berita yang fokus pada aspek keagamaan, seperti ajaran agama, praktik keagamaan, perkembangan dalam komunitas keagamaan, dan isu-isu terkait keagamaan. Berita ini dapat mencakup liputan tentang acara keagamaan, ceramah agama, perayaan agama, dan pandangan agama terhadap isu-isu kontemporer. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mendalam dan mendukung pemahaman yang lebih baik tentang aspek keagamaan dalam masyarakat.
wp.sorbansantri.com – Organisasi sosial keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) kini telah benar-benar mendunia, dibuktikan kepengurusan cabang NU telah ada di 137 negara.
Kepengurusan cabang NU di luar negeri ini disebut Pengurus Cabang Istimewa (PCI), berbeda dengan kepengurusan di dalam negeri yang disebut dengan Pengurus Cabang (PC), tanpa kata ‘istimewa’.
Menurut Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Banjar Kalsel, Khairullah Zain, hadirnya kepengurusan organisasi umat Islam terbesar di dunia di 137 negara ini sepertinya memang sudah diprediksikan oleh para wali Allah yang mendirikan NU.
“Para wali Allah pendiri NU sepertinya sudah mengetahui bahwa kelak NU akan mendunia. Buktinya lambang NU yang dibikin boleh KH Ridwan Abdullah memuat bola dunia,” ujarnya kepada Banua.co, Senin (21/12/2020).
Berikut daftar negara yang ada kepengurusan Cabang Istimewa NU di sana. Di negara negara ini pengurus cabang istimewa (PCI) telah terdaftar resmi dan punya kekuatan legalitas di negara masing masing, sebagai bukti NU mendunia:
1. Afghanistan
2. Afrika Selatan (Republic of South Africa)
3. Republik Afrika Tengah (Central African Republic)
4. Albania (Republic of Albania)
5. Aljazair (Algeria)
6. Amerika Serikat (United Stetes of America)
7. Andorra (Principality of Andorra)
8. Angola (Republic of Angola)
9. Antigua dan Barbuda (Antigua and Barbuda)
10. Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia)
11. Argentina (Argentine Republic)
12. Armenia (Republic of Armenia)
13. Australia (Commonwealth of Australia)
14. Austria (Republic of Austria)
15. Azerbaijan (Republic of Azerbaijan)
16. Bahama (Commonwealth of the Bahamas)
17. Bahrain (Kindom of Bahrain)
18. Bangladesh (People’s Republic of Bangladesh)
19. Barbados
20. Belanda (Netherlands)
21. Belarus (Republic of Belarus)
22. Belgia (Kingdom of Belgium)
23. Belize
24. Benin (Republic of Benin)
25. Bhutan (Kingdom of Bhutan)
26. Bolivia (Plurinational state of Bolivia)
27. Bosnia dan Herzegovina (Bosnia and Herzegovina)
28. Botswana (Republic of Botswana)
29. Brasil (Federative Republic of Brazil)
30. Inggris (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland)
31. Brunei Darussalam (Nation of Brunei, Abode of Peace)
32. Bulgaria (Republic of Bulgaria)
33. Burkina Faso
34. Burundi (Republic of Burundi)
35. Ceko (Czechoslovakia)
36. Chad Republic of Chad)
37. Chile (Republic of Chile)
38. Denmark (Kingdom of Denmark)
39. Djibouti (Republic of Djibouti)
40. Dominika (Commonwealth of Dominica)
41. Dominika Republik (Republic of Dominica)
42. Ekuador (Republic of Ecuador)
43. El Savador
44. Eritrea (State of Eritrea)
45. Estonia (Republic of Estonia)
46. Ethiopia (Federal Democratic 47. Republic of Ethiopia)
48. Fiji (Republic of Fiji)
49. Filipina (Republic of the Philippines)
50. Finlandia (Republic of Finland)
51. Gabon (Gabonese Republic)
52. Gambia (Republic of Gambia)
53. Georgia
54. Ghana (Republic of Ghana)
56. Grenada
57. Guatemala (Republic of Guatemala)
58. Guinea (Republic of Guinea)
59. Guinea Bissau (Republic of Guinea Bissau)
60. Guinea Equator (Republic of Equatorial Guinea)
61. Guyana (Co-operative Republic of Guyana)
62. Haiti (Republic of Haiti)
63. Honduras (Republic of Honduras)
64. Hungaria (Hungary)
65. India (Republic of India)
66. Indonesia NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
67. Irak (Republic of Iraq)
68. Iran (Islamic Republic of Iran)
69. Irlandia (Republic of Ireland)
70. Islandia (Iceland)
71. Israel (State of Israel)
72. Italia (Italy/Italian Republic)
73. Jamaika (Jamaica)
74. Jepang (Japan)
75. Jerman (Federal Republic of Germany)
76. Kamboja (Kingdom of Cambodia)
77. Kamerun (Republic of Cameroon)
78. Kanada (Canada)
79. Kazakhstan (Republic of Kazakhstan)
80. Kenya (Republic of Kenya)
81. Kirgiztan (Kyrgyzstan / Kyrgyz Republic)
82. Kiribati (Republic of Kiribati)
83. Kolombia (Republic of Colombia)
84. Komoro (Union of the Comoros)
85. Kongo (Republic of the Congo
Kongo Demokratik (Democratic Republic of the Congo)
86. Korea Selatan (South Korea / Republic of Korea)
87. Korea Utara (North Korea)
88. Kosta Rika (Republic of Costa Rica)
89. Kroasia (Republic of Croatia)
90. Kuba (Republic of Cuba)
91. Kuwait (State of Kuwait)
92. Laos (Lao Peoples Democratic Republic)
93. Latvia (Republic of Latvia)
94. Lebanon (Lebanese Republic)
95. Lesotho (Kingdom of Lesotho)
96. Liberia (Republic of Liberia)
97. Libia (State of Libya)
98. Liechtenstein (Principality of Liechtenstein)
99. Lithuania (Republic of Lithuania)
100. Luksemburg (Grand Duchy of Luxembourg)
101. Madagaskar (Republic of Madagascar)
102. Makedonia (Republic of Macedonia)
103. Maladewa (Republic of Maldives)
104. Malawi (Republic of Malawi)
Malaysia)
105. Mali (Republic of Mali)
106. Malta (Republic of Malta)
107. Maroko (Kingdom of Morocco)
108. Marshall Island (Republic of the Marshall Island)
109. Mauritania (Islamic Republic of Mauritania)
110. Mauritius (Republic of Mauritius)
111. Meksiko (United Mexican States)
112. Mesir (Arab Republic of Egypt)
113. Mikronesia (Federated States of Micronesia)
114. Moldova (Republic of Moldova)
115. Monako (Principality of Monaco)
116. Mongolia
117. Montenegro
118. Mozambik (Republic of Mozambique)
119. Myanmar (Burma / Republic of the Union of Myanmar)
120. Namibia (Republic of Namibia)
121. Nauru (Republic of Nauru)
122. Nepal (Federal Democratic Republic of Nepal)
123. Niger (Republic of Niger)
124. Nigeria (Federal Republic of Nigeria)
125. Nikaragua (Republic of Nicaragua)
126. Norwegia (Kingdom of Norway)
127. Oman (Sultanate of Oman)
128. Pakistan (Islamic Republic of Pakistan)
129. Palau (Republic of Palau)
130. Panama (Republic of Panama)
131. Pantai Gading (Ivory Coast / Republic of Cote d’Ivoire)
132. Papua Nugini (Independent State of Papua New Guinea)
Perintah Langsung dari KETUA UMUM PBNU Prof.Dr.KH Said Aqil Siradj MA.
Generasi Muda NU mari bersama-sama Kita Rapatkan Barisan Merebut Medan Tempur Medsos. kalau kita tidak kuasai Medan Tempur Medsos, ” KITA KALAH”
Sudah Saatnya NU Berdiri Tegak Melawan Badai..
Sudah Saatnya NU Jadi Barometer Perpolitikan Nasional…
Sudah Saatnya NU Bergerak Selaras Seperti alam..
Sudah Saatnya NU Beranjak Dari Pertapakannya…
→Diam Tak Selamanya Emas!
Kalau Bukan Kita Siapa Lagi… Kalau Tidak Sekarang Kapan Lagi..
Wong NU Tunjukanlah Warna Hijaumu, Rawe Rawe Rantas, Malang Malang Tuntas…!!!
Banyak yang tidak paham apa itu Cyber War, sehingga ketika kita berusaha melawan upaya serangan dari kelompok Radikal yang ingin mengganti Ideologi Pancasila, dan memecah belah bangsa dengan penggiringan opini betapa buruknya kebijakan pemerintah kita, dan berusaha melawan mereka yang berusaha menggembosi NU dengan segala macam fitnahnya dan pembusukan dari dalam melalui orang yang merasa paling NU se Nusantara.
Kita acapkali mendapat Nyinyiran dan sindiran dari kelompok yang sok bijak dengan mengatakan, Mana akhlaq NUmu, mana Akhlaq Aswajamu.
Perlu kalian ketahui, kami tidak usah diajari bagaimana tentang Akhlaq yang baik, dan bagaimana Akhlaq yang buruk.
Karena kami tidak sedang berkomunikasi dengan seorang Guru, Ulama dan Ustadz,
Tapi kami sedang berhadapandengan segerombolan preman bayaranyang sengaja dibentuk untuk menyerang via Media sosial yang mempunyai visi & misi merusak dan menghancurkan Negara ini.
Mojosari, InfokomBanserNU- Suasana meriah di Pungging Mojokerto baersamaan dengan hadirnya Tokoh Ulama’ NU sekaligus da’i Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah adalah pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Ia merupakan keturunan ke-9 Kiai Ageng Hasan Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo.
Alhamdulillah acara berjalan lancar, gerimis bukan menjadi penghalang untuk jama’ah yang ingin mendengarkan Ceramah dan Tausyiah beliau. Banyak sekali yang hadir dari luar daerah seperti Trawas Mojokerto Pacet Trowulan dan sekitarnya.
Dalam acara tersebut ternyata bersamaan dengan ULTAH sahabat Gus Miftah yang sekarang Mu’alaf Siapa lagi kalu bukan Deddy Corbuzier. Beliau mengucapkan selamat Ulang Tahun bersama jama’ah pengajian dan berharap supaya anak Deddy Corbuzier mendapatkan Hidayah dari Alloh dan Rambut Botaknya biar cepat tumbuh, kata Gus Miftah sekaligus diaminkan oleh para jama’ah yang hadir.
Acara berlangsung sangat meriah dan diharapkan Acara seperti itu banyak diadakan di Mojokerto dan sekitar sebagai bentuk Cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan menghidupkan sendi-sendi ahlussunnah wal jama’ah. Dan acara tersebut berakhir dengan kawalan yang bagus serta rapi oleh sahabat-sahabat Banser Mojokerto pada pukul 23.00 WIB. (InfokomBanserNU)
Infokom Banser NU- Tagar #TernyataNUtidakpunyaSKT lagi digaungkan oleh Ormas yang tidak mau memperpanjang SKT.
Munarman mengatakan NU dan Banom-banomnya ternyata hampir tidak terdaftar di Kemendagri.
Rupanya Munarman lagi menggali kuburnya sendiri, yang kau tabrak itu NU, Lawanmu tak sebanding Bung, Salah Pilih Lawan kau Bung.
foto cnn: munarman
Perlu diketahui, Nahdlatul Ulama (NU) berdiri sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan konsisten mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Perlu diketahui NU juga diakui keberadaannya, diakui sejarahannya.
SK bahwa NU tidak perlu mendaftar lagi sebagai ormas.
SURAT ANAK KEPADA BAPAK
Di ultah satu tahun kepemimpinan KH.ABD.ADHIM SEBAGAI Ketua Tanfidziyah PCNU KAB.MOJOKERTO Tahun 2019 ini, kami PC.GP.ANSOR KAB.MOJOKERTO Menyampaikan SELAMAT dan SUKSES atas capaian Bapak Saat ini yang luar biasa seperti Tim Aset ,Tim Sarpras ,Tim Pengkaderan, Tim pergerakan Lembaga dan Banom Hampir semua lini bergairah ghiroh perjuanganya nampak bergerak dan masive, Meskipun ada yg perlu disupport lagi… Kami sebagai Anak hanya bisa mendoakan Dalam kepemimpinan Bapak Kiyai kedepan, agar senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran dan Kekuatan Baik Moriil Maupun Materiil tak kalah pentingnya kesehatan dan panjang Umur Bapak Kiyai sehingga perjalanan Kepemimpinan Bapak Kiyai mengemban tugas dan Amanah bisa terselesaikan dengan Baik dan menjadikan PCNU KAB.MOJOKERTO sebagai salah satu percontohan bagi PCNU yang lain … Amin…
Di Ultah Satu Tahun kepemimpinan KH. Abdul Adhim sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 ini, kami PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Menyampaikan SELAMAT dan SUKSES atas capaian Bapak Saat ini yang luar biasa seperti Tim Aset, Tim Sarpras, Tim Pengkaderan, Tim pergerakan Lembaga dan Banom Hampir semua lini bergairah ghiroh perjuanganya nampak bergerak dan masife, Meskipun ada yg perlu disupport lagi.
Kami sebagai Anak hanya bisa mendoakan Dalam kepemimpinan Bapak Kiyai kedepan, agar senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran dan Kekuatan Baik Moriil Maupun Materiil tak kalah pentingnya kesehatan dan panjang umur Bapak Kiyai sehingga perjalanan Kepemimpinan Bapak Kiyai mengemban tugas dan Amanah bisa terselesaikan dengan baik dan menjadikan PCNU Kabupaten Mojokerto sebagai salah satu percontohan bagi PCNU yang lain.
Amin…
FAIDAH-FAIDAH YANG BISA DIPETIK DARI HAUL KE-10 KH. ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) DI PP. TEBUIRENG JOMBANG
Sambutan Anita Wahid, putri ke-3 Gus Dur
✓ Gus Dur mewariskan 9 nilai utama: ketauhidan, kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, pembebasan, kesederhanaan, persaudaraan, kekesatriaan, dan kearifan lokal.
Sambutan Dr. KH. Sholahuddin Wahid, Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang
✓ Islam dan Indonesia layaknya Bapak dan Ibu. Orang yg mengatakan “Saya orang Indonesia yg beragama Islam” ataupun “Saya pemeluk agama Islam yg tinggal di Indonesia” itu sama dengan anak durhaka yg ingin kedua orangtuanya bercerai.
Maka katakanlah, “Saya 100% Islam, 100% Indonesia. Tidak lebih condong ke salah satunya”.
Testimoni dr. Marsilam Simanjuntak, Sekretaris Kabinet Pemerintahan Gus Dur
✓ Tak ada bidang pengetahuan yg tidak dipelajari Gus Dur. Gus Dur fasih berbicara agama, sosial, ekonomi, politik, bahasa, kesenian, bahkan olahraga.
✓ Karena stok lelucon Gus Dur tak terbatas, maka Gus Dur seringkali tak dapat menahan diri untuk tidak melucu. Namun lelucon Gusdur memiliki level yg berbeda.
Testimoni Ir. Sarwono Kusumaatmadja, Menteri Eksplorasi Kelautan Kabinet Pemerintahan Gus Dur
✓ Gus Dur memiliki 2 keistimewaan:
• Mampu menghubungkan satu gejala dengan gejala lainnya yang sebenarnya tampak tidak berhubungan, dgn cara jenaka.
• Omongan Gus Dur baru bisa dimengerti beberapa bulan bahkan bertahun-tahun kemudian setelah diutarakan, krn kita ternyata menggunakan perangkat pengetahuan yg parsial untuk memahami pemikiran Gus Dur yg integral. Gus Dur punya “rezim pengetahuan” tersendiri yg tidak dimiliki orang lain.
✓ Ramalan Gus Dur bersifat definitif, bukan spekulatif. Dulu, dia pernah berkata pada saya, “Saya kelak akan menjadi presiden”. Saya tertawa. Dan ternyata terjadi.
Testimoni Prof. Dr. KH. Nasihin Hasan, sahabat Gus Dur
✓ Tidak lagi sebagai individu, tapi Gus Dur adalah sebuah institusi, school of integrity. Gus Dur adalah lembaga demokrasi itu sendiri.
✓ Jarak kehidupan dan kematian hanya sejengkal. Tapi Gus Dur berhasil mengisi jarak sejengkal tsb dgn 3 hal secara bernas: Keagamaan, keummatan, kebangsaan.”
✓ 5 bulan setelah Gus Dur wafat, KH. Maimoen Zubair mendatangi saya dgn heran dan bertanya mengapa makam Gus Dur diziarahi orang-orang tanpa henti. Barangkali Gus Dur pernah punya ajian tertentu semasa hidupnya. Dengan rendah hati saya menghibur Mbah Moen dgn menjawab bahwa Gus Dur memiliki 4 ajian:
• kesederhanaan hidup (nrimo ing pandum). Gus Dur pernah menjadi penasehat informal LP3ES. Kesana kemari naik bis. Gus Dur tidak pernah punya dompet. Saat mengetik artikel/buku, Gus Dur menggunakan kertas bekas karena tidak mau menjadi bagian dari para pelaku penggundulan hutan.
• suka sekali silaturrahim sampai ke pelosok-pelosok, ke orang yg masih hidup maupun yg sudah meninggal.
• Dermawan. Suka memberi sesuatu berharga pada orang yg dikenal maupun yg tidak dikenal.
• Out of the box (khariqul ‘adah)
Lalu Mbah Moen menjawab dalam bahasa Jawa: “Ora kuat aku niru Gus Dur. Iku lakune sufi!” Kata Mbah Moen, Gus Dur berhasil membantinkan nilai menjadi laku, intelektualitas mewujud spiritualitas, jamali sekaligus tajalli, roso jadi rosa (perasaan menjadi kekuatan).
Pembicara Inti: KH. Bahauddin Nur Salim (Gus Baha’)
✓ Gus Baha’ diundang datang ke Tebuireng, karena selain sanad fiqihnya tersambung ke atas sampai KH. Hasyim Asy’ari, via Mbah Moen, juga karena memiliki silsilah leluhur yg sama dgn leluhur KH. Hasyim Asy’ari.
✓ Gus Baha’ mengagumi Gus Dur dalam perspektif fiqih, yakni kemampuan Gus Dur mengelola konflik tanpa pertumpahan darah. Gus Baha’ menganggap Gus Dur berhasil meniru sifat visioner Nabi Muhammad saw. yg bersikeras menempuh jalan damai meskipun (seakan) dirugikan dalam Perjanjian Hudaibiyah.
✓ Kata Gus Baha’, Cucu mewarisi Kakek. Pemikiran out of the box Gus Dur tidak muncul begitu saja, namun memiliki sanad dari kakeknya, Hadrotusysyaikh KH. Hasyim Asy’ari yg perannya dalam kemerdekaan Indonesia dijelaskan secara detil dalam kitab karya Muhammad Asad Shihab berjudul
العلامة محمد هاشم أشعري: واضع لبنة استقلال إندونيسيا
(Gus Baha mewakafkan kitab ini untuk dikaji di Tebuireng). Maka, membicarakan Gus Dur harus melibatkan KH. Hasyim Asy’ari, karena membicarakan Nabi Muhammad saw. pasti membicarakan Nabi Ibrahim as. Itulah barokahnya moyang.
✓ Banyak sekali hal penting yg diutarakan Gus Baha’, tapi tidak terkait langsung dengan Gus Dur.
Mojokerto, CyberAswaja.online – Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Jatirejo Kab.Mojokerto Punya Gawe berupa DTD (Diklat Terpadu Dasar) Banser (Barisan Ansor Serbaguna), kader muda dan baru yang masuk menjadi BANSER sebagai Garda Terdepan Menjaga NKRI. 21/12/19
Foto:tengah Ketua LMDSA RA Gus Lutfi bersama Pengurus
Ciri khas Jas Warna Putih selaku Wakil ke-2 (dua) dari GP Ansor, bernama LMDSA (Lembaga Majlis Dzikir dan Sholawat) RIJALUL Ansor cabang ini melakukan Gemblengan kepada Peserta DTD Banser yang akan melaksanakan Caraka Malam, salah satu tahapan pelaksanaan DTD BANSER.
“Penulisan Raja ini fungsi salah satu agar BANSER kebal secara Kanuragan, peka Kondisi dan Siap sewaktu-waktu” ujar ketua LMDSA RA, Gus Lutfi Hakim.
Berserta jajaran pengurus RIJALUL ANSOR mereka pun dibagi tugas pelaksanaan yang kemudian peserta melaksanakan Caraka Malam sampai pagi. (WakGenk/Infokom)
Mojokerto, cyberaswaja.online – Menjadi BANSER harus lulus mengikuti Diklatsar (Pendidikan Latihan Dasar) Banser, Pentingnya Peran Instruktur Banser di Jajaran SATKORCAB (SATUAN KORDINATOR CABANG) BANSER Kab.Mojokerto untuk pelaksanaa Kaderisasi Banser Di wilayahnya.
Kordinasi dan Konsolidasi INSTRUKTUR dalam pelaksanaan pelatihan untuk Kaderisasi ini memerlukan waktu ekstra yang luar biasa, penyusunan konsep kordinasi dengan pihak terkait dan lain sebagainya.
Kunci sukses pelatihan Banser ini, salah satunya tergantung Tim Instruktur, meluangkan waktu sampai meninggalkan rumah, merupakan konsekuensi mereka yang diberikan tugas dan tanggung jawab menjalankan roda organisasi.
Kaderisasi di wilayah kabupaten Mojokerto terus dilakukan terus menerus oleh GP Ansor, mencetak kader kader yang militan, serta menjaga Marwah nama baik organisasi merupakan ketegasan dalam bingkai “Satu Komando”
Semoga kita semua yang berkhidmah kepada NU melalui BANOMnya nantinya diakui serta diakhirat bersama sama KH. Hasyim Asy’ari memasuki Surga. Amin
Foto: Kordinasi tim instruktur dan bayangan caraka malamFoto:Konsolidasi TIM Instruktur Caraka MalamFoto: intruktur penetuan rute caraka malamFoto: Penelusuran Rute caraka malamFoto: kordinasi Intruktur pada Peta Caraka MalamFoto: evaluasi oleh Pemateri tiap Pos caraka malamFoto: Peran Penting Provost di DTD BanserJatirejo
wp.sorbansantri.com – Bagi kita yg tak pernah tahu bagaimana rupa Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam cukuplah berkumpul dan menatap para auliya atau ulama.
Imam Hasan Al Basri berkata:
Seseorang bertanya kepada Imam Hasan Al Basri
“wahai Imam hasan katakan amalan apa yg bisa membuat aku dekat dengan Allah dan menyelamatkan diriku ditempat terbaik di yaumil akhir (jannah) dan imam Hasan menjawab “cintailah para auliya atau ulama (orang yg dekat dgn Allah) dan berharap ketika Allah menatap hati para kekasihnya itu dan disana tertulis namamu, dan itu akan membuat Allah membiarkan engkau bersama mereka di tempat terbaik Nya” In syaa Allah, Aamiin… (Majlis Sema’an Al Qur’an Wa Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab)