Kategori: Peristiwa

kejadian atau kejadian yang terjadi dalam suatu periode waktu tertentu. Peristiwa dapat berupa apa pun, mulai dari peristiwa alam seperti gempa bumi atau badai, peristiwa politik seperti pemilihan umum atau demonstrasi, peristiwa sosial seperti perayaan budaya atau kampanye amal, hingga peristiwa kehidupan sehari-hari seperti pernikahan atau kelahiran. Peristiwa seringkali menjadi fokus liputan berita karena relevansinya dengan kehidupan masyarakat dan potensinya untuk memberikan informasi yang penting atau menarik bagi orang banyak.

  • Hujan deras di kawasan pacet mojokerto

    Hujan deras di kawasan pacet mojokerto

    Infokom Banser- Diawal bulan Desember 2019, kawasan pacet Mojokerto dan sekitarnya diguyur hujan deras. Mengingat pacet dikenal dengan tempat pariwisata yang sering dikunjungi turis lokal dan internasional.

    Kasatkoryon Moch. Hasan Arsyari kecamatan pacet, mengimbau pada ansor dan banser kec pacet khususnya BAGANA untuk selalu SIAGA jika terjadi bencana.

    SORBANSANTRI.COM
    Kasatkoryon Pacet Moch. Hasan Asy’ari

    Saat ini tim BAGANA telah diskusi mewacanakan yang telah disampaikan kasatkoryon banser kec pacet. Anggota ansor dan banser telah di bentuk dan di tempatkan dibeberapa titik yang memungkinkan bencana longsor terjadi.

    SORBANSANTRI.COM

    Menghadapi musim hujan dibulan november ini diperkirakan akan sering terjadinya hujan deras yang katanya orang jawa bulan desember ini gede gede e sumber. Kasatkoryon banser kec. Pacet juga mengimbau warga sekitar untuk siaga jika hal tersebut terjadi.

    Mudah-mudahan huja. Ditahun ini di penuhi keberkahan dan bermanfaat badi warga sekitar. Kata salah satu anggota ansor banser pacet. Infokom Banser mjk

  • Tambah dan Ganti Bunyi Adzan Hayya Ala Al-Jihad?

    Tambah dan Ganti Bunyi Adzan Hayya Ala Al-Jihad?

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Kalimat Azan sudah pakem diajarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Kalau pun ada Sahabat Bilal menambah Azan saat Subuh itupun karena Nabi masih hidup dan menyetujui.
    ﻳﻜﺮﻩ ﺃﻥ ﻳﻘﺎﻝ ﻓﻲ اﻷﺫاﻥ ﺣﻲ ﻋﻠﻰ ﺧﻴﺮ اﻟﻌﻤﻞ
    Makruh mengucapkan dalam azan “Mari menuju pada amal terbaik”
    ﻗﺎﻝ اﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ﻟﻢ ﺗﺜﺒﺖ ﻫﺬﻩ اﻟﻠﻔﻈﺔ ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻨﺤﻦ ﻧﻜﺮﻩ اﻟﺰﻳﺎﺩﺓ ﻓﻲ اﻻﺫاﻥ ﻭاﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ
    Al-Baihaqi berkata: “Tidak ada riwayat Sahih redaksi ini dari Nabi shalallahu alaihi wasallam. Kami tidak suka dengan tambahan dalam azan” (Al-Majmu’ 3/98)

    Di zaman Nabi sudah ada jihad, apa Nabi pernah memasukkan kata Jihad dalam Azan? Kalau mau Jihad mbok ya dibekali dengan ilmu dulu… (abi sorban).
    sumber KH. Mafruf Khozin
  • Pulang dari Apel Kebangsaan, 2 Banser Cirebon Tangkap Jambret

    Pulang dari Apel Kebangsaan, 2 Banser Cirebon Tangkap Jambret

     

    SORBANSANTRI.COM
    Sahabat Agus dan Jakfar menangkap jambret daerah sumber

    wp.sorbansantri.com- Minggu, 29 November 2020. Ketangkasan banser kabupaten cirebon , patut diacungi jempol. Pasalnya Dua banser bernama agus dan jakfar dari satkoryon Plered kabupaten cirebon ini membantu kepolisian menangkap seorang jambret di daerah Sumber.(29/11)

    Dalam suasana hujan, keduanyanya sahabat agus dan jakfar pulang dari acara APEL KEBANGSAAN SECARA VIRTUAL di gedung PCNU kab. Cirebon, saat hendak pulang dari APEL KEBANGSAAN sahabat AGUS dan JAKFAR melihat polisi sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku penjambretan. Dan spontan sahabat banser melakukan pengejaran dan berhasil ditangkapnya jambret tersebut.  Saat ini pelaku jambret sudah berhasil diamankan dan di bawa ke POLSEK setempat. (abi sorban)
  • BANSER WANAREJA GERAK AKTIF DALAM BANJIR TARISI

    BANSER WANAREJA GERAK AKTIF DALAM BANJIR TARISI

    SORBANSANTRI.COM

    Sorban Santri- Hujan deras yang mengguyur Desa Tarisi Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap yang terjadi pada Hari Sabtu, 14 Nopember 2020. Dan mulai tanggal 16-17 air datang dengan jumlah besar yang mengakibatkan banjir dibeberapa Desa di Kecamatan Wanareja Cilacap. Ketinggian air sekitar 30-70 cm yang menggenang di Dusun Cikaronjo, Rangkasan dan Sidadadi (14/11/2020).

    Banjir yang terjadi kali ini dikarenakan saluran irigasi tidak lancar dan tersumbat di wilayah BBWSC BANJAR dan MENGANTI, yang berakibat terjadinya bencana banjir di 3 Dusun tersebut dengan jumlah warga yang terdampak sekitar 1000 jiwa yang rata-rata mata pencahariannya ternak ikan di kolam.

    Untuk mengahadapi musibah yang terjadi di Dusun Cikaronjo, Rangkasan dan Sidadadi, maka komandan Balantas dan komandan Bagana satkaryon x 26 Desa Tarisi kecamatan wanareja kabupaten Cilacap, menurunkan sedikitnya 100 personil anggota Banser untuk bersinergi dengan ibu ibu muslimat, IPPNU IPNU, FATAYAT untuk berbaur dengan UPT BPBD MAJENANG BABINSA serta KEPOLISIAN membantu serta mengamankan korban bencana banjir tersebut.

    SORBANSANTRI.COM
    komandan Eko dan komandan BALANTAS Muhammad SUBAWEH

    Dalam proses evakuasi warga, Banser Satkoryo x 26 Wanareja membuat 3 posko untuk warga yang terdampak. Banyak sekali yang diperlukan untuk tiap-tiap posko tersebut untuk keperluan korban seperti selimut, bahan makananan, serta obat-obatan.

    Harapan sebagian besar warga Tarisi untuk kedepannya agar saluran irigasi di wilayah BBWSC BANJAR dan MENGANTI benar-benar diperhatikan dalam pengelolaannya dengan harapan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.” kata salah seorang warga yang kolam ikannya ikut habis karena banjir, yang sampai sekarang belum selesai evakuai musibah banjir.

    Mudah-mudahan sahabat sahabat Banser dan siapa saja yang ikut membantu musibah banjir di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja – Cilacap ini, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam giat tersebut.. Aamin Ya Robbal’alamiin. (abi sorban)

  • BANSER jalan kaki madiun banyuwangi memperingati hari pahlawan, hari santri nasional

    BANSER jalan kaki madiun banyuwangi memperingati hari pahlawan, hari santri nasional

    SORBAN SANTRI ~ Kalau pada hari pahlawan warga masyarakat banyak yang melakukan upacara untuk memperingati hari bersejarah itu, ada seorang BANSER dari madiun jawa timur untuk mengenang dan memperingati hari pahlawan dia melakukan napak tilas dengan berjalan kaki seorang diri dari kota madiun menuju srono banyuwangi tempat deklarator ANSOR pertama kali, BANSER tersebut bernama EKO HADI memulai perjalannya hari selasa(10/11/2020) sekitar jam 11, Meskipun usia sudah 54th dan sudah mempunyai dua cucu dari kedua anaknya tapi semangatnya bagaikan usia 17 tahun

