Kategori: Religius

berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.

  • DIKLATSUS BAGANA & BALANTAS SATKORCAB BANSER PONOROGO

    DIKLATSUS BAGANA & BALANTAS SATKORCAB BANSER PONOROGO

    SORBANSANTRI.COM

    SATKORCAB BANSER PONOROGO menyelenggarakan DIKLATSUS BAGANA DAN BALANTAS. Kegiatan ini dilaksanakan di Telaga Ngebel mulai tanggal 10 sampai 12 Januari 2020.

    Peserta Diklat berasal dari Satkorcab Ponorogo, Mojokerto, Lamongan, Gresik, Madiun, Trenggalek, Tulungagung, Jombang, Sampang Madura.

    Kegiatan DIKLATSUS ini dibuka oleh KASATKORWIL BANSER JAWA TIMUR “GUS IRSYAD YUSUF” yang juga menjabat sebagai Bupati Pasuruan Jatim.

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam sambutannya, Gus Irsyad mengapresiasi kegiatan ini. Seperti diketahui, Diklat ini khusus melatih BANSER TANGGAP BENCANA (BAGANA) DAN BANSER LALU LINTAS (BALANTAS).

    “Kita sambut baik kegiatan ini. Karena manfaat kegiatan ini yang sangat luar biasa. Hari-hari ini banyak sekali bencana yang menimpa menghampiri kita. Oleh karenanya kita perlu mempersiapkan kader-kader yang tanggap bencana” ungkap Gus Irsyad dalam sambutannya.

    SORBANSANTRI.COM

    Pembukaan ini dihadiri oleh Ketua BPBD PONOROGO, Ketua PCNU, Ketua PC MUSLIMAT NU, Jajaran FORPIMKA Ngebel, Ketua PC GP ANSOR Madiun dan beberapa Ketua PAC GP ANSOR se Ponorogo.

    SORBANSANTRI.COM

    SORBANSANTRI.COM

  • Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Kutorejo

    Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Kutorejo

    wp.sorbansantri.com  – Alhamdulillah telah dilaksanakan konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokertoh Pada hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021 pukul 19.00-selesai di P.P Roudlotul Qur’an sambilawang,sawoK,Kutorejo – Mojokerto

    Dalam konferensi pemilihan Ketua PAC tersebut muncul nama Sahabat Ahmad Syaifudin M.Pd.i (Gus UDIN) sebagai ketua PAC terpilih (petiode 2021-2023) untuk menggantikan sahabat Sholikhudin S.Pd.i

    SORBANSANTRI.COM

    Dalam sambutanya Gus Udin mengatakan “Akan meneruskan program-program PAC yang belum terlaksana,serta akan membawa kinerja Ansor lebih baik kedepannya”

    Konferensi terebut selain dihadiri oleh Gus Ali Moh.Nasih sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto,juga dari lembaga lembaga NU lainnya seperti Fatayat,Muslimat,IPNU-IPPNU dan lain-lain.

    Harapan dalam Konferensi tersebut adalah menghasilkan Ketua Terpilih yang lebih baik serta bisa mencetak generasi Ansor yang Militan dan berdedikasi tinggi untuk NU dan NKRI. (IRUL – Sorban)

  • TANBIH atau Wasiat Dari Mbah Sholeh

    TANBIH atau Wasiat Dari Mbah Sholeh

    InfokomBanserNU- “ojo mbok kiro uwong – uwong sing ngurusi NU iku dudu wong pilihan, iso ugo leluhure, mbah – mbahe jaman dhisik iku ya tokoh, Pejuang Islam”.

    “Jangan kamu kira orang-orang yang melestarikan (memperjuangkan) NU itu bukan orang pilihan, bisa juga para leluhurnya, kakek moyangnya jaman dulu itu ya tokoh, pejuang Islam.”

