Kategori: Religius

berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.

  • PKS dan Anies Baswedan Mendekati Warga NU dan Kader NU

    PKS dan Anies Baswedan Mendekati Warga NU dan Kader NU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Mereka sadar untuk menghadapi kontestasi 2024 tanpa dukungan warga NU, mereka akan sangat berat untuk memenangkan pertarungan.

    PKS DKI mulai massif mengadakan kajian rutin kitab Hadlratusysyaikh KH. Hasyim Asy’ari, Pencitraan politik semacam ini sudah lumrah dilakukan partai politik untuk menggaet simpatisan dan massa. Pak Anies Baswedan, Gubernur DKI yang kini digadang-gadang bakal maju di 2024 juga telah melakukan berbagai kunjungan ke tokoh-tokoh NU.

    Mereka sadar bahwa kekuatan PKS tak akan mampu dapat menarik simpati Bangsa Indonesia yang plural. Citra PKS sebagai partai yang tertutup dan cenderung mendukung gerakan HTI. Kader-kadernya di medsos paling getol melakukan ujaran kebencian terhadap pemerintah dan Pak Jokowi, menyebarkan fitnah dan hoax terhadap Kyai-kyai NU dan banomnya.

    Semua itu adalah catatan merah PKS yang tak kan hilang begitu saja dari ingatan Bangsa Indonesia yang cinta damai, cinta kerukunan, dan cinta persatuan Bangsa khususnya warga NU.

    NU dan Banomnya itu tidak berpolitik, namun bisa bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam membangun bangsa. Sinergi ini positif dalam tataran hubungan kebangsaan.

    Secara individu, apakah warga NU mudah begitu saja melupakan kontestasi Pilpres di 2019 dan pilgub di 2017?

    NU, Kyai-kyai NU, banom-banom NU, dan kader-kader NU di medsos selalu menjadi korban dan target ujaran kebencian oleh kelompok pendukung PKS dan Pak Anies. Sungguh tak bisa dilupakan.

    Siapa yang paling bisa memenangkan hati warga NU, dia lah pemenangnya.

    Sebagai warga NU tentu tak mudah melupakan apa yang sudah terjadi. (Ansor Banser Ngemplak)

    #NUdanNKRI #Pancasila
    #BhinnekaTunggalIka #TolakKhilafah

  • SELAMAT DATANG WAHAI BULAN MAULID

    SELAMAT DATANG WAHAI BULAN MAULID

     

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Hanya Iblis wa junduhu & sekutunya saja yg tidak bergembira dengan Lahirnya Nabi saw hingga kiamat.

    كل عام و انتم بخير … شهر النور … مولد النور سيدنا النبي
    هذا كحيل الطرف هذا المصطفى, هذا جميل الوجه هذا السيد إن كان يوسف قد أفاق جماله, تا الله ذا المولود منه أزيد, إن كان قد أعطي المسيح عبادة فمحمد خير الأنام أعبد
    Bulan Maulid adalah bulan yang kita rindukan, bulan yang mendatangkan keberkahan bagi alam semesta karena di bulan inilah tepatnya pada hari Senin, 12 Rabiul Awal tahun Gajah Sayyidina Rasulillah SAW dilahirkan.

    Di bulan inilah penduduk muslim dunia bergembira menggelar maulidan, lantunan bacaan selawat saling bersahutan di udara, pembacaan barzanji dan diba’ lebih ramai dari bulan-bulan sebelumnya, semua itu demi menghormati hari kelahiran Baginda Rasulillah SAW.

    Namun demikian, semuanya belum cukup untuk membalas jasa-jasa Baginda Rasulillah SAW yang telah menjadi penyebab keberuntungan kita.

    Maka tak heran jika Al-Hafidz Abdur Rahman ad-Diba’i dalam kitab Maulidnya berkata :
    فلو أنا عملنا كل يوم لأحمد مولدا قد كان واجب
    Artinya: “andaikan setiap hari aku (mampu) mengadakan acara Maulidan untuk Nabi Ahmad ﷺ maka semuanya dihukumi wajib.” Makna dari maqolah diatas adalah sebanyak apa pun acara maulid yang kita gelar semuanya dihukumi wajib dan belum ada yang dihukumi sunnah apalagi bid’ah sebagaimana tudingan kaum Salafi.


