Blog

  • HASTA PORA BANSER

    HASTA PORA BANSER

    Infokom PAC Jetis-Pernikahan adalah suatu hal yang begitu sakral dan begitu di idam idamkan oleh semua manusia yang sudah remaja, oleh karena itu momen resepsii pernikahan hampir semua di adakan dengan meriah karena hanya mungkin di alami cuma satu kali dalam seumur hidupResepsi di setiap daerah mungkin tidak sama karena hampir semua daerah mempunyai adat istiadat yang berbeda tapi rata rata terkemas dengan rapi dan meriah serta mengabadikan momen pernikahan dengan kamera biar bisa untuk kenang kenanganKali ini team infokom BANSER PAC Jetis akan menulis sedikit tentang resepsi pernikahan yang masih jarang di jumpai yaitu resepsi pernikahan dengan adat jawa yang di laksanakan di desa penompo jetis mojokerto jawa timur pada hari rabu (18/03/2020)Kalau resepsi pernikahan dengan adat jawa memang sudah banyak yang melihat dan memahami tapi kali ini resepsi pernikahan dengan adat jawa dengan di kombinasi HASTA PORA BANSERHASTA PORA BANSER di lakukan pada saat salah satu anggota BANSER yang menikah dan kali ini yang menikah adalah anggota BANSER SATKORYON JETIS yaitu sahabat M Abdul Qowimul zainal maarif dengan mempersunting
    Ninuk rahayu sebagai istriPengantin yang berbahagiaSORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

    Proses hasta pora banser

    SORBANSANTRI.COM

    Pengantin pria dan sahabat sahabatnya

    SORBANSANTRI.COM

    Rebana mengiringi hasta pora banser

    Mengawali resepsi kali ini iring iringan pengantin di barisan paling depan adalah BANSER dan berjalan dengan langkah tegap yang menunjukan langkah kesatria lalu di ikuti oleh keluarga pengantin pria dan sesampainya di depan gerbang kediaman pengantin perempuan telah siap barisan BANSER KHUSUS yang berbaris rapi dan rapat dan akan di buka saat pengantin akan melewati barisan tersebut dengan penghormatan di lanjutkan mengangkat tangan ke atas dan iringi Sholawat NabiSaat langkah pengantin meliwati barisan BANSER KHUSUS dan di iringi gema Sholawat pada Nabi MUHAMMAD SAW, para pengiring dan keluarga yang menyaksikan terbawa oleh rasa haru dan tak sedikit yang menitikan air mata , setelah pengantin melewati barisan, anggota BANSER KHUSUS satu persatu menurunkan tangan dan mengikuti pengantin masuk kedalam dan di lanjutkan dengan adat istiadat jawairing itingan barisan BANSERSORBANSANTRI.COMMenurut KASATKORYON JETIS ( MUHAMMAD ISA ) mengatakan “HASTA PORA ini kami lakukan untuk memberikan penghormatan kepada anggota kami(BANSER) yang menempuh hidup baru dalam jalinan kasih rumah tangga serta menunjukan kekompakan kami yang selama ini kami mengemban tugas bersama sama”Kasatkoryon saat menata persinilnyaSORBANSANTRI.COM# By.PAC Jetis/Alim infokom

  • KETIKA KHALIFAH DISURUH BELAJAR KEPADA RAJA ORANG KAFIR

    KETIKA KHALIFAH DISURUH BELAJAR KEPADA RAJA ORANG KAFIR

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN Infokom – Kisah menarik ini yang disampaikan oleh Imam al-Ghazali dalam Al-Tibrul Masbuk fi Nashihatil Muluk halaman 20:

    حضر بعض الزهاد بين يدي خليفة، فقال له: عظني فقال: يا أمير المؤمنين إني سافرت الصين وكان ملك الصين قد أصابه الصمم وذهب سمعه فسمعته يقول يوماً وهو يبكي: والله ما أبكي لزوال سمعي وإنما أبكي لمظلوم يقف ببابي يستغيث فلا أسمع استغاثته، ولكن الشكر لله إذ بصري سالم. وأمر منادياً ينادي ألا كل من كانت له ظلامة فليلبس ثوباً أحمر. فكان يركب الفيل فكل من رأى عليه ثوباً أحمر دعاه واستمع شكواه وأنصفه من خصمائه. فانظر يا أمير المؤمنين إلى شفقة ذلك الكافر على عباد الله وأنت مؤمن من أهل بيت النبوة فأنظر كيف تريد أن تكون شفقتك على رعيتك.

    Sejumlah orang zuhud datang ke Khalifah yang meminta saran dari mereka. Salah seorang berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, saya pernah mengunjungi negeri Cina. Raja mereka menjadi tuli pendengarannya dan Raja sangat bersedih. Namun Raja Cina ini berkata bahwa “aku bersedih bukan karena hilangnya pendengaranku, tapi boleh jadi ada pencari keadilan yang dizalami yang berhenti di depan pintu istanaku tapi aku tidak bisa mendengarnya. Tapi syukurlah mataku masih bisa melihat.”

