Penulis: Sorban Santri

  • APA MAKSUDNYA CARA CEPAT BELAJAR AGAMA?

    APA MAKSUDNYA CARA CEPAT BELAJAR AGAMA?

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Melihat postingan ini, saya (kyai abdi Kurnia djohan) menduga bahwa penyampai informasi ini tidak membaca kitab Hadits Shahih al-Bukhari, walaupun sering mendaku sebagai pengamal sunnah. Apa pasal? Sebab, di dalam kitab shahih al-Bukhari dimuat hadits tentang tidak terburu-buru di dalam mempelajari ilmu agama atau belajar agama.

    Di sini saya hanya menampilkan sekelumit saja dari Shahih al-Bukhari. Bahwa sejak menerima wahyu surat al-Mudatsir, Rasulullah tidak mendapatkan wahyu selama beberapa bulan. Syaikh Ahmad Khudhori Beik di dalam kitab Nurul Yaqin menulis kira-kira 2 bulan Rasulullah tidak menerima wahyu.

    Rasulullah rindu dengan kedatangan malaikat Jibril alaihissalam. Beliau sangat mengharapkan datangnya wahyu. Di tengah tingginya semangat itu, Allah menegur beliau dengan ayat:

    (لَا تُحَرِّكۡ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعۡجَلَ بِهِۦۤ)

    Jangan engkau (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur’an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.

    [Surat Al-Qiyamah 16]

    Peristiwa turunnya ayat ini diriwayatkan di dalam Shahih al-Bukhari. Sejak turunnya ayat tersebut, Rasulullah menerapkan pola belajar tidak menambah pelajaran kepada para sahabat, sebelum mereka paham 10 ayat. Kabar tentang penerapan pola ini disampaikan oleh Sayyidina Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu.

    Dari situ, kita bisa menarik simpulan bahwa Rasulullah dan para sahabat tidak menerapkan cara cepat di dalam belajar agama. Rasulullah menerapkan sebuah pola yang mendorong umatnya untuk memahami muatan nilai yang terdapat di dalam al-Qur’an, termasuk juga sunnah beliau.

    Pola yang tidak mengutamakan kecepatan di dalam belajar itu pula yang dipahami oleh al-Imam Abdullah bin al-Mubarak yang mengatakan bahwa mempelajari adab lebih didahulukan daripada ilmu. Para ulama salaf menjelaskan bagaimana mereka berjuang selama puluhan tahun untuk memahami adab dan mempelajari ilmu selama beberapa tahun.

    Jadi, belajar agama tidak mengenal istilah cara cepat. Karena akhir dari rangkaian proses mempelajari ilmu agama bukan untuk mendapat sebutan syaikh, kiai, ustadz atau profesor. Tapi, akhir dari proses belajar agama adalah menjadi hamba Allah (abdullah). Dan sebutan itu, nanti Allah sendiri yang menyampaikan ketika semua berjumpa dengan Allah pada hari kiamat. Wallahu a’lam. (ALA_NU)

  • Tokoh Agama Dunia Bingung pada NU

    Tokoh Agama Dunia Bingung pada NU

    SORBANSANTRI.COM
    Syeikh al-Bouthiy dan NU

    SORBAN SANTRI- Ketika KH Aunullah A’la Habib (Gus Aun) ke Yerussalem, Israel saat pertemuan tokoh-tokoh agama di dunia, kemudian ada keheranan dari yang hadir pada pertemuan tersebut.

    Mereka heran kenapa ada organisasi masyarakat Islam modelnya seperti NU. Warganya 90 juta (sekarang 100 juta lebih), punya militer seperti Banser waktu itu 5 juta (sekarang lebih), punya kumpulan pendekar yaitu Pagar Nusa yang jumlahnya jutaan. Tapi tidak pernah mau menguasai atau mengambil alih kepemimpinan di Indonesia. Mereka pun terheran-heran. Mereka heran, apa karena memang NU tidak tahu caranya atau bagaimana.

    Kemudian Gus Aun pun menjelaskan, bahwa orang-orang NU itu adalah murid-murid para ulama yang punya sanad keilmuan yang nyambung kepada Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam.

    Artinya, orang-orang NU belajar kepada ulama tidak pernah diajarkan untuk merebut kekuasaan, menguasai, bughot atau memberontak. Yang diajarkan oleh para kyai-kyai NU adalah bahwa orang-orang NU harus menjadi rahmat dan menebar kemanfaatan dan membantu Indonesia untuk lebih baik. Itu saja. Sekali lagi tidak ada dalam kamus NU untuk kudeta.

    Mereka pun masih belum paham dengan jawaban Gus Aun, dan mereka masih tetap bingung. Sebab, mau dijelaskan bagaimana pun, mereka tetap akan bingung dengan NU.

    Tapi itulah NU. Tidak ada di dunia ini ormas seperti NU yang tidak punya tujuan kudeta. Tidak ada.

    Begitulah NU. Maka bersyukur alhmadulillah karena NU telah dibimbing oleh ulama-ulama dan kiai-kiai yang senantiasa terus istiqamah, berkomitmen untuk NKRI.

    (KH Aunullah A’la Habib)

  • Pelantikan Masa khidmat 2020-2022 Fatayat PCINU Ranting Taichung – Taiwan

    Pelantikan Masa khidmat 2020-2022 Fatayat PCINU Ranting Taichung – Taiwan

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Taiwan, Taichung
    minggu, 14 Juni 2020 Pelantikan Fatayat PCINU Ranting Taichung – Taiwan Oleh Ketua Fatayat pusat Taiwan, Masa khidmat 2020-2022.

    Beserta Pengajian Umum dalam rangka peresmian “Musholla Nahdlatul Ulama” PCINU Taiwan Ranting Taichung, bersama Romo Yai Arif Yudi (Ketua Tanfidziyah PCINU Taiwan).

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Semoga kedepanya PCINU Taiwan bersama Banom banomnya (Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, lazisnu, dls) selalu diberikan kemudahan, kelancaran, kesuksesan dan keberkahan dalam menebarkan Syiar Islam Ahlussunnah Wal Jamaah AnNahdliyah di Negara Taiwan, yang moderat, ramah, santun, dan damai, tetap mengutamakan Adab, Akhlaq, teposeliro dan budipekerti yang baik Ciri khas Budaya Nusantara Indonesia. (RED)

    PCINU Taiwan
    PCINU Taiwan Ranting Taichung
    PCINU Taiwan Ranting Changhua
    PCINU Taiwan Ranting Kaohsiung
    #GenerasiMudaNU
    #GenerasiMudaNUTaiwan

  • Gus Baha’: Agama Itu Dimulai dari Kesenangan

    Gus Baha’: Agama Itu Dimulai dari Kesenangan

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Islam sebagai agama tidak pernah membuat penganutnya merasakan penderitaan. Hanya orang-orang yang tidak taat saja yang merasa gelisah dan menderita. Mereka menjebak dirinya dalam kesulitan, keresahan dan penderitaan. Padahal agama sudah memberi jalan dan ruang yang penuh dengan keceriaan, kenikmatan, ketenangan, bahkan ‘kepuasan’.

    Tidak heran jika Gus Baha’ menyampaikan “Agama itu dimulai dari kesenangan, happy, farah kalau dalam bahasa Arab” Karena Agama sendiri adalah jalan dan ruang yang indah penuh kedamaian. Maka memulainya tentu dengan kesenangan, sebab orang yang beragama melangkah di jalan kemudian masuk di ruang yang terang oleh cahaya kebahagiaan.

