Kategori: Peristiwa

kejadian atau kejadian yang terjadi dalam suatu periode waktu tertentu. Peristiwa dapat berupa apa pun, mulai dari peristiwa alam seperti gempa bumi atau badai, peristiwa politik seperti pemilihan umum atau demonstrasi, peristiwa sosial seperti perayaan budaya atau kampanye amal, hingga peristiwa kehidupan sehari-hari seperti pernikahan atau kelahiran. Peristiwa seringkali menjadi fokus liputan berita karena relevansinya dengan kehidupan masyarakat dan potensinya untuk memberikan informasi yang penting atau menarik bagi orang banyak.

  • KASIH SAYANG MBAH MAIMUN KEPADA SANTRI

    KASIH SAYANG MBAH MAIMUN KEPADA SANTRI

    InfokomBanserNU-
    Suatu hari – seperti yang dikisahkan Gus Muhammad Pekalongan – seorang santri akan diboyong pengurus keamanan karena berbagai kasus pelanggaran. Ketika akan diantar pengurus keamanan sam bhn bpai jalan raya untuk dicarikan bis, Santri itu lari menuju ke ndalem Yai Maimoen,
    Ia menangis dan tersungkur sesenggukan dibawah kaki beliau.

    Yai dawuh: “enten nopo”? (Ada apa ?) Kang santri itu menjawab: “kulo bade diboyong pengurus, tapi kulo taseh pengen mondok yai”(saya mau diboyong pengurus, tapi saya masih pengen mondok yai)

    Kemudian yai manggil pengurus keamanannya lantas kemudian dawuh: ” santri iki ora usah diboyong yo, mergo cah enom seng gelem ngaji saiki longko…” (santri ini jangan di boyong ya.. Karena jaman sekarang sedikit pemuda yang mau ngaji )

    Beliau lalu menoleh kepada santri itu dan berkata : ” tapi sampean kudu janji…ojo nakal maneh”..(tapi kamu harus janji.. Jangan nakal lagi )

    Gus Rojih Ubab – cucu Mbah Yai – pernah berkata : ” Mbah kung iku nek ono santri nakal, ngongkon digedekno husnudzone, Husnudzon Cah iku bakal taubat lan dadi apik suatu saat, Lan didongakno ben cepet mari nakale.. ” (mbah itu kalo ada santri nakal, menyuruh kita untuk menguatkan husnudzon, husnudzon bahwa kelak ia akan taubat dan menjadi orang baik. Dan didoakan semoga cepat selesai nakalnya)

    Sampai sekarang Saya ingat betul totalitas beliau dalam mengajar dan mendidik para santri, beliau – yang meski selelah apapun, pulang dari perjalanan sejauh apapun dan dalam usia yang sangat sepuh seperti itu – selalu meluangkan waktunya untuk mengajar santri-santrinya, tidak jarang – karena saking capeknya – beliau tertidur beberapa detik ditengah-tengah membacakan kitab untuk kami. Di bulan Ramadhan beliau bahkan bisa berjam-jam duduk tanpa henti untuk membacakan kitab, semua waktu beliau seakan-akan hanya beliau dedikasikan untuk ilmu dan para penuntutnya.. Saya juga masih ingat dawuh beliau di malam itu, waktu itu beliau baru saja pulang dari kunjungannya ke Uzbekistan. ” Ora usah mikir engko dadi opo.. Tapi Ngajio sing sergep, sinau sing sergep” (Gus Ismail)

  • Evakuasi Sarang Lebah Vespa di Desa Warugunung oleh Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto

    Evakuasi Sarang Lebah Vespa di Desa Warugunung oleh Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto

    InfokomBanserNU- Sabtu, 11 Januari 2020 Pukul : 23.00 WIB. Relawan LPBI-NU bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto, Evakuasi Sarang Lebah di Dusun Wonokerto Desa Warugunung Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Berdasar informasi dari warga setempat tentang adanya sarang lebah yang diduga jenis tawon vespa ( nama lokalnya Tawon Ndas ). Keberadaan lebah tersebut dinilai meresahkan warga sekitar.

    Dengan menggunakan alat tradisional, Relawan LPBI-NU Kab. Mojokerto bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kab. Mojokerto melakukan evakuasi sarang lebah. Alhamdulillah proses evakuasi tersebut berjalan lancar dan tidak ada KERUGIAN Jiwa Material. KONDISI MUTAKHIR Sarang lebah sudah berhasil dievakuasi dengan PETUGAS DI LAPANGAN 

    1. LPBI-NU Kabupaten Mojokerto.
    2. Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Mojokerto.
    3. Warga setempat.

    Aslinya, tawon ini punya habitat di hutan dataran rendah. Namun hutan makin berkurang karena pembangunan oleh manusia. Akibatnya tawon Vespa membuat sarang di atap rumah-rumah dan hidup terlalu dekat dengan manusia. Risiko disengat pun menjadi meningkat. Karena hewan sosial, tawon Vespa juga bisa menyerang berkelompok.

    “Sarangnya banyak di bangunan permukiman. Penyebabnya, habitat aslinya hutan dataran rendah terus berkurang karena pembangunan. Kemampuan bertahan dengan berbagai jenis makanan memungkinkan tawon Vespa bisa memiliki habitat baru membuat sarang di bangunan-bangunan,” kata warga. 

    Sengatan tawon Vespa menimbulkan bengkak. Jika terjadi sengatan dalam jumlah banyak akan menimbulkan anafilaksis, organ bisa rusak dalam hitungan hari. Racun tawon vespa itu racunnya bisa mematikan jika tidak cepat ditangani dengan metode yang tepat. Yang fatal adalah jika menyerang limpa dan ginjal.

    SORBANSANTRI.COM
    Rumah Tawon Vespa

    “Apabila dua organ itu sudah kena racun, tidak akan berfungsi dengan baik menyaring racun dalam tubuh. Akibatnya, daya tahan tubuh lemah dan, jika racun yang masuk dalam jumlah banyak, bisa menyebabkan kematian korbannya. Jika disengat, segera periksakan diri ke puskesmas, RS, atau dokter terdekat untuk memastikan tidak berbahaya,” kata dokter.

    Untuk pencegahan dan antisipasi, warga harus membersihkan sampah di sekitar pemukiman mereka, jika tidak akan menjadi sumber makanan dan perkembangbiakan tawon Vespa. Tawon Vespa bisa hidup dengan makan serangga dan bangkai di sampah warga. 

    (red. kasiyanto-infokombansernu)

  • KYAI CAP CATUT KUDUS, PENYELAMAT AJARAN SUNAN KUDUS

    KYAI CAP CATUT KUDUS, PENYELAMAT AJARAN SUNAN KUDUS

    InfokomBanserNU- NAMANYA dikenal dengan sebutan Syaikh Rodhi. Yah, sosok pendatang baru itu tiba-tiba dapat gelar syaikh. Tidak ada yang mengetahui asal-usulnya. Tiba-tiba saja datang ke daerah Kudus kulon sekitaran Menara Kudus di zaman Nusantara bergerak.

    Banyak sejarah tutur menyebut Syaikh Rodhi adalah misionaris wahabi yang saat itu sedang di puncak jihad menyebarkan dakwah “bid’ahnya” di daerah yang dari dulu dikenal sebagai wilayah santri; Kudus kulon.

    KH. Sya’roni Ahmadi menyebut Syaikh Rodhi hidup sezaman dengan Surkati, tokoh yang difigurkan dalam Jamiyyatul Khoir. Dulunya, Jamiyyatul Khoir dipenuhi dengan tokoh-tokoh ahlussunnah waljama’ah keturunan Arab dan Yaman (khususnya). Tapi sejak Surkati bisa masuk mempengaruhi organisasi Islam pertama tersebut (berdiri 1901), paham yang disebarluaskan menjadi semakin bercorak wahabi.

    Di zaman Surkati inilah Jamiyyatul Khoir ditambah akonim menjadi Jam’iyytul Khoir wal Irsyad dan peranakan Arab yang mendirikannya mufaraqah membuat jamiyyah sendiri bernama Rabithah Alawiyyin.

    Kiai Sya’roni Ahmadi menyebut Surkati dan Syaikh Rodhi adalah utusan misionaris wahabi. Sementara utusan lainnya ada yang dikirim ke luar Jawa, untuk memecah belah umat Islam waktu itu, yang sedang bergerak melawan Belanda.

    Di sekitar Menara Kudus abad 19 awal itu (tahun tepatnya belum diketahui sumber saya), Syaikh Rodhi bermukim dan menyebarkan ajaran-ajaran bid’ah untuk kalangan kelompok santri menara. Misalnya, dia mendakwahkan ajaran baru yang mengharamkan ziarah kubur Sunan Kudus, tahlilan serta berjanjenan. Semua itu sudah berlaku ratusan tahun di Kudus.

    Banyak kiai dan warga di sekitar Kudus yang tidak setuju atas kehadiran tokoh tiba-tiba yang menyebarkan ajaran yak nah beh itu. Ujaran dan ceramahnya sangat meresahkan warga.

    Diceritakan, Syaikh Rodhi ini pernah mengikat dirinya sendiri dengan rantai di masjid Menara Kudus. Bukan karena stres dan gila, tapi sebagai ungkapan dia tidak mau berpindah dari lokasi sekitar Menara karena diusir warga.

    Tanda buruk kehadiran Syaikh Rodhi ini nampak dari kisah tutur yang menyebut adanya anjing misterius yang tiba-tiba muncul di tengah masjid depan menara kecil yang sekarang lokasinya ada di dalam masjid. Anjing itu adalah isyarah adanya manusia hina yang dikirim tuannya untuk menjaga akidah kotor, senajis hukum anjing dalam fiqih.

    Meski “dakwah” nya ditolak oleh warga yang mayoritas santri, Syaikh Rodhi selalu berusaha dengan berbagai cara agar diterima. Sayangnya, pendapatnya yang dangkal mudah dipatahkan hanya oleh santri, belum sekelas kiai.

    Dia merasa mendapatkan kesempatan bisa menguasai Masjid Menara peninggalan Sunan Kudus saat para kiai dan tokoh ulama di sekitar menara dipenjara oleh Belanda di zaman geger pecinan tahun 1918 M. Syaikh Rodhi pun menyebar pengumuman tantang debat dengan siapa saja dengan jaminan jika kalah harus mengikuti ajaran bid’ahnya.

    Syaikh Rodhi tidak mengetahui kalau Kudus kulon adalah markas para santri, yang sudah dibangun Sunan Kudus sejak masih hidup. Ia mengira bila kiai Kudus banyak dipenjara artinya tidak akan ada lagi orang alim yang bisa melawannya. Dia tidak mengetahui peta bahwa Kudus kulon itu banyak orang alim yang kealimannya tidak nampak karena kalah dengan pamor mahabbah dan haibah Sunan Kudus.

    Tantangan Syaikh Rodhi direspon oleh seorang alim yang tidak ikut dipenjara Belanda karena dianggap bukan sebagai tokoh penting. Namanya Kiai Hamid, yang oleh Kiai Sya’roni Ahmadi disebut dengan gelar populer Kiai Hamid Cap Catut.

    Kiai Hamid siap debat dengan Syaikh Rodhi dengan satu syarat: yang kalah harus keluar dari Kudus dan tidak boleh kembali selamanya.
    Syarat itu dipenuhi. Perdebatan ini ada yang menyebut terjadi di Masjid Menara Kudus, yang disaksikan oleh banyak orang.

    Kalah dalil, Syaikh Rodhi akhirnya harus keluar dari Kudus dan pergi entah kemana karena memang tidak diketahui asalnya. Kudus pun akhirnya terselamatkan dari pengaruh wahabi yang mengharamkan amaliyah ahlussunnah wal jama’ah, hingga sekarang.

    Untuk mengenang peristiwa penting tersebut, Kiai Hambali atau Kiai Kamal (Kamal adalah nama ubahan setelah dipenjara Belanda, mukim di Damaran, belakang makam Sunan Kudus), mendokumentasikan dalam kalimat bahasa Arab,

    ماتت البدعة بقيام حجة لأهل السنية

    Artinya:

    “Bid’ah sudah mati (seiring) ditegakkannya hujjah untuk ahli sunnah”.

    Bila dijabarkan, ajaran bid’ah yang pernah disebar pertama oleh Syaih Rodhi di sekitar Menara Kudus sudah mati sejak dia kalah debat penuh dalil dengan Kiai Hamid Cap Catut yang membuktikan kebenaran ajaran ahlussunnah wal jama’ah.
    Kalimat tersebut terukir di dalam Masjid Menara Kudus.

    Dalam manuskrip yang ada, tertera angka 1344. Kiai Kamal menyusun kalimat dokumentatif tersebut bukan hanya sebagai ungkapan penuh makna, tapi juga sangkakala yang menunjuk tahun kelahiran Nahdlatul Oelama (NO) 1926 yang bertepatan dengan 1344 H. Demikian sebagaimana dituturkan oleh M. Abdullah Al Badri.

    Artinya, kelahiran NU pada tahun 1344 H adalah penanda “matinya” ajaran wahabi berkembang menjadi ideologi agama yang akan terus ditolak oleh NU, terbukti hingga sekarang.

    Semoga, seluruh jama’ah MWC NU Sungai Gelam mendapatkan limpahan berkah, bikaromati Mbah Kyai Hamid Cap Catut, Kanjeng Sunan Kudus, ugi sedoyo para Wali ing Nusantara.

    #JayalahNU
    Alfatihah..

    (Bagus Muhammad Miftahul Mujib)

  • Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    InfokomBanserNU-

    Selain Kokam MU dukung bendera HTI, Dahnil , Amien Rais, Hanum Rais yg dekat dengan hoax& simbol2 radikalis.

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Salafi Wahabi di Kuala Lumpur

    agama dalam pemahaman Wahabi Salafi memang isinya harus berdasar kebencian, sehingga tak heran mereka rata2 bengis sampai mudah membunuh, hal ini tertuang dalam ajaran mereka Al Wala Wal Bara yg berdasarkan cocoklogi terjemah ayat dan hadits bukan dari ilmu yg bersanad bersambung sampai Nabi SAW . Dapat dicari di youtube pun banyak pengajaran Al Wala Wal Bara di mesjid2 wahabi dan muhammadiyah.

    Ajaran cocoklogi selain menjadi dasar wahabi, ikhwanul muslimin (PKS), khilafah HTI, khilafah ISIS, dll juga menjadi sekte2 lain seperti ini, konsep utamanya seorang awampun bisa berdalil hanya menggunakan terjemahan Al Quran dan hadits, padahal mereka tak miliki ilmu agama yg bersanad, tak heran ikhwanul muslimin bahkan ditangkapi atau dicabut kewarganegaraan dan passportnya di negri2 muslim termasuk arab karena berdasar ajaran cocoklogi ini, dibelakangnya terkandung takfiri mudah mengkafirkan muslim lainnya apalagi menghalalkan darah yg bukan seagama.

     Ajarannya berdasarkan kebencian dalam konsep al wala wal bara (bara dlm istilah wahabi berarti kebencian atau permusuhan seb inti iman, tak punya kebencian bisa dianggap kurang/tidak beriman). 

    Sikap melihat orang lain cendrung selalu seb musuh bisa dikarenakan aqidah wahabi ISIS ini, sambil membanggakan sendiri

    link RadikalismeIkhwanulmuslimin PKS

    Contoh pemikiran Wahabi dan Muhammadiyyah ttg dzikir HU :

    menurut Gus Baha

    Gusbaha

    kyaikampung

    Penyebab orang2 pintar di perusahaan2 tsb cendrung terkena radikalisme agama? Karena kesombongan intelektual ingin menguasai /berkuasa dlm agama sebagaimana mereka menguasai ilmu2 eksakta teknis, sombong tak ingin mengikuti otoritas, madzhab atau ikut ulama2 yg ilmunya bersanad bersambung sd Nabi. Seperti seorang pasien awam yg jenius dg baca buku2 kedokteran dan menganggap remeh dokter2 yg tersertifikasi dan berizin.

    Melawan aqidah teror dan kebencian Tritauhid dan Al wala wal bara, adalah ilmu aqidah bersanad dan bermadzhab, bersambung tak terputus sampai Nabi Muhammad SAW yg jg dipraktekan oleh 4 madzhab fiqih yaitu aqidah madzhab Asyariyyah maturidiyyah. aqidah ini dianut mayoritas muslimin nusantara di Indonesia, Msia, Brunai, Spore, Thailand dll jg sama2 bermadzhab fiqih syafiiyah. Bagi yg merasa awam dapat taqlid ikut ulama2 yg terbukti bersanad, sebagaimana dokter bedah pun taqlid sama dokter anestesi/ahli pembiusan.

    Dalam konsep wahabi salafi ISIS dkk seolah2 seorang awam wajib tahu semua ilmu kedokteran baik bedah maupun anestesi. Tidak boleh ada taqlid, dicemoohnya dg ikut2an atau taqlid buta. Cara berpikir ini pun menjadi pintu orang2 yg merasa pintar ke arah radikalisme mengatasnamakan agama.

    The books and teaching of Aqidah three tauhid and  alwala wal bara are overwhelming uncontrolled when  Muhammadiyah leader become ministry of education: 

    The teaching of Al Wala Wal Bara which based on hatred in Center /PP Muhammadiyyah   Menerapkan Al-Wala’ Wal-Bara’

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=3CCncf5sOEc[/embedyt]

     

    Al-Wala Wal Bara’ | Ust. Bachtiar Nasir, Lc

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=5FeODn7jtF0[/embedyt]

     

    Ust Ihsan Tanjung Al Wala’ Wal Bara’ DiDalam Kalimat Tauhid Kajian Dzuhur 28072016

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=T-3fGri1p4I[/embedyt]

     

    AL-WALA WA AL-BARA | Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc 

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=TZTHxAiWAfQ[/embedyt]

     

    Malaysia reject University of Muhammadiyah in their country because of Muhammadiya’s Wahaby backbround 
    Source Malaysia reject University of Muhammadiya
    Indonesia and Malaysia in general have same madzhab of beliefs of Al-Asyairah and Al-Maturidiyah, and madzhab of Syafii in Fiqh. This has strong sanad of belief and religion background in Islam Nusantara including majority moslem in Malaysia, Singapore, Thailand, Brunai, Indonesia, etc. (AbiTsani)

  • LAZISNU BAKTI MULYA KEC. SUNGAI BAHAR JAMBI BERSAMA KEPALA DESA, MENYALURKAN DANA PENDIDIKAN SEMBAKO DAN BIAYA PENGOBATAN

    LAZISNU BAKTI MULYA KEC. SUNGAI BAHAR JAMBI BERSAMA KEPALA DESA, MENYALURKAN DANA PENDIDIKAN SEMBAKO DAN BIAYA PENGOBATAN

    InfokomBanserNU- Jumat Berkah, Penyaluran Dana Pendidikan, Bantuan Sembako, Bantuan Biaya pengobatan/Kesehatan.
    Dilaksanakan oleh Ranting Lazisnu Bakti Mulya kepada Masyarakat di Desa Bakti Mulya. Dilaksanakan bersama oleh Ranting NU Bakti Mulya, Lazisnu MWC Sungai Bahar, dan Kepala Desa Bakti Mulya.

    Semoga Para Pengurus Lazisnu, Pengurus NU pada umunya, selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.
    Kepada para pemilik kaleng Terimakasih telah menitipkan Sedekahnya, Infaqnya, Zakatnya kepada Lazisnu. Insyallah Para Pengurus Lazsinu akan melaksanakan amanahnya. Semoga amal kita semua diterima Oleh Allah SWT.
    #LAZISNU
    #rantingnu
    #nucarelazisnu
    #mwcsungaibahar
     

    (LAZISNU KECAMATAN SUNGAI BAHAR)

  • PA 212 Ingatkan Potensi Kemarahan Kelompok Syiah Indonesia jika Amerika dan Iran Perang

    PA 212 Ingatkan Potensi Kemarahan Kelompok Syiah Indonesia jika Amerika dan Iran Perang

    InfokomBanserNU- Jubir Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin memprediksi, Indonesia bisa terdampak jika terjadi perang antara Amerika Serikat dengan Iran pasca terbunuhnya Kepala Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran Qods Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

    Menurut Novel, mayoritas warga Iran adalah kelompok Syiah yang notabene banyak bertentangan dengan ajaran Islam di Indonesia yang kebanyakan menganut Khashaish Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah” atau Aswaja.

    “Jadi kalau kita lihat dampak itu pasti ada. Karena iran beraliran syiah. Syiah ini ada di Indonesia sangat militan dan banyak,” kata Novel kepada merahputih.com di Jakarta, Senin (6/1).

    Novel melanjutkan, meski ada dampak, namun jumlahnya tak besar mengingat banyak ormas di Indonesia yang bertentangan dengan syiah.

    “Islam di Indonesia mayoritas tak berpihak kepada Amerika dan Iran. Karena kita korban pembantaian Iran dan amerika. Sulit bagi Indonesia memihak keduanya. Sebab semua ormas itu aswaja. Kalau aswaja saja tak terpengaruh;” jelas Novel.
    “Pengaruhnya kelompok syiah Indonesia pasti berpengaruh. Cuman mereka jangan mengatasnamakan Indonesia,” ungkap Novel.
    Novel berharap agar permasalahan antara Iran dengan Amerika tak berujung pada peperangan. Jalan damai pun harus dikedepankan mengingat akan banyak korban jiwa jika terjadi perang.
    “Karena perang itu harus dihindari. Karena ada dampak pada dunia seperti sistem politik dan ekonomi. Kan ada mahkamah internasional yang diselesaikan di PBB,” sebut Novel.
    Indonesia pun dimintanya tak mencampuri masaah kedua negara.
    “Warga Indonesia juga tak perlu ikut campur jika terjadi perang. Dunia ini harus damai dan kondusif,” harap Novel.

    Seperti diketahui, serangan ini diduga sebagai bentuk balasan atas penyerbuan Kedutaan Besar AS di Baghdad pada 31 Desember, yang dipimpin oleh Kata’ib Hezbollah dan para pejuang milisi yang didukung Iran. Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengkonfirmasi bahwa serangan pesawat tak berawak untuk membunuh Soleimani dilakukan atas arahan Presiden sebagai tindakan defensif untuk melindungi personel AS di luar negeri.

    Qaseem Soleimani selama ini mempunyai peran penting dalam memerangi teroris di Suriah dan Irak. Soleimani mampu mengorganisir perlawanan terhadap ISIS dan Al Qaeda sebelum adanya koalisi internasional bentukan AS. Kematian Soleimani ini membawa angin segar bagi ISIS dan Al Qaeda sekaligus menjadi alarm bahaya bagi keamanan global.

    (sumber. merahputih.com)

  • Jenazah Disalatkan Dari Dalam Ambulance

    Jenazah Disalatkan Dari Dalam Ambulance

    wp.sorbansantri.com –  Ada fenomena baru dalam salat jenazah di masa pandemi ini. Untuk menghindari penyebaran virus serta tetap menjalankan Fardhu Kifayah menyalatkan jenazah maka dilakukan dengan cara jenazahnya berada di dalam ambulance dan disalatkan dari luar mobil.

    Keputusan ini ditetapkan dalam Bahtsul Masail PCNU Blitar, seperti yang dirilis di FB Ustadzana Gus

    Ali Romzi

    :

    ﻟﻮ ﻭﺿﻊ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﻲ ﺑﻴﺖ ﻣﻘﻔﻞ ﻭﺻﻠﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﺟﺎﺯ ﻛﻤﺎ ﺗﺠﻮﺯ اﻟﺼﻼﺓ ﺑﻌﺪ اﻟﺪﻓﻦ …. ﻭﻛﺬﻟﻚ ﻟﻮ ﻭﺿﻊ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﻲ ﺗﺎﺑﻮﺕ ﻣﻘﻔﻞ
    Jika mayit diletakkan di dalam rumah yang dikunci dan disalatkan maka boleh sebagaimana boleh disalatkan setelah dimakamkan, demikian pula jika mayit diletakkan di dalam peti yang dikunci (Syekh Syaubari, Hamisy Asna Al-Mathalib 1/317). (kh. ma’ruf khozin)
  • Sholat Jumat Online di Sejumlah Negara Selama Pandemi Corona

    Sholat Jumat Online di Sejumlah Negara Selama Pandemi Corona

    wp.sorbansantri.com- Pandemi corona membuat sejumlah aspek kehidupan berubah. Termasuk yang terkait dengan praktik ibadah keagamaan. Ritual di tempat ibadah dibatasi agar tak ada perkumpulan yang berpotensi menularkan virus corona. Salah satu yang terdampak adalah pelaksanaan salat Jumat.

    Sejumlah masjid harus menerapkan protokol ketat untuk pelaksanaan Jumatan. Bahkan, ada yang sampai meniadakan shalat Jumat untuk sementara waktu.

    Namun, ada juga komunitas muslim yang menyiasati pandemi dengan melaksanakan ibadah online. Termasuk, praktik salat Jumat atau Jumatan online yang sudah dilaksanakan di sejumlah negara.

    Salah satu yang disebut-sebut pertama kali menggelar salat Jumat online adalah komunitas muslim di Finlandia. Imam Ramil Belyaev dari Komunitas Muslim Finlandia menggelar Jumatan melalui siaran langsung via Facebook.

    Ajakan untuk mengikuti salat Jumat online itu pun sudah digaungkan Imam Ramil sepekan sebelum pelaksanaan. “Salat Jumat selanjutnya akan dilaksanakan online,” tulis Ramil di akun Facebook pribadinya.

    Shalat Jumat online yang digagas Imam Ramil Belyaev itu sempat diwartakan Daily Sabah, akhir Maret 2020 lalu. Dalam beritanya, Daily Sabah menyebut, Imam Ramil menggelar salat Jumat online karena masjid-masjid di Helsinki and Jarvenpaa ditutup akibat pandemi. Ramil pun menilai, salat Jumat online menjadi solusi. Itu karena, bagi umat Muslim, salat Jumat merupakan kewajiban.

    “Imam tersebut mengatakan bahwa ide melaksanakan salat jumat di rumah awalnya diusulkan, akan tetapi komunitas kemudian mengandalkan teknologi modern dengan menggunakan siaran langsung secara online,” tulis Daily Sabah.

    Pada momen tersebut, Belyaev mengklaim ada 60 jemaah yang ikut dalam salat Jumat online yang dilaksanakan pada 3 April 2020 itu. Layaknya Jumatan di masjid, tetap ada khutbah sebelum shalat berjamaah online itu digelar.

    Tak hanya di Finlandia, komunitas muslim di Princeton University, Inggris, pun melakukan praktik serupa. Bahkan dalam situs resminya, Princeton University mengajak komunitas Muslim untuk salat Jumat online via aplikasi Zoom.

    “Rutin setiap minggu pada Jumat hingga Jumat, 26 Juni 2020. Bergabunglah bersama kami untuk melaksanakan gathering Jumatan online di https://princeton.zoom.us/j/602996198,” tulis situs resmi Princeton University.

    Di Princeton, salat Jumat online tersebut digelar pertama kali pada 10 Januari 2020. Dalam catatan Princeton University, salat Jumat online di sana telah berlangsung selama 25 pekan.

    Sementara di Amerika Serikat, salat Jumat online dilaksanakan oleh Islamic Cultural Center of Northern California (ICCNC). Dalam situs resminya, ICCNC juga menampilkan undangan untuk mengikuti salat Jumat online.

    “Sampai pandemi covid-19 terkendali, shalat Jumat akan dilaksanakan setiap Jumat pukul 13.30 via Zoom,” tulis ICCNC.

    Shalat Jumat online ICCNC ini pun masih terus dilaksanakan hingga sekarang. Dalam agenda ICCNC, Jumatan via aplikasi Zoom itu masih tetap dijadwalkan pada Jumat ini, 8 Januari 2021. (abi sorban)

     

  • SOAL KEMELUT DI NATUNA, PBNU SIAP JIHAD DEMI NKRI

    SOAL KEMELUT DI NATUNA, PBNU SIAP JIHAD DEMI NKRI

    Infokom BanserNU- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan siap berjihad demi mempertahankan setiap jengkal kedaulatan NKRI.

    Hal ini disampaikan Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj saat memberikan keterangan resmi organisasi keislaman tersebut terkait aksi Tiongkok yang memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Perairan Natuna.

    “Dalam pandangan Nahdlatul Ulama sebagaimana dinyatakan oleh pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari, hukum membela keutuhan tanah air adalah fardu ain atau wajib bagi setiap orang Islam. Dan barang siapa mati demi tanah airnya, maka ia mati syahid,” kata Kiai Said dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin (6/1).

    Menurut Said, kedudukan laut amat strategis sebagai basis pertahanan. Karena itu pulau-pulau perbatasan, termasuk yang rawan gejolak di Laut China Selatan, tidak boleh lagi disebut sebagai pulau terluar, tetapi terdepan.

    “Ketidaksungguhan pemerintah dalam melaksanakan konsep pembangunan berparadigma maritim, termasuk dalam geopolitik, ekonomi, dan pertahanan, akan membuat Indonesia kehilangan 75 persen potensinya untuk maju dan sejahtera dan memimpin dunia sebagai bangsa bahari seperti amanat founding fathers,” katanya.

    Oleh karena itu, Kiai Said juga mengingatkan kepada pemerintah, jangan negara lembek, meski Tiongkok merupakan salah satu investor di Indonesia.

    “Meskipun Tiongkok merupakan investor terbesar ketiga di Indonesia, Nahdlatul Ulama meminta Pemerintah RI tidak lembek dan tidak menegosiasikan perihal kedaulatan teritorial dengan kepentingan ekonomi. Keutuhan dan kesatuan wilayah NKRI, di darat dan di laut, dan juga di udara adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan kepentingan apa pun. Dalam jangka panjang, Nahdlatul Ulama meminta Pemerintah RI untuk mengarusutamakan fungsi laut dan maritim sebagai kekuatan ekonomi dan geopolitik,” kata Kiai Said.

    #HubbulWathonMinalIman

  • Tim Bagana Tabanan Bali Berhasil Temukan Anak yang Tenggelam

    Tim Bagana Tabanan Bali Berhasil Temukan Anak yang Tenggelam

    Bali, InfokomBanserNU- Bersama Tim SAR dan Aparat setempat, Tim Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satkorcab Tabanan turut membantu mencari Dhimas, Siswa MTs Al-AMin Tabanan yang diketahui tenggelam di sungai Tanggulan Kamis (2/1) pukul 01.00 Wita. Tidak mudah untuk mencari anak tersebut, mengingat sungai Tanggulan terkenal berpalung berbahaya, dan berarus deras. Namun dengan doa dan ikhtiar bersama, Sahabat Musthofa dibantu sahabat Bagana lainya yaitu Sahabat Roni, Ridwan, Rendra dan Fauzi, berhasil menemukan anak tersebut pada pukul 17.15 Wita.

    “Alhamdulillah berkat doa bersama dan ikhtiar, yang menemukan jenazah Almarhum Dhimas (Siswa MTs Al-Amin) adalah seorang anggota BANSER BAGANA SATKORCAB TABANAN bernama Musthofa, Seorang penyelam yang TIDAK menggunakan alat selam. SALUT…” Kata Amron Sudarmanto, Kasi Bimas Islam Kemenag Kab.Tabanan sekaligus Penasehat PW Ansor Bali melalui Whatsapp group Ansor Bali.

    SORBANSANTRI.COM
    Proses evakuasi korban oleh tim SAR setelah sebelumnya jenazah diangkat oleh Tim Bagana

    Aksi dari sahabat Musthofa dan sahabat-sahabat Bagana tersebut, mendapatkan apresiasi yang besar dari masyarakat, ketua PW Ansor Bali, Yunus Naim turut menyampaikan ucapan terimakasih dan berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

    “Alhamdulillah sudah ditemukan. Semoga keluarganya tabah dalam menghadapinya (cobaan ini). Terima kasih kepada sahabat-sahabat Ansor Banser yang tanggap dan peduli lingkungan.” ujar H. Yunus Naim.

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Musthafa bersama ketua PW Ansor Bali dan tim Banser PW Bali

    Menurut Kasetma Banser Provinsi Bali, Nanang Setiabudi, Sahabat Musthofa memang sudah biasa mencari ikan di sungai arus deras. Beliau juga seorang Banser yang militan dan istrinya merupakan seorang Denwatser yang lulus diklatsar Karangasem Bali.

    “Sahabat Musthofa anggota Banser Satkoryon Kediri Tabanan memang suka mancing di Sungai Arus Deras. Istrinya juga seorang Denwatser yang lulus diklatsar Karangasem,” tandasnya.

    Dengan keberanian sahabat Musthofa dan Tim Bagana Tabanan, yang mempertaruhkan nyawanya di sungai arus deras demi mencari anak yang tenggelam semoga menjadi motivasi dan ghiroh bagi kita semua untuk membantu sesama. (ansor bali)