Ayo Jadi Beradab Saat Bertamu, Perhatikan Beberapa Adabnya!

SORBANSANTRI.COM
5. Jangan Datang Pada Waktu-waktu yang Dilarang

Ketahuilah 3 waktu yang dilarang dalam bertamu, yaitu sebelum subuh, sesudah dzuhur dan setelah isya’.

Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam surat An-Nuur ayat 58 :

يَا أَيهَا الذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلَاثَ مَراتٍ ۚ مِنْ قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ ۚ ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُن ۚ طَوافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ كَذلِكَ يُبَينُ اللهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۗ وَاللهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ [٢٤:٥٨]

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sholat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sholat Isya’. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. An-Nuur : 58).

Kemudian beliau menjelaskan:

والزيارة في أحد هذه الأوقات الثلاثة لا شك أنها تعكر على أهل البيت صفوهم وتقلق راحتهم وتسبب لهم الحرج

“Dan berkunjung pada tiga waktu ini tidak diragukan lagi akan mengeruhkan ketenangan pemilik rumah, mengganggu kenyamanan mereka juga akan menyebabkan mereka merasa terusik.

Itulah beberapa adab bertamu yang perlu diingat dan diperhatikan. Meski hari ini musim-musim silaturrahim, berkunjung yang dapat mendatangkan pahala, tetapi jangan pernah melanggar adab-adab, sehingga mulanya amalan tersebut berpahala, justru menuai dosa. (Abi SorBan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *