Tag: banser

  • FUNGSI dan TUGAS BANSER

    FUNGSI dan TUGAS BANSER

    SORBANSANTRI.COM

    FUNGSI BARISAN ANSOR SERBA GUNA ( BANSER )

    1. Fungsi Kaderisasi, merupakan kader yang terlatih, tanggap terampil dan berdaya guna untuk pengembangan kaderisasi di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor.
    2. Fungsi Dinamisator, merupakan bagian organisasi yang berfungsi sebagai pelopor penggerak program-program Gerakan Pemuda Ansor.
    3. Fungsi Stabilisator, sebagai perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai pengaman program-program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan Nahdlatul Ulama.
    4. Fungsi Katalisator, sebagai perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai perekat hubungan silaturrohim dan menumbuhkan rasa solidaritas sesama anggota Banser, anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Nahdlatul Ulama serta masyarakat.

    TUGAS BARISAN ANSOR SERBA GUNA ( BANSER )

    1. Merencanakan, mempersiapkan dan mengamalkan cita-cita perjuangan Gerakan Pemuda Ansor serta menyelamatkan dan mengembangkan hasil-hasil perjuangan yang telah dicapai.
    2. Melaksanakan program kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan serta program pembangunan yang berbentuk rintisan dan partisipasi.
    3. Menciptakan terselenggaranya keamanan dan ketertiban di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor dan lingkungan sekitarnya melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait.
    4. Menumbuhkan terwujudnya semangat pengabdian, kebersamaan, solidaritas dan silaturrohim sesama anggota Banser dan Gerakan Pemuda Ansor.

    TANGGUNG JAWAB BARISAN ANSOR SERBA GUNA ( BANSER )

    1. Menjaga, memelihara, menjamin kelangsungan hidup serta kejayaan Gerakan Pemuda Ansor dan jamiyah Nahdlatul Ulama.
    2. Berpartisipasi aktif melakukan pengamanan dan ketertiban terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Banser, Gerakan Pemuda Ansor, Jamiyah Nahdlatul Ulama serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang tidak bertentangan dengan perjuangan Nahdlatul Ulama.
    3. Bersama dengan kekuatan Bangsa yang lain untuk tetap menjaga dan menjamin keutuhan bangsa dari segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dalam ikut menciptakan keutuhan NKRI.

    (red. Mujiburrohman)

  • Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kawasan Pacet

    Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di Kawasan Pacet

    SORBAN SANTRI- Operasi tersebut dilakukan karena melaksanakan PSBB dan mencegah penyebaran covid-19 khususnya Kecamatan Pacet, yang dinilai merupakan magnet wisata bagi wisatawan Jawa Timur. dan diharapkan sebagai percontohan wilayah lain. Mengingat Jawa Timur dapat nilai tertinggi di Indonesia dalam penyebaran virus covid-19 tersebut.

    Kegiatan ini melibatkan beberapa element pemerintahan  yaitu Polsek Pacet, Koramil Pacet, dan organisasi Relawan Banser, Banser Lalu Lintas (balantas), LPBI NU, Welirank Komuniti dan Pramuka,  apel dimulai di depan Polsek Pacet sekitar pukul 19.00 wib, Sabtu, 30 Mei 2020.

    SORBANSANTRI.COM
    Pelaksanaan Apel Operasi Protokol Kesehatan covid-19

    Skenario dimulainya operasi

    Mengingat area pacet adalah kawasan perbukitan dan luas, maka operasi tersebut dibagi 2 kelompok yaitu barat dan timur dengan zona tengah berada di jl. Raya Pacet (polsek pacet). Operasi tersebut bertujuan untuk mencegah menularnya covid-19 dengan cara Menghimbau pada warga dan titik rawan penyebaran virus corona  serta memberi semangat pada warga yang melakukan penjagaan posko di tiap-tiap kampung.

     

    Dan bersyukur desa-desa dan zona titik penyebaran covid-19 ( warung tempat nongkrong, dll) sebagaian besar sudah memenuhi standart protokol kesehatan seperti penjagaan wilayah, Pemakaian masker, dan adanya tempat cuci tangan dititik berkumpulnya orang. Ironisnya malah pusat centralnya Pacet, masih banyak pelanggaran mulai dari datangnya pengunjung luar wilayah yang bergerombol dan tidak memakai masker, tidak adanya tempat cuci tangan, bahkan acuh setelah kedatangan tim operasi protokol kesehatan covid-19. Sehingga sempat adanya pengusiran dan bersitegang untuk meninggalkan zona tersebut. Dan rata-rata kendaraan yang mereka pakai itu bodong (tanpa stnk dan sim), kata salah satu petugas operasi yang kebetulan dari Polsek Pacet.