    Lebih tegas Gus Baha menghaturkan ayat,

    قُلْ بِفَضْلِ ٱللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا۟ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

    “Katakanlah, Wahai Muhammad, dengan fadhal Allah, anugerah Allah dan rahmat Allah. Kemudian dengan itu kamu harus senang. Sehingga dengan senang kepada Allah dan Rasul itu nikmatnya masyaallah“.

    Siapa yang tidak menginginkan anuegrah dan berharap rahmat Allah? Siapapun pasti menunggu ini semua. Karena ketika seorang hamba mendapatkan anugerah dan merasakan rahmat Allah, dia akan mendapatkan kenikmatan yang tiada tara. Apalagi sampai larut dalam kesenangan kepada Allah dan Rasul-Nya. Sungguh tidak ada apapun yang bisa menandinginya.

    Dawuh Gus Baha’ “Andaikan senang itu bisa ditakar, orang yang sedang tahajjud, menangisi dosanya. Itu senengnya jika dibandingkan dengan orang yang sedang dugem, mesti kalah, mesti senengan sedang tahajjud. Karena orang-orang maksiat itu sebenarnya orang-orang yang susah”

    Ya, sungguh senang tiada kata yang sanggup menjelaskannya, jika seseorang sudah menemukan manisnya beribadah kepada Allah. Dan tidak ada orang yang merasa, kesenangan yang didapatkan dari kemaksiatan menjadi kesenangan yang membuat dirinya bahagia, justru dia gelisah dan susah. Sungguh berbeda antara kesenangan yang dirasakan dari ketaatan dan kemaksiatan.

    Gus Baha’ menggambarkan orang yang shalat tahajjud, “Sementara orang yang tahajjud senengnya sangat terasa dan terus diingat. Semisal tadi malam bagaimana menangisi dosa, menangisi nasib. Kemudian menjadi tenang karena kembali ingat kepada Allah dan Rasul. Itu luar biasa senengnya”

    Alhasil, kunci mendapatkan kesenangan beribadah adalah dimulai dengan rasa senang. Jika sudah dimulai dengan kesenangan, ibadah pun menjadi nyaman dilaksanakan. Kemudian berbuah menjadi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Inilah yang dilakukan oleh para ulama kita.

    Karena para ulama sangat mengerti bahwa agama itu adalah jalan kesenangan, maka memulainya harus dengan rasa senang sehingga merasakan manisnya beribadah. Berbeda dengan orang yang melakukan ibadah karena merasa beban atau sekedar menggugurkan kewajiban. Sehingga bukan dengan rasa kesenangan untuk memulai beribadah, melainkan karena keterpaksaan. Mana bisa orang yang dalam keterpaksaan dan tak ada rasa senang akan merasakan kesenangan. Untuk merasakan senang harus diawali dengan senag juga.

    Sama juga seseorang yang menyampaikan dakwah agama. Ketika ia berdakwah dengan main klaim salah sana sini, ditambah dengan kata yang tidak pantas alias umpatan caci maki, bisa saja dia memulai dakwah agama berdasarkan kebencian bukan kesenangan. Na’udzubillah.

    Disarikan dari ngaji bareng Gus Baha pada link video https://www.youtube.com/watch?v=xj0WuVOLA10

    Semoga kita bisa meneladani orang-orang saleh! (Gus tama)

  • ANSOR BANSER ALABIO KALSEL BERSINERGI MELAKUKAN PENGGALANGAN DANA UNTUK MUSIBAH KEBAKARAN

    ANSOR BANSER ALABIO KALSEL BERSINERGI MELAKUKAN PENGGALANGAN DANA UNTUK MUSIBAH KEBAKARAN

    SORBANSANTRI.COM
    Ansor Banser Alabio

    BANSER SATKORWIL KALIMANTAN SELATAN- Jiwa, semangat, peduli tidak kenal lelah dilakukan oleh Ansor, Banser Balakar (Barisan Ansor Serbaguna Penanggulangan Kebakaran) Cabang Alabio Kalimantan Selatan. Upaya mereka dilakukan dengan cara memberikan motivasi pada warga yang terdampak dan melakukan penggalangan dana untuk warga Desa Banyu Tajun Hulu yang di timpa musibah kebakaran.