    Sekelumit dawuh itu membuat pikiranku berkecamuk gundah. Andai kalimat pesan beliau itu diambil mafhum mukholafahnya (hukum kebalikan), maka dapat disimpulkan begini :

    Jangan dikira orang-orang yang merusak (memusuhi) NU itu orang sembarangan, bisa juga para leluhurnya, kakek moyangnya jaman dulu itu ya pentolan, musuh Islam. Astaghfirulloh… Huusshhh.. Mbok ya jangan su’udzon to bro..

    Intinya begono bri.. Eh, begini bro..
    NU itu organisasi Islam yang didirikan oleh para Wali atas petunjuk dari Sang Maha Suci, semata² berniat melanjutkan estafet dakwah Sang Nabi yang santun, luwes, lentur dan rahmatan lil ‘alamin. Pola yang diterapkan NU itu ya pola yang telah diwariskan Sang Nabi, tidak memaksa dengan kekerasan.. Tapi meluluhkan hati melalui akhlak mulia dan ketulusan. Sampai sini faham kan?

    Kalau ada yang ngajakin jihad islam, bela agama, bela nabi dll tapi caranya kaku, hobi menghujat, suka tebar fitnah dan hoax, perilakunya tidak mencerminkan akhlaq Nabi, sedikit² bid’ah.. sedikit² haram.. maka jauhi… tinggalkan sejauh jauhnya…

  • Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    Sekeluarga pembom bunuh diri di gereja menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah

    InfokomBanserNU-

    Selain Kokam MU dukung bendera HTI, Dahnil , Amien Rais, Hanum Rais yg dekat dengan hoax& simbol2 radikalis.

    Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Salafi Wahabi di Kuala Lumpur

    agama dalam pemahaman Wahabi Salafi memang isinya harus berdasar kebencian, sehingga tak heran mereka rata2 bengis sampai mudah membunuh, hal ini tertuang dalam ajaran mereka Al Wala Wal Bara yg berdasarkan cocoklogi terjemah ayat dan hadits bukan dari ilmu yg bersanad bersambung sampai Nabi SAW . Dapat dicari di youtube pun banyak pengajaran Al Wala Wal Bara di mesjid2 wahabi dan muhammadiyah.

    Ajaran cocoklogi selain menjadi dasar wahabi, ikhwanul muslimin (PKS), khilafah HTI, khilafah ISIS, dll juga menjadi sekte2 lain seperti ini, konsep utamanya seorang awampun bisa berdalil hanya menggunakan terjemahan Al Quran dan hadits, padahal mereka tak miliki ilmu agama yg bersanad, tak heran ikhwanul muslimin bahkan ditangkapi atau dicabut kewarganegaraan dan passportnya di negri2 muslim termasuk arab karena berdasar ajaran cocoklogi ini, dibelakangnya terkandung takfiri mudah mengkafirkan muslim lainnya apalagi menghalalkan darah yg bukan seagama.

     Ajarannya berdasarkan kebencian dalam konsep al wala wal bara (bara dlm istilah wahabi berarti kebencian atau permusuhan seb inti iman, tak punya kebencian bisa dianggap kurang/tidak beriman). 

    Sikap melihat orang lain cendrung selalu seb musuh bisa dikarenakan aqidah wahabi ISIS ini, sambil membanggakan sendiri

    link RadikalismeIkhwanulmuslimin PKS

    Contoh pemikiran Wahabi dan Muhammadiyyah ttg dzikir HU :

    menurut Gus Baha

    Gusbaha

    kyaikampung

    Penyebab orang2 pintar di perusahaan2 tsb cendrung terkena radikalisme agama? Karena kesombongan intelektual ingin menguasai /berkuasa dlm agama sebagaimana mereka menguasai ilmu2 eksakta teknis, sombong tak ingin mengikuti otoritas, madzhab atau ikut ulama2 yg ilmunya bersanad bersambung sd Nabi. Seperti seorang pasien awam yg jenius dg baca buku2 kedokteran dan menganggap remeh dokter2 yg tersertifikasi dan berizin.

    Melawan aqidah teror dan kebencian Tritauhid dan Al wala wal bara, adalah ilmu aqidah bersanad dan bermadzhab, bersambung tak terputus sampai Nabi Muhammad SAW yg jg dipraktekan oleh 4 madzhab fiqih yaitu aqidah madzhab Asyariyyah maturidiyyah. aqidah ini dianut mayoritas muslimin nusantara di Indonesia, Msia, Brunai, Spore, Thailand dll jg sama2 bermadzhab fiqih syafiiyah. Bagi yg merasa awam dapat taqlid ikut ulama2 yg terbukti bersanad, sebagaimana dokter bedah pun taqlid sama dokter anestesi/ahli pembiusan.

    Dalam konsep wahabi salafi ISIS dkk seolah2 seorang awam wajib tahu semua ilmu kedokteran baik bedah maupun anestesi. Tidak boleh ada taqlid, dicemoohnya dg ikut2an atau taqlid buta. Cara berpikir ini pun menjadi pintu orang2 yg merasa pintar ke arah radikalisme mengatasnamakan agama.

    The books and teaching of Aqidah three tauhid and  alwala wal bara are overwhelming uncontrolled when  Muhammadiyah leader become ministry of education: 

    The teaching of Al Wala Wal Bara which based on hatred in Center /PP Muhammadiyyah   Menerapkan Al-Wala’ Wal-Bara’

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=3CCncf5sOEc[/embedyt]

     

    Al-Wala Wal Bara’ | Ust. Bachtiar Nasir, Lc

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=5FeODn7jtF0[/embedyt]

     

    Ust Ihsan Tanjung Al Wala’ Wal Bara’ DiDalam Kalimat Tauhid Kajian Dzuhur 28072016

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=T-3fGri1p4I[/embedyt]

     

    AL-WALA WA AL-BARA | Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc 

    [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=TZTHxAiWAfQ[/embedyt]

     

    Malaysia reject University of Muhammadiyah in their country because of Muhammadiya’s Wahaby backbround 
    Source Malaysia reject University of Muhammadiya
    Indonesia and Malaysia in general have same madzhab of beliefs of Al-Asyairah and Al-Maturidiyah, and madzhab of Syafii in Fiqh. This has strong sanad of belief and religion background in Islam Nusantara including majority moslem in Malaysia, Singapore, Thailand, Brunai, Indonesia, etc. (AbiTsani)

  • BANSER HUSADA BAKSOS BENCANA BANJIR

    BANSER HUSADA BAKSOS BENCANA BANJIR

    Cyberaswaja.online|DawarBlandong. Masuk Tahun 2020, bersamaan dengan Musim Hujan yang melanda berbagai daerah, di sejumlah desa di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Salah satu daerah yang terdampak banjir diantaranya adalah dusun Balong, Desa Banyulegi. Disini banyak 19 rumah warga terendam banjir setinggi 60 hingga 70 cm. Tak hanya rumah, banjir juga merendam area persawahan yang berada sebagian wilayah kecamatan Dawarblandong. (7/1/2020) GERAKAN PEMUDA ANSOR, melalui SATUAN KHUSUS BANSER HUSADA (SATSUS BASADA), melakukan BAKSOS kepada warga setempat. Dusun Balong tempatnya, yang terdampak banjir, berada di desa Banyu Legi Kecamatan Dawar.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Posko Basada di Rumah Warga Dusun Balong
    “Kegiatan Baksos BASADA ini sifatnya Sosial dari Ansor Banser kepada warga masyarakat sekitar yang terdampak banjir, dengan memberikan bantuan pengobatan” tegas sahabat Sobarudin Kepala SATSUS BASADA Kabupaten Mojokerto. (9/1/2020) Kegiatan berupa pengobatan diantaranya: Bekam, Tensi Darah, Pijat Refleksi, pengobatan Alternatif, dan sebagainya ini di Mulai pukul 10:00 WIB sampai selesai.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Tensi Darah warga yang berobat
    “Kabiro Basada Mojokerto, melaksanakan kegiatan sosial ini dengan biaya pengobatan gratis kepada warga yang berobat hanya infaq seikhlasnya, kita awali pengobatan ini dengan berdo’a bersama begitu selesai kita tutup dengan do’a”. Ungkap Sahabat Alif anggota Basada.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pengobatan BEKAM
    Kasatkorcab Banser Mojokerto, H.M.Yunus. Beserta jajarannya Mengapresiasi kegiatan Biro Biro Banser yang ada di Strukturnya tersebut berjalan dengan baik, Melalui Wakilnya menyampaikan.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Pijat Refleksi dan alternatif
    “Kita Bersyukur atas Semua Biro Banser yang ada sekarang, sudah terbentuk, berjalan baik. Harapan besar kita memberikan terbaik untuk Organisasi dengan terus Belajar serta Satu Komando Berjuag dibawah bendera NU”. Tegas Sahabat M. Shokib Waka Banser Mojokerto.
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Posko Satsus Basada
    SORBANSANTRI.COM
    Foto: Salam Biro Basada, Ngopi Kebersamaan
  • Jenazah Disalatkan Dari Dalam Ambulance

    Jenazah Disalatkan Dari Dalam Ambulance

    wp.sorbansantri.com –  Ada fenomena baru dalam salat jenazah di masa pandemi ini. Untuk menghindari penyebaran virus serta tetap menjalankan Fardhu Kifayah menyalatkan jenazah maka dilakukan dengan cara jenazahnya berada di dalam ambulance dan disalatkan dari luar mobil.

    Keputusan ini ditetapkan dalam Bahtsul Masail PCNU Blitar, seperti yang dirilis di FB Ustadzana Gus

    Ali Romzi

    :

    ﻟﻮ ﻭﺿﻊ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﻲ ﺑﻴﺖ ﻣﻘﻔﻞ ﻭﺻﻠﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﺟﺎﺯ ﻛﻤﺎ ﺗﺠﻮﺯ اﻟﺼﻼﺓ ﺑﻌﺪ اﻟﺪﻓﻦ …. ﻭﻛﺬﻟﻚ ﻟﻮ ﻭﺿﻊ اﻟﻤﻴﺖ ﻓﻲ ﺗﺎﺑﻮﺕ ﻣﻘﻔﻞ
    Jika mayit diletakkan di dalam rumah yang dikunci dan disalatkan maka boleh sebagaimana boleh disalatkan setelah dimakamkan, demikian pula jika mayit diletakkan di dalam peti yang dikunci (Syekh Syaubari, Hamisy Asna Al-Mathalib 1/317). (kh. ma’ruf khozin)
  • SOAL KEMELUT DI NATUNA, PBNU SIAP JIHAD DEMI NKRI

    SOAL KEMELUT DI NATUNA, PBNU SIAP JIHAD DEMI NKRI

    Infokom BanserNU- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan siap berjihad demi mempertahankan setiap jengkal kedaulatan NKRI.

    Hal ini disampaikan Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj saat memberikan keterangan resmi organisasi keislaman tersebut terkait aksi Tiongkok yang memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Perairan Natuna.

    “Dalam pandangan Nahdlatul Ulama sebagaimana dinyatakan oleh pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari, hukum membela keutuhan tanah air adalah fardu ain atau wajib bagi setiap orang Islam. Dan barang siapa mati demi tanah airnya, maka ia mati syahid,” kata Kiai Said dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin (6/1).

    Menurut Said, kedudukan laut amat strategis sebagai basis pertahanan. Karena itu pulau-pulau perbatasan, termasuk yang rawan gejolak di Laut China Selatan, tidak boleh lagi disebut sebagai pulau terluar, tetapi terdepan.

    “Ketidaksungguhan pemerintah dalam melaksanakan konsep pembangunan berparadigma maritim, termasuk dalam geopolitik, ekonomi, dan pertahanan, akan membuat Indonesia kehilangan 75 persen potensinya untuk maju dan sejahtera dan memimpin dunia sebagai bangsa bahari seperti amanat founding fathers,” katanya.

    Oleh karena itu, Kiai Said juga mengingatkan kepada pemerintah, jangan negara lembek, meski Tiongkok merupakan salah satu investor di Indonesia.

    “Meskipun Tiongkok merupakan investor terbesar ketiga di Indonesia, Nahdlatul Ulama meminta Pemerintah RI tidak lembek dan tidak menegosiasikan perihal kedaulatan teritorial dengan kepentingan ekonomi. Keutuhan dan kesatuan wilayah NKRI, di darat dan di laut, dan juga di udara adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan kepentingan apa pun. Dalam jangka panjang, Nahdlatul Ulama meminta Pemerintah RI untuk mengarusutamakan fungsi laut dan maritim sebagai kekuatan ekonomi dan geopolitik,” kata Kiai Said.

    #HubbulWathonMinalIman

  • WASIAT KH. FUAD HASYIM BUNTET

    WASIAT KH. FUAD HASYIM BUNTET

    Seminggu sebelum KH. Fuad Hasyim Buntet Cirebon wafat, beliau berwasiat kepada putra-putri dan murid-muridnya: “Jangan sekali-kali kalian meninggalkan NU dan jangan sekali-kali kalian keluar dari NU. Jika kalian memaksa keluar dari NU, maka Bapak tidak ridha dunia akhirat.”

    SORBANSANTRI.COM

    Foto dalam kenangan, ki-ka: KH. Luthfi (Mudir JATMAN), KH. Endin Fakhrudin Masthuro (Wakil Rais Aam PBNU), KH. Muhaimin Gunardo (PP Parakan Temanggung), KH. Fuad Hasyim (PP Buntet Cirebon), Habib Luthfi Bin Yahya (Pekalongan) dan Prof. KH. Tolhah Hasan (Malang).

    Sumber: LapakNU

  • KEHEBATAN ULAMA NUSANTARA

    KEHEBATAN ULAMA NUSANTARA

    SORBANSANTRI.COM

    Sosok satu ini asli produk Nusantara. Meskipun secara nasab berjalur ke Hadhramaut Yaman. Namun beliau lahir di Indonesia, tepatnya Surabaya, bahkan ayahnya juga Indonesia yakni Sulawesi. Wafat tahun 1969, sejaman dengan para pendiri NU. Kakak kelas dari ulama kebanggaan Nusantara Syaikh Yasin al-Faddani. Diantara alasan inilah beliau Habib Salim Bin Jindan sangat mencintai Indonesia.

    Dibuktikan setiap kali menulis kitab setelah membubuhi al-Alawy al-Husaini di belakang namanya selalu mencantumkan al-Indonesia. Tidak kurang dari 400 ulama seluruh dunia yang menjadi gurunya. Hingga dirinya menjadi ulama pakar sejarah (muarrikh), hadits (muhaddits), nasab (munsib), sanad (musnid), dsb.

    Terhitung karya tulisnya sebanyak 133 buah kitab. Dimana satu contoh kitabnya saja yang berjudul asy-Syamikh disebut oleh Syaikh Abdul Halim Mahmud memiliki 28 jilid. Sedangkan yang masih tersisa ada di tangan sang cucu, Habib Ahmad bin Novel bin Salim Bin Jindan, hanya 4 jilid. Sedangkan satu jilidnya saja mencapai 1000-an halaman. Kitab yang memuat biografi para gurunya Habib Salim ini ditulis detail. Urut dari abjad alif, ba’, ta, dst. Dari 4 jilid itu saja baru sampai huruf kho’.

    Habib Ahmad Novel Jindan mengungkapkan bahwa jumlah manuskrip karya ulama Nusantara asal Hadhramaut (para sadah Alawiyyin) jauh lebih banyak dibanding negara asalnya. Dari segi suku (fam/marga) pun banyak yang di negara asalnya sudah punah namun di Nusantara masih ada, misalnya Khoneiman dan Bin Jindan. Bahkan ulama-ulama Nusantara itu hebat-hebat dan jauh lebih banyak dari ulama-ulama Timur Tengah. Tapi entah kenapa para ulama Nusantara jarang disebut oleh ulama-ulama Timur Tengah.

    Menurut Habib Ahmad Bin Jindan, sedikitnya ada dua alasan; karena jaraknya yang jauh di ujung dunia dan faktor bahasa yang berbeda. India masih banyak disebut karena jaraknya cukup dekat dengan Timur Tengah. Adapun ulama Nusantara yang menjadi rujukan ulama Timur Tengah semisal Syaikh Nawawi Banten, Syaikh Mahfudz Termas dan Syaikh Yasin Padang, pun dikarenakan mereka berhijrah dari Nusantara ke negara Arab.

    Alhasil, wallahu a’lam. Inilah bagian dari rahasia Allah yang belum terungkap. Apalagi besok tanggal 8-10 April akan berlangsung Konferensi Ulama Sufi Internasional terbesar di dunia. Acara yang diinisiasi oleh JATMAN NU dan Menhan ini membuktikan negara ini benar-benar negara yang dipenuhi keberkahan, gudangnya ulama, dan ummat Islam terbesar di dunia. Saya bangga menjadi Indonesia. Kita NU. Pancasila Jaya. NKRI Harga Mati!

    Tulisan ini saya resume dari sedikit cuplikan pembahasan dalam acara Islam Nusantara Center – INC di Perpusnas bersama Habib Ahmad Jindan, Syaikh Faishal an-Najjar dan TG. Ajengan KH. Ahmad Ginanjar Sya’ban.

    Silakan dishare, halal semua tanpa perlu ijin. Sampai jumpa di Pekalongan. (Ditulis oleh: Syaroni As-Samfuriy)

    Selengkapnya bisa disimak di video ini: https://youtu.be/XTx4OkP7Pgs

    Sumber: LapakNU

  • MAKLUMAT KETUA UMUM PBNU

    MAKLUMAT KETUA UMUM PBNU

    InfokomBanserNU- Ingat, 2 bulan yang lalu dubes AS di Jakarta datang ke kantor PBNU untuk membujuk agar NU ‘bersuara’ terhadap ‘penindasan Muslim Uyghur oleh pemerintah China’. Tapi PBNU menolaknya.* Dan bukan Amerika namanya kalau diam saja saat dikecewakan.

    Sekarang media Amerika mencoba memfitnah NU. Tentu saja atas pesanan penguasa di Washington.

    Ada tiga tujuan atas fitnah dari wall street Journal ke NU:

    1. Menyerang China.
    2. Membuat kisruh Indonesia.
    3. Mendiskreditkan Ormas Islam yang Moderat.

    Kalau sekiranya 85 juta warga NU itu mau patroli di medsos, Insya Allah tidak ada yang berani menghina Habaib dan Kyai NU, karena setiap mereka bikin hoax akan langsung dicounter balik dengan bertubi-tubi oleh para Nahdliyin. Serangan baliknya akan seperti munculnya laron melihat cahaya benderang dimalam hari.

    HAYU TURUN GUNUNG.

    Kalau bukan kita siapa lagi.
    Ayo rapatkan barisan sahabat.
    Warganet satu untuk NKRI.

    #HubbulWatonMinal_iman
    #SatuKomandoBersamaNKRI

    (NU Benteng NKRI)