    Kemudian Raja memberi perintah siapa yang hendak protes atas kezaliman yang menimpanya harus memakai baju merah (agar diketahui oleh Raja). Raja kemudian blusukan menemui rakyatnya dengan mengendarai gajah, dan menemui mereka yang berbaju merah.

    Orang zuhud yang bercerita kisah ini kepada Khalifah kemudian berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, ini tindakan bijak penguasa kafir kepada rakyatnya, bagaimana dengan anda yang orang beriman dan keturunan Nabi Muhammad? Sudahkan anda memperhatikan rakyat anda?” 

    (LDNU Banjar)

  • PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    PENUTUPAN SEMAAN DAN MAJLIS DZIKIR RANTING SEDATI KEC.NGORO, MOJOKERTO

    Sorbansantri.com – Jamaah rutin Kamis pon dusun Ngetrep desa Sedati kec Ngoro kab Mojokerto malam ini (18/03/2021) merupakan acara terakhir sekaligus penutupan sementara jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1442H,
    Acara kegiatan di mulai pukul 05.00wib dengan di isi kegiatan Khotmil Qur’an sampai Magrib, dilanjut dengan kegiatan pembacaan dzikir DZIKKRU DZAKIRIN dan doa bersama kepada para ahli kubur warga dusun Ngetrep desa Sedati.

    Dalam acara ini di hadiri oleh warga Nahdliyyin beserta Banom NU juga para jama’ah yang di luar warga Sedati, tampak hadir juga kepala desa Sedati bapak Alwi beserta jajaran perangkat desa setempat dan para alim ulama’, sebagai pengisi acara inti di sampaikan oleh Romo KH Dhofir Bachruddin adik kandung dari Romo KH Mansyur Bachruddin, beliau adalah sebagai pengasuh jama’ah Majlis Dzikir juga Sema’an Al Qur’an Al-ITTIHAT kabupaten Mojokerto.

    Sebelum acara pengajian di mulai bapak Alwi selaku kepala desa Sedati mengatakan dalam sambutanya “kita harus selalu tetap mempertahankan rasa guyub rukun antar warga , karena dari situlah akan tercipta Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur”

    SORBANSANTRI.COM

    Dilanjut dengan acara inti Mauidhotul Hasanah oleh KH DHOFIR BACHRUDDIN ,inti dari ceramah beliau menyampaikan sejarah keteladanan Nabi Yusuf dengan Siti Zulaikha dan perdana Mentri Idfir yang di ambil dari kitap AL HIKAM,

    Warga Nahdliyyin sangat antusias datang dalam pengajian tersebut sampai selesai dengan pengawalan juga pengawasan dari pihak Kepolisian Polsek Ngoro beserta anggota BANSER Ranting Sedati, karena masih suasana pandemi warga dan jama’ah dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sesuai instruksi dari pemerintah saat ini dengan menerapkan sistem 3M

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Tepat pukul 22.00 acara terahir ditiutup dengan doa yang di sampaikan oleh Romo KH MACHFUD dari Ngoro, (Hasan Sorban)

  • JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    JOHN INDRA… Kader BANSER Sumatera Barat yang Luar Biasa

    Sorbansantri.com – Namanya John Indra dia adalah Sekertaris PC GP ANSOR Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, pada hari Minggu (7 Maret 2021) melakukan perjalanan menuju Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, untuk mengikuti pendidikan SUSPELAT 1 (pendidikan dalam ke-Banseran tingkat Pelatih) yang segera dilaksanakan pada Tanggal 11 s.d 14 Maret 2021, atas Support dari Ketua Tanfiziah PCNU KH. Nurkholidin, Ketua MWC Timpeh Kyai Maksum Fanani,Ketua PW GP ANSOR Sumatera Barat, Ketua PC GP ANSOR Dharmasraya, serta jajaran Satkorwil Banser Provinsi Sumatera Barat.

    Setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan,pada tanggal 9 Maret 2021, pukul 19.30 WIB tiba di Gedung PCNU Kab.Mojokerto, dan juga disana terdapat Mako PC GP ANSOR Mojokerto, Setiba di Mako Dia langsung disambut oleh panitia SUSPELAT 1, sekaligus juga berbincang- bincang dengan Ali Muh Nasih (Gus Ali) yang merupakan Ketua PC GP ANSOR Kab.Mojokerto.Beliau mengapresiasi kedatangan John yang menempuh jarak 3 hari 2 malam untuk sampai di Mako Beliau.

    Dalam sharing John berpendapat dalam hati bahwa “memang perjalan saya ini jauh dan melelahkan,tapi tidak akan sia-sia, karna banyak dukungan,saran dari para beliau semuanya,termasuk pendapat serta arahan dan wejangan yang diberikan oleh Gus Ali” terimakasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada Gus Ali,ungkap John.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Berhubung pelaksanaan dimulai tanggal 11 Maret 2021, masih ada satu hari waktu luang, Jonh meminta ijin untuk dapat diantarkan pergi Ziarah, ke makam Syeh Djumadil Kubro, yang saya dengar bahwa Syeh Djumadil Kubro merupakan sesepuh Wali Songo (wali 9)
    Alhamdulilah, saya langsung di fasilitasi oleh Sahabat Banser yang langsung diperintah oleh Kasatkorcab H.M Yunus untuk mengawal dan mendampingi saya mulai berangkat sampai kembali, terimakasih Komandan,,” terang John
    ziarah ini merupakan tradisi dan ajaran yang luar biasa yang dilakukan oleh warga Nahdliyyin/NU khususnya dari masyarakat Islam JAWA

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam benaknya,John selalu teringat wejangan dan tetuah dari gurunya KH.NURKHOLIDIN , yang merupakan tokoh dan Ketua Tanfiziah PCNU Kab. Dharmasraya “Tetaplah berkhidmat untuk NU khususnya Ansor-Banser,kalau kamu ikhlas serta benar dalam berkhidmat,maka.. Barokah-Berkah serta Hidayah akan selalu menyertaimu” dimana Beliau tak henti-hentinya selalu membimbing saya, kebetulan di ponpes Tarbiyatul Athfal tersebut menjadi pusat kegiatan ke NU an, serta Banom banom NU, Terutama Kegiatan PC GP ANSOR Kab.Dharmasraya.

    Selamat dan Sukses JOHN INDRA semoga ilmu yang kamu peroleh di Jawa dalam pendidikan ke-Banseran atau SUSPELAT 1 berguna dan bermanfaat bagi Sahabat sahabat Ansor-Banser di tanah kelahiranmu.

    John-Anwar sorbansantri

  • AS-SAWAADUL A’DHOM “MAYORITAS UMMAT ISLAM YANG TERBANYAK”

    AS-SAWAADUL A’DHOM “MAYORITAS UMMAT ISLAM YANG TERBANYAK”

