Blog

  • MENYIKAPI CORONA Do’a Gus Baha’ yang disampaikan di PP Al Hikam Depok

    MENYIKAPI CORONA Do’a Gus Baha’ yang disampaikan di PP Al Hikam Depok

    SORBAN Infokom | 15 Maret 2020

    “Yang ada adalah nasib-nasiban”
    Kalau pas Allah pakai Ghafur-Nya, ya aman.
    Kalau pas Allah pakai ………-Nya, ya tidak aman.
    *Makanya di sini pentingnya doa :

    اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

    Ya Allah,
    Saya berlindung semoga dengan ridha-Mu saya terbebas dari benci-Mu, dan semoga dengan ampunan-Mu saya berlindung dari siksa-Mu, dan saya berlindung dengan dzat-Mu dari dzat-Mu (juga). (kita hanya bisa berlindung dari Allah dengan kekuatan Allah sendiri), Saya tidak bisa menghitung pujian-pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau telah memuji diri-Mu sendiri.

    Itulah potongan pengajian yang diadakan di PP Al-Hikam Depok dalam menyikapi virus tersebut.

    (semoga kita semua dihindari dari virus tersebut… Aamiin Ya Rob’al’alamiin)

    (lebih…)

  • Kitab Safinah an-Najah “PERAHU KESELAMATAN”

    Kitab Safinah an-Najah “PERAHU KESELAMATAN”

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Umat muslim nusantara sudah tidak asing lagi dengan kitab ini, begitu populer karena hampir seluruh madrasah dan pesantren, sejumlah majelis taklim, menjadikanya sebagai bacaan utama bagi “santri pemula dan jamaah”.

    Kitab ini masuk dalam kategori fan fiqih. Dan begitu mendengar isinya fiqih, kitab ini tipis harganya kisaran 18rb – 20rb Rupiah pasti Anda tidak percaya, kitab setipis ini isinya fiqh dari masalah rukun islam, thaharah, sampai bab mayit.

    Tipisnya kitab ini terkait dengan tipisnya “nalar masyarakat awam dalam memahami fiqih”.
    Sangat disayagkan bila kita telah menikmati sebuah karya, namun tak mengetahui siapa yang menulisnya. Terasa ada yg kurang, dan bisa jadi berkah ilmu kita bakal minus. Sebaliknya, mengenali sang penulis akan menjalin hubungan batin, sehingga cahaya ilmu yg tertransfer mampu menerangi relung hati pembaca. Dalam konteks sekarang, kita telah menyaksikan betapa manfaatnya kitab Safinah. Tidakkah terbenak dalam hati kita; siapa, sih, sang penyusun kitab tipis ini?

    Syekh Salim bin Sumair dari Hadramaut, Yaman. Harus diakui bahwa popularitas sang penulis dikalahkan oleh Safinah-nya.
    Dan, juga perlu diketahui bahwa beliau melawat dari Hadramaut (yaman) sampai ke nusantara (belum indonesia waktu itu) untuk meyebarkan ilmu. Tidak diketahui tahun kelahiran Syaikh Salim, yg tercatat meninggal di Batavia pada tahun 1271 H dan dikuburkan di Tanah Abang.

    Sungguh beliau adalah ulama besar. Beliau bisa saja menulis kitab fiqih yg tebal. Tapi bagi beliau, sebuah karya harus benar² mengarahkan kepada target dan sasaran. Dan target itu tentunya adalah masyarakat muslim Indonesia.

    Bukti akan keulamaan beliau dan kebermanfaatan karyanya, ulama besar dari Banten, Syekh Nawawi memberikan pujian, komentar dan catatan yg detil dan mendalam pada kitab Safinah. Pada akhirnya kitab Safinah dicetak bersamaan dengan komentar Syekh Nawawi yg berjudul Kasyifatus Saja fi Syarah Safinah an-Naja.

    Kitab Safinah ini dengan izin الله swt. dan atas kehendak-Nya telah tersebar secara luas di kalangan para pecinta ilmu fiqih terutama yg menganut Madzhab Imam Syafi’i. Kitab ini dikenal di berbagai negara baik Arab maupun Ajam seperti Yaman, Mekkah, Madinah, Jeddah, Somalia, Ethiopia, Tanzania, Kenya, Zanjibar, dan di berbagai belahan negara² Afrika.Namun demikian perhatian yg paling besar terhadap kitab ini telah diberikan oleh para ulama dan pecinta ilmu, yg hidup di semenanjung Melayu termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, dan negara-negara lainnya.

