banser.

    Caraka malam yang diadakan di Hari Minggu dini hari itu dimulai pukul 00.00 wib sampai 06.00 wib dengan rute jalan dari Dusun Sukomangu Dusun Wewe Dusun Bening Dusun Urung-urung, dusun Bacem, Dusun Pamotan dan terakhir Balai Desa Bening. Dalam kegiatan caraka malam, fokus berfikir, mental dan kekuatan peserta benar-benar diuji setelah mendapatkan materi dan pelatihan yang dimulai sejak pertamakali dimulai.

    perwakilan satsus BASADA ( banser husada ), BALANTAS (banser lalulintas),BAGANA (banser tanggap bencana) hadir dan siap mengawal dalam acara caraka malam yang diadakan saat DTD gondang. Dengan permulaan Apel dan Intruksi dari Kasatkorcab Banser Mojokerto H. Moh Yunus dan Ketua GP Ansor Kab. Mojokerto Gus Ali Muhammad Nasih, semua personil mendengarkan dengan seksama agar acara caraka malam tersebut bisa dilaksanakan dengan baik. (abi sorban)

  • MILAD DAN TEMU ALUMNI PP. FATCHUL ULUM PACET MOJOKERTO

    MILAD DAN TEMU ALUMNI PP. FATCHUL ULUM PACET MOJOKERTO

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Minggu, 6 September 2020. Pondok Pesantren Fatchul Ulum Pacet Mojokerto mengadakan acara MILAD yang ke 32 dan Temu Alumni ke 24 yang di hadiri oleh Santri dan 1000 lebih Alumni Pondok Pesantren Fatchul Ulum yang berasal dari berbagai berbagai wilayah di Indonesia khususnya Pulau Jawa.

    Dalam acara yang diadakan sejak pukul 07.00 wib sampai 19.00 wib tersebut, mengundang mbah khusen ilyas dari mojokerto dan Hj Nurul Hidayati dari pasuruan. yang dalam mauidhloh khasanah mengedepankan manfaat silaturrokhim.

    Dengan adanya milad yang selalu diadakan oleh Pondok Pesantren Fatchul Ulum Pacet Mojokerto ini diharapkan agar bisa menambah persaudaraan sesama alumni dan berharap semoga wabah pandemi covid-19 ini segera berakhir, kata Gus Lutfi Hakim selaku Ketua Panitia dalam acara tersebut yang tergabung dalam wadah PAFU (Persatuan Alumni Fatchul Ulum) dan Ketua Rijalul Ansor Kab. Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    KASATKORYON BANSER PACET, MOH HASAN ASY’ARI DAN KETUA RIJALUL ANSOR GUS LUTFI HAKIM

    Koordinasi Satkoryon Banser Pacet dalam kegiatan pelayanan dan melindungi, kali ini melibatkan Satuan Khusus BALANTAS (banser lalulintas) Kec. Pacet dan menurunkan 12 Personil dalam kegiatan Milad ke 32 dan Temu Alumni ke 24 tersebut. (abi sorban)

  • Rayakan Malam Asyuro, IPNU-IPPNU Kota Surakarta Gandeng Majelis Raudlatul Muhibbin dan Asyiqul Jannah

    Rayakan Malam Asyuro, IPNU-IPPNU Kota Surakarta Gandeng Majelis Raudlatul Muhibbin dan Asyiqul Jannah

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-
    IPNU dan IPPNU Surakarta di bawah pimpinan Gus Faiz Asykarullah dan Rekanita Siti Al Huda menggandeng beberapa majelis taklim pada 28 Agustus 2020 guna mengadakan Perayaan Asyuro atau 10 Muharram.

    Adapun majelis yang digandeng antara lain Majelis Ta’lim Raudlatul Muhibbin Solo di bawah asuhan Gus Mustain Nasoha Al Hafidz dan Majelis Asyiqul Jannah di bawah Asuhan Maulana Habib Reza bin Muhdor Assegaf. Selain kedua majelis itu, pada perayaan kali ini juga turut hadir perwakilan majelis At Tasnim Solo dan Majelis Dalail Khoirot Sukoharjo.

    Kegiatan yang diadakan di rumah Rekan Rahmad Al Bazar yang merupakan pengurus IPNU Surakarta ini berjalan cukup meriah.

    Acara dimulai dengan Maulid Akbar yang dipimpin oleh Maulana Habib Reza bin Muhdor Assegaf dan Gus Faiz Asykarullah. Setelah itu acara dilanjutkan santunan anak Yatim. Ada sekitar 20 anak yang yatim yang disantuni.

    Setelah acara selesai, dilanjutkan pengajian umum yang diisi oleh Gus Mustain Nasoha.

    Dalam Ceramahnya Gus Mustain Nasoha mengajak hadirin untuk merenungi kejadian-kejadian yang ada pada 10 Muharram.

    1. Tobatnya Nabi Adam ‘alaihissalam kepada Allah SWT atas dosa-dosanya. 

    Nabi Adam a.s. diampuni dan diterima taubatnya setelah memakan buah yang mirip buah khuldi. Karena hal itu, NAbi Adam a.s.dihukum oleh Allah  SAW. dan diturunkan ke muka Bumi. Beliau kemudian menyadari kesalahannya dan bertaubat selama bertahun-tahun lamanya.

    1. Nabi Idris ‘alaihissalam diangkat ke tempat yang lebih tinggi.

    Pada tanggal 10 Muharram, Nabi Idris a.s.memperoleh derajat yang luhur. Beliau dibawa ke langit karena sifatnya yang selalu berbelas kasihan kepada sesamanya.

    1. Nabi Musa ‘alaihissalam dianugerahi Kitab Taurat.

    Saat berada di bukit Thursina (Sinai) dan diselamatkan dari pasukan Fir`aun saat menyeberangi Laut Merah, Nabi Musa a.s.beserta umatnya mendapat kemenangan dan keselamatan dari Allah SWT. Selain itu, Allah juga memberikan anugerah berupa kitab Taurat kepada Nabi Musa.

    1. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam sebagai khalilullah atau kekasih Allah SWT

    Pada 10 Muharram, Nabi Ibrahim a.s. dituduh menghancurkan berhala di tempat pemujaan Namrud dan dilemparkan ke dalam api yang menyala dan berkobar. Namun, beliau terhindar dari siksaan raja Namrud atas seizin Allah SWT.

    1. Berlabuhnya kapal Nabi Nuh ‘alaihissalam di Bukit Zuhdi dengan selamat

    Nabi Nuh a.s. turun dari perahu penyelamat bersama umatnya yang beriman, serta terhindar dari air bah dan taufan yang dasyat.

    1. Nabi Yusuf ‘alaihissalam dibebaskan dari penjara mesir karena fitnah

    Saat Nabi Yusuf a.s.remaja, wajahnya yang sangat tampan telah membuat istri majikannya yang bernama Zulaikha terpikat, dan ia lalu membuat rencana untuk memperdaya dan menjerumuskan Nabi Yusuf As. ke dalam perbuatan zina.

    Saat itulah beliau memohon pertolongan kepada Allah dari keburukan dan tipu-daya. Allah SWT pun mengabulkan dengan memberikan pertolongan:

     

    قَالَ رَبِّ السِّجۡنُ اَحَبُّ اِلَىَّ مِمَّا يَدۡعُوۡنَنِىۡۤ اِلَيۡهِ‌ۚ وَاِلَّا تَصۡرِفۡ عَنِّىۡ كَيۡدَهُنَّ اَصۡبُ اِلَيۡهِنَّ وَاَكُنۡ مِّنَ الۡجٰهِلِيۡنَ‏

     

    “Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang yang bodoh.” (QS. Yusuf: 33).

    1. Pertemuan Nabi Yakub ‘alaihissalam dengan putranya Yusuf.

    Berkumpulnya Nabi Yusuf dan Ya’qub setelah berpisah 40 tahun juga terjadi pada 10 Muharram. Pada waktu itu, Nabi Yakub juga mendapat anugerah lainnya, yakni disembuhkan dari kebutaan.

    1. Nabi Yunus ‘alaihissalam selamat dan berhasil keluar dari perut ikan.

    Pada hari Asyura Allah SWT mengabulkan permohonan Nabi Yunus dengan menyelamatkan beliau dari perut ikan nun (jenis ikan yang sangat besar).

    1. Kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman ‘alaihissalam.

    Pada 10 Muharram Allah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman a.s. setelah dintakan hilang.

    Dikisahkan Nabi Sulaiman memerangi raja kafir dan anak perempuan dari raja kafir itu dinikahi. Karena istrinya selalu rindu kepada ayahnya, istrinya memohon kepada Nabi Sulaiman untuk dibuatkan patung yang menyerupai ayahnya.

