Penulis: Sorban Santri

  • Menghormati Ulama Apa Syirik?

    Menghormati Ulama Apa Syirik?

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Lagi-lagi untuk yang kesekian kali mereka menghukumi Muslim yang tidak berbuat syirik dituduh syirik.

    Mari kita pelajari hadisnya lebih dalam bersama dengan analisanya, tentu analisa dari ahli hadis dan ulama Fikih:

    ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑْﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ، ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ اﻟﻠَّﻪِ اﻟﺮَّﺟُﻞُ ﻣِﻨَّﺎ ﻳَﻠْﻘَﻰ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﺃَﻭْ ﺻَﺪِﻳﻘَﻪُ ﺃﻳﻨﺤﻨﻲ ﻟَﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻻَ»، ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻓَﻴَﻠْﺘَﺰِﻣُﻪُ ﻭَﻳُﻘَﺒِّﻠُﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻻَ»، ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻓَﻴَﺄْﺧُﺬُ ﺑِﻴَﺪِﻩِ ﻭَﻳُﺼَﺎﻓِﺤُﻪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: «ﻧَﻌَﻢْ»

    Dari Anas bin Malik bahwa ada seseorang yang berkata: “Wahai Rasulullah, jika diantara kami bertemu dengan saudaranya atau kawannya apakah membungkuk?” Nabi menjawab: “Jangan!”. Ia bertanya: “Apakah berdiri dan mencium?” Nabi menjawab: “Jangan!”. Ia bertanya apakah bersalaman?” Nabi menjawab: “Ya” (HR Tirmidzi).

    Dari hadis ini ulama Syafi’iyah tidak ada yang menghukumi syirik. Maksimal makruh dan ada sisi dibolehkan:

    (ﻗَﻮْﻟُﻪُ: ﻭﺣﻨﻲ اﻟﻈَّﻬْﺮِ ﻣَﻜْﺮُﻭﻩٌ) ﻗَﺎﻝَ اﻟﺸَّﻴْﺦُ ﻋِﺰُّ اﻟﺪِّﻳﻦِ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﺴَّﻼَﻡِ ﺗَﻨْﻜِﻴﺲُ اﻟﺮُّءُﻭﺱِ ﺇﻥْ اﻧْﺘَﻬَﻰ ﺇﻟَﻰ ﺣَﺪِّ اﻟﺮُّﻛُﻮﻉِ ﻓَﻼَ ﻳُﻔْﻌَﻞُ ﻛَﺎﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﻭَﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻨْﻘُﺺُ ﻋَﻦْ ﺣَﺪِّ اﻟﺮُّﻛُﻮﻉِ ﻟِﻤَﻦْ ﻳُﻜْﺮِﻡُ ﻣِﻦْ اﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ

    Membungkukkan punggung adalah makruh. Syekh Izzuddin bin Abdussalam berkata: “Merendahkan kepala jika sampai batas ruku’ (lurus kepala, leher, pundak dan bokong) maka tidak boleh dilakukan, seperti sujud. Jika membungkuk tidak sampai batas ruku’ (seperti gambar santri di bawah) maka tidak apa-apa bagi orang yang memuliakan kalangan Muslimin” (Syekh Syaubari, Hamisy Asna Al-Mathalib, 4/186)

    •] Gambar di bawah yang diklaim Syirik adalah para sahabat kami Santri Lirboyo yang sedang menyambut KH Anwar Mansur untuk dijadikan pegangan karena usia beliau sudah sepuh (semoga Allah memberikan kesehatan dan panjang umur untuk beliau). Sebenarnya semua pesantren melakukan hal itu semua. Lihatlah apakah mereka sampai ruku’? Sekali lagi amati dengan jelas!!! Tidak sampai ruku’ karena posisi kepala lebih tinggi dari pada punggung. Anehnya pada gambar orang Saudi yang sama-sama membungkuk kepada raja-raja dan ulama mereka, kok tidak dihukumi Syirik?!(KH. Ma’ruf khozin)

  • AKAN TIMBUL RASIS SARA JIKA AGAMA DICATUT UNTUK KEPENTINGAN POLITIK

    AKAN TIMBUL RASIS SARA JIKA AGAMA DICATUT UNTUK KEPENTINGAN POLITIK

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Hal yg bukan masalah, jadi dipermasalahkan. Sesuatu yg sederhana dibikin rumit luar biasa. Materi universal seperti bahasa, hendak dikuasai oleh kalangan tertentu saja.

    Jika paham tentang Indonesia, pastinya tahu bahwa sebelum Islam datang ke Nusantara, masyarakat memeluk agama yg lainnya. Ada Hindu, Budha, Kepercayaan nenek moyang, dan sebagainya. Bahasanya pun tetap sama sejak dahulu sampai sekarang, sejak sebelum Islam datang hingga ada yg menjadi mayoritas di berbagai daerah. Ada minang, melayu, jawa, sunda, bugis, makassar, batak dan sebagainya.

    Tahukah kita jika masyarakat Islam Indonesia sejak dulu terbiasa menggunakan istilah sembahyang dibandingkan sholat? Sembahyang bukan berasal dari Bahasa Arab seperti sholat. Sembahyang adalah Sembah Sang Hyang. Agama apapun bisa menggunakannya, dan kebetulan mayoritas Islam yg terbiasa menggunakannya.🙂

    Tidak ada agama yg punya hak eksklusif terhadap suatu bahasa. Bahasa arab yg digunakan dalam kitab agama Islam pun digunakan oleh berbagai agama lainnya seperti Kristen, Katolik, Koptik, Yahudi, dan sebagainya.

    Ah, betapa indah teladan toleransi yg ditunjukkan 2 ULAMA BESAR Indonesia asal Sumatra Barat yaitu KH. BUYA HAMKA dan KH. AGUS SALIM. Saudara sedarah pun bebas beda agama, karena hal itu bergantung pada diri masing2, dan tentunya sudah takdir dari Allah SWT.

    ALLAH SWT menciptakan semua bahasa untuk Alam Semesta. Siapa Anda yg begitu congkak dan takabur sehingga melarang yg berbeda menggunakannya? (katakita)

  • Kidung Wahyu KoloSebo

    Kidung Wahyu KoloSebo

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Kidung merupakan bagian dari seni dan budaya bangsa Indonesia yang lahir di pulau jawa.

    Pada awalnya sebelum zaman Wali Songo, Kidung adalah susunan sastra yang di tembangkan oleh orang – orang bertaraf khusus (sakti mandra guna) sebagai wasilah (perantara) permohonan kepada Sang Hyang Taya (Tuhan Yang Tidak Bisa Di Ilustrasikan dan Tidak Menyerupai Makhluq), sehingga estetika nuansa kidung sangat identik dengan kesyakralan dan mistis

    Pada zaman Wali Songo, keberadaan Kidung tetap di lestarikan, hanya saja nilai2 bahasa Kidung di selaraskan dengan ajaran Islam tanpa mengurangi nilai kesyakralan dan kemistisan sebagai bagian dari keindahan warisan Leluhur Orang Jawa

    Termasuk lahirnya Lakon Wayang Kulit Dewa Ruci yang terus melegenda sejak 500th yang lalu hingga detik ini pada mulanya bersumber dari Kidung yang di susun oleh Kanjeng Sunan Kalijaga (Kidung Linglung)

    Secara terminologi, Kidung bisa berarti Doa atau bahasa Sejarah (Lelaku) dalam meraih kesempurnaan dan kebahagiaan hidup dengan bersandar pada Permohonan kepada ALLAH SWT

    Jika anda berkidung berarti anda telah berdoa dan anda membaca sejarah perjalanan diri anda sendiri menuju ALLAH SWT (dalam bahasa Tasawuf bisa di sebut sebagai seorang Salik yang sedang ber-Thoriqoh)

    Sehingga sangatlah wajar bila para ahli spiritual dan para cendikiawan metafisik berpendapat bahasa kidung memiliki ruh yang sulit utk di terjemahkan dengan bahasa lisan, dan semua itu adalah bagian dari indahnya warisan seni serta budaya jawa yang tetap luhur sepanjang masa

    Rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
    Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
    Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
    Hinggo pupusing jaman

    (TUHAN… Dengan seluruh kekuatan yang Engkau berikan, sesungguhnya saya akan berjuang memerangi sifat dusta yang ada didalam diri saya, dan dengan sepenuh hati saya akan membentengi diri saya dari gerakan nafsu angkara murka yang menyesatkan, meskipun syetan laknat terus ber-grelya membujuk anak manusia berbuat jahat sepanjang jaman)

    Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
    Maper hardening ponco, saben ulesing netro
    Tinambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
    Sang Hyang Jati Pengeran

    (TUHAN… Rupanya iblis membiuskan api – api kesesatannya di dalam jiwa dan raga saya, dan saya sudah bertekat disetiap nafas berhembus bahkan pada setiap mata berkedip saya akan berperang dengan mereka di medan laga, sehingga mereka tidak lagi memiliki kemampuan menguasai 5 perkara yang ada di tubuh saya *Telinga, mata, hidung, mulut dan 2 lubang di bawah perut*, dan dengan Kasih Sayang-MU TUHAN… Hujanilah jiwa raga saya dengan kemualian-kemulian-MU, dan sungguh Engkaulah TUHAN YANG MAHA ABADI)

    Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
    Tumuju dateng gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
    Manunggaling kawulo gusti, krenteg ati bakal dumadi
    Mukti ingsun …tanpo piranti

    (Ketika kesadaran jiwa setiap insan merasakan dirinya berada dalam KUASA TUHAN, sungguh ia akan memiliki kekuatan hati yang bila berdoa di kabulkan, bila meminta di penuhi, bila berharap di wujudkan, bila berperang melawan kebathilan dimenangkan, dan ia akan merasakan kelezatan kehidupan jiwa tanpa harus melewati proses yang melelahkan, karena sesungguhnya TUHAN MAHA BERKUASA terhadap seluruh Ciptaan-NYA)

    Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
    Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
    Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
    Tyasing roso mardiko

    (Tahukah kalian wahai insan yang di hidupkan dimuka bumi, ketika jiwamu di penuhi dengan ilmu dan kasih sayang, maka engkau akan mendapatkan berbagai cahaya kebenaran, ruh kebaikan serta pancaran kemuliaan yang sempurna, sebagai Anugerah dari TUHAN-mu Yang Maha SEMPURNA, sehingga akan lenyap kesedihan didalam dirimu, dan akan sirna segala macam bentuk angkara murka di dalam jiwamu, sampai akhirnya suatu hari nanti kamu bangkit menjadi insan yang tidak terjajah oleh nafsu yang menyesatkan, maka bangkitlah dengan kasih sayang TUHAN-mu)

    Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
    Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
    Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
    Byar manjing sigro-sigro

    (TUHAN… melalui bait bait Kidung yang saya lantunkan ini, semoga Engkau berkenan menanam ke-IMANAN yang sejati di dalam jiwaku bahwa TIADA TUHAN selain ENGKAU YANG MAHA SEJAHTERA, dan saya memohon kepada-MU TUHAN… anugerahkan pula terhadap diri saya sebuah kedudukan sebagai hamba-MU yang memiliki keberuntungan hidup, memiliki banyak ilmu dan berpengetahuan luas, tidak lemah dan selalu memiliki keberanian membela kebenaran, berwibawa dan bisa menjadi suri tauladan terhadap sesama, sehingga siapa saja insan yang berada di sekeliling saya segera merasakan indahnya hidup berkat KASIH SAYANG-MU YANG SANGAT LUHUR LAGI AGUNG)

    Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
    Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
    Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
    Kataman wahyu ……..Kolosebo

    (Karena saya tahu, sesungguhnya seorang hamba-MU yang telah ENGKAU menangkan, akan memiliki kekuatan yang utuh, bahkan segala macam pengaruh sihir jahat akan lumpuh seketika dihadapannya, dia begitu bijak dan sangat mulia, wajahnya-pun memancarkan cahaya yang mampu meredam semua unsur amarah serta kebencian, bahkan dia akan tampil sebagai kesatriya yang mengobarkan api kebenaran, tiada henti terus menerus menyerukan perdamaian dan sungguh dialah sosok sang raja pembawa kesejahteraan yang bermahkotakan kasih sayang)

    Memuji ingsun kanthi suwito linuhung
    Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
    Tinulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
    Titahing Sang Hyang Agung

    (Wahai TUHAN YANG MAHA LUHUR, saya adalah hamba-MU yang lemah, datang bersimpuh dihadapan-MU, memohon kepada-MU dengan jeritan hati yang terdalam, tenggelamkan saya Wahai TUHAN kedalam samodra kemenangan-MU, dan bangkitkan saya kembali kepermukaan bumi setelah tubuh dan jiwa ini ENGKAU lengkapi dengan berbagai cahaya kemenangan-MU, sehingga saya memiliki kekuatan mengibarkan panji – panji kemenangan-MU diseluruh penjuru bumi, dan sungguh jika itu terlaksana semata – mata hanya ENGKAU-lah yang menghendakinya, karena sungguh hanya ENGKAULAH TUHAN YANG MAHA BIJAKSANA)

    Rembesing tresno, tondo luhing netro roso
    Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
    Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
    Palilahing Sang Hyang Wenang

    (Wahai insan sejagad raya, ketahuilah bahwa cinta akan selalu melahirkan air mata, sebuah air mata yang akan membentuk jiwamu, hatimu serta seutuhnya yang ada pada dirimu mengerti bahwa cinta itu suci, sesuci air matamu yang jatuh membasahi bumi, maka berharaplah dengan berbagai untaian doa, agar suatu ketika kalian dapat berjumpa dengan SANG PENCIPTA kesucian air mata, karena sesungguhnya hanya DIA sebagai MAHA TERTINGGI yang menguasai jiwa – jiwa para PECINTA)

    Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
    Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
    Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
    Datan gingsir….sewu warso

    (Sesungguhnya tidak ada tali sakti yang dapat mengikat sembilan dimensi bumi, kecuali talinya para kestriya yang memiliki kesaktian berupa sifat bersahaja, berbudi pekerti mulia, senang berbagi kebaikan dan tidak gentar memperjuangkan kebenaran ajaran TUHAN, dan mereka sangat pantas mendapat anugerah mahkota sang raja pembawa kesejahteraan dunia, bahkan seluruh Malaikat yang ada dilangitpun mengaguminya dan sejarah akan mencatat derajat mereka sebagai hamba yang teristimewa, dan seandainya kita hidup bersamanya rasanya kebahagian itu tidak bisa di ungkapkan walau kita hidup seribu tahun lamanya).

    (red sorban)

  • Pemprov Jateng Apresiasi Kegiatan GP Ansor Membantu Tangani Covid-19

    Pemprov Jateng Apresiasi Kegiatan GP Ansor Membantu Tangani Covid-19

    SORBANSANTRI.COM
    Taj Yasin Maimoen Gerakan Pemuda Ansor

    cyberaswaja.online- Program Jogo Tonggo yang digagas Pemprov Jateng sangat diperlukan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 seperti sekarang. Di beberapa daerah di Jateng masyarakat sudah menerapkan program Jogo Tonggo untuk menjaga masyarakat di bidang kesehatan, sosial, keamanan, ekonomi, dan sebagainya.

    Saya mengapresiasi kegiatan-kegiatan GP Ansor dalam upaya membantu menangani COVID-19. Saya berharap ini berlanjut dan alangkah baiknya apabila dilink-kan dengan program Jogo Tonggo yang ada di tingkat desa.

    Jogo Tonggo tidak hanya upaya penanganan COVID-19, namun juga merupakan bentuk mengembalikan ruh gotong royong dan saling membantu satu sama lain sebagai budaya asli bangsa Indonesia.

    Dalam Jogo Tonggo terdiri dari tenaga medis, Linmas, dari Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat. GP Ansor bisa bergabung di Jogo Tonggo sehingga program-programnya dapat lebih optimal. (red)
    #BersamaLawanCorona #GusYasin
    Taj Yasin Maimoen Gerakan Pemuda Ansor

  • Jangan Melihat ke Atas Terus

    Jangan Melihat ke Atas Terus

     

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Jika melihat orang punya rumah tinggi, kita ingin memilikinya. Ada orang baru keluar dari dealer mobil mewah, kita ngiler ingin memasukkan ke garasi kita. Ada yang pegang hp keluaran terbaru, membuat kita ingin mengantonginya. Kalau begitu terus kapan kita akan bersyukur?

    ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ، ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ اﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ: «اﻧْﻈُﺮُﻭا ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻔَﻞَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ، ﻭَﻻَ ﺗَﻨْﻈُﺮُﻭا ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﻓَﻮْﻗَﻜُﻢْ، ﻓَﻬُﻮَ ﺃﺟﺪﺭ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺗَﺰْﺩَﺭُﻭا ﻧِﻌْﻤَﺔَ اﻟﻠﻪِ»

    Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kalian. Janganlah melihat kepada orang yang lebih tinggi. Hal itu lebih tepat untuk tidak meremehkan nikmat dari Allah” (HR Muslim)

    ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲٍ، ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ اﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ: «ﻟَﻮْ ﻛَﺎﻥَ ﻻِﺑْﻦِ ﺁﺩَﻡَ ﻭَاﺩِﻳَﺎﻥِ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻝٍ ﻻَﺑْﺘَﻐَﻰ ﻭَاﺩِﻳًﺎ ﺛَﺎﻟِﺜًﺎ، ﻭَﻻَ ﻳَﻤْﻸَُ ﺟَﻮْﻑَ اﺑْﻦِ ﺁﺩَﻡَ ﺇِﻻَّ اﻟﺘﺮاﺏ، ﻭَﻳَﺘُﻮﺏُ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﻦْ ﺗَﺎﺏَ»

    Dari Anas bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Jika manusia memiliki 2 jurang berisi harta, maka ia masih menginginkan kekayaan yang ketiga. Tidak ada yang dapat memenuhi perut manusia kecuali tanah (mati). Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat” (HR Bukhari dan Muslim)

    (KH. MA’RUF KHOZIN)

  • SELAMAT JALAN GURUKU SEMOGA ENGKAU BAHAGIA BERKUMPUL DENGAN KEKASIHMU ALLAH DAN RASULNYA

    SELAMAT JALAN GURUKU SEMOGA ENGKAU BAHAGIA BERKUMPUL DENGAN KEKASIHMU ALLAH DAN RASULNYA

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI-  Inna lillahi wainna ilaihi rooji’uun… Telah berpulang ke Rahmatulloh Hadrotussyeh KH. Hasyim ali tamam muqodam toriqoh At tijani pengasuh PP Al fatich tb osowilangun benowo Surabaya.

    Senin 16 sawal 1441 H. / 8 juni 2020 M.
    Semoga beliau diridloi Allah sebagai kekasih

    Amiin…

    اِنّالِلّهِ وَاِنّااِلَيْهِ رَاِجِعُوْن

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَس وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثاَنَا. اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى اْلِإسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلِإيْمَانِ.
    اَللَّهُمَّ لَاتََحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَُضِلَّنَا ولا تفتنا بَعْدَهُ واغفر لنا وله بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    اَللّٰهُمَّ بِجَاهِ الْفَاتِحِ لِمَا اُغْلِقَ اِفْتَحْ لَنَا بِهَا مِنْ كُلِّ بَابِ خَيْرٍ فَتَحْتَهُ عَلٰی سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلّٰی اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِجَاهِ الْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ اِخْتِمْ لَنَا بِهَا بِخَاتِمَةِ النَّاجِيْنَ الرَّاجِيْنَ الَّذِيْنَ قِيْلَ لَهُمْ يَا عِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰی اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَحْمَةِ اللّٰهِ اِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
    وَبِجَاه نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ اُنْصُرْنَا بِهَا عَلٰی جَمِيْعِ اَعْدَاءِنَا فِي الظَّاهِرِ وَالْبَاطِنِ نَصْرَ الَّذِيْ قِيْلَ لَهُ اَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا قَالَ اَعُوْذُ بِاللّٰهِ عَنْ اَكُوْنَ مِنَ الْجَاهِلِيْنَ
    وَبِجَاهِ الْهَادِيْ اِلٰی صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ اِهْدِنَا بِهَا صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولٓءِكَ رَفِيْقًا ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللّٰهِ وَكَفٰی بِاللّٰهِ عَلِيْمًا.

    اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنهُ
    اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ قَبْرَهُ رَوْضَةً مِنْ رِيَاضِ الْجِنَانِ وَلَا تَجْعَلْ قَبْرَهُ حُفْرَةً مِنْ حُفَرِ النِّيْرَانِ
    اَللّٰهُمَّ لَاتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلَاتَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا فُتُوْحَ التِّجَانِي. وَاهْدِنَا هِدَايَةَ التِّجَانِي. وَعَرِّفْنَا مَعْرِفَةَ التِّجَانِي. وَعَلِّمْنَا عُلُوْمَ التِّجَانِي. وَفَهِّمْنَا فُهُوْمَ التِّجَانِي. وَاكْشِفْ لَنَا كُشُوْفَ التِّجَانِي. وَأَفِضْ عَلَيْنَا مِنْ فُيُوْضَاتِ التِّجَانِي. وَأَلْبِسْنَا لِبَاسَ التِّجَانِي. وَحَسِّنْ أَخْلَاقَنَا بِأَخْلَاقِ التِّجَانِي. وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا بِأَنْوَارِ التِّجَانِي. وَاشْفِنَا بِهِمَّةِ التِّجَانِي. وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ بِكَرَامَاتِ التِّجَانِي. وَاحْشُرْنَا فِيْ زُمْرَةِ خَاتَمِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَخَاتَمِ الْأَوْلِيَاءِ الْمُحَمَّدِيِّيْنَ مَعَ السَّلَامَةِ وَالْمَغْفِرَةِ وَالْعَافِيَةِ وَالْمَقْبُوْلَةِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    وَصَلّٰی اللّٰهُ عَلٰی خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰی آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

    اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰی سَيِّدِنَا مُحَمَّدِۨ الْفَاتِحِ لِمَا اُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِيْ اِلٰی صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلٰی اٰلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ

    سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَی الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
    آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

    بِجَاهِ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ صلّی اللّه عليه وسلّم وَبِجَاهِ شَيْخِنَا وَسَنَدِنَا دُنْيًا وَاُخْرًی سَيِّدِي اَبِي الْعَبَّاسِ احمد بن محمّد التِّجَانِي رضي اللّه عنه وعنّا به. آمين

    له الفاتحة…
    بِسْمِ اللهِ الرَّحمنِ الرَّحِيْم
    ۞ أَلحَمدُ لِلّه رَبِّ العَالَمِين ۞ ألرَّحمَنِ الرَّحِِيم ۞ مالِكِ يَوْمِ الدِين ۞ إيّاكَ نَعبُدُ وَ إيّاكَ نَستعِين ۞ إهدِنَا الصِّرَاط المُستَقِيم ۞ صِرَاطَ الَذِينَ أنعَمتَ عَليْهِمَ، غَيْرِالمَغضُوبِ عَليْهِم وَلاَالضَّالِّين ۞ أمِين 🤲🤲

    Aku tidak jatuh cinta padamu.

    SELAMAT JALAN GURUKU SEMOGA ENGKAU BAHAGIA BERKUMPUL DENGAN KEKASIHMU ALLAH DAN RASULNYA

    Telah berpulang ke Rahmatulloh Hadrotussyeh KH. Hasyim ali tamam muqodam toriqoh At tijani pengasuh PP Al fatich tb osowilangun benowo Surabaya.

    Senin 16 Sawal1441 H. – 2020 Juni 8 M.
    Semoga beliau diridloi Allah sebagai kekasih

    Amin…

    Ạnạllh wa inna ilaihi raaji ‘ UN

    Ya Allah ampunilah dia, ampunilah dia dan ampunilah dia dan ampunilah dia dengan air, es, dingin, dan selamatkanlah dia dari dosa-Dosa-Dosa-Dosa-dosa yang lebih baik dari dosa yang lebih baik dari dosa yang lebih baik dari dosa yang lebih baik dari dosa yang lebih baik dari dosa yang lebih baik dari dosa yang lebih Lebih baik daripada istri-istri dan memasukkannya ke dalam surga dan memasukkannya ke dalam surga dan siksa neraka.

    Ya Allah ampunilah kehidupan kami dan kematian kami dan menyaksikan dan ketidakhadiran kami, anak-anak-anak kami, besar kami dan perempuan kami. (ya allah, orang-orang yang menghidupkan dia dari kami, maka berilah dia dari kami dan orang-orang yang telah meninggal di antara kami, maka
    Ya Allah, janganlah engkau mengharamkan upah kami dan janganlah menyesatkan kami dan ampunilah kami dan ampunilah kami dan kasihanilah kami, kasihanilah kami, kasihanilah kami, kasihanilah kami,

    Ya Allah jah al-Fatih ketika ia menutup buka pintu yang baik yang baik yang saya buka kepada Tuhan kami Rasulullah SAW, berdoa kepada Allah dan jah cincin untuk apa yang telah disegel kepada kami dengan cincin yang telah disegel kepada kami dengan cincin yang selamat yang selamat yang selamat yang telah dikatakan kepada hamba-hamba-hamba-hamba-hamba-hamba-hamba-hamba Diri mereka sendiri tidak putus asa dari rahmat Allah bahwa Allah mengampuni dosa-dosa mereka semua, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
    Dan Nasir benar, kami telah menang atas semua musuh-musuh kami dalam fenomena dan dalam kemenangan yang dikatakan untuk mengambil kami, berkata, berkata, ” aku berlindung kepada Allah dari kebodohan
    (dan kepada orang-orang yang lurus) yakni orang-orang yang kamu anugerahkan kepada mereka (orang-orang yang kamu anugerahkan kepada mereka) yakni orang-orang yang kamu berikan kepada mereka (orang-orang yang saleh dan orang yang baik) yakni orang yang baik (dan orang yang baik)

    Ya Allah ampunilah dia dan ampunilah dia dan ampunilah dia
    Semoga Allah menjadikan kuburan nya tk surga dan jangan jadikan kubur nya lubang api
    Ya Allah, janganlah engkau mengharamkan upah kami dan ampunilah kami dan ampunilah kami dan kasihanilah kami, kasihanilah kami, kasihanilah kami, kasihanilah kami

    Ya Allah, buka pintu untuk kami. Dan memberi kami hadiah dari tijani Dan kami tahu pengetahuan tentang kecenderungan. Dan mengajarkan kami ilmu pengetahuan. Dan kami memahami konsep tijani Dan mengungkapkan kepada kami detektor. Dan lebih baik dari kekacauan tijani Dan kami memakai pakaian tirani Dan sopan santun kami dengan sopan santun Dan cahaya hati kami dengan cahaya tijani Dan kami telah menyembuhkan mereka. (dan menghabiskan hawa nafsu kami dalam agama dan dunia dan akhirat dengan martabat) Dan Masukkan kami ke dalam kelompok cincin Nabi dan Nabi dan cincin wali yang dipuji selamat tinggal, pengampunan, sehat dan diterima dengan rahmat-Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

    Allah telah mencapai kebaikan yang telah diciptakan oleh Nabi Muhammad Dan Ali Allah dan teman-temannya yang banyak

    Ya Allah, berdoalah kepada Tuan Kami Muhammad Al-Fatih ketika ia menutup dan cincin untuk apa yang telah di atas benar dan tenang halangi yang lurus dan maha kuasa atas takdir dan kekuasaan-nya yang besar

    Maha Suci Tuhanmu, Tuhan yang maha suci dari apa yang mereka gambarkan dan salam kepada para Rasul dan segala puji bagi allah tuhan semesta alam
    Amin Ya Rabbal Aalamiin

    (jah) Nabi SAW. Nabi SAW. Nabi SAW. (dan kami telah memberikan kepada kami) yakni orang-orang-orang-orang yang lain (dan yang lain) yakni Nabi Muhammad SAW. Amin.

    Penakluk-nya…
    Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Penyayang
    Segala Puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam ۞ Yang Maha Penyayang, pemilik hari agama ۞ kepada-mu menyembah dan janganlah kamu meminta ۞ membimbing kami jalan yang lurus ۞ jalan yang lurus ۞ jalan yang telah engkau ridhoi, tidak murkah atau bagi orang-orang yang sesat ۞ AMIN … (GP ANSOR KOTA SURABAYA)

  • ANDA DIBUBARKAN? UMAT YANG MINTA!

    ANDA DIBUBARKAN? UMAT YANG MINTA!

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online-

    1. Siapa yang berjuang menumpas penjajah Jepang?
      Jawabannya: NU, melalui barisan Hizbullah dan lainnya.

    2. Siapa yang membumikan nama Indonesia dan mengusulkan Ir. Soekarno sebagai pemimpin?
    Jawabannya: NU, melalui muktamar Banjarmasi sebelum kemerdekaan.

    3. Siapa yang berijtihad bahwa Indonesia adalah negara Darussalam yang harus diperjuangkan?
    Jawabannya: NU, melalui Bahtsul Masail dipenghujung tahun 1930-an.

    4. Siapa yang mengeluarkan resolusi Jihad?
    Jawabannya: NU, melalui fatwa Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tanggal 22 Oktober. Memicu kejadian bersejarah tanggal 10 November.

    5. Siapa yang menengahi perseteruan Nasionalis dan Islamis saat membuat dasar negara?
    Jawabannya: NU, melalui sosok KH. Wahid Hasyim yang saat itu mengambil lima intisari Piagam Madinah.

    6. Siapa yang meminta negara tetap mengayomi umat Islam pasca penghapusan tujuh kata dalam sila pertama Pancasila?
    Jawabannya: NU, tatkala KH. Wahid Hasyim meminta dibentuk Departemen Agama.

    7. Siapa yang dulu menetralisir kebijakan berbau komunisnya Bung Karno?
    Jawabannya: NU, saat Kyai Wahab secara gesit masuk dalam barisan Nasakom untuk menghadang PKI mempengaruhi Soekarno.

    8. Siapa yang menjaga keutuhan negara dan ikut bertempur saat Komunis melajalela?
    Jawabannya: NU, melalui santri pondok dan barisan Pagar Nusa. Sebab waktu itu sasarannya adalah Kyai pondok.

    9. Siapa yang berijtihad saat asas tunggal diberlakukan negara?
    Jawabannya: NU, dimasa Kyai Ahmad Siddiq secara gesit menerima asas tunggal Pancasila dengan dalil-dalil sharih.

    10. Siapa yang meminta pemerintah mengayomi seluruh ormas Islam di Indonesia?
    Jawabannya: NU, melalui sosok KH. Ibrahim Hosen (ayahnya Gus Nadirsyah Hosen yang dituduh syiah, liberal, anti-Islam, wa akhawatuha itu) melalui usulan dibentuknya MUI. Beliau juga yang meletakkan dasar-dasar ijtihad ijtima’i ala NU dalam tubuh MUI.

    Sekelompok orang yang organisasinya dibubarkan berteriak lantang, “negara jangan semena-mena membubarkan kami, ingat, umat Islamlah yang memperjuangkan negara ini dari masa ke masa!!”

    Jangan hanya like, kopi langsung kirim ke yang lain… Biar ngerti tentang perjuangan
    (syarif hidayatulloh)

  • Ngaji dan Menyebarkan Ilmu Tidak Harus Disatu Waktu

    Ngaji dan Menyebarkan Ilmu Tidak Harus Disatu Waktu

     

    SORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Sejak ngaji online bisa dilakukan oleh setiap Ustadz dan caranya juga gampang, cukup pakai hp, tripod dan headset, langsung bisa ngaji. Tidak perlu tim dakwah, tidak usah pakai jasa profesional dan sebagainya. Di satu sisi ada nilai positifnya.

    Di sisi lain ada semangat yang berlebih sehingga ingin ngaji terus di akun Medsosnya. Ngaji dan menyebarkan ilmu memang baik. Tapi kita lihat dulu bagaimana dahulu para Sahabat yang ngaji kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

    ﻛَﺎﻥَ ﻋَﺒْﺪُ اﻟﻠَّﻪِ ﻳُﺬَﻛِّﺮُ اﻟﻨَّﺎﺱَ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﺧَﻤِﻴﺲٍ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺭَﺟُﻞٌ: ﻳَﺎ ﺃَﺑَﺎ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﻟَﻮَﺩِﺩْﺕُ ﺃَﻧَّﻚَ ﺫَﻛَّﺮْﺗَﻨَﺎ ﻛُﻞَّ ﻳَﻮْﻡٍ؟

    Abdullah bin Mas’ud mengajarkan ilmu setiap hari Kamis (seminggu sekali). Ada yang bertanya: “Wahai Abu Abdirrahman, saya senang jika kamu mengajar kami tiap hari”

    ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻣَﺎ ﺇِﻧَّﻪُ ﻳَﻤْﻨَﻌُﻨِﻲ ﻣِﻦْ ﺫَﻟِﻚَ ﺃَﻧِّﻲ ﺃَﻛْﺮَﻩُ ﺃَﻥْ ﺃُﻣِﻠَّﻜُﻢْ، ﻭَﺇِﻧِّﻲ ﺃَﺗَﺨَﻮَّﻟُﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤَﻮْﻋِﻈَﺔِ، ﻛَﻤَﺎ ﻛَﺎﻥَ اﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﺘَﺨَﻮَّﻟُﻨَﺎ ﺑِﻬَﺎ، ﻣَﺨَﺎﻓَﺔَ اﻟﺴﺂﻣﺔ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ”

    Ibnu Mas’ud menjawab: “Bukan aku tak mau. Tapi aku takut kalian jadi bosan. Saya carikan waktu ceramah untuk kalian seperti yang dilakukan oleh Nabi shalallahu alaihi wasallam kepada kami, karena takut kami jadi bosan” (HR Bukhari)

    ﻋَﻦِ اﺑْﻦِ ﻋَﺒَّﺎﺱٍ، ﻗَﺎﻝَ: «ﺣَﺪِّﺙِ اﻟﻨَّﺎﺱَ ﻛﻞ ﺟﻤﻌﺔ ﻣَﺮَّﺓً، ﻓَﺈِﻥْ ﺃَﺑَﻴْﺖَ ﻓَﻤَﺮَّﺗَﻴْﻦِ، ﻓَﺈِﻥْ ﺃَﻛْﺜَﺮْﺕَ ﻓَﺜَﻼَﺙَ ﻣِﺮَاﺭٍ، ﻭَﻻَ ﺗُﻤِﻞَّ اﻟﻨَّﺎﺱَ ﻫَﺬَا اﻟﻘُﺮْﺁﻥَ … »

    Ibnu Abbas berkata: “Ajari ilmu kepada umat setiap Jum’at sekali. Jika tidak, boleh 2 kali. Jika ingin menambah maka 3 kali (dalam sepekan). Jangan jadikan umat Islam bosan terhadap Al-Qur’an” (Sahih Bukhari)

    Alam Medsos tidak sama dengan Santri yang menetap di pondok. Tiap hari ngaji kitab, bahas ilmu dan seterusnya, karena memang dunianya bergelut dengan ilmu. Di alam Medsos terlalu banyak jenis manusia.

    Jangan-jangan saya yang menulis tiap hari di FB ini juga cepat membosankan netizen? ” kata KH. Ma’ruf Khozin di beranda FB”

    (red)

  • Kalimat Yang Disampaikan Sunan Ampel kepada Sunan Kalijaga

    Kalimat Yang Disampaikan Sunan Ampel kepada Sunan Kalijaga

    Wali-Songo-1024x722

    Ojo Kagetan, Ojo Gumunan

    (Dhawuh Kanjeng Sunan Ampel kepada Kanjeng Sunan Kalijaga)

    cyberaswaja.online- Tulisan ini sebenarnya sudah disebarkan melalui status postingan di facebook dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat luas. Namun, melihat kondisi yang semakin giat menyerang NU, maka kami ingin mengangkat tulisan ini ke dalam website.

    Pola-pola dan cara-cara menyerang NU, penulis sarikan dari temuan-temuan di media sosial, baik di youtube, facebook, Grop WA, instagram sampai kepada twitter. Mereka yang menyerang itu bukan dan belum tentu orang NU. Karena di medsos siapa saja bisa ngomong apa saja, tanpa sumber yang jelas, maka jatuhnya bisa hoax dan ujaran kebencian. Kita masih kesulitan menelusur sumber tulisan itu, kecuali jika memiliki alat yang canggih untuk melacak sumber dan arah share-an informasi.

    1. Mengaku NU

    Pola pertama dengan merendahkan KH. Said Aqil Siradj selaku Ketua Umum PBNU.

    Cara ini biasanya terucap dengan kata: “saya ini juga NU, tapi NU nya Mbah Hasyim Asy’ari bukan Said Aqil Siradj” ada lagi “Saya ini NU sejak lahir, tapi NU sekarang beda dengan NU nya Mbah Hasyim” dan masih banyak varian perkataan yang intinya merendahkan KH. Said Aqil Siradj selaku Ketua Umum PBNU.

    Padahal kita bisa ber-NU ala Mbah Hasyim Asy’ari ya harus lewat jalurnya, yaitu PBNU. Harus ada sanad yang jelas, sehingga sanad keilmuwan NU itu bagaikan untaian emas dari Mbah Hasyim Asy’ari, Rais Akbar kepada Ulama dan Pimpinan NU sesudahnya.

    Pola kedua: Muncul pula kelompok-organisasi dan grop medsos liar yang mengaku NU dan Aswaja tapi hendak menggiring secara halus jama’ah yang polos untuk dijerumuskan menjelekkan NU.

    2. Mengaku Santri

    Dahulu banyak orang anti dengan kata Santri, dianggap kuno dan identik NU. Tapi, muncul sebuah gerakan halus dan senyap, khususnya di media sosial penggunaan kata “Santri” tapi malah menolak PBNU. Biasanya bergerak di grop-grop WA dan facebook, beberapa di instagram. Maka, pengguna media sosial jangan tertipu dan mudah kagum kalau ada yang mengaku-aku di medsos.

    3. Memusuhi Pimpinan NU

    Kyai Haji Said Aqil Siradj adalah Ketua Umum PBNU. Ketua Umum adalah amanah terpenting di NU. Marwah Ketua Umum PBNU sama juga Marwah NU.

    Pola saat ini, ada arus untuk membuat de-legitimasi (tidak percaya) kepada KH. Said Aqil Siradj, dengan segala fitnah yang ditujukan kepada beliau.

    Bukan hanya Ketua Umum, tapi juga Rais Aam dan Khatib Syuriah juga pernah difitnah. Semata-mata untuk de-legitimasi. Agar arah pikiran masyarakat umum: “Ketuanya aja kayak gitu, pasti NU yang dipimpin juga kayak gitu”.

    4. Memusuhi Banser

    Banser adalah anak dari GP. Ansor, sebuah Banom di NU. Penyerangan kepada Banser juga termasuk ke dalam nomor 3, yaitu : Membuat de-legitimasi. Kita tahu, komitmen Kebangsaan inilah yang senantiasa dijaga Banser, dan NU pada umumnya.

    5. Menyerang Tradisi dan Amaliyah

    Ini sudah dari dahulu. Tetap NU tetap istiqomah dan semakin kuat dengan menjelaskan dalil-dalil yang kuat.

    Dan fenomena organisasi nyempal adalah ingin “asal beda” dari NU dan jelekin NU. Tapi setelah NU nunjukkin dalil-dalil kuatnya, maka larinya kalau gak pake taktik “menyerupakan diri dengan NU” ya “menyerang Banser atau Kyai Said”

    Jangan terlalu mudah dan terpancing dengan postingan di medsos, di internet pada umumnya. Internet itu sebuah jagad sendiri, makanya disebut jagad maya atau dunia maya. Dunia yang luas dan siapa saja bisa dengan mudah menyebar hoax dan ujaran kebencian.

    Rumusnya hidup di era media sosial, internet dan dunia maya adalah “Ojo Kagetan, Ojo Gumunan” (Dhawuh Kanjeng Sunan Ampel kepada Kanjeng Sunan Kalijaga)

    Maka, segenap Jama’ah dan Jam’iyyah NU tetap Istiqomah dalam Dakwah.

    Pahami NU itu apa dan bagaimana. Kenali Para Ulama dan Pimpinan NU dan bagaimana adab bersikap kepada mereka. (abi sorban)

    NU bukan sekedar organisasi biasa maka keadaban harus tetap dipakai.

  • Ketika Sedekah Lebih Utama Dari Pada Ibadah Haji

    Ketika Sedekah Lebih Utama Dari Pada Ibadah Haji

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online- Peristiwa ini dialami oleh seorang ulama besar di masa Tabi’in, beliau bernama Ibnu Mubarak [lahir 118 H]. Kisahnya disampaikan oleh Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab sejarah Al-Bidayah Wa An-Nihayah 10/191:

    خرج عبد الله بن المبارك مرة إلى الحج فاجتاز ببعض البلاد، فمات طائر معهم فأمر بإلقائه على مزبلة هناك، وسار أصحابه أمامه وتخلف هو وراءهم

    Abdullah bin Mubarak hendak pergi haji. Ia melewati sebuah negeri, lalu ada burung mati. Ia menyuruh agar burung itu dibuang ke tempat sampah. Murid-muridnya berangkat di depan dan dia berjalan di belakang mereka.

    فلما مر بالمزبلة إذا جارية قد خرجت من دار قريبة منها فأخذت ذلك الطائر الميت ثم لفته ثم أسرعت به إلى الدار

    Ketika Ibnu Mubarak melewati tempat sampah, lalu ada anak perempuan keluar dari sebuah rumah di dekatnya, ia mengambil bangkai burung itu. Ia membungkusnya dan segera membawa pulang

    فجاء فسألها عن أمرها وأخذها الميتة، فقالت: أنا وأخي هنا ليس لنا شيء إلا هذا الإزار، وليس لنا قوت إلا ما يلقى على هذه المزبلة، وقد حلت لنا الميتة منذ أيام، وكان أبونا له مال فظُلم وأخذ ماله وقتل.

    Ibnu Mubarak bertanya kepada anak perempuan itu mengapa mengambil bangkai burung. Anak perempuan itu menjawab: “Aku dan adikku disini tidak memiliki apa-apa kecuali kain ini. Tidak ada makanan untuk kami kecuali yang ada di tempat sampah. Beberapa hari ini bangkai yang ditemukan (untuk dimakan). Kami punya ayah yang kaya raya. Tapi ia dizalimi, hartanya dirampok dan dibunuh.”

    فأمر ابن المبارك برد الأحمال، وقال لوكيله: كم معك من النفقة؟ قال: ألف دينار، فقال: عد منها عشرين ديناراً تكفينا إلى مرو وأعطها الباقي، فهذا أفضل من حجنا في هذا العام، ثم رجع.

    Ibnu Mubarak memerintahkan untuk mengembalikan harta bawaan. Ia bertanya kepada wakilnya: “Berapa bekal kita?” Wakilnya menjawab: “1000 Dinar”. Ibnu Mubarak berkata: “Ambil 20 Dinar, cukup untuk transportasi kita ke Marwa [Turkmenistan]. Sisanya berikan kepada anak perempuan itu. Ini lebih utama dari pada ibadah haji kita tahun ini”. Ibnu Mubarak kemudian pulang (tidak berangkat haji).

    •] Terjemah gambar: Jika tahun ini tidak ada haji dan umroh, maka tawaflah (kelilinglah) ke rumah-rumah orang fakir-miskin dan orang-orang yang memerlukan.(KH.ma’ruf Khozin)