    SORBANSANTRI.COM
    Penggalangan dana oleh Ansor Banser Alabio Kalimantan Selatan

     

    Kegiatan penggalangan dana tersebut dilakukan 3 hari yang dimulai dari Tanggal 15-17 Juni 2020 dengan 3 titik lokasi, yaitu Jembatan H.Fakhrudin, Pasar Alabio dan Jalan Desa Sungai Sandung. Dengan harapan agar semua warga dan pengendara ikut apresiasi dengan jalan amal sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama. Dan mudah-mudahan semua dan apa saja yang sudah sahabat Ansor Banser Balakar mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT & mendapat keberkahan.Ungkap M.Said (ketua GP Ansor Alabio).

    SORBANSANTRI.COM SORBANSANTRI.COM

    Dari semua aktivitas dan kegiatan tersebut, tidak luput dari adanya koordinasi yang bagus antara Ketua PC GP Ansor Alabio M.Said dan Kasatkorcab Banser Alabio Rif’at. Dengan harapan kedepan agar marwah dalam berorganisasi yang membawa misi sebagai pasukan penjaga aqidah Ahlussunnah wal jama’ah, dapat apresiasi yang bagus untuk warga, negara dan agama. Sebagai salah satu syiar yang perlu dan harus dijaga.(Gusti FikRa Hidayatullah)

  • Seleksi Ketat Menjadi Guru Agama

    Seleksi Ketat Menjadi Guru Agama

    SORBANSANTRI.COM

    Imam Al-Ghazali berkata:

    ﻭﻗﺪ ﺣﻜﻲ ﻋﻦ ﺑﻌﺾ اﻷﻣﻢ اﻟﺴﺎﻟﻔﺔ ﺃﻧﻬﻢ ﻛﺎﻧﻮا ﻳﺨﺘﺒﺮﻭﻥ اﻟﻤﺘﻌﻠﻢ ﻣﺪﺓ ﻓﻲ ﺃﺧﻼﻗﻪ، ﻓﺈﻥ ﻭﺟﺪﻭا ﻓﻴﻪ ﺧﻠﻘﺎً ﺭﺩّﻳﺎً ﻣﻨﻌﻮﻩ اﻟﺘﻌﻠﻢ ﺃﺷﺪ اﻟﻤﻨﻊ.

    Telah diceritakan dari generasi sebelumnya bahwa mereka menguji para murid selama menjadi pendidik akhlaknya. Jika mereka tidak lulus maka mereka tidak diperkenankan melanjutkan

    ﻭﻗﺎﻟﻮا ﺇﻧﻪ ﻳﺴﺘﻌﻴﻦ ﺑﺎﻟﻌﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﻣﻘﺘﻀﻰ اﻟﺨﻠﻖ اﻟﺮﺩﻱ، ﻓﻴﺼﻴﺮ اﻟﻌﻠﻢ ﺁﻟﺔ ﺷﺮّ ﻓﻲ ﺣﻘﻪ

    Para guru mengatakan: “Ilmu bagi orang yang berakhlak buruk akan menjadi alat berbuat kejelekan baginya”

    ﻭﺇﻥ ﻭﺟﺪﻭﻩ ﻣﻬﺬﺏ اﻷﺧﻼﻕ ﻗﻴﺪﻭﻩ ﻓﻲ ﺩاﺭ اﻟﻌﻠﻢ، ﻭﻋﻠّﻤﻮﻩ ﻭﻣﺎ ﺃﻃﻠﻘﻮﻩ ﻗﺒﻞ اﻻﺳﺘﻜﻤﺎﻝ، ﺧﻴﻔﺔ ﺃﻥ ﻳﻘﺘﺼﺮ ﻋﻠﻰ اﻟﺒﻌﺾ، ﻭﻻ ﺗﻜﻤﻞ ﻧﻔﺴﻪ، ﻓﻴﻔﺴﺪ ﺑﻪ ﺩﻳﻨﻪ ﻭﺩﻳﻦ ﻏﻴﺮﻩ