    Kitab ini juga telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa asing seperti Indonesia, Melayu, Sunda, India, Cina, dan lainnya.

    Dengan perhatian khusus dan antusias tinggi para ulama telah berkhidmah (mengabdi) kepada kitab Safinah sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka masing². Banyak di antara mereka yg menulis syarah (buku pen­jelasan) kitab Safinah, di antara nama-nama kitab tersebut adalah:
    Kitab Kasyifatus Saja ala Safinatin Naja (menyingkap tabir kegelapan dengan syarah kitab safinah). Kitab syarah ini adalah yg terbesar dan terluas dari yg lainnya, dipenuhi dengan masalah² fiqih yg pokok dan mendasar. Kitab ini ditulis oleh seorang ulama dari Jawa Barat yaitu Syekh Nawawi Banten. Beliau dilahirkan pada tahun 1230 H (1815M) dan berangkat ke Mekkah untuk mencari ilmu ketika masih kecil.

    Setelah mendalami ilmu agama, di kota suci Mekkah, beliau juga belajar dari para ulama di kota suci Madinah, Syiria, dan Mesir. Beliau mengajar di Masjidil Haram Mekkah selama puluhan tahun sampai meninggal dunia pada tahun 1314 H (1897 M). Bagi saya, Syekh Salim sungguh seorang koki yg handal. Beliau paham betul tentang selera dan apa yg dimaui dan dibutuhkan oleh para pemula dalam belajar fiqh.

    Jika ada sebagian pihak yang memandang kitab ini dengan nyinyir. Kitab fiqih kok enggak ada Al Qur’an dan hadits.
    Maka saya harus katakan, di sinilah letak hebatnya Syekh Salim dengan Safinah-nya itu.
    Perhatikan perumpamaan berikut ini: Apakah Anda akan menyebut seorang Chef (juru masak) andal ketika ia menyuguhkan gulai kambing, lalu Anda masih menemukan bau kambing atau bulu kambing?
    Pasti Anda akan mengatakan “chef” pemula’.

    Begitu pula dengan Safinah. Begitu hebatnya Syekh Salim ‘memasak’ Al Qur’an dan hadits, sehingga muncullah semangkok ‘fiqih’ yg nyaris tak terendus bau-bau Al Qur’an dan hadits. Tapi yakinlah, bahan utama ‘gulai’ Safinah adalah Al-Qur’an dan hadits.
    والله اعلم

    (sumber)

  • PENTINGNYA MUSYAWARAH

    PENTINGNYA MUSYAWARAH

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com – Karena pentingnya peran musyawarah, agama sangat menenkankan praktik musyawarah kepada umat manusia. Dalam kitab Al-Azkar, Imam Nawawi menyebut perihal itu.

    قال الله تعالى وشاورهم فى الأمر والأحاديث الصحيحة فى ذلك كثيرة مشهوره. وتغني هذه الأية الكريمة عن كل شئ، فإنه إذا أمر الله سبحانه وتعالى فى كتابه نصا جليا نبيه صلى الله عليه وسلم بالمشاورة مع أنه أكمل الخلق، فما الظن بغيره؟ ”

    Allah berfirman, ‘Hendaknya kamu (Muhammad) bermsyawarah dengan mereka dalam suatu urusan’. Sementara hadis sahih perihal musyawarah ini banyak sekali dan terkenal. Satu ayat mulia ini cukup memadai untuk menyebutkan yang banyak itu. Perhatikan, dalam kitab-Nya dengan nash yang terang Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk musyawarah. Kalau Nabi-Nya sebagai makhluk paling mulia diperintah untuk itu, apalagi yang bukan Nabi?” (abi sorban)

  • KUATKAN KAJIAN KEILMUAN , IAIN SURAKARTA KAJI KITAB ULAMA NUSANTARA

    KUATKAN KAJIAN KEILMUAN , IAIN SURAKARTA KAJI KITAB ULAMA NUSANTARA

    SORBANSANTRI.COM

    Surakarta, wp.sorbansantri.com – Shamad bin Abdurahman al-Falimbani ini mendapatkan gelar yang berderet-deret di Masjidil Haram yaitu Sayyid Ulama al-Hijaz (Pemimpin Ulama Hijaz), al-Imam al-Muhaqqiq wa al-Fahhamah al-Mudaqqiq (Imam yang Mumpuni ilmunya), A’yan Ulama al-Qarn al-Ram Asyar li al-Hijrah (Tokoh Ulama Abad 14 Hijriyah), hingga Imam Ulama al-Haramain, (Imam ‘Ulama Dua Kota Suci).