    [su_youtube url=”https://youtu.be/-dXEjUnQLzU”]

    Titik tersebut antara lain waduk (tempat nongkrongnya anak bermain game online dan semuanya tidak memakai masker), Pasar Pacet dan pasar wisata pacet ( banyaknya pengunjung dari luar pacet yang sangat penuh dan sesak, rawan penyebaran wabah).

    Padahal sebelumnya sudah ada himbauan dari aparat setempat agar setiap pukul 21.00 wib tutup dan selalu pakai masker, tapi masih saja banyak masyarakat yang mengabaikan.(abi sorban)

  • 5 WARGA MOJOKERTO POSITIF COVID-19 DALAM SEMALAM

    5 WARGA MOJOKERTO POSITIF COVID-19 DALAM SEMALAM

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI – Kabupaten Mojokerto mendapat “parsel mengejutkan” di malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Sabtu malam (23/5).

    Lima warga sekaligus resmi ditetapkan sebagai pasien terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Kelimanya tersebar di empat kecamatan zona merah. Mulai dari Sooko 2 orang, Pungging (1 orang), Jetis (1 orang), dan Puri (1 orang).

    Catatan ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Bumi Majapahit. Sehingga total persebaran pasien positif menanjak menjadi 24 orang. “Jumlah pasien positif Covid-19 hari ini (23/5) bertambah lima orang. Jadi jumlah totalnya adalah 24 pasien,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, Sabtu malam (23/5).

    Kelima pasien tersebut di antaranya adalah perempuan asal Kecamatan Sooko, yang baru saja melahirkan secara caesar pada 15 Mei lalu. Namun, sebelum operasi, pasien lebih dulu di rapid test dan hasilnya reaktif. Beruntung, proses persalinan berjalan lancar dan anaknya dinyatakan selamat dan sehat. (SUMBER :Nadzir/radar mojokerto)

  • PENGAMANAN MALAM TAKBIRAN MUSIM PANDEMI COVID-19 OLEH ANSOR BANSER  PACET

    PENGAMANAN MALAM TAKBIRAN MUSIM PANDEMI COVID-19 OLEH ANSOR BANSER  PACET

    SORBAN SANTRI- Seluruh Satuan Koordinasi Banser Pacet bersama GP Ansor PAC Pacet Mojokerto bekerjasama dan bersinergi dengan Pramuka,Tahura, Welirang comunity. saat ini ( Sabtu, 23 Mei 2020 ) melakukan pemeriksaan tanda pengenal ( KTP ) pada pengguna jalan, yang dikhawatirkan adanya pelanggaran PSBB yang berasal dari daerah luar Pacet Mojokerto.

    Saat ini ada 4 titik lokasi yang diadakan kegiatan pemeriksaan tersebut. Kegiatan ini dimulai sejak ba’da magrib sekitar pukul 18.00 sampai sekarang (berita ini ditayangkan). ke -2 (dua) titik tersebut adalah di Jalan Raya Desa Karangan, Pandan yang dimungkinkan asal jalur masuk kawasan wisata pacet mojokerto.

    Apalagi sekarang waktunya malam minggu yang bersamaan dengan malam takbir lebaran. dikhawatirkan adanya pemudik, pulang kampung, atau arak-arakan takbiran memakai mobil atau sejenisnya.
    Pembagian titik lokasi sudah diantisipasi Ansor Banser Kec. Pacet Mojokerto sejak minggu akhir Bulan Romadhon. Semangat Ansor Banser dalam menjaga NKRI dan Menghalau lebih meluasnya penyebaran corona ini patut diacungi jempol dan diharapkan semua warga untuk memperhatikan protokoler aturan perihal covid-19. (abi SorBan)

  • Gugus Tugas Penanganan Covid-19 GP Ansor Kabupaten Serang

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 GP Ansor Kabupaten Serang

    SORBANSANTRI.COM
    Tim Gugus Tugas GP Ansor Kabupaten Serang

    SORBAN SANTRI- Penyemprotan disinfectant satgas gugus tugas ansor banser dan jajaran desa ciper (Cikande Permai) Jum’at, 22 Mei 2020.

    Sebagai upaya mengatasi pandemi virus corona, GP Ansor telah membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk membantu penanganan dan mengantisipasi persebaran virus corona di Indonesia.

    Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Banten Gus Nuri mengungkapkan, pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ini merupakan instruksi dari pusat yang akan diteruskan dengan pembentukan sampai daerah bahkan tingkat kelurahan atau desa,yang alhamdulillah sebagian daerah di penjuru NUsantara sahabat-sahabat ansor banser sudah melaksanakan instruksi tersebut.

    “Melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19, GP Ansor akan memberi perhatian lebih kepada masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi corona ini,Melalui intruksi ndan sukiman di teruskan kpd kasatkorcab kab.serang Ndan Aji baskoro,melakukan penyemprot disinfectant di tempat peribadatan khususnya masjid masjid yang akan di gunakan sebagai tempat shalat iedul fitri,dan membagikan masker di berbagai titik lokasi terdampak covid19, selain itu ndan Aji baskoro juga menegaskan agar semua kader baik dari banom Nu dan semua elemen masyarakat harus bekerja sama melawan virus corona yang sudah menjadi pandemi ini.
    Baik dengan cara sederhana untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri masing-masing atau mengikuti himbauan pemerintah pusat.

    Hindari pertemuan yang melibatkan banyak orang/kerumunan Menjaga jarak minimal dua meter/satu meter dari orang lain sebisa mungkin;Jangan berpelukan, bersalaman, cipika cipiki, dan kontak fisik lainnya.Hindari orang yang sudah menunjukkan gejala sakit.(Covid19) ungkap Ndan Aji.
    Social distancing Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah ini, tapi apa arti sesungguhnya? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), social distancing adalah pencegahan kontak dekat antara orang yang sehat dengan yang sakit untuk menghindari penularan penyakit. Para ahli menyebut bahwa upaya inilah yang paling efektif untuk menurunkan grafik penyebaran covid19. ( MEDIA NU LALALAKON )

    #INDONESIA_BANGKIT

    #MEDIANULALALAKON

  • Kitab-kitab Klasik Peninggalan Banser NU

    Kitab-kitab Klasik Peninggalan Banser NU

    SORBANSANTRI.COM

    Sorban Santri – Siang itu saya mampir shalat di Masjid Manarul Islam Pucang, letaknya di tengah pasar Pucang. Karena kebanyakan takmirnya adalah pengurus NU di Kec. Gubeng dan mengenal saya maka saya dibawa ke kantor Takmir, Al-Hamdulillah disuguhi kopi susu (kalau ingin bercanda soal ini di kolom komentar saja).

    Tiba-tiba ada salah satu takmir bercerita bahwa ada anggota Banser yang sudah lama “numpang hidup” di masjid sebagai marbot. Dan di luar jam shalat ia berkerja jadi tukang becak, hingga akhirnya menjadi cleaning servis di sebuah kantor. Pada acara tertentu juga menjadi scurity para kyai, Banser. Sampai usia 40an tahun tidak kunjung menikah. Ia mengalami musibah terjatuh di kamar mandi masjid, kemudian beberapa hari setelahnya wafat, tidak memiliki kerabat dan Ahli waris. Dan di lantai 2 tempat dia tidur memiliki banyak kitab.

    Saya mengira cuma kitab-kitab anak pondokan yang standar seperti Al-Futuh (Fathul Qarib, Fathul Mu’in dan Fathul Wahhab) gitu. Begitu saya lihat subhanallah. Ini kitab koleksi para pakar Fikih dalam Bahtsul Masail (sebagian isinya ada di gambar bersamaan dengan fotonya).

    SORBANSANTRI.COM

    Pengakuan dari Takmir yang dekat dengan almarhum, Mas Hamid ini setelah bekerja mendapatkan uang lalu dibelikan kitab ke kawasan Ampel. Saya pun menunduk malu. Anggota Banser dengan telaten membeli satu persatu kitab besar, sementara saya yang pernah aktif di Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jatim selama 10 tahun hanya mengandalkan kitab listrik di laptop dan tidak memiliki koleksi sebanyak itu.

    Takmir pun meminta bagaimana cara menyalurkan kitab-kitab itu supaya bermanfaat. Saya janjikan bahwa akan saya distribusikan ke pondok-pondok yang aktif di Bahtsul Masail tapi masih kesulitan koleksi perpustakaan. Kalau seperti Pondok Lirboyo, Ploso, Sidogiri, Sarang, dan lainnya sudah tidak memerlukan. Jadi koleksi Mas Banser ini hampir sama dengan Pondok-pondok besar itu.

    Begitu pulang ke rumah saya gelisah, gak enak tidur. Esoknya langsung saya datangi lagi. Saya catat satu persatu. Tanpa saya sadari dalam catatan itu ternyata oleh pemiliknya sudah ditata berdasarkan disiplin ilmu kitab. Rak atas berisi kitab-kitab Tafsir, seperti Tafsir Khozin, Tafsir Baidhawi, Tafsir Tsa’labi bahkan ada Tafsir Jailani.

    Di rak kedua terkumpul kitab-kitab hadis. Mulai Musnad Ahmad, kitab-kitab Sunan, Al-Ausath karya Thabrani, Syarah Muslim Imam Nawawi, Mustadrak Al-Hakim, Sunan Kubra Al-Baihaqi hingga yang paling besar dan paling saya suka adalah Majma’ Az-Zawaid.

    Rupanya, Mas Banser ini lebih senang kitab Fikih. Coba, beliau memiliki kitab Majmu’ yang terdiri dari 20 jilid, Al-Hawi Kabir karya Imam Mawardi juga 20 jilid. Syarah Minhaj ada semua, Mulai Tuhfah Imam Ibnu Hajar, Nihayat Imam Ramli dan Mughni Imam Khotib Syirbini. Tak cukup disitu, masih saya jumpai kitab Raddul Mukhtar Ibnu Abidin dari Madzhab Hanafi, juga Durar Al-Hukkam masih Madzhab Hanafi. Dari madzhab Malikiyah saya temukan kitab Zarqani dan Al-Iklil. Dan dari Madzhab Hambali ada kitab Ibnu Qudamah, Al-Mughni. Di samping rak kitab fikih ada kitab-kitab Tasawuf. Yang paling mengagumkan bagi saya beliau memiliki kitab Ithaf Syarah kitab Ihya’ setebal 10 jilid.

    Di masa serba sulit saat ini, para dokter sedang bergelut melawan virus Corona, orang-orang dermawan menyalurkan bantuan kepada fakir-miskin, saya pun tidak bisa diam dan harus berbuat manfaat untuk terlibat menyiapkan calon-calon Ahli Fikih Moderat di masa mendatang. Tentu tetap menerapkan standar kesehatan, keluar pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan.

    •] Al-Hamdulillah beberapa kitab besar sudah saya salurkan di area Surabaya, untuk luar kota in syaa Allah menggunakan jasa pengantar barang.

    Sumber : Ma’ruf Khozin

    SORBANSANTRI.COM
  • Ansor Sahabat Kita

    Ansor Sahabat Kita

    cyberaswaja.online- Kadang tak semua anggota Banser Ansor yg beruntung dalam kehidupannya. itulah yg dirasakan oleh Marhani seorang Anggota Banser Ansor Kabupaten Kapuas. Hidup bersama dengan ayahnya di Desa Anjir Serapat Tengah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas Kalteng yg jauh dari kecukupan. Rumah yg menjadi tempat tinggal bersama ayahnya terbuat dari kayu hutan yg sudah mulai lapuk. Dinding kamarnyapun hanya terbuat dari terpal lusuh sebagai syarat agar tempat tidur tak terlihat. Sertifikat Diklatsar Banser yg dimilikinya pun basah bekas terkena air hujan sebab atap rumah mereka bocor…Semoga semangat selalu Marhani mengabdi di NU…semoga Amang dan dirimu banyak mendapat rezeki…
    Bantuan Sosial Warga Nahdlatul Ulama Peduli Dampak Covid-19…
    #sedikitygbermanfaat
    #sebagiankisahhariini

    (red Suhardi Al Anjiri)

  • BAGANA DAN CBP IPNU MELAKUKAN EVAKUASI JENAZAH ORANG TIDAK Dikenal DILERENG GUNUNG PUNDAK

    BAGANA DAN CBP IPNU MELAKUKAN EVAKUASI JENAZAH ORANG TIDAK Dikenal DILERENG GUNUNG PUNDAK

    SORBANSANTRI.COM

    cyberaswaja.online – Tindakan cepat oleh BANSER BAGANA dan CBP IPNU PAC PACET melakukan proses EVAKUASI penemuan jenazah tidak dikenal yang ada di lereng gunung pundak claket pacet Mojokerto, yang Bekerjasama dengan karang taruna linmas polsek dan aparatur setempat.