    Bagaimana dapat sebuah amaliyah yang dikomandani langsung oleh Baginda Rasulillah SAW dihukum bid’ah?
    Abuya Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani rohimahullah berkata :
    إن أول المحتفلين بالمولد هو صاحب المولد وهو النبي صلى الله عليه
    Sesungguhnya orang yang pertama kali merayakan Maulid adalah pemilik Maulid, yaitu Baginda Rasulillah .
    وسلم كما جاء فى الحديث الصحيح الذي رواه مسلم لما سئل عن صيام يوم الإثنين ، قال صلى الله عليه وسلم : «ذاك يوم ولدت فيه»

    Dijelaskan dalam Sohih Muslim ketika Beliau ditanya tentang alasan Beliau berpuasa pada hari Isnin, Beliau menjawab : “Pada hari itu aku dilahirkan”.
    فهذا أصح وأصرح نص فى مشروعية الإحتفال بالمولد النبوي الشريف
    Maka ini adalah sekuat & sejelas-jelasnya nash dalil yang menjelaskan anjuran maulid Nabi yang mulia. (yusa abdulloh syah)

    #NengAinunMahya
    Bieb wali Imdad Wal Asror Udzmatul-Khan

  • JIKA KHILAFAH HIZBUT TAHRIR BERHASIL TEGAK MAKA KAUM SUFI TARGET PRIORITAS YANG DIBERANGUS

    JIKA KHILAFAH HIZBUT TAHRIR BERHASIL TEGAK MAKA KAUM SUFI TARGET PRIORITAS YANG DIBERANGUS

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Kita tahu tahun lalu Ulama Sufi sedunia telah mendaulat Ulama Indonesia panutan kita sebagai ketua Sufi sedunia. Hizbut Tahrir menganggap bahwa Tasawuf merupakan sumber dari kemunduran bahkan kehancuran khilafah. Khususnya pada masa Khilafah Utsmaniyah (1299-1924).
    Dalam buku terbitan Lembaga Kajian Syamina pada April 2017 di halaman ke-2 tertulis bahwa sumber kemunduran umat islam dalam hal Sains dan Keagamaan adalah aliran Murji’ah dan Tasawuf. Ini jelas tuduhan dan fitnah yang keji.
    Kemudian dalam pasal 10 di RUU Daulah khilafah versi HTI, tercantum masalah tassawuf yang berbunyi:
    “Seluruh kaum Muslim memikul tanggung jawab terhadap Islam. Islam tidak mengenal rohaniawan. Dan negara mencegah segala tindakan yang dapat mengarah pada munculnya mereka dikalangan kaum Muslim.”
    Tasawuf menurut mereka bukan bagian integral Islam dan menganggap berasal dari India. Tidak murni ajaran Islam. Bahkan suatu ketika Abdul Malik Ketua DPD HTI Malang raya, pernah mengatakan pembinaan spriritual untuk aktivis HTI bukan dengan tasawuf tapi cukup dengan al-Qur’an:
    “Tasawuf itu bukan dari islam, tasawuf itu adalah perkawinan antara islam, ketika islam ke india. Berarti itu bukan murni dari islam. Sebenarnya pembinaaan spiritual untuk para kader HTI cukup apa yang ada pada hadist Rasulullah dan cukup apa yang ada pada Qur’an, selesai. Kita punya buku min muqawimat nafsiyah islamiyah (pilar-pilar pengokoh nafsiyah islamiyah). orang yang ingin bergabung dengan Hizbut Tahrir harus mengkaji kitab itu sampai selesai.” kata Abdul Malik.
    Dari sini bisa kita ketahui bila Khilafah versi HTI berdiri, maka dapat dipastikan Tarekat Tasawuf tidak bisa eksis lagi. Karena Daulah Khilafah versi mereka tidak segan untuk menindak tegas bahkan membantai aktivitas Tarekat. (HWMI JABAR)
  • JENAZAH YANG HUTANGNYA DILUNASI JIBRIL

    JENAZAH YANG HUTANGNYA DILUNASI JIBRIL

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Ketika Rasulullah SAW sedang duduk di gerbang kota Madinah, tiba-tiba ada jenazah yang hendak dishalati.