    Kajian yang ditujukan untuk mahasiswa IAIN Surakarta dan masyarakat umum ini diampu oleh beliau Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Hukum Islam ( PUSKOHIS ) IAIN Surakarta, Bapak KH. R. Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, S.H.,M.H. Al-Hafidz yang akrab dipanggil Gus Mustain. Selain sebagai Direktur PUSKOHIS IAIN Surakarta beliau juga merupakan Ketua Lembaga Bahsul Masail PCNU Kota Surakarta dan Pengasuh Majelis Raudlatul Muhibbin Solo.

    Sebelumnya Gus Mustain sendiri mengkaji Kitab ini ketika nyantri di Pondok Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Surakarta dibawah bimbingan KH. Muhammad Umar Fauzi Al-Hafidz, tidak berhenti sampai situ beliau juga mengkaji Kitab ini di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri di bawah Bimbingan KH. Abdul Hannan Maksum dan Ustadznya, tidak puas mempelajari kitab ini, Gus Mustain kemudian belajar Kitab yang sama di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, yang saat itu Pengajian Kitab Tafsir Munir diampu oleh Al Mukarrom KH. Abdullah Kafabihi Mahrus.

    Ketika Gus Mustain belajar di Fakultas Syariah, Universitas Imam Syafii, Hadramaut, Yaman beliau juga mengkaji keilmuan beberapa Tafsir dibawah bimbingan Al-Allamah Dr. Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Sa’id bin Abdullah Ba’athiyah Ad-Dau’ani Al Hadrami.

    Ust. Roihan Kepala Divisi Tafsir UKM JQH IAIN Surakarta mengatakan bahwa dengan diadakannya Kajian Kitab ini diharapkan Warga IAIN Surakarta dan Masyarakat Indonesia akan semakin mengenal kehebatan ulamanya, Bahwa Bangsa Indonesia memiliki Ulama yang berkaliber Internasional yang kitabnya dipakai rujukan didunia. Sehingga kecintaan Masyarakat kepad Negara dan Ulama nya semakin terpupuk dengan baik.

    Dimasa pandemi ini, dalam rangka menjaga jarak dan mematuhi Protokol Kesehatan, untuk sementara Semaan Al-Qur’an dan Pengajian Kitab Tafsir ini diadakan secara online. Mahasiswa atau Masyarakat bisa hadir melalui Zoom atau Channel Youtube UKM JQH Al-Wustha IAIN Surakarta. Informasi lebih lanjut bisa disampaikan kepada Ust Raihan : 081339249031.

    Semoga Ikhtiar baik dari IAIN Surakarta ini diridhoi Allah dan pengajian ini bisa istiqomah. Amin
    Oleh : Roihan ( Kepala Divisi Tafsir UKM JQH IAIN Surakarta )

  • Apel Penutupan SUSPELAT 1 di Gedung PCNU kabupaten Mojokerto

    Apel Penutupan SUSPELAT 1 di Gedung PCNU kabupaten Mojokerto

    Sorbansantri.com – Suasana serta perasaan Senang bercampur sedih terlihat jelas di wajah para peserta didik SUSPELAT 1 Satkorwil Banser Jatim pada saat Apel Penutupan yang dilaksanakan pada hari Minggu siang (14-3-2021) yang bertempat di gedung PCNU kabupaten Mojokerto.

    Perasaan senang,karena sudah 4 hari   meninggalkan istri,anak, saudaranya akan segera berjumpa lagi.
    Perasaan sedih,karena akan berpisah dengan Sahabat2 Banser  dan juga bersama Pelatih yang dalam 4 hari pendidikan selalu bersama sama,susah dan senang selalu bersama.

    Sehingga banyak hujan air mata yang tumpah pada saat saling maaf memaafkan antar sahabat dan Pelatih.

