Blog

  • Terungkapnya Misteri Shalawat Nariyah

    Terungkapnya Misteri Shalawat Nariyah

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Shalawat Nariyah merupakan salah satu shalawat yang mustajab. Shalawat ini juga diyakini para ahli sebagai kunci gudang yang mumpuni. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mundah dan Jabir, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:“Siapa membaca shalawat kepadaku sehari 100 kali (dalam riwayat lain): Siapa membaca shalawal kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia… Dan hadits Rasulullah yang mengatakan; Perbanyaklah shahawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan.”

    Oleh karena itu, maka tak heran apabila shalawat Nariyah sering dilantunkan oleh umat muslim. Pasalnya bacaan shalawat ini diyakini memiliki banyak keutamaan. Lantas apa saja manfaat membaca shalawat Nariyah? Simak beberapa manfaatnya berikut ini.

    1. Dibukakan Pintu Rezeki
    2. Dikabulkan Hajatnya
    3. Dimudahkan Urusannya
    4. Dihindarkan dari Bahaya

    Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.

  • Mantabnya RTL (Rencana Tindak Lanjut) Ke-2 DTD (Diklat Terpadu Dasar) Di Kantor MWCNU TRAWAS oleh BANSER KABUPATEN MOJOKERTO

    Mantabnya RTL (Rencana Tindak Lanjut) Ke-2 DTD (Diklat Terpadu Dasar) Di Kantor MWCNU TRAWAS oleh BANSER KABUPATEN MOJOKERTO

    Satuan kordinasi Barisan Ansor Serbaguna (Satkorcab Banser) Kabupaten Mojokerto

    Telah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang kedua, merupakan bentuk perjuangan Kaderisasi dalam menjaga Anggotanya, hal ini dibuktikan pada hari; Minggu, tanggal 1 Desember 2019

    Jajaran instruktur yang diberikan tugas untuk mengisi RTL tersebut Hadir penuh dengan Kebanggan dan Semangat menjaga Kaderisasi dan merupakan bukti nyata dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

    Bertempat di Kantor MWC NU kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto ini, di hadiri 40 peserta kader yang telah lulus dalam pelaksanaan DTD tersebut.

    Hadir dalam acara RTL tersebut dalam mengisi Materi, salah satunya sahabat Surotin, beliau Selaku ketua PAC GP Ansor Kecamatan Ngoro mengisi dengan tema Ke-NU an dan Ke Ansoran, selama materi peserta dengan Khidmah dan mudah menerima materi, kebanggan tersendiri bagi kader kader baru yang bermunculan di kecamatan Trawas tersebut.

    Disisi lain, hadir juga Sahabat Sucipto Beliau Kader Banser Balantas (Banser lalu lintas), sahabat dari Mojosari ini mengisi materi Balantas. Sebagai tindak lanjut dari beberapa biro yang perlu disampaikan kepada kader kader baru dalam mengenal organisasi yang didirikan oleh KH. Wahab Chasbullah. Merupakan organisasi yang bisa mengikuti Perkembangan zaman serta dunia sosial yang ada di masyarakat. Khususnya berkaitan dengan Lalu lintas, agar Banser juga berperan aktif dalam menjaga kegiatan serta taat berlalu lintas.

    SORBANSANTRI.COM

    Tidak hanya itu sahabat, Banser yang merupakan Garda Terdepan Menjaga NKRI ini, juga di bekali dengan Materi Pengamanan Kyai, yang mana materi ini di isi salah satu Instruktur yaitu sahabat Choirul dari Kecamatan Mojosari.

    Banser sebagai pengamanan Kyai ini, merupakan Hal yang harus dilakukan. Oleh sebab itu, materi ini juga sangat penting sekali. Ada slogan yang mengatakan “Banser Nderek Kyai, Nderek Kyai Sampai Mati”. Sebagai salah satu bentuk Khidmah Banser kepada Kyai, maka perlu mempunyai Kompetensi dan Skil di setiap Jiwa dan Detuk Jantung Banser.