    Penemuan jenazah sekitar Jam 20.00 wib senin 11 Mei 2020. Yang ditemukan pertama kali oleh sahabat Ali mahmud utamo (BAGANA BANSER PACET).

    [su_youtube url=”https://www.youtube.com/watch?v=2BHjUv60eco”]

    Sahabat Ali Mahmud melaporkan ke pihak desa yang berwenang yakni kepala desa selanjutnya dari kepala desa membuat laporan lagi ke Polsek untuk evakuasi jenazah tersebut Nanti katanya tadi dari polsek langsung menghubungi Puskesmas untuk mengevakuasi jenazah.

    Terus yang dikuatirkan saat ini yakni ada mengidap mengidap covid-19 itu tadi yang ditakutkan oleh pihak Puskesmas. langkahnya itu bekerja sama-sama menghubungi Polsek sama Puskesmas menunggu dari interview dari polsek dan Puskesmas. (abi SORBAN)

  • Penanaman Pohon Dan Penyemprotan Disinfektan PEMERINTAH DESA SAMBIROTO Bekerjasama Dengan GP ANSOR Dan NU Ranting Sambiroto

    Penanaman Pohon Dan Penyemprotan Disinfektan PEMERINTAH DESA SAMBIROTO Bekerjasama Dengan GP ANSOR Dan NU Ranting Sambiroto

    SORBAN Infokom – Ahad, 22 Maret 2020, Giat Bakti Sosial Dalam rangka pencegahan penyebaran Virus dan penghijauan lingkungan, PEMDES Sambiroto Kecamatan Padas Bekerjasama dengan GP ANSOR dan NU Ranting Sambiroto melakukan giat bakti sosial yaitu penanaman pohon dan penyemprotan disinfektan di lingkungan Desa Sambiroto Padas.

    Penanaman pohon di lakukan di sepanjang pinggiran jalan Desa Sambiroto dan Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat – tempat yang menjadi perkumpulan atau kerumunan khalayak banyak seperti Kantor Desa, Masjid, Mushola, Madin, Tempat Posyandu dll. 

    Antusias dirasakan karena banyak dari anggota TNI, POLRI, BANSER, ANSOR Turut aktif dalam Kegiatan Ini.
    Semoga Apa yang menjadi Ikhtiar bersama ini bisa menjadi penangkal penyebaran virus dan penghijauan lingkungan untuk lingkungan yang sehat, aman dan sejahtera. (red – ansor banser padas)

  • BANSER PAM PENGKADERAN DI YPI DARUN NAJAH JATIREJO

    BANSER PAM PENGKADERAN DI YPI DARUN NAJAH JATIREJO

    Jatirejo, Cyberaswaja.online- Banser Jatirejo bertugas Jaga Kelancaran di Pengkaderan yang ada di Desa Gading, sudah tugas Banser untuk mengawal kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh NU, agar berjalan aman dan tertib serta kondusif.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Banser Jatirejo pos PAM

    Tepat di Desa Gading Kecamatan Jatirejo Kab.Mojokerto, terlihat Banser sigap dalam jalanya acara tersebut, dengan pembagian POS PAM masing-masing, merupakan instruksi yang harus dilaksanakan oleh kader militan Ansor tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pos PAM Banser Jatirejo di YPI DARUN Najah

    Berada di YPI DARUN NAJAH desa Gading, acara yang dilaksanakan selama tiga hari dua mala ini, PAM Banser mendapatkan giliran tugas Jaga selama pelaksanaan acara berlangsung, Peran kehadiran Banser suksesnya acara tersebut peran pelaksanaan tugas dalam bingkai “Satu Komando”.29/12/2019

    SORBANSANTRI.COM
    Foto: dari Kanan Ketua PAC GP Ansor Jatirejo

    “NU yang ada di sini kan dominan kultural, adanya Pengkaderan semacam ini kita terpanggil walaupun selama ini amalaiyah-amaliyah NU sudah dilakukan tiap hari, pemantapan mengikuti pengkaderan untuk organisasi akan semakin kuat sampai ke akar akarnya” tegas, Sahabat Sholikhudin Tokoh sekaligus Mantan Ketua PAC GP Ansor Jatirejo ini. (WG/Infokom)