    Jika mereka memiliki akhlak yang baik maka mereka dikarantina di tempat pendidikan (pesantren), mereka diajari dan tidak dilepaskan (wisuda) sebelum sempurna. Khawatir ilmunya setengah matang dan tidak sempurna bagi dirinya. Maka MEMBAHAYAKAN bagi AGAMANYA dan AGAMA ORANG LAIN.

    ﻭﺑﻬﺬا اﻻﺧﺘﺒﺎﺭ ﻗﻴﻞ: ” ﻧﻌﻮﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﻧﺼﻒ ﻣﺘﻜﻠﻢ ﻭﻧﺼﻒ ﻃﺒﻴﺐ. ﻓﺬﻟﻚ ﻳﻔﺴﺪ اﻟﺪﻳﻦ ﻭﻫﺬا ﻳﻔﺴﺪ اﻟﺤﻴﺎﺓ اﻟﺪﻧﻴﺎ “.

    Oleh karena itu ada ungkapan: “Kami berlindung kepada Allah dari ahli agama yang setengah matang dan dari dokter setengah matang. Yang itu merusak agama dan yang ini merusak kehidupan dunia” (Mizan Al-Amal 1/370)

    Kita tidak menghalangi siapapun untuk berdakwah, untuk berbagi ilmu, mengajak kebaikan dan seterusnya. Tapi bagi mereka yang tidak menjalani pendidikan Agama Islam mulai dari dasar hingga tingkat tertinggi diharapkan untuk sadar diri dalam berfatwa, mengambil hukum dari Al-Qur’an dan Hadis, menentang ulama yang lebih alim dan sebagainya.

    #KHmarufKhozin

  • NU CARE LAZISNU BREBES SANTUNI ANAK YATIM PIATU DAN SERAHKAN KALENG KOIN NU KE EMPAT MWC

    NU CARE LAZISNU BREBES SANTUNI ANAK YATIM PIATU DAN SERAHKAN KALENG KOIN NU KE EMPAT MWC

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – PC NU CARE-LAZISNU Kabupaten Brebes, setelah mendapatkan legalitas dari Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah dan Pengurus Pusat NU CARE-LAZISNU, langsung dan gencar melaksanakan sosialisasi mengenai penggalangan dana Koin NU maupun Infaq dan Shodaqoh dari tingkat MWC NU (Kecamatan), sampai ke tingkat Ranting NU (Desa).

    SORBANSANTRI.COM

    Setelah Kecamatan Tanjung, Banjarharjo, Kersana dan Bulakamba serta Ranting-ranting di dalamnya, NU CARE-LAZISNU Kabupaten Brebes mensosialisasikan Program-program dan materi administrasi pengelolaan dana NU CARE-LAZISNU.

    Melalui acara diawali dg dibacakan tahlil dilanjutkan pembacaan kitab Mafahim yang digelar di gedung MWC Bumiayu dihadiri oleh MWC Tonjong, Bumiayu, Sirampog dan Paguyangan, H. Wahib Isma menyampaikan bahwa dengan adanya koin NU, yang dikelola dan dengan kerjasama yang kuat serta maksimal melalui NU CARE-LAZISNU dari tingkat kabupaten sampai ranting, InsyaAllah warga NU mampu mandiri.

    SORBANSANTRI.COM

    NU CARE-LAZISNU yang memiliki komitmen MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, Amanah dan Profesional), selalu melaksanakan tugas-tugasnya sebaik mungkin dan dengan gerakan yang cepat.