    Kemudian beliau bertanya, “Apakah dia punya tanggungan hutang?”

    “Ia mempunyai tanggungan hutang 400 dirham”, kata salah seorang Sahabat.

    “Shalatilah jenazahnya! Aku tidak akan menyalati jenazah seseorang yang mempunyai tanggungan hutang 400 dirham dan belum dilunasi”, sabda Baginda Rasul SAW.
    ….
    Selang beberapa lama kemudian, Malaikat Jibril turun dan mengatakan: “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah SWT membacakan salam kepadamu. Aku telah diutus berwujud seseorang dan melunasi hutang lelaki yang meninggal itu. Maka shalatilah jenazah lelaki itu, karena Allah telah mengampuninya!”

    “Bagaimana ia mendapat kekeramatan ini?”, tanya Nabi penasaran.

    “Karena bacaannya. Setiap hari ia tak pernah lepas membaca surah al-Ikhlas sebanyak seratus kali. Dimana kandungan surah al-Ikhlas terdiri atas penjelasan sifat-sifat Allah dan pujian terhadap-Nya”, terang Jibril AS. (yusa Abdullah syah)

    #referensi Kitâb al-‘Ushfûriyah, 16.

    اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

  • MENGHINA PEMIMPIN ADALAH KEBIASAAN KHOWARIJ

    MENGHINA PEMIMPIN ADALAH KEBIASAAN KHOWARIJ

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-  Manusia diutus di dunia ialah sebagai khalifah (pemimpin) minimal memimpin dirinya sendiri. Sekali lagi, KHOLIFAH (pemimpin) bukan KHILAFAH ya gaes..
    Dalam mengemban tugas sebagai pemimpin diri sendiri, Begitu juga dengan kepemimpinan-nya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dari tingkat desa hingga keatas yg dipimpin oleh seorang presiden.
    Sosok pemimpin itu juga seorang manusia biasa yg tidak maksum dan tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan dalam menjalankan roda kepemimpinan. Ada sebagian kalangan langsung mencaci dan menghina pemimpin kala ia melakukan kesalahan ataupun kekeliruan.
    Jika pemimpin atau pemerintah melakukan kesalahan, tentunya ada prosedur tersendiri dalam memperingatkan atau mengkritiknya baik dengan perspektif hukum agama maupun hukum negara.
    Bisa dibilang, mereka yg kerap mencaci atau menghina pemimpin merupakan ciri khas manhaj kaum khawarij. Mungkin awalnya hanya sekedar mengkritik dan membeberkan aib pemimpin di atas mimbar, seminar, dan media-media lainnya, akan tetapi ujung-ujungnya membengkak hingga akhirnya berusaha memberontak pemimpin.
    Manhaj khawarij seperti ini menyelisihi petunjuk Rasulullah , karena mengingkari penguasa dan merupakan sumber segala fitnah atau kerusakan sepanjang sejarah peradaban islam.
    Bukti sejarah bahwa cara-cara seperti itu adalah cara yg digunakan para kaum khawarij berdasarkan riwayat Imam Tirmidzi dan selainnya dari Ziyad bin Kusaib Al-Adawi:
    “Saya pernah bersama Abu Bakrah di bawah mimbar Ibnu Amir yg sedang berkhutbah sambil mengenakan pakaian tipis.
    Abu Bilal berkata: Lihatlah pemimipin kita, dia mengenakan pakaian orang-orang fasiq.
    Abu Bakrah menegurnya seraya berkata: Diamlah, saya mendengar Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yg menghina pemimpin di muka bumi, niscaya Allah akan menghinakannya” (Lihat Shahih Sunan Tirmidzi: 1812 )
    Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan:
    “Qa’adiyyah adalah orang-orang yg memperindah pemberontakan kepada pemerintah sekalipun mereka tidak memberontak secara langsung”.
    Kemudian dalam sebuah ayat Allah  berfirman:
    وَكَذلِكَ نُوَلِّيْ بَعْضَ الظَّالِمِيْنَ بَعْضًا بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ. (الأنعام : 129).
    “Demikianlah kami jadikan sebagian orang-orang yg dzolim itu menjadi pemimpin bagi sebagian yg lain disebabkan apa yg mereka usahakan”.
    (QS. al-An’am : 129).
    Dalam menafsirkan ayat di atas, al-Imam Fakhruddin al-Razi berkata:
    “Ayat di atas menunjukkan bahwa apabila rakyat melakukan kedzoliman, maka Allah akan mengangkat seorang yang dzolim seperti mereka sebagai penguasa.