    Acara penutupan Pendidikan SUSPELAT 1 Satkorwil Banser Jatim ini dipimpin oleh Ndan H.Ulum (Ndanlat dalam pendidikan SUSPELAT) mewakili Kasatkorwil Banser Jatim yang tidak bisa hadir.
    Dalam sambutannya Ndan Ulum berpesan dan mengatakan “Sahabat2 adalah Pelatih,dan seorang pelatih harus bisa memberi contoh serta menjadi suri tauladan bagi yang lain,Dan yang paling utama adalah seorang Elatih Harus bisa melatih diri sendiri sebelum melatih orang lain” Sambutan H.Ulum (Ndanlat dalam Pendidikan)
    Dalam sambutan ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Ali Muhammad Nasih menyampaikan selamat kepada peserta yang telah lulus dalam pendidikan,mengucapkan terima kasih kepada semua pelatih dalam pendidikan SUSPELAT.SORBANSANTRI.COMDan juga ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto telah menyampaikan sedikit bantuan dana dari Ketua DPRD atau Ketua PKB Kab.Mojokerto Ibu Hj.Aini Zuhro untuk sahabat Banser dari Sumenep-Madura yang sempat di rawat di RS Sakinah karna sakit pada saat mengikuti pendidikan.
    Juga telah memberikan kenang kenangan kepada para Pelatih berupa Helm Ansor-Banser yang murni dari hasil karya Sahabat2 Ansor Banser Kabupaten Mojokerto.
    Anwar-SorbansatriSORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COMSORBANSANTRI.COM

  • KURSUS PELATIH BANSER 1 (SUSPELAT) KAB. MOJOKERTO PENUH MOTIVASI DAN KEJUTAN

    KURSUS PELATIH BANSER 1 (SUSPELAT) KAB. MOJOKERTO PENUH MOTIVASI DAN KEJUTAN

    SORBANSANTRI.COM
    Peserta SUSPELAT 1 Satkorwil Jawa Timur

    wp.sorbansantri.comPimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Mojokerto akhirnya resmi melaksanakan  Kegiatan SUSPELAT (Kursus Pelatih) Banser tingkat wilayah Jawa Timur untuk pertama kalinya.  Kegiatan yang dilgelar di Wisma PCNU Kabupaten Mojokerto ini direncakanan tiga hari yaitu dari tanggal 12 hingga 14 Maret 2021. Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten Mojokerto, Ali Mohammad Nasih, SE. M.Pd., di sela persiapan pembukaan Suspelat mengatakan bahwa kegiatan ini memang harus segera dilakukan karena kebutuhan Banser Pelatih yang kompeten sudah sangat mendesak.

    “Pengkaderan di tubuh Ansor terutama Banser semakin masif. Maka kebutuhan pelatih-pelatih yang berkualitas tak bisa dihindari.

    SORBANSANTRI.COM
    Jajaran Tokoh, Ansor dan Banser dalam SUSPELAT 1 kab. Mojokerto

    Selain untuk meningkatkan SDM pelatih, ini juga merupakan amanat organisasi. Tentu di tengah kondisi seperti ini kita sangat ketat dalam melaksanakan protokol kesehatan mulai screening calon peserta hingga persyaratan wajib menyerahkan surat keterangan dari dokter bahwa calon peserta itu benar-benar bebas dari Covid”, ujar pria yang akrab disapa Gus Ali tersebut.

    “Alhamdulilah, doakan kegiatan ini nanti sukses dan menghasilkan sesuai yang kita cita-citakan. Karena  ini Suspelat pertama yang dilaksanakan di Jawa Timur. Dan diikuti 150 peserta baik dari Mojokerto, luar Mojokerto bahkan dari luar Jawa ada yajng ikut. Sumatera Barat, Bali dan lainnya turut mengirim peserta. Sekitar ada empat puluhan peserta dari luar Jawa”, imbuhnya.

    Hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut Ketua PCNU kabupaten Mojokerto (KH. Abdul Adhim Alwy) didampingi Sekretaris Tanfidliyah (Gus Taufiq)  dan Bendahara PCNU (H. Reza Pahlevi), Wakil Bupati Mojokerto ( Gus H. Muhammad Al Barra, LC.), Kasatkorwil Banser yang diwakili oleh H. Budi, seluruh perwakilan ketua banom PCNU kabupaten Mojokerto, jajaran Instruktur wilayah dari Satkorwil  Banser Jawa Timur, dan Kasatkorcab Banser kabupaten Mojokerto (H. Moh. Yunus) beserta jajaran Satsus Banser.

    Dalam sambutannya, KH. Abdul Adhim mengatakan bahwa Banser adalah benteng NU dan NKRI. Sejak era  perjuangan Banser selalu ada di garis terdepan dalam mengawal ulama’ dan menjaga NKRI.

    Hal senada juga disampaikan oleh wakil bupati Mojokerto. Pria yang akrab dipanggil Gus Barra tersebut  mengatakan bahwa sangat bangga dan mendukung perkembangan Ansor Banser di Mojokerto. 

    “Karena kecintaan Banser pada negara ini sudah terbukti. Kita masih ingat (Almarhum) Banser Rianto sudah membuktikan bahwa Banser itu rela mati demi menjaga perdamaian dan persatuan Indonesia. Inilah kehebatan Banser NU”, imbuhnya.

    Perwakilan Kasatkorwil, H. Budi dalam sambutannya mengatakan bahwa Suspelat adalah upaya untuk menata organisasi dan membentuk kader-kader Banser Pelatih yang militan. Karena semangat para pemuda di Mojokerto bahkan di seluruh Indonesia begitu tinggi untuk mengikuti pendidikan Ansor dan Banser. “Kita lihat betapa saat ini Ansor Banser adalah salah satu organisasi kepemudaan yang paling aktif baik di Mojokerto, Jawa Timur bahkan di seluruh Indonesia dalam hal pengkaderan. Semua untuk kemajuan NU dan Indonesia,” tuturnya.

    Dalam apel pembukaan Suspelat tersebut, Gus Ali selaku ketua PC GP Ansor  juga menyerahkan bantuan secara simbolik kepada masing-masing satuan khusus Banser dan biro. Bantuan tersebut dimaksudkan agar bisa dimanfaatkan untuk tiap-tiap satsus, mulai dari satsus BAGANA, BASADA, BALANTAS, MDS Rijalul Ansor, dan lainnya. Dan ada satu kesan haru dan unik saat ada kejutan dari salah satu anggota DPRD kabupaten Mojokerto Fraksi PKB ( H. Pitung) yang memberikan imbalan khusus kepada peserta Suspelat yang hadir dan mendaftar paling awal. Ternyata peserta tersebut berasal dari Sumatera Barat ( Sahabat  John). Iringan tepuk tangan meriah memenuhi aula wisma NU siang itu. Setelah acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Satkorwil Banser Jawa timur kemudian ditutup dengan doa bersama secara khidmat. (kinarto sorban)
    Live Kegiatan => fb sorbansantri

  • BANSER (Barisan Ansor Serbaguna)

    BANSER (Barisan Ansor Serbaguna)

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com – Banser adalah pengabdian yang sangat mulya, maka dari itu jangan terlalu benci terhadap banser, karna kita belum tentu bisa seperti mereka..
    1-BANSER CINTA ULAMA
    Karna orang yg cinta terhadap ulama adalah orang² yang sangat beruntung..
    Rosululloh Saw bersabda:
    المرء مع من احب
    Orang itu bersama dengan orang yang di cintai..
    Tapi cinta saja tidak cukup, seperti perkataan Imam Hasan Al-Basri di dalam kitab اتحاف السادة
    ياابن ادم لا يغرنك قول من يقول المرء مع من أحب
    Wahai manusia jangan engkau terlena dengan perkataan seorang yang mengatakan “Seseorang bersama orang yang ia cintai”..
    أنه من أحب قوما اتبع اثارهم ولن تلحق بالأبرار حتى تتبع اثارهم
    Barang siapa yang mencintai suatu kaum maka ia harus mengikuti jalan² mereka, dan Anda tidak akan pernah bersama dengan orang² baik sampai Anda mengikuti jalan² mereka..
    Dari keterangan di atas BANSER itu secara otomatis sudah mengikuti ulama² Ahlus sunnah Wal Jamaah An Nahdliyah…
    Karena orang masuk surga itu berkelompok, seperti firmannya Allah dalam Al -Qur an..
    فادخلي في عبادي وادخلي جنتي
    Masuklah ke dalam jamaah hamba² ku, dan masuklah ke dalam surga ku…
    2-BANSER CINTA NEGARA
    INDONESIA ini beda dengan negara² lainnya karena di INDONESIA ini banyak suku,ras dan agama tapi tujuan nya sama yaitu membuat negara Indonesia ini
    بلدة طيبة ورب غفور
    Karena Rosululloh Saw telah mengajarkan kita untuk selalu menjaga negeri kita yang di tempati, klau negara Aman dakwah kita akan Nyaman..
    ان النبي صلى الله عليه وسلم اذا قدم من سفر فنظر الى جدرات المدينة أوضغ ناقته وان كان على دابة حركها من حبها
    Rosululloh Saw ketika kembali dari bepergian, dan melihat dinding² madinah beliau mempercepat laju untanya. Apabila beliau menunggangi unta maka beliau mempercepat nya karena kecintaan beliau pada Madinah..
    Di dalam kitab فتح الباري di jelaskan..
    وفي الحديث دلالة على فضل المدينة وعلى مشروعية حب الوطن والحنين اليه
    Hadis ini menjelaskan keutamaan kota madinah dan di syariatkan cinta tanah air dan rindu pada nya…
    BANSER itu dari dulu sampai sekarang tetap menjaga INDONESIA Meskipun Presiden nya bukan orang NU…
    Makanya BANSER jaga gereja waktu natal, karena Banser di bentuk untuk menjaga ULAMA DAN NEGARA..
    Dan di INDONESIA ini banyak suku,ras dan agama. Makanya banser itu mencintai semua rakyat indonesia dan ingin menjadi انفعهم للناس
    Rosululloh Saw besabda
    لا يؤمن احدكم حتى يحب لأخيه مايحب لنفسه
    Tidak sempurna imannya salah seorang diantara kamu sebelum kamu mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri..
    Imam Nawawi dalam kitab قامع الطغيان
    Tentang hadis di atas ini mengutip pendapat nya As-Suhaimi
    قال السحيمي في معنى هذا الحديث
    As-Suhaimi berkata perihal makna hadits tersebut
    أي لا يكمل إيمان أحدكم حتى يحب لكل أخ ولو كافرا من غير أن يخص بمحبته أحدا دون آخر
    Tidak sempurna keimanan salah seorang kamu sebelum ia mencintai saudaranya meski pun kafir tanpa membatasi kasih sayangnya untuk kelompok tertentu.
    (Ustad Az Zaheery)
  • Santunan Yatim & Dhufa’ OLEH Lazisnu MWC KEC Bangsal DALAM RANGKA PERINGATAN HARLAH NU KE 98 DAN ISRA’ MI’RAJ 1442 H

    Santunan Yatim & Dhufa’ OLEH Lazisnu MWC KEC Bangsal DALAM RANGKA PERINGATAN HARLAH NU KE 98 DAN ISRA’ MI’RAJ 1442 H

    wp.sorbansantri.com – Lazisnu MWC Bangsal memberikan santunan kepada 51 anak Yatim dan Dhuafa’ se kecamatan Bangsal dalam rangka peringatan Harlah NU ke-98 dan juga bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj 1442H. Acara yang merupakan Santunan rutin ke-4 Lazisnu MWC Bangsal ini bertempat di Aula kantor MWC NU dan dihadiri oleh masing-masing 3 orang anak yatim dan dhuafa’ dari perwakilan Ranting-ranting NU se kecamatan Bangsal.

    SORBANSANTRI.COM
    foto bersama anak anak yatim dan dhuafa’ sesaat setelah menerima Santunan

    Acara Santunan yatim dan dhuafa’ dalam rangka harlah NU ke-98 dan peringatan isra’ Mi’raj ini didukung oleh semua elemen NU se kecamatan Bangsal. Penyelenggara acara adalah Lazisnu MWC Bangsal dengan penanggung jawab dari MWC NU Kecamatan Bangsal, , aghniya’ yang menyumbangkan donasinya berasal dari warga NU kecamatan Bangsal, sedangkan pengisi acara adalah dari unsur Banom dan Lembaga yaitu dari IPPNU sebagai MC, santri JQHNU sebagai qori’s, Pengurus JQHNU sebagai pembaca doa untuk bangsa, wakil dari LKKNU yang memberikan materi motivasi Yatim, tidak lupa diringi pembacaan sholawat dan tari sufi dari Lembaga Lesbum, ada juga LTN NU dari unsur media dan publikasi serta tentu saja teman-teman Banser ikut mengamankan acara yang diikuti oleh semua elemen NU Kecamatan Bangsal ini.

    SORBANSANTRI.COM
    Keterangan foto : Nampak Anak anak menyimak acara motivasi Yatim dari LKK NU Kec. bangsal

    Selain acara Santunan yatim dan dhuafa’, Lazisnu MWC Kec. Bangsal juga mengundang motivator dari LKK NU Kec. Bagsal untuk memberi ceramah motivasi kepada anak anak yatim dan dhuafa’. Tujuan dari pemberian ceramah motivasi ini adalah untuk memberi semangat kepada anak anak yatim dan dhuafa’, bahwa Rasululloh juga terlahir dalam keadaan yatim dan menjadi yatim piatu sejak umur 6 tahun setelah kepergian ibunda tercinta Siti Aminah. Menjadi yatim bukanlah akhir dari segalanya, namun menjadi yatim juga bisa menjadikan anak anak yatim sebagai orang sukses yang mulia dengan terus bersemangat dan istiqomah dan berusaha.

    SORBANSANTRI.COM
    Keterangan foto : Pembacaan Sholawat saat Santunan bersama seluruh aghniya’ dan elemen NU bangsal

    Akhirnya dengan penuh keceriaan 51 anak yatim dan dhuafa se kecamatan Bangsal pulang dengan membawa santunan yang diberikan berupa uang tunai dan sembako dari Lazisnu MWC NU Kecamatan Bangsal. Semua kegembiraan mereka ini semoga dibalaskan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada para aghniya’ semuanya sehingga rezeki para aghniya’ semakin banyak dan barokah, Amin ya robbal alamin. Barokalloh… (subkhan sorban)

  • PAC GP Ansor Kutorejo : Gelar Pelantikan Pengurus Baru periode 2021-2023

    PAC GP Ansor Kutorejo : Gelar Pelantikan Pengurus Baru periode 2021-2023

    Sorbansantri.com – Ahad (7/03/2021) Pengurus Anak Cabang GP Ansor Kutorejo menggelar pelantikan pengurus baru masa khidmad 2021-2023 di TPQ Sabilul Muttaqin Pesanggrahan, Kutorejo.
    Pelantikan ini diselenggrakan untuk mengukuhkan kepengurusan PAC GP Ansor Kutorejo baru sesuai dengan surat keputusan PW GP Ansor Jawa Timur.

    Dalam pelantikan itu ada 40 pengurus baru yang dikukuhkan, yang terdiri dari pengurus harian dan pengurus struktural yang tergabung dalam kepengurusan di wilayah PAC GP Ansor Kutorejo.

    Jajaran pengurus PAC JATIREJO
    Jajaran pengurus PAC Kutorejo

    Ansor Banser PAC Kutorejo
    Jajaran pengurus PAC Kutorejo

    Acara berlangsung mulai pukul 08.00 sampai jam 11.30 yang dihadiri oleh Ketua PC GP Ansor kab.Mojokerto (Gus Ali Muh Nasih),jajaran MWC NU Kutorejo, dewan pembina PAC GP Ansor Kutorejo, Banom-banom NU di wilayah Pengurus Ranting Pesanggrahan dan seluruh pengurus struktural baru. Serta undangan dari jajaran Muspika,Polsek dan Koramil wilayah Kutorejo.

    Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan kegiatan pelantikan ini terlaksana sesuai agenda yang sudah disusun oleh panitia kegiatan, diawali dengan pembukaan acara dan dilanjutkan dengan pembacaan Ayat-ayat suci al-Qur’an kemudian pembacaan SK Pelantikan pengurus masa khidmah 2021-2023 yang disahkan oleh PW GP Ansor serta sambutan sambutan yang ditutup dengan Doa.

    Dalam sambutannya gus Ali yang merupakan Ketua PC GP Ansor kab.Mojokerto menghimbau kepada seluruh kader Ansor yang hadir pada pelantikan itu untuk tidak bersikap bras bres dalam bertindak namun harus melek peraturan dan undang-undang, serta terus meningkatkan kapasitas diri dengan pendidikan.
    Kata Gus Ali “bahwa gerakan pemuda Ansor saat ini merupakan perubahan dari gerakan pemuda Ansor sebelumnya, kalau dulu sahabat Ansor itu terkenal bras bres, undang-undang nomor loro (undang-undang nomor dua), tegas Gus Ali “Ansor Banser hari ini harus melek undang undang, sebelum bertindak baca dulu aturannya, jangan sampai kita melanggar aturan, tentunya ini adalah salah satu cara untuk menunjukkan kualitas kader Ansor, karena kalo melanggar maka itulah menunjukkan kualitas kader Ansor yang kurang bermartabat bahkan kurang mengerti tentang pendidikan, ”

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

    Sebelum mengakhiri sambutannya, gus Ali juga menekankan kepada seluruh sahabat Ansor Banser untuk bisa menjadi pemimpin dalam ranah keagamaan, dan juga berpesan kepada pengurus baru yang dilantiknya untuk membuat program kerja.
    “pimpinan kita telah menjadi mentri agama maka kita yang dibawah harus mampu memimpin khususnya dalam ranah keagamaan di wilayah kita sendiri, tutur gus Ali.
    bagi sahabat-sahabat yang baru dilantik tadi, untuk mempersiapkan program kerja, karena organisasi tanpa program kerja ibarat orang buta tidak punya tongkat, pesannya.
    (hr_anwar sorban)

  • Minta Ke Penghuni Kubur?

    Minta Ke Penghuni Kubur?

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com– Banyak dari ustadz kalangan Salafi ini ibarat dokter palsu (belajar dari internet) sering salah melakukan diagnosa. Kalau benar-benar dokter akan sangat berhati-hati dalam menganalisa penyakit dan memberi obatnya. Buktinya gambar di bawah ini. Seorang Muslim yang ziarah ke makam, dalam doanya menyebut Allahumma, kok disebut minta ke penghuni kubur?

    Mereka yang ziarah ke makam para wali, Habaib, kyai dan sebagainya hanya berdoa di tempat itu. Bukan minta ke kuburan. Memangnya ada tuntunan doa di makam dari Nabi dan ulama?

    Dalil Hadis:

    Sayidah Aisyah berkata:

    ﺛُﻢَّ اﻧﻄﻠﻘﺖ ﻋَﻠَﻰ ﺇِﺛْﺮِﻩِ، ﺣَﺘَّﻰ ﺟَﺎءَ اﻟْﺒَﻘِﻴﻊَ ﻓَﻘَﺎﻡَ، ﻓَﺄَﻃَﺎﻝَ اﻟْﻘِﻴَﺎﻡَ، ﺛُﻢَّ ﺭَﻓَﻊَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﺛَﻼَﺙَ ﻣَﺮَّاﺕٍ

    “Kemudian saya berjalan di belakang Nabi. Hingga Nabi sampai di Baqi’ lalu Nabi berdiri lama. Nabi mengangkat kedua tangannya beberapa kali” (HR Muslim)

    Dalam riwayat Sayidah Aisyah yang lain dalam Sahih Muslim bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam selalu datang ke makam Baqi’ tiap Rasulullah menginap di kamar Aisyah. Ini menunjukkan tidak ada masalah berdoa kuburan. Dan kita ketahui di makam Baqi’ banyak para Sahabat dimakamkan.

    Pendapat Ulama:

    Murid Syekh Ibnu Taimiyah menulis dalam kitabnya:

    ﻗُﻠْﺖُ: ﻭَاﻟﺪُّﻋَﺎءُ ﻣﺴﺘﺠﺎﺏ ﻋِﻨْﺪ ﻗُﺒُﻮْﺭ اﻷَﻧْﺒِﻴَﺎء ﻭَاﻷَﻭْﻟِﻴَﺎء، ﻭَﻓِﻲ ﺳَﺎﺋِﺮ اﻟﺒِﻘَﺎﻉ، ﻟَﻜِﻦ ﺳَﺒَﺐُ اﻹِﺟَﺎﺑَﺔ ﺣُﻀُﻮﺭُ اﻟﺪَّاﻋِﻲ، ﻭَﺧُﺸُﻮﻋُﻪُ ﻭَاﺑﺘِﻬَﺎﻟﻪ، ﻭَﺑﻼَ ﺭَﻳْﺐٍ ﻓِﻲ اﻟﺒﻘﻌَﺔِ اﻟﻤُﺒَﺎﺭَﻛَﺔ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﻤَﺴْﺠَﺪِ، ﻭَﻓِﻲ اﻟﺴَّﺤَﺮ، ﻭَﻧَﺤْﻮِ ﺫَﻟِﻚَ، ﻳَﺘَﺤَﺼَّﻞُ ﺫَﻟِﻚَ ﻟﻠﺪَاﻋِﻲ ﻛَﺜِﻴْﺮاً، ﻭَﻛُﻞُّ ﻣﻀﻄﺮ ﻓﺪﻋﺎﺅﻩ ﻣﺠﺎﺏ.

    Saya (Adz-Dzahabi) berkata: Doa dikabulkan di dekat makam para Nabi dan wali, juga tempat yang lain. Namun sebab terkabulnya adalah kekhusyukan dan kesungguhan orang yang berdoa. Dan tidak ragu lagi adalah di tempat yang diberkahi, di masjid, di waktu sahur dan lainnya. Dalam keadaan seperti doa seseorang akan banyak dikabulkan. Setiap orang yang dalam keadaan darurat dikabulkan (Siyar A’lam An-Nubala’ 12/523)

    Selain Adz-Dzahabi ada apa enggak? Capek nulisnya. Silahkan anda ketik di beberapa kitab Thabaqat/ Rijalul Hadis dengan kata kunci:
    والدعاء عند قبره مستجاب

    (sumber)