    Apalagi, saat ini kita sedang dilanda pandemi Covid19, khususnya di Kabupaten Brebes juga sedang dilanda siklus Rob tahunan di sebagian besar pantai pesisir Pulau Jawa. Alhamdulillah, NU CARE-LAZISNU selalu turut membantu dalam setiap kejadian bencana dan masyarakat yg terkena musibah.

    SORBANSANTRI.COM

    Bukan berarti pamer, namun saat ini peran NU dianggap perlu untuk ditampilkan sebagai pembuktian komitmen MANTAP. Tidak ada niat dalam hati kita untuk pamer apa lagi ria.

    Selain dihadiri oleh syuriyah dan tanfidz empat MWC di atas, acara tersebut juga dihadiri oleh Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Brebes, yaitu KH. Amin Masyhudi dan H. M. Aqsho selaku Ketua PCNU Kabupaten Brebes.

    Sebelum acara sosialisasi dimulai, dilakukan pentashorufan kepada anak yatim piatu, dan penyerahan Kaleng Koin NU ke masing-masing MWC. Rois Syuriyah KH Amin Mashudi dan Ketua PCNU Brebes H. Aqsho terlihat kompak menghimbau dan menyemangati warga Nahdliyin khususnya yang hadir dalam acara tersebut, untuk turut menyukseskan program Koin NU; dan keduanya juga mengisi ke kaleng Koin NU di tiap MWC yang sudah diserahkan.

    SORBANSANTRI.COM

    Tidak ketinggalan, Gus Sholah yang selaku jajaran Syuriyah PWNU Jawa Tengah juga hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan pesan kepada warga NU yang hadir agar selalu semangat dalam berkhidmat pada Nahdlatul ulama sesuai dengan bidangnya masing masing untuk mewujudkan kemandirian Nahdlatul Ulama.

    Semoga gerak langka PC NU CARE LAZISNU Kab Brebes senantiasa mendapat petunjuk dan Ridlo Allah Subhanahu wataala. Kegiatan ditutup dg doa yg dipimpin oleh Rois Syuriyah PCNU Kab Brebes Romo Kyai Haji Aminudin Mashudi.(PC NU kab. Brebes)

  • Raja Tanpa Istana

    Raja Tanpa Istana

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI – Dalam syair indah ini dijelaskan bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memiliki kekuasaan yang gaib, tidak kasat mata. Secara makna tersirat dalam hadis berikut:

    ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻋُﺮْﻭَﺓُ ﺃَﻱْ ﻗَﻮْﻡِ، ﻭَاﻟﻠَّﻪِ ﻟَﻘَﺪْ ﻭَﻓَﺪْﺕُ ﻋَﻠَﻰ اﻟﻤُﻠُﻮﻙِ، ﻭَﻭَﻓَﺪْﺕُ ﻋَﻠَﻰ ﻗَﻴْﺼَﺮَ، ﻭَﻛِﺴْﺮَﻯ، ﻭَاﻟﻨَّﺠَﺎﺷِﻲِّ، ﻭَاﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻥْ ﺭَﺃَﻳْﺖُ ﻣَﻠِﻜًﺎ ﻗَﻂُّ ﻳُﻌَﻈِّﻤُﻪُ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑُﻪُ ﻣَﺎ ﻳُﻌَﻈِّﻢُ ﺃَﺻْﺤَﺎﺏُ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻣُﺤَﻤَّﺪًا، ﻭَاﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻥْ ﺗَﻨَﺨَّﻢَ ﻧُﺨَﺎﻣَﺔً ﺇِﻻَّ ﻭَﻗَﻌَﺖْ ﻓِﻲ ﻛَﻒِّ ﺭَﺟُﻞٍ ﻣِﻨْﻬُﻢْ، ﻓَﺪَﻟَﻚَ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ﻭَﺟِﻠْﺪَﻩُ، ﻭَﺇِﺫَا ﺃَﻣَﺮَﻫُﻢْ اﺑْﺘَﺪَﺭُﻭا ﺃَﻣْﺮَﻩُ، ﻭَﺇِﺫَا ﺗَﻮَﺿَّﺄَ ﻛَﺎﺩُﻭا ﻳَﻘْﺘَﺘِﻠُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﻭَﺿُﻮﺋِﻪِ، ﻭَﺇِﺫَا ﺗَﻜَﻠَّﻢَ ﺧَﻔَﻀُﻮا ﺃَﺻْﻮَاﺗَﻬُﻢْ ﻋِﻨْﺪَﻩُ، ﻭَﻣَﺎ ﻳُﺤِﺪُّﻭﻥَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ اﻟﻨَّﻈَﺮَ ﺗَﻌْﻈِﻴﻤًﺎ ﻟَﻪُ