    Ternyata istri Nabi Sulaiman menyembah patung ayahnya di luar pengetahuan Nabi Sulaiman. Karena itulah istrinya kemudian diikuti oleh setan.

    Suatu ketika pada saat berwudu, Nabi Sulaiman memiliki cincin sakti yang tidak boleh dibawa ke kamar mandi sehingga dititipkan kepada istrinya. ternyata itu bukan istrinya melainkan setan yang menyamar sebagai istri Nabi Sulaiman.

    Oleh karena jimat Nabi Sulaiman adalah cincin, hilanglah sebagian kekuatannya.

     

    1. Nabi Isa ‘alaihissalam diangkat ke langit

    Allah mengangkat Nabi Isa a.s.ke langit pada 10 Muharram di mana Allah telah menukarkan Nabi Isa a.s. dengan Yahuza. Ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Isa a.s. dari kekejaman kaum Bani Israil

     

    Gus Mustain juga menukil dari Kitab Ianatut Thalibin tentang amalan-amalan yang dianjurkan pada 10 Muharram.

    1. Puasa hari ‘Asyura yaitu tanggal 10 Muharram.

    Faedahnya : diampuni dosa-dosanya setahun yang sudah lewat, dan diberi pahala puasa satu tahun.

    Rasulullah ketika ditanyai tentang pahala puasa hari ‘Asyura Beliau menjawab :

     

    ( Menghapus dosa-dosa satu tahun  yang sudah lewat ) يكفر السنة الماضية

     

    فمن صام يوم عاشوراء فكأنما صام الدهر كله، وهو صوم الانبياء

     

    Artinya : Barang siapa yang berpuasa pada hari ‘Asyura, maka pahalanya seperti puasa satu tahun.

     

    Dan disunahkan pula melakukan puasa tasu’a yaitu tanggal 9 Muharram, hal ini supaya tidak sama dengan orang Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

     

    Rasulullah bersabda :

     

    صموا التاسع والعاشر ولا تسبهوا باليهودي

     

    Artinya : Berpuasalah kalia semua pada tanggal Sembilan dan sepuluh (muharram) dan janganlah kalian semua menyerupai orang Yahudi.

    1. Membaca   حسبنا الله ونعم الوكيل نعم المول ونعم النصير 70 x setelah itu membaca do’a  Astura’ setelah shalat maghrib .

     

    1. Menghidupkan malam ‘Asyura dengan beribadah

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن أحيا ليلة عاشوراء بالعبادة فكأنما عبد الله تعالى مثل عبادة أهل السموات السبع

    Artinya : Barng siapa yang menghidupkan malam ‘Asyura dengan beribadah, maka orang tersebut beribadah seperti ibadahnya ahli langit tujuh (Para Malaikat).

     

    1. Melakukan shalat sunah 4 rakaat, yang faedahnya untuk melebur dosa salama 50 tahun.

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن صلى فيه أربع ركعات يقرأ في كل ركعة الحمد لله مرة، وقل هو الله أحد، إحدى وخمسين مرة، غفر الله له ذنوب خمسين عاما

     

    Artinya : Barang siapa shalat didalamnya (‘Asyura) empat rakaat pada tiap-tiap rakaat membaca surat al Fatihah 1x, dan surat al Ikhlas 51x, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya selama 50 tahun.

    1. Mandi pada hari ‘Asyura dengan niat tolak balak untuk mencegah berbagai macam penyakit.

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن اغتسل وتطهر يوم عاشوراء لم يمرض في سنته إلا مرض الموت

    Artinya : Barang siapa mandi dan berwudhu’ pada hari ‘Asyura, maka tidak akan sakit pada tahun itu. Kecuali sakit yang mengakibatkan kematian.

    1. Berbuat baik pada anak yatim

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن مسح فيه على رأس يتيم أو أحسن إليه فكأنما أحسن إلى أيتام ولد آدم كله

    Artinya : Barng siapa mengusap kepala anak yatim pada hari ‘Asyura atau berbuat baik padanya, maka seperti berbuat baik kepada semua anak yatim.

    1. Bersodaqoh pada hari ‘Asyura

     

    Rasulullah  SAW. bersabda :

    ومن تصدق فيه بصدقة فكأنما لم يرد سائل قط

    Artinya : Barang siapa bersodaqoh pada hari ‘Asyura, maka (pahalanya) seperti tidak menolak orang yang meminta semuanya.