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Perhatikanlah kata Baginda Nabi Muhammad SAW ini tentang umat mayoritas…
    Baginda Rosulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam sudah memberikan pedoman bagi kita agar mengikuti As-Sawaad Al-A’dhom (jama’ah kaum muslimin mayoritas yang terbanyak), karena kesepakatan mereka (As-Sawaad Al-A’dhom) mendekati ijma’, sehingga kemungkinan keliru sangatlah kecil.
    حدثنا العباس بن عثمان الدمشقي. حدثنا الوليد بن مسلم . حدثنا معاذ بن رفاعة السلامي . حدثني أبو خلف الأعمى قال سمعت أنس بن مالك يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم : يقول إن أمتي لا تجتمع على ضلالة . فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم
    “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (As-Sawad Al A’dhom).”
    (HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at-Thobroni, al-Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al-Hafidz As-Suyuthi dalam Jamiush Shoghir, ini adalah hadits Shohih)
    al-Imam As-Suyuthi rohimahullaah menafsirkan kata As-Sawadul A’dhom sebagai sekelompok (jama’ah) manusia yang terbanyak, yang bersatu dalam satu titian manhaj yang lurus.
    (Lihat: Syarah Sunan Ibnu Majah: 1/283). Menurut al-Hafidz al-Muhaddits Imam Suyuthi, As-Sawad Al-A’dhom merupakan mayoritas umat Islam yang terbanyak.
    Hadits diatas juga senada dengan Hadits yang masyhur dan shohih berikut ini…
    اختلفت اليهود على إحدى وسبعين فرقة سبعين من النار وواحدة في الجنة واختلفت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة إحدى وسبعون فرقة في النار وواحدة في الجنة وتختلف هذه الأمة على ثلاث وسبعين فرقة اثنتان وسبعون في النار وواحدة في الجنة فقلنا : انعتهم لنا قال : السواد الأعظم
    “Umat Yahudi terpecah menjadi 71 firqoh, 70 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga. Umat Nashoro terpecah menjadi 72 firqoh , 71 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga. Umat ini (ISLAM) akan terpecah menjadi 73 firqoh, 72 firqoh dineraka dan 1 firqoh disyurga.”
    Kami (para sahabat) bertanya, “Tunjukkan sifatnya untuk kami.” Beliau menjawab, “As-Sawad Al-A’dhom.”(mayoritas)
    Diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dalam Al-Kabir juz 8 hal. 273 nomor 8.051.
    Al-Haitsami berkata… “Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan At-Tirmidzi secara ringkas. Juga diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dan rijalnya yang tsiqoh.” (Majma’ Az-Zawaid juz 6 hal. 350 nomor 10.436)
    Begitu juga senada dengan Hadits shohih berikut ini…
    لا يجمع الله أمر أمتى على ضلالة أبدا اتبعوا السواد الأعظم يد الله على الجماعة من شذ شذ فى النار
    “ALLAH SWT tidak akan membiarkan ummatku dalam kesesatan selamanya. Ikutilah As-Sawad Al-A’dhom. Tangan (rahmah dan perlindungan) ALLAH bersama jama’ah. Barangsiapa menyendiri/menyempal, ia akan menyendiri/menyempal didalam neraka.”
    Diriwayatkan oleh Al-Hakim dari Ibnu Abbas juz 1 hal. 202 nomor 398 dan dari Ibnu Umar juz 1 hal. 199 nomor 391 (Jami’ul Ahadits: 17.515)
    Selanjutnya perhatikan juga Hadits shohih berikut ini…
    قال أبو أمامة الباهلي : عليكم بالسواد الأعظم
    رواه عبد الله بن أحمد والبزار والطبراني ورجالهما ثقات
    Abu Umamah Al-Bahili berkata, “Hendaknya kalian bersama As-Sawad Al-A’dhom. (golongan mayoritas umat Islam yang terbanyak)”. Diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad dan Al-Bazzar dan Ath-Thobroni, rijal mereka berdua tsiqoh. (Lihat Majma’uz Zawaid nomor 9.097).
    Wahai diri yang masih merasa MINORITAS…
    Masihkah kalian meragukan Sabda Baginda Nabi Muhammad SAW diatas tadi bahwa kaum MAYORITAS lah yang dibangga-banggakan oleh beliau.. Bahwa kaum MINORITAS lah yang sangat-sangat harus dijauhi karena sudah menyempal+menyimpang kesesatannya walo mereka harus dibungkus AGAMA dengan label cantik berupa KEMBALI PADA ALQUR’AN+SUNNAH, semua itu hanya menipu ummat yang awam dan bodoh.
    Jangan membodoh-bodohi ummat yang sudah bodoh.
    ياأيها الإخوان الأعزاء….
    أما إن لنا اخوة من دون أهل السنة والجماعة من الوهابية والشيعة وغيرهما على ضلالتهم ومضلتهم فيجب علينا أدعياءلهم فعسى الله تعالى أن يكون أن يهديهم إلى الصراط المستقيم صراط الذين أنعم عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين. لأنهم لايحتاجون أدلة من أيات القرأن والأحاديث إلا الهداية منه تعالى
    Wahai Saudara-Saudariku ASWAJA yang mulia…
    Kita punya saudara-saudari diluar AHLUS SUNNAH WALJAMA’AH (ASWAJA) seperti W@H@BI dan $YI@H DLL yang sesat-menyesatkan… Kita harus mendoakan mereka semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan sebuah HIDAYAH pada mereka pada jalan yang lurus, jalan yang telah ALLAH SWT berikan KENIKMATAN pada mereka, bukan jalan orang-orang yang dibenci juga bukan orang-orang yang sesat.
    Karena sejatinya mereka tidak butuh pada segudang dalil-dalil ALQUR’AN+HADITS kecuali hanyalah sebuah HIDAYAH dari ALLAH SWT.
    Oleh: Srikandi Aswaja
    Fihris Nanalush Shafa
  • Bumi Arema Tolak HTI

    Bumi Arema Tolak HTI

    SORBANSANTRI.COM
    Poster dan Banner Penolakan adanya HTI di malang

    SORBAN Infokom | Jika suatu kelompok radikal ekstrimis berbahaya bagi NKRI terdengar beraktivitas di suatu daerah, tentu akan membangkitkan reaksi kontra/ penolakan dari massa yang tidak ingin daerahnya terpapar virus khilafah.

    Kesadaran dan sensitifitas Arek-arek Malang terhadap isu khilafah ISIS terus diuji berkali-kali. Untuk kesekian kalinya Arek arek Malang kompak menolak aktivitas kelompok ekstrimis khilafah berkedok kajian MIUMI (sayap lain dari HTI) di Bumi Arema.

    Setelah sempat ditolak oleh pihak UNIBRAW dan Arema Dau, acara kelompok MIUMI ini dipindah ke Hotel Radho Syariah di Jalan Simpang Kawi No. 3 Bareng Kota Malang.

    [irp posts=”2047″ name=”APA SIH HIZBUT TAHRIR INDONESIA ( HTI )”]

    Informasi tentang bahaya kelompok intoleran, radikalis dan ekstrimis khilafah HTI di media sosial menambah khazanah pengetahuan Arek arek Malang untuk bergerak membersihkan Malang dari provokasi berkedok pengajian. Arek Malang ingin agar Malang Raya kondusif tidak terprovokasi oleh aktivitas kelompok HTI yang sudah dibubarkan pemerintah.

    Bahtiar Nasir (BN), pentolan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (yang sekarang berubah nama menjadi GNPF-Ulama), adalah salah satu tokoh utama Ultra radikalis yang menggerakkan massa beringas dalam demo demo berjilid-jilid di Jakarta di era Pilkada DKI lalu.

    [irp posts=”2205″ name=”Penjelasan Soal Hadits Nabi dan Bendera Khilafah HTI – ISIS”]

    BN juga dikenal kaitannya dengan kasus penggalangan dana bantuan logistik dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) yang terbukti bukan ditujukan kepada warga sipil di Aleppo Suriah melainkan untuk kelompok teroris, Jaish al-Islam. Baca selengkapnya di artikel “Bachtiar Nasir akan Jelaskan Dana Yayasan dan Dugaan Pencucian Uang”, https://tirto.id/dtHJ.

    Bachtiar Nasir juga pernah resmi jadi tersangka dalam kasus yang ditangani Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. Salah satu tokoh penggerak Aksi 212 ini diduga terlibat kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

    Sedangkan Arek Malang dikorlapi oleh Dersi, Rohman dan Brodin menggerakkan sekitar 50-70 arek Malang termasuk Pak RW Bareng dan arek arek parkiran Bareng Raya untuk membubarkan acara ini.
    Polisi yang menjaga acara diturunkan sekitar 30 personil setelah menerima kabar akan terjadi demo penolakan.

    Dalam acara BN ini, terlihat kelompok FPI yang diduga didatangkan dari pasuruan dan Kokam Muhammadiyah nampak berjaga-jaga di depan pintu masuk hotel. Jumlah mereka sekitar 15-20 orang saja. Diduga FPI dan kokam ini bukan asli arek Malang, dan kayaknya terlihat ketakutan menerima tantangan satu lawan 4 dari Arek Malang.

    Ya, siapapun tahu jika mencoba membekingi acara kelompok HTI teroris akan berhadapan dengan militansi Arek Malang.
    Pihak warga sekitar hotel menyayangkan tidak adanya pemberitahuan acara kepada RW dan karena itulah ijin acara ini dipertanyakan arek Malang.

    Penolakan acara provokasi MIUMI berbalut tema tazkiyatun nufus (penyucian jiwa) ini pertama sedianya bertempat di kampus UNIBRAW kemudian klompok MIUMI ini memindahkan acaranya di Hotel Radho Syariah depan taman rekreasi Sengkaling. Di tempat yang baru inipun kegiatan mereka itu ditolak Arek Dau, dan akhirnya di mediasi oleh Polsek Dau dan batal digelar.

    Lalu panitia acara memindahkan di Hotel Radho Kawi, tetap didemo Arek Malang hingga acara bubar pada 20.30. BN yang ketakutan berani turun keluar dari hotel pada pukul 23.19 setelah dimediasi oleh salah satu Korlap Brodin yang menjamin keamanan BN. Sedangkan peserta yang ada sekitar 150 an orang satu demi satu keluar hotel sambil diteriaki Arek Malang.

    di poster acara tertera tanggal 9 Maret 2020 yang mengundang anak-anak muda kampus menjadi santapan empuk kelompok radikal HTI. Sehari sebelumnya salah satu arek Malang yang mengetahui acara ini akan terjadi, segera memberi peringatan di medsos FB untuk membubarkan acara ilegal ini.

    Hasilnya sekian ormas kepemudaan di Malang merespon cepat dengan koordinasi bersama aparat keamanan Polresta Malang agar demo kontra acara ini tidak berakhir ricuh. (reporter EfeR)

  • *KH.Mahfudzi Ahmad* Semoga Husnul Khotimah.

    *KH.Mahfudzi Ahmad* Semoga Husnul Khotimah.

    PAC MOJOSARI : INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROOJI’UN. Telah pulang ke Rahmatullah KH.Mahfudzi Ahmad pada hari Minggu 15 Maret 2020 pukul 20.00wib waktu dalam perawatan di RSU Soekandar Mojosari Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    KH.Mahfudzi Ahmad waktu masih muda

    KH.Mahfudzi Ahmad adalah ketua Rois Suryah MWCNU periode tahun 1985-1997 sebelum KH Ramudi. Beliau lahir pada tanggal 01- juli-1953 ( sekarang sekitar umur 67 tahun) menikah dengan Hj.Sri Astutik dan dikaruniai 4 anak (Putri semua)

    Beliau dimakamkan pada hari Senin pagi tanggal 16-03-2020 pukul 09.00wib di pemakaman umum desa setempat yaitu di Pemakaman Dusun Lontar Desa Kebondalem,Kec.Mojosari-Mojokerto.

    SORBANSANTRI.COM
    Sigap dan Tanggap Banser Satkoryon Mojosari
    SORBANSANTRI.COM

    # Semoga Husnul Khotimah.

    #By.PAC Mojosari/Irul infokom

  • ANSOR BAKTI SOSIAL PENGOBATAN BEKAM

    ANSOR BAKTI SOSIAL PENGOBATAN BEKAM

    Kesempatan yang di berikan oleh ALLOH SWT mungkin tidak akan bisa terulang lagi, itulah yang membuat pemuda pemuda ANSOR terus semangat untuk mengisi kesempatan yang mereka punyai dengan kegiatan kegiatan yang bermanfaat, baik bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk orang lain atau masyarakat di sekitar mereka

    Seperti yang di lakukan oleh pengurus ranting GP ANSOR Sidorejo Jetis mojokerto Jawa timur, bersama seluruh jajarannya dan di bantu ranting canggu serta ngabar kali ini mengadakan bakti sosial pengobatan dengan metode bekam di acara peringatan ISRA’ MI’RAJ nabi MUHAMMAD SAW 1441H yang di selenggarakan oleh PP AL-AMIN dusun kwangen desa Sidorejo (14/03/2020)

    Dengan semangat bisa berbagi kemanfaatan untuk warga sekitar yang di modali dana dari hasil urunan seiklasnya oleh pengurus dan anggota ranting GP ANSOR Sidorejo guna menyediakan perlengkapan untuk acara tersebut di harapkan bisa menanamkan rasa kekompakan di dalam internal GP ANSOR dan keihklasan hati untuk saling berbagi serta saling membantu terhadap sesama

    Karena baru pertamakali mengadakan bakti sosial pengobatan dengan metode bekam di wilayahnya maka para pengurus memasang benner di tempat tempat yang strategis dengan tujuan biar masyarakat banyak yang datang untuk berobat dan hasilnya sungguh di luar perkiraan pengurus GP ANSOR, satu hari sebelum hari pelaksanaan sudah banyak yang daftar ingin ikut berobat dengan metode bekam dan terbukti rencana baksos di mulai jam 14:00wib tapi setelah sholat dhuhur para warga udah mulai banyak yang menunggu .

    Menurut GUS ISA KURNIAWAN salah satu pengurus GP ANSOR saat di temui team infokom menyatakan ” kami selain ingin ikut berpartisipasi dalam acara ISRA’ MI’RAJ yang di adakan GUS ROFUL di pondoknya juga berharap sahabat sahabat ANSOR bisa membantu warga sekitar apabila ada yang sakit dengan pengobatan bekam, meskipun hasilnya kami cuma bisa mengurangi sedikit rasa sakitnya”

    SORBANSANTRI.COM
    Gus isa kurniawan saat menagani warga untuk di bekam

    Salah satu warga yang ikut bekam ( H. SUPAI ) saat di tanya team infokom menyatakan sangat senang dengan adanya acara baksos seperti saat ini bahkan beliau menyarankan ada jadwal rutin atau sering di adakan

    SORBANSANTRI.COM
    Proses baksos yang di ikuti warga dan santri

    Dari pihak santri pondok pesantren pun banyak yang ikut untuk di bekam karena adzan magrib sudah berkumandang maka dari pihak terapis yang koordinatori GUS MUNIF dengan berat hati untuk menghentikan pembekaman meskipun masih ada beberapa warga dan santri pondok yang masih belum sempat tertangani dan dari para terapis mohon maaf karena waktu sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan.

    SORBANSANTRI.COM
    Gus Roful selaku pemangku pondok dan sahabatnya gus Karim dari gresik

    GUS ROFUL selaku pemangku dan pengasuh pondok AL AMIN sidorejo sangat berterima kasih dengan sahabat sahabat ANSOR dan mohon maaf tidak bisa ikut nimbrung di aula pondok karena beliau tidak tatak bila melihat darah hal ini si sampaikan pada team infokom di sela sela selesai sholat magrib berjamaah

    By : alim infokom

  • MENGUAK DALANG DARI AKUN MUSTOFA MAKSUM PENGHINA KASATKORNAS BANSER

    MENGUAK DALANG DARI AKUN MUSTOFA MAKSUM PENGHINA KASATKORNAS BANSER

    SORBAN Infokom | Ada apa dengan akun FB Mustofa Maksum yang baru ini mengatai orang yang sudah meninggal. Tak hanya keji menurut kami. Lebih dari itu layak disebut pecundang. Tak berperikemanusiaan.

    Disaat keluarga besar NU, khususnya Ansor-Banser tengah berkabung, ia seenaknya menghina sosok yang sangat dihormati oleh kalangan kami. Bagi kami jelas; Almarhum H Alfa Isnaeni bukan sosok biasa. Ia seorang Komandan Banser. Kader terpilih. Tepatnya panglima sebab Komando tertinggi milik Ketum Ansor.

    Okelah, soal yang sudah meninggal itu komandan atau panglima, cukup kami yang tau. Cuman ayok kita berfikir jernih, menilik rasa kemanusian kita. Layakkah orang sudah meninggal diolok olok?. Setau kami Bangsa Indonesia tak setega itu.

    Mau seberapa jauh perbedaannya, kepentingan politiknya, seberbeda ajarannya, pasti tak akan tega mencela sosok yang sudah meninggal. Terlebih ia seorang sosok publik, setidaknya merepresentasikan suatu organisasi atau komunitas.

    SORBANSANTRI.COM

    Ini fenomena pelik dan njelehi. Cuman ya silakan nilai sendiri. Siapa dibalik akun Mustofa Maksum. Khusnuzan kami dia bukan warga Indonesia. Sebab warga Indonesia tak setega itu. Kalau ia warga Indonesia, berarti ia adalah oknum warga yang teracuni paham anti Pancasila. Yang bakal merongrong NKRI. Dan jelas benci NU dan Banomnya.

    Dalam statusnya di facebook, tulisnya begini “Orang ini sudah mati, Panglima Banser, mau berbela sungkawa dengan tulisan arab takut dibilang kadrun dan kearab araban. Eh biar aman dan nyaman saya ucapkan salam Pancasila. >>
    Eg ngomong2 mau disolatin digereja atau bijimane, ”

    Yok coba dianalisis. Mungkinkah Mustofa Maksum warga biasa yang tidak terdidik oleh komunitas yang benci NU? Benci NKRI?. Asumsi kami tidak demikian.

    Dari dulu yang menyerukan islam rohmatal lilngalamin, islam ala Indonesia itu NU. Kami mengamini kebenaran Islam, tapi tak sepatutnya budaya Indonesia harus diganti dengan budaya Arab. Mungkin alasan inilah yang menjadikan alasan masuknya salah satu frasa di atas soal ke Arab-araban. Jelas ia orang yang dikader komunitas benci NU.

    Di kata selanjutnya, istilah “Salam Pancasila” jelas mengerdilkan pancasila itu sendiri. Sejauh ini NU berikut banomnya paling kenceng mengatakan Pancasila adalah falsafah bangsa yang sudah final tak perlu dirubah lagi. Dengan begitu tampak sekali ia kader terdidik yang benci NU dan tidak suka dengan ideologi Pancasila. Tau kan siapa?. Itu lho kelompok yang kenceng banget mau ganti Pancasila.

    Nah soal jenazahnya mau disolatkan dimana, di gereja?, nah frasa itu makin jelas menunjukkan ia dari kelompok yang tak suka toleransi. Emang ya, sejauh ini Banser-lah yang gemar membantu kelompok agama lain. Termasuk pengamanan gereja saat ada acara keagamaan umat Kristiani. Salahkah demikian?. Padahal jelas Bhineka Tunggal Ika artinya apa. toleransi dan persatuan bentuknya seperti apa.

    Kami menilai ia kelompok terdidik, entah ia akun pribadi atau akun kloningan kami kurang tau. Akan tetapi karena statusnya di fb sudah menyakiti hati warga Ansor Banser, Menyudutkan Pancasila, Mengerdilkan semangat toleransi, sudah sepatutnya penegak hukum mengusut tuntas dan bertindak.

    Yuk jangan jadi pengecut. Tebarkan islam ramah tidak meronta-ronta.

    Tulisan ini ditulis oleh Ketua Bidang Media dan IT, atas sepengetahuan Ketua PC GP Ansor Wonsobo.

    (satkoryon X23N)

  • CORONA(PAGEBLUG) DAN RADEN ARYA KEMUNING

    CORONA(PAGEBLUG) DAN RADEN ARYA KEMUNING

    SORBAN Infokom–Kaisar Ming mengirim utusan kepada Nusantara, meminta bantuan untuk mengatasi wabah penyakit di China.
    Wabah penyakit dulu di sebut “PAGEBLUG” artinya berjatuhan. Yaitu wabah yang menyebabkan banyak korban berjatuhan.Konon pada masa Majapahit juga pernah terjadi PAGEBLUG akibat ambisi membuat pusaka tak tertandingi yang menggegerkan dunia siluman. Tujuannya adalah untuk menyatukan Nusantara (kisah di balik Sumpah Palapa). Efeknya energi – energi negatif menyerang warga, namun dapat di redam dengan keris pusaka sabuk inten.SORBANSANTRI.COMCORONA juga disinyalir dari efek pembuatan senjata nuklir pemusnah masal.Jika memang benar adanya, dua kasus di atas memiliki akar masalah yang sama yaitu KESEIMBANGAN ALAM.Sunan Ampel menerima utusan khusus dari Kaisar Ming – China.
    Oleh karena permintaan dari raja (Kaisar Ming) Wali Songo bermusyawarah dan hasil keputusannya adalah mengirim Syekh Syarif Hidayatullah. Karena beliau adalah seorang wali sekaligus seorang raja, yaitu Raja Cirebon. Karena seorang raja mesti mengerti etika kerajaan.Raja Syarif Hidayatullah yang dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati berangkat ke Cina sendirian tanpa pengawalan. Beliau langsung terjun ke masyarakat karena kondisi darurat wabah dan langsung mengatasi pageblug dengan metode doa, air, syahadat dan rempah rempah seadanya.Kaisar Ming mendengar kabar bahwa ada tabib sakti yang dapat mengobati segala penyakit hanya dengan doa dan rempah – rempah seadanya. Padahal di China gudangnya tabib.Kaisar Ming mengundang tabib Syarif Hidayatullah ke kerajaan. Kaisar menyiapkan siasat dan pertanyaan jebakan untuk menguji beliau. Syekh Syarif Hidayatullah tidak diperlakukan sebagai mana seorang Raja melainkan seorang tabib, karena Kaisar Ming belum mengetahui bahwa Syekh Syarif Hidayatullah adalah Raja Cirebon.Kaisar Ming mendandani putrinya bernama Ong Tien sebagai mana orang hamil, perutnya diganjal dengan bokor kuningan (semacam bejana berbahan kuningan)Di depan para petinggi kerajaan Kaisar Ming bertanya kepada Syekh Syarif Hidayatullah. Jika benar kamu orang hebat, coba tebak kandungan putriku apakah anaknya laki -laki atau perempuan?
    Syekh Syarif Hidayatullah yang ilmunya sudah “Kun fayakun” menunjuk perut putri Ong Tien dan menjawab “laki – laki”.
    Sontak Syekh Syarif di tertawakan dan dipermalukan karena seisi kerajaan tau bahwa putri Ong Tien masih gadis hanya saja di dandani seperti orang hamil. Syekh Syarif dipersilahkan pulangSyekh Syarif bertolak ke Cirebon di antar oleh orang yang bersimpati kepadanya karena melihat kinerjanya di masyarakat dalam mengentaskan wabah. Dalam perjalanan pulang Perahu Syekh Syarif tiba tiba disergap bajak laut Mongol di pimpin Patih Keling. Mongol saat itu memang terkenal angkatan lautnya. Patih Keling yang dikalahkan Syekh Syarif bersumpah bahwa dirinya dan anak keturunannya akan mengabdi kepada Syekh Syarif dan keturunannya.
    Di cirebon, abdi dalem keturunan Patih Keling dikenal dengan sebutan “Elang”Di China Kaisar Ming mengadakan pesta seakan akan baru memenangkan sebuah permainan, tapi tiba-tiba Kaisar Ming kebingungan karena ternyata putri Ong Tien benar – benar hamil. Kaisar Ming rapat dengan para petinggi kerajaan akan nasib putrinya dan siapa yang harus jadi suaminya.
    Sementara itu utusan Kaisar Ming tiba membawa surat balasan dari Indonesia yang isinya bahwa Indonesia telah mengirim Raja Cirebon, bernama Syarif Hidayatullah untuk mengatasi pageblug di China.AAMMBYAARRR… kowe Miiiingg… Ming!!!Penyesalan dan rasa malu tak terkira yang ada di benak Kaisar Ming. Bagaimana tidak?
    Syekh Syarif telah mengatasi wabah namun Kaisar tidak berterima kasih. Tidak menghormatinya sebagaimana seorang raja, Bahkan ia mempermalukan dan menjebaknya dalam permainan tebak tebakan yang imbasnya putri Ong Tien benar – benar hamil. Lalu siapa yang harus jadi suaminya? Siapa ayah dari cucunya?
    Ah… Andai saja Syekh Syarif bukan seorang Raja….Kaisar Ming mengirim Putri Ong Tin beserta para pasukan dengan 500 perahu yang berisi perbekalan, pakaian, perabotan, perhiasan dsb. sebagai permohonan maaf sekaligus permohonan agar Syekh Syarif Hidayatullah sudi menikahi Ong Tien putrinya. Akhirnya Putri Ong Tien menikah dengan Syekh Syarif Hidayatullah dan anaknya dikenal dengan nama Raden Arya Kemuning.Pada jaman kenabian “Kun Fayakun” terjadi melibatkan Roh Kudus (Jibril) kemudian lahirlah Isa Al Masih putra Maryam.
    Pada jaman Wali Songo “Kun Fayakun” terjadi melibatkan Syekh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) kemudian lahirlah Raden Arya Kemuning.Segala fasilitas dan kenikmatan kita sekarang ini tidak lepas dari doa dan jasa para leluhur kita. Maka selipkanlah doa dalam tawasul kepada leluhur kita sebagai rasa syukur.Untuk para leluhur IndonesiaLahum, al fatihah…..Rahayu kamulyaning Djagad 🙏🙏🙏