    Urwah berkata: Wahai kaumku. Demi Allah. Aku telah bertamu kepada raja-raja. Aku pernah ke Kaisar Romawi, penguasa Persi dan Raja Najjasyi. Demi Allah. Tidak pernah kulihat seorang raja yang diagungkan oleh pengikutnya seperti Muhammad shalallahu alaihi wasallam diangungkan oleh Sahabatnya.

    Demi Allah. Muhammad tidak mengeluarkan dahak kecuali jatuh ke tangan para sahabatnya lalu ia usapkan ke wajah dan kulitnya. Jika Muhammad memerintahkan maka mereka berebut melakukan perintahnya. Jika Muhammad berwudhu’ maka mereka seperti mau perang berebut air wudhu’nya. Jika Muhammad berbicara maka sahabatnya melirihkah suara mereka di dekatnya. Dan mereka tidak ada yang menatap tajam ke arah Muhammad karena mengagungkan Muhammad (HR Bukhari no 2731)(abi SORBAN)

  • Ketua Tanfidziyyah PCNU Brebes, Serahkan Bantuan Untuk Korban ROB AIR LAUT

    Ketua Tanfidziyyah PCNU Brebes, Serahkan Bantuan Untuk Korban ROB AIR LAUT

    SORBANSANTRI.COM

     

    cyberaswaja.online- Ada hikmah dibalik Allah memberikan bala-cobaan, diantaranya adalah makin ditinggikannya derajat seseorang yang telah berhasil melalui ragam cobaan.

    Yah kira-kita begitulah kondisi PCNU Brebes saat ini, setelah kian lama melakukan ikhtiyar penataan kembali sel-sel yang telah lama tertidur dengan ragam pengkaderan, pengaktifan kembali lembaga-lembaga dibawah naugannya hingga penataan MWC sampai tingkat rantingnya, dibawah kepemimpinan Bapak KH. M. Aqsho, kini mulailah nampak betapa PCNU Brebes makin kelihatan kinerjanya, berwibawa dan amat dirasa nampak sumbangsihnya kepada masyarakat Brebes khususnya.

    Hampir semua lembaga dibawah kendali beliau bekerja dengan sungguh-sungguh dengan semangat baru melalui proses panjang, diantaranya LBM, LP Ma’arif, RMI, LDNU, PC NUcare LAZISNU, Aswaja Center NU dan ragam lembaga lainnya.

    Foto dibawah adalah gambaran petapa penataan manajemen PC NUcare LAZISNU Brebes dibawah kendali Bapak H. M. Wahib Isma sudah sesuai dengan amanah yang diberikan pada lembaga yang dipimpinnya.

     

    Walau nilainya tak begitu banyak, semoga sedikit sumbangan yang disalurkan kepada para korban ROB AIR LAUT Desa Randusanga Brebes bisa menjadi tauladan bagi yang lain untuk saling “fastabiqul khoiroot”.

    Tak ketinggalan pula PAC Muslimat Bulakamba ikut andil dalam penggalangan donasi tersebut. Semoga kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan dihari sabtu 13 Juni 2020 pukul 10.00 benar-benar diterima oleh Allah Ta’ala dan bisa bermanfaat bagi para korban, dan semoga para pemberi shodaqoh semoga makin diberkahi dan ditambah rizqinya oleh Allah Ta’ala أمين. (PCNU BREBES)

     

  • BARANGKALI AMERIKA DAN PALESTINA BUTUH PANCASILA

    BARANGKALI AMERIKA DAN PALESTINA BUTUH PANCASILA

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja- Belum selesai dihantam virus COVID-19, Amerika dilanda kerusuhan rasial. Rasialisme menjadi aib demokrasi terbesar di patung Liberty tersebut.

    Menurut Aljazeera, jumlah orang yang ditangkap paling sedikit sudah 5.600 orang berbagai di kota seluruh Amerika Serikat. Sejak demonstrasi meletus memprotes kematian George Floyd. Selain itu, korban jiwa juga sudah berjatuhan di berbagai tempat. https://wartakota.tribunnews.com/2020/06/02/).

    Amerika adidaya dunia yang mulai goyah. Krisis ekonomi dan politik kali ini, menjadi masalah domestik yang tidak berimbas kepada situasi global, menunjukkan pengaruh Amerika semakin melemah. Konstelasi politik global menuju titik kesetimbangan yang hampir sempurna.

    Indonesia diprediksi menjadi kekuatan global baru sebagai penyeimbang salah satu indikasinya, permintaan Hamas kepada Presiden Jokowi. Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah secara khusus meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu menggagalkan rencana Israel menganeksasi wilayah Palestina di Tepi Barat. Permintaan itu disampaikan pemimpin Hamas itu melalui surat dikirim ke Jokowi selasa lalu. Dalam surat bertanggal 5 Juni 2020 yang diterima redaksi albalad.co. (https://albalad.co/palestina/2020A9968/).

    Ideologi Pancasila sebenarnya yang menjadi rahasia di balik kekokohan Indonesia di tengah ancaman krisis domestik, regional dan global sampai Hamas minta tolong ke Indonesia, bukan negara-negara Arab. Karena isi 5 sila itu adalah manifestasi tertinggi dari ajaran agama-agama di Indonesia.

    Pancasila menjadi titik temu, titik kumpul dan titik simpul dari puncak-puncak ajaran agama di Indonesia. Artinya seorang penganut agama belum mencapai maqam tertinggi jika belum menjadi insan Pancasila seutuhnya.

    Karena puncak ajaran agama-agama di Indonesia merupakan bagian integral dari Pancasila membuat Pancasila menjadi ideologi yang kental dengan aura spiritualitasnya dan juga sangat primordial bagi penganut agama-agama di Indonesia.

    Agama dan Pancasila satu ruh, satu jiwa, bersenyawa. Inilah yang membedakan ideologi Pancasila dengan ideologi Kapitalisme dan Komunisme. Di dalam ideologi Kapitalisme dan komunisme, agama bagian luar dari ideologi, sedang di dalam Pancasila, agama built in dan include.

    Khilafah tidak mungkin bisa mengganti posisi Pancasila, karena khilafah bukan puncak ajaran agama-agama di Indonesia. Khilafah hanya fiqih ranting kecil dari ajaran agama Islam. Khilafah terlalu kecil dan lemah untuk bisa mempertemukan puncak-puncak dari ajaran agama di Indonesia.

    Kecuali dengan sistem paksa di bawah todongan senjata. Akan tetapi itu hanya teori di atas kertas. Pada kenyataannya sistem paksa di bawah todongan senjata memicu perlawanan bersenjata juga. Melahirkan konflik kekerasan tak berujung. Walhasil khilafah menjadi sumber konflik. Bandung, 13 Juni 2020. (post)

    Oleh Ayik Heriansyah
    Pengurus LD PWNU Jabar