    SORBANSANTRI.COM

    Kaderisasi yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Mojokerto ini berlangsung terus menerus, khususnya di setiap Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor atau Kecamatan, Hal ini dibuktikan dengan Agenda Rutinan ataupun pelatihan Di Masing masing kecamatan Se-kabupaten Mojokerto.

    Siapa Kita : Banser NU

    NKRI : Harga Mati

    Pancasila : Jaya

    Aswaja : Akidah Kita

    Nusantara : Milik kita

    Dum

    Infokom PAC Gondang

  • Hujan deras di kawasan pacet mojokerto

    Hujan deras di kawasan pacet mojokerto

    Infokom Banser- Diawal bulan Desember 2019, kawasan pacet Mojokerto dan sekitarnya diguyur hujan deras. Mengingat pacet dikenal dengan tempat pariwisata yang sering dikunjungi turis lokal dan internasional.

    Kasatkoryon Moch. Hasan Arsyari kecamatan pacet, mengimbau pada ansor dan banser kec pacet khususnya BAGANA untuk selalu SIAGA jika terjadi bencana.

    SORBANSANTRI.COM
    Kasatkoryon Pacet Moch. Hasan Asy’ari

    Saat ini tim BAGANA telah diskusi mewacanakan yang telah disampaikan kasatkoryon banser kec pacet. Anggota ansor dan banser telah di bentuk dan di tempatkan dibeberapa titik yang memungkinkan bencana longsor terjadi.

    SORBANSANTRI.COM

    Menghadapi musim hujan dibulan november ini diperkirakan akan sering terjadinya hujan deras yang katanya orang jawa bulan desember ini gede gede e sumber. Kasatkoryon banser kec. Pacet juga mengimbau warga sekitar untuk siaga jika hal tersebut terjadi.

    Mudah-mudahan huja. Ditahun ini di penuhi keberkahan dan bermanfaat badi warga sekitar. Kata salah satu anggota ansor banser pacet. Infokom Banser mjk

  • Selamat hari Jumat

    Selamat hari Jumat

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com- Mari tingkatkan terus manfaat umur kita untuk bisa membantu orang lain. Minimal tidak memberatkan pekerjaan orang lain. InsyaAllah dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang tidak terduga. Senyum itu ibadah, marah itu mudah. Tapi, sabar itu lebih indah.”*

    Selamat menunaikan ibadah Shalat Jum’at

    Sesuai Waktu Daerah Masing – Masing…

    Pada hari Jum’at, Allah mensyari’atkan untuk shalat Jum’at,

    Hukum shalat Jum’at adalah wajib dengan dasar Al Qur’an firman Allah,Surat Al Jum’ah ayat 9.

    • يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاَةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

    “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al Jum’ah:9)(Red)

  • Upgrading Pengurus Pimpinan Cabang GP Ansor Kab. Semarang

    Upgrading Pengurus Pimpinan Cabang GP Ansor Kab. Semarang

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Rabu, 2 Desember 2020 Pengurus Pimpinan Cabang GP Ansor Kab. Semarang menyelenggarakan acara Upgrading Pengurus Pimpinan Cabang GP Ansor Kab. Semarang.
    Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pusat GP Ansor & Pimpinan Cabang GP Ansor Kab. Semarang.
    Sebagai Organisasi Kader, Gerakan Pemuda Ansor terus mempersiapkan anggota-anggotanya melalui program Kaderisasi secara massif, terpola dan terukur.
    Ada 3 hal yg di sampaikan:
    1. Konsolidasi internal
    2. Tidak mengomentari sesuatu yang belum di pahami
    3. Satu komando sama Pimpinan
    Demikian disampaikan sahabat Gus Mujiburrahman, (Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Korwil Jateng, DIY)
    Acara ini menggunakan protokol kesehatan. (abi sorban)
  • Penghinaan pada kiai Terjadi lagi di sosial media facebook

    Penghinaan pada kiai Terjadi lagi di sosial media facebook

    Infokom Banser NU– Kembali lagi penyalahgunaan sosial terjadi. kali ini akun Facebook atas nama Suda Wirat (kilongso) https://www.facebook.com/masprabowo.mas telah melakukan penghinaan terhadap Gus Muwafiq ULAMA NU PAKAR SEJARAH “BIOGRAFI KYAI MUDA JAWA TENGAH” .

    Facebook atasnama Suda Wirat memposting gambar tentang Gus Muwafiq dengan kata-kata kotor, penuh dengan umpatan. https://www.facebook.com/photo.php?fbid=743829212780287&set=a.100869350409613&type=3&theater

    Kali ini sahabat Infokom Banser NU Mojokerto akan segera mengambil tindakan sesuai proses Hukum yang berkaitan dengan Undang-undang ITE yaitu perbuatan yang dilarang dalam Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ialah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Infokom Ansor Banser Mr

  • Seorang ibu tua menceritakan pengalamannya

    Seorang ibu tua menceritakan pengalamannya

    SORBANSANTRI.COM

    wp.sorbansantri.com- Aku memiliki tiga orang oanak laki-laki semuanya sudah menikah. Suatu kali aku menziarahi anakku yang pertama. Tujuanku pada waktu itu ingin menginap di rumahnya bersama keluarganya.

    Di pagi hari aku meminta kepada istrinya air untuk berwudhu’. Lalu aku bewudhu’ kemudian shalat. Air lebih wudhu’ku aku tumpahkan keatas kasur tempat tidurku semalam.
    Ketika ia datang mengantarkan sarapan pagi, aku berkata kepadanya, “Ananda, beginilah kondisi kalo sudah tua. Semalam aku ngompol diatas kasur.

    Dengan spontan ia emosi dan marah. Aku mendengar kalimat kasar, pedas dan jelek meluncur tanpa rem dari mulutnya. Kemudian ia memerintahkanku untuk mencuci dan mengeringkannya kembali. Ia juga mengancamku agar tidak melakukan itu lagi.

    Aku tahan kemarahanku, aku bersihkan tempat tidur itu dan aku keringkan kembali.Hari selanjutnya aku pergi ke rumah anakku yang kedua. Disana aku juga melakukan hal yang sama.
    Meledak marah istrinya dan ia memperlakukan ku seperti yang dilakukan oleh istri anakku yang pertama. Bahkan ia melaporkanku kepada suaminya. Anakku diam saja, tidak memarahi istrinya dan tidak membelaku, ibunya.

    Setelah itu aku memutuskan untuk meninggalkan mereka dan selanjutnya aku pergi ke rumah anak bungsuku.
    Di rumah itu aku juga melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan di rumah dua orang saudaranya.
    Ketika istrinya datang mengantarkan sarapan pagi aku beri tahu dia bahwa aku semalam ngompol diatas tempat tidur.

    Sambil tersenyum ramah ia berkata, “Tidak apa-apa, ibu. Ini keadaan orang sudah tua. Dulu berapa sering kami ngompol di pangkuan ibu ketika kami masih kecil”.
    Kemudian ia bersihkan tempat tidur itu, ia keringkan dan ia beri wewangian.
    Siang harinya aku berkata kepadanya, “Aku punya seorang teman. Ia minta dibelikan perhiasan emas kepadaku, tapi aku tidak tahu ukurannya seberapa. Orangnya persis sebesarmu ini. Tolong berikan kepadaku ukuran tanganmu”.
    Setelah mendapatkan ukuran yang ia inginkan ibu tua itu pergi ke pasar membeli perhiasan emas yang banyak karena ia punya harta melimpah.

    Kemudian ia undang seluruh anak dan menantunya untuk datang ke rumahnya. Ia keluarkan seluruh perhiasan yang sudah ia beli lalu ia ceritakan perihal sebenarnya bahwa ia sengaja menumpahkan air diatas tempat tidur. Tidak ada ia ngompol waktu tidur.

    Ia panggil istri anaknya yang paling kecil, lalu ia pasangkan perhiasan itu kepadanya. Ia berkata, “Inilah anakku tempat aku bersandar nanti ketika aku sudah semakin tua. Aku akan menghabiskan sisa-sisa umurku bersamanya”.

    Hampir saja dua orang istri anaknya yang pertama dan kedua pingsan menahan malu dan sesal.
    Selanjutnya ibu itu berkata kepada anak-anaknya, “Seperti inilah nanti perlakuan anak-anak kalian kepada kalian ketika kalian sudah tua. Bersiap-siaplah untuk menyesal pada hari itu sebagaimana rasa kecewaku atas letihnya aku mengasuh kalian waktu kecil.

    Kecuali adik kalian ini. “Ia akan hidup bahagia dan akan menemui Tuhannya dalam keadaan gembira. Kalian berdua tidak mendaptkan hal seperti ini dari istri-istri kalian karena kalian tidak mendidik mereka tentang harga seorang ibu”.

    رب اغفر لي ولوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا

    Ya Allah karuniakanlah surga tanpa hisab kepada kedua orang tua kami (Aamiin ya’Robbal Alamiin)

  • Banser yg Bertemu KH. Hasyim Asy’ari

    Banser yg Bertemu KH. Hasyim Asy’ari

    SORBANSANTRI.COM
    Sumber : Muhammad aun
    Dirosatul Ula di Sulang – Rembang
    Sabtu, 16/02/2019
    wp.sorbansantri.com- Pada suatu ketika diadakannya Diklatsar Banser di suatu daerah luar Jawa
    Ada ratusan yg mengikuti kegiatan Diklatsar yg di laksanakan oleh GP Ansor yg selalu di awali di hari Jumat setelah sholat Jumatan sampai pembaiatan di Ahad malam.
    Namun yg menarik disini adalah ada salah satu calon peserta Diklatsar tsb yg datangnya telat yaitu pada sabtu paginya dia naik sepedah motor butut miliknya, dia berangkat dari rumah pada hari Jumat setelah jumatan karena jarak dari rumah kelokasi Diklatsar sangat jauh harus melintasi hutan belantara yg luas dan perjalanan yg panjang
    Waktu sudah sore setelah melaksanakan sholat ashar sebelum perjalanan memasuki hutan. Diapun melanjutkan perjalanannya dgn sepedah motor bututnya, Ditengah2 hutan belantara sepedah motornya masuk tergelincir di selokan pinggir jalan.
    Dia seorang diri tidak bisa mengangkat sepedah motornya yg masuk selokan tadi. Akhirnya diapun menunggu pengguna jalan yg lewat. Sampai fajar tiba dia menunggu orang yg lewat melintasi jalanan tersebut untuk dimintai tolong membantu mengangkat sepedah motornya.
    Namun yg aneh tiba2 ada seorang laki2 sepuh berjalan kaki dgn tongkat ditangannya datang menghampirinya
    Laki2 sepuh tadi bertanya :
    Kakek : Kamu mau pergi kemana Nak?
    Pemuda : Saya mau pergi mengikuti kegiatan Diklatsar Kek…
    Kakek : Diklatsar itu apa?
    Pemuda : Diklatsar itu pelatihan prajurit NU kek…
    Kakek : Sepedah kamu kenapa?
    Pemuda : Terperosok ke selokan kek…
    Kakek : Baik saya bantu
    Tiba2 kakek tersebut membantu mengangkat dan menarik sepedah motor pemuda itu dan akhirnya sepedah motornya sudah berada dijalanan. Lalu Kakek itu berpesan :
    Kakek : Nak, silahkan lanjutkan perjalananmu menjadi Banser NU. Dengan begitu kamu akan menjadi Santri para Ulama’ pendiri NU. Jadilah Santri yg patuh dan taat pada kyai2mu
    Pemuda : Insyallah Kek, Terima kasih sudah dibantu
    Setelah kejadian fajar itu, sampailah pemuda itu ditempat Diklatsar Banser. Dia mengikuti disetiap semua Materi yg di berikan oleh para Instruktur dan Senior2nya
    Tibalah materi Rihlah (Silaturrohmi ke rumah Kyai daerah tsb), Pemuda itu dan ratusan peserta lainnya masuk ke dalam Rumah sang kyai
    Pemuda itu melihat Photo berukuran besar di dinding ruang tamu sang kyai itu. Dia bertanya kepada salah satu Instruktur.
    Pemuda : Wajah laki2 sepuh di photo itu siapa?
    Instruktur : Dia adalah KH. Hasyim Asy’ari pendiri Jam’iyyah Nahdlotul Ulama’ (NU)
    Pemuda : Masyallah…!!!
    Seketika pemuda itu bercucuran meneteskan air mata karena Haru, Bangga dan Heran
    Pemuda : Masyallah, Laki2 sepuh itulah yg menolong saya ketika Sepedah motor saya tergelincir di selokan jalanan tengah hutan belantara saat perjalanan saya mengikuti Diklatsar ini
    Instruktur : Masyallah, benarkah
    Pemuda : Benar, ternyata beliau adalah Mbah Hasyim yg menolong saya Masyaallah
    Instruktur : Alhamdulillah, kamu ternyata salah satu dari kami yg mendapatkan Karomah Beliau
    Akhirnya pemuda tersebut semakin mantab dalam mengikuti Diklatsar dan menjadi Banser yg tangguh militansinya
    Semoga kita semua tetap tangguh untuk menjadi Santri NU dan kian MANTAB menjadi BANSER .
    Kepada Beliau para Pendiri dan Ulama’ NU Alfatihah … Aamiin
  • Aqidah, Syariah, Fikih dan Akhlah/Tasawuf. dalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan

    Aqidah, Syariah, Fikih dan Akhlah/Tasawuf. dalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan

    SORBANSANTRI.COM
    wp.sorbansantri.com- Jika dakwah terlalu mengedepankan Aqidah dengan mengabaikan yang lain maka kecenderungan bagi da’i tersebut adalah mengafir-kafirkan. Jika Fikihnya yang terlalu menonjol maka akan menyesat-sesatkan. Jika terlalu dominan pada Tasawuf akan memiliki kecenderungan pembiaran sambil mengira akan ada perubahan.
    Maka yang tepat adalah keseimbangan 3 hal tersebut. Jika ada penyimpangan dari umat maka akan dibimbing dengan kesantunan, kasih sayang, etika dan sebagainya.
    Kita lihat saat Allah memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mendatangi Fir’aun -Raja yang mengaku Tuhan-, maka Allah berfirman:
    ‎فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ
    “Maka berbicaralah kamu berdua kepada Fir’aun dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”. (Ţāhā: 44).
    Imam Al-Qurthubi menyelaraskan dengan keadaan kita saat ini dalam berdakwah:
    ‎ﻓﺎﻟﻘﺎﺋﻞ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﻓﻀﻞ ﻣﻦ ﻣﻮﺳﻰ ﻭﻫﺎﺭﻭﻥ، ﻭاﻟﻔﺎﺟﺮ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﺧﺒﺚ ﻣﻦ ﻓﺮﻋﻮﻥ، ﻭﻗﺪ ﺃﻣﺮﻫﻤﺎ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺑﺎﻟﻠﻴﻦ ﻣﻌﻪ.
    Kita tidak lebih mulia dari pada Nabi Musa dan Nabi Harun. Orang yang kita dakwahi tidak lebih buruk dari pada Fir’aun, padahal Allah memerintahkan kepada kedua Nabi tersebut untuk berkata lembut kepada Fir’aun.
    ‎ﻭﻗﺎﻝ ﻃﻠﺤﺔ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ: ﻗﻠﺖ ﻟﻌﻄﺎء ﺇﻧﻚ ﺭﺟﻞ ﻳﺠﺘﻤﻊ ﻋﻨﺪﻙ ﻧﺎﺱ ﺫﻭﻭ ﺃﻫﻮاء ﻣﺨﺘﻠﻔﺔ، ﻭﺃﻧﺎ ﺭﺟﻞ ﻓﻲ ﺣﺪﺓ ﻓﺄﻗﻮﻝ ﻟﻬﻢ ﺑﻌﺾ اﻟﻘﻮﻝ اﻟﻐﻠﻴﻆ، ﻓﻘﺎﻝ: ﻻ ﺗﻔﻌﻞ! ﻳﻘﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ:” ﻭﻗﻮﻟﻮا ﻟﻠﻨﺎﺱ ﺣﺴﻨﺎ”. ﻓﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ اﻵﻳﺔ اﻟﻴﻬﻮﺩ ﻭاﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻓﻜﻴﻒ ﺑﺎﻟﺤﻨﻴﻔﻲ
    Talhah bin Umar berkata kepada Atha’: “Kamu dikelilingi banyak orang yang berbeda keinginan. Sementara saya orang yang tegas. Saya berkata kepada mereka dengan kata-kata yang kasar”. Atha’ berkata: “Jangan lakukan itu! Allah berfirman: “Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia” (Al-Baqarah 83). Dalam ayat ini diperintah berkata yang baik kepada Yahudi dan Nasrani, apalagi sesama Muslim (Tafsir al-Qurtubi 2/16)
  • Banser akan Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD

    Banser akan Jaga Rumah Ibunda Mahfud MD

     

    SORBANSANTRI.COM

    Pamekasan, NU Online Jatim

    wp.sorbansantri.com- Media sosial kembali digegerkan dengan beredarnya video sekelompok massa yang menggeruduk kediaman ibunda Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Jl Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Selasa siang (01/12/2020).

    Dalam video berdurasi 28 detik tersebut, nampak massa yang berbusana muslim berteriak memanggil nama Mahfud MD.Nampak juga di antara mereka ada yang mengabadikan momen tersebut dengan ponselnya. Sedangkan narasi suara dalam video yang beredar, terdengar “Rumahnya Mahfud MD yang di Madura Pamekasan, dikepung Massa”.

    Massa aksi yang mengatasnamakan Umat Islam Pamekasan itu telah mempersekusi rumah nenek tua berusia hampir 100 tahun, Siti Khotijah. Persekusi itu dilakukan pasca aksi massa menyatakan sikap tidak terima di Mapolres Pamekasan. Mereka mengaku tidak terima atas diperiksanya Rizieq Sihab oleh Polda Metro Jaya.

    Meski aksi tidak berlangsung lama, ratusan massa yang mengendarai kendaraan bak terbuka dan kendaraan pribadi seperti dilansir kompas.com tersebut sangat disayangkan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan, Syafiuddin.

    Syafiuddin mengaku kecewa dan sangat menyayangkan tindakan yang mengatasnamakan umat islam Pamekasan tersebut. Kekecawaan tersebut karena Ibunda Mahfud MD sudah sangat sepuh.

    “Orang tua Pak Mahfud sudah sepuh dan tidak tau apa-apa, seharusnya kita welas asih dan menghargai beliau,” ungkapnya.

    Pria yang biasa dipanggil Syafi’ ini menganggap massa aksi tidak tahu etika dan tidak punya rasa kemanusiaan sebagai orang yang mengaku umat islam.

    Lebih lanjut, Syafi’ akan segera menggerakkan Satkorcab Banser Pamekasan untuk menjaga rumah ibunda Menkopolhukam tersebut. “Kami warga NU sangat menghargai kontribusi beliau terhadap bangsa, negara, Islam, NU dan madura, untuk itu Banser akan menjaga kediaman Ibunda Pak Mahfud,” ujarnya.

    Syafi’ juga mengatakan, aksi demonstrasi sah dilakukan oleh warga Indonesia dan dilindungi undang-undang. Namun, ketika obyek yang dituju adalah yang tidak ada sangkut-pautnya, maka itu tindakan yang tidak etis bahkan tidak manusiawi. “Demi kemanusiaan dan kebangsaan, Banser akan berjaga di rumah ibunda Pak Mahfud,” pungkasnya.

    Sementara itu, Jamaluddin, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Pamekasan seperti yang dilansir dari website pcnu pamekasan, menyatakan kesiapannya melakukan pengamanan di kediaman orang tua Mahfud MD. “Karena itu instruksi pimpinan, dan juga sebagai bentuk solidaritas, serta keprihatinan kami, maka kami siap mengerahkan pasukan Banser untuk berjaga di sana,” ucap Jamal, sapaan akrabnya.