    Masih banyak lagi amalan yang lain kata beliau.

    Kegiatan ditutup doa bersama oleh salah satu pengurus dari Jajaran Syuriyah PCNU Surakarta sekaligus Penasihat Majelis Raudlatul Muhibbin Solo yaitu Kyai Moh. Zainal Abidin, S.Kom.I. ( LBM PCNU Surakarta)

  • TERKENAL DEKAT DENGAN SEMUA GOLONGAN, MANAQIB K.H. ABDUL WAHHAB SIDDIQ PERLU DITELADANI

    TERKENAL DEKAT DENGAN SEMUA GOLONGAN, MANAQIB K.H. ABDUL WAHHAB SIDDIQ PERLU DITELADANI

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- LBM PCNU Surakarta pada Ahad, 30 Agustus 2020 mengadakan Haul K.H. Abdul Wahab Siddiq. Acara tersebut digelar bersamaan dengan rutinan musyawarah Kubro ke-2 LBM pada bulan ini.

    Ulama Solo yang terkenal sebagai Ahli Fikih ini memiliki nama kecil Abdurrahman Ad-Dakhil. Karena sering sakit, orang tuanya menggantinya dengan nama Abdul Wahab Siddiq. Ulama kelahiran Demak inis sejak kecil hidup di tengah Kota Demak. Beliau adalah putra Kiai Muhammad Siddiq yang masyhur sebagai ulama yang sabar.

    Beberapa tetangganya menuturkan bahwa hampir tidak pernah ada pertengkaran dalam keluarga Kiai Muhamad Siddiq. Bahkan, anak-anaknya pun rukun, sabar, dan hampir tidak pernah marah. Maka dari itu, dikatakan oleh seorang kiai di Demak bahwa Kiai Muhammad Siddiq ini adalah salah satu Wali Allah Swt.

    K.H. Abdul Wahhab Siddiq menghabiskan waktu kecilnya belajar kepada K.H. R. Muhammad putra K.H. Mahfudz At Tarmasi, seorang ulama Jawa yang aktif dalam percaturan pemikiran ulama-ulama Timur Tengah pada abad ke-18 Masehi. Waktu kecilnya dihabiskan mengkaji Al-Quran dan Kitab-Kitab salaf di Pondok Pesantren Bustanu ‘Usysyaqil Qur’an (BUQ) di Kota Demak.

    Tidak puas menimba ilmu, Kiai yang kondang dan dikenal sebagai Macan LBM Solo ini melanjutkan pengembaraan ilmunya ke Pondok Pesantren Krapyak di bawah asuhan K.H. Ali Maksum Krapyak. Disanalah beliau banyak mengkaji Kitab-Kitab Besar para Ulama Salaf.

    Di Krapyak, Beliau memperdalam Al-Quran dan Kitab-Kitab Kuning kepada Rais Aam PBNU ini. Mbah Kiai Wahhab selama di Krapyak dijuluki Wahhab Al Khottot karena Ahli Khot atau Kaligrafi. Yang dikemudian hari keahlian Khot ini menurun kepada putra keduanya H. Ahmad Syakir Wahhab. Adapun keahlian Arsitekturnya menurun kepada putra ke 5 nya H. Fattah Wahhab.

    Selama di Krapyak, beliau juga mendalami Ilmu Syariah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (saat itu PTAIN Yogyakarta ). Salah satu teman akrabnya di Krapyak adalah K.H. Mustofa Bisri (Gus Mus). Maka tidak heran ketika Mbah Wahhab meninggal, Gus Mus mengatakan merasa sangat kehilangan teman akrab yang ahli ilmu dari Kepatihan, Solo ini.

    Masih dalam usia muda beliau menjadi Pegawai Negari di Kementerian Agama. Setelah itu, Tingginya Akhlak, mulianya budi pekerti serta kealiman belaiau, membuat banyak Kyai ingin mengambil menantu. Akhirnya hati beliau memilh Siti Aisyah sebagai pendamping hidup beliau. Ibu Nyai Siti Aisyah adalah putri KH. Abdul Jalal dan Ibu Nyai Siti Marfu’ah yang saat itu merupakan Aktifis Muslimat NU Surakarta.

    Tidak berhenti di sini. Walaupun sudah menikah, hausnya mencari ilmu tidak turun. Beliau melanjutkan mencari ilmu dengan belajar ke Timur Tengah, tepatnya di Fakultas Syariah, Universitas Islam Madinah.

    Oleh karena itu, putra pertamanya, H. Muhammad Aminuddin, lahir di Madinah. Ketika belajar di UIM, beliau merupakan kakak kelas dari K.H. Maftuh Batsumi menteri Agama RI periode 2004-2009.

    Kegemaran beliau membaca Kitab membuat rumahnya penuh dengan Kitab-kitab besar. Rumah beliau bagaikan perpustakaan ilmu yang sangat lengkap.

    Sepulang dari Timur Tengah, beliau berkhidmat di LBM NU Surakarta bersama K.H. Mudzakir, K.H. Abdurrohim, K.H. Daimul Ihsan, dan kiai-kiai yang lain.

    Di akhir masa jabatannya beliau menjabat sebagai Syuriyah dan Mustasyar di PCNU Surakarta. Selain itu, beliau juga berkhidmat menjadi Rektor UNU Surakarta.

    Kiai yang satu ini terkenal dekat dengan berbagai golongan. Beliau akrab dengan Pengurus Muhammadiyah, Syarikat Islam, bahkan nonmuslim. Maka, tidak mengherankan ketika beliau meninggal dunia yang hadir melayat berasal dari berbagai golongan dan agama.

    Semangat beliau mengisi diberbagai Majelis Taklim dan Nahdlatul Ulama di Solo Raya ini, tidak membuatnya lupa berkarya. Beliau menulis beberapa Buku dan Kitab anatara lain Majmu’atu Ayatil Qur’an fil Aqidah ( Berisi Kumpulan Ayat-Ayat Quran tentang Aqidah dan Tauhid ), Majmu’atu Ayatil Qur’an fil Akhlak ( Berisi Kumpulan Ayat-Ayat Quran tentang Akhlak ), dan Kitab kitab lainnya.

    Kyai yang juga juga ahli dibidang Ilmu Falaq ini juga menyusun Jadwal Shalat, Syuruq dan Imsakiyyah tahunan untuk wilayah Solo dan Sekitarnya. Maha karya dalam Ilmu Falak ini masih dipakai sampai sekarang. Beliau juga membuat Kompas arah Kiblat dan uniknya hampir semua desain tempat wudlu yang beliau buat menghadap kearah kiblat.

    Kyai yang hatinya selalu tertambat kepada masjid ini mengampu beberapa masjid di Solo antara lain Masjid Jami’ Al Fatih, Masjid Jami’ Ummu Umar dan Langgar Sawunggaling.

    Kiai dengan 6 anak dan Imam Masjid AL Fatih Kepatihan Wetan Solo ini berpulang ke rahmatullah pada usia 83 tahun karena sakit Ahad, 9 April 2016 pukul 09.05 WIB. Almarhum dimakamkan di Makam Barisan Ulama bersama Ulama lainnya di Soloraya.

    Ketua LBM PCNU Surakarta, Kiai Ahmad Muhamad Mustain Nasoha yang akrab dipanggil Gus Mustain ini berharap agar para pengurus  LBM PCNU Surakarta di masa sekarang bisa meniru semangat beliau menimba ilmu dan berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Menurutnya, sikap moderat atau tawasut Shohibul Haul sangat diperlukan di zaman sekarang ini. ( LBM PCNU Surakarta )

  • PCNU CILACAP GALAKKAN KARTANU ( KARTU WARGA NU) TAHAP AWAL

    PCNU CILACAP GALAKKAN KARTANU ( KARTU WARGA NU) TAHAP AWAL

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Sabtu (5/09) Pelaksanaan Bimbingan Teknis sensus NU dan Kartanu tahap pertama yang dilakukan oleh tim sensus PCNU Cilacap.
    Bertempat di sekretariat MWC NU kecamatan Cipari yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari pengurus ranting NU dan operator ranting.

    Sosialisasi Sistem informasi sensus NU dan launching pencetakan Kartanu tahap awal di kecamatan Cipari.
    Setelah kegiatan ini selesai, diharapkan masing-masing operator ranting untuk segera melaksanakan tugas dan tanggungjawab nya untuk mendata warga NU dimasing-masing wilayah. (red)

    Ayo..
    Sukseskan Program sensus warga NU dan Kartanu !!
    Pastikan kamu sekeluarga terdaftar sebagai warga NU !!

    Allahumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad.

    Follow: @nu_cilacap
    Kunjungi: www.pcnucilacap.com

    #kartanu #sensusnu #nucilacap #pcnucilacap #NU #Nahdlatululama #nahdliyin #nahdliyinonline #nahdliyinnusantara #cilacaphits #infocilacap #cilacap #ulamaaswaja #Kiai #Ulama #IslamNusantara #infocilacap #kyainu #infokiyai #ngapak #mutiara #dakwah #dakwahislam #sorbansantri

  • PENDIRI GP ANSOR

    PENDIRI GP ANSOR

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- KH Ahyat Halimy atau Abah Yat merupakan ulama kharismatik pendiri Laskar Hizbullah yang dimiliki Kota Mojokerto. Beliau berjasa besar dalam perjuangan melawan tentara sekutu yang akan kembali menjajah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    Kiai kharismatik asli Kota Mojokerto ini lahir tahun 1918 dari pasangan Hj Marfu’ah dan H Abdul Halim. Dia menjadi yatim sejak di dalam kandungan. Sang ibu merupakan pengusaha batik yang sukses pada masanya. Ahyat kecil menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Miji.

    Setelah lulus yang sekarang menjadi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Miji 1, Ahyat kecil melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Kabupaten Jombang. Beliau sempat diajar langsung oleh tokoh pendiri NU yang juga pendiri Pesantren Tebuireng, KH Hasyim Asy’ari dan putranya KH Wahid Hasyim.

    Tak hanya menjadi santri, Abah Yat juga menjadi teman diskusi ayah Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tersebut. Ini lantaran usainya hanya hampir sama. Abah Yat juga menuntut ilmu dari KH Romly di Rejoso, Peterongan Jombang.

    Yazid Qohar dalam bukunya ‘Berjuang Tanpa Akhir-KH Ahyat Halimy’ mengungkap, jika Ahyat kecil dikenal sebagai santri yang disiplin. Perilakunya sopan, suka menolong santri yang lain. Beliau lulus dari pesantren tahun tahun 1938.

    Abah Yat mendirikan Ansoru Nahdlatoel Oelama (ANO) yang sekarang bernama Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Organisasi ini dia bangun bersama teman-temannya. Antara lain M Thoyib, M Thohir, Sholeh Rusman, Aslan, Mansur Solikhi dan Munasir.

    ANO saat itu dibentuk untuk membantu seluruh kegiatan dan program NU. Pada saat bersamaan, Abah Yat juga menjabat Sekretaris Tanfidziyah NU Mojokerto di usia yang baru menginjak 20 tahun. Beliau juga dipercaya menjadi Ketua GP Ansor periode 1940-1942.

    Tahun 1941, Abah Yat menikah dengan Badriyah, putri KH Moh Hisyam asal Desa Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Perjuangan Abah Yat dimulai saat tentara Jepang masuk ke Mojokerto tahun 1943. Abah Yat bersama temannya Mansur Solikhi menggalang gerakan GP Ansor.

    Gerakan GP Ansor tersebut dibentuk untuk melucuti senjata pegawai Pemerintah Hindia Belanda melawan kedatangan pasukan Nippon yang membuat rakyat sengsara saat itu. bersama teman-temannya, yaitu KH Suhud, Ahmad Yatim dan Mulyadi, beliau membentuk Laskar Hizbullah.

    Seluruh anggota GP Ansor digerakkan untuk masuk ke Laskar Hizbullah. Tak lebih dari satu bulan, Laskar Hizbullah Mojokerto membentuk dua batalyon. Batalyon pertama dipimpin Mansur Solikhi, batalyon ke dua dipimpin Munasir. Sementara Abah Yat menjadi Komandan Kompi IV di bawah batalyon Munasir.

    Seluruh senjata pasukan ini dari merampas milik pasukan dan pegawai Hindia Belanda serta dari tentara Jepang setelah mereka menyerah kepada Sekutu. Pada 20 Oktober 1945, tentara sekutu di bawah komando Jendral AWS Mallaby mendarat di Tanjung Perak, Kota Surabaya.

    Enam hari kemudian sekutu mendaratkan pasukannya di Kota Pahlawan dengan jumlah lebih besar. Saat resolusi jihad telah dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari 10 November 1945, seluruh personil Laskar Hizbullah Mojokerto berangkat ke Surabaya untuk berperang mempertahankan kemerdekaan RI.

    Selama pertempuran mempertahankan kemerdekaan, Abah Yat bertugas khusus mengawal Laskar Sabilillah. Laskar ini terdiri dari para ulama dan tokoh NU. Abah Yat lebih banyak masuk ke medan perang untuk menyampaikan perintah dari mabes Hizbullah dan Sabilillah.

    Perang saat itu meluas sampai ke Mojokerto. Ketika terjadi penyergapan Tentara Rakjat Djelata, gabungan laskar-laskar rakyat yang menghadang gerakan sekutu di Pacet, Mojokerto, Ahyat Halimy terlibat dalam pertempuran yang sengit.

    Setelah perang berakhir, Abah Yat mendirikan pesantren mulai 29 April 1964. Surau di Jalan Miji (sekarang Jalan KH Wahid Hasyim) No.38 milik ayahnya, beliau bangun menjadi Pondok Pesantren (ponpes) Sabilul Muttaqin. Pesantren ini bertahan sampai sekarang.

    Selain itu, Abah Yat juga mendirikan sejumlah lembaga pendidikan di Kota Mojokerto. Abah Yat dimakamkan di Jalan KH Wachid Hasyim No 41, Kota Mojokerto berada di antara asrama santri Ponpes Sabilul Muttaqin.

    Kagem Beliau, Al fatihah… (MUHAMMAD MUHALLIL)

  • Ayah Bolehkah Aku Jadi Banser ?

    Ayah Bolehkah Aku Jadi Banser ?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Banser itu.. Nggak seperti orang biasa nak.
    Jangan dulu mimpi jadi Banser, kalo kamu masih takut disakiti.
    Jangan ingin jadi banser, kalo masih takut difitnah.
    Jangan ngarep jadi banser, kalo masih takut kehilangan waktu bersama keluarga yg kamu cinta.

    Banser itu kadang ga boleh sakit, supaya bisa tetap ada untuk sesama.
    Banser harus tahan ngantuk, agar orang lain bisa tidur lebih nyenyak.
    Banser harus makan seadanya karena nggak ada bayarannya.
    Banser harus siap menyabung nyawa bela agama, bangsa dan negerinya.
    Dalam darah Banser itu mengalir jiwa ksatria sejak perang kemerdekaan hingga revolusi 65.
    Walopun setelah merdeka mereka digencet segencet-gencetnya, mereka tak pernah menyerah.
    Tak kenal lelah dan keluh kesah..
    Sekali melangkah pantang menyerah..

    Lalu mengapa ayah jadi Banser?

    Karena Ayah berharap, amal ibadah ayah yg sedikit dan jauh dari sempurna ini, Bisa ditambal dengan khidmat kepada ulama, agama dan bangsa.
    Jangan lupa nak, Indonesia adalah warisan perjuangan para Ulama yang harus dijaga, hubbul wathon minal iman, dan itu harus dibuktikan.

    Kapan Ayah pensiun jadi Banser?

    Banser itu panggilan jiwa Nak,
    Sekalipun ayah nanti berhenti memakai seragam Banser, bila Agama dan negara memanggil, ayah akan kembali ke tengah-tengah mereka.

    Berapa sih gaji banser Ayah?

    Gaji ayah adalah melihatmu tetap sehat dan tersenyum karena Ayah hanya punya sedikit waktu menemanimu.
    Gaji Ayah adalah melihat orang yang ayah tolong tersenyum.
    Gaji ayah adalah melihat para Ulama tersenyum dan berdoa Smoga Allah Ridho dan Rasul menyafa’ati kita semua.
    Tidak ada yang lebih berharga dari itu.

    Kalo Ayah terus menolong orang lain siapa yang menolong Ayah?

    Allah SWT Nak, Kanjeng Nabi Saw. doa para Ulama, doa kamu dan orang yang ayah tolong adalah obat dan penguat kesehatan Ayah

    Nak, Bila kamu nanti besar, jadilah orang yang berguna, nggak harus jadi Banser.
    Tapi kalo kamu mau jadi Banser, jagalah niatmu, kesehatanmu, kewajibanmu dan jagalah sumpah setiamu.
    Ayah pasti bangga padamu.. (abi SORBAN)