    Sehingga jika mereka ingin melepaskan diri dari pemimpin yg dzolim tersebut, hendaknya mereka meninggalkan perbuatan dzolim.
    Diriwayatkan dari Malik bin Dinar: “Dalam sebagian kitab-kitab Allah , bahwasanya Allah berfirman:
    “Akulah Allah, Penguasa raja-raja di dunia.
    Hati dan ubun-ubun mereka berada dalam kekuasaan-Ku. Barangsiapa yg taat kepada-Ku, aku jadikan raja-raja itu sebagai rahmat baginya.
    Dan barangsiapa yg durhaka kepada-Ku, aku jadikan raja-raja itu sebagai azab atas mereka.
    Janganlah kalian menyibukkan diri dengan memaki-maki para penguasa karena kezaliman mereka.
    Akan tetapi, bertaubatlah kalian kepada-Ku, maka akan Aku jadikan mereka mengasihi kalian.”
    (Al-Imam Fakhruddin al-Razi, al-Tafsir al-Kabir wa Mafatih al-Ghaib, juz 13, hal. 159. Ibnu Abil-‘Izz al-Hanafi dalam Syarh al-‘Aqidah al-Thahawiyyah).
    Sebetulnya dari keterangan ayat di atas dapat ditarik benang merah sebagai berikut;
    Kita wajib meyakini bahwa pemimpin yg dipilih semata-mata adalah takdir Allah .
    Pemimpin yg dzolim ialah cerminan masyarakatnya yg juga dzolim.
    Anjuran bertobat bagi masyarakat atau rakyat dari kedzoliman mereka.
    Baca Juga: Apakah Isbal Dilarang?
    Begini Penjelasan Ahli Hadits.
    Karena meskipun seorang pemimpin itu dzolim, kita dilarang menghujat atau menghina pemimpin tersebut.
    Sebagaimana Sabda Rasulullah ﷺ sebagai berikut:
    مَنْ أَهَانَ السُّلْطَانَ أَهَانَهُ اللهُ. رواه الترمذي وقال: حديث حسن
    “Barangsiapa yg menghina seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya.” (HR at-Tirmidzi [2224], dan berkata: “Hadits hasan”).
    Hadits di atas memberikan pesan:
    Larangan menghina seorang pemimpin dan dianjurkan menasehati dengan baik serta bersabar atasnya.
    Maksud pemimpin dalam hadits tersebut, ialah setiap orang yg memiliki kekuasaan dan tanggungjawab terhadap kaum Muslimin seperti khalifah, presiden, amir, gubernur, bupati dan seterusnya.
    Allah akan menghinakan orang yg menghina pemimpin di dunia, karena telah berusaha menghina seseorang yg diberi kemuliaan oleh Allah.
    Di akhirat kelak Allah akan menghinakan orang yg menghina seorang pemimpin, hal itu karena telah durhaka kepada Allah.
    (Al-Imam Ibnu ‘Illan al-Shiddiqi, Dalil al-Falihin li-Thuruq Riyadh al-Shalihin, 3/124).
    Abu Usman az-Zahid mengatakan:
    “Nasihatilah para pemimpin, perbanyakkanlah doa untuk mereka agar mereka melakukan kebaikan dan kebenaran dalam beramal dan menjalankan hukum.
    Sesungguhnya jika mereka baik, maka akan baiklah rakyat.
    Hati-hatilah kamu!
    Jangan sampai kamu mendoakan keburukan atau melaknat mereka, kerana yg demikian hanya akan menambah kerusakan keadaan orang-orang Islam.
    Tetapi mintakanlah ampunan kepada Allah untuk penguasa (pemerintah dan pemimpin), semoga mereka meninggalkan perbuatan yg tidak baik, kemudian dihilangkanlah musibah dari kaum Muslimin”.
    (Al-Jamii Li Syu’abil Iman. 13/99. Al-Baihaqi. Cetakan Dar as-Salafiyah).
    Wajib dipahami bahwa sebenarnya Islam mengajarkan untuk bersikap santun dan taat terhadap pemimpin.
    Karena seorang pemimpin itu merupakan representasi dari rakyat atau masyarakatnya sendiri.
    Apabila masyarakatnya baik maka sangat mungkin pemimpinnya juga baik dan begitu juga sebaliknya.
    Maka dari itu, islam melarang untuk menghujat dan menghina pemimpin meskipun ia pemimpin yg dzolim sekalipun, karena hal tersebut termasuk mengindikasikan bahwa dirinya sendiri juga termasuk orang yg dzolim.
    Wallahua’lam Bisshawab. (Y.A.S.)
    ● NB : Presiden & Wakilnya adalah wajah suatu bangsa, siapapun yg melempar noda tercorenglah seluruh negeri.
    Yg merebutnya secara paksa adalah pengkhianat bangsa, bagi warga negara yg berintregitas tinggi adalah melawan bibit makar.
    Jangan pernah lelah kita membelanya…
  • Rabu Wekasan Menurut NU

    Rabu Wekasan Menurut NU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Besok adalah malam Rabu Wekasan yaitu malam Rabu terakhir (wekasan) di bulan Shafar.
    Sebagian orang ahli ma’rifat termasuk orang yang ahli mukasyafah mengatakan setiap tahun Allah menurunkan bala’ (bencana) yang berjumlah 320.000. Kesemuanya diturunkan pada hari Rabu yang terakhir di bulan Shafar. Maka dianjurkan hari itu shalat 4 raka’at dengan 2 salaman,” katanya,

    Kiai Jamal menjelaskan, shalat yang dilakukan tersebut diniati dengan shalat mutlak.
    Pada setiap rakaat dalam shalat tersebut membaca
    Al-Fatihah sekali,
    surat Al-Kautsar sebanyak 17 kali,
    surat Al-Ikhlas lima kali, Al-Falaq sekali dan An-Nas sekali.
    “Kemudian setelah salam membaca doa dan shalatnya tidak berjamaah. Tapi dilakukan bersama-sama di lokasi yang sama pula,” tambahnya.

    Tradisi Rabu Wekasan sudah berlangsung secara turun-temurun di kalangan masyarakat Jawa, Sunda, Madura, dan lain-lain. Bentuk ritual Rabu Wekasan umumnya dilakukan dengan shalat , berdoa dengan doa-doa khusus, selamatan, sedekah, silaturrahin, dan berbuat baik kepada sesama.

    Asal-usul tradisi ini bermula dari anjuran Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (W.1151 H) dalam kitab Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf’il ‘Abid Wa Qam’i Kulli Jabbar ‘Anid (biasa disebut Mujarrobat Ad-Dairobi).

    Anjuran serupa juga terdapat pada kitab Al-Jawahir Al-Khams karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-‘Atthar (W. 970 H), Hasyiyah As-Sittin, dan sebagainya.

    Keputusan musyawarah NU Jawa Tengah tahun 1978 di Magelang juga menegaskan bahwa shalat khusus Rabo Wekasan hukumnya haram, kecuali jika diniati shalat sunnah muthlaqah atau niat shalat hajat. Kemudian Muktamar NU ke-25 di Surabaya (20-25 Desember 1971 M) juga melarang shalat yang tidak ada dasar hukumnya, kecuali diniati shalat mutlak.

    “Shalatnya bisa di pagi (dluha) atau habis shalat maghrib,” pungkas Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur ini. (abi sorban)

  • PENDAPAT SEBAGAIAN ULAMA’ TENTANG DEMO

    PENDAPAT SEBAGAIAN ULAMA’ TENTANG DEMO

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Tidak banyak ulama yang berani menyoroti hukumnya berdemonstrasi dalam islam. Sebab sebagian ulama ada yg sudah menganggap aksi demo itu ‘jihad’. Mungkin juga beberapa dari mereka takut dituduh fanatik anti-demokrasi karena melarang demo.

    Tapi hey, aksi demo itu cuma atribut demokrasi lhoo…bukan demokrasi itu sendiri. Banyak cara dalam sistem demokrasi untuk menyampaikan pendapat selain aksi demo. Bahkan di banyak negara eropa warganya jarang demo, kecuali para simpatisan partai berhaluan kiri atau komunis-marxis (yg memang aksi demo itu adalah modulnya) di Eropa.

    Pertimbangan para ulama yg melarang demo tak lain adalah MUDHARAT atau dampak negatif yg ‘mendompleng’ aksi demo itu sendiri seperti ditunggangi kelompok dg niat terselubung, dibonceng kelompok2 anarkis yg ingin mengail untung di dalam kerusuhan massal bakar2an, jatuhnya korban nyawa dsb

    Masih mau demo ?

    Hmm belajar aja deh yaa. Biar otak, akal dan lisan kamu tajam dan tidak tumpul seperti orasi mu atau mati seperti spanduk aksi mu

    “.. dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.” (QS Yunus : 100)
    (abi-sorban)

  • Agama Perintahkan Lawan lewat Diplomasi Bukan Demo

    Agama Perintahkan Lawan lewat Diplomasi Bukan Demo

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Bila melihat penguasa yang kita anggap zolim, diperintahkan untuk : Menguasai masalah – Berwawasan – Bertutur kata – Santun. Ini semua disebut BERDIPLOMASI atau tabligh.

    Diplomasi itu penting karena dengag ini kita bisa mencapai win-win solution, menghindari kemudharatan dan memenangkan perang tanpa pertempuran dan jatuh korban.

    Bahkan ahli perang Tiongkok kuno, Sun Tzu mengatakan ‘Kemenangan sejati adalah kemenangan yang diraih sebelum pertempuran itu dimulai’

    Kalau belum sanggup berdiplomasi lalu kita kudu ngapain dong ? Ya belajar sih, menambah wawasan, mengasah keahlian.

    Pun kalo kita belum bisa berdiplomasi itu artinya memang kita belum memahami masalahnya dan belum waktunya bagi kita untuk memecahkan masalah itu. Kalau kita belum paham masalahnya lalu kebelet melakukan aksi yaa artinya kita sudah ditunggangi.

    Kalau cuma aksi bergerombol unjuk rasa, angkat spanduk, teriak2. Itu ngga perlu belajar, apalagi memahami masalah, siapapun bisa. Bahkan bocil medsos pun bisa. (abi-sorban)

  • SIKAP WARGA NU TERHADAP PKS HTI FPI

    SIKAP WARGA NU TERHADAP PKS HTI FPI

    SORBANSANTRI.COM
    SIKAP WARGA NU TERHADAP PKS, HTI, FPI

    SORBAN SANTRI- Kita ini kader NU dan kita tahu bahwa minhum (PKS, HTI, FPI dkk) itu ingin  Menghancurkan NU dan ingin menerapkan khilafah. Prinsip nya apapun yang datang dari mereka JANGAN PERCAYA!!

    Pegangan kita dalam hal pilihan politik: “Dawuh Habibana Luthfi bin Yahya, di mana ada mereka maka ambillah jalan seberangnya.”

    Pegang baik-baik dawuh beliau tersebut. Panduan kita dalam mencari kebenaran terkait situasi kebangsaan dan politik:

    “Jika kita ingin mengetahui kebenaran itu ada di mana? Maka lihatlah PKS ada di mana, kebenaran itu pasti ada di seberangnya (berlawanan dgn PKS).”

    Mereka sudah dikenal produsen Hoax. Sejak dr 2014 sampai sekarang mereka tidak berubah. Rentetan narasi ujaran kebencian, caci maki dan pelecehan telah sering mereka lakukan kepada Kyai-kyai NU dan NU.

    masih percaya mereka?

  • 20 Wasiat Penting dari Ulama Besar Tareem, Al-Habib Salim bin Abdullah bin Umar Asy-Syathiri

    20 Wasiat Penting dari Ulama Besar Tareem, Al-Habib Salim bin Abdullah bin Umar Asy-Syathiri

    SORBANSANTRI.COM

    1. Durhaka pada orangtua itu bernasab, turun-temurun, pasti akan dibalas melalui keturunannya kelak.
    2. Seorang yang menghormati ulama besar tapi ia meninggalkan orangtuanya artinya ia mementingkan sunnah dan melalaikan yang wajib. Sama seperti orang memakai imamah tapi auratnya justru terbuka, sungguh tidak pantas.
    3. Berkata Imam Ahmad bin Hanbal: “Orangtua ada 3; yang melahirkan, yang memberi ilmu (guru), dan yang menikahkanmu dengan anaknya (mertua).”
    4. Pada saat kita kecil, orangtua mencintai kita, bersabar dengan keadaan dan tangisan kita, menghadapi berbagai tingkah pola kita, berdoa supaya kita panjang umur dan sehat sampai dewasa. Maka wajib bagi kita bersabar terhadapnya ketika mereka sudah tua dan memiliki banyak kekurangan.
    5. Syafaat Rasulullah ﷺ pun tak dapat menolong orang yang durhaka kepada orangtuanya dari siksa neraka kecuali orangtuanya sendiri yang memberi kesempatan padanya untuk diberi rahmat oleh Allah.
    6. Memutus silaturrahim akan mendapat laknat dari Allah subhanallahu wa ta’ala, tertolak seluruh amalnya, tidak akan diterima doanya walaupun ia seorang yang alim.
    7. Majelis ilmu lebih baik seribu kali daripada majelis maulid atau shalawat.
    8. Orang yang hadir majelis ilmu akan mendapat rahmat Allah meski tidak paham atau tidak hafal apa yang telah disampaikan.
    9. Banyak orang yang baru bisa merasakan manfaatnya hadir majelis ilmu ketika menjelang sakaratul maut.
    10. Orang berakal bukanlah orang yang hanya bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jelek. Tetapi orang berakal adalah orang yang mengerti mana yang baik untuk dilakukan dan mengerti mana yang jelek untuk dijauhi. Dan itu semua ada dalam majelis ilmu.
    11. Janganlah mengobrol sendiri dalam majelis ilmu. Syaikh Abu bakar Bin Salim berkata: “Orang-orang yang sering mengobrol di majelis ilmu dikhawatirkan akhir hayatnya menjadi bisu.”
    12. Ketika kamu tidak bisa menjadi seorang pengajar, maka setidak-tidaknya jadilah seorang pencari ilmu, atau orang yang semangat dalam menghadiri majelis ilmu, atau orang yang cinta kepada majelis ilmu.
    13. Jauhilah orang-orang yang benci majelis ilmu.
    14. Apabila zakat dikelola dengan baik dan benar niscaya tidak akan ada fakir miskin di dalam sebuah negara muslim. Seperti era Khalifah Umar bin Abdul Aziz.
    15. Barangsiapa memuliakan/menjamu tamu yang tidak dikenal, maka bagaikan memuliakan Allah Subhanallahu wa ta’ala Barangsiapa memuliakan/menjamu tamu yang dikenal, maka bagaikan memuliakan Rasulullah .
    16. Siwak mempunyai 120 manfaat. Sedangkan rokok mempunyai 120 bahaya.
    17. Di Belanda terdapat sebuah penelitian bahwa ada kuman gigi yang tidak bisa mati kecuali dengan zat yang terkandung dalam kayu arok/siwak.
    18. Dalam najis anjing dan babi ada beberapa kuman yang tidak bisa dihancurkan dengan berbagai macam zat kimia, tapi justru bisa dibasmi dengan debu. Oleh sebab itu, syariat mewajibkan membasuh najis anjing dan babi dengan tujuh kali basuhan yang salah satunya harus dicampur dengan debu.
    19. Dalam salah satu sayap lalat ada empat penyakit dan dalam sayap lainnya ada empat obat penyakit tersebut. Jadi, jika terdapat lalat mati di dalam minuman maka tenggelamkan terlebih dahulu sebelum membuang lalat tersebut agar aman diminum. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah hadits.
    20. Agar futuh dalam ilmu, Habib Abdullah al-Haddad berkata: “Saya mendapatkan futuh dalam ilmu dengan sebab 3 perkara; dengan menangis dan merendahkan hati serta beristighfar di waktu Sahur, dengan berzuhud terhadap dunia, dan tidak aku mendengar ada seorang lelaki yang saleh atau perempuan yang salehah kecuali aku mengunjunginya dan meminta doa darinya.”
    اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد