Tag: sorbansantri

  • HANYA NU YANG LEBIH INDAH DI MADURA

    HANYA NU YANG LEBIH INDAH DI MADURA

    Infokom Banser NU-

    Oleh : Abdul Kholik
    Ketua Umum PIN

    Siapa yang tidak kenal dengan Madura daerah penghasil garam terbesar di Indonesia yang menyimpan sejuta pesona dengan sejarah-sejarahnya yang melegenda yang akan selalu dikenang sepanjang masa. Masyarakatnya hidup damai saling berdampingan dalam bingkai kasih sayang yang dikenal religius taat beragama, cintanya kepada ulama melebihi cintanya kepada dirinya sendiri. Apapun perintah ulama pasti akan langsung ditaati sebab orang madura sangat terkenal dengan balas budinya, jika ada orang yang baik kepadanya pasti akan dibalas dengan lebih baik maka tak heran jika penghormatannya kepada ulama begitu besar sebab berkat ulama mereka bisa merasakan manisnya nikmat Iman, mengenal Tuhannya Allah Swt dan Nabinya Muhammad Saw suatu kenikmatan yang tiada tara.

    Banyak ulama besar yang berasal dari tanah Madura, diantaranya ada satu nama besar yang sudah sangat familier di telinga orang Indonesia bahkan sampai di luar negeri sana yaitu KH. Muhammad Kholil atau yang lebih dikenal dengan nama Syaikhona Kholil atau Mbah Kholil Icon ulama kebanggaan Madura, bahkan ketika orang mengucapkan Madura maka pikiran akan terlintas kepada nama besar Syikhona Kholil. Beliau adalah seorang ulama yang kharismatik dengan keilmuannya yang sangat dalam. Hidupnya yang sederhana serta sifatnya yang santun, arif dan bijaksana menjadikannya panutan bagi masyarakat Madura dan siapapun yang berguru kepadanya.

    Melalui didikannya lahir tokoh-tokoh besar yang telah mengharumkan nama baik Indonesia hingga level dunia seperti KH. Hasyim Asyari dan KH. Wahhab Hasbullah yang merupakan pendiri ormas Islam terbesar di dunia yaitu NU maka sangatlah tepat jika Syaikhona Kholil dijuluki sebagai guru besar NU. Tanpanya NU tidak akan ada, karenanya NU bisa berdiri tegak hingga saat ini dan kemanfaataannya telah banyak dirasakan oleh umat.

    Maka sangat disayangkan jika ada orang Madura yang tidak cinta kepada NU itu berarti menandakan bahwa dirinya tidaklah bangga dengan Syaikhona Kholil dan karakter Maduranya yang dikenal cinta dan taat kepada ulama telah luntur. Namun penulis yakin tidak ada orang Madura yang seperti itu, semuanya adalah NU dan tidak akan pernah menyisahkan ruang untuk yang lainnya kecuali NU karena hanya NU lah yang mempunyai kenangan indah dengan Madura melalui karomah Syaikhona Kholil.

    #PIN_PejuangIslamNusantara

    (post uwais alqorni aljawi)

  • Generasi Muda NU Kab. Karawang bersilaturrahmi dengan Al-Mukarom Sayyid Seif Alwi

    Generasi Muda NU Kab. Karawang bersilaturrahmi dengan Al-Mukarom Sayyid Seif Alwi

    Infokom Banser NU- Generasi Muda NU Kab. Karawang telah bersilaturrahmi dengan Al-Mukarom Sayyid Seif Alwi (Pimp. Majelis Ahbaburrosul Indonesia)
    Beliau menyampaikan agar Generasi Muda NU bisa lebih merangkul rekan-rekan pelajar dan mahasiswa terutama orang-orang yang masih mau mengaji untuk ikut meramaikan konten-konten positif dari Generasi Muda NU dan alhamdulillah beliau juga bersedia menjadi Penasehat Generasi Muda NU Kab. Karawang.
    Semoga Generasi Muda NU bisa mengemban amanat dari para Ulama NU dan jajaran struktural NU yang merupakan Guru kami dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama.

    Karawang , 26 Desember 2019

    Majelis Ahbaburrosul Indonesia
    Jl. Baladewa, Perumnas Bumi Teluk Jambe Blok NQ 16 Karawang.

    #GenerasiMudaNU
    #GenerasiMudaNU_Karawang
    #Ahbaburrosul_Indonesia

    (post Muhammad Abduh)

  • Pengajian Bersama Ketua-ketua Ormas di Kantor PCNU Tasikmalaya

    Pengajian Bersama Ketua-ketua Ormas di Kantor PCNU Tasikmalaya

    Infokom Banser NU- Ketua-Ketua Ormas Islam di Kabupaten Tasikmalaya berkumpul di Kantor PCNU Kab. Tasikmalaya. Ada dari Muhammadiyah, Persis, PUI dan dari FPI. Pada kesempatan itu para sesepuh dan Ketua Ketua Ormas ini sepakat untuk melaksanakan pengajian bersama dengan tausyiah langsung oleh Ketua MUI Kab. Tasikmalaya, Mustasyat PCNU Kab. Tasikmalaya sekaligus Pengasuh Ponpes Sukahideng, KH. Ii Abduk Basith.

    Dan hari ini buah dari pertemuan itu sedang dilaksanakan di Masjid Agung Kab. Tasikmalaya di Bojongkoneng. Sesuai dengan hasil rapat dan atas perintah para sesepuh dan para Ketua, Banser ditunjuk sebagai Koordinator pengamanan.

    Dan hari ini juga, untuk pertama kalinya di Kab. Tasikmalaya Ansor, Banser, Pemuda Muhammadiyah, Kokam, Pemuda PUI, Brigade PUI, Pemuda Persis, Brigade Persis dan Laskar FPI berkumpul dalam satu acara. Bahu membahu mengatur dan mengamankan acara.

    (post. salman al arobi)

  • WAHABI SALAFI dan CELANA CINGKRANG

    WAHABI SALAFI dan CELANA CINGKRANG

    cyberaswaja.online-

    Sunah Memakai Celana Cingkrang Hasil Metode Qiyas / Dalil Umum

    Ikhwan Salafi yang menghukumi Sunah memakai celana cingkrang adalah dari hasil Qiyas pada hadis larangan Isbal (memanjangkan pakaian di bawah mata kaki) maupun keumuman hadis larangan isbal pada pakaian. Sebab tidak ditemukan dalil hadis bahwa Rasulullah pernah memakai celana apalagi penjelasan celana beliau di atas mata kaki.

    ﻓﻼ ﻳﺘﺠﻪ اﻟﻘﻮﻝ ﺑﻨﺪﺏ ﻟﺒﺲ اﻟﺴﺮاﻭﻳﻞ ﺣﻴﻨﺌﺬ ﻷﻧﻪ ﺣﻜﻢ ﺷﺮﻋﻲ ﻻ ﻳﺜﺒﺖ ﺇﻻ ﺑﺤﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﺃﻭ ﺣﺴﻦ

    Dengan demikian tidak dapat diterima pendapat yang menghukumi Sunah memakai celana. Sebab hal itu adalah hukum syariat yang tidak dapat ditetapkan kecuali dengan hadis Sahih atau Hasan (Faidl Al Qadir 1/109)

    Sementara hadis yang melarang isbal adalah teks berupa izar. Izar adalah pakaian yang dikenakan di tubuh bagian bawah. Dalam kitab-kitab hadis celana memiliki bahasa sendiri yakni Sirwal (jamak Sarawil). Sementara Sirwal ini tidak masuk dalam teks hadis larangan isbal (memanjangkan pakaian melebihi mata kaki). Berikut adalah hadisnya:

    ﻋَﻦْ ﺳَﺎﻟِﻢِ ﺑْﻦِ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﻠَّﻪِ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻴﻪِ، ﻋَﻦِ اﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ: «اﻹِْﺳْﺒَﺎﻝُ ﻓِﻲ اﻹِْﺯَاﺭِ، ﻭَاﻟْﻘَﻤِﻴﺺِ، ﻭاﻟﻌﻤﺎﻣﺔ، ﻣَﻦْ ﺟَﺮَّ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺧُﻴَﻼَءَ، ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻈُﺮِ اﻟﻠَّﻪُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻳَﻮْﻡَ اﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ»

    Dari Salim, dari ayahnya Abdullah, dari Nabi shalallahu alaihi wasallam, bersabda: “Isbal terdapat dalam pakaian bagian bawah tubuh, gamis dan surban. Barangsiapa menjulurkan ketiganya ke bawah mata kaki secara sombong maka Allah tidak akan melihat kepadanya -dengan rahmatNya- di hari kiamat” (HR Abu Dawud)

    Selain izar dikategorikan dalam anjuran diangkat di atas mata kaki adalah berdasarkan keumuman hadis atau Qiyas. Al Hafidz Ibnu Hajar berkata:

    وَقَالَ الطَّبَرِيُّ : إِنَّمَا وَرَدَ الْخَبَر بِلَفْظِ الْإِزَار لِأَنَّ أَكْثَر النَّاس فِي عَهْده كَانُوا يَلْبَسُونَ الْإِزَار وَالْأَرْدِيَة ، فَلَمَّا لَبِسَ النَّاس الْقَمِيص وَالدَّرَارِيع كَانَ حُكْمهَا حُكْ

    (Muhammad Abduh)

  • Pesan Gus Muwafiq agar menjaga Jargon

    Pesan Gus Muwafiq agar menjaga Jargon

    Kiyai Haji Muwaffiq beliau pernah mondok di Langitan, Ploso, Lirboyo dll.
    Pemikiran beliau sangat moderat, beliau berpesan agar Ahlus Sunnah waljamaah tetap kita jadikan Jargon agar tdk dipakai oleh Orang lain, karena kelompok intoleran kini gemar memakai istilah tsb.
    Beliau dg Fasih menyampaikan Nadzom2 yg terkadang kita sudah lupa utk menghafalnya, beliau dg fasih menyampaikan:

    لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰـهَ مُطْـلَقًا أَبَدًا *
    وَمَا تَثـَائَبَ أَصْـلاً فِىْ مَدَى الزَّمَنِ

    مِنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرَبْ وَمَـا وَقَعَتْ *
    ذُبَابَةٌ أَبَـدًا فِى جِسْمِـهِ الْحَسَنِ

    بِخَلْـفِهِ كَأَمَـامٍ رُؤْيَةٌ ثَـــبَتَتْ *
    وَلَا يُرٰى أَثْـرُ بَوْلٍ مِـنْهُ فِيْ عَلَنِ

    وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَـمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ *
    وَلَايَرٰى ظِـلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَـطِنِ

    كَـتْفَاهُ قَدْ عَلَـتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا *
    عِنْـدَ الْوِلَادَةِ صِـفْ يَا ذَا بِمُخْتَتَنِ

    هَذِه الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أٰمِنًا*
    مِنْ شَرِّ نَـارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِـنْ مِحَنِ

    beliau fasih mengutip nadzom Alfiyah bab mubtada’ khobar :

    ورفعـوا مـبتدأ بالابتـدا #
    كذاك رفع خـبـر بالمـبتـدا

    والخبر الجزء المتم الفائـده #
    كـالله بـر الأيادي شـاهـده

    Jadi orang2 yg selalu nyinyir dan membuat narasi jahat pada Ulama2 NU , mereka punya Narasi Jahat terhadap NU.
    NU adalah benteng Indonesia, Siapapun yg ingin mennghancurkan Indonesia maka mereka terlebih dahulu berhadapan dg NU.

    Salam NKRI

  • Hukum Tangan Mayit Disedekapkan Atau Dibiarkan Lurus

    Hukum Tangan Mayit Disedekapkan Atau Dibiarkan Lurus

    cyberaswaja.online- Tangan Mayit Disedekapkan Atau Dibiarkan Lurus?

    Dalam madzhab Syafi’i keduanya sama-sama diperbolehkan. Syekh Khotib Asy-Syirbini berkata:

    ﻭَﻫَﻞْ ﺗُﺠْﻌَﻞُ ﻳَﺪَاﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺻَﺪْﺭِﻩِ اﻟْﻴُﻤْﻨَﻰ ﻋَﻠَﻰ اﻟْﻴُﺴْﺮَﻯ ﺃَﻭْ ﻳُﺮْﺳَﻼَﻥِ ﻓِﻲ ﺟَﻨْﺒِﻪِ؟ ﻻَ ﻧَﻘْﻞَ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ، ﻓَﻜُﻞٌّ ﻣِﻦْ ﺫَﻟِﻚَ ﺣَﺴَﻦٌ ﻣﺤﺼﻞ ﻟِﻠْﻐَﺮَﺽِ

    Apakah kedua tangannya mayit diletakkan di atas dadanya -tangan kanan di atas tangan kirinya- atau dilepaskan keduanya di sisi tubuhnya? Tidak ada dalil khusus dalam masalah ini. Dua-duanya bagus, sudah sesuai tujuan (Mughni Al-Muhtaj 2/18)

    Perhatikan penjelasan yang obyektif dari ulama terdahulu kita, tidak ada yang disalahkan. Bandingkan dengan gambar di bawah ini (dari Salafi) yang mengatakan bahwa tangan mayit sedekap tidak ada dalilnya. Padahal kedua tangan mayit dilepas pun juga tidak ada dalil secara khusus

    Dalam hal ini kita tetap mengikuti ulama dan kyai kita sejak dulu, yakni tangan jenazah disedekapkan di dadanya. Dalam madzhab Hambali dijelaskan:

    ﻗَﺎﻝَ اﺑْﻦُ ﻋَﻘِﻴﻞٍ: ﻻَ ﻳﻨﺒﻐﻲ اﻟْﺨُﺮُﻭﺝُ ﻣِﻦْ ﻋَﺎﺩَاﺕِ اﻟﻨَّﺎﺱِ ﻣُﺮَاﻋَﺎﺓً ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﺗَﺄْﻟِﻴﻔًﺎ ﻟِﻘُﻠُﻮﺑِﻬِﻢْ، ﺇﻻَّ ﻓِﻲ اﻟْﺤَﺮَاﻡِ

    Ibnu Aqil berkata: “Tidak dianjurkan meninggalkan kebiasaan masyarakat -untuk menjaga hubungan baik dengan mereka dan menentramkan hati mereka- kecuali dalam perbuatan yang haram” (Mathalib Uli an-Nuha 1/351)

    Belum kita jumpai dalil yang mengharamkan meletakkan tangan dengan cara sedekap di atas dada jenazah. Jadi tetap boleh diamalkan.

    (Direktur Aswaja Center NU Jatim)

  • PELANTIKAN PR GP ANSOR Mulyoharjo Masa Khidmat 2019 – 2021

    PELANTIKAN PR GP ANSOR Mulyoharjo Masa Khidmat 2019 – 2021

    Mulyoharjo cyberaswaja.online- Selamat dan Sukses GP Ansor Ranting Mulyoharjo
    Semoga selalu bisa mengemban amanah dengan baik, bermanfaat, dan bisa memberi konstribusi positif pada Masyarakat lingkungan sekitar, Amiin.

    Melihat potensi Rijalul Ansor di Mulyoharjo, harapannya Semoga kedepan setiap ranting punya rutinan ngaji bersama warga dan yg memberi tausiyah kader Ansor sendiri, Insyaallah Jepara akan aman dr paham kelompok lain, kita tidak kekurangan dai-dai NU sendiri… Kader-kader kita akan maju dan bermanfaat, ujar Ketua PC GP Ansor Jepara H. Syamsul Anwar, (red.abdul hakim)

  • Puisi Riyanto Sosok Pemuda Banser NU yang Jadi Pahlawan Orang-Orang Kristen

    Puisi Riyanto Sosok Pemuda Banser NU yang Jadi Pahlawan Orang-Orang Kristen

    cyberaswaja.online– Sedih. ..

    Kamu terbunuh bukan di masjid kawan..
    Tapi di gereja..
    Bukan untuk muslim..
    Tapi untuk kristian..
    Bukan dg panji teriakan takbir
    Tapi menjaga penggema lagu lagu gereja

    Sedih..
    Karna jarang yg sepertimu..
    Kenapa kamu memilih jalan itu?
    Bagaimana kamu ini..

    Kamu di caci..
    Tapi tak peduli..
    Kamu di benci.. kematianmu jadi ledekan..
    Bagaimana kamu ini..

    Tapi..kawan..

    😓
    Jalan mu yg berbedalah yg membuat perubahan
    Tanpa teriakan, tanpa picingan mata, tanpa rasa takut
    Kamu merdeka untuk menjadikan islammu sbg agama kemanusiaan
    Tanpa belenggu..

    Andai kamu tahu kawan..
    Banyak yg lebih berani darimu, tapi bukan di jalanmu
    Keberanianmu beda, tanpa rantai belenggu pembodohan..

    Darimu aku belajar..
    Agama diciptakan untuk manusia..
    Tak mungkin manusia diciptakan untuk agama..
    Agar sepertimu
    Menjadikan agamamu, sarana untuk memanusiakan saudaramu

    Ahk.. kawan..
    Aku tak melihatmu dari sisi dunia
    Semoga tenang kau disana..
    Selamanya..

    Allahumma..firlahu.. warhamhu..wa afihi..wafu’anhu.
    Amin…  

    (red.rijalul aswaja NU)

    #HubbuWatonMinal_iman
    #RiyantoBanser
    #NahdlatulUlama

  • 12 GOLONGAN MANUSIA YANG DI DOAKAN MALAIKAT

    12 GOLONGAN MANUSIA YANG DI DOAKAN MALAIKAT

    1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
    “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.” (HR. Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

    2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
    “Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’.” (HR. Imam Muslim dariAbu Hurairah, Shahih Muslim 469).

    3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
    “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan.” (Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra’ bin ‘Azib)

    4. Orang yang menyambung shaf shalat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).
    “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu berselawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf.” (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

    5. Para malaikat mengucapkan ‘aamiin‘ ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.
    “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhoollinn, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu.” (HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)

    6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
    “Para malaikat akan selalu berselawat (berdoa) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya,(para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia.’” (HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)

    7. Orang-orang yang melakukan shalat Shubuh dan Ashar secara berjamaah.
    ” Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian merekaberkumpul lagi pada waktu shalat ‘asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat.’” (HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140)

    8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
    “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikatyang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan.’” (HR. Imam Muslim dari Ummud Darda’, Shahih Muslim 2733)

    9. Orang-orang yang berinfak.
    “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil).’” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari1442 dan Shahih Muslim 1010)

    10. Orang yang sedang makan sahur.
    “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah”. (HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

    11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
    “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh.” (HR. Imam Ahmad dari ‘Ali bin Abi Thalib, Al-Musnad no. 754)

    12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
    “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahily)

    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    “Sebenarnya (malaikat – malaikat itu) adalah hamba – hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah – perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang di belakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa’at melainkan kepada orang – orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati – hati karena takut kepada-Nya” (Q.S. Al-Anbiya: ayat 26-28)

    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    “Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan para malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), agar Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al-Ahzab: ayat 43)

    Masya Allah, alangkah bahagianya menjadi orang-orang yang dicintai para malaikat.
    Sebab mendapatkan syafa’at, pertolongan, dan do’anya.

    Wallahu A’lam Bishawab

  • NU Banyak Difitnah Setelah Gus Dur

    NU Banyak Difitnah Setelah Gus Dur

    cyberaswaja.online- Menurut Gus Miek, Gus Dur itu adalah paku buminya NU. Saat Gus Dur masih hidup, tidak ada yang berani ngotak-ngatik NU, kalaupun ada paling cuma satu, yakni penguasa Orde Baru. Bila Gus Dur menunjuk batang hidung seseorang dengan sebutan pengacau, maka orang itu nggak bakal berani melanjutkan aksinya,
    .
    Di masa kepemimpinan Gus Dur, NU berhasil menempatkan dakwah Islam Yang Murni Rahmatan Lil’Alamin, tanpa tindakan destruktif apalagi anarkis. Tahun 1992, ketika Gus Dur melakukan show of power NU menghadapi tekanan rezim orba saat itu, semua wajah dunia tertuju pada Gus Dur. 1 juta lebih manusia berkumpul menggetarkan Jakarta dan dunia.
    .
    Jutaan manusia yang menggetarkan Jakarta itu, dalam barisan ulama terlihat ada KH Kolil Bisri, KH Ilyas Ruhiyat, KH Muslim Rifai Imam Puro, KH Abdullah Faqih Langitan, KH Abdullah Abbas Buntet dan lainnya. Bahkan dari Pesantren Buntet Cirebon konon ikut mengirim ribuan jin ke acara itu, makanya di tengah-tengah lapangan itu terlihat dikosongkan. Di situlah jama’ah jin dari Buntet itu bersimpuh.
    .
    Setelah Gus Dur wafat, para pembenci NU makin mendapat angin segar untuk menghantam NU. Banyak ormas dan aliran yang tidak sejalan dengan khittah NU, menghembuskan fitnah kalau PBNU itu sudah melenceng dari khittah NU. Mereka menghembuskan isu dan fitnah yang memecah-belah.
    .
    Menghadapi ini semua, kita jadi kembali teringat pertemuan antara Gus Dur dan Gus Miek.
    .
    “Gus, sampean itu paku buminya NU. Kelak sepeninggal sampean NU bakal kena fitnah,” kata Gus Miek yang sedang di beranda Langgar makam wali Tambak.
    .
    “Kenapa bisa begitu Gus. Apakah sudah tidak ada lagi para masyayikh yang menjaga NU?” tanya Gus Dur.
    .
    “Bukan karena itu Gus, tapi itu disebabkan dunia sudah di atas kepala warga NU dan banyak orang bodoh yang mencabik NU,” jawab Gus Miek.
    .
    Kemudian kedua tokoh besar NU itu berdo’a dengan khusyu sambil sesekali sesegukan menahan tangis.
    .
    Selesai berdo’a wajah Gus Miek sumeringah sambil mengatakan, “Fitnah yang ditujukan pada NU hanyalah seumur jagung.” Mendengar itu Gus Dur tertawa lepas.

    Gus miek dan Gus Dur
    Al fatehah… (infokom ansor banser nu)