    SORBANSANTRI.COM

    Sahabat EKO HADI BANSER MADIUN sambil membawa bendera BANSER saat milintas di mojokerto

    Madiun banyuwangi memang satu propinsi tapi satu di wilayah barat jawa timur dan yang satunya di wilayah timur jawa timur dengan jarak kurang lebih 420km dan bila di tempuh dengan jalan kaki bisa 4 atau 5 hari tanpa istirahat namun sahabat EKO HADI seorang BANSER ini dengan semangat yang tinggi mengerakan langkahnya untuk mengenang jasa jasa para pahlawan yang mungkin akan lebih dari satu minggu karena di perjalanannya dia juga singgah ke makam para kyai dan ulama yang di liwati jadi jarak tempuh bisa mencapai 600km

    Saat melintas di mojokerto team SORBAN sempat mewawancarainya dan bercerita bahwa BELIAU sempat mampir ziarah ke makam para kyai yang di liwati, antara lain KH WAHAB HISBULLOH , MBAH SAYIT SULAIMAN, bahkan mampir juga ke makam RIYANTO BANSER pahlawan kemanusian dengan di dampingi beberapa peesonil banser kota mojokerto, saat memasuki wilayah bangsal mojokerto kehadirannya di sambut 20 personil BANSER SATKORYON BANGSAL dan pengurus PAC GP ANSOR BANGSAL

    SORBANSANTRI.COM

    Saat ziarah ke makam BANSER RIYANTO pahlawan kemanusiaan

    SORBANSANTRI.COM

    Sambutan BANSER SATKORYON BANSAL kepada sahabat EKO HADI

    BELIAU melakukan napak tilas ini selain memperingati hari pahlawan juga hari santri nasianol serta sumpah pemuda dengan harapan bisa mengugah para kader ansor dan pemuda pemuda agar lebih semangat dan termotifasi lagi dalam berorganisasi di ANSOR BANSER guna mengisi kemerdekaan yang di raih oleh para kyai dan pahlawan

    Salah satu pengurus PAC GP ANSOR BANSAL Gus MUHAMMAD KHOIRUL ANAM yang ikut menyambut kehadiran sahabat EKO mengatakan ” Ini salah satu pelajaran yang di berikan oleh sahabat EKO HADI dari Madiun karena dengan usia 54 BELIAU tetap semangat berorganisasi dan loyalitas yang tinggi untuk organisasi, kita yang masih muda muda ini harus bisa meniru semangat beliau, dan semoga perjalanan BELIAU lancar tidak ada halangan apapun”

    SORBANSANTRI.COM

    Gus MUHAMMAD KHOIRUL ANAM pengurus PAC GP ANSOR BANGSAL

    Setelah istirahat sebentar dengan minum teh hangat yang di sajikan oleh sahabat sahabat BANSER bangsal beliau langsung meneruskan perjalanan ke mojosari dan di mojosaripun sudah menunggu beberapa personil BANSER

    by: sodikin sorban

  • MAKESTA PAC IPNU IPPNU JETIS MOJOKERTO solusi penanganan kenakalan  remaja atau pelajar

    MAKESTA PAC IPNU IPPNU JETIS MOJOKERTO solusi penanganan kenakalan remaja atau pelajar

    SORBAN JETIS ~ Kenakalan remaja atau pelajar saat ini sangat mengkwatirkan kita semuanya, tawuran pelajar, siswa menantang guru, anak berani melawan orang tua sudah banyak viral di media sosial, oleh karena itu IPNU & IPPNU salah satu BANOM NAHDLATUL ULAMA berupaya untuk bisa membantu mengatasi permasalahan ini dengan cara memberikan wawasan melalui kegiatan MAKESTA

    Pengurus PAC IPNU IPPNU Jetis Mojokerto di MTS AL HIKMAH dusun sidoduwe Sidorejo mengadakan MAKESTA(31/10/20) yang di ikuti oleh 250 pelajar dari seluruh desa sekecamatan Jetis bahkan ada peserta yang dari luar kecamatan jetis, kegiatan di mulai jam 07:00wib dan selesai pada jam 01:00wib dini hari

    SORBANSANTRI.COM

    Peserta MAKESTA saat menerima materi

    Pada acara pembukaan acara kali ini di hadiri oleh ketua tanfidziyah MWCNU Jetis, ketua ketua BANOM NU seMWCNU jetis, ketua ranting NU Sidorejo bahkan nampak hadir kepala desa Sidorejo, kehadiran beliau beliau membuat suasana acara semakin menambah semangat para peserta, semangat peserta begitu luar biasa dan tak menggoyahkan semangat mereka meskipun pada saat acara di guyur hujan mulai siang hari sampai malam, mereka tetap antusias mengikuti jalannya acara dengan di pandu 4 narasumber, Gus Sofian J. Anom Stafsus Wantimpres RI 2018-2019, Gus Ahmad Saifulloh Ketua PC GP Ansor Kota Mojokerto, Gus Kamal Rifqi, Lc Pengasuh PonPes Darul Falah, Gus Sunarto, S. Pd., M. Si.

    SORBANSANTRI.COM

    Gus LYANTYO MUTTAFAQUN ALAIK saat memberikan sambutan

    Ketua PAC IPNU Jetis Gus LYANTYO MUTTAFAQUN ALAIK saat di konfirmasi team SORBAN menginformasikan MAKESTA yang kedua kalinya di adakan IPNU IPPNU Jetis saat ini luar biasa, karena pesertanya yang mencapai 250 pelajar, beliau meminta pada team SORBAN untuk mencantumkan maksud dan tujuan MAKESTA kali ini yang sudah beliau tulis

    “Dari tema yg saya angkat pada kegiatan makesta ini Green Seed for Humanitarian Islam. Saya sangat ingin setelah ini dalam diri kalian tumbuh rasa empati dan tumbuh niat atau keinginan untuk saling berperan diberbagai lini dan dalam konteks pendidikan, remaja, pelajar dan kepemudaan. Dan ditinjau dari peran ipnu ippnu di masa kini. Saya harap ipnu ippnu bisa benar benar berperan ditengah masyarakat, eksistensinya betul betul diakui.
    Saya benar benar ingin ipnu ippnu ini menjadi tawaran solusi yang masuk akal ditengah masalah kenakalan remaja, yaa paling tidak kita menjadi sebuah representasi bagaimana idealnya pelajar, remaja, atau pemuda pada konteks waktu saat ini. Seperti contoh permasalahan saat ini yang melanda dunia pendidikan di indonesia pada umumnya, murid berani atau tidak sopan kepada guru itu adalah hal yg sering kita lihat, dan lantas apakah kita menganggap hal itu sebagai hal yg lazim? Atau biasa biasa saja? Bagaimana murid dan guru bisa saling menaruh kepercayaan satu sama lain kalau gurunya tidak memberi rasa nyaman kepada murid dan murid masih tidak sopan kepada guru? Ini adalah hal yang serius dan harus kita akui sebagai sebuah masalah agar kita semua bisa saling rembug atau urun untuk solusi. Nah disini peran ipnu ippnu dibutuhkan, kita ini sedang dibutuhkan saat ini, masak kita diam diam saja? Terlalu egois untuk masa bodo akan masalah masalah seperti ini. Dan logikanya sederhana, apakah kita rela anak cucu kita kelak masuk ke dalam dunia pendidikan jika standar pendidikannya seperti itu?
    Tidak ada hambatan untuk bercita cita tinggi, tapi bagaimana kita berupaya meraih cita cita tersebut.”

    By: Sodikin sorban

  • SANG PEMBELA RASULULLAH AL MUSTOFA SAW MATI DI TALI GANTUNG

    SANG PEMBELA RASULULLAH AL MUSTOFA SAW MATI DI TALI GANTUNG

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI-Lebih kurang 6 Juta Kaum Muslimin Iringi Jenazah ‘Sang Pembela Nabi . Namanya As Syarif Muhammad Mumtaz Husain Al Qodiri Rahimahullah, seorang tentara Pakistan pengawal Hakim.
    Sang mujahid ini telah membunuh Hakim Wilayah Pinjab Negara Pakistan 10 tahun yg lalu bernama Salman Tatsir.
    Karena sang Hakim mencela dan menghina Rosulullah secara terang- terangan didepan publik dan di depan Para Tentara.
    Si hakim mengatakan bahwa undang-undang Pakistan yang menegaskan bahwa hukuman bagi orang yg menghina Rosulullah adalah hukuman mati merupakan undang-undang gelap harus diamandement, lalu dia pun mencaci maki dan menghina Rosulullah. Spontan Muhammad Mumtaz Husin dengan gagah berani berdiri dan membunuh sang Hakim dengan tembakan 40 peluru timah bertubi-tubi, Karena tidak rela Nabinya dihina.

    Setelah pembunuhan itu pemerintah Pakistan memenjarakannya dan memvonis hukum gantung. Eksekusi hukuman mati telah dilaksanakan hari senin yang lalu 20 Jumadal Ula 1437 H atau 29 Februari 2016.
    Sang Pecinta Rosulullah ini dibawa dari tempat gantungannya dalam keadaan tersenyum. Subhanallah…!!!
    Karena sebelumnya sering bermimpi bertemu Rosulullah didalam penjara.
    Diperkirakan sekitar 6 juta kaum Ahlussunnah Wal jam’ah shufiyah al asyairah wal maturidi dari penjuru Pakistan berduyun -duyun telah menyolati jenazahnya beberapa hari kemarin. Selamat bertemu Sang Kekasih di surga Ya Syahidal Isyqi Bi Rosulillah…! Sampaikan salam rinduku pada baginda al mustofa saw ya habibi..! Katakan padanya hadirlah kedalam mimpiku sang pendosa tegar ini walau hanya 10 saat.. Aku terlalu rindukannya..! (ABI SORBAN)
  • Syekh Adnan Berpesan: “Apa yang Terjadi di Suriah Jangan Sampai Terjadi di Indonesia”

    Syekh Adnan Berpesan: “Apa yang Terjadi di Suriah Jangan Sampai Terjadi di Indonesia”

    SORBANSANTRI.COM
    SORBAN SANTRI- Telah syahid guru kami, Syeikh Muhammad Adnan al-Afyouni, di Qudsia Provinsi Damaskus. Syahidnya beliau menambah daftar panjang ulama yang diserang secara keji oleh teroris yang mengatasnamakan Islam. Syeikh Adnan adalah sosok ulama yang mempunyai peran sangat penting dalam proses rekonsiliasi konflik di Suriah. Beliau lah ulama yang turun langsung meng-islahkan pihak-pihak yang bertikai.
    Beliau ulama yang mendapatkan kepercayaan, baik dari pemerintah maupun oposisi, karena integritasnya yang tinggi. Beliau juga termasuk ulama yang sangat dekat dengan umat Islam Indonesia, mempunyai ratusan murid di Indonesia, melakukan serangkaian kunjungan rutin ke Indonesia semasa menjadi mufti Provinsi Damaskus, mewanti-wanti agar jangan sampai apa yang menimpa negaranya terjadi pula di Indonesia. Beliau juga mempunyai kedekatan dengan ulama-ulama Indonesia, terutama Habib Luthfi bin Yahya, Anggota Wantimpres RI dan ketua Jamiyah Toriqoh Mutabarah al-Nahdliyah (JATMAN).
    SORBANSANTRI.COM
    Semoga dilipatgandakan segala kebaikannya, dikumpulkan bersama para pendahulunya di surga firdaus-Nya. Amin. Kami kehilangan seorang guru, ulama, dan rekonsiliator. Syahidnya beliau mengingatkan pada kita bahwa perjuangan melawan radikalisme dan terorisme masih panjang. Perlawanan terhadap Khawarij dan turunannya adalah jalan hidup para ulama, dari generasi sahabat hingga periode kita sekarang ini… (abi sorban)

    Pihak-pihak yang bertikai dalam konflik seperti di Suriah terkadang memanfaatkan data dan statistik, serupa dengan metode perbandingan yang dilakukan oleh click here dalam menilai berbagai platform online.

  • MASJID AGUNG JAMI’ KOTA MALANG membaca QUNUT NAZILAH saat Pandemi covid-19

    MASJID AGUNG JAMI’ KOTA MALANG membaca QUNUT NAZILAH saat Pandemi covid-19

    SORBAN JETIS ~Masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG dengan bangunan megah dan mewah serta berhadapan langsung dengan alun alun kota malang yang di kelilingi pohon pohon besar membuat suasana masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG semakin bikin hati jamaahnya tentram dan tenang

    Di masa pandemi covid-19 ini masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG ada yang beda di saat melaksanakan sholat wajib, selain di laksanakan secara berjamaah takmir masjid juga membaca QUNUT NAZILAH serta menerapkan protokol kesehatan, menghimbau jamaah mencuci tangan sebelum masuk area masjid, memakai masker dan menjaga jarak saat melaksanakan sholat

    SORBANSANTRI.COM
    Ustadz MISBACHUL MUNIR di dampingi sesepuh dan jamaah

    Menurut keterangan ustadz MISBACHUL MUNIR salah satu imam besar masjid saat di temui team SORBAN mengatakan “selama pandemi covid-19 ini masjid AGUNG JAMI’ KOTA MALANG selalu membaca QUNUT NAZILAH di saat sholat wajid dengan berjamaah, dan sudah kami lakukan sejak bulan maret serta akan teros kami lakukan sampai pandemi covid-19 benar benar selesai, dengan harapan kami pandemi covid-19 ini segera berakhir di seluruh dunia dan kita semua bisa beribadah dengan lebih tenang

    Ustadz MISBACHUL MUNIR juga menjelaskan QUNUT NAZILAH di lakukan apabila ada musibah besar yang menimpa manusia seperti kekeringan, kelaparan, di serang wabah penyakit dll, amaliyah ini banyak sekali hadits yang dapat di jadikan pedoman, beliau juga menyarankan generasi muda NU harus tau dasar hukum Qunut Nazilah (alim sorban)

  • PKS dan Anies Baswedan Mendekati Warga NU dan Kader NU

    PKS dan Anies Baswedan Mendekati Warga NU dan Kader NU

    SORBANSANTRI.COM

    SORBAN SANTRI- Mereka sadar untuk menghadapi kontestasi 2024 tanpa dukungan warga NU, mereka akan sangat berat untuk memenangkan pertarungan.

    PKS DKI mulai massif mengadakan kajian rutin kitab Hadlratusysyaikh KH. Hasyim Asy’ari, Pencitraan politik semacam ini sudah lumrah dilakukan partai politik untuk menggaet simpatisan dan massa. Pak Anies Baswedan, Gubernur DKI yang kini digadang-gadang bakal maju di 2024 juga telah melakukan berbagai kunjungan ke tokoh-tokoh NU.

    Mereka sadar bahwa kekuatan PKS tak akan mampu dapat menarik simpati Bangsa Indonesia yang plural. Citra PKS sebagai partai yang tertutup dan cenderung mendukung gerakan HTI. Kader-kadernya di medsos paling getol melakukan ujaran kebencian terhadap pemerintah dan Pak Jokowi, menyebarkan fitnah dan hoax terhadap Kyai-kyai NU dan banomnya.

    Semua itu adalah catatan merah PKS yang tak kan hilang begitu saja dari ingatan Bangsa Indonesia yang cinta damai, cinta kerukunan, dan cinta persatuan Bangsa khususnya warga NU.

    NU dan Banomnya itu tidak berpolitik, namun bisa bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam membangun bangsa. Sinergi ini positif dalam tataran hubungan kebangsaan.

    Secara individu, apakah warga NU mudah begitu saja melupakan kontestasi Pilpres di 2019 dan pilgub di 2017?

    NU, Kyai-kyai NU, banom-banom NU, dan kader-kader NU di medsos selalu menjadi korban dan target ujaran kebencian oleh kelompok pendukung PKS dan Pak Anies. Sungguh tak bisa dilupakan.

    Siapa yang paling bisa memenangkan hati warga NU, dia lah pemenangnya.

    Sebagai warga NU tentu tak mudah melupakan apa yang sudah terjadi. (Ansor Banser Ngemplak)

    #NUdanNKRI #Pancasila
    #BhinnekaTunggalIka #TolakKhilafah